Call Box

CAll Box Suho

Title : Call Box

Author : AutumnFlow

Cast : Sunny GG | Suho EXO

Leght : Ficlet

Ranting: Teen

Disclaimers : Pure from my  mind nd insp from my friend Thank u so Much Den ^^. Don’t bash. Don’t Be plagiat please.

 

CALL BOX

Pandangan tentang salju pertama yang selalu mendatangkan harapan es putih . pendapat konyol yang hanya selalu bertolak belakang kepada kenyataan.

Selalu ada dua orang yang berpendapat berbeda tentang salju pertama.

Orang pertama mengatakan “Manis”

Orang kedua mengatakan “Pahit”

CallBox©

 

Diujung perempatan remang remang lampu redup dan menyala dengan sendirinya. Semua sunyi dalam khidmat salju pertama. Perayaan natal yang berlangsung pada keesokan harinya menjadi penanda bahwa sekarang adalah waktu yang digunakan sebaik mungkin oleh beberapa orang yang taat ber misa di gereja.  Ataupun bagi orang orang yang menganggap natal itu adalah suatu perayaan tahunan, dan hanya memanggang roti sambil menikmati cokelat panas didepan perapian.

Berbeda  gadis ini.

Ia berjalan menembus kesunyian diperempatan itu. sambil memandang sendu cermin jalan yang menampakkan bayangannya. Ia berkedip satu kali. Matanya mendadak membulat seolah olah ia tak percaya. Gadis itu membelokkan arah tujuannya. Menuju telepon umum di pinggir jalan didepan minimarket yang jelas jelas menapakkan kata “CLOSE” dengan sangat besar walaupun beberapa karyawan masih berguman didalam minimarket itu.

Gadis itu memegang perlahan gagang telfon. Menghela nafas dengan sedikit hentakan yang menggebu dalam setiap uap yang dihasilkan oleh paru parunya. Ia terlalu gugup. Entah sejak kapan terakhir kali ia menggunakan telepon umum seperti ini sehingga ia benar benar lupa bagaimana menggunakannya. Apakah memasukkan koinnnya trelebih dahulu atau menekan tombol terlebih dulu.

Ia mengetuk kepalanya sendiri menggunakan gagang telepon yang keras.pekikan sedikit ia keluarkan sambil meringis kesakitan.  gadis itu secara reflek memasukkan satu koin. Sang gadis menutup matanya erat erat sambil mengingat hal apa yang harus ia lakukan saat ini.

.

.

“apa kau masih tau nomor telfonku, Sun?”

“kau kekasihku, kau tahu. Kenapa kau fikir aku tak hafal ?!”

“mudahnya, 82 selebihnya namamu “

.

.

Gadis itu menekan perlahan tombol nomor nomor dengan pasti sambil mengingat ingat. Dengan yakin gadis itu menekan tombol panggil. Berharap nomor itu masih tersambung. Tidak diapa apakan. Tidak disentuh ataupun dipakai orang selain orang itu. orang yang telah membuatnya berdebar dalam melakukan hal apapun. Orang yang membuatnya terasa lebih berarti hidup ketimbang menjalani kehidupannya seperti ini, diantara ada dan tiada. Siapa peduli toh ia tak kasat mata.

 

“tuuut.. tuuut….”

 

Tersambung. tinggal memohon,apkah ia dapat mendengar suara yang  begitu dirindukannya selama ini setelah mendengar nada deringnya yang ia harap tak berubah yang begitu nyaring juga tak membuat kaget. ia terus berdoa dalam hati dimalam natal yang sunyi dan penuh keajaiban, berharap sinterclaus mengabulkna permohonannya. Ia bukan anak yang pembangkang. Ia bukan anak nakal. Seharusnya pula  sinterclause mengabulkan permintaannya.

Dan,

Benar saja.

Ini membuktikan bahwa ia benar benar orang yang baik, dan sinterclause mengabulkan permintaannya, memberinya hadiah yang takkan pernah ia dapatkan lagi setelah ini.

 

“halo ?”

 

Gadis itu diam. terkaget akan permohonananya yang dikabulkan. Seketika itu juga ia merasakan debaran jantungnya terasa lebih. Rona merah yang menghiasi pipinya seakan memberi tahu seberapa malunya gadis itu kini.

 

“deg”

 

sama sekali tak ada kemampuan untuk menjawab. Lidahnya mendadak kelu dan pita suaranya seakan terikat sama sekali tak sanggup menjalankan tugasnya untuk mengeluarkan beribu kata yang sebenarnya sangait ingin gadis itu ucapkan

 

“halo?”

 

Sekali lagi suara lembut itu tersengar dari sebrang telfon. Tetap saja gadis berambut kemerahan itu diam sambil memegangi gagang telefon dengan gemetar seakan itu adalah tragedi baginya. Sesuatu yang mengerikan. Tetapi juga suatu ynag menyenangkan yang tak sanggup ia bayangkan.

 

“Hahaha…. JoonMyun.. kau nampak lucu..”

 

Suara wanita diseberang sana. Gadis itu menjadi lebih diam. Tertohok  Hatinya sakit.. jauh lebih sakit. Niatan untuk menjawab semua pertanyaan itu hilang dalam sekejap. Air matanya menetes dengan perlahan untuk mengekspresikan kesedihannya. Diiringi salju pertama yang muncul di dekatnya. Gadis itu menyadari bahwa dirinya memang sudah dilupakan. Dengan menahan tangis yang akan semakin menjadi jadi.

 

Beginikah malam natal terakhirnya?, beginikah rasanya menikmati salju pertama?

Pahit  ?

 

“kau ternyata masih bisa hidup bahagia tanpa aku..”

Bisik gadis itu, ia tahu pandangannya tentang salju pertama baginya sekarang.

Gagang telefon yang terus mengeluarkan suaranya dengan perlahan terjatuh menggantung diatas tanah.

Seiring dengan salju yang turun dengan perlahan…

.

.

.

.

Gadis itu menghilang..

 

 

CallBox©

 

 

“8,2 untuk sambungan ynag telah menghubungkan kita”

“1,9 untuk S”

“2,1 untuk U”

“1,4,1,4 untuk N dua kali”

 “2,6 untuk Y”

.

.

“kau harus ingat itu, ini bukti cintaku untukmu Lee Sunny ”

-joonmyun-

 

 

Fin

 

AN : thanks for Read ^^. Dan maaf aku nggak bisa ngejaga amanat untuk menggunakan cast jarang dan malah terus terusan buat ff yang main castnya Tiffany. Jujur bias aku itu Tiffany dan entah mengapa tiap ada ide selalu aja ngebayangin Tiffany jadi tokoh utama.

Aslinya pun ff ini tokoh utamanya tiffany dan cover pun udah jadi. Tadi pagi mau ngeposting mampir ke beranda ngeliat komen yang mencari ff cast jarang dan juga tentang update-an ff yg mampet. Aku berubah pikiran dan alhasil aku rubah tokoh juga ngebuat ulang cover -.-v. Jadi baru sekarang postnya. Ff ini juga rencananya bakal aku buat Suho Side story. Triple S.

10 thoughts on “Call Box

  1. Ia thor banyak yang nyariin ff dengan cast jarang . . . .
    Jujur bias aku Taeng, dan kasusnya sama kayak author kalau lagi dapat ide taeyeon yang muncul langsung di fikiranku, hehe . . .
    Dan kasusnya sama lagi dengan author aku juga lagi mau buat ff dengan cast jarang, maklum semua ffku castnya EXOTaeng, wkwkwkwkwk . . .

  2. Iya thor FF main cast sunny jarang banget, padahal aku paling suka itu baca FF main cast sunny unnie… Untuk FF ini daebak banget!!

  3. Pingback: Miracle In December (Suho Side Story-Call Box) | EXOShiDae Fanfiction

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s