[Freelance] Release to Get (Chapter 4/END)

cats

Title                  : Release to Get

Author              : Lie SooHyun

Length             : Chaptered

Rating             : PG-13

Genre               : School-Life , Romance , Friendship , Brothership

Cast                  : ByunBaekhyun [EXO] , Kim Taeyeon [GG] , Im Yoon Ah [GG] , Oh Sehun [EXO]

Other Cast       : ByunBaekJin [Baekhyun’s Sister] , Kim Joongwon [Taeyeon’s Brother] , ByunSeung Mi [D-UNIT aka. Baekhyun’s Little sister] ,Luhan [EXO]

Note                  : Mohon maaf atas keterlambatan updatenya . Semoga readers semua belum jenggotan nungguin ff membosankan ini ^^ . Happy Reading ^^

 

 

 

 

Preview Chapter 3

Saat Taeyeon berbalik . Betapa terkejutnya ia melihat namja yang sedang menjadi topic pembicaraan Yoona dan Sehun .

“Kau tidak seharusnya mendengar ini” kata Baekhyun sinis dengan tatapan tajam mengarah pada manic mata Taeyeon .

“Mendengar atau tidak , itu bukan masalah bagiku” jawab Taeyeon tak kalah sinis sambil mengusap air matanya kasar lalu melanjutkan kata-katanya lagi .

“Kau pengecut Byun Baekhyun” maki Taeyeon .

 

Chapter 4 .

“Cih .Berpikirlah sebelum mengatakan sesuatu Kim Taeyeon . Kau tidak berhak untuk menghakimiku” desis Baekhyun .

“Aku sudah memikirkannya beratus-ratus kali dalam otakku . Dan aku bukanlah tipe orang yang akan mengatakan sesuatu jika tidak ada hal yang mendasari untuk aku mengatakan hal tersebut .” jawab Taeyeon .

“Lalu , apa yang mendasari kau mengatakan hal yang kasar seperti itu padaku ?”

“Maaf jika terlalu kasar Tuan Byun . Tapi aku mengatakan kenyataan yang aku lihat dan aku amati . Dan kata-kata itulah yang sangat pantas dan cocok untuk menggambarkan seperti apa dirimu saat ini .”

‘Oh God Kim Taeyeon . Kau sudah diambang batas mengatakan hal seperti itu’ batin Taeyeon .

“Oh ..Ternyata kau sekarang menjadi lebih pintar dari sebelumnya Kim Taeyeon . Kau amat sangat hebat dalam hal menggambarkan dan mengamati .Wooaah . Aku sangat takjub denganmu“ jawab Baekhyun disertai tepuk tangan yang mampu membuat Sehun dan Yoona mengarahkan pandangan mereka berdua pada Baekhyun dan Taeyeon dengan tatapan terkejut .

“Kalian , kenapa bisa ada di-“ ucapan Yoona terpotong oleh kata-kata Baekhyun .

“Biarkan aku menyelesaikan urusanku dengan Nona Kim Taeyeon ini , Im Yoon Ah” desis Baekhyun .

“Hyung , kau tidak perlu seperti itu  . Kukira kau sudah mendengarnya tadi , jadi hentikan Byun Baekhyun .“ kini Sehun angkat bicara .

“Kau tidak perlu selalu berada dijalanmu . Terkadang kau juga bisa berjalan dijalan yang bukan menjadi milikmu . Jika kau ingin mencoba berjalan dijalanku , aku akan mencoba untuk memberikan izin . Aku juga menyayangimu hyung . Aku sudah mengerti sekarang . Cinta bukanlah sebuah sebuah permen yang kapanpun kau makan rasanya akan tetap sama . Tapi cinta adalah ramen . Selagi hangat rasanya memang enak dan ketika dingin rasanya sudah tidak akan enak lagi walaupun kau merebusnya lagi tidak akan sama seperti sebelumnya . Karena rasa dari ramen itu sudah menguap bersama udara dan teksturnya pun menjadi rapuh . Sama seperti yang kualami sekarang dengan Yoona.”

“Kau salah besar”

Ucapan Taeyeon mampu membuat ketiga pasang mata disana beralih padanya menatap dirinya intens .

“Kali ini apa hal yang mendasari kau mengatakan hal yang seperti itu ?” Tanya Baekhyun heran .

