[Vignette] Happy Family

happy-family_harumi-aiko_melurmutia

Happy Family

[Sequel: The First Honeymoon Night]

Harumi Aiko Storyline

The Cast :

Xi Luhan || Jessica Jung || Krystal Jung || Kim Myungsoo

Seo Jo Hyun/Seohyun || Jung Yonghwa

| Comedy Romance (?) | PG-13 | Vignette |

Poster by Melurmutia @ cafeposterart.wp.com

Disclaimer :

Ide fanfic ini dari hasil pemikiranku dan sepenuhnya milik aku😀

Summary :

Luhan, Myungsoo, dan Yonghwa aboenim membuat tantangan siapa yang terlebih dahulu menghamili istri mereka masing-masing, dialah pemenangnya.

A/N: Annyeong hasseo readers, maaf yaa sequelnya baru bisa aku buat. Tadinya aku mau bikin fanfic ini ber-rating NC, cuma gak jadi karena aku gamau ngotorin (?) imajinasi kalian ckckckck.. Jadi fanfic ini bebas dari adegan NC. Sebenarnya, fanfic ini hanya pengantar untuk sequel fanfic berikutnya. Penasaran sama fanfic sequel ini, langsung aja dibaca yaa. Happy reading ^^

_

AUTHOR POV

Suasana di kediaman keluarga Jung terlihat sangat bahagia karena anak bungsu Jung Yonghwa dan Seohyun, Krystal Jung  baru saja menikah dengan pria yang sangat dicintainya bernama Kim Myungsoo. Meskipun Krystal dan Myungsoo adalah pasangan suami istri baru, mereka tak segan-segan menunjukkan kemesraan mereka di depan keluarganya.

“Aigo, Myungsoo samchon mencium Soojung imo.” Luhan langsung menutup mata Xi Chen dengan tangannya saat menyadari anaknya melihat adegan bercumbu Krystal dan Myungsoo.

“Xi Chen, kau tak boleh melihat adegan itu, ne? Umurmu masih terlalu dini untuk melihatnya.” Luhan tersenyum sambil mengelus rambut anak lelakinya yang masih berusia 3 tahun.

“Appa, jika aku sudah dewasa aku baru boleh melakukan seperti itu pada seorang wanita?”

Luhan berdeham, “Tentu saja boleh. Tapi jika kau sudah dewasa”.

PLETAK!!!

Jessica yang mendengar dengan jelas ucapan suaminya itu, langsung memukul kepala Luhan dengan batok kelapa (?)

“KAU!!! Mengajarkan hal yang tidak-tidak pada anakmu!!!”

“Xi Chen juga anakku, Yeobo!!!.” Krystal dan Myungsoo yang sedang nikmat-nikmatnya bercumbu merasa terganggu dengan teriakan dari Jessica dan Luhan.

“Unnie!!! Oppa!!!” Krystal berteriak sekencang-kencangnya pada Jessica dan Luhan. Gadis cantik itu tak sadar jika teriakan maha dahsyat yang dimilikinya itu membuat Myungsoo, lelaki yang dicintainya jatuh pingsan.

“Umma, bolehkah aku menciummu?” Dengan polosnya Xi Chen mendekatkan wajahnya dan mencium bibir Jessica.

“Karena aku masih kecil, jadi aku hanya bisa mencium bibir umma. Jika aku sudah dewasa nanti, aku akan mencium seorang wanita yang aku cintai” Jessica menatap Luhan lekat-lekat seperti ingin memakan suaminya saat itu juga.

“Yeobo, sungguh aku tak mengajarkan Xi Chen berkata seperti itu. Ampun yeobo ampun !!!” Jessica terus memukuli pantat Luhan dengan sekuat tenaga  yang dimilikinya.

Yonghwa yang tak sengaja melihat adegan itu langsung mengeluarkan handphone dari saku celananya dan mengabadikan adegan itu dalam sebuah foto.

‘CKLEK!!!’ Suara dari kamera Yonghwa saat memoto Jessica dan Luhan.

“Sica!!! Kau anakku yang sangat hebat,” Yonghwa menunjukkan senyuman evil pada anaknya. Dan Jessica mengacungkan jempol pada ayahnya.

‘Tuhan, mengapa kau menakdirkanku berada di dalam keluarga gila ini’ Luhan berkata dalam hatinya meratapi nasib dirinya.

_

LUHAN POV

Pada tengah malam saat Jessica sudah tertidur pulas, aku memutuskan untuk keluar dari kamar karena merasa haus. Dan saat berjalan mendekati dapur, aku melihat ayah mertuaku dan Myungsoo sedang berbincang-bincang dengan serius. Saat aku ingin mengagetkan kedua orang itu, Yonghwa dan Myungsoo sudah terlebih dahulu menengok ke arahku dengan tatapan datar.

