[Freelance] Cristmas Day (Ficlet)

[Make] Cristmas Day

Christmas Day

 

Written by GiGanger

Kim Taeyeon [SNSD] – Byun Baekhyun [EXO K]

Ficlet | Romance – Family – Marriage Life

Desclaimer

The story is based on my own imagination.
There is no element of plagiarism, imitation, etc

.

.

Typo!

.

.

Happy Reading

.

.

Rambut panjang hitam kecoklatan itu tergerai di balik sosok perempuan cantik nan imut yang sedang memainkan piano kesayangannya.
Alunan melodi lembut selalu terdengar ketika tangannya menyentuh dan mendentingkan tuts piano itu.

CKLEK

Pintu yang menghubungkan ruangan piano itu terbuka, menampakkan sesosok laki-laki imut berkulit putih susu memakai sweater rajut bewarna cream tribal dibalut lagi mantel tebal coklat membuat nyaman tubuh di suasana dingin saat ini.

Dengan secangkir coklat panas ditangannya

“Kau lebih menyayangi piano-mu dibanding aku” ujar laki-laki itu pada perempuan yang berstatus istrinya.

Perempuan itu menghentikan aksinya dan membuat alunan musik dari piano tersebut terhenti.  Ia menoleh pada laki-laki yang sudah duduk di sampingnya menampilkan senyum manisnya.

“Mianhae Baekki-a” balasnya merasa bersalah.

Laki-laki yang dipanggil –Baekki- itu hanya terkekeh mendengar jawaban dari istrinya itu.

 

Baekki adalah panggilan spesial untuk Baekhyun yang diberikan istrinya itu, dan ia sangat menyukai setiap kata itu terlontar. Sangat.

 

“Mau keluar jalan-jalan, Taeyeon” tanya Baekhyun seraya menghirup coklat panas ditangannya.

Perempuan yang dipanggil Taeyeon itu, menyerngitkan dahinya menatap suaminya

 

“Tumben sekali” Taeyeon terkekeh, mengejek laki-laki disampingnya

 

Baekhyun hanya mengedikkan bahu, tak peduli dengan ejek perempuan yang berada di sampingnya. “Kau terlalu asyik dengan piano ini, aku rasa mengambil keputusan yang salah untuk membeli piano untukmu. Dan mengajarimu memainkannya” ujar Baekhyun meletakkan cangkir yang ia pegang sebelumnya di atas meja dekat piano tersebut.

 

Taeyeon mendengarnya mengerucutkan bibirnya kesal, bagaimana bisa suaminya mengatakan seperti itu.

 

“Aigo,  kau marah?” Baekhyun yang melihatnya tertawa kecil

 

“Yak Baekki-a. Katakan apa yang membuatmu mengajakku keluar jalan-jalan malam ini. Eoh!?” Taeyeon tak suka jika harus berbelit-belit membuatnya tak mengerti, dan Baekhyun sering sekali melakukan hal itu. Sangat sering.

 

Well, kau sampai melupakan sesuatu yang penting hari ini” lagi-lagi Baekhyun tak menjawab pertanyaannya

Taeyeon terdiam dan berfikir. Seseuatu yang penting hari ini? Apa itu?

Dan ia masih kesal dengan laki-laki yang berstatus suaminya itu. Hei, apa susahnya ia berbicara dan memberitahunya?

 

Lagi-lagi ia mengerucutkan bibirnya kesal menatap Baekhyun.

 

Baekhyun hanya tersenyum melihatnya, ia tak mau menjawab pertanyaan istri tercintanya itu.
Dan..
Wanita itu istrinya?Wahh, ia tak habis pikir. Bagaimana tingkahnya sama dengan anak kecil yang tidak diberi permen.

Sungguh kekanakan!

 

“Fine! Aku akan mencari tahunya sendiri” ucap Taeyeon mantap dan beranjak dari kursi pianonya.
Ia beralih ke arah pintu dan keluar, berusaha mencari apa yang ‘penting’ yang disebutkan Baekhyun-suaminya.

 

‘Penting’

 

‘Penting’

 

Gumam Taeyeon berkali-kali pada dirinya, mencoba meneliti benda di rumahnya yang berkaitan dengan kata ‘itu’
“Apa yang penting hari ini?” tanyanya pada diri sendiri mulai berhenti dari gerakan kakinya yang kesana-kemari menjelajahi semua ruangan di rumah besarnya itu.

 

“Bukankah di rumah ini ada kalender?” ucapnya lagi

Dan melesat ke ruang keluarganya, matanya menatap kertas yang tertera di tembok ruangan itu.

Ia mengeluarkan jari telunjuknya, di bulan Desember dan mencari tanggal hari ini.

 

Bingo!

 

Lagi-lagi ia merutuki kebodohannya berulangg-ulang.

 

Bagaimana ia bisa melupakan hari besar umatnya itu. Bahkan dulu, hari ini sangat dinantikannya.
Ia mengerjapkan matanya berkali-kali begitu mengalihkan pandanganya ke penjuru ruang keluarganya itu.

