[Freelance] Love Game ( Chapter : 1 )

love-game-2

Title : Love Game  ( Chapter : 1 )

 

Author : RiyeonHi

 

Length : Chaptered

 

Rating : PG – 17

 

Genre : Romance , Hurt

 

Main Cast : Jessica Jung , Kris Wu , Xi Luhan , Kim Taeyeon

 

Other Cast : Find In The Story

 

Pairing : Krissica , LuTaeng

 

 

Notes : seluruh alur cerita dalam ff ini asli milik otak dan imajinasi saraf otak author , jika ada kesamaan harap di maklumi karna cerita ini bisa di bilang PASARAN . Dont Bash , Dont Coppas , just give me your comment and likes !

 

Poster : http://icydork.wordpress.com/

 

Recommended Backsound : Ailee – Evening Sky ( author waktu bikin ini sambil dengerin lagu itu soalnya , hehehe )

 

 

Warning : TYPO BERTEBARAN , PENGGUNAAA EYD BURUK , ALUR KECEPATAN / TIDAK JELAS , DAN JUGA BEBERAPA HUMAN ERROR LAINNYA !!

 

 

 

Hyojung Proudly Presents : Love Game ( Chapter : 1 )

 

 

 

 

 

******

 

 

 

 

 

Riuh tentu saja … Tak biasanya kelas di bubarkan secepat ini . Beberapa mata kuliah terancam terbengkalai jika Keadaan ini terus di biarkan . tapi , tentu saja ini menjadi sebuah fenomena langka bagi seluruh mahasiswa di sebuah universitas ternama di Seoul ini . kesempatan pulang lebih cepat tanpa di bebani tumpukan tugas yang membuat kepala pening jutuh turunan , tentunya membuat semua murid di universitas itu begitu antusias .

 

begitu pula dengan seorang yeoja berpakaian sederhana , dengan celana jeans dan kaos bergaris putih dan hitam lengan panjang itu . ia masih mengemasi barang – barangnya untuk kemudian bersiap pulang . rambut panjang nya melambai – lambai indah akibat terpaan angin yang berasal dari jendela tak jauh darinya .

setelah selesai , yeoja itu mengedarkan pandangannya ke arah pintu masuk , berharap bahwa namja tercintanya telah datang menjemput .

Namun , orang yang ia nantikan itu tak jua menunjukkan batang hidung nya . di liriknya jam tangan Cassio di pergelangan tangan kirinya . detik kemudian ia berdecak .

” Ckk … Menunggu lagi …  ”

Ia pun menghempaskan tubuh rampingnya kembali di atas bangku kelas yang mulai sepi itu .

” Sica – ah … Ayo , kita pulang …. ” ajak salah satu mahasiswi cantik dengan rok mini hitam , t-shirt putih polos dan di lapisi kardigan hitam panjang , dan tak lupa pula sepatu stilletto merah yang pastinya mahal ..

” No , Hyuna ssi , aku harus menunggu Luhan … ”

” Kyeopta ? kau yakin ? ”

” Tentu saja … tunggu dulu … kenapa kau berekspresi seperti itu ? ” tanya Jessica yang heran akan ekspresi Hyuna yang seperti melengos karna jawabannya tentang menunggu Luhan tadi .

” Tidak … aku hanya merasa bahwa kau terlalu percaya pada namjachingu mu itu …. ”

Jessica terdiam …. apa maksud Hyuna berkata seperti itu ?

 

 

 

 

Jessica ‘ s Pov

 

 

 

 

” Tidak … aku hanya merasa bahwa kau terlalu percaya pada Namjachingu mu itu … ”

 

 

DEG ~

 

 

Ini aneh…. tak seharusnya aku mendengarkan ucapan Hyuna yang menurut ku tidak beralasan ini , tapi entah kenapa kata – kata Hyuna itu seperti palu godam yang menghantam setengah hatiku .

Ucapan Hyuna seperti mengisyaratkan padaku bahwa aku tak bisa terlalu percaya pada Luhan .

well , Luhan adalah kekasih ku . namja yang telah menjadi pengisi hatiku selama hampir 2 tahun belakangan ini ..

aku mencintai Luhan , yeahh … aku sangat mencintai namja ku itu .. Luhan bagaikan matahari yang menyinari hidupku ini . Luhan adalah segala – galanya , nafas dan juga nyawaku ini hanya untuknya ..

 

so … atas dasar apa aku tidak harus mempercayai namja ku itu ?

dia mencintaiku , yeah … dia mencintai ku sama seperti aku mencintainya . kami memang di takdirkan untuk saling mencintai dan mengisi satu sama lain .

 

Hyuna masih berdiri di hadapanku , sepertinya yeoja yang gemar berpenampilan seksi ini tengah menunggu reaksi ku soal Ucapannya tadi .

aku menarik nafas dalam – dalam .. menciba meredam letupan kecil emosi ku yang sedikit tersulut karna ucapannya tadi .

” kenapa kau bicara begitu ? Luhan adalah pacarku . sudah semestinya aku mempercayainya … bukankah inti sebuah hubungan itu adalah adanya rasa saling mempercayai ? ” tanya ku balik .

Hyuna memegang pundakku .

” Kau boleh saja percaya pada orang yang kau cintai .. tapi , jangan sampai kepercayaan mu itu di manfaatkan , hingga akhirnya kau tertinggal sebagai pihak yang di bodohi karna kepercayaan mu itu .. ”

alis ku tentu saja terangkat sebelah … aku heran , sebenarnya apa yang ingin Hyuna sampaikan padaku ?

aku bukanlah gadis pintar yang bisa mengetahui maksud seseorang hanya melalui rangkaian kata – kata bijak seperti itu . aku sulit mencernanya .

” Sebenarnya apa yang ingin kau katakan padaku , Hyuna ? ” Tanya ku lagi .

yeoja itu tersenyum .. lalu dengan gaya seduktif nya ia bergerak semakin mendekati ku . kali ini posisinya berada persis di dekat telingaku .bahkan aku sampai bergidik ngeri karna posisi seperti ini ..

” kau akan lihat sendiri nanti … ” bisiknya ..

Dan tubuh bodohku ini hanya bisa memberikan respon berupa sengatan aneh yang entah datang dari mana .. ah .. apa yang terjadi padaku ?

Hyuna telah meninggalkan ku sendiri di dalam kelas yang sudah kosong tak berpenghuni ini..

Aku menggeleng – gelengkan kepala ku saat tiba – tiba saja berbagai macam pikiran jelek masuk ke otak ku ini .

 

 

 

 

Kali ini aku harus kembali termangu menunggu namjachingu ku , Luhan ..

posisi ku berada di Aula kampus yang setidaknya tidak sesepi kelas ku tadi . masih ada beberapa mahasiswa lain yang masih sibuk dengan ekskul .

ku lirik kembali Arloji ku .. ini sudah lewat tengah hari , terhitung sudah hpir 3 jam aku menunggunya tanpa kabar begini …

ah , apa aku harus meneleponnya dan menanyakan keberadaannya ?

tapi , dia pasti akan marah .. belakangan dia tak suka kalau aku menghubungi nya terdahulu untuk menanyakan hal – hal lumrah seperti , kau dimana ? sedang apa ?

aku bukannya tipe yang posesif terhadap pasangan ku . tapi , itu hanya sebagai cara ku untuk mengentaskan jarak dan buruknya komunikasi di antara kami sejak.beberapa waktu belakangan .

 

 

aku mencari tempat yang agak sepi untuk menghubungi Luhan .

 

Tuuuuttt …..

 

 

” menghubungi Siapa ? ”

” Luhan ? ” aku termangu dengan ponsel yang masih melekat di telingaku , saat tiba – tiba saja Luhan telah berdiri di belakangku .

” Kau tidak percaya bahwa aku akan menjemputmu ? ”

” A .. ani … aniyo … aku hanya … ”

” sebenarnya kau bisa kan pulang ke apartemen mu sendiri ? kenapa harus rela menunggu ku lama ? Bagaimana kalau terjadi sesuatu pada mu , eoh ? ”

” mianhe , Lu , ku pikir … ”

” kau tahu kan aku sedang sibuk mempersiapkan acara debat tahunan kampus dengan anggota panitia lainnya ? kau tahu kan kalau aku harus membantu Taeyeon dalam penanganan Mekanisme dalam debat itu ? ”

Aku tak tahu bagaimana ekspresi ku saat ini . yang ku tahu , mata ku menatap lurus iris Onyx nya yang terlihat memendam emosi hingga aku tak.di perbolehkan untuk mengajukan pembelaan .. dia selalu memotong kata – kataku .

Dan aku semakin tak bisa mendeskripsikan bagaimana dan apa perasaan ku saat ini saat nama itu kembali di sebut oleh nya ..

Taeyeon .. entah sejak kapan nama itu selalu jadi sumber perdebatan di antara kami ? Aku tak menuduh mereka ( Luhan dan Taeyeon ) menyembunyikan sesuatu dari ku , hanya saja intesitas kedekatan mereka terus meningkat seiring dengan berjalan nya waktu yang aku tak tahu sejak kapan di mulainya kedekatan di antara mereka itu .

Taeyeon adalah teman sekelas jurusanku . Terkenal dengan wajah imut , senyum yang menawan , pribadi yang menyenangkan , dan juga terkenal Memiliki suara merdu yang membuat orang mudah sekali dekat dengannya . well , aku.harus akui bahwa Suara Taeyeon memang Juara di Kampus . berbagai macam penghargaan telah di raihnya berkat suara emas nya itu . Dan Luhan menyukai.yeoja yang.bersuara merdu .

Entah sejak kapan Luhan menjadi akrab dengan Yeoja itu , Terkadang ketika kami bersama , Luhan bisa saja tiba – tiba menceritakan kebiasaan Taeyeon yang aku sendiri sebagai ‘ Teman Sekelas ‘ tidak mengetahuinya .

aku tidak ingin berpikiran negatif .. setidaknya aku tahu bahwa Luhan masih mencintaiku , Sedangkan Taeyeon setahuku juga memiliki Kekasih ..

aku tidak mau memperpanjang masalah ini .. aku yang salah karna terlalu bodoh .

” Maafkan aku … ” ucapku pelan dengan wajah tertunduk dalam ..

Perasaan ku langsung menghangat ketika Luhan mengangkat wajah ku yang tertunduk dan memberikan Kecupan lembut di keningku .

” mengertilah .. aku tidak ingn terjadi sesuatu pun pada mu , jadi ku mohon , jangan pernah bertindak bodoh . Ini tugas penting yang di percayakan yayasan kampus padaku , jadi ku mohon bekerjasamalah … ”

Luhan menarikku dalam pelukannya yang hangat . biasanya jika susah begini , kami akan berciuman .

Namun , itu hanya akan menjadi angan belaka . karna sampai detik ini Luhan hanya mendekapku .

aku sangat merindukan ciuman itu .. entah sudah berapa lama kami.tidak.melakukannya .

aku kembali menarik nafas dalam – dalam . setidaknya aku masih mendapatkan pelukan dan dekapan nya yang hangat dan menenangkan ini .

God , aku sangat mencintainya .. walau aku harus mengalah setiap waktu untuknya , ku rasa tidak masalah selama hubungan ini tetap Utuh. Dan setidaknya aku masib bisa memeluk dan merasakan dekapan penuh cinta nya , karna hanya dengan begini lah aku tahu bahwa dia masih memiliki cinta untuk ku .

” Maafkan aku … im sorry … ” ucapku teredam di dadanya .

” Hm … ya sudah , ayo ku antar pulang …. ”

 

 

 

 

 

~ ££££££ ~

 

 

 

 

 

Kelas kembali gaduh karena untuk yang kesekian kalinya , dosen berhalangan hadir .

Ruangan ini telah kosong .

aku tak tahu harus menghabiskan waktu kemana dan dengan siapa . aku bukanlah tipe orang yang bisa bergaul dengan siapa saja . Jumlah teman ku saja bisa di hitung dengan jari . miris , berbeda sekali dengan Tiffany yang Talkactive , dan sociable .

Karna sifat kolot ku ini jua lah , aku kembali hanya bisa berdiam diri sendiri . menunggu satu – satunya ‘ Teman ‘ yang mungkin akan dengan sengaja membuatku menunggu lagi .

” Sillyehamnida … ”

” eh ? ”

tentu saja aku kaget .. tiba – tiba saja ada orang yang berada di ruangan dimana aku.berada sekarang ini . seorang namja bertubuh jangkung telah berdiri di depan pintu masuk .

” kau sekelas dengan Taeyeon ? ”

” ne .. ” jawab ku singkat sambil membetulkan posisi ku agar terlihat sopan di depan namja itu .

” Apa dia masuk hari ini ? maksudku apa dia menghadiri Kuliah kalian ? ”

” eum …  aku tidak tahu … aku tidak terlalu dekat dengannya … ”

Namja itu seperti kebingungan . dan wajahnya terlihat resah . Ku rasa , namja ini adalah kekasih Taeyeon..

” Kris imnida … aku namjachingu Taeyeon … ”

” Ouh … Jessica imnida … ”

” kau Pacar nya Luhan ? ” tanya nya pada ku .

” eum .. ne .. begitulah … ”

” kalau begitu mereka sama – sama menangani Program Debat Tahunan itu kan ? “.

” iya , Luhan sering menceritakan itu .. ”

Entah kenapa , aku justru kasihan melihat wajahnya yang terlihat kebingungan . Wajah tegas dan tampan itu terlihat kusut .

” ya sudah , kalau kau bertemu dengannya maksudku Taeyeon , tolong beritahu aku .. ”

” baiklah … ”

” mana ponsel mu ? ”

tentunya aku terlonjak kaget . di luar dugaan namja itu terkikik melihat kelakuan konyol ku tadi .

” aku hanya ingin memberi mu nomor ponsel ku agar kau bisa segera memberi tahu mu jika kau bertemu dengannya … ”

dan lagi – lagi dengan bodohnya aku mengangguk dan menyerahkan ponselku padanya .

dia pun memasukkan nomor ponselnya ke dalam ponsel ku .

” hubungi aku jika kau bertemu dengannya , Ne ? ” ucapnya .

” Oke … akan ku hubungi … ”

Apa itu ? aku seperti melihat lengkungan senyuman menawan dari namja itu ..

omoo !! tampan sekali ..

 

” aku harus pergi …. ”

 

 

 

Good … sekarang aku makin bodoh saja . hanya karna seorang namja berwajah tampan itu saja sudah sukses membuat fokus pikiran ku entah kemana . padahal namja bernama Kris itu sudah sekitar 15 menit lalu berlalu dari tempat ini .

aku celingukan mencari tanda – tanda kehidupan di ruang kelas ini , namun , yah seperti sebelumnya , aku tetap sendiri  ..

aku mendengus pelan .

Mataku tak sengaja menangkap sebuah bangku yang jaraknya sekitar 5 baris dari bangku ku . itu adalah bangku Taeyeon .

aku baru ingat bahwa memang ternyata Taeyeon tak menduduki tempat nya itu hari ini … dan aku juga ingat bahwa aku tak bertemu dengan Luhan hari ini .

tidak ….tidak .. jangan berpikiran jelek dulu ..

 

 

aku mencoba melangkahkan kaki ku keluar dari kelas . Dan ya tuhan . aku baru tahu betapa Kuper nya aku ini . lihatlah di lapangan kampus ini penuh drngan.anak – anak yang asyik dengan kegiatan mereka sendiri – sendiri .

Luhan … dia sedang apa ?

 

 

Gee , Gee , Gee , Gee , Baby , Baby

 

Ponsel ku berdering kencang ..

