[Freelance] The Tragedy of 14 February (Chapter 1)‏

edit

Title  : The Tragedy of 14 February

Author  : Jung Soo Hee

Lenght : Multichapter

Rating : PG-15

Genre : Romance, Friendship

Cast : SNSD , EXO MEMBER

Note  :  Again about Luyoon, jangan bosan ya sama castnya maklum lah author ini fawns jadi ya kadang fanfictionnya selalu ada Luhan dan Yoona. Berharap suka selamat menikmati~ Let’s see http://sooheej.wordpress.com/

Author POV

Ada 4 sahabat yang terdiri dari 2 yeoja dan 2 namja yaitu Jessica,Tiffany,Chanyeol,dan Kris, ya mereka menjadi sahabat karena ada rasa sayang yang lebih dari sekedar teman, Kris dengan Jessica sedangkan Tiffany dengan Chanyeol. Saat mereka melakukan fitting baju pernikahan mereka Kris menyeletuk “Bagaimana jika suatu saat kita memiliki anak dengan jenis kelamin berbeda, kita jodohkan mereka. Apa kalian setuju?” Ucapan Kris membuat 3 orang yang berada di tempat itu bingung tapi ada baiknya juga supaya mereka masih bisa bertemu. 

“Kurasa itu ide yang bagus. Bagaimana jika kita membuat video yang isinya permintaan kita supaya mereka bisa menikah?” Ucap Chanyeol yang membuat Jessica dan Tiffany kaget. “Menikah?” Ucap Jessica Tiffany secara bersamaan. “Maksudku kita tunjukan video itu kelak mereka besar nanti.” Ucap Chanyeol yang mendapat anggukan dari Kris,Jessica dan Tiffany. Mereka pun melakukan pernikahan secara bersamaan mungkin karena ingin irit biaya? Itu mungkin tapi yang pasti mereka ingin melewati hari bahagia mereka bersama-sama.

Setelah pernikahan usai mereka mencari tempat di sebuah ruangan, pakaian mereka masih dengan pakaian pernikahan mereka, saat kamera sudah siap mereka memulai video mereka. “Annyeonghaseo anak ku. Ini ayahmu Kris dan Ibumu Jessica dan mereka adalah Chanyeol Ahjussi dan Tiffany Ahjuma.” Ucap Kris, setelah Kris selesai kini giliran Tiffany dan Chanyeol.

“Ne. Annyeonghaseo anak ku ini ayahmu Chanyeol dan Ibumu Tiffany dan mereka adalah Kris Ahjussi dan Jessica Ahjuma. Kalian pasti bingung mengapa kami berpenampilan seperti ini.” Ucap Chanyeol lalu disambung Tiffany. “Ne. Hari ini adalah hari pernikahan kami dimana kami melakukan pernikahan ini secara bersamaan.” Ucap Tiffany lalu disambung Jessica. “Ne hari ini tanggal 14 Februari 1988 dan kami mempunyai keinginan dan kami harap kalian akan mengabulkannya.” Ucap Jessica.

“Kami berharap kalian menikah.” Ucap Krisica Fanyeol secara bersamaan. “Jangan kaget. Kami melakukannya demi kebaikan kalian. Kami ingin kalian hidup bahagia nanti seperti kami.” Ucap Tiffany. “Kuharap kalian mau melaksanakan pernikahan kalian walaupun misalnya kami tidak ada disisi kalian.” Ucap Kris. “Kami akan sangat-sangat bahagia jika nantinya kalian dapat menjadi sebuah keluarga.” Ucap Chanyeol. “Ne. Jadi jika kalian ingin melihat kami bahagia menikahlah.” Ucap Jessica.

“Terimakasih sudah melihat video ini kuharap video ini tetap kalian simpan. Sampai jumpa. Kami mencintai kalian.” Ucap mereka bersama-sama.