 

Pohon natal.

 

Obyek itu membuatnya terdiam sebentar, dari dulu sampai sekarang ciri khas itu tak pernah berubah. Adanya bintang emas di pucuk pohonnya, dan selalu menggantungkan kartu ucapan permohonan di daunnya atau dengan kelap kelip lampu dan hiasan lainnya.

 

Dan bagaimana bisa ia tidak tertarik dengan pohon tersebut, pohon yang di letakkan Baekhyun di sudut ruangan itu, dan lebih memilih memainkan pianonya?

 

“Bagaimana?” Baekhyun muncul dari belakangnya tiba-tiba

“Eh” Taeyeon terlonjat kaget dan melompat, membuat laki-laki di belakangnya tertawa kecil dan semakin membuat rona merah di kedua pipi imutnya itu

 

“Kau sok misterius tahu!” Taeyeon pura-pura marah pada suaminya.

 

“Tapi..”

 

“Tapi apa hm?” Baekhyun menuntut jawaban dari bibir kecil Taeyeon.

“Mianhae Baekki-ya, Aku lupa” Taeyeon menunjukkan cengiran khasnya lalu melakukan puppy eyes andalannya, mencoba meluluhkan hati Baekhyun yang sekarang berada di depannya.

 

Baekhyun menggeleng bermaksud menolak permintaan maaf dari istrinya itu.

 

Air muka Taeyeon berubah cemberut secara drastis.

 

“Baiklalah kita jalan-jalan, kajja!” ajak Taeyeon menarik lengan Baekhyun

 

“Tak mau!” tegas Baekhyun menaik lengannya kasar.

 

Taeyeon melongo seketika, ia tidak pernah diperlakukan seperti itu oleh Baekhyun sebelumnya.

 

Baekhyun marah?

 

“Jadi aku harus apa untuk menebus kesalahanku?” tanya Taeyeon polos

 

Seketika Baekhyun tersenyum penuh arti menatap wanita di depannya yang mulai sedikit frustasi dengan kesalahannya

 

“Kita dirumah saja ya” pandangan Baekhyun meneduh menatap Taeyeon berbicara lembut

 

“Kau labil! Tadi ingin jalan-jalan, lalu sekarang ingin di ru-“

 

“Yaak!” pekik Taeyeon spontan ketika tiba-tiba Baekhyun mengangkatnya atau lebih tepatnya menggendongnya.

 

“Cerewet dan berat” Baekhyun mengejeknya dengan menjulurkan lidahnya.

 

Taeyeon membulatkan matanya.
Tak pernah ia dibilang berat, dan ia harus protes pada laki-laki satu ini.

 

“Kalau berat turunkan saja” ucap Taeyeon sengit dengan berontakkannya mencoba turun dari lengan kecil Baekhyun.

 

“Diamlah, atau nanti kucium” balas Baekhyun dengan tenang, berbeda dengan wanita yang di lengannya. Rahangnya menurun, matanya speechless melebar.

Membuatnya harus diam

 

‘Apa-apaan itu tadi!!?’ marah Taeyeon dalam hatinya

 

Baekhyun melihat ekspresinya tersenyum menahan tawanya. Dan mendudukan wanita di lengannya itu di sofa dengan tungku yang membuat mereka semakin hangat. Taeyeon hanya diam menurut.

 

“Nyanyika lagu natal” pinta Baekhyun dengan nada merengek dengan menaruh kepalanya bersandar di pundak Taeyeon

 

‘Penyakit manjanya kambuh lagi’ gumam Taeyeon, tapi ia hanya menurut pada perihal sebelumnya

 

Tae~” panggil Baekhyun

 

Jingle Bells..

Jingle Bells..

Jingle on the way..

Oh what fun it is to ride..

In a one horse open sleigh

 

Suara merdu Taeyeon mulai terdengat di telinga Baekhyun dan membuatnya nyaman.

 

Ia sangat beruntung mempunyai Taeyeon.
Taeyeon cantik, imut, pintar memasak, dan satu lagi..

 

Suaranya merdu,

Sangat merdu.

 

“Oh ayolah, kenapa hanya bagian itu?” Baekhyun merasa tak puas

 

“Sebenarnya..” gumam Taeyeon sangat kecil, tetapi sura kecil itu tetap terdengar jelas di telinga Baekhyun

 

“Hmm?” tanya Baekhyun mulai bangun dari sandaran kepalanya menata Taeyeon

 

Taeyeon menoleh menatap waja Baekhyun, sehingga pandangan mata mereka bertemu

 

“Aku lupa lirik itu” jawab Taeyeon menampilkan cengiran deretan gigi-nya yang rapi nan bersih itu.

Baekhyun menganga mendengar jawaban Taeyeon, bagaimana bisa ia melupakan natal itu

 

“Aku tak suka dengan piano itu mulai sekarang. Karena dia, kau jarang memperhatikanku sekarang dan bahkan kau lupa lagu natal, jangan katakan kau juga melupakan lagu nasional kebangsaan kita” kini Baekhyun yang mengerucutkan bibirnya.

