[Drabble] A Letter From Heaven

A Letter From Heaven

Author
JungJessie

Cast
Kim Taeyeon and Xi Luhan

Genre
Sad

Rating
PG 13

Length
Drabble

===

Sudah seminggu semenjak kepergian kekasihnya – Kim Taeyeon -, Luhan terus-menerus terlihat sedih. Bagaimana tidak? Yeojanya itu pergi meninggalkan dunia ini tepat di hari anniversary mereka yang ketiga tahun. Sungguh, Luhan benar-benar terpukul dengan kejadian itu.

Luhan menatap bingkai berisi foto Taeyeon dan dirinya, dia tersenyum sangat manis dan tampan – menurutnya -, sedangkan Taeyeon terlihat kaget tetapi kesan manis dan imut masih saja ada di wajah Taeyeon. Luhan terkekeh geli mengingat kejadian itu.

Flashback

” Luhan-ah, ayo kita berfoto!” Ujar Taeyeon nyaring. Luhan segera menghampiri Taeyeon yang sedang merapikan rambutnya sambil melihat pantulan dirinya di cermin kecil yang ia bawa. Luhan tersenyum melihat wajah cantik natural milik Taeyeon.

” Kajja!” Taeyeon menarik tangan Luhan agar Luhan berada di dekatnya, Taeyeon berlari kecil menuju kameranya dan memasang timer 10 detik. Lalu mengklik tombol untuk memotret.

1 detik

2 detik

3 detik

4 detik

5 detik

6 detik

7 detik

8 detik

9 detik

CHU!

CKREK.

Taeyeon memegang kedua pipinya yang mulai merona merah. Bagaimana tidak? Luhan mencium pipinya tanpa aba-aba dan seizin Taeyeon sang pemilik pipi itu. Taeyeon menundukan kepalanya, ia tidak mau Luhan melihat pipinya yang benar benar terlihat seperti kepiting rebus yang masih sangat panas. Luhan terkekeh melihat reaksi yeoja chingunya itu.

” Lain kali aku harus menciummu tepat di bibirmu.” Ujar Luhan santai lalu mengambil kameranya. Sontak Taeyeon langsung membelalakan matanya, Luhan mengucapkannya tanpa beban sekalipun seakan-akan Taeyeon akan menyetujuinya.

“TIDAK!” Pekik Taeyeon. Luhan yang baru saja ingin melihat hasil foto itu langsung menolehkan pandangannya pada Taeyeon. Ia mengerutkan keningnya seakan-akan mengatakan Mengapa tidak?

“TENTU SAJA TIDAAK!” Pekik Taeyeon semakin nyaring. Wajah Taeyeon terlihat seperti kepiting rebus yang baru saja matang, bagaimana tidak? Perasaan malu,senang dan marahnya bercampur menjadi satu.

Luhan memiringkan kepalanya lalu menatap Taeyeon intens,” Kalau kau menolak aku akan melakukannya sekarang”

” Xi Luhan kau tidak boleh berbuat seperti itu pada orang yang lebih tua darimu!” Dengus Taeyeon sambil mengerucutkan bibirnya. Taeyeon merapikan poninya yang berantakan lalu menatap Luhan jengkel.

” Hey, kau hanya lebih tua setahun dariku. Lagipula kau ini terlihat seperti anak berumur duabelas tahun. Tidak usah sok terlihat dewasa, Taengo” Balas Luhan. Taeyeon menahan amarahnya, Luhan baru saja mengatakan kalau dirinya berumur dua belas tahun padahal jelas jelas umurnya sudha dua puluh empat tahun. Tapi setidaknya dengan Luhan mengatakan itu, ia menjadi terlihat awet muda.

“Ahh, sudahlah. Yang jelas kau tidak boleh melakukan H A L  I T U kepadaku” Ujar Taeyeon penuh penekanan pada kata ‘hal itu’. Luhan terkekeh geli melihat wajah Taeyeon yang merah padam.

Flashback end

Luhan tersenyum kecut mengingatnya. Ia beranjak dari kasurnya lalu berjalan menuju meja super berantakan miliknya. Ia memutuskan untuk membereskan mejanya yang berantakan itu.

Pandangannya terhenti pada suatu amplop berwarna putih bersih. Luhan mengerutkan keningnya, setahunya ia sudah membuang semua surat-surat tidak terpakai dan surat penting ia simpan di box khususnya. Tangannya mulai membuka amplop itu dan ia menemukan secarik kertas putih bersih yang terdapat tulisan.