“Luhan, kemarilah.”

Aku mendekati ayah mertuaku dan saat aku sudah berada di dekatnya ayah mertuaku berkata, “Tolong buatkan cokelat panas untuk kita berdua”

‘JLEGERR!!!’ Suara petir yang merasuk dalam jiwaku (?)

Ucapan ayah mertuaku mengagetkanku karena aku mengira ayah mertuaku itu akan memarahiku dengan tatapan datarnya. Namun ternyata Yonghwa aboenim menyuruhku untuk membuatkan cokelat panas untuk mereka berdua -_-

Setelah aku meminum air putih karena kehausan dan membuatkan cokelat panas untuk mereka, aku menghampiri mereka berdua dan duduk di sebelah Yonghwa aboenim.

“Gomawo” ucap mereka bersamaan.

“Ne, cheonmaneyo” Setelah itu kami bertiga duduk dalam diam.

“Hyung, maukah kau mengikuti suatu tantangan dengan kami?” Tanya Myungsoo memecah rasa kesunyian di antara kami bertiga.

“Tantangan?” Tanyaku tak mengerti.

“Ne, tantangan. Kita bertiga harus menghamili istri kita masing-masing pada malam ini juga. Siapapun di antara Jessica, Krystal, dan Seohyun omonim hamil duluan, berarti suami dari wanita itu akan menang”.

“Mwo? Berarti jika Jessica hamil lebih dulu dari Krystal dan Seohyun omonim berarti aku yang menang?” Tanyaku antusias.

“Benar sekali, hyung. Kita harus tunjukkan siapa pria yang paling hebat bercumbu di antara kita bertiga.  Jika kau pemenangnya, berarti kau lebih hebat dari kami”

‘Tantangan yang benar-benar konyol’ Ujarku dalam hati.

“Jika kau tak mengikuti tantangan ini, berarti kau lelaki pengecut” Ucap Yonghwa aboenim sambil menunjukkan senyum evil smirk padaku.

 Aku teringat perkataan Myungsoo tentang ‘Pria yang paling hebat bercumbu di antara kita bertiga’. Setauku, pria di dalam rumah ini hanya ada Yonghwa aboenim, Myungsoo, dan juga aku. Mungkinkah maksud ‘kita bertiga’ dari perkataan Myungsoo  itu termasuk Yonghwa aboenim? Seohyun omonim kan sudah tua, untuk apa Yonghwa aboenim mengikuti tantangan konyol seperti ini -_-

“Hei para menantuku! Apa kalian penasaran kenapa aku membuat tantangan ini?” Aku dan Myungsoo mengangguk dengan antusias.

“Aku ingin membuktikan di umurku yang sudah 45 tahun ini, aku masih bisa menghamili istriku. Saat ini Seohyun masih berumur 34 tahun dan istriku masih mengalami menstruasi setiap bulannya. Aku sudah berkonsultasi pada dokter Kim dan dia mengatakan kalau istriku masih bisa hamil dengan umurnya yang masih 34 tahun. Myungsoo pasti ingin sekali memiliki bayi dari Krystal. Dan kau Luhan, ingin memberikan adik pada Xi Chen, kan?. Akupun sama ingin memiliki bayi seperti kalian.” Yonghwa aboenim bercerita dengan wajah sedihnya.

“Umur Seohyun omonim sekarang masih 35 tahun? Berarti Seohyun omonim dan Jessica hanya memiliki perbedaan umur 14 tahun?!” Ujarku syok tak percaya.

“Jessica dan Krystal adalah saudara sedarah beda ibu. Jessica anak dari istriku yang sudah meninggal dan Krystal anak dari Seohyun. Aku menikah dengan Seohyun saat ia masih berusia 16 tahun. Awal pertama kali aku jatuh cinta pada Seohyun saat aku mendengar dia menyanyi  di sebuah cafe. Suaranya benar-benar merdu dan terdengar indah di telingaku hingga membuat hatiku luluh. Sejak saat itu aku berusaha mendekati Seohyun meskipun umur kami berbeda 11 tahun,”

“Beberapa bulan kemudian, aku mengatakan cinta pada Seohyun. Dan tak kusangka dia menerima cintaku. Seohyun menerimaku meskipun aku berstatus duda yang memiliki 1 anak berusia  2 tahun. Saat Seohyun sudah lulus SMA, aku melamarnya dan kami menikah. Meskipun umur Seohyun masih 16 tahun, ia sudah menjadi ibu yang baik untuk Jessica. Seohyun bisa mengatur waktunya dengan baik antara kuliah dan mengasuh Jessica. Dia benar-benar istriku yang sangat hebat. Semenjak Seohyun melahirkan Krystal, aku tak meminta anak lagi pada Seohyun. Dan sekarang, aku ingin memiliki anak lagi dan Seohyun sudah memberi lampu hijau untukku agar melakukan ‘itu’ padanya. Jadi para menantuku, mari kita menghamili istri kita bersama-sama.” Yonghwa aboenim tertawa cengegesan (?) padaku dan Myungsoo.

“Bagaimana, hyung? Apakah kau ingin mengikuti tantangan ini?”

“Baiklah aku ikut. Mari kita tunjukkan siapa yang paling hebat di antara kita”

“Baiklah para menantuku, sekarang kita harus kembali ke kamar masing-masing. Dan malam ini, kita harus melakukan ‘itu’ pada istri kita masing-masing”

“Ne, aboenim”

_

AUTHOR POV

Seminggu kemudian….

Di kursi taman, terlihat Yonghwa aboenim, Luhan dan Myungsoo sedang berbincang-bincang tentang tantangan seminggu lalu mereka rencanakan.

“Para menantuku, apakah Jessica dan Krystal udah menunjukkan tanda-tanda kehamilan?” Tanya Yonghwa aboenim sambil memangku dagu dengan kedua tangannya di atas meja.

“Jessica tak memberi tahuku tanda-tanda kehamilannya” Ucap Luhan dengan raut wajah sendu.

“Akupun sama seperti Luhan hyung. Apa aku gagal membuat Krystal hamil?” Gumam Myungsoo bertanya-tanya pada dirinya sendiri.

“Saat ini lebih baik kita menunggu saja. Jika mereka hamil, cepat atau lambat mereka pasti akan memberitahu kita”

Berbeda dengan di ruang keluarga, ketiga wanita yang terdiri dari Jessica, Krystal, dan Seohyun sedang bercengkrama tentang malam pertama yang dialami oleh Krystal. Saat sedang asik-asiknya mengobrol, ketiga gadis itu tiba-tiba merasa mual dan pergi ke kamar mandi secara bersamaan.

Luhan, Yonghwa, dan Myungsoo yang saat itu sedang berjalan menuju ruang keluarga, mendengar suara muntahan dari arah kamar mereka masing-masing. Ketiga lelaki itu tersenyum evil dan Luhan berinisiatif untuk menelpon dokter Kim agar segera  memeriksa Jessica, Krystal, dan Seohyun.

Beberapa menit kemudian, Dokter Kim yang baru saja tiba di rumah langsung memeriksa Jessica, Krystal, dan Seohyun yang sedang terbaring lemas di kamar mereka masing-masing. Dokter Kim mengerutkan dahinya saat memeriksa ketiga wanita itu.

“Jessica, Krystal, dan Seohyun ajumma sedang hamil dan usia janin dalam kandungannya masih berusia seminggu. Selamat dalam keluarga ini akan muncul 3 bayi sekaligus.” Jessica, Krystal, dan Seohyun terbelalak kaget mendengar penjelasan dari dokter Kim. Luhan, Myungsoo, dan Yonghwa diam-diam tersenyum saat mendengar para istrinya sedang hamil. Saat dokter Kim sudah pulang, Yonghwa aboenim itu langsung bertanya pada kedua anaknya dan istrinya siapa yang terlebih dahulu mengalami mual-mual.

 “Kita bertiga mual bersama-sama, appa”  Krystal dan Jessica menjawab pertanyaan dari ayahnya secara bersamaan.

PRANGGG!!!

Luhan yang sedang meminum teh, saat mendengar pernyataan dari Jessica dan Krystal langsung menjatuhkan gelas yang dipegangnya karena saking terkejutnya.

“Myungsoo, berarti di antara kita bertiga tidak ada yang menang?” Bisik Luhan bertanya pada adik iparnya.

“Benar hyung. Sepertinya hadiah mobil sport dari Yonghwa aboenim akan gagal dimiliki oleh pemenang di antara kita. Kukira Krystal duluan yang mual duluan. Ah, padahal aku sangat mengharapkan mobil sport terbaru yang dimiliki Yonghwa aboenim.” Ucap Myungsoo berbisik pada Luhan.

“Mwo? Hadiahnya moo moo ehmmm ehmmm” Myungsoo langsung membekap mulut Luhan saat menyadari kakak iparnya akan berteriak kaget.

Yonghwa aboenim langsung menatap kedua menantunya dengan tatapan tajam dan menusuk. Luhan dan Myungsoo tertunduk takut melihat ayah mertuanya mengimidasi mereka dengan tatapannya.

Sembilan bulan kemudian, ketiga bayi yang dikandung Jessica, Krystal, dan Seohyun lahir di satu ruang bersalin yang sangat besar. Jessica dan Krystal melahirkan bayi laki-laki. Sedangkan Seohyun melahirkan bayi perempuan. Yonghwa aboenim kaget melihat bayinya berjenis kelamin perempuan.

“Aigooo, istriku melahirkan bayi perempuan lagi?” Saking kagetnya  Yonghwa aboenim pingsan saat itu juga. Mereka yang melihat Yonghwa aboenim pingsan tertawa lepas menertawakan Yonghwa yang pingsan hanya karena dia memiliki anak perempuan lagi.

Xi Chen berlari-lari kecil menghampiri Jessica yang sedang mengendong bayi yang baru saja dilahirkannya. “Umma, adikku bernama siapa?” Jessica melirik ke arah Luhan terlihat kebingungan menjawab pertanyaan anaknya.

“Xi Sehun. Nama adikmu Xi Sehun” Luhan tersenyum menjawab Xi Chen, anak pertamanya.

“Adikku tampan sepertiku. Annyeong Sehun, mulai sekarang aku adalah kakakmu” Xi Chen berlari-lari kecil lagi ke kasur Krystal karena ingin melihat bayi yang sedang digendong bibinya.

“Ajumma, siapa nama sepupuku ini?” Tanya Xi Chen dengan lugu.

“Nama anak ajumma ini bernama Kim Jong In. Kau setuju kan yeobo dengan nama itu?” Krystal bertanya pada suaminya dan Myungsoo mengangukkan kepalanya sebagai jawaban dari pertanyaan istrinya.

Xi Chen berjalan menghampiri neneknya yang sedang mengendong bayi perempuannya, “Halmoeni, nama bayi ini siapa? Dia sangat lucu sekali” Ujar Xi Chen sambil mengelus pipi bayi yang sedang berada digendong oleh neneknya.

“Aku akan memberi nama bayi ini Jung Yuri. Bagaimana anak-anakku apakah kalian setuju?” Tanya Seohyun pada Jessica dan Krystal.

“Kita berdua setuju, umma”

Saking gemasnya, Xi Chen terus menyubit pipi Yuri hingga membuat bayi itu menangis.

“Xi Chen, kau tidak boleh mencubit pipinya terlalu keras, ne?” Ucap Seohyun pada cucu pertamanya.

“Aku gemas pada ajumma baruku”

Semua orang yang mendengar perkataan Xi Chen tertawa lebar. Kehadiran ketiga bayi di keluarga Jung membuat keluarga besar ini semakin bahagia.

They’re Happy Family

THE END

_

Mianhae yaa kalau sequel ini sedikit gaje dan banyak kekurangan.

Maaf kalau alurnya kecepetan atau ceritanya kependekan😀

Fanfic ini ada sequel-nya loh.

Tapi sequel-nya diperankan sama anak-anak mereka (Yuri, Sehun, Kai, dan Chen)

Di sequel-nya nanti menceritakan Yuri, Sehun dan Kai di kehidupan sekolah mereka.

Untuk Chen, di sequelnya nanti akan berperan sebagai anak kuliahan gitu.

Yang penasaran sama Sequel-nya tunggu aja yaa ^^

Untuk pairing Yuri, Sehun, Kai, dan Chen aku masih merahasiakannya wkwkwk

Makasih yaa readers yang sudah meluangkan waktu untuk membaca fanfic ini

Jangan lupa tinggalkan komen dan jangan jadi silent riders !!!!

Kamsahamnida ^^

35 thoughts on “[Vignette] Happy Family

  1. hahaha. kocak ni ff’a thor … ngakak habis. ada2 j ni pria bs2’a mkir bwd truhan sm wanita hamil. ide mu bner2 gk trkesan. ok seq… ditggu

  2. Ya ampun ngakak bacanya,
    itu anak Lusica namanya lucu bener,, Xi chen sama Xi sehun. hahaa
    Itu si Yonghwa kalo manggil Luhan sama Myungsoo masa “para menantu”
    ya ampun ngakak bacanya..
    Kaget juga pas umur Seohyun baru 34th. hahaa jadi mikir yg aneh2 daah tuh
    untung ada penjelasannya

  3. wkwkwke.. kocak2 gemessss.. sumpah.

    oh iya squel nya di tunggu ya.. apalagi ada Yuri.

    btw. yuri sama siapa ya? luhan? nggak mungkin. Sehun? diakan keponakan nya (eh bener ga sih keponakan?) duh penasaraannnnn

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s