[Freelance] My Schoolife (Chapter 2)

 t_8b427cc595c941eea1998edd1b79e1bc_

Title : My Schoolife

Author : Jung Soo Hee

Lenght : Multichapter

Rating : PG-15

Genre : Romance, Friendship

Cast : SNSD , EXO MEMBER

Note           :   Entah author lagi suka sama schoolife gitu. Warning typo dan garing dan bete dan bosan yaa readers. Let’see http://sooheej.wordpress.com/

————————-

Aku yang penasaran langsung menorobos masuk pintu tapi tenaga Kai lebih besar. “Kai-ah. Kau sudah besar sekarang, kenalkan pada noonamu inilah~”Goda ku pada Kai. “Noona bisa saja. Tunggu waktu yang tepat baru ku kenalkan padamu. Sudah malam noona lebih baik kau tidur.” Ucap Kai sambil membalikan badanku sehingga membelakanginya. Aku hanya bisa tertawa melihat tingkahnya yang lucu.

Bisa dibilang aku jarang sekali bertengkar dengannya karena kami bersikap layaknya teman. 

Yoona POV

LUHAN. Entah mengapa tiba-tiba aku memikirkan nama itu padahal sudah jelas nama dia ku coret dari daftar namja yang aku suka. Mengingat tingkahnya membuat ku semakin benci dengannya tapi… ah sudahlah untuk apa membuang waktu tidurku untuk memikirkan namja yang tidak jelas itu apalagi banyak fangirl nya di sekolah.

05.00 AM

Jam ku berdering, dan saatnya untuk membuat sarapan untukku dan Jong In ku. Kali ini aku hanya menggoreng nasi  ya hanya itu kemampuan ku selain merebus air,memasak ramyun, menggoreng telur. Tiba-tiba aku ingat dengan Taeyeon, maka aku akan membuatkan nasi goring untuknya juga kuharap dia menyukainya. Seusai memasak aku bergegas mandi lalu membangunkan Kai. “Kai-ah~ kau mau sarapan sekarang atau nanti?” Tanya ku pada Kai. “Hoaammm nanti saja noona aku masih ngantuk.” Ucap Kai sambil menarik selimutnya. “Arraseo, jangan terlalu siang bangunnya supaya sarapannya tidak dingin. Aku sarapan dulu lalu langsung berangkat untuk test.” Ucap ku. “Arraseo noona. Semoga kau bisa mengerjakan soal mu. Saranghae~.” Ucap Kai yang setengah sadar.

Aku pun langsung melahap nasi gorengku rasanya enak sekali! Mungkin karena aku lapar jadi apapun makannya pasti enak hahaha. Aku menyiapkan nasi goring untuk Taeyeon dan untuk ku saat istirahat nanti. Tiba-tiba handphone ku berdering.

“Yoona-a apa kau sudah siap? Kutunggu di depan jalan Dongguk. Annyeong~” 06.08 AM

“Eo. Arraseo! Sampai bertemu disana~” 06.08 AM

“Ne.” 06.09AM

Aku langsung menggunakan sepatuku dan bergegas ke tempat dimana aku dan Taeyeon akan bertemu. “Taeyeon-ah!!” Teriakku kepada Taeyeon. “Yoona-ah! Annyeong.” Sapa Taeyeon padaku.

Author POV

Kini Taeyeon dan Yoona beriringan menggoes sepeda mereka, akhirnya sampai di SM High School. “Taeyeon-ya!” Tiba-tiba ada seseorang yang memanggil nama Taeyeon reflek Taeyeon dan Yoona menengok kearah sumber suara. “Ne? Eomma? Ada apa?” Ternyata yang memanggil adalah Hwang Mi Young atau yang biasa akrab dipanggil Tiffany. “Eomma lupa membawakan makan siangmu dan eomma nanti siang aka nada rapat.” Ucap Tiffany. “Gwaenchana eomma aku akan membeli makan siang di kantin.” Ucap Taeyeon. “Baiklah. Emm nugu?” Tanya Tiffany kepada seorang yeoja ada disamping Taeyeon.