===

Hai Xi Luhan.
Kuharap kau tidak ketakutan ketika membaca surat ini. Kkk~

Luhan-ah, kau masih mengingatku? Kuharap kau masih mengingatku dan mengingat wajahku. Bagaimana keadaanmu disana? Apakah kau sudah mempunyai penggantiku? Kuharap kau sudah mempunyainya! Aku tidak sabar melihatmu berada di pelaminan bersama calon istrimu nanti, berjalan di altar lalu menyematkan cincin dan berciuman. Ahh~ aku benar-benar ingin merasakannya tapi kurasa itu mustahil, kuharap kau cepat cepat menikah ya! Lalu kalian harus mempunyai anak, aku tidak sabar melihatmu menjadi seorang ayah dan mengurus anak bayi bersama istrimu. Hahahahaha, maafkan aku kurasa aku sedang tidak waras sekarang.

Hm, Luhan-ah. Jujur saja, aku sangat merindukanmu disini. Selama ini aku hanya bisa memperhatikanmu dari surga, melihat kegiatanmu dan .. eh! ohiya aku Kim Taeyeon dan aku yang menaruh surat ini di mejamu beberapa jam yang lalu. Tadinya aku sangat ingin menemuimu tapi itu mustahil, karena kau tidak bisa melihatku. 

Luhan-ah, maafkan aku yang pergi meninggalkanmu tepat di hari jadi hubungan kita. Sungguh, maafkan aku. Saat itu aku memang sudah mempunyai firasat kalau hari itu aku pasti sudah akan meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya, dan ternyata firasatku terbukti. Aku hebat bukan?kkk~

Ahya, maafkan aku terlalu banyak cerita. Luhan-ah, seandaikan kau melihat manusia yang memiliki wajah, postur tubuh dan suara sepertiku apa reaksimu? Seandainya aku akan kembali hidup di dunia lagi apa reaksimu? Apakah kau akan senang atau mungkin kau akan sedih lalu mencampakkanku? Kuharap kau akan bersikap seolah-olah aku tidak ada walaupun aku yakin mustahil untuk diriku kembali ke duniamu. 

Apa lagi ya yang mesti aku ceritakan? Ahiya! Aku ingin memberitahumu bagaimana keadaan di surga. Sungguh, surga sangat sangat sangat sangat sangat lebih lebih lebih lebih lebih bagus daripada bumi. Seandainya aku bisa mengajakmu ke surga sehari, pasti kau akan terkagum-kagum melihatnya. Aku juga mempunyai banyak teman di surga, dan kau tahu? Aku bertemu dengan sahabat kita! Jessica Jung. Aku benar-benar kagum melihatnya, dia terlihat sangat sangat cantik dengan memakai jubah berwarna putih dan mahkota bunga, rambutnya yang berwarna coklat muda itu membuatnya terlihat benar benar cantik. Ah, seandainya kau bisa melihatku pasti kau akan terpesona ah tidak sangat terpesona dengan kecantikanku. Kkk~ apakah aku terlalu geer? Bisa dibilang aku sangat sangat geer. 

Yaa, Luhan. Kurasa sudah cukup banyak aku mengoceh di surat ini. Luhan-ah, ingat ya aku akan terus mengawasimu dari surga, aku akan terus menjagamu dari surga, aku tak akan membiarkanmu mengalami hal buruk di dunia tetapi jika Tuhan sudah memerintahkan, tentu saja aku tak bisa mengelak. Kkkk~

I love you.

Kim Taeyeon.

===

Wah bagaimana ini ffnya? pasti aneh. Aku bikinnya keburu banget soalnya apalagi waktu liat namaku ada di daftar redlist. Selama ini aku cukup sibuk sama kegiatan-kegiatanku, dan untungnya sebelum terlambat aku tau namaku ada di redlist.

Hm, untuk ff-ff yang belum kulanjutin akan segera dilanjutin ya. Kumohon sabar saja menunggunya~

21 thoughts on “[Drabble] A Letter From Heaven

  1. Squel thoor :33 nge gantung nih kekeke
    Klo ak jadi luhan serius aja udah merinding kali aku mah :3 artinya klo luhan lagi mandi diliatin juga dong ama tae/? Wks :v hahaha

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s