[Freelance] Love Block – Beginners Lovers (Chapter 1)

poster-love-block-beginner-lovers-copy

Title: LOVE BLOCK

Author: yoohwanhee

Length: Chapter

Rating: T

Genre: Romance, School Life, dll

Main Cast: Kris, Jessica

Other Cast: Find by Yourself

Disclaimer: Cast is not mine. But the FF is mine! Do not be a plagiators

Poster by: fanyoona art

Happy Reading

*LOVE BLOCK*

Jessica POV.

Namaku Jessica. Lebih tepatnya Jessica Jung. Kakak tertua dari 3 bersaudara. Oh ya, nama adik adikku yaitu, Krystal dan Eunji. