[Freelance] Love Story (2/2)

tumblr_mdc77yy6YI1rgz2pmo1_500

Title                 : Love Story

Author              : Lie SooHyun

Length             : Twoshot

Rating             : PG-13

Genre               : School-Life , Romance (little bit) , Friendship

Main cast         : Baekhyun (EXO) , Taeyeon (GG)

Note                : jinja gomawo ya buat yang sudah coment ffku yang di chap 1 , mian karena gak bisa bales satu persatu , yang jelas coment”nya chingu sangat berpengaruh buat aku untuk ngelanjuti ffku ini .. sekali lagi jinja gomawo .. ^^

‘sedang apa dia disana ? jangan-jangan’

Dan benar saja dilihatnya Taeyeon duduk dihadapan kris yang sedang menghadapnya dan taeyeon dengan posisi memunggunginya . Untung taeyeon tidak menyadari kalau daritadi baekhyun mengikutinya dan kris pun tidak sadar orang yang duduk dibelakang Taeyeon kini adalah Baekhyun . Bersyukurlah hari ini dia membawa sebuah topi dan jaket untuk menutupi wajah dan seragamnya agar tak ketahuan oleh keduanya .

Sambil berpura2 membaca majalah , baekhyun mendengarkan dengan seksama apa yang akan dibicarakan taeyeon dan kris .

Sebenarnya saat melihat taeyeon berjalan kearah lain baekhyun tidak ingin mengikutinya karna dia sudah bertekad untuk melupakan taeyeon , namun rasa penasarannya lebih mendominasi untuk mengikutinya kesini . dan akhirnya disinilah dia mendengar dengan cermat apa yang akan dibicarakan keduanya .

“apa yang ingin kau bicarakan padaku ?” Tanya kris memulai pembicaraan

Terdengar taeyeon sedang menghela nafas berat . seperti apa yang akan dikatakannya akan membawa pengaruh yang besar pada hidupnya .

‘jangan-jangan taeyeon akan menyatakan cintanya pada kris’ batin baekhyun tidak tenang

“baekhyun kemarin mengatakan dia akan menyerah pada cintanya .. eotokhae ? semakin lama keadaannya semakin memburuk .. apa yang harus kuperbuat agar cintanya terbalaskan oleh baekhyun ? aku sudah berusaha mengabaikan baekhyun agar dia tidak terus mengejarku tapi tetap saja tidak ada perubahan aku bahkan berpura2 menyukaimu agar dia berhenti mendekatiku” gumam taeyeon lirih

“taeng-ah , apa kau sangat sayang pada sahabatmu itu ? sampai-sampai kau mengabaikan perasaanmu deminya , jika kau terus melakukan itu kau tidak akan hanya melukai dirimu sendiri dan baekhyun , chanyeolpun juga akan menderita karenanya , jangan membuat penantian chanyeol sia-sia , aku tidak mau melihat sepupuku terpuruk untuk kesekian kalinya “ tegas kris

 ‘chanyeol ? sepupu ? bahkan aku tidak tahu mereka ada hubungan keluarga , dan setauku taeyeon hanya memiliki 1 sahabat , apa mungkin tiffany ?‘ batin baekhyun

“dan untuk merubah hati seorang pria tidak segampang yang kau kira , apalagi seseorang seperti baekhyun , walaupun kemarin dia mengatakan akan melupakanmu aku yakin didalam lubuk hatinya tidak sepenuhnya apa yang dikatakannya sesuai dengan hatinya” lanjut kris melirik kearah seseorang yang sedang duduk dibelakang taeyeon

Sebenarnya kris sudah menyadari ada yang aneh dengan orang yang duduk dibelakang taeyeon tadi , dan setelah melihat sesuatu yang sangat-sangat ia kenali akhirnya dia mengetahui siapa orang itu , karena seorang tidak akan pernah meninggalkan saput tangan berwarna biru tuanya dengan sebuah gambar yang dirajut oleh tangan membentuk tengkorak buatan taeyeon dan kris sangat mengetahuinya .

