[Freelance] Kim Sister – First Day – (Chapter 1)

vanilatte-206

Kim Sister (First day)

Writen by Vanilatte

Starring Kim Taeyeon, Jung Sooyeon, Xi Luhan, and Wu Yifan

Other Cast
Park Soora (OC), Park Hara (OC), other members SNSD, CL 2ne1

 Length
Multichapter

Rating
Rating For Teens

Genre
Romance, Family, Brothership, Friendship, School-Life, AU, and little bit Comedy

Disclaimer
This Fanfic is inspired from the Movie i’ve ever seen, Comics and Other Fanfic i’ve ever read Only borrow the Casts I’m sorry, if there are similarities between the story, That happens because INCIDENTAL And most importanly, This Fanfic is MINE! So, There is no such thing as ‘PLAGIARISM’!!!

 HAPPY READING !!!
– DON’T FORGET TO RCL xD !!!
*Sorry for typo

(c) Vanilatte – 2014

Credit Poster : Fearimaway @ssoopuding.wordpress.com

**********

PREVIOUS LAST CHAPTER

3 menit telah berlalu. Selama itu juga, Sooyeon dan Taeyeon duduk di kursi tunggu di dekat ruang musik ditambah perhatian orang – orang tersita melihat Sooyeon dan Taeyeeon.. Taeyeon sibuk mendengarkan lagu Ariana Grande. Sedangkan Sooyeon sibuk memperhatikan sekitarnya sambil mengerucutkan bibirnya. Tiba – tiba mata Sooyeon terkunci rapat kepada sosok pria berpostur tubuh tinggi dengan wajah yang mirip dengan karakter anime buatan Jepang. Sooyeon merasa sangat familiar dengan pria itu.

“Wu.. K.. Kris.. Kris Wu…”

 

CHAPTER 1

Author’s POV

 

“Wu.. K.. Kris.. Kris Wu…” mata Sooyeon membulat kaget melihat pria tersebut. Sooyeon masih ingat bahkan sangat ingat akan sedikit kenangan masa kecilnya dengan pria tersebut. Kris Wu, pangeran penyelamat masa kecil Sooyeon dulu dan bahkan cinta pertama Sooyeon. Jantung Sooyeon masih seperti dulu saat bertemu dengan pria bermarga Wu tersebut, berdetak sangat kencang.

“Taeyeon-ah! Taeyeon-ah!” seru Sooyeon sambil mengguncang bahu Taeyeon dan langsung dibalas tatapan apa dari sang empunya.

“Dia! Dia! Kau tahu maksudku kan Taeyeon-ah?!” timpal Sooyeon sambil menunjukkan wajah tidak sabar. Taeyeon yang awalnya tidak mengerti arah pembicaraan Sooyeon mulai tahu maksud dari ucapan Sooyeon. Siapa lagi kalau bukan Kris Wu?

“Kris Wu kembali Taeyeon-ah! Baru saja ia berhenti di ruang sebelah, sekarang ia berlalu entah kemana! Bagaimana ini Taeyeon-ah? Apakah ia sekarang sudah punya pacar? Apakah ia dijodohkan dengan seseorang? Apakah dia ingat denganku? Atau bahkan lupa? Lalu, apakah dia ingat namaku? Ingat kebiasaanku? Ingat panggilan yang biasa ia sebut untukku? Ingat semua tentangku?” tanya Sooyeon gelisah kepada Taeyeon.

Eonni, tenanglah! Ingat ucapan yang sering aku ucapkan saat eonni ingat dengan Kris oppa? Kenangan yang sangat indah sangat susah terlupakan, bahkan selalu teringat di memori kita! Aku yakin, Kris oppa pasti ingat dengan eonni, hanya saja butuh waktu untuk mengingat siapa itu Kim Sooyeon!” kata Taeyeon tersenyum menenangkan Sooyeon sambil mengusap punggung Sooyeon.

“Ingat eonni, semua itu butuh waktu yang tepat.” timpal Taeyeon.

 

Kim Sister – © vanilatte 2014

 

“Tok… Tok… Tok…” suara ketukan pintu kayu menggema di kamar yang berada di lantai 3.

“Silahkan masuk!” jawab orang yang berada di dalam kamar bertajuk 129 tersebut.

