The Guardian [Prologue]

theguardianreq(ladyoongland)

JESSIE KIM

PROUDLY PRESENT

Just a prolog

Cast will be appear soon

Enjoy it

(poster by: Ladyoong’s Art)

.

.

.

Ada sebuah cerita lama dari sebuah suku kecil yang menempati perbatasan Roma saat zaman sebelum Masehi. Cerita yang sering diceritakan oleh para tetua suku tersebut kepada anak-anak mereka.

Mereka percaya, bahwa dahulu para dewa tidak memiliki kekuatan yang begitu besar yang mampu mengatur dunia ini. Mereka hanya dititipkan.

Ada sebuah benda yang menjadi pusat kekuatan para dewa. Sebuah batu permata berwarna ruby yang entah berasal darimana, selalu berpendar dengan cahaya kemerahan. Batu itu diyakini menyimpan kekuatan-kekuatan alam yang dikumpulkan menjadi satu dan memberikan kekuatannya kepada para dewa di langit maupun di neraka yang mengatur alam semesta. Zeus, Aphrodite, Hercules dan semuanya.

Batu tersebut dijaga oleh dua belas bidadari yang berasal dari surga, dari tanah di bumi, dan dari api di dasar neraka.

Suatu hari, seorang peramal yang tak pernah diketahui siapa, mengucapkan sebuah ramalan untuk memperingati para dewa bahwa akan lahir seorang anak manusia yang akan mengacaukan kekuasaan langit dan alam semesta. Bahkan para penghuni neraka pun akan bertekuk lutut meminta ampun kepadanya. Ramalan yang membuat seluruh dewa yang berada di alam semesta gentar, bahkan sang dewa agung sekalipun.

Saat itulah sang dewa memutuskan untuk menyembunyikan batu ruby yang menjadi pusat kekuatan para dewa di sebuah tempat agar anak manusia tersebut tak bisa menemukannya dan memanfaatkan kekuatannya. Meski akibatnya kekuatan para dewa akan melemah dan akhirnya…hilang.

Di ceritakan, bahwa kedua belas bidadari penjaga tersebut harus membawa batu itu dan menyembunyikannya di tempat yang tak akan pernah diketahui oleh manusia, bahkan para dewa sekalipun.

Kehancuran para dewa pun dimulai. Ratusan tahun setelah ramalan tersebut diucapkan, lahir seorang anak manusia yang mempunyai tanda ‘tak lazim’ di dahinya, mereka menyebutnya ‘Sang Terpilih’. Para dewa menyadari itu dan mulai merasa gusar dengan apa yang akan terjadi. Dewa Agung memutuskan bahwa para dewa yang berada di surga, di bumi dan di neraka akan bersekutu untuk melawan ‘Sang Terpilih’ yang diramalkan akan menghancurkan dunia tersebut.

Tapi tak semua dewa yang berada di neraka menurutinya…

Maka tanpa sepengetahuan dewa agung, mereka yang berkhianat bersekutu dengan ‘Sang Terpilih’ untuk menghancurkan kekuasaan dewa di langit.

Bertahun-tahun perang antara para dewa dan ‘Sang Terpilih’ itu terjadi, semakin lemah pula kekuatan yang dimiliki oleh para dewa untuk melawan anak tersebut. Maka pada suatu masa, sang dewa memutuskan untuk mengalah dan menyerahkan seluruh kekuasaan alam semesta kepada ‘Sang Terpiih’.

Tapi ‘Sang Terpilih’ itu tak puas, yang ia inginkan adalah sumber kekuatan para dewa, sebuah batu ruby yang berpendar dengan cahaya kemerahan. Dewa Agung yang kaget bahwa anak itu mengetahui tentang batu tersebut akhirnya berbohong bahwa batu tersebut telah hilang selama mereka berperang, maka tak ada lagi sumber kekuatan para dewa. Membuat ‘Sang Terpilih’ berpikir bahwa apa yang ia lakukan selama ini adalah sia-sia.

Tapi sang pengkhianat dari neraka mengatakan bahwa batu tersebut ada di sebuah tempat yang disembunyikan oleh dua belas bidadari penjaga.

Ia yang geram dan murka akhirnya mengutus para sekutunya untuk mencari dua belas bidadari penjaga tersebut dan membawakan batu itu kepadanya.

.

.

Diceritakan, ditempat yang jauh sekali dari para dewa, kedua belas bidadari tersebut mengetahui apa yang terjadi di langit dan apa yang akan dilakukan oleh ‘Sang Terpilih’. Maka untuk mempertahankan batu tersebut, mereka memutuskan untuk memecah batu itu menjadi dua belas potongan lalu pergi berpencar dengan masing-masing membawa satu potongannya. Setiap potongan memiliki kekuatan yang berbeda antara satu dengan yang lain.