“Annyeonghaseo. Yoona imnida.” Ucap Yoona kepada Tiffany. “Eomma dia temanku, kami berkenalan saat test kemarin.” Jelas Taeyeon kepada eommanya. “Ohh. Ne annyeonghaseo.” Sapa balik Tiffany.

Kini mereka sudah berada diruangan test mereka. Soal demi soal dapat mereka takhlukan dengan baik kini tiba saatnya untuk istirahat. “Taeyeon-ah, aku membawa nasi goring untukmu apa kau mau makan bersamaku?” Tanya Yoona pada Taeyeon. “Tentu saja! Nanti akan kutraktir di kedai kopi.” Ucap Taeyeon kepada Yoona. Mereka pun bergegas ke kantin untuk memakan nasi gorengnya

“Emmmmm, nasi gorengnya enak sekali, kau yang memasaknya?” Tanya Taeyeon yang asik melahap makannya. “Ne. Jinnja? Gomawo~” Ucap Yoona dengan senyuman manisnya. Saat mereka mau makan nasi goring suap terakhir tiba-tiba tempat makan Yoona dan Taeyeon dilempar begitu saja. Reflek Taeyeon berteriak.”YA! Apa yang kau lakukan? Ada masalah?” Tiba-tiba suasana kantin menjadi hening.

“Apakah CALON MURID seperti kalian pantas makan disini?” Ucap yeoja yang bernama Yuri. “Lalu? Apa itu jadi masalah YURI SUNBAENIM? Kau bisa menegur kami secara baik-baik.” Ucap Taeyeon sambil menekan kata yuri sunbaenim. “Menegur kalian secara baik-baik? CALON MURID seperti kalian tidak pantas diperlakukan secara baik-baik.” Ucap Yuri. Tanpa mempedulikan kata-kata Yuri Taeyeon langsung mengambil tempat makan yang dilempar oleh Yuri dan Taeyeon langsung bergegas pergi bersama Yoona

“YA! Aku belum selesai bicara dengan kalian!” Ucap Yuri. Sepanjang perjalanan Yoona dan Taeyeon saling bungkam sampai akhirnya ada sekelompok namja yang menghampiri mereka. “Keberanianmu lumayan juga. Siapa namamu?” Tanya seorang namja. Namja ini dan teman yang lainnya yang kemarin melihat pertengkaran antara Taeyeon dan Yuri. Taeyeon hanya menatapnya tajam lalu melanjutkan jalannya bersama Yoona.

Tapi tangan Taeyeon ditahan oleh namja ini. “Apakah ini caramu memperlakukan sunbenim mu?” Tanya namja ini. Taeyeon terus berusaha melepaskan genggaman namja asing ini akhirnya Taeyeon pun mengalah dan akhirnya dia menjawab pertayaan sunbaenya ini. “Namaku Taeyeon. Hwang Taeyeon.” Ucapnya dengan jelas berharap namja ini tidak semakin banyak bertanya.

“Apa kau tidak tertarik untuk mengetahui namaku Taeyeon?” Tanya namja ini seketika itu juga Taeyeon menatap mata namja itu. DEG! Tiba-tiba detak jantung Taeyeon tidak beraturan. “Apakah ini caramu memperlakukan calon dongsaeng mu?” Ucap Taeyeon yang hampir sama ucapannya dengan namja ini. Namja ini kaget dengan ucapan Taeyeon tapi itu tidak membuat namja ini menyerah dia malah mendekatkan wajahnya kearah Taeyeon dan membisikan namanya di telinga Taeyeon. “Namaku Baekhyun. Byun Baekhyun.Ingat itu baik-baik Taeyeon.”

Saat namja yang bernama Baekhyun ini membisikan sesuatu ke telinga Taeyeon. Yoona hanya bisa terpaku sambil mengengam tempat makannya erat, tapi ada ‘penampakan’ yang muncul dibalik tubuh Baekhyun ternyata ada Luhan namja yang tidak diharapkan Yoona. Luhan tiba-tiba menatap Yoona dengan lekat tapi itu tidak membuat Yoona luluh, malah Yoona menatapnya tajam lalu mengalihkan tatapanna ke Taeyeon.

