[Drabble Collection] Love & Rain…

Gambar

 

Title

Love & Rain

Author

Fadila Setsuji

Genre

Romance

Length

Drabble

Cast

Baekhyun | Tiffany

Taeyeon | Kyungsoo

Hyoyeon | Lay

Sooyoung | Kris

Yuri | Suho

Sunny | Chen

 

Note

Ini ff lama yang baru berani author post sekarang. Semoga kalian suka 😀

 

~Happy Reading~

 

[Story 1]

 

Baek-Fanny

=A Smile when Raindrop=

“Payung bodoh!”

Dengan kesalnya kutendang payung kuning milikku itu hingga terpental cukup jauh dari tempatku berpijak. Saat ini hujan sedang turun dengan begitu derasnya, dan sialnya justru payung yang kubawa tak dapat kurasakan fungsinya, sama sekali. Payung itu telah dipenuhi lubang dan tentu saja itu bisa membuatku basah

“Ish, kenapa aku sial sekali hari ini?!”Rutukku. Tak kupedulikan beberapa pasang mata yang memandangiku. Biar saja, ini kan tempat umum dan lagipula semua mempunyai hak untuk mengekspresikan diri, yah walaupun aku sadar bentuk ekspresi kekesalanku ini cukup mengganggu. Untuk kali ini, aku masa bodoh!

“Ini payung milik siapa?”

Sebuah suara yang terdengar begitu lembut menarik perhatianku, manusia yang sejak tadi terus menggerutu tak jelas. Beberapa pasang mata selain aku juga ikut memandang ke sumber suara, tepatnya kepada sang pemilik suara indah itu- menurutku-

“Ini…. Payung…mu?”

Yeoja itu kini menatapku dengan manik indahnya itu. Sungguh, membuatku terpaku layaknya patung bernyawa. Dia…mempesona

“N-ne, itu….milikku”

“Bisakah aku memilikinya?”

“Eoh, n-ne….”

Gamsahamnida

Yeoja itu menampakkan lengkungan yang menarik kedua sudut bibirnya. Senyuman terindah dari seorang wanita…..

Yeoja itu lantas beranjak pergi, namun mulutku reflek melontarkan kata untuk menginterupsi langkah kaki jenjangnya itu

“tunggu”

Yeoja itu terhenti langkahnya dan kemudian berbalik menatapku

“Ne?”

“Bisakah…. Kau memberitahu…. Namamu?”

Yeoja itu kembali menampakkan lengkungan tipis di bibir pinknya itu. Senyuman yang terasa hangat dalam dinginnya suhu udara saat itu

=A Smile when Raindrop End=

 

[Story 2]

 

Kyung-Tae

=Jealous=

 

Nyanyian indah terdengar melantun dari balkon sebuah apartemen. Seorang pemuda tengah tersenyum berseri sembari terus melantunkan bait demi bait lagu tersebut. Dia tak sendirian, karena di sana seorang yeoja tengah tersenyum memandangi wajah sang namja dengan posisi yeoja itu menyandarkan kepala di bahu bidang namja tersebut

“Lagu yang bagus,Kyungsoo-ah”

“Tentu saja. Itu lagu ciptaanku”

“Jinjja? Kalau begitu apa judulnya?”

“Eum…. Tadinya akan kunamai sama dengan nama istriku, tapi….. tidak jadi”

Namja itu tersenyum dan kemudian mencubit pelan hidung sang yeoja, membuatnya terkekeh ketika wajah sang yeoja berubah menjadi cemberut

“Yak!”

“Judulnya…. Rain”

“Chagi…. Namai saja sesuai dengan nama istrimu ini~~”

Yeoja itu berusaha membujuk sang suami, namun namja itu-suaminya- hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya

“Oh, baiklah kaau begitu.KAU-TIDUR-DI-LUAR-MALAM-INI-BERSAMA-HUJAN!”

“Chagi, aku kan…..”

#Brak

Terdengar bunyi pintu yang dibanting. Namja itu terus saja menggerakan engsel pintu pada balkon apartemennya, namun tetap saja….

“CHAGI….. KAU TEGA SEKALI!!!”

=Jealous…End=

 

[Story 3]

 

Hyo-Lay

=When Raindrop,Walk With You….=

 

Musim hujan….

Musim yang memang sangat dibenci oleh Kim Hyoyeon. Kenapa? Karena di musim ini…..

“Hey, noona. Ayo cepat!”

Lay, adik tirinya itu akan menjemputnya. Dan seperti aturan yang diterapkan dalam ‘keluarga barunya’ itu, ‘pulang bersama ketika musim hujan’

Sungguh, Lay adalah makhluk yang paling ingin Hyeoyeon hindari. Karena menurutnya lay terlalu mengesalkan untuk ukuran seorang adik.

“Ne, kau berisik sekali”

“Yak! sekali lagi mengataiku berisik, kau kutinggal!”

“Ish”

.

.

.

Kini kami melangkah pulang dengan sebuah payung. Kulihat sejak tadi Lay terus saja menggaruki tengkuknya dan sesekali melirik kearahku. Aneh…

“Hei,Lay!”