” Yeoboseyo ? ”

” Kau sedang apa ? ”

” Lulu , kau kah itu ? ”

” iya … ini aku , kenapa kau terdengar seperti aku tak pernah menghubungi mu saja , eoh ? ”

” ani … aku hanya ….. ah … sudahlah .. kau dimana ? ” tanya ku .

” eum .. aku di Aula .. ya , aku di Aula , kau tahulah kegiatan rutin , hehe ..  ”

aku terdiam .. nada bicara nya aneh … seperti menyembunyikan sesuatu dari ku ..

” ooh .. ” hanya itu respon yang  bisa ku berikan .

” Ya sudah .. aku masih ada urusan .. sampai jumpa … ”

” Ne … eum Lulu … ”

” Ne ? ”

aku mencoba mengatur nafas ku .. tiba – tiba saja rasa sesak itu datang memenuhi rongga paru – paru ku .

” I Love You …. ” ucapku terdengar getir .

 

1

 

2

 

3

 

4

 

5

 

” Nado …. ”

saat itu juga tangis ku pecah .. maksudku , aku ingin dia mengatakan ‘ Nado ‘ begitu aku mengatakan ‘ I Love You ‘ tanpa ada jeda satu detikpun . tapi , kenapa sampai membutuhkan waktu selama itu untuk menjawabku .

Tuhan … apa yang salah ? apa yang salah di antara aku dan dia ? apa yang salah dari hubungan kami ini ?

 

 

 

 

~ ~ ~ ~ ~ ~

 

 

 

 

” Sehun – ya , boleh aku bertanya sesuatu pada mu ? ” tanya ku .

saat ini aku berada di kelas Luhan yang berbeda jurusan dengan ku .

namja yg ku panggil tadi adalah Sehun .. dia sahabat baik Luhan . entah kenapa aku menginjakkan kaki ku di sini . seperti terpanggil begitu saja .

” ada apa , Noona ?  ” tanya nya pada ku .

” eum …. Luhan , apa dia masuk hari ini ? soalnya aku tidak bertemu Dengannya . ”

” Luhan ? oh .. dia tidak masuk .. bahkan dia tak menghadiri rapat panitia tadi , dan kalau tidak salah , Taeyeon juga tidak menghadiri rapat itu … ”

” oh … ” aku kehabisan kata – kata .sakit , perih , kecewa . Luhan .. kenapa kau membohongiku ?

” Gwenchanayo , Noona ? ” tanya sehun .

” Ne.. gomawo , sehunnie .. gomawo ..  ”

aku langsung berlari kemanapun kaki ku ini membawaku . aku hanya ingin lari , lari dari sakit ini . lari dari rasa kecewa ini .. Tuhan .. apa yang sebenarnya terjadi pada kami ?

 

 

 

 

 

~ ££££££ ~

 

 

 

 

 

Author’s Pov

 

 

 

 

Namja bertubuh tinggi tegap itu tengah menyiapkan berbagai macam makanan di atas meja makan apartemen nya ..

Apartemen yang di tinggalinya bersama Yeoja pujaan hatinya , Kim Taeyeon .

Yah ….Kris , di tengah kegalauannya akan sikap sang kekasih yang dingin dan acuh itu , ia masih menyempatkan diri untuk menyiapkan makan malam mereka .

 

 

CKLEK

 

 

 

” Aku pulang … ” ucap sebuah suara lembut yang langsung membelai syaraf di otak Kris . memproyeksikan Rasa rindu dan juga cinta Bagi yeoja itu .

” selamat datang … ” sahut kris .

” Kau yang menyiapkan semuanya , Oppa ? ”

” Ne … ”

” aku masih kenyang … ” sahut Taeyeon terdengar acuh .

” benarkah ? Makan dimana ? ”

” Di Pasar malam Gangnam . Bulgogi di sana enak sekali … ”

Kris memejamkan matanya kuat – kuat . mencoba menahan ribuan pertanyaan Yang ingin ia lancarkan untuk Taeyeon , yeoja tercintanya .

” Oh ya ? bagaimana kuliahmu tadi ? ” sahut Kris .

” eum .. kuliah ? baik … dan debat tahunan itu mulai kami realisasikan sesuai dengan rencana kami , yah … bisa di katakan berjalan mulus . ”

” begitu ? baguslah … ”

Taeyeon memperhatikan wajah Kris yang terlihat menyimpan atau lebih tepat nya memendam sesuatu .

” kau baik – baik saja , oppa ? ”

” ne … ayo makan … ”

Taeyeon pun duduk di kursi makannya . dan mulai melahap makanan Kris .

sementara Kris terus menatapi Taeyeon.yg tengah melahap masakannya .

” kau punya masalah ? ” tanya Kris .

” Tidak … aku baik – baik saja …. ”

” Kau yakin ? ”

” Tentu saja …. ”

Kris mendengus … baru ia sadari bahwa tak ada percakapan panjang yang terjadi di antara mereka . padahal , selama ini , semua cerita selalu mereka bagi . semua bisa.di ungkapkan dengan komunikasi yang baik . tapi , sekarang , jangan kan untuk berbagi cerita , untuk memulai perbincangan saja rasanya sangat sungkan . komunikasi di antara mereka benar – benar harus di benahi ..

 

Kris menelan saliva nya yang serasa mengeras di pangkal tenggorokannya . mencoba menyusun kata – kata yang akan ia lontarkan selanjutnya .

” Luhan .. apa kau dekat dengannya ? ” tanya Kris lagi .

” Luhan ? hmm … ne .. tentu saja .. dia namja yang baik , dan pengertian .. orang nya juga asyik … easy going dan menyenangkan .. ”

” benarkah ? ”

” tentu saja … dia tampan dan menyenangkan , well … aku senang dan nyambung bicara dengannya . ”

Kembali kris menahan sesak di dadanya . Wajah Taeyeon yang terlihat merona dan berbinar saat membicarakan Luhan tadi benar – benar menyiksanya . membuat nafasnya semakin sesak .

” Kau sadar kan mengatakan itu semuanya di hadapanku ? ” tanya kris lagi dengan menahan emosinya .

” kau ini kenapa , sih ? apa yang terjadi pada mu ? ” tanya Taeyeon dengan nada suara yang agak meninggi .

Kris kembali menelan salivanya .

” kau tidak kuliah kan tadi ? kau tidak mengikuti rapat panitia debat tahunan itu kan , tadi ? ” tanya kris tetap dengan nada suara yang di buat setenang mungkin .

” APa maksudmu ? tentu saja itu tidak benar  . aku kuliah dan mengikuti rapat panitia debat tahunan itu tadi … kalau kau tidak percaya tanya saja Luhan … ”

” aku tidak mengenal siapa Luhan , maka dari itu aku tak kan menanyakan itu padanya ”

” JADI KAU TIDAK MEMPERCAYAIKU ? ” Taeyeon emosi .

” Bukan .. bukannya begitu .. aku hanya ingin menanyakan yang sebenarnya  pada mu . aku ingin tahu penjelasannya .. ”

” Sudah ku katakan , bukan ? tuduhan mu itu tidak benar !! ”

” aku tidak menuduhmu , Taeng .. tapi aku mengatakan yang sebenarnya , aku menemyi teman sekelas mu .. ”

” KENAPA KAU LANCANG SEKALI ? ”

” jangan berteriak begitu , Taeng – ah …. tahan emosi mu . ” sahut kris bernada datar .

” kau sendiri yg memulainya !! ”

” baiklah .. aku mengaku salah … tapi aku hanya ingin menanyakan kebenarannya pada mu , itu saja . ”

Taeyeon berkacak pinggang di hadapan Kris .

” Kau tidak mempercayaiku , oppa ? ”

” bukan , begitu … tapi .. ”

” tapi , apa ? kau selalu meragukanku , oppa … ”

” Tidak … aku hanya ingin meluruskan apa yang terjadi di antara kita .. aku … aku tidak.tahu , apa yang salah .. aku … ”

Taeyeon terdiam ..

” Aku hanya ingin kita saling berbicara mengenai ini , Taeng – ah …sebenarnya apa yang terjadi di antara kita ? ”

Taeyeon tetap bungkam .

” Aku seperti tak mengenali mu . aku tak tahu …maaf … ”

” tak ada yang salah … sama sekali.tak ada yang salah di antara kita , oppa ….”

” aku mengetahui fakta bahwa kau tidak kuliah hari ini saat aku datang ke kelas mu . di sana aku.bertemu dengan Yeojachingu Luhan … ”

Taeyeon langsung menatapi.kris dengan tajam .

” jadi , yeoja bodoh itu yang memberitahu mu ? ” desis taeyeon tajam .

” jangan sembarangan men-judge orang lain … kau tak tahu apa yang kau katakan … ”

” ah sudah lah …. aku muak bicara terus dengan mu , oppa … aku muak !! ”

Taeyeon berlari menyambar tas nya di atas meja nakas di ruangan itu .

Kris berlari menarik tangan yeoja nya itu .

” lepaskan aku … ”

” Mau kemana ? ” tanya kris .

” lepaskan aku , Oppa …  aku muak !! aku mau pergi !!”

” tidak … kau mau kemana ? ”

” lepaskan aku !! ”

Tangan Kris terlepas begitu saja saat Taeyeon membanting nya dengan sekuat tenaga .. Kris merutuki dirinya yang akan selalu berubah lemah jika di hadapan Taeyeon . bahkan ia tak sanggup untuk bersikap tegas pada yeoja yang teramat di cintainya itu .

bisa saja ia tegas dan melarang kepergian Taeyeon ..namun , Apa daya , ia terlalu takut untuk.membuat Taeyeon terluka . sebenarnya apa yang terjadi di antara mereka ?

 

 

 

 

~ ~ ~ ~ ~ ~

 

 

 

 

” kenapa wajahmu kusut sekali , eoh ? ”

Taeyeon baru saja mendudukkan tubuhnya di atas kursi sebuah cafe di kawasan Myeongdam.

” sudah .. diam saja !! ” sahut Taeyeon dengan merebut minuman juice milik namja berambut blonde yang telah menunggunya .

” kau sendiri ? kenapa wajah mu juga kacau , eoh ? ” taeyeon dengan nada meledek ..namja blonde itu , Luhan . balas tersenyum. .

” aku bertengkar Dengan Kris Oppa lagi .. ”

” mwo ? bertengkar lagi ? ”

Taeyeon mengangguk dan kembali menghirup Juice Luhan yang tak lepas dari genggamannya .

” Kau sendiri ? ” tanya Taeyeon .

” kami tidak bertengkar . tidak pernah .. biasanya aku yang lebih dulu terpancing emosi , tapi saat emosi ku berada di puncak , justru dia yg tetap tenang . dia tak pernah marah . aku tak pernah melihatnya marah , ya , selama 2 tahun ini aku memang tak pernah melihatnya marah .. ”

” tidak berguna … kau itu berpacaran dengan manusia atau boneka ? bagaimana bisa dia tidak pernah marah padamu ? cihh .. berbeda sekali dengan Kris oppa yang emosinya tinggi dan sangat posesif itu .. oh god ! aku muak !! ”

” kau muak dengan pacar mu yang posesif dan emosional , sedangkan aku mulai bosan dengan pacarku yang selalu saja mengalah pada ku . kita sama., Kim Taeyeon ssi …”

” ckk … bukankah namja lebih menyukai wanita yang seperti itu ? kalian lebih suka dengan wanita yang penyabar seperti itu kan ? ” sahut Taeyeon bernada sinis .

” well , kau memang benar . tapi jika kau selalu berhadapan dengan yang seperti itu setiap harinya , kau pasti jenh . aku ingin sebuah hubungan seperti semestinya . ada pertengkaran dan juga cek – cok .. jika seperti ini , justru tidak asyik , tidak ada tantangannya sama sekali ..  ” jawab Luhan ..

” Aku bisa membayangkan betapa membosankannya yeojachungu mu itu . Kris Oppa yang terlalu posesif dan peka terhadapku saja sudah membuatku muak . apalagi yeoja mu itu , Seperti berhadapan dengan patung saja .. ”

Luhan terkekeh pelan mendengar uraian Taeyeon yang serasa mengelitik otaknya . matanya terus mengamati wajah Taeyeon yang cantik itu . sikap taeyeon yang ceplas ceplos dan berani telah membuatnya tertarik . Taeyeon membuatnya nyaman dan bisa melupakan berbagai masalah dalam hidupnya . termasuk masalah percintaannya dengan Jessica yang ia rasa sudah dalam tingkatan kejenuhan yang tak bisa di hindari nya .

” Kau manis juga , Taeng – ah … ” guman Luhan samar .

Taeyeon yang merasa menjadi objek mata Onyx Luhan itu sesekali hanya bisa tertunduj atau membalas tatapan luhan itu .

walau memiliki wajah yang babyface , di matanya Luhan adalah namja gentle yang bisa membuat yeoja nyaman bersamanya . Pribadi yang easygoing dan juga lucu semakin membuat hubungan pertemanan di antara mereka menjadi semakin intim saja .

tadi mereka sepakat untuk tak masuk ke kampus karna ingin mrnghabiskan waktu berdua di Busan .

Ia tahu , apa yang di lakukannya bersama Luhan itu amatlah terlarang . apalagi masing – masing di antara mereka telah memiliki pasangan . tapi , siapa peduli ? ia menemukan kehangatan dan kenyamanan yang berlebih jika bersama Luhan . Pelukan Terhangat di dapatkannya dari Luhan . Kecupan lembut juga hanya dapat di temukannya pada diri Luhan . dan tragisnya , Semua itu di dapatkannya dari orang yang tak memiliki hak atas hati dan perasaannya . Bukan dari namja yang hampir 4 tahun ini.hidup bersamanya . namja yang akan memberinya kecupan hangat setiap pagi ketika ia baru saja terbangun dari tidurnya . bukan dari.namja yang selama inu selalu memberinya cinta yang teramat indah dan suci . Bukan dari Kris . yah , tragisnya semua itu di dapatkannya bukan dari Kris namjachingunya .

Tatapan mata Taeyeon dan Luhan terus beradu , di saksikan jutaan bintang gemerlapan di angkasa sana . menjadi saksi hadirnya sebuah rasa berwujud Gejolak yang menggelora hingga menahan udara di dada masing – masing . saling mengirimkan ikatan rasa yang terhubung melalui benang tak kasat mata yang hanya mereka berdua yang mengetahuinya .

nafsu menggelora saat Kedua tubuh itu semakin merapat hingga akhirnya bersatu pada peraduan Rasa yang masih asing itu . bibir saling terpaut satu sama lain , menandakan lahirnya sebuah Ikatan yang masih tak bisa di Klasifikasikan sebagai ikatan cinta . krna cinta tak pernah di landasi oleh lahirnya nafsu . dan saat ini , ketika kedua nya menyatu , ketika kedua bibir ranum itu saling melumat itu seperti tk terpisahkan oleh waktu , itu bukanlah Cinta …

 

 

 

 

 

~ ££££££ ~

 

 

 

 

 

 

” Jess , kau datang ke pesta ulang tahun Tao malam ini ? ” tanya Yoona saat mereka berdua tengah berada dalam ruang ganti toilet .

” Tao ? nugu ? ” Jessica memasang wajah bengongnya .

” mwo ? kau tidak mengenal Tao ? dia ketua Club Wushu di kampus , masa kau tidak kenal , sih ? ”

” ku rasa aku memang tidak mengenalnya . kau tahu sendiri namja – namja yang ku kenal di kampus ini hanya ada Sehun , Kai , Jongdae , Joonmyun , Daehyun , Taemin , ahh … kau tahu lah … ”

” baiklah , baiklah … kau harus pergi ke pesta itu ..pasti menyenangkan . ”

“Yoong , aku tidak mau menghadiri sebuah acara di mana aku tidak di undang . membuat malu saja … ”

” Aiiissshh .. bagaimana dengan Luhan ? dia pasti di.undang kan ? ” Yoona masih belum puas .

