[Freelance] Promise

promise-4

Promise

.

.

Written by Rn | Starring by Byun Baekhyun & Kim Taeyeon | Seo Joo Hyun as the other cast | Genre : Angst | Rated for Teen | Length : Ficlet

Author Notes

Halo readers~~ aku kembali dengan ff bercast exoshidae. Ini idenya dadakan, jadi maaf banget kalau feelnya gak dapet, alurnya gak nyambung. Semoga kalian suka, enjoy!

Also published on www.purpleblue05.wordpress.com

With MyungStal version

Disclaimer

All the cast not belong to me. The story and the plot is Mine. The storyline really from my own thoughts, so don’t copy-paste, don’t claim in as yours, don’t bash!

Happy Reading 🙂

.

.

– Promise –

Bukannya janji harus ditepati ? Namun, bagaimana jika kematian membatalkannya ? Semuanya akan tetap terbalas, yang membedakannya hanyalah waktu.

——————————–

Semilir angin malam perlahan menerbangkan dedaunan yang tak lagi bersama pemiliknya. Butiran salju senantiasa turun dari atas langit yang kelam. Membuat sebagian kota dipenuhi olehnya. Dibalik dinginnya malam, masih saja ada seseorang yang tetap diam terduduk sembari menyilangkan keduanya kaki diatas ranjangnya dengan bantuan sebuah selimut tebal yang ia biarkan menutupi sekujur tubuhnya. Dia diam, hanya diam, diam seribu kata. Tatapan kosong lurus kedepan. Perasaan kecewa serta kegelisahan yang terus berkecamuk di hatinya, turut menyelimutinya malam ini. Angin malam mulai menerobos masuk melewati jendela yang tak Ia tutup, membuat helaian rambut panjang indahnya berterbangan. Tapi, Ia Tak Peduli!

1 menit

2 menit

3 menit

4 menit

5 menit

Setelah 5 menit berlalu, perlahan, kepalanya bergerak, melirik sebuah benda dengan beberapa angka dan jarum yang terus berputar sebagai petunjuk.

00.00

Kim Taeyeon. Yeoja itu hanya menggerutu kesal dan sesekali menghela nafas panjang. Ia kesal bukan karena waktu yang telah menandakan bahwa kita telah berada di pertengahan malam, namun karena satu janji. Satu janji yang seharusnya sejak tadi sudah ditepati oleh seorang namja bernama Byun Baekhyun.

Mata indah itu perlahan memberat, memberinya sebuah isyarat bahwa seharusnya ia tidur sekarang. Bukannya terus duduk, tanpa melakukan suatu hal. Niatnya untuk menunggu namja ‘itu’ sudah kuat. Ia tidak ingin tertidur, ia tidak ingin lengah. Karena ia tidak ingin, jika namja itu datang, disaat ia tertidur.

Namun sepertinya, Tuhan sedang tidak setuju dengannya. Perlahan, mata itu tertutup, dan sang pemilik pun terbaring diatas ranjangnya. Tetap dengan satu harapan, namja ‘itu’ akan datang esok hari.

-o0o-

Matahari pagi mulai menampakkan dirinya, tersenyum diatas sana. Mulai bekerja menyinari dunia pagi ini. Tapi, dibalik itu semua, tetap saja udara pagi ini tetap sedingin malam tadi. Mungkin apabila dihitung, hanya beberapa orang yang akan beranjak dari tempat tidur, lalu melakukan rutinitas mereka tiap pagi. Selain itu, semua akan memilih tetap berada di atas tempat tidur mereka. Jung Soo Jung, yeoja itu masih tertidur.

Kringgggggg

Alarmnya berbunyi, membangunkannya dari tidur lelapnya. Ia mengerjapkan matanya beberapa kali. Lalu beranjak dari tempat tidurnya. Tangannya mulai bergerak mengambil sebuah foto berbingkai coklat dengan seorang namja di dalam sana. Byun Baekhyun.