 

Kris dan Jessica honeymoon di China selain ingin honeymoon Jessica juga ingin lebih dekat lagi dengan keluarga Kris. Chanyeol dan Tiffany honeymoon di Amerika karena mereka ingin mencari suasana yang berbeda. Lama tidak bertemu Krisica dan Fanyeol memutuskan untuk bertemu tak disangkan kini Jessica dan Tiffany sudah berbadan 2. “Fany-ah!” “Sica-ah!” Mereka akhirnya bertemu setelah lama berpisah. “Annyeong Kris.” “Yo~ What’s up Yeol” “Akhirnya kita menjadi keluarga. Sudah berapa umur kandunganmu Sica-ah.? Tanya Chanyeol. “Kira-kira 7 bulan. Berapa umur kandunganmu Fany-ah?” Tanya Jessica kepada Tiffany yang sedang asik makan buah. “Hmmmm sama seperti mu, 7 bulan.” Ucap Tiffany. “Mungkinkah jika anak yang dikandung Jessica dan Tiffany akan lahir bersama-sama juga?” Ucap Chanyeol yang membuat Jessica dan Tiffany tertawa.

“Jika Tuhan berkehendak mungkin itu akan terjadi.”

Ya ternyata benar Tuhan berkehendak anak dari Kris Jessica dan Chanyeol Tiffany lahir ditanggal yang sama 14 Februari 1990 dan mereka memiliki jenis kelamin yang berbeda. Kris Jessica memiliki anak laki-laki yang diberi nama Wu Luhan dan Chanyeol Tiffany memiliki anak perempuan yang diberi nama Park Yoona.

Selain bersahabat ternyata Kris dan Chanyeol juga menjalin kerjasama perusahaan yang bisa dibilang sangat sukses baik di Korea maupun di China bahkan sudah membuka cabang diluar Korea China. Tapi sayangnya Yoona dan Luhan tidak seakrab orang tuanya.

———–

Di sekolahnya Yoona dan Luhan adalah murid yang populer selain karena anak orang kaya mereka juga memiliki wajah yang tampan dan cantik. Hubungan mereka akan terlihat baik jika ada orang tuanya saja. Yoona tidak suka dengan Luhan karena selalu saja bersikap playboy dan merasa paling berkuasa sedangkan Luhan melihat Yoona  yang jutek dan terkesan dingin ketika melihat Luhan.

Yoona POV

Rasanya malas sekali pergi ke sekolah selain karena pelajarannya ada satu orang yang bisa membuat moodku hancur berantakan berkeping-keping seperti emping yang garing *mulai ga jelas* namanya Luhan, entah kenapa aku tidak suka meilhatnya ingin rasanya ku pukul wajahnya karena sikapnya yang sangat berbeda dengan kedua orang tuanya. Tapi demi hubungan keluargaku dengan keluarga Luhan aku akan berusaha untuk tidak membencinya.

“Yoona-ya. Ayo sayang sudah jam 06.00 pagi cepat makan sarapanmu.” Ucap eomma sambil mencium kening ku. “Emmmmm. Arraseo eomma. 5 menit lagi aku bangun.” Ucap ku sambil menarik selimut. “Aigoo Yonggie sayang, ayo bangun.” Ucap eomma sambil membangunkanku. “Ahh arraseo aku tidak bisa mengalah dari eomma.” Ucap ku yang akhirnya menyerah

“Selamat pagi Appa!.” Ucapku sambil mencium pipi appa. Itu menjadi sebuah kebiasaan dan wajib dilakukan saat pagi hari. “Selamat pagi Yoonggie ku.” Ucap appa sambil mencium keningku. Sekarang saatnya sarapan hal yang paling kutunggu saat malam hari entahlah perutku selalu bergejolak (?) ketika melihat makanan.

DING DONG DING DONG. Saat aku menuju pintu tiba-tiba bel berbunyi, reflek aku membuka pintu ternyata yang datang adalah Luhan. “Annyeonghaseo.” Ucap Luhan namja yang sudah merusak mood ku pagi hari. “Annyeonghaseo Luhan-ah.” Ucap appa sambil tersenyum begitu pula dengan eomma. “Chanyeol Ahjussi bolehkah aku mengantar Yoona ke sekolah?” Ucap Luhan yang membuatku seperti terkena electric shock.