” Lulu ? eum .. Mollayo ….” jawab sica enteng .

” mwo ? masa kau tidak tahu , dia itu kan namachingu mu . atau ….. apa kalian sedang ada masalah ? apa kalian bertengkar ? ”

gerakan sica yang tengah membuka loker miliknya terhenti . Tangannya membuka pada pemutar kunci .

Yoona memang sahabat yang selalu tahu jika dirinya memiliki masalah . Mungkin karna wajah bodohnya ini memang transparan sehingga semua masalah dapat dengan mudah terlihat oleh orang lain hanya dengan memperhatikan wajahnya ini .

jessica mendengus pelan .. mencoba mengatur emosinya .

” tebakan mu benar . kami memang sedang bermasalah , tapi aku juga tidak tahu apakah kami sedang bertengkar atau tidak , yang bisa ku bagi dengan mu hanyalah jawaban bahwa kami memang sedang tidak baik .. ” jawab sica dengan nada yang sebenarnya mulai menahan tangis nya .

yoona hanya bisa menatap jessica dengan tatapan iba .

” maaf aku telah membuat mu bersedih … ” ucap Yoona sambil mendekap sica yang lebih pendek darinya . membuat tubuh gadis dengan wajah dingin itu begitu nyaman untuk di peluk .

Jessica mencoba tersenyum dalam dekapan Yoona yang sedikit membuatnya tenang .

” Gwenchana , Yoongie – ah … ayo kita ke kelas  . ”

” Ne , Kajja !! ”

 

 

 

 

~ ~ ~ ~ ~ ~

 

 

 

 

Jessica membanting pulpen di tangannya dengan kesal ke lantai . untunglah Dosen tidaj mendengarnya , Sedangkan murid – murid lain tengah menggeluti kuis mingguan dari Kangta Songsaenim .

ia kesal bukan karna merasa sukar dengan kuis ini , ia hanya kesal karna pikirannya ini sama sekali tak bisa fokus .

selalu memikirkan perbincangan terakhir antara dirinya dan Luhan via ponsel kemarin . fakta bahwa Luhan Dan Taeyeon secara bersamaan tidak menghadiri kuliah , telah sukses  membuat pikiran dan fokusnya kacau .

Jessica melirik bangku Taeyeon yang tak jauh darinya . Yeoja berambut hitam itu tenfah asyik menulis – nulis atau mungkin saja tengah menggambar di bukunya mengingat gadis itu juga pandai menggambar. sungguh berbeda dengan dirinya yang memang sama sekali tak bisa menggambar . bahkan tulisannya saja sangat sulit untuk di pahami ..setidaknya itu yang di akui Sooyoung dan Hyoyeon yang pernah meminjam catatannya .

Jessica terus mengamati Taeyeon dari jauh sambil sesekali membandingkan kesempurnaan gadis itu dengan dirinya .  tiba – tiba saja Taeyeon membalas tatapannya . tatapan dua yeoja itu bertemu . taeyeon terlihat menatap jessica dingin sementara jessica hanya memandang yeoja itu dengan datar .

 

 

TRIIIIIINGG

 

 

bel pergantian jam berbunyi . mahasiswa lain langsung beranjak begitu dosen juga meninggalkan ruangan itu . Begitupun dengan Taeyeon , yeoja itu bahkan sampai mendelik Jessica dengan begitu tajamnya .

 

 

Lama Jessica tak beranjak dari tempat itu .

namun ketika merasakan perutnya mulai mengluarkan suara yang amat mengganggu jessica melangkah kan kakinya keluar menuju cafetaria .

 

 

sesampainya di sana , Jessica hanya membeli keripik kentang dan juga air mineral untuk mengisi perutnya .

” Kau yakin bisa kenyang hanya dengan makan itu ? ”

jesica terkejut seketika .. matanya langsung berkilat takut karna memang saat ini ia berada pada suatu spot di kampus yang memang selalu sepi .

Tiba – tiba saja seorang namja telah duduk di sampingnya dengan membawa kotak makan siang .

” K .. Kris …. ” jessica terbata .

” yakin bisa kenyang ? ” tanya namja dengan mata elang menakutkan itu .

” eum … ne … ku rasa begitu .. ”

” Ckk ..  makan lah … ”

kris menyerahkan kotak makan itu pada jessica .

” ap … apa ini ? ”

” kau tak lihat ? itu kotak makan . di dalamnya ada makanan . ” kris terdengar ketus .

” iya , aku tahu .  tapi kenapa kau memberikannya pada ku ? ini kan milik mu . ”

” sudahlah … aku sudah ikhlas memberi mu jatah makan siang ku . ”

” maaf , tapi aku tidak bisa .. di lihat dari penampilannya , pasti bukan kau yang membuat makanan ini ..setidaknya ini pasti dari pacarmu .. ”

Kris tersenyum sinis .

” dasar sok tahu .. kau tidak mau ? ya sudah kembalikan pada ku … ” Kris merebut kotak makannya .

” Hei …. aku mau … ” Jessica tak rela nakanan berbau nikmat itu di rebut darinya  .

” kalau begitu cepatlah dimakan , nantu basi .. ” sahut kris tetap dengan nada ketus .

” eum .. aku masih tidak enak hati .. bagaimana kalau kita makan bersama ? ”

Jessica benar – benar tak mengira bahwa ia baru saja mengatakan itu .. oh .. betapa memalukannya .

” aku tidak mau … ” sahut kris . ” kenapa ? aku.yakin ini pasti masakan Yeojachingu mu .. ”

” kau itu sok tahu sekali , ya ?! ya sudah .. aku akan makan bersamamu . cih …. dasar yeoja , di suruh.makan saja susah .. ”

” Kami akan makan kalau asal muasal makanannya juga jelas , tuan muda .. ”

Kris terkekeh ..

akhirnya Jessica dan Kris sama – sama makan siang di Koridor kampus Jurusan teknik yang memang tak selalu di lewati mahasiswa lain . tempat itu selalu sepi .

walau canggung karna baru saja mengenal , namun  baik jessica dan kris sama – sama bersikap senormal mungkin .

” apa yang  kau lakukan di sini ? ” tanta kris dengan memasukkan potongan sushi ke dalam mulutnya .

” Entahlah … aku hanya ingin menyepi… ”

” menyepi ? ku pikir Kau sedang meletakkan Bom atau hal – hal berbau terorisme lainnya di tempat ini … ”

” mwo ? ” mata jessica langsung membulat .

” kkkk …. ”

Jessica mendengus kesal  ..

” oh iya , makanan ini enak sekali .. siapa yang masak ? ” tanya sica .

” Taeng ku .. masakannya memang selalu enak dan terbaik .. ”

” lalu kenapa kau tidak mau memakannya tadi ? ”

Kris langsung terdiam .. Jessica pun merutuki dirinya karna sudah membuat namja itu terlihat tidak baik .

” dia memasakkan ini bukan hanya untuk ku .. ”

Jessica benar – benar tak tahu harus berkata apa . kris memang tak mengatakan nya secara jelas  . namun , ia sudah tahu bahwa ini akhirnya akan menyinggung nama Luhan  .

jessica meletakkan Sumpitnya di lantai di mana mereka duduk .

” Jangan kau teruskan … ku mohon jangan .. ” jawab sica lirih .

Kris pun demikian . dadanya semakin sesak .

” Bisa katakan pada ku , sebenarnya apa yang terjadi di antara kita ? ” tanya Kris dengan suara yang bahkan teramat pelan .

” maaf , aku harus pergi … ”

Jessic langsung berlari menjauh dari tempat itu . ia tak mau mengetahui fakta – fakta lain yang akan semakin membuat tabir terselubyng yang menyelimuti Luhan dan taeyeon semakin terkuak . karna jika itu terkuak , ia khawatir ia tak kan sanggup menghadapi sakitnya ..

 

 

 

 

 

~ ££££££ ~

 

 

 

 

 

Jessica terus berlari hingga tak.sengaja menyenggol para penghuni kampus lain yang berpapasan .. tak jarang terdengar makian , karna aksi nya itu .

Nafasnya semakin memendek , keringat sudah mengucur deras di pelipis matanya .

langkah nya terpaksa terhenti tepat di depan auditorium kampus .

nafasnya benar – benar tersengal ..

” Sica – ah … ”

sebuah tangan langsung membantunya kembali berdiri tegak .

bagaimana mungkin kris sanggup mengejarnya ? namja itu bahkan telah berdiri di hadapannya .

” Maaf , tapi aku hanya ingin .. ah sudahlah … ”

Kris menuntun gadis itu untuk duduk di bawah pohon tak jauh dari mereka .

Jessica terdiam … begitupun Kris .

Tak ada yang berniat memulai pembicaraan Di antara mereka . Kris sendiri pun tak tahu kenapa ia justru berlari menyusul gadis cengeng di sampingnya ini ..

jangan kan soal itu , Jika di minta menjelaskan apa yang terjadi di antara mereka , Kris sama sekali tak tahu harus memberi jawaban apa .

” well , well … Apa yang kalian lakukan berdua  di sini ? ”

tentu saja baik , Jessica dan Kris tersentak kaget .

sekitar 15 meter di hadapan mereka , 2 orang yang masing – masing mereka cintai telah berdiri menantang .

Tatapan jessica terus tertuju pada kotak makan yang di.genggam taeyeon .

” Kita harus bicara … ” Luhan menarik tangan Jessica pergi dari sana . sementara Taeyein hanya mengedarkan pandangan tajamnya pada Kris  yang juga menatap tak kalah tajam pada yeoja itu .

 

 

 

 

~ ~ ~ ~ ~ ~

 

 

 

 

” apa yang kau lakukan dengan namja itu , eoh ? ” tanya Luhan dengan nada suara yang meninggi . tangannya mencengkeram kuat lengan jessica .

jessica meringis kesakitan ..

” Luhan .. lepas … ”

” tidak sebelum kau menjawabku ..apa yang kau lakukan dengan namja itu ? ”

” kami tidak melakukan apa – apa .. sekarang lepaskan aku …sakit , Lulu … ”

” Omong kosong !! kau mau membohongiku , eoh ? ”

” Luhan … aku tidak berbohong …”

Jessica menghentakkan tangan Luhan dengan sekuat tenaganya . Cengkeraman luhan pada lengannya pun telah lepas .

jessica terus meringis , bahkan ia yakin bahwa cengkeraman itu pasti akan meninggalkan bekas .

” Jawab aku dengan jujur … ” desis Luhan menahan amarahnya .

” aku sudah menjawab mu dengan amat sangat jujur , Luhannie … apa lagi yang kau inginkan ? ”

” Bohong !! aku melihatnya menyentuh mu . aku melihat semua nya , Jessica .. ”

Jessica hanya mengamati wajah Luhan dengan tatapan datar .

ia lelah . detik berikutnya , ia lebih memilih menarik nafasnya dan menenangkan diri .

” Maafkan aku …  ” ucap sica .

namun itu semakin menyangkut emosi Luhan .

” APA YANG TERJADI PADA MU SEBENARNYA ? KAU SELALU TAK MAU MELADENI KU . ”

” KAU SELALU MENGHINDAR , KAU SELALU MEMUTUS PEMBICARAAN SETIAP KALI AKU INGIN MENGATAKAN SEMUANYA PADA MU , SEBENARNYA APA YG TERJADI ? ”

Luhan terus berbicara dengan nada suara yang tinggi . mata onyx namja itu berkilat merah penuh kemarahan .

” Kenapa kau tak menjawab ku , kenapa kau selalu diam ? apa kau tak memiliki emosi ? dimana emosi mu ? ”

Jessica tetap tenang . airmata dengan pelan mulai menuruni pipinya . namun tatapannya tetap lah datar dan dingin .

” Jess …. ku mohon katakan pada ku apa yang sebenarnya kau inginkan ….sungguh aku tidak mengerti . aku lelah , Chagi … ”

” kau lelah ? ” tanya sica dengan suara datarnya .

” kau lelah karna apa , eoh ? kau merasa tak puas selama bersama ku ? ”

” Apa maksudmu ? aku tidak seperti itu … ” sahut luhan .

Jessica menyeka air mata nya .

” sebenarnya apa yang terjadi , Lu ? apa yang terjadi di antara kita ? ”

” justru aku yang harus menanyakan itu pada mu . aku merasa bahwa kau mempermainkan apa yang telah kita jalani .. aku …    ”

” benarkah ? kau merasa di permainkan ? bukankah yang seharusnya menanyakan itu semua padamu adalah aku ? ”

luhan terdiam …

” apa yang terjadi di antara kita ? Apa yang membuatmu semakin jauh dari ku ? ”

” aku tidak .. ”

” kau lelah menghadapiku ? bukankah aku yang seharusnya lelah bersabar karna mu ? aku selalu diam karna aku ingin mempertahankan.hubungan kita .. aku selal pasrah karna aku ingin menghargai mu . aku selalu mengalah karna aku ingi setiap pertikaian di antara kita dapat terselesaikan dengan cepat .kau bilang aku tidak memiliki emosi ? Yah … aku memang tidak memiliki itu lagi sejak kau pun mulai menjauh dan berpaling dari ku . ”

Luhan terlonjak ke belakang .

nada suara sica yang tetap tenang namun emosional ity serasa menghantam kesadarannya . membuatnya hampir roboh karna tak memiliki pegangan untuk berdiri lagi .

” aku menerima setiap apapun yang kau katakan tentang ku . aku terima kau selalu sibuk dengan urusan mu dan mengabaikan ku . aku terima setiap perkataan ketus mu yang sebenarnya menyakiti ku ..sekarang kau.bilang kau lelah ? kau lelah karna apa ? Lulu , anggap aku terlalu percaya diri dan mungkin egois di mata mu . ”

Ucapan jessica terputus karna rasa sesak nya semakin menjadi .

” tapi kenapa kau selalu berlagak seakan – akan kau yang paling tersiksa ? kenapa kau selalu pandai mengarahkan semua kesalahan begitu saja pada ku ? ”

” aku diam karna aku mempertahankan hubungan kita , Lu .. aku tak kan mau menyerah atas badai apapun yang menghadang perjalanan kita . tapi kau bahkan menutup mata dari senua usahaku itu .. apa yang salah , Luhan ? apa yang salah dari ku ? apa yang kurang dari ku ? demi tuhan akan ku lakukan apapun asal cintaku pada mu.tetap lah utuh  . ”

Luhan terduduk di tanah . ia mengusap kasar wajahnya .

” kau selalu berlagak bahwa kau lah yang tersakiti .. padahal , kau pun tahu bahwa aku selalu mengalah untuk mu … Luhan , ku mohon katakan padaku , apa yang kau inginkan ? ”

Jessica duduk bersimpuh di.hadapan namja yang sangat di cintainya itu .

” Aku tak mau menyakiti mu , aku tak mau menyakiti siapapun . ” sahut luhan .

Jessica mengernyitkan keningnya .

” bukan itu jawaban yang ku inginkan … ” sahut sica .

” aku mau kita saling introspeksi diri . aku tak mau menyinggung siapapun ..aku … aku ingin kita saling memikirkan apa yang salah di antara kita … ”

Jessica benar – benar lelah … mati – matian ia menggigit bibirnya agar isakan tangis nya tak.lolos begitu saja .