“Eoh?”

“Kau ini…kenapa?”

“Bingung”

“Bingung, apa yang kau membuatmu bing-”

“Aku bingung noona. Harus mendahulukan hubungan kita sebagai saudara atau…. Mengutamakan perasaanku padamu”

“Hahaha,kau….MWO?”

Kupikir itu hanyalah sebuah gurauan belaka. Tapi…. Satu hal dari dirinya yang baru saja kuingat, Lay bukan tipe namja yang suka bergurau

=When Raindrop,We Walk Together Under a Umbrella End=

 

[Story 4]

 

Soo-Kris

=A Kiss When Raindrop=

 

Aku masih tidak bisa melupakan percakapan yang belum lama terjadi. Percakapan antara aku dan kedua temanku, mengenai… Kekasih terdahulunya Kris,Jung Jessica

#Flashback

Pagi itu, yang kulihat dua pasang mata yang aku kenal betul pemiliknya tengah berkumpul dan menceritakan sesuatu. Mereka membicarakan sesuatu yang sepertinya mereka tak ingin aku mengetahuinya, terbukti dengan mereka yang tiba tiba saja menghentikan obrolan mereka saat aku berdiri tepat di hadapan mereka

“Soo-”

Xiumin tertegun melihatku,begitupun dengan partner obrolnya Chanyeol. Mereka berdua ini teman baikku sejak kecil, dan anehnya kenapa bisa teman dekatku justru namja,bukannya yeoja

“YAK! KALIAN MEMBICARAKAN-HMP”

Kata kata yang baru saja akan meluncur dari mulutku terhenti ketika Xiumin dengan sigap membekap mulutku

“Ssst! Jangan berisik Soo, ini pembicaraan rahasia kami”Ujar Minseok

Dia melepas tangannya yang membekap mulutku karena dia tahu, takkan lama lagi akan kugigit tangannya.

“Memangnya apa yang-”

“Kau mengenal Jessica Jung kan?”Tanya Chanyeol tiba tiba

Deg

Nama itu…. Nama yang terkadang kudengar dari gumaman Kris saat namja itu melamun. Nama yang mungkin…. masih sangat berharga baginya….

“N-ne. Waeyo?”

“Yang kudengar…. Dulu, Kris pernah mencium Jessica saat mereka pulang bersama dibawah satu payung”

Kris…. dan Jesicca……

“I-itu wajar kan? Mereka kan saat itu berpa-”

“Kau terlalu sibuk dengan kegiatan karatemu itu”Ujar Minseok

“Maksudmu?”

“Ish, kau tidak tahu legenda siswa di sekolah ini yang ternyata berjodoh setelah berciuman di bawah satu payung saat hujan turun?”

“Legenda macam apa itu? Konyol!”

“Yah, terserah kau saja. Tapi yang jelas…. Jangan salahkan aku jika suatu hari nanti….. Kris dan Jessica akan kembali dan dia akan memutuskanmu!”

#Flashback End

Tadinya topik obrolan itu hanya kuanggap sebagai gurauan saja. Namun ternyata, justru obrolan yang kuanggap sepele itu yang kini terus mengganggu pikiranku. Bahkan semakin mengganggu hingga saat ini. Saat dimana aku pulang bersama Kris dengan payung miliknya.

Ini pertama kalinya sejak masa berpacaranku dengannya, dia mengajakku untuk pulang bersama. Entah harus bagaimana perasaanku saat ini, haruskah senang? Atau haruskah aku bersedih?

“Bagaimana…. Tadi di sekolah?”

Pertanyaan itu membuatku terlonjak. Kutatap sang pemberi pertanyaan itu, namun wajahnya tak begitu bisa kulihat jelas karena… Dia saat ini tengah memalingkan wajah sambil menggaruki tengkuknya

“Eum…. Seperti biasa, kau sendiri?”

Kris tak lantas menjawab pertanyaanku.. Untuk sejenak, namja yang kini menjadi kekasihku itu terlarut dalam kebisuan. Hingga….

“Aku…. Juga baik, hanya saja…. Tadi aku….”

Apa? Apa yang kira kira kelanjutannya….

“Terus memikirkanmu”

Benarkah yng kudengar ini? Apa mungkin… Ini hanya semu yang diciptakan cuaca saat hujan?

Aku tak ingin memastikan kebenaran itu, karena kini…. Kris tengah membuatku seperti layaknya patung bernyawa. Angin yang berhembus dan deru nafas Kris… Bisa kurasakan secara bersamaan menerpa permukaan kulitku

Dia menghapus jarak kami dan juga…. Keraguanku terhadapnya

=A Kiss When Raindrop End=

 

[Story 5]

 

Chen-Sun

=Rain & You make Me Forget… =

 

Sunny menggerutu sejak tadi. Pasalnya, hari ini yeoja itu-Sunny- harus sudah menyelesaikan penelitian objek di taman untuk tugasnya. Sayang, karena hujan yang turun mendadak, Sunny batal meneliti di taman dan terpaksa berteduh. Oke, ini hari yang sial untuknya. Namun kesialannya itu sepertinya akan berlanjut keesokan harinya, mengingat tugas itu akan dikumpulkan keesokan harinya.