Dan terlihatlah dua kakak-beradik pindahan dari New York yang cantik nan menawan tersebut. Bahkan, karena kepindahan kedua gadis tersebut, warga-warga sekolah sangat heboh akan kedatangan dua gadis yang sangat mempedulikan fashion tersebut. Mereka berdua sengaja menggunakan pakaian yang sama namun, mereka berdua membuat rambut dan warna mantel dan celana mereka berdua berbeda.

Annyeonghaseyo! Lee Chaerin bilang bahwa ini kamar nomer 129 jadi, otomatis ini adalah kamar baruku dan kakakku! And by the way, namaku Kim Taeyeon cukup panggil Taeyeon! Senang bisa berkenalan dan satu kamar dengan kalian semua!” sapa Taeyeon spontan kepada orang-orang yang ada di kamar.

And my name is Kim Sooyeon, just call me Sooyeon! Taeyeon’s sister!” kata Sooyeon sambil melambaikan tangannya ramah.

So, kalian Sooyeon dan Taeyeon? Welcome!!! Aku sering sekali mendengar tentang kalian berdua! Kim Yunho and Kwon BoA’s daughter right? Namaku Hwang Miyoung panggil saja Miyoung! Dulu, aku tinggal di Amerika, San Francisco tepatnya! Salam kenal! Oh, ya! Perkenalkan 6 teman-temanku ini, itu Hyoyeon, lalu Yoona, Yuri, Sooyoung, Sunny, dan Seohyun!” kata Miyoung tersenyum manis sambil memperkenalkan enam teman-temannya mulai dari kanan ke kiri.

“Wah… annyeong!!!” sapa Sooyeon dan Taeyeon bersamaan.

By the way, kalian berdua ramah juga! Saat aku melihat kalian berdua diberita kalian sangat berbeda! Tidak seperti ini!” kata Sooyoung to the point.

“Apakah seburuk itukah kami?” tanya Taeyeon sambil mengerucutkan bibirnya.

Aniya! Maksudnya, saat kalian diberita, kalian sangat dingin dan terkesan angkuh. Tapi, nyatanya kalian sangat ramah dan baik hati!” kata Seohyun cepat-cepat.

Aigoo, Taeyeon hanya bercanda! Jangan terlalu dipikirkan seserius itu Seohyun-ah!” seru Sooyeon sambil tersenyum kearah Seohyun.

“Tok… Tok… Tok…” untuk kedua kalinya pintu kayu kamar 129 terketuk kembali. Dengan segera Hyoyeon langsung membukakan pintu karena ia tahu saat ini siapa yang kemari ke kamar bertajuk 129 tersebut.

Gamsahamnida nona Hyoyeon Kim untuk sudah membukakan pintu untuk saya! Jadi, nona-nona muda, kalian pasti tahu kan mengapa saya datang berkunjung kemari?” kata wanita paruh baya bermarga Lee tersebut sambil tersenyum miring melihat 9 gadis yang ada dihadapannya.

‘Hi… sungguh wanita paruh baya yang mengerikan! Aku bersumpah tidak akan menjadi ibu sepertinya! Killer Songsaenim!’ batin Sooyeon bergedik ngeri melihat wanita paruh baya tersebut.

Wanita paruh baya tersebut sibuk mengelilingi kamar dengan wallpaper floral tersebut. Gerakan kakinya sengaja ia buat lambat untuk mengecek adakah sesuatu yang aneh di kamar ini. Terkadang, tangannya membuka-buka laci dan mengangkat selimut atau buku yang menutupi sesuatu.

“Jadi, saya rasa tidak ada barang mencurigakan di kamar ini! Selamat untuk kalian, nona-nona muda! Dan saya hampir lupa untuk kalian berdua, Kim Sooyeon dan Kim Taeyeon, saya sudah bawakan seragam lengkap dengan kaos kaki bawah lutut. Sebentar lagi bel sekolah berbunyi, jadi cepatlah karena ini hari pertama kalian sekolah!” seru Lee Songsaenim sambil berlalu pergi meninggalkan 9 gadis muda yang melihatnya ngeri.

So, Ini adalah hari pertama kalian masuk di sekolah ini bukan? Show your good looking Sis! Kami akan menunggu kalian diluar!” kata Miyoung sambil menyerahkan seragam kepada Taeyeon dan Sooyeon lalu pergi ke luar kamar untuk menunggu Sooyeon dan Taeyeon.