“aku tau , tapi tidak bisa begitu saja mengabaikan perasaan tiffany yang jelas-jelas sudah kuketahui , dia sedang sakit , aku tidak ingin di sisa hidupnya dia tidak bisa merasakan kebahagiaannya , walaupun harus berkorban tapi aku rela , tiffany sudah banyak menderita selama ini karena tidak diperhatikan oleh kedua orangtuanya , bahkan kedua orangtuanya tidak mengetahui bahwa dia memiliki penyakit itu “ jawab taeyeon

“dan soal chanyeol aku minta maaf karna secara tidak langsung telah membuatnya ikut menderita , tapi aku yakin dia pasti sama sepertiku , bahagia melihat orang yang kita cintai bahagia” lanjut taeyeon

“tsk ! kau berbicara seolah-olah tiffany tidak punya harapan hidup lagi , tidak semua penderita tumor otak berakhir dengan kematian , dan aku yakin tiffany kuat menghadapi penyakitnya . dan jangan terlalu munafik bahwa jauh didalam lubuk hatimu kau  juga merasakan sakit KIM TAEYEON !” jawab kris dingin sambil meninggalkan taeyeon termangu sendiri merenungkan semua kata-kata kris .

“tiffany ? tumor otak ?” kata baekhyun tidak sadar

Mendengar suara yang sangat familiar ditelinganya Taeyeon membalikkan badannya dan betapa terkejutnya dia melihat bakhyun yang berdiri memunggunginya tanpa ada niat sedikitpun untuk membalikkan badannya .

 “sejak kapan kau ada disana?” Tanya taeyeon dingin

“tidak peduli sejak kpaan aku ada disini , jadi ini alasannya ? alasan dibalik sifatmu selama ini padaku ? baiklah jika memang ini maumu , aku akan mengikuti permainan ini” tandas baekhyun meninggalkan taeyeon yang masih terpaku ditempatnya .

Merasa ada yang salah taeyeon segera mengejar baekhyun dan berhenti merentangkan tangannya dihadapan baekhyun .

“permainan ? kau pikir ini sebuah permainan ? aku tidak sedang bermain-main BYUN BAEKHYUN !” teriak taeyeon emosi .

“lalu apa ? ah .. aku tahu , kau pasti sedang berlatih acting untuk drama sekolah kita kan ? sepertinya alur dramanya cukup tragis , merelakan orang yang kau cintai untuk sahabatmu yang sedang sakit parah . aku salut dengan yang membuat naskahnya , jika dijadikan sebuah film akan laku keras . tapi ada satu yang aku tidak suka dalam drama ini” baekhyun menghentikan ucapannya sejenak

 “sang penulis naskah menjadikanku sebagai pemeran utamanya tanpa seijinku” jelas baekhyun dingin lantas meninggalkan taeyeon sendiri tanpa mau mendengar lebih lanjut apa yang akan dikatakan taeyeon.

Tanpa disadarinya air mata taeyeon turun membentuk sebuah sungai kecil dipipinya , bukan ini yang sebenarnya ia inginkan , jika dia yang menjadi penulis naskahnya , dia akan membuat akhir dari cerita cintanya bahagia tanpa ada satupun  hambatan . namun sayangnya bukan dialah ‘penulis’ naskah sebenarnya , ia hanyalah seorang penulis yang menuliskan alur cerita dan TUHANlah sang ‘penulis’ naskah yang sebenarnya .

Bonmal gateun misoe

On sesangihwahnhaejyeoyo

Nal tashi tto kkumkkuge haeyo

Suara dering telpon mengalihkan perhatiannya , dangkatnya panggilan itu tanpa melihat sang peneloepon .

“yeobuseyeo ?” sapa taeyeon

“……….”

“mwo ? arraseo aku segera kesana”

Selesai menerima panggilan , taeyeon langsug berlari menyetop taxi yang sedang lewat dan pergi ke suatu tempat .

@Seoul Hospital

“miyoung-ah” teriak taeyeon ketika memasuki sebuah ruangan serba putih itu .

“eoh ? annyeong taeng-ah ..” sapa tiffany tersenyum pahit .