Setelah Baekhyun sukses mengetahui nama Taeyeon, Yoona langsung menarik tangan Taeyeon dan pergi. Taeyeon kaget dengan perlakuan Yoona karena yang ia tahu Yoona jarang melakukan hal seperti ini. Setelah mereka kembali ke kelas untuk melakukan test yang kedua ada penguman dari songsaenim yang menjaga mereka selama test. “5 hari lagi kalian akan mengetahui apakah kalian layak masuk di SM High School atau tidak bersekolah disini.” Ucap songsaenim, semua calon siswa hanya mengangguk. Akhirnya test mereka tekah usai

“Yoona, apa mau langsung ke atm dulu?” Atm ada disebrang sekolah dan kedai Kopi berada di sebelah sekolah.” Ucap Taeyeon. “Bagaimana jika ke atm dulu? Aku takut lupa jika nanti-nanti.” Jelas Yoona. “Ne. Arra, kajja.” Ucap Taeyeon sambil tersenyum. Mereka sengaja meninggalkan sepeda mereka di SM High School karena mereka rasa hanya sebentar saja dan pasti juga aman jika meninggalkan sepeda mereka sebentar di sekolah ini.

Kini mereka sedang minum Americano Coffe dan pancake ice cream. “Ini benar-benar enak Taeyeon! Kau harus sering menagajak ku kesini.” Ucap Yoona. “Arra~.” Ucap Taeyeon. “Oh ya! Katamu mau bercerita.”Ucap Yoona. “Aku sangat lelah hari ini, belum memulai sekolah sudah punya banyak masalah.” Ucap Taeyeon sambil menyeruput Americano Coffe-nya. “Ne. Kau benar Taeyeon-ah. Kuharap itu adalah kejadian terakhir dan tidak akan pernah terulang lagi.” Ucap Yoona sambil menyakinkan Taeyeon. “Kuharap juga begitu Yoona-ah.” Ucap Taeyeon sambil tersenyum.

Seusai dari kedai kopi kini mereka menuju keparkiran sepeda ternyata ban sepeda mereka kemps, apa boleh buat kini mereka harus berjalan kaki sambil membawa sepeda mereka yang bannya gembes. Saat mereka mau membawa sepeda mereka tiba-tiba ada seorang namja memanggil mereka. “Apa kalian butuh tumpangan.” Ucap namja yang tadi bertemu dengan mereka ya namja itu bernama Baekhyun dan… ya! Ada Luhan dan beberapa namja lainnya. Mereka mengendari motor mereka yang bisa dibilang sangat manly.

“Terimakasih atas tumpangannya tapi kurasa kami tidak membutuhkannya.” Ucap Yoona. Sekarang Yoona sudah bersikap dingin dengan namja atau sunbaenya ini. Ternyata selain ban sepeda mereka yang kemps ternyata sepeda mereka juga digembok. Yoona dan Taeyeon yang frustasi langsung meninggalkan sepeda mereka dan berjalan kaki. Baekhyun Luhan dan yang lainnya langsung mencegat Taeyeon dan Yoona.

“Apakah ini caramu memperlakukan sunbenim mu?” Ucap Luhan kepada Yoona dan Taeyeon. Saat mereka mencari celah untuk meloloskan diri ternyata sia-sia karena mereka sudah dikepung dengan kelompok namja populer ini. Semua murid yang ada disana hanya bisa menatap dengan tatapan tidak percaya sekaligus iri. Tidak ada cara lain selain menerima tawaran Baekhyun dan Luhan.

