[Freelance] Only You (Chapter 2)

Baekyeon only you . taewinkim fanfiction

Title : Only You (Chapter 2)

Author : Taewin Kim

Main Cast : Byun Baekhyun (EXO) , Kim Taeyeon (GG)

Other Cast : Find for your self.

Genre : Romance , Friendship , School-life

Rate : PG-15

A/N : Annyeong ^^ Gomawo buat yang udah baca+ kasih coment. Mian lama lagi banyak tugas  >.< . Jadi susah banget dapet feel-nya. yaudah langsung aja deh Happy reading ^^.

 

Warning!! Typo bertebaran xD.

 

DON’T LIKE JUST DON’T READ .

Happy reading ^^)

 

Sebuah sepeda motor sport hitam tengah melaju dengan kecepatan tinggi membelah gelapnya jalanan kota Seoul. Entah sudah berapa jam sepeda motor hitam itu melaju hampir menenelusuri seluruh kota Seoul. Hingga akhirnya berhenti di sebuah taman dimana telah terparkir sebuah sepeda motor sport berwarna biru.

“bagaimana?”

Namja jangkung pemilik motor sport hitam itu menggeleng pelan dan duduk di sebelah namja pemilik motor sport biru. “ini semua salahku” ujarnya lirih dengan tatapan kosong. “sahabat macam apa aku ini?”

“jangan bicara seperti itu Park Chanyeol” ujar namja bermata sipit di sebelahnya sedikit membentak. “kau ini sahabat yang sangat baik” ujarnya lagi sembari menepuk pelan punggung Chanyeol.

“kau bercanda?” Chanyeol tersenyum miris. “Baekhyun menghilang karena aku berbohong tentang perjodohan Taeyeon, dan kau bilang aku sahabat yang sangat baik ?” tanya Chanyeol sedikit menaikan nada bicaranya.

“a-ah, maaf Xiumin” Ujar Chanyeol saat menyadari nada bicaranya terkesan sedikit membentak. “aku benar- benar sedang kacau” Chanyeol menunduk dan menjambak kasar rambutnya sendiri.

it’s okay Chanie” Xiumin tersenyum dan kembali menepuk pelan punggung sahabatnya itu bermaksud untuk menenangkanya. “jangan terlalu menyalahkan dirimu, aku mengerti perasaan mu saat berbohong tentang perjodohan Taeyeon”

Chanyeol menoleh sekilas ke arah Xiumin dan kembali menatap kosong pemandangan di depanya. “Aku hanya ingin kembali melihat Baekhyun yang ceria , humoris dan .. kau tahu apa yang sangat aku rindukan ?” Chanyeol tersenyum tipis ke arah Xiumin.

“wajahnya yang merah menyala saat kita menggodanya tentang Taeyeon” seru keduanya bersamaan. Sejenak mereka saling memandang heran dan beberapa detik kemudian mereka tertawa bersama mengingat perilaku yang sangat mereka rindukan dari sahabatnya. Byun Baekhyun.

 

DRRRRTTTTTT

Chanyeol merasakan ponselnya bergetar pertanda ada pesan masuk. “Bora?” gumam Chanyeol pelan saat membaca nama pengirim pesan di ponselnya.

“ada apa Chanie?” tanya Xiumin penasaran saat mendengar Chanyeol menyebutkan nama yeojachingu Baekhyun.

“ada pesan masuk dari Bora” ujar Chanyeol sembari memperlihatkan layar ponselnya kepada Xiumin.

“Buka lah Chanie, mungkin dia tahu dimana Baekhyun” seru Xiumin tidak sabar.

Chanyeol mengangguk dan membuka pesan dari Bora. “Chanyeol bisa kah kau datang ke Pub dekat taman Seoul ? Aku bersama Baekhyun” ujar Chanyeol membaca pesan dari Bora.

“hah? Baekhyun di pub?” tanya Xiumin tidak percaya. “b- bagaimana mungkin?”

Chanyeol menggelengkan kepalanya. “ aku tidak tahu, lebih baik sekarang kita ke sana” . Xiumin hanya mengangguk . Mereka pun bangkit dari tempat duduknya dan tergesa menaiki sepeda motornya masing- masing sampai akhirnya mereka melesat cepat ke tempat yang sahabatnya berada.