“nagaimana keadaanmu ?” Tanya taeyeon khawatir

“gwenchana , aku hanya kelelahan “ jawab tiffany santai

“bodoh ! mau sampai kapan kau akan terus membohongiku ? kau kira aku tidak tau ? jujurnya miyoung-ah , kau sedang mengidap tumor otak kan ?” Tanya taeyeon sarkatis

Seketika itu juga senyuman tiffany meluntur begitu mendengar ucapan taeyeon , ternyata memang tidak mudah menyembunyikan sesuatu pada sahabatnya itu .

“eoh ? emm , itu .. darimana kau bisa tau ? apa chanyeol yang memberitahumu ?” Tanya tiffany

“chanyeol ? jadi dia sudah tau ? oh , bodohnya aku , bukan sahabatnya sendiri melainkan orang lain yang duluan mengetahunya .”

“mianhae taeng .. aku hanya tak ingin kau mengkhawatirkanmu” jawab tiffany menyesal

“sudahlah , tidak usah dibahas .. kau ini ! seharusnya kau menjaga kesehatanmu lebih baik !”ceramah taeyeon .

“arraseo , aku sudah berusaha sebaik mungkin taeng , tapi apa daya ? aku hanyalah seorang manusia yang tidak bisa berbuat apa-apa”

“taengoo “ panggil taeyeon

“hmm ..” tayeon menjawabnya dengan gumamman karena dia sekarang sedang mengupaskan buah untuk tiffany .

“taeyeon-ah , berpacaranlah dengan baekhyun” timpal tiffany

Seketika itu juga taeyeon menghentikan aktivitasnya .

“apa yang sedang kau bicarakan ? aku tidak menyukainya , jadi untuk apa aku berpacaran dengannya >” jawab taeyeon dingin

“cih , dasar bodoh” maki tiffany

“apa maksudmu ?” jawab taeyeon

“hentikan dramamu ini KIM TAEYEON ! aku tau sejak awal kau sudah menaruh hati padanya , kau kira aku tak tau ? sifatmu yang selalu ketus terhadap baekhyun , tidak pernah

menganggapnya ada , aku tau kau seperti itu agar baekhyun menjauh darimu dan kau ingin memberiku kesempatan karena aku menyukainya kan ? berhenti mengelabuiku , dan berhenti mengalah untukku , kau membuatku terlihat menyedihkan” teriak tiffany sambil mengeluarkan air mata .

Sedangkan taeyeon hanya bisa diam menunduk , tanpa bisa ditahan lagi air matanya menetes .

“pergi sekarang atau aku tidak akan melihatmu lagi” desis tiffany lalu memunggungi taeyeon .

Setelah itu taeyeon meninggalkan kamar tiffany dengan langkah terhuyung-huyung . setelah keluar dari kamar tiffany , lalu taeyeon menyandarkan tubuhnya pada tembak disamping pintu .

“maaf taeng , ini kulakukan agar kau , baekhyun , dan chanyeol mendapatkan kebahagiaan kalian” batin kris melihat taeyeon dari kejauhan .

Setelah kejadian kemarin , baekhyun dan taeyeon tidak pernah berangkat bersama lagi . 4 hari sudah tiffany tidak sekolah dan selama itu juga mereka tidak pernah bertegur sapa . selama 4 hari itu baekhyun , taeyeon , dan chanyeol selalu menjenguk tiffany , terkadang mereka secara tidak sengaja bertemu , namun tetap saja .

Juah dilubik hati taeyeon dan baekhyun , sebenarnya mereka saling merindukan , namun ego lebih mendominasinya sehingga belum ada titik terang dalam hubungan mereka .

6 hari setelah tiffany dirawat .

Ddddrrrrttt .

Handphone taeyeon bergetar menandakan sebuah pesan masuk .

“taeng-ah , kau datang kan hari ini ? hari ini aku akan operasi ,” begitu isi pesan singkat dari tiffany

“arraseo , aku pasti akan kesana , kau tunggu aku “ balas taeyeon

Setelah itu taeyeon bergegas menuju rumahsakit tempat tiffany dirawat .

Setelah sampai didepan pintu , taeyeon seperti melihat siluet orang lain disalam ruangan itu , dilihatnya baekhyun sedang memeluk tiffany erat , dan dapat didengarnya tiffany mengatakan sesuatu .

“gomawo baekhyun-ah” kata tiffany lalu melepaskan pelukannya dengan baekhyun .