“Kau salah Sehun-ah . Cinta tidaklah pantas untuk diibaratkan dengan ramen atau permen . Kau hanya melihat dari sudut pandangmu saja . Mungkin memang benar jika dari sudut pandangmu cinta seperti itu . Tapi jika kau melihat dari sudut pandang yang berbeda-beda , cinta bukanlah hal yang sesederhana itu sehingga bisa diibaratkan dengan ramen atau permen . Belajarlah untuk melihat dari sudut pandang orang lain .” jawab Taeyeon .

 

Merasa sepertinya sudah cukup untuknya membicarakan hal yang akan membuat hubungannya dengan Baekhyun semakin memburuk , Taeyeon memutuskan untuk membalikkan badannya lalu berjalan menuju pintu . Saat Taeyeon sudah diambang pintu , langkahnya terhenti kala mendengar perkataan Baekhyun . Perkataan yang mampu membuat sekujur tubuhnya terasa seperti dilempar lalu dihempaskan ketanah dengan sekuat tenaga . Sesak menjalar ke sekujur tubuhnya .

“Kau tidak pantas untuk membicarakan apa arti dari cinta dilihat dari pengalamanmu yang belum pernah berkencan dengan siapapun .”

“Walaupun aku belum pernah berkencan tapi aku pernah merasakan bagaimana rasanya mencintai”

“Dan kurasa kau tidak cukup pantas untuk menentukan pantas tidaknya seseorang membicarakan apa itu cinta” balas Taeyeon tak kalah sengit dengan nada bicara yang dibuat setenang mungkin .

“oh ya ? Siapa itu ?” jawab Baekhyun dengan nada mengejek .

“Kurasa itu hal yang tidak cukup penting untuk kau ketahui”

“Kuras-”

“Cukup untuk hari ini . Byun Baekhyun , Im Yoon Ah , dan Oh Sehun . Kurasa kalian harus pulang sekarang karena bel pulang sekolah sudah berbunyi dari tadi . Dan kau Kim Taeyeon . Ikut bersamaku .”perintah Luhan yang disertai dengan tatapan jengkel Baekhyun karena ucapannya terpotong oleh Luhan .

“Apa hakmu ?” bentak Yoona

“Aku tidak memiliki hak . Hanya membantu memgingatkan untuk pulang kerumah” jawab Luhan santai lalu menyeret Taeyeon pergi dari tempat itu .

“Xi Luhan aku berhutang budi padamu” gumam Taeyeon lirih namun mampu menembus gendang telinga Luhan .

“Ya ! Xi Luhan ! Berhenti kau !” teriak Baekhyun .

“Hyung urusan kita belum selesai” potong Sehun saat melihat Baekhyun akan mengejar Taeyeon dan Luhan .

“APALAGI ?! ” teriak Baekhyun kesal . Bahkan Yoona sampai tersentak mendengar Baekhyun berteriak seperti itu .

“Tenanglah Baekhyun-ah” ucap Yoona menenangkan .

“Aku tidak butuh ketenangan !” tandas Baekhyun lalu pergi kekelasnya mengambil tas lalu bergegas untuk pulang .

“Noona”

“Sudahlah Sehun-ah . Lebih baik sekarang kita berteman saja . Mungkin suatu hari hatiku akan berpaling dari Baekhyun dan mengarah padamu . Hubunganku dengan Baekhyun benar-benar sudah berakhir”

 

=_____________=

 

“Kenapa kau melakukannya ?” Tanya Taeyeon lirih dengan wajah yang sudah basah dengan air mata .

Hening .

Saat akaan melepaskan genggaman Luhan pada tangannya , Luhan menggenggamnya lagi . Dan kini lebih erat . Seakan tidak ingin Taeyeon pergi .

“Sampai kapan kau akan bertahan ?”

“A-apa maksudmu ?”

“Jangan berpura-pura bodoh Taeyeon-ah . Aku tau kau sangat pintar untuk mengerti maksudku”

“Kurasa itu tidak ada urusannya denganmu ” jawab Taeyeon dingin .

“Ada tidak ada itu bukan masalah bagiku . Aku sudah muak melihatmu seperti ini . Kau bersikap seolah-olah membencinya . Aku tau Taeyeon-ah . AKU TAU !!!!” teriak Luhan dengan wajah memerah karena amarah .