 

~~XOXO~ Only You ~XOXO~

 

“Taeyeon. . jangan tinggalkan aku Taeyeon.. “

Bora menatap perih namja mabuk yang masih berstatus namjachingu-nya itu meracau dan terus menyebut nama seorang yeoja yang dia ketahui adalah mantan yeojachingu Baekhyun. Sesekali Bora menyeka liquid bening terus saja mengalir membasahi pipi manisnya itu dengan menggunakan tisue. Sungguh hatinya benar- benar ter-iris setiap Baekhyun menyebutkan nama ‘Taeyeon’.

“Yoon Bora, kenapa kau masih peduli dengan namja yang sudah jelas tidak mencintaimu itu?” seru Soyou setengah berteriak. “Ayo bersenang- senang, tinggalkan saja namja itu”

Bora menggeleng pelan. “dia namjachinguku..” ujar Bora lirih.

Soyou mendengus kesal melihat sahabatnya masih memperdulikan namja yang sudah jelas tidak mencintainya.

“Yoon Bora”

Bora dan Soyou menoleh ke arah namja yang berseru memanggil Bora. “bagus lah Chanyeol dan Xiumin sudah datang, biar kan mereka mengurusnya” seru Soyou.

“Taeyeon.. Taeyeon..”

Chanyeol dan Xiumin menatap miris kepada Bora. “ng.. Bora ..” Chanyeol tidak tahu apa yang harus dia katakan saat Baekhyun kembali menyebut- nyebut nama Taeyeon.

“aku .. aku baik- baik saja” ujar bora tersenyum tipis dengan air mata yang masih mengalir. “aku titip Baekhyun pada kalian ya?”

Chanyeol menatap miris Bora sembari mengangguk mengiyakan. “ng,, maaf..” ujar Chanyeol pelan. Bora hanya tersenyum tipis sebelum akhirnya melangkah pergi di ikuti Soyou di belakangnya.

“Xiumin ayo kita bawa Baekhyun” seru Chanyeol. Xiumin mengangguk ,mereka pun memapah Baekhyun keluar dari pub menuju ke area parkir.

“tunggu ..” Chanyeol menghentikan langkahnya.

“wae?” tanya Xiumin heran.

“kau tahu ? aku rasa kita tidak mungkin membawa pulang Baekhyun dalam keadaan mabuk seperti ini” ujar Chanyeol. “bisa – bisa Baekhyun di bunuh appa-nya” Chanyeol menghela nafasnya.

“dan membawa Baekhyun ke rumah kita sepertinya juga tidak mungkin” Xiumin membuang pandanganya ke sembarang arah. “aku tidak ingin keluarga ku menilai negatife terhadap sahabat ku, kau juga kan?” ujarnya menambahkan.

Chanyeol mengangguk membenarkan. Beberapa saat hening menyelimuti ketiganya, sesekali Chanyeol dan Xiumin menghenbuskan nafas kasar. Keduanya benar- benar sudah kehabisan akal.

“Taeyeon.. Kim Taeyeon jangan tinggalkan aku. .” Baekhyun kembali meracau dalm mabuknya.

Chanyeol dan Xiumin sejenak saling menatap.“Appartement Taeyeon?” seru Chanyeol dan Xiumin bersamaan.

“aigoo, kenapa kita selalu memikirkan hal yang sama?” tanya Xiumin dengan senyum yang bisa di bilang sangat aneh. “apa kita jodoh?”

“YA! JANGAN BICARA YANG ANEH- ANEH PABO!” protes Chanyeol.

“haha.. aku hanya bercanda Chanie” ujar Xiumin tertawa terbahak.

Chanyeol memutar bola matanya sekilas. Ekpresi keraguan yang sempat hilang karena candaan Xiumin kembali terpampang di wajahnya. Chanyeol terlihat berpikir. “sebenarnya entah kenapa aku sedikit tidak yakin tapi.. aku akan coba menelponya, pegangi Baekhyun sebentar” ujar Chanyeol ragu.

Chanyeol pun mengeluarkan ponselnya lalu mencari contact dengan nama ‘Kim Taeyeon’. Setelah menekan tombol berwarna hijau Chanyeol mengarahkan ponselnya ke telinga kananya.

 

“yeobseo?”

“ne, Chanyeol. Ada apa menelpon tengah malam seperti ini?”

“ng.. maaf, Taeyeon aku mengganggu tidur mu?”

“aniyo, aku sedang mengerjakan tugas kuliah ku. Jadi ada apa?”

“aku.. ng.. bisakah kau menolong ku ?”

“hehe .. ada apa dengan nada bicara mu Park Chanyeol? ”

“ng.. B-Baekhyun …”

“BAEKHYUN? Baekhyun kenapa? Terjadi sesuatu padanya? Park Chanyeol katakan padaku ?”

Chanyeol tersenyum mendengar perubahan nada bicara Taeyeon yang terlihat sangat khawatir. ’sepertinya Taeyeon juga masih mencintai Baekhyun’ Batin Chanyeol.

“CHANYEOL !! .. YA!! PARK CHANYEOL ”

“Taeyeon bisakah Baekhyun menginap di apartement mu malam ini?”

“MWO? Baekhyun Menginap di apartement ku? memang apa yang terjadi? Baekhyun kenapa?”

“akan ku jelaskan nanti. Ku mohon Kim Taeyeon”

“…”

“Taeyeon?”

“…”

“gwenchana, aku meng_..”

“baiklah bawa Baekhyun ke sini”

“jinjja?”

“ne”

“baiklah aku akan segera membawa Baekhyun ke sana” ujar Chanyeol lalu memutuskan pembicaraannya dengan Taeyeon.

“bagaimana?” tanya Xiumin penasaran.

Chanyeol tersenyum cerah dan mengangguk .“Aku akan membawa Baekhyun menggunakan taxi, terlalu berbahaya membawa Baekhyun yang mabuk mengunakan sepeda motor” ujar Chanyeol.

Xiumin mengangguk paham. “aku akan mengikuti kalian dari belakang.” Ujar Xiumin. “Tunggu di sini aku akan mencari taxi.” Ujarnya lagi sebelum akhirnya melangkah pergi.

 

~~XOXO~ Only You ~XOXO~

 

Ting tong..
“tunggu sebentar” Taeyeon bangkit dari tempat duduknya dan bergegas membuka pintu appartementnya.

“trick or treat?”

Taeyeon memutar bola matanya sekilas, sampai akhirnya tatapan Taeyeon terfokus kepada seorang namja yg tengah di papah oleh dua orang namja yang tadi berseru ‘trick or treat’ dengan bodohnya.

Chanyeol mendehem pelan melihat Taeyeon mematung .” kau tidak mempersilahkan kami masuk nona Kim?”

“a-ah.. Iya silahkan masuk” Taeyeon terkaget dan melangkahkan kakinya sedikit cepat ke arah dapur. Sementara Chanyeol dan Xiumin terkekeh melihat wajah Taeyeon yg sedikit memerah beberapa saat sebelum taeyeon melangkahkan kakinya pergi.

“ya ampun bodoh sekali Kim Taeyeon” gerutu Taeyeon sembari memukul- mukul pelan kepalanya.

“jadi cepat ceritakan kenapa Baekhyun ku bisa mabuk berat seperti itu?” Taeyeon datang dengan dua gelas soft drink di tanganya. Dan menaruh pelan kedua gelas itu di atas meja. Lalu duduk bersebrangan dengan Chanyeol dan Xiumin.

“tadi kau bilang apa?” tanya Xiumin dengan dahi terkerut, namun mulutnya terlihat seperti menahan tawa.

Taeyeon mengerutkan dahinya, dan berusaha mengingat apa yang salah dari perkataanya. ‘omo.. Taeyeon pabbo’ batin Taeyeon tersentak dan menutup mulutnya dengan kedua tanganya. Tingkah Taeyeon sukses membuat kedua namja di depanya tertawa terbahak.

“Baekhyun ku~” ejek Xiumin dengan suara manja yang di buat- buat. Yang langsung mengundang tawa lebih keras dari namja di sampingnya. Chanyeol.

“YA! HENTIKAN DAN CEPAT CERITAKAN” teriak Taeyeon dengan wajah yang memerah.

Kedua namja di hadapan Taeyeon mulai mencoba menhentikan tawanya dan mencoba serius. Chanyeol dan Xiumin pun menceritakan apa yang terjadi dari awal sampai akhirnya keadaan Baekhyun seperti sekarang.

“mwo?  Baekhyun pergi ke pub dan mabuk gara- gara kau berbohong kalau aku di jodohkan?” seru Taeyeon kaget sembari menunjuk dirinya sendiri.

“ne, kau senang? Berterima kasih lah padaku Kim Taeyeon” Chanyeol dengan evil smile– nya.

“aish” wajah Taeyeon mendadak memerah padam.” Aku haus” ujar Taeyeon dan  berjalan cepat menuju dapurnya.

Kedua namja yang tengah duduk tertawa terbahak melihat tingkah Taeyeon. “wajah memerah seperti itu . haha .. mereka sungguh mirip sekali” ujar Xiumin di sela tawanya. Dan Chanyeol pun mengangguk mengiyakan sambil tertawa memegang perutnya .

 

“mwo?  Baekhyun pergi ke pub dan mabuk gara- gara kau berbohong kalau aku di jodohkan?”

“ne, kau senang?”

 

Chanyeol memang benar entah kenapa hal itu membuat Taeyeon senang. Sangat senang. Taeyeon mengakui itu. Tanpa Taeyeon sadari pinggir mulutnya tertarik keatas menyunggingkan sebuah senyum.

“Taeyeon-ah”

“ah ,ne?”

“Baekhyun-nya mau di simpan dimana?” Xiumin terkekeh pelan mendengar perkataan Chanyeol.

“YA ! JANGAN BERKATA SEOLAH BAEKHYUN ITU BENDA MATI PARK CHANYEOL” teriak Taeyeon dari dapurnya.

“ah, mianhae nyonya Byun” goda Chanyeol.

“DAN BERHENTI LAH MENGGODA KU” Taeyeon berlari dari arah dapur dengan sebuah sendok sup terangkat di tangan kananya.

“kyaaa, aku hanya bercanda Taeyeon” Chanyeol menjadikan tubuh Baekhyun yang mabuk sebagai perisai dengan bersembunyi di belakang tubuh Baekhyun.

“ish” dengus Taeyeon kesal.

Xiumin yg tengah duduk brsandar di sofa terkekeh melihat tingkah keduanya. Sampai Taeyeon melayangkan tatapan tajamnya ke arah Xiumin dan suara tawa  Xiumin berhenti saat itu juga.

“kalian bawa Baekhyun ke kamar ku cepat” perintah taeyeon lalu berjalan kembali ke dapur.

“ya ampun, kau pasti sudah gila Baekhyun” gumam xiumin sambil menatap tubuh lemah Baekhyun. “bagaimana bisa kau cinta mati kepada yeoja barbar seperti itu” ujarnya polos.

Chanyeol tertawa terbahak mendengar perkataan Xiumin.

“YA ! AKU DENGAR ITU KIM MINSEOK”  teriakan keras Taeyeon terdengar mendekat ke arah mereka.

“omo.. omo.. cepat kita bawa Baekhyun” ujar Xiumin sesaat sebelum berlari tergesa memapah Baekhyun bersama Chanyeol.

“YA ! AWAS KALIAN NANTI” seru Taeyeon dengan nafas terengah-engah,entah itu karena menahan amarah atau karena lelah setelah berlari tergesa dari dapur barusan.

Jujur saja, walaupun sedikit menjengkelkan tetapi entah kenapa Taeyeon tersenyum dalam hatinya. Taeyeon merasa sangat senang dengan kegaduhan yang di sebabkan tiga namja itu. Mungkin karena beberapa hari ini dia terlalu memfokuskan diri pada pendidikanya. Walaupun sebenarnya itu semua Taeyeon lakukan untuk berusaha untuk tidak terlalu mengingat kejadian paling kelam dalam hidupnya yang terjadi beberapa minggu lalu.

 

FLASH BACK

Sore itu Taeyeon tengah menunggu bus di sebuah halte. Hingga tiba- tiba sebuah sepeda motor sport hitam berhenti tepat di hadapanya.

“Menunggu bus Taeyeon-ah?” tanya namja tinggi pengendara sepeda motor yang baru saj berhenti di hadapan Taeyeon.

“ah, ne, Kriss ” jawab Taeyeon tersenyum.

“aku antar kau pulang, hari sudah mulai gelap” tawar namja bernama Kriss.

“tidak usah, aku naik bus saja. Terima kasih” tolak Taeyeon halus.

“ayolah, aku memaksa” Kriss tersenyum menggoda teman satu kelasnya itu.

“ng.. baiklah” ujar Taeyeon lalu naik ke sepeda motor Kriss. Kriss pun menjalankan sepeda motornya saat melihat Taeyeon sudah duduk dengan benar.

Hening menyelimuti perjalanan mereka hingga tiba- tiba sebuah sepeda motor sport merah memotong jalur yang di lalui Kriss, dan berhenti tepat di depanya. Hingga terpaksa Kriss menge-rem mendadak. Bola mata Taeyeon membulat sempurna sesaat setelah di menyadari siapa pengemudi sepeda motor merah itu.

“YA! KAU SUDAH GILA?” teriak Kriss kesal.

Namja pengemudi sepeda motor merah tidak menghiraukan teriakan Kriss. Namja itu berjalan mendekat menghampiri Taeyeon yang sudah turun dari motor Kriss. Mungkin Taeyeon sudah menebak apa yang terjadi detik selanjutnya.

Namja itu membuka helm yang di kenakan. Dan menatap tajam Taeyeon. “maaf..  a-aku ,,”

“jadi ini alasan mu bersikeras menyuruh ku untuk tidak menjemput mu pulang Kim Taeyeon?” seru namja berkulit putih di hadapan Taeyeon.

“a-aku .. “

“hei, kau ini kenapa?” tanya Kriss yang masih kesal pada namja di hadapanya.

 

BUGK . .

 

Kriss tersungkur terkena pukulan namja yang tiba- tiba saja datang dan marah- marah itu. Kriss bangkit dan hendak membalas, tetapi Taeyeon menghalangi dan memegang sebelah lengan Kriss.

“kumohon jangan Kriss !!” seru Taeyon setengah berteriak. “apa yang kau lakukan Baekhyun?” bentak Taeyeon. “aku akan menjelaskanya nanti . kau pergilah dulu”

Baekhyun tersentak, yeojachingu-nya lebih memilih pulang bersama namja lain. Matanya merah memanas. Tangan Baekhyun merogoh sakunya hendak mengambil sesuatu.

“ambil ini” Baekhyun menyerahkan sebuah kotak berudru kecil berwarna merah.

Taeyeon menatap kepada Baekhyun penuh tanya. Baekhyun melangkahkan kakinya mendekati sepeda motor miliknya dan mengambil sebuah kotak berukuran sedang, lalu berjalan kembali mengampiri Taeyeon dan menyerahkan kotak yang sebelumnya dia bawa. Taeyeon semakin kebingungan melihat apa yang Baekhyun lakukan.

“hadiah dan kue ulang tahun mu” ujar Baekhyun singkat. “buang saja jika hadiah yang di berikan namja baru mu lebih baik.” Baekhyun melangkahkan kakinya pergi.

“Baekhyun tungg- .. ” gumam Taeyeon dengan mata yang sudah berkabut menahan tetes air keluar.

“kau tidak perlu menjelaskan apapun Kim Taeyeon. Mulai detik ini jangan temui aku!!”

“BAEKHYUN TUNGGU!!” teriak Taeyeon dan berlari menghampiri Baekhyun. Terlambat, Baekhyun sudah menancap gas sepeda motor-nya, Taeyeon terus berlari berusah mengejarnya. Walapun dia tahu itu tidak mungkin.

“Taeyeon “ seru Kriss.

Tetapi Taeyeon tidak menghiraukanya. Yang sekarang ada  di pikiranya hanya Baekhyun. Taeyeon terus berlari, sampai akhirnya lelah dan terjatuh. Taeyeon menangis terisak.

“Baekhyun.. Baekhyun.. ” isak Taeyeon.

Dan hari itu adalah hari terakhirnya bertemu Baekhyun. Walaupun Taeyeon mencoba menemui Baekhyun berkali- kali , Baekhyun selalu menghindar dan bersikap seperti tidak pernah mengenal Taeyeon.

FLASH BACK END

 

Mata indah Taeyeon berkaca- kaca mengingat ulang tahun terburuk dalam hidupnya itu.

“Taeyeon-a, kau punya makanan?” seru Xiumin yang baru saja selesai membawa Baekhyun ke kamarnya bersama Chanyeol di sampingnya.

Taeyeon tersadar dari lamunanya. “ ah, tunggu sebentar” Taeyeon berlari ke arah kamar mandi, dia tidak ingin Xiumin dan Chanyeol melihatnya menangis.

“kami bercanda Taeyeon” seru Chanyeol terkekeh.

“aku tidak bercanda?” ujar Xiumin dengan wajah polosnya.

“kita harus segera membawa motorku di area parkir pub Kim Minseok” Chanyeol mendengus sebal.

Xiumin mengerucutkan bibirnya kecewa. “yasudah ayo cepat”

Taeyeon baru saja keluar dari kamar mandi setelah menbasuh wajahnya agar tidak telihat baru saja menangis. “kalian mau kemana?”

“kami langsung pulang saja Taeyeon-a?” jawab Chanyeol sembari memakai helmnya.

“kalian meninggalkan ku dan Baekhyun berdua?” tanya Taeyeon dengan mata membulat.

Xiumin dan Chanyeol saling menatap sekilas, lalu kembali menatap Taeyeon dan mengangguk mengiyakan dengan evil smile mereka. “ne, berdua” goda Xiumin.

“aish” desis Taeyeon. “ng.. yasudah pergi sana” usir Taeyeon pura- pura kesal untuk menyembunyikan rasa malunya.

“aigoo sudah tidak sabar berduaan ya?” goda Chanyeol masih dengan evil smile –nya.

“YA !!” bentak Taeyeon.

Chanyeol dan Xiumin berlari keluar appartement Taeyeon sambil tertawa terbahak.

“TAEYEON , JANGAN MELAKUKAN SESUATU PADA BAEKHYUN .OKAY?” teriak Xiumin yang masih belum jauh dari pintu appartement Taeyeon.

Taeyeon berlari tergesa keluar appartement-nya. “YA! AWAS KALIAN BERDUA”

Sementara Chanyeol dan Xiumin hanya tertawa sambil terus berlari.

“dasar dua namja bodoh” gerutu Taeyeon dan berjalan memasuki appartement-nya. Taeyeon melangkahkan kakinya menuju kamarnya.

Taeyeon melangkahkan kakinya perlahan mendekati Baekhyun yang tengah tertidur dan duduk di pinggir tempat tidurnya. Tangan halusnya membelai lembut wajah Baekhyun. “aku sangat merindukan mu Byun Baekhyun” gumam Taeyeon dengan mata berkaca- kaca.

“Taeyeon .. aku mohon jangan tinggalkan aku Taeyeon” Baekhyun kembali meracau.

Taeyeon tersenyum penuh arti. Taeyeon mendekatkan wajahnya ke wajah Baekhyun dan medaratkan sebuah kecupan hangat di dahi Baekhyun. “aku berjanji akan di samping mu selamanya Byun Baekhyun” gumam Taeyeon dengan senyum manis yang sedari tadi terukir.

 

“Taeyeon ?! k-kau !?”

 

Taeyeon menoleh dan tersentak melihat seorang namja yang tengah berdiri terpaku melihat dirinya.

 

“O- oppa. .”

 

~TBC~

Makin absurd ya ceritanya ? mian T.T

Tapi tetep coment coment  ya ^^)?
Maaf updatenya lama *Bow*

Advertisements

21 thoughts on “[Freelance] Only You (Chapter 2)

  1. waaahh ditinggal berdua ,,, wkwkwk, sebnrnya kriss siapanya taeyeon sih? Suka juga ama taeyeon? Baekhyun gamau dengerin penjelasan dulu, maen kabur maen ngilang hmmm

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s