 

Taeyeon memandangnya, sebersit perasaan gemas melihat wajah imut milik suaminya itu, cepat-cepat ia menggelengkan kepalanya. Bukan saatnya memikirkan hal itu.

Taeyeon kembali mengalihkan pandangannya ke depan, ia tak mau menatap Baekhyun yang secara tidak langsung menuntutnya untuk memberi alasan tentang lirik natal itu.

 

“Bukankah kau yang membuatku menyukai piano itu? Jangan sepenunya menyalahkan aku, kau menyuruhku menghafalkan nada blablabla atau apalah itu yang akupun tak tahu judulnya. Kau bilang jika aku bisa memainkannya, akan memberiku hadiah” protes Taeyeon panjang lebar

 

“Astaga Taeyeon, kau menganggapnya serius?” ulang Baekhyun/

 

/Taeyeon tak mau menjawabnya

 

Perdebatan ini tak akan pernah selesai jika ia terus menjawab pertanyaan laki-laki disampinya

 

“Tapi Baekhyun, yang terpenting adalah..” balas Taeyeon berhenti karena Baekhyun memotongnya

 

“Adalah apa?” tanya –nya berkali-kali, membuat Taeyeon menghela nafas kasar

 

“Biarkan aku menyelesaikan-nya!” sungut Taeyeon

 

“Yang penting adalah, aku mengucapkan ‘BAEKHYUN MERRY CHRISTMAS YA!”  lanjut Taeyeon.
Baekhyun terdiam dan memperhatikan wajah istrinya dengan seksama. Itu kata-kata yang ia tunggu dari pagi hari tadi. Ia tersenyum teduh, walau tak seromantis yang ia bayangkan.

Cara Taeyeon menyampaikan kata-kata itu hampir membuat ia tertawa, gadis itu mengucapkan dengan perasaan bercampur-campur senang, kesal, dan ..

 

Ia tak tahu apa yang ada di hati gadis ini sesungguhnya. Tapi ia sangat suka terhadap setiap ekspesi yang ia ditunjukkan. Ekspresi dari gadis yang hanya milikknya.

 

“Baekhyun suamiku yang cerewet, banyak tanya, imut seperti perempuan, Selamat hari natal” ujar Taeyeon lagi dengan penuh penekanan di setiap kata yang ia ucapkan.

 

“Kau kurang satu hal” jawab Baekhyun membalas ucapan isrinya

 

Taeyeon berhenti dari lontaran mulut kecilnya, dan menaikkan sebelah alisnya. Ia terlanjur lelah harus terus berbicara

 

“Baekhyun juga tampan” terdengar tawa Baekhyun setelah ia mengucapkan sederet kalimat itu di sambut dengan rotasi kedua bola mata Taeyeon.

 

“And the Happy New Year” Baekhyun menyanyikan lirik terakhir dari lagu natal dengan senyum imutnya

 

CUP

 

Tiba-tiba Taeyeon mengecup pelan pipi mulus Baekhyun, lalu tersenyum manis.

Dibalas dengan Baekhyun dengan ciuman lembutnya pula

 

Tepatnya di bibir Taeyeon.

 

.           .           .

Malam ini akan jadi malam yang panjang dan spesial di bulan Desember. Dimana salju yang turun dengan udara yang sungguh dingin, justru memberikan kehangatan bagi sebuah keluarga untuk berkumpul di tengah kesibukkan mereka.

Dan,
keluarga kecil yang hanya ada Baekhyun dan Taeyeon
merayakan dengan perdebatan kecil
dan satu bait lagu Jinggle Bell

Mungkin.
Natal tahun depan,

Akan diikuti anak kecil, anggota keluarga baru mereka.

FIN

Hallo readers!!!
Merry Christmas ya^^
Happyfully banget hari ini.
Psst…Jangan bilang-bilang ya! Baru kali ini aku berhasil buat fanfic happy ending #Whahaha

Makanya, mian ya kalo ada yang kurang (\’o’/)

So, Taeyeon yang lupa sama lagu itu juga terinspirasi dari diri aku sendiri😀

Aku cuma tau reff-nya *umatmacamapakamu

#?

Dan juga sorry, nge-post nya telat.
Soalnya aku juga ngetik dua kali dan itupun midnight
Jadi kalian udah pada bobo semua.

 

Yaudahdechhh. Daripada banyak omong.-.

Silakan comment or like dibawah ya😉

 

37 thoughts on “[Freelance] Cristmas Day (Ficlet)

  1. Adoooh bakar aja pianonya baek/? Aku bingung ini si taeyeon saking asiknya ama tuh piano sampe lupa christmas day haha, tapi BaekYeon momentnya tuh sweeet banget iih bikin greget. Keren deh pokoknya hihi~

  2. Eon ini pacarnya sehun mau bilang kalau ff nya DAEBAAAAKKK!!! maaf baru comment karna aku baru baca heheh😉 Hwaiting ya eon. Ditunggu ff ff yg lain😉

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s