“KAU PIKIR AKU MAU SEPERTI INI ?! Kau pikir aku mau terus menerus bertahan seperti ini ? Aku juga lelah ! Aku lelah mencintainya ! Jika bisa , aku akan berhenti berlari untuk mengejarnya . Andai aku bisa . Aku akan berlari kearah lain yang tidak akan membuatku sakit seperti ini . Aku tidak akan memilih jalan berbatu ini dan akan memilih jalan yang ebih mulus . Aku ingin berhenti untuk berlari mengejar yang tak pasti seperti ini .” kini lepas semua . Segala beban yang menggantung dipundaknya . Beban yang selama ini ditahannya agar tak menjadi seseorang yang rapuh karena cinta . Hanya karena seorang Byun Baekhyun .

“Kau terlalu memaksakan diri untuk berhenti sehingga kakimu menjadi sakit karena terlalu banyak menggunakan tenaga untuk berhenti . Kau harus berhenti secara perlahan . Perlahan tapi pasti kau akan berhenti tanpa harus merasakan rasa sakit yang menyiksamu . Mulailah mencoba untuk berhenti secara perlahan . Jika tidak bisa . Aku bisa membantumu untuk berhenti . Tapi satu yang perlu kau tau . Kau akan bisa berhenti jika kau mau menerima bantuanku . ” kata-kata Luhan berhasil membius Taeyeon . Tubuhnya seakan tidak ingin mendengarkan pemiliknya untuk bergerak .

Taeyeon masih membeku kala Luhan menariknya kedalam pelukan . Pelukan yang bagi siapapun akan menghangatkan . Namun tidak dengan Taeyeon . Matanya membulat lebar kala melihat siluet Baekhyun tak jauh dihadapannya . Karena posiai Luhan membelakangi Baekhyun , dia tidak bisa melihatnya .

Mata itu bertemu.  Tanpa ada sepatah katapun . Seolah mereka berbicara melalui mata . Tatapan Taeyeon yang menyiratkan kesedihan bertatapan dengan mata sipit Baekhyun yang menyiratkan kemarahan . Tatapan itu sangat tajam . Walaupun kecil namun mampu membuat Taeyeon seakan terintimidasi.

Dalam pelukan Luhan , Taeyeon semakin mengeratkan pelukannya seakan-akan itu bisa menghilangkan rasa sakitnya melihat Baekhyun .

Dan diposisi Baekhyun ? Baekhyun mengepalkan tangannya marah . Entah apa yang membuatnya marah . Ini pertama kalinya Baekhyun melihat Taeyeon berpelukan dengan pria selain dirinya dan kakaknya . Dan rasanya aneh . Baekhyun tidak terbiasa dengan pemandangan didepanya ini .

Mata Taeyeon membulat . Baekhyun berjalan kearahnya dengan wajah yang sangat dingin . Bahkan Taeyeon baru peertama kali melihatnya . Secepat kilat Taeyeon melepaskan pelukan Luhan padanya . Entah kenapa ada rasa tidak ingin Baekhyun berlama-lamaa melihatnya berpelukan dengan Luhan .

‘kau plinplan Kim Taeyeon’ rutuknya dalam hati .

Saat Baekhyun sudah berada disamping Taeyeon dan Luhan . Baekhyn memghentikan langkahnya .

“kalian sungguh romantis” ucap Baekhyun yang semakin membuat dada Taeyeon sesak .

Setelah mengatakan hal itu Baekhyun mulai berjalan menjauh dari Luhan dan Taeyeon . Namun , baru beberapa langkah ia berjalan , Baekhyun menghentikan langkahnya dan berbalik menuju Taeyon dan Luhan .

“oh iya . Aku baru ingat . Joongwon hyung menyuruhku untuk mengantarkanmu pulang karena dia khawatir kau pulang sendiri . Jadi sekarang ikut aku .” ucap Baekhyun sambil menarik tangan Taeyeon dari genggaman Luhan .

“Dia akan pulang bersamaku” kini Luhan menarik tangan Taeyeon dari genggaman Baekhyun .

“Aku yang diminta oleh kakakknya untuk mengantarnya pulang . Bukan kau ! Xi Luhan !” desis Baekhyun menarik Taeyeon dan memasuki mobilnya .

“Berhasil . Kau memang actor yang hebat Xi Luhan” seringaian Luhan terlihat kala Taeyeon sudah memasuki mobil Baekhyun .

Setelah kepergian mereka Luhan segera menelepon seseorang .

“Annyeong Noona . Aku berhasil . Aku berhasil memanas-manasi Baekhyun dan sekarang Baekhyun sedang mengantar Taeyeon pulang” seru Luhan pada BaekJin diseberang sana .

“………”

“Ne , cheonma” balasnya lalu mengakhiri panggilannya .

