[Freelance] Love Story (1/2)

tumblr_mdc77yy6YI1rgz2pmo1_500

Title                 : Love Story

Author              : Lie SooHyun

Length             : Twoshot

Rating             : PG-13

Genre               : School-Life , Romance (little bit) , Friendship

Main cast         : Baekhyun (EXO) , Taeyeon (GG)

Note                : Annyeong , ini ff pertamaku , jadi mohon maaf kalo kurang masuk ke hati😀

 

“taeyeon-ah , kau tau ?” Tanya seorang namja

“tidak” jawabnya acuh tanpa melihat lawan bicaranya , namun terfokus pada satu titik yaitu “seseorang”

“Ya !” bantak Baekhyun karena tidak dipedulikan oleh Taeyeon

“aish ! apa ?! kau ini namja tapi cerewet sekali , seharusnya aku yang kesal karena daritadi kau hanya mengoceh tak jelas tentang “seseorangmu” itu kalau dia tidak peduli padamu , kau tidak usah peduli padanya  , lambat laun dia akan mengerti dengan perasaanmu”jawab Taeyeon panjang lebar

Sementara yang diceramahi hanya diam tanpa mengatakan apa-apa . Apa yang ada difikiannya ?. Tidak tau . Hanya dia yang tau .

Taeyeon mendengus sebal karena kehilangan “seseorangnya” lagi .

“sudahlah , kajja kita pulang saja , aku sudah muak duduk disini denganmu “ kata Taeyeon kasar langsung meninggalkan Baekhyun sendirian .

Baekhyun ? dia hanya menatap punggung Taeyeon yang mulai menjauh .

‘apa aku memang cerewet ?’ batin Baekhyun

 

Sakit. Ya memang sakit , apalagi mendengar semua kata-kata kasar dari “seseorangnya” itu . ya , Taeyeonlah “seseorangnya” itu . Baekhyun selalu bercerita tentang “seseorang” yang telah dicintainya sejak lama pada Taeyeon yang notabenenya adalah sahabatnya , tapi Taeyeon tidak pernah bertanya siapa “seseorang” yang selalu diceritakan baekhyun itu , entah karena apa , antara tidak mau tau atau menjaga privasi . Baekhyun pun juga tau jika Taeyeon juga mempunyai “seseorang” seseorang yang memiliki tubuh diatas rata-rata dan memiliki suara berat yang khas . Tapi Taeyeon tidak pernah mau bercerita tentang “seseorangnya” itu pada Baekhyun . Taeyeon lebih senang bercerita dengan sahabatnya yang lain –Tiffany- daripada Baekhyun . Yaah .. mungkin karena lebih nyaman bercerita tentang”seseorang”mu pada sesama wanita .

Seperti biasa Baekhyun akan menjemput Taeyeon jika berangkat kesekolah karena rumah mereka yang bersebelahan , mereka menjadi sahabat “hanya” karena mereka bertetangga . Jika tidak mungkin mereka tidak akan menjadi sahabat saat ini . Taeyeon dan Baekhyun tidak satu kelas , Taeyeon berada dikelas 2-3 bersama sahabatnya Tiffany sedangkan Baekhyun berada dikelas 2-1 , dan “seseorang” dari Taeyeon berada dikelas 2-4 .

“Taeng-ah”

“Hm ?” jawab taeyeon tanpa mengalihkan sedikitpun pandangannya pada “seseorangnya” yang sedang berjalan beberapa meter didepan Taeyeon dan Baekhyun

Awalnya Baekhyun ingin mengatakan sesuatu pada Taeyeon , namun melihat reaksi dari Taeyeon , Baekhyun hanya bisa menghela nafas pasrah , sementara Taeyeon , sedikitpun tak mempedilukan Baekhyun yang sedang berjalan disampingnya .

‘sebegitunyakah dia menyukainya ?’ batin Baekhyun

“Anni .. aku hanya ingin bertanya padamu , apa kau sangat menyukai Kris –seseorang- sampai seperti itu ?” Tanya baekhyun

Seketika langkah Taeyeon berhenti karena mendengar pertnyaan Baekhyun .

“hmm .. mungkin , sepertinya iya “ jawab Taeyeon seadanya

Sementara itu Baekhyun hanya menghela nafas pasrah saat ini karena sikap Taeyeon terhadapnya .

‘aku rasa ini akan sulit’ gumam Baekhyun

Malam harinya , Baekhyun bertekad untuk memberitahu sesuatu tentang “seseorangnya” , tentang keputusannya pada “seseorangnya” kepada “seseorang” .

‘ya ! aku rasa ini akan mengakhiri segalanya’ gumamnya lalu bergegas bangun dari tempat tidurnya menuju “suatu” tempat .