“Kau tak menetapi janjimu, huh?” Ucap Taeyeon

Belum sempat ia meletakkan kembali foto tadi, ponsel yang letakkan disamping foto tadi berbunyi.

‘Seo Joo Hyun’

“Yoboseyo?” Kata Taeyeon begitu ponselnya menempel tepat di telinganya.

“….”

“Kecelakaan ? Baekhyun kecelakaan ?!!”

“….”

“Andwae! Andwae!!” Mengaku shock, taeyeon melempar ponselnya kesudut ruangan, ia pun terduduk lemas, dengan dinding kokoh sebagai sandarannya. Yeoja itu mengacak rambutnya, tidak terima akan berita tadi.

Ponsel yang sempat ia lempar kembali memberikan isyarat.

Didapatinya sebuah pesan, tetap dari orang yang sama.

From : Seo Joo Hyun

Mianhae Taeyeon-ah, aku tau kau pasti kaget akan berita itu, tapi kau juga harus tau. Besok jasad baekhyun akan tiba seoul. Kuharap kau bisa datang pemakaman esok.

Cairan bening yang sejak tadi harus keluar dari mata indahnya, akhirnya keluar. Membentuk aliran kecil di pipinya. Isakan tangisnya mulai menggema di seluruh ruang kamarnya.

Ia tidak terima dengan semuanya.

-o0o-

Bulan pun menampakkan dirinya diikuti dengan bintang yang senantiasa menghiasi lukisan langit.

Kim Taeyeon. Yeoja itu masih teduduk di lantai dingin kamarnya. Ia tetap menangis, cairan bening itu tak henti-hentinya keluar. Posisi nya tetap sama, tidak ada sama sekali niatnya untuk beranjak dari tempatnya saat ini.

Namun sepersekian detik kemudian, tubuhnya bergerak, kaki mulai melangkah, beranjak ke atas tempat tidurnya, lalu tidur.

-o0o-

Isakan tangis beberapa orang mulai terdengar, disebuah pemakaman. Byun Baekhyun, namja itu tak lagi bernyawa. Jiwa nya telah pergi bersama ribuan harapan, bersama ribuan kenangan, kenangan masa lalu, bersama satu nama, Kim Taeyeon. Yeoja yang ia cintai.

Di sisi lain, Taeyeon tetap tertidur. Perlahan tubuhnya bergerak. Lalu terbangun, dan kembali melaksanakan rutinitas tiap pagi. Bagaikan tak ada satu pun kejadian yang terjadi, yeoja itu melaksanakan kegiatannya tanpa beban sedikitpun.

Ponselnya berbunyi.

From : Seo Joo Hyun

Kau tidak datang ke pemakaman ? Aku yakin, ‘dia’ menunggu mu saat ini.

Setelah membaca pesan yang ditujukan padanya, tangisannya kembali pecah. Yeoja itu pun segera mengganti pakaiannya, lalu berangkat ke pemakaman. Bukannya menyetujui

kenyataan yang ia hadapi saat ini, tapi ia pergi karena ingin membuktikan bahwa nama ‘itu’ belum terukir di sebuah batu nisan.

Tetap diiringi dengan perasaan kacau. Ia mengendarai mobilnya dengan kecepatan yang terbilang tidak wajar bagi beberapa orang apabila mengetahui bahwa yang sedang mengemudi adalah seorang yeoja.

Tidak butuh waktu lama, mobil yang ia kemudikan telah sampai di pemakaman. Kakinya perlahan melangkah, sembari menghapus tetesan air mata yang tidak henti-hentinya keluar. Kepalanya bergerak menoleh ke segala arah, berusaha mematikan bahwa tak ada sedikitpun perubahan yang terjadi di pemakaman pagi ini. Namun, beberapa orang yang tengah berdiri menatap sebuah makam, mengambil perhatiannya.

‘Mereka ?’ Batin Taeyeon mulai panik.

‘Andwae! Andwae!’

Ia pun berlari ke sekumpulan orang yang tengah menatap sedih makam itu.