” ikut aku …..”

luhan menarik kembali tangan.Jessica menuju suaru tempat ..tapi.menurut sica , apapun dan dimanapun itu , asal semua masalah ini dapat terselesaikan , Maka akan ia lakukan .

mata jessica kembali menganak sungai akubat air mata yang sudah jatuh tak tertahankan lagi .emosi yang mati – matian di tahannya akhirnya tertumpah begitu saja saat kali ini ia berhadapan dengan Seseorang yang ia anggap sebagai sumber masalah ini . Taeyeon dan tentunya Kris ..

dua orang itu masih di tempat saat mereka berempat di pertemukan , di auditorium .

Dari sorot mata Taeyeon dan Kris , Jessica tahu bahwa pasangan itu juga baru saja mengalami pertikaian sama seperti apa yang ia dan Luhan alami .

 

 

 

 

 

~ ££££££ ~

 

 

 

 

 

Kali ini mereka berempat duduk di cafetaria , saling berkonfrontasi , saling berhadapan .

Kris dan luhan saling berseteru.dengan taapan mata mereka yang saling beradu. Emosi kris juga telah berada di ujung tanduk . berhadapan dengan Namja yang telah terang – terangan merebut perhatian yeoja yang sangat di cintainya , Taeyeon .

tinggal menunggu waktu saja , jika ia memang harus menghajar namja itu sekarang juga .

yang jelas ekspresi Kris benar – benar seperti serigala yang siap menerkam mangsa dengan tatapan nya yang menakutkan itu . bahkan Jessica sendiri dapat merasakan aura kebencian dan juga kemarahan Kris yang ia perkirakan sanggup meretakkan setiap jengkal manusia manapun .

” sekarang katakan ,apa maksudmu mengumpulkan kami semua di sini ? kau tentunya tak mau aku menghajar mu sekarang juga kan ? ” kris membuka pembicaraan .

sementara Luhan hanya mengirimkan seringaian yang sering jessica sebut sebagai ‘ seringai setan ‘ nya itu .

” jangan sombong dulu , Wu Fan .. justru aku mengumpulkan kita semua  disini karna aku ingin kita mencari jalan keluar masalah yang terhadi di antara kita .. ” sahut luhan .

” siapa yang kau maksud dengan.bermasalah ? kalian ? ” jawab kris dengan menunjuk Luhan dan Jessica melalui mata nya .

” jika yang kau maksud adalah kami , kau salah … kami baik – baik saja , jika kau ingin tahu . ” sambungnya lagi dengan merangkul Taeyeon di sebelahnya .

” Oppa , apa – apaan kau ini ? ” Taeyeon terluhat risih dan melepas rangkulan namjachungunya itu .

luhan tersenyum penuh kemenangan .

” kau lihat sendiri kan ? yeoja mu saja seperti tak mau kau sentuh .. ” ledek Luhan .

” jangan asal bicara kau , Xi Luhan . hubungan kami bahkan sudah jauh melampaui hubungan mu dan juga Jessica .. ”

” ya , ya , ya , aku tahu . Taeng sudah cerita semuanya …. ”

” jangan pernah kau memanggilnya begitu ….  kau tidak berhak !! camkan itu !! ”

Taeyeon tampak mengirimkan sinyal yang menantang melalui katanya pada Jessica yang memang seperti batu hidup seperti tadi . yeoja itu tak tahu harus berbuat apa sekarang ini ..ia bingung . namun melihat perdebatan Luhan dan Kris , memhuatnya muak ..

” kau mau apa , eoh ? Taeyeon saja tidak keberatan ku panggil seperti itu.. ”

” LUHAN !! ”

Luhan , Kris , dan Taeyeon terdiam .. Seseorang yang dari tadi diam itu akhirnya angkat bicara .

Jessica menatapi Luhan dengan tajam .

” kau sadar mengatak itu ? kau sadar saat kau membahas yeoja lain sementara ada aku di sini ? kau anggap apa aku ? ” jessica mengerang .

” dengarkan yeoja mu itu , Lulu . ” sahut Kris .

” kau juga diam , Kris !! aku tak meminta mu untuk menyela ku .. ”

” hei !! kau pikir siapa dirimu berani membenta luhan dan Kris ? ” sahut Taeyeon tiba – tiba .

” aku tahu aku bukan siapa – siapa , Taeyeon ssi .. tapi yang jelas aku bukanlah orang yang senang melihat orang lain berdebat dan bertikai karna dirinya .. ”

” KAU MENYINDIRKU ? ” Taeyeon membentak .

” Taeng – ah , tenanglah … jangan membuat keributan … ” Kris menyela .

” mwo ? jadi kau membelanya , Oppa ? kau lebih membela yeoja itu dari pada aku ? ”

” Bukan seperti itu , Taeng …. tapi …  ”

” kau menyukai gadis itu kan ? ”

seketika itu juga baik Kris maupun jessica sama – sama tersentak . apa maksud Taeyeon mengatakan itu tadi ? dimana letak otak yeoja itu ?

” Taeyeon ssi ….jaga bicara mu baik – baik …  ” jessica menggeram .

” apa yang merasuki mu , Taeng – ah . kau seperti bukan Taeyeon ku . kau berbeda … aku tak mengenali mu .. ” sahut Kris .

Taeyeon hanya melengos dari kekasihnya itu . sementara Luhan yang kali ini menjadi patung tampak kebingungan harus berpihak pada siapa .

” katakan apa yang ingin kau sampaikan pada kami , Lulu .. ” ucap sica .

” dasar yeoja murahan ! kau benar – benar mengharapkan Untuk bersama Kris oppa , eoh ? ”

” Diam ,  Kim Taeyeon ssi ! yang kau tuduhkan semua pada ku itu , sama sekali tidak benar , dan tidak beralasan . aku saja baru mengenali Kris beberapa hari ini . ” sahut sixa .

” haruskan kau menjelaskan itu sekarang ? kau terlihat seperti maling yang ketauan selingkuh … ” sela Luhan .

” bukankah seharusnya aku yang mengatakan itu ? bukankah kau san juga Taeyeon yang bermain api di belakang kami ? bukankah kalian yang terlihat seperti maling yang ketauaan selingkuh ? ”

Taeyeon dan Luhan sama – sama terkesiap .. yah … ekspresi dua orang itu smkurang lebih sama dengan ekspresi pencuri yang ketauan basah .

sementara , Kris terlihat melongo tak percaya . Gadis polos yang baru di kenal nya beberapa hari itu sanggup berbicara frontal dan berani seperti tadi .

Luhan lebih dulu mengambil jeda untuk menenangkan diri . posisi nya benar – benar di himpit rasa bersalah terhadap Jessica . namun , ia telah menyusun rencana yg di aturnya bersama Taeyeon . dan rencana ini harus segera di mulai .

” baiklah … ku harap semuanya tenang terlebih dahulu .. ” ucap Luhan melerai .

jessica hanya mendengus di sampingnya .

” Ku rasa tanpa perlu ku jabarkan , kita semua di sini sudah tahu apa yang terjadi . maksudku , hubungan kita bersama pasangan masing – masing . Aku akui bahwa hubungan ku dan juga Jessica sedang tidak baik , dan terjadi kegoyahan yang serius . ” Luhan melirik Jessica di sampingnya yang terlihat membuang muka .

” dan aku juga tahu bahwa Hubungan kalian juga sedang tidak baik … ” ucap Luhan pada Kris dan Taeyeon .

” sudah ku katakan , Luhan ssi , kami.baik – baik saja .. ” sahut kris .

” oppa , sudahlah … akui saja yg sebenarnya .. Luhan sudah tahu semuanya … ” sagut Taeyeon .

kris kembali menunjukkan wajah tidak percayanya akan sikap Taeyeon ini .

” aku langsung saja . Jessica dan Kris ssi mungkin sudah mencium kedekatan di antara aku dan Taeyeon . aku akui itu memang benar … ”

Jessica sudah benar – benar lemas di tempat itu .

” tapi , kami dekat karna Chemistry di antara kami sangat kuat .. kami salng nyaman dan nyambung satu sama lain .. .. ”

” kau sadar kan sedang membahas apa dan di depan siapa ? ” Kris menyelidik .

” aku tahu pasti , Kris ssi … dan tolong jangan menyela ku …. ”

terjadi jeda sesaat , yang terdengar di antara mereka hanyalah deru nafas akan berbagai macam emosi yang terpendam di dada masing – masing . berangsur – angsur sesak dan kebutuhan akan oksigen yang semakin menipis itu membuat Deru nafas itu semakin kentara . Luhan menarik nafas sedalam mungkin , berusaha mengumpulkan udara di kantung paru – parunya .

” Kita terlibat dalam masalah yang kita sendiri tidak tahu apa sebenarnya masalah itu . aku dan taeng sudah membahas hal ini .. kami tidak pernah melakukan apapun yang melanggar batasan kami sebagai orang – orang yang telah memiliki pasangan masing – masing . ”

” aku dan taeng masih sangat sadar bawa kami masih mencintai pasangan kami . aku masih mencintai Jessica , dan Taeng masih mencintai Kris .. ”

” bisakah kau langsung ke poin terpenting nya saja ? aku benar – benar muak mendengar penjabaran mu yang seakan – akan menjelaskan kronologis perselingkuhan di antara kalian berdua … ” Kris emosi .

Luhan mendengus .

” aku dan Taeng sudah berunding mengenai rencana kami ini … ”

” Lu ,bisakah kau langsung saja ? ku.mohon sebelum aku mati sesak di sini , ku.mohon cepat katakan apa maksud mu .. isk .. please .. ” sahut sica .

” Ck …  cengeng .. ” dengus Taeyeon .

” Taeng …. ” sahut kris .

Luhan mengelus puncak kepala jessica dengan lembut .

” Kita adakan sebuah permainan . ”

” apa maksudmu ? ” sahut kris .

” Kita bermain .. Istilah frontal nya , Kita bertukar pasangan . aku bersama Taeyeon sementara Jessica bersama Kris .. ”

” dasar gila !! permainan macam apa itu ? kau ingin menukar pasangan mu sendiri ? ”

jessica sudah benar – benar lemas dan shock . bahkan air mata nya saja sudah menganak sungai .

” dengarkan aku dulu , ini juga sebagai cara agar kita tahu akan di bawa kemana hubungan kita . kita akan membuktikan sampai mana chemistry di antara kita . contohnya aku dan taeng , kami ingin melihat apakah chemistry.di antara kami ini memang sebuah kenyataan atau hanya ilusi nafsu .. ini cara satu – satunya agar masalah kita selesai .. ”

” ini gila !! apa kau tak memikirkan perasaan.kami semua ? apa kau tak memikirkan aku ?” sahut sica .

” justru karna aku tak mau menyakitimu lebih lama jess .. aku tak mau melakukan itu . aku tak mau perasaan ku selalu terbagi dua antara kau taeyeon ..mengertilah … ini sama sekali tidak mudah bagi kami … ”

” jika kalian bisa menjalin hubungan dalam permainan ini , lalu bagaimana denan aku dan Kris ? apa kalian tak membayangkan itu , eoh ? ”

” tentu saja kami memikirkannya . terlebih saat kami tahu bahwa kalian pun menjalin kedekatan .. ” sahut taeyeon .

” taeng , aku dan sica bahkan baru belakangan ini saling mengenal .. bagaiman mungkin kau …. ”

” Hanya 3 bulan … kita akan menjalani permainan ini selama 3 bulan ..  dalam 3 bulan itu kita akan mencari jawaban dari cinta kita maing – masing setelah waktu 3 bulan itu berakhir , barulah kita akan mengambil keputusan .. ”

” keputusan apa ? ”

” kita akan memutuskan siapa yang kita cintai di masa depannya . ”

” jadi maksudmu , jika misalnya kau dan taeng dalam waktu itu telah menemukan jawabannya , maka kalian tak kan terpisahkan lagi , begitu ?!”

” bisa di bilang begitu , Kris  … ”

” KURANG AJAR !!!  ”

 

 

PLAAAAAKKK

 

 

” Kau …  berani – beraninya kau bicara begitu !! dimana hatimu , bodoh ? ” ucap kris dengan menghadiahkan bogem mentah nya pada wajah tampan Luhan ..

” ini hanya permainan , Kris …. tunjukkan sportifitas mu … ” jawab luhan dengan menyeka darah di sudut bibir nya ..

” Manusia rendahan !! apa kau itu manusia , eoh ? kau tega menyakitimu kekasihmu sendiri hanya untuk nafsu dan ego mu ? ”

” Opppa …. jangan berlebihan .. kami sudah memikirkan ini masak – masak . sudah luhan katakan bahwa ini hanyalah permainan ” sahut taeyeon .

” kau berkata begitu karna kau memang menginginkan ini , iya kan ?!Taeng , apa yang terjadi pada mu , eoh ? apa yang kurang dariku ? ”

” tidak ada yang kurang dari mu , oppa … hanya saja , aku tak bisa bertahan bersamamu sementara ini . ”

” kau … ” kris menggeram …

 

” kau yakin akan menjalani permainan gila ini , Lu ? ” tanya sica menahan isaknya .

” maafkan aku sica – ah … tali taeyeon mampu mengisi kekosongan mu . dia mampu melakukan yang tak bisa kau lakukan . dan yang terpenting , dia membuatku nyaman ..  ”

” Lu , hikss ….ku.mohon jangan lakukan…jangan tinggalkan aku … aku berjanji akan melakukan apapun yang kau inginkan … tapi ku mohon tetaplah bersamaku , aku sangat mencintaimu …. ”

” maaf kan aku , chagi … ”

Luhan mulai beranjak dari tempatnya . ia pun menarik tangan Taeyeon .

” Luhan … no … andwaeyoo …. ”

sementara kris juga menahan tangan Taeyeon yang telah di tarik oleh Luhan .

” oppa , sudahlah …. kau harus profesional , ikuti saja aturannya .. ”

” tidak akan ….”

” luhan , tolong jangan …. hiks … ”

” maafkan aku …. maafkan Kami … ”

” No., Luhan …..Luhan !! ”

Luhan dan Taeyeon terus melenggang dari tempat itu dengan berpegangan tangan .

 

 

 

jessica menangis tersedu – sedu sementara Kris hanya terdiam di tempat …

” Luhan .. hiks … Luhan …. ”

Kris terus mendengarka isak tangis Jessica yang manyayat hati itu ..ia pun iba melihat kondisi gadis yang terlihat hopeless dan berantakan itu. walau tak bisa mengatakan bahw dirinya baik – baik saja , namun kris setidaknya merasa beruntung karna ia adalah lelaki .. kesedihan tak kan pernah ia perlihatkan pada siapapun juga . melihat jessica yg terus menangis membuat nya sedikit terenyuh …

Kris mencoba menarik senyum dari wajahnya yang dingin itu ..

” Ckk … bodoh !! mereka bilang ini hanya permainan kan ? ”

di tengah isak tangis nya jessica masih bisa mendengar ucapan namja itu .

” Kau tahu , aku muak …. jika mereka menganggap ini adalah sebuah permainan , maka kita akan menunjukkan bahwa Cinta itu bukan permainan … ”

 

 

To Be Continued

 

sorry for the typo

 

Hmmm …. gimana ? jelek banget kan ? hehe …. mian ya … masuh amatiran banget soalnya ….kkk … jadi , aku sangat mengharapkan respon berupa komen dari.kalian … Harap komen ya ….