‘Kau memang actor yang hebat Xi Luhan . Kau mampu menyembunyikan segalanya . Bahkan rasa sakitmu melihat Taeyeon akan segera menyatu dengan Baekhyun’

‘Jangan sia-siakan pengorbananku Byun Baekhyun . Kau berhutang budi padaku’

 

-____________-

 

“Kenapa kau mau dipeluk begitu saja oleh Luhan ?” tanya Baekhyun sinis saat didalam mobil .

“itu bukan urusanmu !” jawab Taeyen ketus .

“Cih ! Kau pasti senang kan dipeluk olehnya ?”

‘oh . Bagus Byun Baekhyun . Sekarang kau menginterogasinya seperti dia sudah tertangkap basah sedang berselingkuh’

“Apa pedulimu ? Itu urusannku ingin berpelukan dengan siapa saja”

“Jadi kau suka dipeluk olehnya ? Aigooo . Apa kau tidak takut jika dia berbuat lebih padamu ?” tanya Baekhyun mencoba mencairkan suasana panas diantara keduanya .

“Berbuat lebih seperti apa ?” tanya Taeyeon dengan raut muka yanng sulit diartikan .

“Kau tidak tau apa yang sering Luhan lakukan didalam kelas ketika dia sedang bosan ?”

“T-Tidak tau” jawab Taeyeon terbata-bata

“Dia itu suka menonton video yadong”

Mata Taeyeon membulat kaget .

“Apa tadi kau tidak merasakan sesuatu saat Luhan memelukmu ?”

“Aku merasa tenang” jawab Taeyeon polos . Dan kata-kata itu berhasil membuat Baekhyun jengkel .

‘Apa-apaan dia?’

“Bukan itu maksudku !!!!”

“Lalu apaaa ?!”

“Apa kau tidak merasakan sesuatu yang menggerayangimu saat berpelukan dengannya ?”

“Sejujurnya iya . Aish . Kenapa kau sangat bertele-tele ?! Cepat katakan !” geram Taeyeon gemas .

“Kau tau ? Selain  suka menonton video yadong , Luhan itu juga yadong . Jangan-jangan dia mengambil kesempatan saat kalian berpelukan” jawab Baekhyun santai .

“MWO ?” Taeyeon membulatkan matanya .

“Tada . Sudah sampai . Silahkan turun .” kata Baekhyun berhasil mengalihkan keterkejutan Taeyeon .

“Mwo ? Sudah sampai ? . Aku tidak menyangka Luhan seperti itu ” ujar Taeyeon geleng-geleng kepala .

“Gomawo Baekhyun-ah” ujar Taeyon sambil keluar dari mobil Baekhyun . Namun , baru saja Taeyeon ingin membuka pintu tangannya sudah ditahan oleh Baekhyun dan membuat Taeyeon heran .

“Taeyeon-ah . Aku ingin mengatakan sesuatu . Sebenarnya , apa yang membuat sikapmu berubah seperti ini ?” tanya Baekhyun lirih .

“A-apa maksudmu ? Aku tidak pernah berubah ” elak Taeyeon .

“Jangan mengelak ! semenjak aku menjadi sepasang kekasih dengan Yoona kau menjadi semakin menjauhiku . Aku tidak tau apa salahku . Tolong katakan jika aku mempunyai salah padamu .”

Ucapan Baekhyun melirih kala mengucapkan kalimat terakhirnya . Cukup untuknya bertahan selama ini berjauhan dengan Taeyeon .

“Kau ingin tau kenapa ? Ini bukan salahmu . Kau tidak bersalaah padaku . Justru aku yang sangat rakus untuk memilikimu lebih dari sebagai sahabat . Aku tau aku egois . Aku tau kau sangat mencintai Yoona . Maka dari itu aku menjauh dari kehidupanmu untuk melindungi hatiku dari kehancuran . Tapi , itu semua tidak berhasil . Sehari tidak bertemu denganmu membuatku sesak . Rasaku terlalu besar untukmu . Aku tau ini salah . Maka dari itu bantu aku untuk membuang rasa ini dengan cara menjauh dariku” selesai mengatakan ucapannya dengan berderai air mata Taeyeon ingin membuka pintu mobil , namun lagi-lagi ditahan oleh Baekhyun . Saat akan berbalik ingin mempotes Baekhyun , mulut Taeyeon sudah dibungkam dengan ciuman yang diberikan oleh Baekhyun .