“Apa yang kalian lakukan disini ?!” Ucap Taeyeon.

“Bukankah aku sudah memberitahumu ?” Kata Seohyun.

“Baekhyun ?” SooJung menatap ukiran nama di sebuah batu nisan yang saat ini berada di hadapannya.

Tangisannya kembali pecah, benteng pertahan yang sejak tadi ia bentuk, tidak dapat menghalau kesedihannnya saat ini. Tubuhnya seketika lemah, tangannya mulai bergerak memegang batu nisan itu. Ia tidak percaya, ia pasti bermimpi. Namun, semua ini nyata. Kenyataan yang harus diterima oleh seorang Kim Taeyeon.

Melihat keadaan taeyeon saat ini, Seohyun dan yang lainnya, perlahan meninggalkannya sendiri. Taeyeon sendiri, sama sekali tidak memerdulikan mereka. Pikirannya saat ini hanya tertuju pada makam yang berada di hadapannya.

Angin mulai berhembus, seberkas cahaya perlahan menjadi terang dihadapannya. Dalam waktu singkat, sesosok namja berpakaian putih muncul.

Taeyeon mengerjapkan matanya beberapa kali, setelah melihat namja yang ada dihadapannya saat ini. Namja itu, Byun Baekhyun.

“Baekhyun?” Nama itu keluar dari mulut taeyeon.

“Ne. Kau tidak mengenalku, huh ?”

“Aku kenal, kau Byun Baekhyun.” Ucap taeyeon sembari tersenyum getir.

“Aku sudah menetapi janjiku kan ? Sekarang aku datang, setelah pulang dari Jepang. Tapi, hanya waktunya yang salah. Seharusnya aku datang beberapa hari yang lalu kan ? Kau pasti menungguku malam itu. Mianhae taeyeon-ah. tapi setidaknya aku sudah lega, akhirnya aku bisa menetapi janjiku.” Baekhyun tersenyum ke arah taeyeon, namun sepersekian detik kemudian, cairan bening itu keluar dari matanya, membentuk aliran kecil di kedua pipinya.

“Gwaenchana. Sekarang kau harus menemaniku.” Kata taeyeon sembari tersenyum ke arah baekhyun.

“Mianhae taeyeon-ah, jeongmal mianhae. Aku tidak bisa, tempatku bukanlah disini. Tempatku bukanlah dunia. Aku kesini hanya ingin menemuimu. Untuk menetapi janjiku, agar aku tenang ‘disana’. Gomawo taeyeon-ah untuk semua yang telah kau berikan selama ini.” Perlahan sosok itu menghilang diikuti dengan hembusan angin, yang senantiasa menemaninya.

“Baekhyun!” Taeyeon berteriak ke arah bayangan tadi, namun teriakan itu akan sia-sia saja. Karena namja yang ia cintai tidak akan kembali lagi. Semuanya telah terjadi, sekalipun ia berharap, semuanya tidak akan membuahkan hasil apa-apa.

Bayangan itu akan tetap pergi, sosok itu akan tetap pergi. Tidak akan ada sedikitpun benteng yang akan menghalanginya, karena kepergiannya akan tetap berlanjut. Namun, ia akan tetap menunggu ‘disana’, dengan jutaan harapan, dengan jutaan kenangan yang ia tinggalkan.

 End.

Advertisements

27 thoughts on “[Freelance] Promise

  1. thor sebenernya taeyeon itu soo jung atau soo jung itu taeyeon….Apa mungkin taeyeon punya dua nama kali ya….haha tapi DAEBAKKK DEH THORRR

  2. Maaf banget untuk typo diatas, FF ini ada 2 versi Myungsoo-Krystal dan versi kedua yaitu Baekhyun-Taeyeon, aku kurang teliti pas ganti nama castnya.

  3. Bagus sih thor…..tapi kenapa sad ending:”””””’ kapan kapan bikin yg happy ending ya thor baekyeon nya. Hwaiting!^^

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s