 

nb : ff ini telah lebih dulu ku share di blog pribadi ku , sekarang udah sampai di chap 3 di blog ku itu . kalo kepo dengan ff ini silahkan mampir ya ke sini http://imhyojungreal.wordpress.com/

Title : Love Game  ( Chapter : 1 )

 

Author : RiyeonHi

 

Length : Chaptered

 

Rating : PG – 17

 

Genre : Romance , Hurt

 

Main Cast : Jessica Jung , Kris Wu , Xi Luhan , Kim Taeyeon

 

Other Cast : Find In The Story

 

Pairing : Krissica , LuTaeng

 

 

Notes : seluruh alur cerita dalam ff ini asli milik otak dan imajinasi saraf otak author , jika ada kesamaan harap di maklumi karna cerita ini bisa di bilang PASARAN . Dont Bash , Dont Coppas , just give me your comment and likes !

 

Poster : http://icydork.wordpress.com/

 

Recommended Backsound : Ailee – Evening Sky ( author waktu bikin ini sambil dengerin lagu itu soalnya , hehehe )

 

 

Warning : TYPO BERTEBARAN , PENGGUNAAA EYD BURUK , ALUR KECEPATAN / TIDAK JELAS , DAN JUGA BEBERAPA HUMAN ERROR LAINNYA !!

 

 

 

Hyojung Proudly Presents : Love Game ( Chapter : 1 )

 

 

 

 

 

******

 

 

 

 

 

Riuh tentu saja … Tak biasanya kelas di bubarkan secepat ini . Beberapa mata kuliah terancam terbengkalai jika Keadaan ini terus di biarkan . tapi , tentu saja ini menjadi sebuah fenomena langka bagi seluruh mahasiswa di sebuah universitas ternama di Seoul ini . kesempatan pulang lebih cepat tanpa di bebani tumpukan tugas yang membuat kepala pening jutuh turunan , tentunya membuat semua murid di universitas itu begitu antusias .

 

begitu pula dengan seorang yeoja berpakaian sederhana , dengan celana jeans dan kaos bergaris putih dan hitam lengan panjang itu . ia masih mengemasi barang – barangnya untuk kemudian bersiap pulang . rambut panjang nya melambai – lambai indah akibat terpaan angin yang berasal dari jendela tak jauh darinya .

setelah selesai , yeoja itu mengedarkan pandangannya ke arah pintu masuk , berharap bahwa namja tercintanya telah datang menjemput .

Namun , orang yang ia nantikan itu tak jua menunjukkan batang hidung nya . di liriknya jam tangan Cassio di pergelangan tangan kirinya . detik kemudian ia berdecak .

” Ckk … Menunggu lagi …  ”

Ia pun menghempaskan tubuh rampingnya kembali di atas bangku kelas yang mulai sepi itu .

” Sica – ah … Ayo , kita pulang …. ” ajak salah satu mahasiswi cantik dengan rok mini hitam , t-shirt putih polos dan di lapisi kardigan hitam panjang , dan tak lupa pula sepatu stilletto merah yang pastinya mahal ..

” No , Hyuna ssi , aku harus menunggu Luhan … ”

” Kyeopta ? kau yakin ? ”

” Tentu saja … tunggu dulu … kenapa kau berekspresi seperti itu ? ” tanya Jessica yang heran akan ekspresi Hyuna yang seperti melengos karna jawabannya tentang menunggu Luhan tadi .

” Tidak … aku hanya merasa bahwa kau terlalu percaya pada namjachingu mu itu …. ”

Jessica terdiam …. apa maksud Hyuna berkata seperti itu ?

 

 

 

 

Jessica ‘ s Pov

 

 

 

 

” Tidak … aku hanya merasa bahwa kau terlalu percaya pada Namjachingu mu itu … ”

 

 

DEG ~

 

 

Ini aneh…. tak seharusnya aku mendengarkan ucapan Hyuna yang menurut ku tidak beralasan ini , tapi entah kenapa kata – kata Hyuna itu seperti palu godam yang menghantam setengah hatiku .

Ucapan Hyuna seperti mengisyaratkan padaku bahwa aku tak bisa terlalu percaya pada Luhan .

well , Luhan adalah kekasih ku . namja yang telah menjadi pengisi hatiku selama hampir 2 tahun belakangan ini ..

aku mencintai Luhan , yeahh … aku sangat mencintai namja ku itu .. Luhan bagaikan matahari yang menyinari hidupku ini . Luhan adalah segala – galanya , nafas dan juga nyawaku ini hanya untuknya ..

 

so … atas dasar apa aku tidak harus mempercayai namja ku itu ?

dia mencintaiku , yeah … dia mencintai ku sama seperti aku mencintainya . kami memang di takdirkan untuk saling mencintai dan mengisi satu sama lain .

 

Hyuna masih berdiri di hadapanku , sepertinya yeoja yang gemar berpenampilan seksi ini tengah menunggu reaksi ku soal Ucapannya tadi .

aku menarik nafas dalam – dalam .. menciba meredam letupan kecil emosi ku yang sedikit tersulut karna ucapannya tadi .

” kenapa kau bicara begitu ? Luhan adalah pacarku . sudah semestinya aku mempercayainya … bukankah inti sebuah hubungan itu adalah adanya rasa saling mempercayai ? ” tanya ku balik .

Hyuna memegang pundakku .

” Kau boleh saja percaya pada orang yang kau cintai .. tapi , jangan sampai kepercayaan mu itu di manfaatkan , hingga akhirnya kau tertinggal sebagai pihak yang di bodohi karna kepercayaan mu itu .. ”

alis ku tentu saja terangkat sebelah … aku heran , sebenarnya apa yang ingin Hyuna sampaikan padaku ?

aku bukanlah gadis pintar yang bisa mengetahui maksud seseorang hanya melalui rangkaian kata – kata bijak seperti itu . aku sulit mencernanya .

” Sebenarnya apa yang ingin kau katakan padaku , Hyuna ? ” Tanya ku lagi .

yeoja itu tersenyum .. lalu dengan gaya seduktif nya ia bergerak semakin mendekati ku . kali ini posisinya berada persis di dekat telingaku .bahkan aku sampai bergidik ngeri karna posisi seperti ini ..

” kau akan lihat sendiri nanti … ” bisiknya ..

Dan tubuh bodohku ini hanya bisa memberikan respon berupa sengatan aneh yang entah datang dari mana .. ah .. apa yang terjadi padaku ?

Hyuna telah meninggalkan ku sendiri di dalam kelas yang sudah kosong tak berpenghuni ini..

Aku menggeleng – gelengkan kepala ku saat tiba – tiba saja berbagai macam pikiran jelek masuk ke otak ku ini .

 

 

 

 

Kali ini aku harus kembali termangu menunggu namjachingu ku , Luhan ..

posisi ku berada di Aula kampus yang setidaknya tidak sesepi kelas ku tadi . masih ada beberapa mahasiswa lain yang masih sibuk dengan ekskul .

ku lirik kembali Arloji ku .. ini sudah lewat tengah hari , terhitung sudah hpir 3 jam aku menunggunya tanpa kabar begini …

ah , apa aku harus meneleponnya dan menanyakan keberadaannya ?

tapi , dia pasti akan marah .. belakangan dia tak suka kalau aku menghubungi nya terdahulu untuk menanyakan hal – hal lumrah seperti , kau dimana ? sedang apa ?

aku bukannya tipe yang posesif terhadap pasangan ku . tapi , itu hanya sebagai cara ku untuk mengentaskan jarak dan buruknya komunikasi di antara kami sejak.beberapa waktu belakangan .

 

 

aku mencari tempat yang agak sepi untuk menghubungi Luhan .

 

Tuuuuttt …..

 

 

” menghubungi Siapa ? ”

” Luhan ? ” aku termangu dengan ponsel yang masih melekat di telingaku , saat tiba – tiba saja Luhan telah berdiri di belakangku .

” Kau tidak percaya bahwa aku akan menjemputmu ? ”

” A .. ani … aniyo … aku hanya … ”

” sebenarnya kau bisa kan pulang ke apartemen mu sendiri ? kenapa harus rela menunggu ku lama ? Bagaimana kalau terjadi sesuatu pada mu , eoh ? ”

” mianhe , Lu , ku pikir … ”

” kau tahu kan aku sedang sibuk mempersiapkan acara debat tahunan kampus dengan anggota panitia lainnya ? kau tahu kan kalau aku harus membantu Taeyeon dalam penanganan Mekanisme dalam debat itu ? ”

Aku tak tahu bagaimana ekspresi ku saat ini . yang ku tahu , mata ku menatap lurus iris Onyx nya yang terlihat memendam emosi hingga aku tak.di perbolehkan untuk mengajukan pembelaan .. dia selalu memotong kata – kataku .

Dan aku semakin tak bisa mendeskripsikan bagaimana dan apa perasaan ku saat ini saat nama itu kembali di sebut oleh nya ..

Taeyeon .. entah sejak kapan nama itu selalu jadi sumber perdebatan di antara kami ? Aku tak menuduh mereka ( Luhan dan Taeyeon ) menyembunyikan sesuatu dari ku , hanya saja intesitas kedekatan mereka terus meningkat seiring dengan berjalan nya waktu yang aku tak tahu sejak kapan di mulainya kedekatan di antara mereka itu .

Taeyeon adalah teman sekelas jurusanku . Terkenal dengan wajah imut , senyum yang menawan , pribadi yang menyenangkan , dan juga terkenal Memiliki suara merdu yang membuat orang mudah sekali dekat dengannya . well , aku.harus akui bahwa Suara Taeyeon memang Juara di Kampus . berbagai macam penghargaan telah di raihnya berkat suara emas nya itu . Dan Luhan menyukai.yeoja yang.bersuara merdu .

Entah sejak kapan Luhan menjadi akrab dengan Yeoja itu , Terkadang ketika kami bersama , Luhan bisa saja tiba – tiba menceritakan kebiasaan Taeyeon yang aku sendiri sebagai ‘ Teman Sekelas ‘ tidak mengetahuinya .

aku tidak ingin berpikiran negatif .. setidaknya aku tahu bahwa Luhan masih mencintaiku , Sedangkan Taeyeon setahuku juga memiliki Kekasih ..

aku tidak mau memperpanjang masalah ini .. aku yang salah karna terlalu bodoh .

” Maafkan aku … ” ucapku pelan dengan wajah tertunduk dalam ..

Perasaan ku langsung menghangat ketika Luhan mengangkat wajah ku yang tertunduk dan memberikan Kecupan lembut di keningku .

” mengertilah .. aku tidak ingn terjadi sesuatu pun pada mu , jadi ku mohon , jangan pernah bertindak bodoh . Ini tugas penting yang di percayakan yayasan kampus padaku , jadi ku mohon bekerjasamalah … ”

Luhan menarikku dalam pelukannya yang hangat . biasanya jika susah begini , kami akan berciuman .

Namun , itu hanya akan menjadi angan belaka . karna sampai detik ini Luhan hanya mendekapku .

aku sangat merindukan ciuman itu .. entah sudah berapa lama kami.tidak.melakukannya .

aku kembali menarik nafas dalam – dalam . setidaknya aku masih mendapatkan pelukan dan dekapan nya yang hangat dan menenangkan ini .

God , aku sangat mencintainya .. walau aku harus mengalah setiap waktu untuknya , ku rasa tidak masalah selama hubungan ini tetap Utuh. Dan setidaknya aku masib bisa memeluk dan merasakan dekapan penuh cinta nya , karna hanya dengan begini lah aku tahu bahwa dia masih memiliki cinta untuk ku .

” Maafkan aku … im sorry … ” ucapku teredam di dadanya .

” Hm … ya sudah , ayo ku antar pulang …. ”

 

 

 

 

 

~ ££££££ ~

 

 

 

 

 

Kelas kembali gaduh karena untuk yang kesekian kalinya , dosen berhalangan hadir .

Ruangan ini telah kosong .

aku tak tahu harus menghabiskan waktu kemana dan dengan siapa . aku bukanlah tipe orang yang bisa bergaul dengan siapa saja . Jumlah teman ku saja bisa di hitung dengan jari . miris , berbeda sekali dengan Tiffany yang Talkactive , dan sociable .

Karna sifat kolot ku ini jua lah , aku kembali hanya bisa berdiam diri sendiri . menunggu satu – satunya ‘ Teman ‘ yang mungkin akan dengan sengaja membuatku menunggu lagi .

” Sillyehamnida … ”

” eh ? ”

tentu saja aku kaget .. tiba – tiba saja ada orang yang berada di ruangan dimana aku.berada sekarang ini . seorang namja bertubuh jangkung telah berdiri di depan pintu masuk .

” kau sekelas dengan Taeyeon ? ”

” ne .. ” jawab ku singkat sambil membetulkan posisi ku agar terlihat sopan di depan namja itu .

” Apa dia masuk hari ini ? maksudku apa dia menghadiri Kuliah kalian ? ”

” eum …  aku tidak tahu … aku tidak terlalu dekat dengannya … ”

Namja itu seperti kebingungan . dan wajahnya terlihat resah . Ku rasa , namja ini adalah kekasih Taeyeon..

” Kris imnida … aku namjachingu Taeyeon … ”

” Ouh … Jessica imnida … ”

” kau Pacar nya Luhan ? ” tanya nya pada ku .

” eum .. ne .. begitulah … ”

” kalau begitu mereka sama – sama menangani Program Debat Tahunan itu kan ? “.

” iya , Luhan sering menceritakan itu .. ”

Entah kenapa , aku justru kasihan melihat wajahnya yang terlihat kebingungan . Wajah tegas dan tampan itu terlihat kusut .

” ya sudah , kalau kau bertemu dengannya maksudku Taeyeon , tolong beritahu aku .. ”

” baiklah … ”

” mana ponsel mu ? ”

tentunya aku terlonjak kaget . di luar dugaan namja itu terkikik melihat kelakuan konyol ku tadi .

” aku hanya ingin memberi mu nomor ponsel ku agar kau bisa segera memberi tahu mu jika kau bertemu dengannya … ”

dan lagi – lagi dengan bodohnya aku mengangguk dan menyerahkan ponselku padanya .

dia pun memasukkan nomor ponselnya ke dalam ponsel ku .

” hubungi aku jika kau bertemu dengannya , Ne ? ” ucapnya .

” Oke … akan ku hubungi … ”

Apa itu ? aku seperti melihat lengkungan senyuman menawan dari namja itu ..

omoo !! tampan sekali ..

 

” aku harus pergi …. ”

 

 

 

Good … sekarang aku makin bodoh saja . hanya karna seorang namja berwajah tampan itu saja sudah sukses membuat fokus pikiran ku entah kemana . padahal namja bernama Kris itu sudah sekitar 15 menit lalu berlalu dari tempat ini .

aku celingukan mencari tanda – tanda kehidupan di ruang kelas ini , namun , yah seperti sebelumnya , aku tetap sendiri  ..

aku mendengus pelan .

Mataku tak sengaja menangkap sebuah bangku yang jaraknya sekitar 5 baris dari bangku ku . itu adalah bangku Taeyeon .

aku baru ingat bahwa memang ternyata Taeyeon tak menduduki tempat nya itu hari ini … dan aku juga ingat bahwa aku tak bertemu dengan Luhan hari ini .

tidak ….tidak .. jangan berpikiran jelek dulu ..

 

 

aku mencoba melangkahkan kaki ku keluar dari kelas . Dan ya tuhan . aku baru tahu betapa Kuper nya aku ini . lihatlah di lapangan kampus ini penuh drngan.anak – anak yang asyik dengan kegiatan mereka sendiri – sendiri .

Luhan … dia sedang apa ?

 

 

Gee , Gee , Gee , Gee , Baby , Baby

 

Ponsel ku berdering kencang ..

” Yeoboseyo ? ”

” Kau sedang apa ? ”

” Lulu , kau kah itu ? ”

” iya … ini aku , kenapa kau terdengar seperti aku tak pernah menghubungi mu saja , eoh ? ”

” ani … aku hanya ….. ah … sudahlah .. kau dimana ? ” tanya ku .