Dengan segera Taeyeon dan Sooyeon melesat ke kamar mandi untuk mengganti pakaian mereka. Good looking itu harus untuk dua gadis bernama Kim Sooyeon dan Kim Taeyeon. Mereka berdua pastikan mereka berbeda dari yang lain. Sarapan pagi satu sekolah adalah peluang untuk mereka berdua untuk memberitahu bahwa mereka berdua berbeda sangat berbeda dari yang lainnya.

5 menit telah berlalu. Sooyeon dan Taeyeon juga telah selesai berpakaian. Mereka berdua keluar dari kamar menuju depan kamar.

“Hey semua! Ayo! Bukannya kita harus cepat?” kata Taeyeon yang berada di belakang Miyoung, Hyoyeon, Yoona, Sooyoung, Yuri, Sunny, dan Seohyun. Mereka berenam segera membalikkan badan untuk melihat penampilan Taeyeon dan Sooyeon.

Are you kidding me?! Oh My God!! Masih sempat-sempatnya kalian seperti itu! Kompak sekali pula! Apakah kalian melakukan telepati?” tanya Miyoung kaget melihat penampilan kakak-beradik dengan marga Kim tersebut.

“Kemeja putih yang seharusnya kalian keluarkan justru kalian masukkan! Rok yang seharusnya selutut justru kalian buat diatas lutut! Jas yang seharusnya kalian kancingkan justu kalian buka! Kaos kaki yang seharusnya pas di bawah lutut justru kalian buat semata kaki! Dan seharusnya sepatu kalian berdua itu flat shoes bukan sepatu boot dengan heels 5 cm! Kalian gila! Kalian tahu? Dasi dan rambut kalian saja yang normal!” timpal Sunny yang meihat penampilan Taeyeon dan Sooyeon dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Wae? Salah kah?” tanya Sooyeon sambil mengembungkan pipinya.

“Tentu saja Sa–”

“Teng… Teng… Teng…” bunyi bel sekolah memotong ucapan 6 gadis yang masih speechless melihat Taeyeon dan Sooyeon. Bunyi bel berarti sebentar lagi sarapan pagi akan dimulai.

 

Kim Sister – © vanilatte 2014

 

Sembilan gadis cantik yang sedang melewati koridor sekolah mewah tersebut. Semua mata hanya tertuju kepada Sembilan gadis tersebut apalagi, Sooyeon dan Taeyeon. Bahkan, mata elang dan mata rusa milik pria terpopuler di sekolah ini terhipnotis dengan dua gadis baru tersebut. Siapa lagi kalau bukan Xi Luhan dan Kris Wu?

Selain karena kecantikan Sooyeon dan Taeyeon, mereka juga memperhatikan gaya berpakaian mereka berdua, warna rambut mereka yang tidak hitam pekat, gaya bicara mereka, gaya berjalan mereka bak model yang sedang berjalan di catwalk, dan cara Sooyeon dan Taeyeon menjaga image dirinya sendiri. Hanya satu kata yang bisa mendiskripsikan Sooyeon dan Taeyeon, perfect.

Dan akhirnya, sampailah Sooyeon, Taeyeon, dan keenam temannya ke ruang yang sangat besar dengan meja-meja yang ditata sedemikian pula dan kursi-kursi klasik yang juga mempercantik ruangan tersebut. Yoona mengajak mereka untuk duduk di dekat meja yang biasa digunakan oleh kepala & wakil kepala sekolah dan ketua-ketua organisasi di sekolah. Yoona berniat untuk memberitahukan lebih banyak tentang sekolah asrama putra dan putri terbaik se-Korea Selatan tersebut.

“Jadi, disini juga ada kakak-beradik yang hampir sama seperti kalian. Hanya saja, mereka sangat angkuh dan licik! Dan yang paling aku benci dari mereka berdua adalah mereka berdua orang yang sangat perfectionist! Ah.. dan juga, mereka sangat benci dengan gadis yang berani mendekati pangeran mereka, Luhan dan Kris! Padahal, Luhan dan Kris tidak punya hubungan khusus apapun bahkan sangat benci dengan gadis sombong nan menyebalkan macam Park Soora dan Park Hara!” kata Yoona sambil mendengus kesal melihat dua gadis yang ada diseberangnya.