“Oh. Tentu saja boleh, jaga anakku baik-baik Luhan-ah.” Ucap appa. Aku hanya bisa memberi tatapan ‘mengapa appa mengizinkannya’ tiba-tiba ada yang datang membuatku semakin shock “Annyeonghaseo.” Ucap Kris Ahjussi dan Jessica Ahjuma bersama-sama. “Annyeonghaseo.” Ucap ku sambil membungkuk. “Hai Krissica!.” Ucap appa sambil memeluk mereka, ya mereka sahabat yang tidak dapat terpisahkan.

Author POV

“Kedatanganku untuk mengecek apakah Luhan benar-benar mengantar Yoona ke sekolah atau tidak.” Ucap Kris.“Jadi kau yang menyuruh?” Tanya Tiffany. “Ne. Karena aku ingin cerita dengan Chanyeol, karena jika dikantor pasti sudah sibuk dengan urusan masing.” Ucap Kris. “Aku juga mau cerita denganmu Fany-ah.” Ucap Jessica.

“Baiklah. Oke sekarang kalian berangkat sekolah supaya tidak terlambat. Cepat cepat.” Ucap Chanyeol sambil mendorong Yoona dan Luhan dan Jessica membawa masuk Kris dan Jessica. BAM seketika itu juga pintu ditutup dan dikunci.

“Luhan-ssi kau duluan saja aku akan naik bus sekolah.” Ucap Yoona. “Tunggu!” Ucap Luhan sambil memegang lengan Yoona. “Kris Ahjussi memintaku untuk menjagamu baik-baik. Jadi kumohon kali ini bersikap baik denganku dan naik motor bersamaku.” Kali ini Luhan sedang tidak mood membawa mobil karena udara Seoul yang sejuk membuat Luhan ingin mengendarai motornya.

Yoona POV

DEG! Jujur ketika Luhan bicara seperti itu membuatku merasa tidak enak dengannya apalagi tatapan matanya yang membuat detak jantungku jadi tidak beraturan.TUNGGU! YA! Apa yang kau pikirkan Park Yoona! Aku langsung menyadarkan diriku dari lamunanku. “Arraseo. Mianhae, jadi merepotkan.” Ucapku “Anniya. Gwaenchana.” Ucap Luhan.

Luhan sudah naik ke motor saat aku mau naik tiba-tiba Luhan melepaskan jas sekolahnya. “Ini pakailah.” Ucap Luhan yang membuatku kaget. “Untuk apa? Aku sudah memakai jas.” Ucapku yang kebingungan, tiba-tiba Luhan menarik tubuhku dan jaraknya sangat dekat dengan wajahnya, dia memakaikan jasnya kepinggan ku supaya saat naik motor rok ku tidak terbang-terbang.

Saat Luhan selesai memakaikan jasnya kami saling menatap. DEG! Jantungku berdetak semakin tidak beraturan. “Kau itu cantik tapi sayangnya kau terlalu bersikap dingin dan jutek.” Ucap Luhan yang membuatku marah sekaligus malu. Untuk menyembunyikan warna merah merona di pipiku aku langsung naik ke motor.

Ini pertama kalinya aku naik motor dengan Luhan dan melakukan kontak tubuh sedekat ini. Namja ini memintaku untuk berpegangan erat karena memang sudah aga telat. Saat sampai disekolah semua mata tertuju padaku dan Luhan aku pun meletakan keningku di bahu Luhan sambil menunduk.

“Wu Luhan. Jangan salah paham, aku melakukannya karena aku malu.” Ucapku sambil menunduk. “Ne arraseo Park Yoona.” Ucap Luhan yang sepertinya juga merasa risih dengan tatapan itu. Ketika kami sampai diparkiran “Sudah sampai nona Park.” Ucap Luhan yang menyadarkan ku dari persembunyianku.