” eum .. aku di Aula .. ya , aku di Aula , kau tahulah kegiatan rutin , hehe ..  ”

aku terdiam .. nada bicara nya aneh … seperti menyembunyikan sesuatu dari ku ..

” ooh .. ” hanya itu respon yang  bisa ku berikan .

” Ya sudah .. aku masih ada urusan .. sampai jumpa … ”

” Ne … eum Lulu … ”

” Ne ? ”

aku mencoba mengatur nafas ku .. tiba – tiba saja rasa sesak itu datang memenuhi rongga paru – paru ku .

” I Love You …. ” ucapku terdengar getir .

 

1

 

2

 

3

 

4

 

5

 

” Nado …. ”

saat itu juga tangis ku pecah .. maksudku , aku ingin dia mengatakan ‘ Nado ‘ begitu aku mengatakan ‘ I Love You ‘ tanpa ada jeda satu detikpun . tapi , kenapa sampai membutuhkan waktu selama itu untuk menjawabku .

Tuhan … apa yang salah ? apa yang salah di antara aku dan dia ? apa yang salah dari hubungan kami ini ?

 

 

 

 

~ ~ ~ ~ ~ ~

 

 

 

 

” Sehun – ya , boleh aku bertanya sesuatu pada mu ? ” tanya ku .

saat ini aku berada di kelas Luhan yang berbeda jurusan dengan ku .

namja yg ku panggil tadi adalah Sehun .. dia sahabat baik Luhan . entah kenapa aku menginjakkan kaki ku di sini . seperti terpanggil begitu saja .

” ada apa , Noona ?  ” tanya nya pada ku .

” eum …. Luhan , apa dia masuk hari ini ? soalnya aku tidak bertemu Dengannya . ”

” Luhan ? oh .. dia tidak masuk .. bahkan dia tak menghadiri rapat panitia tadi , dan kalau tidak salah , Taeyeon juga tidak menghadiri rapat itu … ”

” oh … ” aku kehabisan kata – kata .sakit , perih , kecewa . Luhan .. kenapa kau membohongiku ?

” Gwenchanayo , Noona ? ” tanya sehun .

” Ne.. gomawo , sehunnie .. gomawo ..  ”

aku langsung berlari kemanapun kaki ku ini membawaku . aku hanya ingin lari , lari dari sakit ini . lari dari rasa kecewa ini .. Tuhan .. apa yang sebenarnya terjadi pada kami ?

 

 

 

 

 

~ ££££££ ~

 

 

 

 

 

Author’s Pov

 

 

 

 

Namja bertubuh tinggi tegap itu tengah menyiapkan berbagai macam makanan di atas meja makan apartemen nya ..

Apartemen yang di tinggalinya bersama Yeoja pujaan hatinya , Kim Taeyeon .

Yah ….Kris , di tengah kegalauannya akan sikap sang kekasih yang dingin dan acuh itu , ia masih menyempatkan diri untuk menyiapkan makan malam mereka .

 

 

CKLEK

 

 

 

” Aku pulang … ” ucap sebuah suara lembut yang langsung membelai syaraf di otak Kris . memproyeksikan Rasa rindu dan juga cinta Bagi yeoja itu .

” selamat datang … ” sahut kris .

” Kau yang menyiapkan semuanya , Oppa ? ”

” Ne … ”

” aku masih kenyang … ” sahut Taeyeon terdengar acuh .

” benarkah ? Makan dimana ? ”

” Di Pasar malam Gangnam . Bulgogi di sana enak sekali … ”

Kris memejamkan matanya kuat – kuat . mencoba menahan ribuan pertanyaan Yang ingin ia lancarkan untuk Taeyeon , yeoja tercintanya .

” Oh ya ? bagaimana kuliahmu tadi ? ” sahut Kris .

” eum .. kuliah ? baik … dan debat tahunan itu mulai kami realisasikan sesuai dengan rencana kami , yah … bisa di katakan berjalan mulus . ”

” begitu ? baguslah … ”

Taeyeon memperhatikan wajah Kris yang terlihat menyimpan atau lebih tepat nya memendam sesuatu .

” kau baik – baik saja , oppa ? ”

” ne … ayo makan … ”

Taeyeon pun duduk di kursi makannya . dan mulai melahap makanan Kris .

sementara Kris terus menatapi Taeyeon.yg tengah melahap masakannya .

” kau punya masalah ? ” tanya Kris .

” Tidak … aku baik – baik saja …. ”

” Kau yakin ? ”

” Tentu saja …. ”

Kris mendengus … baru ia sadari bahwa tak ada percakapan panjang yang terjadi di antara mereka . padahal , selama ini , semua cerita selalu mereka bagi . semua bisa.di ungkapkan dengan komunikasi yang baik . tapi , sekarang , jangan kan untuk berbagi cerita , untuk memulai perbincangan saja rasanya sangat sungkan . komunikasi di antara mereka benar – benar harus di benahi ..

 

Kris menelan saliva nya yang serasa mengeras di pangkal tenggorokannya . mencoba menyusun kata – kata yang akan ia lontarkan selanjutnya .

” Luhan .. apa kau dekat dengannya ? ” tanya Kris lagi .

” Luhan ? hmm … ne .. tentu saja .. dia namja yang baik , dan pengertian .. orang nya juga asyik … easy going dan menyenangkan .. ”

” benarkah ? ”

” tentu saja … dia tampan dan menyenangkan , well … aku senang dan nyambung bicara dengannya . ”

Kembali kris menahan sesak di dadanya . Wajah Taeyeon yang terlihat merona dan berbinar saat membicarakan Luhan tadi benar – benar menyiksanya . membuat nafasnya semakin sesak .

” Kau sadar kan mengatakan itu semuanya di hadapanku ? ” tanya kris lagi dengan menahan emosinya .

” kau ini kenapa , sih ? apa yang terjadi pada mu ? ” tanya Taeyeon dengan nada suara yang agak meninggi .

Kris kembali menelan salivanya .

” kau tidak kuliah kan tadi ? kau tidak mengikuti rapat panitia debat tahunan itu kan , tadi ? ” tanya kris tetap dengan nada suara yang di buat setenang mungkin .

” APa maksudmu ? tentu saja itu tidak benar  . aku kuliah dan mengikuti rapat panitia debat tahunan itu tadi … kalau kau tidak percaya tanya saja Luhan … ”

” aku tidak mengenal siapa Luhan , maka dari itu aku tak kan menanyakan itu padanya ”

” JADI KAU TIDAK MEMPERCAYAIKU ? ” Taeyeon emosi .

” Bukan .. bukannya begitu .. aku hanya ingin menanyakan yang sebenarnya  pada mu . aku ingin tahu penjelasannya .. ”

” Sudah ku katakan , bukan ? tuduhan mu itu tidak benar !! ”

” aku tidak menuduhmu , Taeng .. tapi aku mengatakan yang sebenarnya , aku menemyi teman sekelas mu .. ”

” KENAPA KAU LANCANG SEKALI ? ”

” jangan berteriak begitu , Taeng – ah …. tahan emosi mu . ” sahut kris bernada datar .

” kau sendiri yg memulainya !! ”

” baiklah .. aku mengaku salah … tapi aku hanya ingin menanyakan kebenarannya pada mu , itu saja . ”

Taeyeon berkacak pinggang di hadapan Kris .

” Kau tidak mempercayaiku , oppa ? ”

” bukan , begitu … tapi .. ”

” tapi , apa ? kau selalu meragukanku , oppa … ”

” Tidak … aku hanya ingin meluruskan apa yang terjadi di antara kita .. aku … aku tidak.tahu , apa yang salah .. aku … ”

Taeyeon terdiam ..

” Aku hanya ingin kita saling berbicara mengenai ini , Taeng – ah …sebenarnya apa yang terjadi di antara kita ? ”

Taeyeon tetap bungkam .

” Aku seperti tak mengenali mu . aku tak tahu …maaf … ”

” tak ada yang salah … sama sekali.tak ada yang salah di antara kita , oppa ….”

” aku mengetahui fakta bahwa kau tidak kuliah hari ini saat aku datang ke kelas mu . di sana aku.bertemu dengan Yeojachingu Luhan … ”

Taeyeon langsung menatapi.kris dengan tajam .

” jadi , yeoja bodoh itu yang memberitahu mu ? ” desis taeyeon tajam .

” jangan sembarangan men-judge orang lain … kau tak tahu apa yang kau katakan … ”

” ah sudah lah …. aku muak bicara terus dengan mu , oppa … aku muak !! ”

Taeyeon berlari menyambar tas nya di atas meja nakas di ruangan itu .

Kris berlari menarik tangan yeoja nya itu .

” lepaskan aku … ”

” Mau kemana ? ” tanya kris .

” lepaskan aku , Oppa …  aku muak !! aku mau pergi !!”

” tidak … kau mau kemana ? ”

” lepaskan aku !! ”

Tangan Kris terlepas begitu saja saat Taeyeon membanting nya dengan sekuat tenaga .. Kris merutuki dirinya yang akan selalu berubah lemah jika di hadapan Taeyeon . bahkan ia tak sanggup untuk bersikap tegas pada yeoja yang teramat di cintainya itu .

bisa saja ia tegas dan melarang kepergian Taeyeon ..namun , Apa daya , ia terlalu takut untuk.membuat Taeyeon terluka . sebenarnya apa yang terjadi di antara mereka ?

 

 

 

 

~ ~ ~ ~ ~ ~

 

 

 

 

” kenapa wajahmu kusut sekali , eoh ? ”

Taeyeon baru saja mendudukkan tubuhnya di atas kursi sebuah cafe di kawasan Myeongdam.

” sudah .. diam saja !! ” sahut Taeyeon dengan merebut minuman juice milik namja berambut blonde yang telah menunggunya .

” kau sendiri ? kenapa wajah mu juga kacau , eoh ? ” taeyeon dengan nada meledek ..namja blonde itu , Luhan . balas tersenyum. .

” aku bertengkar Dengan Kris Oppa lagi .. ”

” mwo ? bertengkar lagi ? ”

Taeyeon mengangguk dan kembali menghirup Juice Luhan yang tak lepas dari genggamannya .

” Kau sendiri ? ” tanya Taeyeon .

” kami tidak bertengkar . tidak pernah .. biasanya aku yang lebih dulu terpancing emosi , tapi saat emosi ku berada di puncak , justru dia yg tetap tenang . dia tak pernah marah . aku tak pernah melihatnya marah , ya , selama 2 tahun ini aku memang tak pernah melihatnya marah .. ”

” tidak berguna … kau itu berpacaran dengan manusia atau boneka ? bagaimana bisa dia tidak pernah marah padamu ? cihh .. berbeda sekali dengan Kris oppa yang emosinya tinggi dan sangat posesif itu .. oh god ! aku muak !! ”

” kau muak dengan pacar mu yang posesif dan emosional , sedangkan aku mulai bosan dengan pacarku yang selalu saja mengalah pada ku . kita sama., Kim Taeyeon ssi …”

” ckk … bukankah namja lebih menyukai wanita yang seperti itu ? kalian lebih suka dengan wanita yang penyabar seperti itu kan ? ” sahut Taeyeon bernada sinis .

” well , kau memang benar . tapi jika kau selalu berhadapan dengan yang seperti itu setiap harinya , kau pasti jenh . aku ingin sebuah hubungan seperti semestinya . ada pertengkaran dan juga cek – cok .. jika seperti ini , justru tidak asyik , tidak ada tantangannya sama sekali ..  ” jawab Luhan ..

” Aku bisa membayangkan betapa membosankannya yeojachungu mu itu . Kris Oppa yang terlalu posesif dan peka terhadapku saja sudah membuatku muak . apalagi yeoja mu itu , Seperti berhadapan dengan patung saja .. ”

Luhan terkekeh pelan mendengar uraian Taeyeon yang serasa mengelitik otaknya . matanya terus mengamati wajah Taeyeon yang cantik itu . sikap taeyeon yang ceplas ceplos dan berani telah membuatnya tertarik . Taeyeon membuatnya nyaman dan bisa melupakan berbagai masalah dalam hidupnya . termasuk masalah percintaannya dengan Jessica yang ia rasa sudah dalam tingkatan kejenuhan yang tak bisa di hindari nya .

” Kau manis juga , Taeng – ah … ” guman Luhan samar .

Taeyeon yang merasa menjadi objek mata Onyx Luhan itu sesekali hanya bisa tertunduj atau membalas tatapan luhan itu .

walau memiliki wajah yang babyface , di matanya Luhan adalah namja gentle yang bisa membuat yeoja nyaman bersamanya . Pribadi yang easygoing dan juga lucu semakin membuat hubungan pertemanan di antara mereka menjadi semakin intim saja .

tadi mereka sepakat untuk tak masuk ke kampus karna ingin mrnghabiskan waktu berdua di Busan .

Ia tahu , apa yang di lakukannya bersama Luhan itu amatlah terlarang . apalagi masing – masing di antara mereka telah memiliki pasangan . tapi , siapa peduli ? ia menemukan kehangatan dan kenyamanan yang berlebih jika bersama Luhan . Pelukan Terhangat di dapatkannya dari Luhan . Kecupan lembut juga hanya dapat di temukannya pada diri Luhan . dan tragisnya , Semua itu di dapatkannya dari orang yang tak memiliki hak atas hati dan perasaannya . Bukan dari namja yang hampir 4 tahun ini.hidup bersamanya . namja yang akan memberinya kecupan hangat setiap pagi ketika ia baru saja terbangun dari tidurnya . bukan dari.namja yang selama inu selalu memberinya cinta yang teramat indah dan suci . Bukan dari Kris . yah , tragisnya semua itu di dapatkannya bukan dari Kris namjachingunya .

Tatapan mata Taeyeon dan Luhan terus beradu , di saksikan jutaan bintang gemerlapan di angkasa sana . menjadi saksi hadirnya sebuah rasa berwujud Gejolak yang menggelora hingga menahan udara di dada masing – masing . saling mengirimkan ikatan rasa yang terhubung melalui benang tak kasat mata yang hanya mereka berdua yang mengetahuinya .

nafsu menggelora saat Kedua tubuh itu semakin merapat hingga akhirnya bersatu pada peraduan Rasa yang masih asing itu . bibir saling terpaut satu sama lain , menandakan lahirnya sebuah Ikatan yang masih tak bisa di Klasifikasikan sebagai ikatan cinta . krna cinta tak pernah di landasi oleh lahirnya nafsu . dan saat ini , ketika kedua nya menyatu , ketika kedua bibir ranum itu saling melumat itu seperti tk terpisahkan oleh waktu , itu bukanlah Cinta …

 

 

 

 

 

~ ££££££ ~

 

 

 

 

 

 

” Jess , kau datang ke pesta ulang tahun Tao malam ini ? ” tanya Yoona saat mereka berdua tengah berada dalam ruang ganti toilet .

” Tao ? nugu ? ” Jessica memasang wajah bengongnya .

” mwo ? kau tidak mengenal Tao ? dia ketua Club Wushu di kampus , masa kau tidak kenal , sih ? ”

” ku rasa aku memang tidak mengenalnya . kau tahu sendiri namja – namja yang ku kenal di kampus ini hanya ada Sehun , Kai , Jongdae , Joonmyun , Daehyun , Taemin , ahh … kau tahu lah … ”

” baiklah , baiklah … kau harus pergi ke pesta itu ..pasti menyenangkan . ”

“Yoong , aku tidak mau menghadiri sebuah acara di mana aku tidak di undang . membuat malu saja … ”

” Aiiissshh .. bagaimana dengan Luhan ? dia pasti di.undang kan ? ” Yoona masih belum puas .