Dalam perjalanan membawa pergi potongan tersebut, hal tak terduga terjadi. Tiga orang bidadari gugur dan tak diketahui lagi tentang potongan batu yang mereka bawa. Maka untuk menghindari hal yang lebih mengerikan, para bidadari yang tersisa sepakat untuk menggunakan kekuatan terakhir mereka untuk menanamkan potongan batu tersebut ke dalam diri para anak manusia yang mereka percayai, menyamarkan jejak agar ‘Sang Terpilih’ tak bisa menemukannya.

Disebutkan, potongan batu yang ditanam kedalam diri para anak manusia itu akan menjadi satu dengan jiwanya dan kekuatan yang dimiliki oleh mereka akan terus diturunkan ke generasi selanjutnya setiap lima ratus tahun. Maka agar para bidadari tersebut bisa terus menjaga potongan batu ruby itu, mereka mengorbankan jiwa mereka untuk menjadi manusia, menikah dan mempunyai keturunan dan masing-masing jiwa mereka akan terus bereinkarnasi ke keturunan mereka yang selanjutnya setiap lima ratus tahun untuk menjaga potongan tersebut.

Tanpa kesembilan bidadari itu ketahui sebelumnya, tiga bidadari yang gugur telah lebih dulu menanamkan potongan batu ruby itu ke dalam tubuh anak manusia yang mereka percayai karena mereka merasakan bahwa ‘Sang Terpilih’ telah mengetahui keberadaan mereka. Tapi mereka tak memiliki penjaga karena ketiga bidadari tersebut gugur akibat sekutu ‘Sang Terpilih’.

Dalam cerita tersebut diceritakan, bahwa akhirnya setelah satu abad terlewat para keturunan bidadari penjaga akhirnya menemukan bahwa tiga potongan yang lain berhasil selamat dan berada di dalam tubuh manusia, sama dengan sembilan yang lain, tapi tak memiliki satupun penjaga sehingga tiga orang diantara mereka harus menjaga dua anak manusia yang sama-sama memiliki kekuatan batu ruby itu.

Diceritakan, bahwa akhirnya ‘Sang Terpilih’ yang terlalu lama menunggu batu tersebut tak bisa mengelak dari takdir bahwa ia tetaplah seorang manusia. Dan manusia tak memiliki umur sepanjang dewa. Tapi sebelum ia pergi, ia bersumpah bahwa setiap seratus tahun dirinya akan terlahir kembali dan mencari potongan batu tersebut.

Tak diceritakan lagi apa yang terjadi dengan para dewa setelah itu.

Selama berabad-abad, para keturunan bidadari berhasil menjaga manusia yang mempunyai potongan batu ruby tersebut di dalam tubuhnya.

Namun seiring berjalannya waktu, cerita ini hanya dianggap sebagai dongeng pengantar tidur untuk anak-anak sehingga tak ada yang mempercayainya.

Tak ada yang tahu siapa keturunan para bidadari penjaga dan siapa para manusia yang memiliki potongan batu ruby di dalam tubuhnya. Mereka semua terpencar seiring berjalannya waktu.

Sayangnya, ‘Sang Terpilih’ terus terlahir kembali. Dan ia tahu apa yang seharusnya ia cari dan coba dapatkan…

 

TBC

Hi^^ Sebenernya saya mau publish prolog ini ketika saya udah publish GAMEOVER sayangnya, GAMEOVER belum selese2 gara2 udah keburu sekolah, yah udah 60% sih haha. Dan kayaknya SMA itu laknat banget ya, tugas oh tugas:”(( guru Indonesia saya kebangetan ngasih tugas sampe 11 hal #authorbutuhcurcol. Back again, chap 1 bakal publish kalo respon prolognya positif yayaya (20 review, maybe? haha) cast? still secret:) yang jelas SNSD dan EXO, kenapa? biar reader penasaran dan gak pilih2 pairing (salah satunya, walaupun saya gabisa maksa dan ini bukan pemaksaan._.). GAMEOVER update hari minggu besok kalo ga minggu, senin malam kalo ga senin malam, selasa kalo ga tigatiganya berarti weekend, ya seterusnya._.

Read and review^^

 

 

Advertisements

33 thoughts on “The Guardian [Prologue]

  1. Prolognya aja keren apalagi nanti pas udh keluar ff aslinya a.k.a part 1 hahaha
    Aku harap kali ini pairing nya lusica (˘ʃƪ˘)
    Kan krissica udh jadi pairing di game over hehehehehe
    Cepet publish ya thor 🙂

  2. Ya ampun. . .
    Ini prolog apaan ???
    Kenapa kerennn bgt. . .
    Gimana chap 1-nya coba, kalo prolog.y aja uda keren kece kaya gini. . .
    Hyoyeon di couplein ama Xiumin ya Thor ?
    Bosen Kai mulu ._.
    Tp terserah Author dech, pairing.y siapa aja 😀
    eh iya Game Over lanjutin ya Thor, ama My Marriage Ridicualos. jangan kelamaan hiatus
    😀

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s