“Hah~~”

Sunny mendesah pasrah sembari menengadahkan tangannya, menampung tetes air hujan yang kemudian memenuhi tangannya dengan cepat.

“Sunny Sunbae…. Annyeonghaseyo

Sebuah suara membuat Sunny melonjak kaget hingga tak sengaja menumpahkan(?) air hujan di tangannya tepat di buku yang digenggam oleh si pemilik suara tersebut

“Aigo,bukunya”

“Ah, mianhae…”Ujar Sunny dengan wajah panik

“Gwenchana”

“Tapi…. Bukumu…..”

“Ah, ini…. bukan buku milikku…. Tapi”

Si pemilik suara tersebut menggaruki tengkuknya selama beberapa detik dan kemudian menatap yeoja bertubuh mungil itu sambil tersenyum

“Ini… Milikmu,sunbae. Aku menemukannya kemarin”

Sunny menampakkan sengirannya dan kini ikut menggaruki tengkuknya. Keduanya kini tengah tersenyum malu

“Eum…. Sunbae”

“Wae?”

“Jika tidak keberatan…. Aku ingin berbagi payung denganmu”

Sepasang netra milik Sunny membesar saking kagetnya mendengar ucapan chen barusan. Dan dengan malu malu, Sunny menganggukan kepalanya

Chen pun segera merentangkan(?) payungnya dan akhirnya kedua insan itu berjalan beriringan dibawah sebuah payung

Sunny , yeoja itu sejenak terhanyut dalam perasaannya

“Sunbae…..”

“Ne?”

“Kau sedang apa…. di taman tadi?”

“Aku……”

Sunny terhenyak dan…..

“AKU LUPA! PENELITIANKU!!!”

Momen indah layaknya drama romantis berakhir dengan Sunny yang kembali berlari kearah taman dengan Chen berlari menyusulnya

=Rain & You make Me Forget… End=

 

[Story 6]

 

Yuri-Suho

=Rain,Incident & A Kiss…=

 

“Sam….. Ini kan hari minggu”

Kwon Yuri, yeoja yang harus menerima kenyataan bahwa dialah pelajar-mungkin satu satunya- yang tidak akan lagi menikmati minggu sebagai hari libur. Pasalnya dia-Yuri- harus privat matematika dengan Suho, songsaengnimnya.

“Jangan pikirkan hari minggu sebelum nilaimu lebih baik, Kwon Yuri”

Ucapan pedas Suho songsaengnim membuatnya mengerucutkan bibir mungilnya itu. Malangnya nasibku, itu yang terlintas di pikiran yeoja dengan nilai matematika terendah di kelasnya itu

“Ne,chagiya~~”

Ucapan Yuri barusan membuat Suho mendelik tajam padanya, namun Yuri tak peduli.

“Wae?”Tanya Yuri

“A-aniyo”

.

.

.

Kurang lebih lima jam telah dihabiskan Yuri di kamar Suho untuk mengerjakan kumpula soal matematika. Yeoja itu menatap kumpulan soal tersebut dengan malas, hingga….

“Wah, hujan”

Yuri berlari menuju balkon kamar Suho untuk menyaksikan tetes tetes hujan lebih dekat. Sayangnya, dia ceroboh-menginjak pena yang tergeletak- dan dia pun tergelincir. Sukses membentur ubin yang terpasang di lantai

“APPO!!!”

.

.

.

“Makanya, jangan  nakal saat kutinggal”Suho menasehati Yuri

“Tapi kan…. Aku hanya ingin melihat hujan dari dekat”

“Kekanakan”

“Biar saja”” -,-

Suho, namja itu tengah mengobati hidung Yuri yang mengeluarkan darah akibat terjatuh tadi. Dan Yuri? yeoja itu masih saja melayangkan pandangannya ke arah balkon-tepatnya pada hujan-

“Ingin melihat hujan bersamaku?”

“Ne? Bukannya kau-”

Suho tak menghiraukan yeojachingunya itu. Digendongnya Yuri ala bride menuju balkon

Dan keduanya menikmati pemandangan itu, terlebih Yuri yang kini tersenyum senang karena… Hujan…. dan….. Suho Songsaengnim

“Sam….”

“Eoh?”

“Turunkan aku….”

“Arra”

Suho menurunkan tubuh Yuri secara perlahan. Dilihatnya wajah Yuri yang tengah tersenyum memandangi tetes hujan yang berjatuhan.

Nalurinya sebagai kekasih(?) lantas memanggil Suho untuk mengeliminasi jaraknya dan Yuri. Hingga akhirnya….

Chu~~

=Rain,Incident &A Kiss… End=

~~~~~~~~The End~~~~~~~~

 

 

15 thoughts on “[Drabble Collection] Love & Rain…

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s