” Lulu ? eum .. Mollayo ….” jawab sica enteng .

” mwo ? masa kau tidak tahu , dia itu kan namachingu mu . atau ….. apa kalian sedang ada masalah ? apa kalian bertengkar ? ”

gerakan sica yang tengah membuka loker miliknya terhenti . Tangannya membuka pada pemutar kunci .

Yoona memang sahabat yang selalu tahu jika dirinya memiliki masalah . Mungkin karna wajah bodohnya ini memang transparan sehingga semua masalah dapat dengan mudah terlihat oleh orang lain hanya dengan memperhatikan wajahnya ini .

jessica mendengus pelan .. mencoba mengatur emosinya .

” tebakan mu benar . kami memang sedang bermasalah , tapi aku juga tidak tahu apakah kami sedang bertengkar atau tidak , yang bisa ku bagi dengan mu hanyalah jawaban bahwa kami memang sedang tidak baik .. ” jawab sica dengan nada yang sebenarnya mulai menahan tangis nya .

yoona hanya bisa menatap jessica dengan tatapan iba .

” maaf aku telah membuat mu bersedih … ” ucap Yoona sambil mendekap sica yang lebih pendek darinya . membuat tubuh gadis dengan wajah dingin itu begitu nyaman untuk di peluk .

Jessica mencoba tersenyum dalam dekapan Yoona yang sedikit membuatnya tenang .

” Gwenchana , Yoongie – ah … ayo kita ke kelas  . ”

” Ne , Kajja !! ”

 

 

 

 

~ ~ ~ ~ ~ ~

 

 

 

 

Jessica membanting pulpen di tangannya dengan kesal ke lantai . untunglah Dosen tidaj mendengarnya , Sedangkan murid – murid lain tengah menggeluti kuis mingguan dari Kangta Songsaenim .

ia kesal bukan karna merasa sukar dengan kuis ini , ia hanya kesal karna pikirannya ini sama sekali tak bisa fokus .

selalu memikirkan perbincangan terakhir antara dirinya dan Luhan via ponsel kemarin . fakta bahwa Luhan Dan Taeyeon secara bersamaan tidak menghadiri kuliah , telah sukses  membuat pikiran dan fokusnya kacau .

Jessica melirik bangku Taeyeon yang tak jauh darinya . Yeoja berambut hitam itu tenfah asyik menulis – nulis atau mungkin saja tengah menggambar di bukunya mengingat gadis itu juga pandai menggambar. sungguh berbeda dengan dirinya yang memang sama sekali tak bisa menggambar . bahkan tulisannya saja sangat sulit untuk di pahami ..setidaknya itu yang di akui Sooyoung dan Hyoyeon yang pernah meminjam catatannya .

Jessica terus mengamati Taeyeon dari jauh sambil sesekali membandingkan kesempurnaan gadis itu dengan dirinya .  tiba – tiba saja Taeyeon membalas tatapannya . tatapan dua yeoja itu bertemu . taeyeon terlihat menatap jessica dingin sementara jessica hanya memandang yeoja itu dengan datar .

 

 

TRIIIIIINGG

 

 

bel pergantian jam berbunyi . mahasiswa lain langsung beranjak begitu dosen juga meninggalkan ruangan itu . Begitupun dengan Taeyeon , yeoja itu bahkan sampai mendelik Jessica dengan begitu tajamnya .

 

 

Lama Jessica tak beranjak dari tempat itu .

namun ketika merasakan perutnya mulai mengluarkan suara yang amat mengganggu jessica melangkah kan kakinya keluar menuju cafetaria .

 

 

sesampainya di sana , Jessica hanya membeli keripik kentang dan juga air mineral untuk mengisi perutnya .

” Kau yakin bisa kenyang hanya dengan makan itu ? ”

jesica terkejut seketika .. matanya langsung berkilat takut karna memang saat ini ia berada pada suatu spot di kampus yang memang selalu sepi .

Tiba – tiba saja seorang namja telah duduk di sampingnya dengan membawa kotak makan siang .

” K .. Kris …. ” jessica terbata .

” yakin bisa kenyang ? ” tanya namja dengan mata elang menakutkan itu .

” eum … ne … ku rasa begitu .. ”

” Ckk ..  makan lah … ”

kris menyerahkan kotak makan itu pada jessica .

” ap … apa ini ? ”

” kau tak lihat ? itu kotak makan . di dalamnya ada makanan . ” kris terdengar ketus .

” iya , aku tahu .  tapi kenapa kau memberikannya pada ku ? ini kan milik mu . ”

” sudahlah … aku sudah ikhlas memberi mu jatah makan siang ku . ”

” maaf , tapi aku tidak bisa .. di lihat dari penampilannya , pasti bukan kau yang membuat makanan ini ..setidaknya ini pasti dari pacarmu .. ”

Kris tersenyum sinis .

” dasar sok tahu .. kau tidak mau ? ya sudah kembalikan pada ku … ” Kris merebut kotak makannya .

” Hei …. aku mau … ” Jessica tak rela nakanan berbau nikmat itu di rebut darinya  .

” kalau begitu cepatlah dimakan , nantu basi .. ” sahut kris tetap dengan nada ketus .

” eum .. aku masih tidak enak hati .. bagaimana kalau kita makan bersama ? ”

Jessica benar – benar tak mengira bahwa ia baru saja mengatakan itu .. oh .. betapa memalukannya .

” aku tidak mau … ” sahut kris . ” kenapa ? aku.yakin ini pasti masakan Yeojachingu mu .. ”

” kau itu sok tahu sekali , ya ?! ya sudah .. aku akan makan bersamamu . cih …. dasar yeoja , di suruh.makan saja susah .. ”

” Kami akan makan kalau asal muasal makanannya juga jelas , tuan muda .. ”

Kris terkekeh ..

akhirnya Jessica dan Kris sama – sama makan siang di Koridor kampus Jurusan teknik yang memang tak selalu di lewati mahasiswa lain . tempat itu selalu sepi .

walau canggung karna baru saja mengenal , namun  baik jessica dan kris sama – sama bersikap senormal mungkin .

” apa yang  kau lakukan di sini ? ” tanta kris dengan memasukkan potongan sushi ke dalam mulutnya .

” Entahlah … aku hanya ingin menyepi… ”

” menyepi ? ku pikir Kau sedang meletakkan Bom atau hal – hal berbau terorisme lainnya di tempat ini … ”

” mwo ? ” mata jessica langsung membulat .

” kkkk …. ”

Jessica mendengus kesal  ..

” oh iya , makanan ini enak sekali .. siapa yang masak ? ” tanya sica .

” Taeng ku .. masakannya memang selalu enak dan terbaik .. ”

” lalu kenapa kau tidak mau memakannya tadi ? ”

Kris langsung terdiam .. Jessica pun merutuki dirinya karna sudah membuat namja itu terlihat tidak baik .

” dia memasakkan ini bukan hanya untuk ku .. ”

Jessica benar – benar tak tahu harus berkata apa . kris memang tak mengatakan nya secara jelas  . namun , ia sudah tahu bahwa ini akhirnya akan menyinggung nama Luhan  .

jessica meletakkan Sumpitnya di lantai di mana mereka duduk .

” Jangan kau teruskan … ku mohon jangan .. ” jawab sica lirih .

Kris pun demikian . dadanya semakin sesak .

” Bisa katakan pada ku , sebenarnya apa yang terjadi di antara kita ? ” tanya Kris dengan suara yang bahkan teramat pelan .

” maaf , aku harus pergi … ”

Jessic langsung berlari menjauh dari tempat itu . ia tak mau mengetahui fakta – fakta lain yang akan semakin membuat tabir terselubyng yang menyelimuti Luhan dan taeyeon semakin terkuak . karna jika itu terkuak , ia khawatir ia tak kan sanggup menghadapi sakitnya ..

 

 

 

 

 

~ ££££££ ~

 

 

 

 

 

Jessica terus berlari hingga tak.sengaja menyenggol para penghuni kampus lain yang berpapasan .. tak jarang terdengar makian , karna aksi nya itu .

Nafasnya semakin memendek , keringat sudah mengucur deras di pelipis matanya .

langkah nya terpaksa terhenti tepat di depan auditorium kampus .

nafasnya benar – benar tersengal ..

” Sica – ah … ”

sebuah tangan langsung membantunya kembali berdiri tegak .

bagaimana mungkin kris sanggup mengejarnya ? namja itu bahkan telah berdiri di hadapannya .

” Maaf , tapi aku hanya ingin .. ah sudahlah … ”

Kris menuntun gadis itu untuk duduk di bawah pohon tak jauh dari mereka .

Jessica terdiam … begitupun Kris .

Tak ada yang berniat memulai pembicaraan Di antara mereka . Kris sendiri pun tak tahu kenapa ia justru berlari menyusul gadis cengeng di sampingnya ini ..

jangan kan soal itu , Jika di minta menjelaskan apa yang terjadi di antara mereka , Kris sama sekali tak tahu harus memberi jawaban apa .

” well , well … Apa yang kalian lakukan berdua  di sini ? ”

tentu saja baik , Jessica dan Kris tersentak kaget .

sekitar 15 meter di hadapan mereka , 2 orang yang masing – masing mereka cintai telah berdiri menantang .

Tatapan jessica terus tertuju pada kotak makan yang di.genggam taeyeon .

” Kita harus bicara … ” Luhan menarik tangan Jessica pergi dari sana . sementara Taeyein hanya mengedarkan pandangan tajamnya pada Kris  yang juga menatap tak kalah tajam pada yeoja itu .

 

 

 

 

~ ~ ~ ~ ~ ~

 

 

 

 

” apa yang kau lakukan dengan namja itu , eoh ? ” tanya Luhan dengan nada suara yang meninggi . tangannya mencengkeram kuat lengan jessica .

jessica meringis kesakitan ..

” Luhan .. lepas … ”

” tidak sebelum kau menjawabku ..apa yang kau lakukan dengan namja itu ? ”

” kami tidak melakukan apa – apa .. sekarang lepaskan aku …sakit , Lulu … ”

” Omong kosong !! kau mau membohongiku , eoh ? ”

” Luhan … aku tidak berbohong …”

Jessica menghentakkan tangan Luhan dengan sekuat tenaganya . Cengkeraman luhan pada lengannya pun telah lepas .

jessica terus meringis , bahkan ia yakin bahwa cengkeraman itu pasti akan meninggalkan bekas .

” Jawab aku dengan jujur … ” desis Luhan menahan amarahnya .

” aku sudah menjawab mu dengan amat sangat jujur , Luhannie … apa lagi yang kau inginkan ? ”

” Bohong !! aku melihatnya menyentuh mu . aku melihat semua nya , Jessica .. ”

Jessica hanya mengamati wajah Luhan dengan tatapan datar .

ia lelah . detik berikutnya , ia lebih memilih menarik nafasnya dan menenangkan diri .

” Maafkan aku …  ” ucap sica .

namun itu semakin menyangkut emosi Luhan .

” APA YANG TERJADI PADA MU SEBENARNYA ? KAU SELALU TAK MAU MELADENI KU . ”

” KAU SELALU MENGHINDAR , KAU SELALU MEMUTUS PEMBICARAAN SETIAP KALI AKU INGIN MENGATAKAN SEMUANYA PADA MU , SEBENARNYA APA YG TERJADI ? ”

Luhan terus berbicara dengan nada suara yang tinggi . mata onyx namja itu berkilat merah penuh kemarahan .

” Kenapa kau tak menjawab ku , kenapa kau selalu diam ? apa kau tak memiliki emosi ? dimana emosi mu ? ”

Jessica tetap tenang . airmata dengan pelan mulai menuruni pipinya . namun tatapannya tetap lah datar dan dingin .

” Jess …. ku mohon katakan pada ku apa yang sebenarnya kau inginkan ….sungguh aku tidak mengerti . aku lelah , Chagi … ”

” kau lelah ? ” tanya sica dengan suara datarnya .

” kau lelah karna apa , eoh ? kau merasa tak puas selama bersama ku ? ”

” Apa maksudmu ? aku tidak seperti itu … ” sahut luhan .

Jessica menyeka air mata nya .

” sebenarnya apa yang terjadi , Lu ? apa yang terjadi di antara kita ? ”

” justru aku yang harus menanyakan itu pada mu . aku merasa bahwa kau mempermainkan apa yang telah kita jalani .. aku …    ”

” benarkah ? kau merasa di permainkan ? bukankah yang seharusnya menanyakan itu semua padamu adalah aku ? ”

luhan terdiam …

” apa yang terjadi di antara kita ? Apa yang membuatmu semakin jauh dari ku ? ”

” aku tidak .. ”

” kau lelah menghadapiku ? bukankah aku yang seharusnya lelah bersabar karna mu ? aku selalu diam karna aku ingin mempertahankan.hubungan kita .. aku selal pasrah karna aku ingin menghargai mu . aku selalu mengalah karna aku ingi setiap pertikaian di antara kita dapat terselesaikan dengan cepat .kau bilang aku tidak memiliki emosi ? Yah … aku memang tidak memiliki itu lagi sejak kau pun mulai menjauh dan berpaling dari ku . ”

Luhan terlonjak ke belakang .

nada suara sica yang tetap tenang namun emosional ity serasa menghantam kesadarannya . membuatnya hampir roboh karna tak memiliki pegangan untuk berdiri lagi .

” aku menerima setiap apapun yang kau katakan tentang ku . aku terima kau selalu sibuk dengan urusan mu dan mengabaikan ku . aku terima setiap perkataan ketus mu yang sebenarnya menyakiti ku ..sekarang kau.bilang kau lelah ? kau lelah karna apa ? Lulu , anggap aku terlalu percaya diri dan mungkin egois di mata mu . ”

Ucapan jessica terputus karna rasa sesak nya semakin menjadi .

” tapi kenapa kau selalu berlagak seakan – akan kau yang paling tersiksa ? kenapa kau selalu pandai mengarahkan semua kesalahan begitu saja pada ku ? ”

” aku diam karna aku mempertahankan hubungan kita , Lu .. aku tak kan mau menyerah atas badai apapun yang menghadang perjalanan kita . tapi kau bahkan menutup mata dari senua usahaku itu .. apa yang salah , Luhan ? apa yang salah dari ku ? apa yang kurang dari ku ? demi tuhan akan ku lakukan apapun asal cintaku pada mu.tetap lah utuh  . ”

Luhan terduduk di tanah . ia mengusap kasar wajahnya .

” kau selalu berlagak bahwa kau lah yang tersakiti .. padahal , kau pun tahu bahwa aku selalu mengalah untuk mu … Luhan , ku mohon katakan padaku , apa yang kau inginkan ? ”

Jessica duduk bersimpuh di.hadapan namja yang sangat di cintainya itu .

” Aku tak mau menyakiti mu , aku tak mau menyakiti siapapun . ” sahut luhan .

Jessica mengernyitkan keningnya .

” bukan itu jawaban yang ku inginkan … ” sahut sica .

” aku mau kita saling introspeksi diri . aku tak mau menyinggung siapapun ..aku … aku ingin kita saling memikirkan apa yang salah di antara kita … ”

Jessica benar – benar lelah … mati – matian ia menggigit bibirnya agar isakan tangis nya tak.lolos begitu saja .