Taeyeon melihatnya . Jejak airmata dipipi Baekhyun yang tertutup yang sebelumnya sudah dihapus oleh Baekhyun kini semakin banyak dialiri oleh airmata Baekhyun . Taeyeon ikut memejamkan matanya mencoba menikmati .

Setelah beberapa detik bibir mereka bertemu akhirnya Baekhyun melepaskan tautan mereka dann menempelkan keningnya pada kening Taeyeon .

“aku tidak akan mengabulkan permintaanmu . Aku tidak pernah untuk tidak mengijinkan kau untuk mencintaiku . Maafkan aku telah membuatmu sakit secara tidak langsung . Memang aku masih mencintai Yoona . Tapi , bisakah aku meminta tolong padamu ? . Bantu aku untuk mencintaimu dan melupakan Yoona . Jangan menganggap aku menggunakanmu untuk pelarian . Aku tulus dengan perkataanku .” perkataan Baekhyun begitu tulus mampu menembus hati Taeyeon .

 

Cklek .

Suara jepretan kamera terdengar diluar mobil Baekhyun . Dan tentu saja tanpa sepengetahuan Baekhyun dan Taeyeon .

“Kau mendapatkannya SeungMi-ah ?”

“tentu saja oppa . aku ini paparazzi handal ” bisik SeungMi .

“Aigoo . Sebenarnya kau tidak pantas melihat pemandangan seperti ini . Tapi apa boleh buat . Bagaimana kau bisa tahu Baekhyun akan mengantar Taeyeon pulang . Jika disuruh sepertinya Baekhyun tidak akan mau jika mengingat hubungan mereka sebelum ini ” heran Joongwon .

“Tentu saja dari sumber yang terpercaya oppa . Berterima kasihlah atas usaha Luhan oppa . Dia berperan penting dalam kejadian hari ini .” ujar SeungMi .

“Memang apa yanng sudah dilakukannya ?”

“Tanya saja pada BaekJin eonni” jawab SeungMi misterius .

“Aigoo . Dasar bocak tengik ! Kalian bertiga memang tidak ada bedanya . Bahkan berempat ditambah dengan Yoochun” gerutu Joongwon .

“Tentu saja ! Kami berempat kan keluarga ! Jadi harus kompak” jawab SeungMi bangga .

PLETAK !!!

“Yoochun belum masuk hitungan” jawab Joongwon dengan wajah datar .

“Biar saja ! Dasar ! Kau pasti iri kan ?” ejek SeungMi sambl menjulurkan lidahnya lalu berlari menghindar dari amukan Joongwon sehingga tanpa sadar keluar dari tempat persembunyian mereka . Dannn ….

“Byun SeungMi alias Byun Janey adik perempuan dari Byun BaekJin dan Byun Baekhyun ! Apa yang kau lakukan disini ?!”

“Omo oppa ! Aku kaget !” pekik SeungMi saat tiba-tiba Baekhyun dan Taeyeon sudah ada dihadapannya dengan memasang wajah menyeramkan .

“Yak ! SeungMi-ah awas ka-.. Omo Taeyeon-ah , kau sudah pulang ?”Tanya Joongwon mengalihkan pembicaraan .

“Apa yang sedang oppa lakukan ?” Tanya Taeyeon menyelidik .

“Kalian memata-matai kami ?!” teriak Baekhyun dan Taeyeon bersamaan .

“Lariiiiii !!!!!!!!!!!!!!” pekik SeungMi dan Joongwon bersamaan lalu berlari menjauh dari kejaran Baekhyun dan Taeyeon .

 

EPILOG

3 years later

“Oppa , cepatlah . Sebentar lagi acaranya akan dimulai “

“Sebentar Taeyeon-ah . Eoh ? Apa ini cocok untukku ? Atau aku memakai dasi kupu-kupu saja ? Aih .. Aku bingung memilih yang mana” Joongwon mengacak rambutnya frustasi .

“Kau memakai yang mana saja tampak bagus . Ayolah , kau membuat Baekhyun menunggu oppa  . Lagipula kau hanya membawakan cincin . Para tamu tidak akan memperhatikan dasimu” geram Taeyeon frustasi .

Tiiin tiiiinn !!!!!!!

Suara klakson yang memekakkan telinga pun kembali terdengar .

“Taeng-ah , Joongwon hyung cepatlaaah . Kalian bisa mengacaukan pernikahan kakakku” teriak Baekhyun dari dalam mobil

“Joongwon oppa !!!!!!!! Cepaaaaat !!!!!!!!!!!” kini SeungMin pun ikut berteriak .

