[Freelance] Story Only I Didn’t Know

poster for sehun version

(Drabble)-“Story only I didn’t know”

Story by windy fitri

 ||cast||

Seo joo hyun and Oh sehun

 ||IU-Story only I didn’t know||

                                                                                                                    

gwenchana-yo sheoyun-ssi???” pria itu menyerahkan sebuah sapu tangan.dengan segera gadis itu meraihnya,menegakan kepalanya menatap langit dan menempelkan sapu tangan itu di lubang hidungnya.kini sapu tangan itu di penuhi dengan bercak merah.-darah-

“ sepertinya kau harus kerumah sakit? “

aku baik baik saja” sheoyun tersenyum,mencoba untuk –meyakinkan-

“aku tdak yakin.”

sheoyun memegang tangan sehun “pecayalah,aku tidak apa apa,hanya saja aku terlalu lelah” kembali mengukir senyum.

sheoyun..”

“gwenchana”

 Kau benar benar lupa segalanya

melihat betapa cerianya kau menyapaku

seketika kepedihan samar samar mulai kurasakan.

 

Aku tau ada sesuatu yang tak bisa kau katakan padaku, mengenai apapun aku tak tau,sebenarnya apa yang kau sembunyikan dariku, kau seakan sedang bermain sebuah drama di hadapanku, tersenyum, tertawa, mencoba untuk ceria di hadapanku, tapi satu hal yang tak bisa kau sembunyikan dariku. Sebuah kesedihan yang terpancar dari bola matamu, seperti menyimpan sebuah kepahitan dalam kehidupan mu. Sebenarnya apa yang kau sembunyikan dariku? Katakan dan katakanlah padaku.

aissss..dimana gadis itu “ Oh sehun berlari, pria itu melihat kearah sekitar kampusnya, berjalan tergesa gesa kesana dan kemari seperti sedang mencari seseorang.

Tiba tiba saja ia melihat sekerubunan orang berkumpul di lorong kampusnya.dengan segera ia berlari, menerobos masuk secara paksa.

sheoyun,..” pria itu terhenyak, sheo joo hyun wanita itu tergeletak tak sadarkan diri di lantai. Dengan cepat sehun pun mengangkat dan menggendong sheoyun.

Sehun membawa sheoyun ke UKS. Pria itu terlihat termenung, tatapan matanya sendu. Sheoyun,gadis itu terkapar di atas brankar UKS. sehun memegang tangan gadis itu,mengelus dan mengusapnya perlahan. Hingga sebuah tetesan air mata mulai menetes di pelupuk matanya.sehun mencium hangat tangan sheoyun, mengusap dan menempelkannya di pipinya.

sadarlah,aku mohon sadarlah “ air mata itu kian menetes lagi dan lagi.

Perlahan gadis itu mulai sadarkan diri,menggerakan jari jarinya.gadis itu sheoyun telah sadarkan diri. “sehun-ssi…” desis sheoyun dengan suara paraunya.

Sehun menoleh “syukurlah kau telah sadarkan diri sheoyun “ sehun mencium hangat tangan kekasihnya itu.

maafkan aku ..” sehun menatapnya.

Tak perlu kau katakan maaf padaku,karna

Itu akan lebih menyiksaku, kau tau ? aku mencintaimu..

Dan kau hanya perlu mengatakan yang sebenarnya padaku.

Kumohon…

 

Menelusuri jalan di malam hari, Oh sehun pria itu memasukan pergelangan tangannya ke saku jaketnya, ia masuk kearah sebuah gang yang tak terlalu besar. Langkahnya terhenti di depan sebuah penginpan yang tak terlalu bagus itu. Ia melihat kearah jendela atas.dimana itu adalah kamar gadis yang selama ini ia cintai –seo joo hyun-

Sehun berjalan menuju pintu,mengetuk ngetuk pintu tersebut. Tapi sayang pintu itu tak kunjung di buka oleh sang pemilik. Padahal pria itu sangat yakin bahwa sheoyun belum tertidur. Karna lampu kamar masih menyala,.

sheoyun, apa kau mendengarku, aku tau kau belum tertidur” sehun berbicara di depan pintu seraya tangannya mengetuk ngetuk pintu tersebut.tapi tetap saja tak ada jawaban dari sang pemilik.

“huft.sepertinya aku salah, baiklah aku pergi”  sehun pun berbalik, hendak pergi dari rumah sheoyun

PRAAANGGGGGGKKKKKK….

Suara benda terjatuh dari arah kamar sheoyun, sehun pun mengurungkan niatnya untuk pergi.perasaanya mulai merasakan sesuatu yang tak enak. Pria itupun dengan paksa mencoba mendobrak pintu tersebut, hingga akhirnya pintu itu terbuka.

Sehun segera berlari,menaiki sebuah tangga.sehun mencoba membuka gagang pintu kamar sheoyun, tapi sayang pintu itu terkunci “sial”

Sehun kembali mendobrak pintu. Dan kali ini ia kembali berhasil. Pintu itu terbuka lebar dengan segera sehun pun bergegas masuk, tapi tiba tiba saja langkah pria itu terhenti.

sheoyun. Gadis itu kembali tergeletak dengan banyaknya darah yang mengalir dari hidungnya ,ia melirik sebuah sisir yang tergeletak di samping tangan sheoyun, penuh dengan helayan rambut.dan serpihan kaca yang berserakan di lantai.