 

Disinilah Baekhyun , didepan pintu rumah “seseorang” berpikir berulang-ulang atas keputusan yang akan dibuatnya kini , apakah benar atau tidak tindakannya kini . Dan . Ya ! kini ia sudah yakin dengan keputusannya . Diketuknya pintu itu perlahan ..

Tok ! tok ! tok!

“ya sebentar” teriak si pemilik rumah

“annyeong taeng-ah” sapa Baekhyun dengan ekspresi yang sulit diartikan

“ada apa ?” Tanya Taeyeon ketus seperti biasa

Baekhyun yang sudah kebal dengan perlakuan Taeyeon pun hanya bisa menghela nafasnya berusaha mengontrol dirinya sendiri .

“aku ingin mengatakan sesuatu padamu , mungkin ini tidak terlalu penting bagimu atau mungkin memang TIDAK penting , tapi aku rasa aku perlu untuk mengatakannya padamu “ jawab Baekhyun

“Ne , apa memangnya ?”

“ini tentang “seseorang” itu .. aku rasa .. aku akan menyerah untuk mencintainya .. mungkin jika aku melakukan apa yang kau katakan waktu itu dia akan menyesal , tapi .. aku benar-benar tidak bisa melakukannya .. jadi kuputuskan untuk mengakhirinya saja , dia tidak akan pernah menanggap keberadaanku walau aku selalu berada di dekatnya , mungkin dengan selalu melihatnya saja itu sudah cukup bagiku .. “ jawab Baekhyun panjang lebar  sambil tersenyum lirih

Sementara itu Taeyeon hanya diam tanpa ekspresi dan tanpa ada niat untuk mengatakan sesuatu pada Baekhyun .

“Taeng-ah .. apa kau tidak mau tau siapa itu ? dia adalah ka-…”

“sudahlah Baekhyun-ah aku tidak ingin tau tentang seseorangmu itu , dan ahhh iya .. kalau itu memang keputusanmu itu terserahmu ..”jawab Taeyeon sambil menutup pintunya sedikit keras di depan wajah Baekhyun .

“benarkah memang tidak penting ? tidakkah kau merasakannya Taeyeon-ah ?  bodohnya aku masih mengharapkanmu ” gumam Baekhyun lirih sambil bersandar  pintu yang sudah tertutup itu tanpa tau ternyata Taeyeon masih berdiam diri sama dengan posisi Baekhyun mendengar apa yang Baekhyun katakan .

Tes ..

Tess..

Tes..

Tetes demi tetes air mata mengalir dipipi Taeyeon .. hanya mengalir . tanpa adanya sebuah isakan .. terlarut dalam kesedihan ..

‘Bisakah aku egois untuk sekali ini saja ? Kim Taeyeon bodoh apa yang sudah kau perbuat pada Baekhyun dan hatimu ?’

7.00 PM

Pagi yang cerah ini tidak secerah hati Baekhyun saat ini , karena dia harus kesekolah dan bertemu dengan Taeyeon . Setelah kejadian kemarin Baekhyun tidak bisa membayangkan bagaimana dia harus bersikap dihadapan Taeyeon nantinya .

Baekhyun POV

‘aaaarrrgggghhhh … daripada aku memikirkannya lebih baik aku hadapi saja .. ‘ batinku

Setelah sibuk berargumen dengan diri sendiri akhirnya akupun melangkahkan kakiku keluar rumah lalu pergi ke rumah Taeyeon

Baekhyun POV end

Baekhyun pun mulai mejalani aktivitasnya sehari-hari yaitu menjemput Taeyeon sesampainya dirumah Taeyeon , Baekhyun pun megetuk pintu ..

Tok…

Tok…

Tok…

Tidak ada jawaban dari sang pemilik rumah ..

Tok…

Tok…

Tok…

‘Kemana dia ?’

“Taeyeon-ah .. kau ada didalam ??” teriak baekhyun

Karena tak kunjung keluar akhirnya Baekhyun pun berangkat meninggalkan rumah taeyeon .. tanpa diketahuinya ternyata taeyeon sudah berdiri didepan pintu namu tidak ada niat untuk membukanya sama sekali ..

‘Mungkin ini lebih baik’

Sesampainya disekolah Baekhyun tidak juga menemukan keberadaan Taeyeon dimana-mana . sepanjang perjalanan dia terus  memikirkan kemana perginya Taeyeon . Sesampainya disekolah Baekhyun sengaja menengokkan kepalanya kedalam kelas Taeyeon yang berada tepat diseberang kelasnya , namun nihl , Taeyeon tidak ada ditempatnya .

‘kemana perginya dia’

Kriiiiiiiiiiiiing !!!!!!

Bel tanda istirahat pun berbunyi , segera Baekhyun keluar dari kelasnya langsung menu kelas Taeyeon tanpa menghiraukan panggilan sahabatnya Chanyeol .

“YA! Baekhyun-ah kau mau kemana ? tunggu !!” teriak Chanyeol menyusul Baekhyun

Begitu sampai di depan kelas Taeyeon , Baekhyun berpapasan dengan Tiffany .