“Ne , kami sudah selesai” teriak Taeyeon dari dalam rumah segera berlari menuju mobil Baekhyun dan duduk disamping pengemudi –Baekhyun- . Sedangkan Joongwon duduk dikursi penumpang dengan SeungMi .

“Otte ? Apa aku sudah tampan ?” Tanya Joongwon entah pada siapa .

“Oppa . Mau diapakan saja kau tetap jelek !” ejek SeungMi .

“Hey ! Kau bersikap sopanlah kepada calon kakak iparmu . Aku ini kakak dari kekasih kakakmu . Arraseo ?” jawab Joongwon melenceng .

“Hyung , terima sajalah . Kau memang jelek .” kini Baekhyun menambahi .

“Kau ini benar-benar ..” akhirnya Taeyeon menginterupsi pertikaian kecil yang terjadi diantara mereka .

“Sudahlah sebaiknya kita bergegas . Aku tidak mau pernikahan BaekJin eonni hancur hanya karena pembawa cincinnya tidak datang “

“Arraseo Chagi” jawab Baekhyun .

 

15 minutes later

@Gereja

“Taeyeon-ah , Baekhyun-ah !” teriak seseorang saat Baekhyun dan Taeyeon baru turun dari mobil . Sedangkan Joongwon dan SeungMi sudah masuk terlebih dahulu .

“Eoh ? Yoong . Lama tidak bertemu setelah hari pernikahanmu . Waaah , ternyata aku sudah hamil . Sudah berapa bulan ?”

“Iya . Emm , kandunganku sudah menginjak 5 bulan .”

“Chukae Yoong . Oh iya , mana Sehun ?” Tanya Taeyen bingung karena melihat Yoona datang seorang diri . Memang setelah putus dengan Baekhyun perlahan hubungan Sehun dan Yoona semakin mengalami kemajuan hingga 1 tahun lalu mereka melaksanakan pernikahan .

“Oh . Dia sedang ke kamar mandi” tak lama setelah Yoona menyelesaikan kalimatnya datanglah sehun dengan sedikit berlari mendekati Baekhyun Taeyeon dan Yoona .

“Oh , Ada Taeyeon dan Baekhyun hyung juga ?” tanya Sehun

“Jelas saja ! Yang menikah kakak kandungku sendiri . Tidak heran aku ada disini . -_- “ jawab Baekhyun ketus dengan maksud bercanda .

“Kalian kapan menikah ?” Tanya Sehun menggoda keduanya .

“Ah itu .. Kau tanyakan saja pada Baekhyun” lempar Taeyeon .

“Emmm .. mungkin dalam waktu dekat ini ?” jawab Baekhyun asal .

“Arraseo hyung . Oh . Acaranya akan dimulai , ayo kita masuk” ajak Sehun .

 

SKIP

 

Setelah mengucapkan janji sehidup semati , kini adalah saat yang ditunggu-tunggu oleh para tamu undangan yang belum menikah yaitu melempar bunga . Taeyeon dan Baekhyun pun juga ikut serta didalamnya . Dipercayai jika kita mendapatkan bunga yang dilemparkan oleh mempelai , tidak  lama lagi orang yang mendapatkannya akan segera menikah .

1…..

2…..

3…..

Bunga pun dilempar ..

Dan seorang wanita mendapatkannya ..

Semua mata tertuju pada wanita itu dan ..

“Taeyeon-ah !!!!!!!! Kau tidak boleh melangkahi aku untuk menikaaaaah !!!!!!!” teriak Joongwon histeris .

 

THE END

Huaaah , akhirnya end juga . maaf dengan akhir yang mengecewakan dan gantung dan agak memaksa ini #emangmaksathor . Takutnya kalo aku TBCin ntar gaada ide lagi buat ngelanjutin soalnya aku lagi ada projek ff baru dan mau focus disitu biar ff ini gak tertelantarkan . Mianhae atas keterlambatannya . Dan sekali lagi maaf karena author gak berbakat buat bikin ff yg panjang2 jadinya Cuma segini ajadeh . Mian ne ? . Terima kasih atas comment2 chingu semua , maaf aku ga bisa bales satu persatu . Tapi aku baca semua kok , dan itu sangat berarti bagi author . Sekali lagi jinja gomawo , dan author minta commentnya ya sekali lagi untuk di chapter ini . walaupun jelek tetep musti comment oke ? Gomawooo ^^

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s