Baekhyun turun dari motornya dan langsung mengengam tangan Taeyeon untuk naik motor bersamanya begitu pula dengan Yoona tapi Yoona langsung menipis tangan Luhan, Luhan pun hanya bisa membuang nafas menerima perlakuan dari Yoona. Kini Taeyeon berada di motor Baekhyun dan Yoona berada di motor Luhan. Baekhyun mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi meninggalkan Yoona dan Luhan saat Luhan mau mengejar Baekhyun tiba lampu lalu lintas bewarna merah reflek Luhan rem mendadak dan itu membuat Yoona memeluk Luhan dari belakang.

Tangan Yoona dengan mudahnya memeluk badan Luhan. BLUSH~ Muka Yoona berubah menjadi warna tomat berbeda dengan Luhan, Luhan justru merasakan detak jantungnya yang tidak beraturan. Yoona reflek melepas pelukannya dan membenarkan posisinya. Keheningan yang terjadi diantara mereka setelah kejadian tadi. “Sunbae aku turun di depan jalan Dongguk.” Ucap Yoona untuk memecah keheningan.

“Ani. Aku akan menurunkan mu di depan rumahmu. Tepat di rumahmu.” Ucap Luhan. Yoona hanya bisa menghela nafas, kini mereka sudah berada di depan Jalan Dongguk. “Dimana rumahmu?” Tanya Luhan. “Itu yang pagarnya bewarna coklat.” Jawab Yoona. Luhan langsung mengegas motornya menuju rumah yang ditunjuk Yoona. Kini mereka sudah berada di depan rumah Yoona, Yoona pun turun dari motor Luhan. “Kamshamnida untuk tumpangannya, mian merepotkan.” Ucap Yoona sambil membungkuk. “Ne. Jangan kau pikir aku melakukannya dengan tulus aku melakukannya karena temanku yang meminnta.” Ucap Luhan dengan dinginnya.

Yoona yang mendengarnya hanya bisa menghela nafas. “Tanpa kau beritahu aku juga sudah tahu.” Ucap Yoona lalu masuk kedalam rumahnya sambil membanting keras pintu rumahnya. Luhan yang kaget hanya bisa berkata “Aishh. Anak ini membuatku semakin penasaran saja.” Luhan langsung pergi dari kediaman Yoona.

Setelah kejadian itu Yoona langsung member pesan singkat kepada Taeyeon.

“Taeyeon-ah!!! Apa kau sudah sampai rumah? Apa kau baik-baik saja?Kau tidak luka kan?” 03.43 PM

“Ne. Yoona, aku baik-baik saja. Bagaimana denganmu?” 03.43 PM

“Syukurlah~ Aku juga baik-baik saja. Tidak kah kau tahu namja ini benar-benar keterlaluan! Aku benar-benar membencinya saat ini.” 04.44 PM

“Memangnya apa yang dia lakukan.? 04.45 PM

“Tadi dia megatakan, dia mengantar ku karena temannya namja yang mengantarmu tadi dan tidak tulus! Benar-benar menyebalkan! Siapa juga yang mengharapkan diantar oleh dia?!!” 04.45 PM

“Jinjja? Namanya juga namja populer jadi selalu saja menjada imagenya supaya terlihat keren didepan orang lain. Sabar Yoona-ah~” 04.46 PM

“Ne Taeyeon~ lalu bagaimana perjalananmu dengan namja yang bernama Baekhyun itu.?” 04.46 PM

“Dia malah bercerita tentang kepopulerannya di SM High School dan itu membuatku bosan sampai akhirnya aku pun mendengarkan musik dengan earphone ku kekeke.” 04.47PM

“Jeongmalyo?Hahahaha. Kuharap kejadian ini kejadian terkahir yang kita alami.” 04.47 PM

“Kuharap begitu Yoona.” 04.48 PM

“Pengumuman tinggal 5 hari lagi. Kuharap kita diterima di SM High School! :D”04.49 PM

“Semoga saja ya! Yoona kurasa sampai disini dulu, aku terlalu lelah dengan hari ini. Sampai jumpa lagi.” 04.50 PM

“Ne. Aku juga, annyeong Taeyeon-ah.” 04.51 PM

 

TBC~

25 thoughts on “[Freelance] My Schoolife (Chapter 2)

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s