‘Mwo?! Kris oppa pangeran mereka?! Dasar gadis genit dan tidak peka! Cih! Tidak akan aku biarkan! Kris oppa hanya untuk Sooyeon eonni! Tunggu tanggal mainku gadis genit!’ batin Taeyeon sambil tersenyum miring melihat gadis berambut panjang hitam yang sedang duduk di sebelah Kris.

 

Kim Sister – © vanilatte 2014

 

Tap

Tap

Tap

Suara sepatu Taeyeon dan Sooyeon terdengar di keramaian koridor sekolah. Gaya jalannya yang terkesan angkuh dan dingin. Tatapannya penuh kebencian dan menantang. Saat Taeyeon dan Sooyeon sangat pas berada di tengah koridor, terlihatlah dua gadis bermarga Park memberhentikan langkah mereka.

“Aww… jadi, ini yang namanya Kim Taeyeon dan Kim Sooyeon? Perkenalkan,aku wakil ketua OSIS disini! Park Soora!” kata Soora angkuh sambil mengulurkan tangannya tidak tulus.

“Ya, Aku memang Kim Sooyeon dan sebelahku adalah Kim Taeyeon! Anak dari Kim Yunho, CEO Kim Company, company terkenal dan tersukses se-Asia dan anak dari Kwon BoA, designer terkenal di seluruh penjuru dunia! Dan kau nona Park, kau tidak perlu menyombongkan diri kalau kau wakil ketua OSIS! Aku tidak tertarik dan tidak akan pernah mengatakan kata WOW untukmu. Oh, ya satu lagi! Jangan menghalangi langkahku dan langkah adikku nona muda!” kata Sooyeon sarkatis sambil menepis tangan Soora.

“Wow, calm down my lovely sista! Aku hanya ingin mengatakan kalau kau bersekolah disini, jangan pernah sekali-sekali kau menggunakan pakaian minim, jangan pernah mewarnai rambutmu, dan jaga sikapmu Kim Sooyeon!” jawab Soora sambil melihat Sooyeon dengan pandangan penuh kebencian.

“Apakah itu masalahmu, Park Soora? Masa bodoh aku mau menggunakan baju seperti apa dan warna rambutku seperti apa! Sepertinya aku perlu membelikanmu cermin jumbo untukmu agar kau bisa bercermin kau itu seperti apa!” kata Sooyeon sangat santai sambil berlalu dan sengaja menabrak pundak Soora.

“Ya ya ya! Terserah kau Kim Sooyeon, nona muda manja dan tidak tahu diri! Tapi, ada satu hal yang ingin aku camkan untukmu dan adikmu! Jauhi Kris Wu dan Xi Luhan, gadis manja!” seru Soora sambil pergi kearah yang berlawanan dengan Sooyeon.

‘Kau pikir aku takut huh? So, we are rival right?’ batin Sooyeon sambil memutar kepalanya ke belakang melihat Soora yang sudah berlalu pergi sambil tersenyum meremehkan.

 

Kim Sister – © vanilatte 2014

 

“Jadi, hari ini kita kedatangan teman baru pindahan dari New York, Amerika Serikat. Namanya Kim Sooyeon, kalian bisa panggil dia Sooyeon.” Kata Kang Songsaenim memperkenalkan murid barunya kepada murid-murid lainnya.

Annyeonghaseyo!!! Sooyeon imnida!!! Salam kenal semuanya! Aku harap kita bisa berteman baik!!!” sapa Sooyeon ramah sambil tersenyum manis melihat teman-teman barunya.

“Sooyeon, kau bisa duduk disebelah Kris Wu!” lanjut Kang Songsaenim sambil menunjuk meja paling pojok belakang bagian kanan.

Deg

“Oh..oh.. n..nesongsaeni…nim!” jawab Sooyeon terbata-bata sambil bejalan pelan menuju meja paling pojok belakang bagian kanan.

Deg

Deg

Deg

Jantung Sooyeon berdegup semakin kencang saat ia hampir duduk disebelah Kris Wu. Sooyeon hanya berharap kepada Tuhan untuk membuat dirinya biasa saja dan tidak membuat jantung Sooyeon berdegup semakin kencang.

“Hey! Sooyeon-ssi!!! Perkenalkan, aku Kris Wu!” sapa Kris sambil tersenyum kecil melihat teman barunya sekarang sudah duduk disebelahnya.