Saatku mendongak ternyata benar sudah sampai di parkiran. “Aakkkk.” Teriak ku dengan volume kecil. “Wae?” Tanya Luhan. “Leherku pegal sekali Luhan.” Ucapku sambil turun dari motor. “Haish. Kau ini.” Ucap Luhan sambil mencubit hidungku. Karena aku terlalu sibuk ‘membereskan’ leherku yang pegal aku tidak melihat bahwa ada sebuah tanjakan kecil. BRAK! Aku jatuh tersungkur dan sialnya keningku juga tergores batu. “Yoona-ya! Kau baik…? Emm Ayo bangun.” Ucap Luhan sambil membantuku bangun.

Luhan POV

Kaget. Ya aku kaget melihat Yoona jatuh tapi sejujurnya aku juga menahan rasa tawa ku ini tapi jika aku tertawa itu akan membuat hubunganku dengan Yoona semakin suram. Aku membantu Yoona bangun. “Yoona apa kau bisa berjalan.?” Tanyaku pada Yoona. “Kurasa aku bisa… Emm kepalaku pusing Luhan.” Ucap Yoona padaku. Aku panik melihat keadaan Yoona seperti ini tanpa pikir panjang aku langsung mengendong Yoona ala bridal.

Author POV

Luhan tidak mempedulikan lagi dengan keadaan sekitarnya yang penting sekarang ia bisa membawa Yoona ke UKS. Setelah Luhan membaringkan Yoona di kasur petugas UKS langsung bertindak. “Luhan-ssi sebaiknya sekarang kau kelas. Urusan Yoona biar kami yang urus apa ada pesan yang mau disampaikan?” Tanya petugas UKS kepada Luhan

“Anni. Jaga Yoona baik-baik saja. Kamsahamnida.” Ucap Luhan sambil membungkuk kepada petugas UKS.

Luhan POV

Entah mengapa tiba-tiba saja aku jadi peduli dengan Park Yoona, aku juga tidak focus dijam pertama ini. “Semuanya Seo Songsaenim tidak bisa hadir dan dia juga tidak meninggalkan tugas jadi jam pelanjarannya kosong.” Ucap ketua kelas. Aku yang mendengarnya langsung bergegas ke UKS, ternyata Yoona belum juga siuman, aku yang panic hampir menelpon Tiffany Ahjuma.”Luhan-ssi.” Panggil Yoona.

“Ne? Yoona-ya? Kau sudah sadar?” Tanya ku yang khawatir, jujur aku selalu memamggilnya dengan embel-embel ya atau ah tapi dia selalu memanggilku dengan embel-embel ssi. “Ne. Apa kau menunggu daritadi.?” “Anni. Tadi petugas menyuruhku untuk ke kelas dan dia yang menjaga mu.” “Oh.. jinjja? Lalu mengapa sekarang kau ada disini?” Tanya Yoona. “Jam kedua kosong jadi aku memutuskan untuk melihat keadaanmu.” Ucapku.

Aku dan Yoona memang satu kelas tapi kami jarang sekali berkomunikasi bahkan untuk say hi saja hampir tidak pernah. “Luhan-ah.” Panggil Yoona yang membuatku sedikit kaget, karena tidak biasanya dia memanggilku dengan embel-embel ah. “Gomawo atas bantuan mu.” Ucap Yoona dengan ahhhh senyumannya yang sangat indah.

Aku pun cepat-cepat sadar dari lamunanku. “Ne. Apa kau sudah merasa lebih baik.?” Tanyaku penasaran. “Ne.” Ucapnya singkat. “Apa kau mau kembali ke kelas atau masih mau disini untuk istirahat?” Tanyaku pada Yoona. “Emmmm, aku sudah merasa lebih baik, aku akan kembali ke kelas saja.” Jelas Yoona. Saat Yoona mencoba berdiri dari posisi duduknya ternyata belum seimbang, dengan cepat aku berhasil menangkap Yoona dengan wajahku berdektan dengan wajahnya bahkan hidung kami bersentuhan. Jujur ini pertama kalinya aku menyentuh tubuh Yoona ternyata pinggangnya sangat ramping.

 

TBC~

 

19 thoughts on “[Freelance] The Tragedy of 14 February (Chapter 1)‏

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s