Menjauh , itulah yang sekarang taeyeon lakukan , menjauh dari adegan yang membuat hatinya sakit . setelah berjalan tak tentu arah dirumah sakit , taeyeon bertemu dengan chanyeol dan kris di lorong rumahsakit . segera saja chanyeol dan kris menariknya untuk memasuki kamar tiffany .

Setelah memasukinya , dengan canggung taeyeon duduk disebelah taeyeon , mereka hanya duduk tanpa ada niat untuk mengeluarkan suara sedikitpun . beberapa menit kemudian dokter memasuki kamar tiffany , karena operasi akan segera dilakukan .

“taeyeon-ah “ panggil tiffany serak

“nde” jawab taeyeon lalu bangun dan duduk disebelah ranjang tiffany

“berjanjilah padaku satu hal”

“apa itu ?” Tanya taeyeon sedikit terisak

“jika aku pergi jangan menagisiku dan hiduplah bahagia dengan baekhyun” pintanya

“jangan katakana hal bodoh seperti itu !” tandas taeyeon

“hanya berjaga-jaga , siapa tau terjadi hal buruk terhadapku . seperti meninggal mungkin ? hahaha “ canda tiffany

Namun tidak ada satupun yang merespon candaannya karena itu tidak lucu sama sekali .

“ehem , baiklah , aku hanya meminta itu padamu , aku mohon dengan sangat” kata tiffany

Belum sempat taeyeon menjawab , suster sudah mengambil alih tiffany lalu membawanya ke ruang operasi .

Saat operasi

Kini semua sedang duduk didepan ruang operasi harap cemas menunggu hasil operasi .

“taeyeon-ah , bisakah kau membantuku ? tolong belikan aku makanan , aku sangat lapaaaar” keluh chanyeol .

“mwo ? aku ? arraseo .. kau mau makan apa ?”
“ apa saja boleh , baekhyun-ah , kau tolong antarkan taeyeon ne ? tidak baik perempuan berjalan sendirian malam-malam begini” kata chanyeol dengan cengiran khasnya

‘dasar ! awas kau park chanyeol bodoh’ gerutu taeyeon dalam hati .

Mau tak mau taeyeon harus pergi dengan baekhyun karna benar juga kata chanyeol , taeyeon tidak mau dicegat ditengah jalan oleh pria hidung belang . memikirkan saja taeyeon sudah ketakutan .

Sunyi .. tidak ada yang mau membuka pembicaraan terlebih dulu .

‘aish , ayolah kim taeyeon ,  minta maaf , bagaimanapun juga ini salahmu’ batin taeyeon

“ehem , b-baekhyun-ah , a-aku ingin minta maaf tentang waktu itu dan telah bersikap ketus padamu , dan selalu mengabaikanmu “ kata taeyeon terbata-bata

“arraseo , sudah kulupakan” jawab baekhyun dingin

Sunyi … lagi-lagi sunyi menyelimuti keduanya setelah pembicaraan itu sampai rumahsakit .

Keesokan harinya …

“KIM TAEYEON ! KUPAS DENGAN BENAR ! KAU MENGUPASNYA HINGGA KE DAGINGNYA !! APA YANG NANTINYA AKAN KUMAKAAAAAN !!!”

Teriakan cempreng tiffany menggelegar diseluruh ruangan .

Disinilah mereka , Baekhyun , taeyeon , chanyeol dan kris dikamar rawat tiffany .

“YA ! HWANG MIYOUNG ! BERHENTI BERTERIAK ! TELINGAKU SAKIT !” teriak taeyeon tak kalah cempreng .

“jinja , apa dokter mengoprasimu hingga ke pita suaramu ? jangan-jangan dokter itu memanjangkannya sehingga suaramu menjadi seperti ini” gumam taeeyeon .

“YA ! KIM TAEYEON ! AKU MENDENGARNYA !” balas tiffany

“arraseo arraseo , aku menyesal sudah menangis untukmu sebelum operasi kemarin , kalau tau akhirnya kau akan selamat . tingkahmu itu seperti orang yang akan meninggalkan dunia ini “ kata taeyeon

“MWO ? jadi kau tidak aku ingin hidup lebih lama lagi ?! lagipula , tumorku itu stadium 3 dan masih ada kemungkinan aku hidup 50% aku hidup , dan aku bergantung pada 50% itu” jelas tiffany

“cih , kau memang terlalu mendramatisir keadaan” celetuk baekhyun

“YA ! setidaknya jika aku seperti itu kalian akan mau menuruti keinginanku” jawab tiffany

“aish tau begitu aku tidak akan menurutimu” celetuk baekhyun

“memangnya apa keinginannya?” Tanya taeyeon penasaran

Flashback

Saat sebelum operasi ..

“baekhyun-ah , aku ingin mengatakan sesuatu padamu .. tapi berjanjilah kau tidak akan menyelanya sebelum aku menyelesaikan kalimatku” kata tiffany saat hanya ada dirinya dan baekhyun diruangan rawatnya

“katakanlah” jawab baekhyun

“aku ingin mengatakan bahwa sebenarnya aku menyukaimu entah dari kapan da-..”

“mian miyoung-ah aku ..”

“biarkan aku menyelesaikan kalimatku ! kau sudah berjanji byun baekhyun” sergah tiffany kesal

“entah dari kapan dan aku tau kau sebenarnya menyukai taeyeon sejak awal , aku mengatakan ini  bukan maksud untuk menyatakan cintaku dan memintamu menjadi kekasihku , aku mengatakannya agar tidak ada yang mengganjal dihatiku , dan aku minta maaf karena aku taeyeon jadi menjauhimu , lagipula aku tidak ingin membuat penantian seseorang menjadi sia-sia selama bertahun-tahun” jelas tiffany sambil tersenyum tulus

“gwenchana .. seseorang yang menantimu itu chanyeol kan ?” tebak baekhyun

Mata tiffany melotot kaget

“bagaimana kau bisa tau ?”

“tidak penting aku tau darimana ..” jawab baekhyun penuh misteri

“arraseo .. arraseo , lakukan apa maumu , dan nisakan kau menuruti permintaanku ?”

“apa ?” Tanya baekhyun

“berbaikanlah dengan taeyeon dan bolehkah aku meminta satu pelukan darimu ?” pinta tiffany “arraseo , lagipula tanpa kau mintapun aku akan tetap berbaikan dengannya , karena hatiku tidak akan bisa lama-lama jauh darinya” jawab baekhyun

“gomawo baekhyun-ah” kata tiffany dalam pelukan baekhyun

Flashback off

‘jadi karena itu mereka berpelukan’ batin taeyeon

 “jadi kalau bukan tiffany yang meminta kau tidak ada rencana untuk menerima minta maafku ?” Tanya taeyeon emosi

“aniyaaa . bukannya begituuuu” bela baekhyun

“sudahlah , lagipula jika kalian menganggapku benar-benar akan meninggal , tidak mungkin kan kalian berdua akan berbaikan dan menjadi sepasang kekasih ?” jelas tiffany

“ANIYAA  ! kami belum menjadi sepasang kekasih “ bantah taeyeon dan baekhyun bersamaan lagi dan muncul semburat merah dipipi mereka berdua .

“belum ? berarti AKAN” simpul tiffany

“YA ! HWANG MIYOUNG !” teriakan taeyeon dan baekhyun menggelegar keseluruh ruangan

THE END

28 thoughts on “[Freelance] Love Story (2/2)

  1. Yey hepi ending…
    Lucu deh pas taeyeon ma baekhyun kompak gitu jawab tiffany.. ngakak banget disana..
    sama pas kris tau kalo dibelakang taeyeon itu ada baekhyun haha..
    baekhyun ga bisa nyamar

  2. hahaaha… ff nya daebakkk.. seneng tau mereka baikan.. hehe..
    ayooo thorrr nanti bikin ff taeng baekhyun lg neeee… ok ? ditunggu karya-karyamu selanjutnyaa..

  3. Hoho nice ending ^^
    suka banget bagian’a Baekhyun yg ini “Tapi ada satu yg aku tidak suka dlm drama ini, sang penulis naskah menjadikanku sebagai pemeran utamanya tanpa seijinku” Hohoho keren sumpah kata”nya😀
    bagus ndah!😉 keep writing ne!!~ xD

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s