“Miyoung-ah , Taeyeon , eodisoyo ?” tanyanya pada tiffany

“YA ! kau ini ! panggil aku Tiffany ! jangan panggil nama koreaku disini !’ geram Tiffany

“wae ? aku sudah terbiasa memanggilmu seperti itu . sekarang mana Taeyeon ?” Tanya Baekhyun

“hhhh .. arraseo , lakukan sesukamu , taeyeon sedang menjalani hukumannya membersihkan ruang olahraga karna dia tadi terlambat datang ke sekolah .”

“MWO ? Taeyeon terlambat ?!” jerit baekhyun

“YA ! Baekhyun-ah , kecilkan suaramu !” bentak Chanyeol

Sedangkan Baekhyun seperti tidak memiliki telinga langsung meninggalkan tiffany dan chanyeol menuju dimana taeyeon berada .

“aishh , anak itu” gerutu Chanyeol

“sepertinya sehari , ani .. beberapa jam tidak bertemu taeyeon saja dia sudah seperti kehilangan nafasnya “ gumam tiffany lirih

“miyoung-ah mukamu pucat “ alih Chanyeol yang mengerti arah pembicaraan selanjutnya .

“ah .. aku tidak apa-apa .. oh iya .. kajja kita ke kantin , aku sudah sangat lapar “ ajak tiffany mengerti perasaan chanyeol

“kajja”

Saat mereka menuju kantin tiba-tiba tiffany pingsan , dan segera saja Chanyeol menggendongnya menuju ruang kesehatan  agar cepat mendapat perawatan .

“miyoung-ah , apa tidak sebaiknya kau dirawat dirumah sakit saja ? aku takut kesehatanmu meburuk” cemas chanyeol

“tidak usah , nanti Taeyeon mengetahunya “ jawab tiffany singkat

“tapi-…..”

“sudahlah , aku tidak ingin membahasnya lagi “ sergah tiffany .

“Chanyeol-ah ..” panggil tiffany

“hmm” gumam chanyeol

“apa aku harus menyerah ?”

“pada ?”

“Baekhyun”

Chanyeol tidak segera menjawab

“chanyeol-ah” panggil tiffany

“YA! Park Chan-“

“Lakukan apa yang menurutmu bisa membuatmu bahagia” jawab Chanyeol dingin lalu beranjak meninggalkan tiffany sendiri di ruang kesehatan .

Sedangkan tanpa diketahui keduanya seseorang bersembunyi dibalik tembok mendengarkan percakapan keduanya .

“Aissshhh .. kemana perginya Taeyeon “gerutu baekhyun sambil berjalan kekelasnya karena tidak bisa menemukan Taeyeon dimanapun bahkan di ruang olahraga . Saat sedang ingin melewati ruang kesehatan , Baekhyun melihat siluet Taeyeon sedang bersandar pada tembok dan menutup matanya seperti sedang mencari ketenangan bila dia menutup matanya .Dapat dilihat juga Chanyeol yang posisinya membelakangi Taeyeon berjalan menjauh dengan tangan yang dimasukkan ke saku celananya.

Ingin rasanya baekhyun menghampiri taeyeon , namun diurungkan niatnya karena melihat Taeyeon beranjak dari tempatnya memasuki ruang kesehatan .

“siapa yang sakit” gumam baekhyun

Setelah mengintip kedalam ruang kesehatan akhirnya dia mengetahui tiffanylah yang sedang berada didalamnya . Rasanya ingin sekali ia melangkahkan kakinya untuk memasuki ruang kesehatan , namun diurungkan niatnya karena tidak ingin merusak suasana didalam , akhirnya Baekhyun memutuskan untuk kembali kekelasnya karena bel sudah berbunyi menandakan pelajaran selanjutnya akan dimulai .

Pulang sekolah .

Baekhyun hanya diam memperhatikan taeyeon yang sedang berjalan sendirian beberapa meter idepannya tanpa ada niat untuk menyapa bahkan berjalan disampingnya seperti biasa . Sikap taeyeon hari ini sangat aneh , kata2 itu selalu terngiang diotaknya semenjak pagi tadi .

Keningnya mengkerut saat mendapati taeyeon tidak pergi kearah rumahnya melainkan pergi ke suatu café didekat rumahnya .

‘sejak kapan taeyeon suka ke café ini’ gumam baekhyun

Saat melirik kearah café baekhyun menelusuri setiap sudut café dan pandangannya mendarat kearah namja yang sangat ia kenali . KRIS !

TBC

28 thoughts on “[Freelance] Love Story (1/2)

  1. sebenernya saya agak bingung baca “seseorang” itu abis dalam satu kalimat ada 3 kata “seseorang”
    Tapi ceritanya keren thor..
    Mian baru baca
    hehe

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s