Lututnya melemas, ia seakan tak sanggup untuk menompang tubuhnya, hingga akhirnya pria itu ambruk dengan lutut yang menapak di lantai. Air mata mulai mengalir di pelupuk matanya, tubuh sehun bergetar hebat.

aku terlambat…”

Sehun pun bangkit, mengangkat dan menggendong sheoyun..

kumohon, bertahanlah sheoyun”

 

Oh sehun berlari di malam hari ,menggendong sheoyun,dan menyandarkan gadis itu di dada bidangnya.pria itu berhenti di tepi jalan,berharap taxi segera datang.tapi sudah 2 kali taxi itu melewatinya”sial..” sehun tak bisa tinggal diam, ia harus segera membawa sheoyun ke rumah sakit..

“aku mohon jangan tinggalkan aku sheoyun” sehun kembali berlari,tak peduli sejauh apapun rumah sakit itu, yang pasti sheoyun harus segera di atasi.

bertahan lah aku mohon bertahan..”

 

JDAAARR… suara langit mulai terdengar di iringi dengan tetesan air langit yang kini turun kebumi.-hujan-

Hujan turun begitu deras.Sehun tak memperdulikan hal itu, ia terus saja berlari menggendong sheoyun yang kini tak berdaya  di tengah tengah derasnya hujan.

luka yang kini muncul dikulitku,dan air mata enggan menitik

karena perpisahan ini bagai tak berarti ,karna ini serasa tak benar

 

 

“kanker getah bening  yang sheoyun alami sudah mencapai stadium akhir, selama ini ia tak pernah mau melakukan kemo terapy,sudah beberapa kali saya menawarkannya tapi tetap gadis itu menolak.”

“jadi,selama ini ia mengetahui bahwa ia terserang kanker dokter” mata sehun memanas.

Dokter itu mengangguk “ ya benar”. deru nafas semakin terdengar jelas, sehun pria itu melemas.

sheoyun terbaring tak berdaya di rumah sakit, wanita itu terlihat menyedihkan, tubuhnya di penuhi berbagai alat alat yang menempel di seluruh tubuhnya. Sehun hanya bisa melihatnya di balik sebuah kaca besar. Pria itu menangis, kembali menitikan air mata.

Sehun menyentuh kaca tersebut, menempelkan tangannya di kaca tersebut.

sheoyun..” lirihnya .

Seketika mata sehun membulat,ia melihat sheoyun sulit untuk bernafas, dada sheoyun membusung berkali kali. Bunyi suara yang di hasilkan oleh layar montor ,kini terdengar lebih menyeramkan.

Dengan segera bergegas memanggil seorang dokter. Dan sangat tepat, dokter itu memang sedang menuju kearah kamar rawat sheoyun.

dokter lee, sheoyun,.. tolong dia sekarang “  nafas sehun memburu. Dokter lee mengangguk menepuk pundak sehun mencoba untuk menenangkannya ,sang dokter segera  berlari di temani oleh 2 orang suster.dan tentu sehun.

Tapi ketika di ambang pintu, seorang suster menahan sehun untuk masuk, dan tentu pria itu tak bisa berbuat apa apa.

“bertahanlah..aku mohon.. demi aku”

Sehun hanya bisa menyaksikanya dari sebuah kaca..”tuhan aku mohon,berilah ia kekuatan”

Sehun melihat dari sebuah  kaca dokter itu menempelkan sebuah alat pemacu jantung ke bagian dada sheoyun,

1 kali.2 kali, 3 kali.. Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiittttttttttttttttttt………….dokter itu menggelengkan  kepalanya, ia telah gagal, gagal menyelamatkan nyawa seseorang, tapi apa daya semua sudah takdir. Dan tak bisa untuk di tentang. Sheo joo hyun  telah tiada.

Tangan sehun mengepal, ia berlari menerobos masuk ke ruangan itu, dimana kini ia melihat sheoyun terbaring tak bernyawa .perlahan sehun memegang tangan sheoyun,sehun menatap nanar ,tersirat kesedihan yang mendalam dari tatapannya, air mata tak sanggup di bendungnya, air mata itu kian mengalir di pelupuk matanya.Oh sehun ia menangis.

Sehun mencium kening sheoyun, air mata sehun menetes di wajah sheoyun.

Sehun tak sanggup melihat dan merasakannya, pria itu kembali ambruk dalam pertahanannya.

kenapa? Kenapa kau tak pernah mengatakan itu pada ku sheoyun, .aku..aku mencintaimu…“lirihnya..

Dokter lee bersama kedua suster tak bisa berkata apa apa,mereka hanya terdiam.choi siwon pria itu telah kehilangan seseorang yang berarti dalam hidupnya.

Jadi itu bukanlah cinta,hanyalah sejenak waktu yang kua habiskan disampingku..

Kini samar aku  mulai mengerti,’mengapa kau hanya bisa meminta maaf,

Pastilah aku terlalu berharap saat kau kembali

 meninggalkanku,aku berharap kau kembali

Betapa bodohnya aku??

Pada akhirnya tak ada ucapan selamat tinggal yang indah

Jika ku tahu ku kan menangisi semuanya.

Saat itu aku telah menjadi bagian dari akhirmu

Sebuah cerita yang hanya aku tak mengetahui

Translate IU-Story only I didn’t know.

 

Fin

 

Kritik dan saran di tunggu.

Jangan copy paste tanpa seijin saya.ingat DOSA

http://yoonwonitedkingdomstory.wordpress.com/ (Yoonwon versi 

 

 

 

 

6 thoughts on “[Freelance] Story Only I Didn’t Know

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s