” ikut aku …..”

luhan menarik kembali tangan.Jessica menuju suaru tempat ..tapi.menurut sica , apapun dan dimanapun itu , asal semua masalah ini dapat terselesaikan , Maka akan ia lakukan .

mata jessica kembali menganak sungai akubat air mata yang sudah jatuh tak tertahankan lagi .emosi yang mati – matian di tahannya akhirnya tertumpah begitu saja saat kali ini ia berhadapan dengan Seseorang yang ia anggap sebagai sumber masalah ini . Taeyeon dan tentunya Kris ..

dua orang itu masih di tempat saat mereka berempat di pertemukan , di auditorium .

Dari sorot mata Taeyeon dan Kris , Jessica tahu bahwa pasangan itu juga baru saja mengalami pertikaian sama seperti apa yang ia dan Luhan alami .

 

 

 

 

 

~ ££££££ ~

 

 

 

 

 

Kali ini mereka berempat duduk di cafetaria , saling berkonfrontasi , saling berhadapan .

Kris dan luhan saling berseteru.dengan taapan mata mereka yang saling beradu. Emosi kris juga telah berada di ujung tanduk . berhadapan dengan Namja yang telah terang – terangan merebut perhatian yeoja yang sangat di cintainya , Taeyeon .

tinggal menunggu waktu saja , jika ia memang harus menghajar namja itu sekarang juga .

yang jelas ekspresi Kris benar – benar seperti serigala yang siap menerkam mangsa dengan tatapan nya yang menakutkan itu . bahkan Jessica sendiri dapat merasakan aura kebencian dan juga kemarahan Kris yang ia perkirakan sanggup meretakkan setiap jengkal manusia manapun .

” sekarang katakan ,apa maksudmu mengumpulkan kami semua di sini ? kau tentunya tak mau aku menghajar mu sekarang juga kan ? ” kris membuka pembicaraan .

sementara Luhan hanya mengirimkan seringaian yang sering jessica sebut sebagai ‘ seringai setan ‘ nya itu .

” jangan sombong dulu , Wu Fan .. justru aku mengumpulkan kita semua  disini karna aku ingin kita mencari jalan keluar masalah yang terhadi di antara kita .. ” sahut luhan .

” siapa yang kau maksud dengan.bermasalah ? kalian ? ” jawab kris dengan menunjuk Luhan dan Jessica melalui mata nya .

” jika yang kau maksud adalah kami , kau salah … kami baik – baik saja , jika kau ingin tahu . ” sambungnya lagi dengan merangkul Taeyeon di sebelahnya .

” Oppa , apa – apaan kau ini ? ” Taeyeon terluhat risih dan melepas rangkulan namjachungunya itu .

luhan tersenyum penuh kemenangan .

” kau lihat sendiri kan ? yeoja mu saja seperti tak mau kau sentuh .. ” ledek Luhan .

” jangan asal bicara kau , Xi Luhan . hubungan kami bahkan sudah jauh melampaui hubungan mu dan juga Jessica .. ”

” ya , ya , ya , aku tahu . Taeng sudah cerita semuanya …. ”

” jangan pernah kau memanggilnya begitu ….  kau tidak berhak !! camkan itu !! ”

Taeyeon tampak mengirimkan sinyal yang menantang melalui katanya pada Jessica yang memang seperti batu hidup seperti tadi . yeoja itu tak tahu harus berbuat apa sekarang ini ..ia bingung . namun melihat perdebatan Luhan dan Kris , memhuatnya muak ..

” kau mau apa , eoh ? Taeyeon saja tidak keberatan ku panggil seperti itu.. ”

” LUHAN !! ”

Luhan , Kris , dan Taeyeon terdiam .. Seseorang yang dari tadi diam itu akhirnya angkat bicara .

Jessica menatapi Luhan dengan tajam .

” kau sadar mengatak itu ? kau sadar saat kau membahas yeoja lain sementara ada aku di sini ? kau anggap apa aku ? ” jessica mengerang .

” dengarkan yeoja mu itu , Lulu . ” sahut Kris .

” kau juga diam , Kris !! aku tak meminta mu untuk menyela ku .. ”

” hei !! kau pikir siapa dirimu berani membenta luhan dan Kris ? ” sahut Taeyeon tiba – tiba .

” aku tahu aku bukan siapa – siapa , Taeyeon ssi .. tapi yang jelas aku bukanlah orang yang senang melihat orang lain berdebat dan bertikai karna dirinya .. ”

” KAU MENYINDIRKU ? ” Taeyeon membentak .

” Taeng – ah , tenanglah … jangan membuat keributan … ” Kris menyela .

” mwo ? jadi kau membelanya , Oppa ? kau lebih membela yeoja itu dari pada aku ? ”

” Bukan seperti itu , Taeng …. tapi …  ”

” kau menyukai gadis itu kan ? ”

seketika itu juga baik Kris maupun jessica sama – sama tersentak . apa maksud Taeyeon mengatakan itu tadi ? dimana letak otak yeoja itu ?

” Taeyeon ssi ….jaga bicara mu baik – baik …  ” jessica menggeram .

” apa yang merasuki mu , Taeng – ah . kau seperti bukan Taeyeon ku . kau berbeda … aku tak mengenali mu .. ” sahut Kris .

Taeyeon hanya melengos dari kekasihnya itu . sementara Luhan yang kali ini menjadi patung tampak kebingungan harus berpihak pada siapa .

” katakan apa yang ingin kau sampaikan pada kami , Lulu .. ” ucap sica .

” dasar yeoja murahan ! kau benar – benar mengharapkan Untuk bersama Kris oppa , eoh ? ”

” Diam ,  Kim Taeyeon ssi ! yang kau tuduhkan semua pada ku itu , sama sekali tidak benar , dan tidak beralasan . aku saja baru mengenali Kris beberapa hari ini . ” sahut sixa .

” haruskan kau menjelaskan itu sekarang ? kau terlihat seperti maling yang ketauan selingkuh … ” sela Luhan .

” bukankah seharusnya aku yang mengatakan itu ? bukankah kau san juga Taeyeon yang bermain api di belakang kami ? bukankah kalian yang terlihat seperti maling yang ketauaan selingkuh ? ”

Taeyeon dan Luhan sama – sama terkesiap .. yah … ekspresi dua orang itu smkurang lebih sama dengan ekspresi pencuri yang ketauan basah .

sementara , Kris terlihat melongo tak percaya . Gadis polos yang baru di kenal nya beberapa hari itu sanggup berbicara frontal dan berani seperti tadi .

Luhan lebih dulu mengambil jeda untuk menenangkan diri . posisi nya benar – benar di himpit rasa bersalah terhadap Jessica . namun , ia telah menyusun rencana yg di aturnya bersama Taeyeon . dan rencana ini harus segera di mulai .

” baiklah … ku harap semuanya tenang terlebih dahulu .. ” ucap Luhan melerai .

jessica hanya mendengus di sampingnya .

” Ku rasa tanpa perlu ku jabarkan , kita semua di sini sudah tahu apa yang terjadi . maksudku , hubungan kita bersama pasangan masing – masing . Aku akui bahwa hubungan ku dan juga Jessica sedang tidak baik , dan terjadi kegoyahan yang serius . ” Luhan melirik Jessica di sampingnya yang terlihat membuang muka .

” dan aku juga tahu bahwa Hubungan kalian juga sedang tidak baik … ” ucap Luhan pada Kris dan Taeyeon .

” sudah ku katakan , Luhan ssi , kami.baik – baik saja .. ” sahut kris .

” oppa , sudahlah … akui saja yg sebenarnya .. Luhan sudah tahu semuanya … ” sagut Taeyeon .

kris kembali menunjukkan wajah tidak percayanya akan sikap Taeyeon ini .

” aku langsung saja . Jessica dan Kris ssi mungkin sudah mencium kedekatan di antara aku dan Taeyeon . aku akui itu memang benar … ”

Jessica sudah benar – benar lemas di tempat itu .

” tapi , kami dekat karna Chemistry di antara kami sangat kuat .. kami salng nyaman dan nyambung satu sama lain .. .. ”

” kau sadar kan sedang membahas apa dan di depan siapa ? ” Kris menyelidik .

” aku tahu pasti , Kris ssi … dan tolong jangan menyela ku …. ”

terjadi jeda sesaat , yang terdengar di antara mereka hanyalah deru nafas akan berbagai macam emosi yang terpendam di dada masing – masing . berangsur – angsur sesak dan kebutuhan akan oksigen yang semakin menipis itu membuat Deru nafas itu semakin kentara . Luhan menarik nafas sedalam mungkin , berusaha mengumpulkan udara di kantung paru – parunya .

” Kita terlibat dalam masalah yang kita sendiri tidak tahu apa sebenarnya masalah itu . aku dan taeng sudah membahas hal ini .. kami tidak pernah melakukan apapun yang melanggar batasan kami sebagai orang – orang yang telah memiliki pasangan masing – masing . ”

” aku dan taeng masih sangat sadar bawa kami masih mencintai pasangan kami . aku masih mencintai Jessica , dan Taeng masih mencintai Kris .. ”

” bisakah kau langsung ke poin terpenting nya saja ? aku benar – benar muak mendengar penjabaran mu yang seakan – akan menjelaskan kronologis perselingkuhan di antara kalian berdua … ” Kris emosi .

Luhan mendengus .

” aku dan Taeng sudah berunding mengenai rencana kami ini … ”

” Lu ,bisakah kau langsung saja ? ku.mohon sebelum aku mati sesak di sini , ku.mohon cepat katakan apa maksud mu .. isk .. please .. ” sahut sica .

” Ck …  cengeng .. ” dengus Taeyeon .

” Taeng …. ” sahut kris .

Luhan mengelus puncak kepala jessica dengan lembut .

” Kita adakan sebuah permainan . ”

” apa maksudmu ? ” sahut kris .

” Kita bermain .. Istilah frontal nya , Kita bertukar pasangan . aku bersama Taeyeon sementara Jessica bersama Kris .. ”

” dasar gila !! permainan macam apa itu ? kau ingin menukar pasangan mu sendiri ? ”

jessica sudah benar – benar lemas dan shock . bahkan air mata nya saja sudah menganak sungai .

” dengarkan aku dulu , ini juga sebagai cara agar kita tahu akan di bawa kemana hubungan kita . kita akan membuktikan sampai mana chemistry di antara kita . contohnya aku dan taeng , kami ingin melihat apakah chemistry.di antara kami ini memang sebuah kenyataan atau hanya ilusi nafsu .. ini cara satu – satunya agar masalah kita selesai .. ”

” ini gila !! apa kau tak memikirkan perasaan.kami semua ? apa kau tak memikirkan aku ?” sahut sica .

” justru karna aku tak mau menyakitimu lebih lama jess .. aku tak mau melakukan itu . aku tak mau perasaan ku selalu terbagi dua antara kau taeyeon ..mengertilah … ini sama sekali tidak mudah bagi kami … ”

” jika kalian bisa menjalin hubungan dalam permainan ini , lalu bagaimana denan aku dan Kris ? apa kalian tak membayangkan itu , eoh ? ”

” tentu saja kami memikirkannya . terlebih saat kami tahu bahwa kalian pun menjalin kedekatan .. ” sahut taeyeon .

” taeng , aku dan sica bahkan baru belakangan ini saling mengenal .. bagaiman mungkin kau …. ”

” Hanya 3 bulan … kita akan menjalani permainan ini selama 3 bulan ..  dalam 3 bulan itu kita akan mencari jawaban dari cinta kita maing – masing setelah waktu 3 bulan itu berakhir , barulah kita akan mengambil keputusan .. ”

” keputusan apa ? ”

” kita akan memutuskan siapa yang kita cintai di masa depannya . ”

” jadi maksudmu , jika misalnya kau dan taeng dalam waktu itu telah menemukan jawabannya , maka kalian tak kan terpisahkan lagi , begitu ?!”

” bisa di bilang begitu , Kris  … ”

” KURANG AJAR !!!  ”

 

 

PLAAAAAKKK

 

 

” Kau …  berani – beraninya kau bicara begitu !! dimana hatimu , bodoh ? ” ucap kris dengan menghadiahkan bogem mentah nya pada wajah tampan Luhan ..

” ini hanya permainan , Kris …. tunjukkan sportifitas mu … ” jawab luhan dengan menyeka darah di sudut bibir nya ..

” Manusia rendahan !! apa kau itu manusia , eoh ? kau tega menyakitimu kekasihmu sendiri hanya untuk nafsu dan ego mu ? ”

” Opppa …. jangan berlebihan .. kami sudah memikirkan ini masak – masak . sudah luhan katakan bahwa ini hanyalah permainan ” sahut taeyeon .

” kau berkata begitu karna kau memang menginginkan ini , iya kan ?!Taeng , apa yang terjadi pada mu , eoh ? apa yang kurang dariku ? ”

” tidak ada yang kurang dari mu , oppa … hanya saja , aku tak bisa bertahan bersamamu sementara ini . ”

” kau … ” kris menggeram …

 

” kau yakin akan menjalani permainan gila ini , Lu ? ” tanya sica menahan isaknya .

” maafkan aku sica – ah … tali taeyeon mampu mengisi kekosongan mu . dia mampu melakukan yang tak bisa kau lakukan . dan yang terpenting , dia membuatku nyaman ..  ”

” Lu , hikss ….ku.mohon jangan lakukan…jangan tinggalkan aku … aku berjanji akan melakukan apapun yang kau inginkan … tapi ku mohon tetaplah bersamaku , aku sangat mencintaimu …. ”

” maaf kan aku , chagi … ”

Luhan mulai beranjak dari tempatnya . ia pun menarik tangan Taeyeon .

” Luhan … no … andwaeyoo …. ”

sementara kris juga menahan tangan Taeyeon yang telah di tarik oleh Luhan .

” oppa , sudahlah …. kau harus profesional , ikuti saja aturannya .. ”

” tidak akan ….”

” luhan , tolong jangan …. hiks … ”

” maafkan aku …. maafkan Kami … ”

” No., Luhan …..Luhan !! ”

Luhan dan Taeyeon terus melenggang dari tempat itu dengan berpegangan tangan .

 

 

 

jessica menangis tersedu – sedu sementara Kris hanya terdiam di tempat …

” Luhan .. hiks … Luhan …. ”

Kris terus mendengarka isak tangis Jessica yang manyayat hati itu ..ia pun iba melihat kondisi gadis yang terlihat hopeless dan berantakan itu. walau tak bisa mengatakan bahw dirinya baik – baik saja , namun kris setidaknya merasa beruntung karna ia adalah lelaki .. kesedihan tak kan pernah ia perlihatkan pada siapapun juga . melihat jessica yg terus menangis membuat nya sedikit terenyuh …

Kris mencoba menarik senyum dari wajahnya yang dingin itu ..

” Ckk … bodoh !! mereka bilang ini hanya permainan kan ? ”

di tengah isak tangis nya jessica masih bisa mendengar ucapan namja itu .

” Kau tahu , aku muak …. jika mereka menganggap ini adalah sebuah permainan , maka kita akan menunjukkan bahwa Cinta itu bukan permainan … ”

 

 

To Be Continued

 

sorry for the typo

 

Hmmm …. gimana ? jelek banget kan ? hehe …. mian ya … masuh amatiran banget soalnya ….kkk … jadi , aku sangat mengharapkan respon berupa komen dari.kalian … Harap komen ya ….

 

nb : ff ini telah lebih dulu ku share di blog pribadi ku , sekarang udah sampai di chap 3 di blog ku itu . kalo kepo dengan ff ini silahkan mampir ya ke sini http://imhyojungreal.wordpress.com/

15 thoughts on “[Freelance] Love Game ( Chapter : 1 )

  1. Hua…………………………. T_T Luhan Oppa jahat!! Hiks… hiks.. hiks.. ffnya bagus thor mau baca next chapternya dulu ya!!

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s