‘Ya ampun! Kris oppa saja memanggilku dengan embel-embel ssi! aku rasa ia benar-benar lupa denganku!’ batin Sooyeon sambil melihat Kris gemas.

“Oh, hey Kris-ssi!” jawab Sooyeon pendek.

“Apakah aku boleh mengatakan sesuatu tentangmu?” tanya Kris yang dijawab dengan anggukan singkat dari Sooyeon.

“Apakah dulu kita pernah saling mengenal? Sepertinya, aku sangat familiar dengan wajahmu, Kim Sooyeon! Aku rasa aku pernah sangat mengenal dan dekat denganmu!” kata Kris sambil tersenyum manis melihat Sooyeon.

Jantung Sooyeon berdegup sangat kencang. Adakah kesempatan untuknya? Untuk Sooyeon meneruskan cerita cintanya dengan pangeran masa kecilnya sekaligus cinta pertamanya, Kris Wu? Sooyeon serasa melayang saat mendengar kata  ‘ aku rasa aku pernah sangat mengenal dan dekat denganmu’ keluar dari mulut pria berdarah Cina – Canada tersebut. Tapi, ada suatu hal yang mengganjal di hati Sooyeon. Sooyeon ingin Kris tahu sendiri bahwa ia dan Kris punya kenangan indah di masa lalu bukan Sooyeon yang memberitahu.

 

 

TBC

Preview Chapter 2 (Boys! Boys! Boys!)

“Hey, kau! Bisakah kau ambilkan bolaku?”

“Kau tidak tahu siapa aku?! Baiklah, aku beri tahu! Namaku Xi Luhan, panggil saja Luhan!”

“Aku sedang mengerjakan tugas dari Kang Songsaenim yaitu membuat lagu! Kau tahu? Di hari pertama ini aku sudah punya banyak sekali tugas! Sekolah asrama membuatku gila!”

‘Aigoo… kyeopta!!!’

“Kau ingin aku bantu?”

“Siapa kau? Ibuku? Ayahku? Kakakku? Bukan kan? Jadi, berhenti untuk menyuruhku dan jangan melarang hak ku!”

“Aku akan berkata kasar dan tidak formal karena aku tahu siapa orang yang menjadi lawan bicaraku!”

“Jauhi dia atau kau akan menanggung akibatnya?”

“Terserah!”

“Kris dan Sooyeon!”

“Menurutmu apa?”

“Kau tahu? Aku sangat familiar dengan suaramu!”

“Besok adalah hari Sabtu, kau ingin pergi bersamaku?”

“Tentu saja!”

 

A/N
Hey! Adakah yang menunggu kelanjutan FF absurd ini? xD Mian yah! Baru bisa aku lanjut sekarang! Kemarin sibuk try out, ulangan harian, ulangan semester, dan les. Maklumi sajalah! Kan aku mau UN T.T Oh, iya! Kayaknya ini ff dai awal udah gaje sekarang tambah gaje deh =,= Maafkan author yang nista ini! By the way, ada yang tempe eh tahu Film atau movie judulnya “Wild Child” cast utamanya Emma Roberts! Nah, karena film itu, aku jadi terinspirasi untuk buat FF Kim Sister muehehehehe
Ya sudah, daripada mata kalian sakit semua baca A/N dari saya yang nista ini, saya sudahi dulu curhatan saya! Sampai ketemu di chapter 2 ya!!
NOTE : KARENA AUTHORNYA LAGI BAEK /huwek/ JADINYA AKU KASIH PRIVIEW CHAPTER 2 xD

Advertisements

30 thoughts on “[Freelance] Kim Sister – First Day – (Chapter 1)

  1. Akhirny d lanjut jugaa. Ud lama bngt nunggu kelanjutan ff ini! Bahkan sempet takut kl ff ini ga d lanjut. ㅠ.ㅠ
    ooh pantes ak ngerasa familiar ternyata bener terinspirasi dr wild child kk bagus kok thor! Ak sk taeng n sica d sini. Mereka terkesan arrogant n hostile tp sbnrny friendly n nice bngt! Ciee krisica dduk bareng >< smoga kris bs inget sica dh hehe taengsic kompak bngt dh aaaa so cute :3 d tunggu lanjutanny yaa
    Keep writing n fighting!

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s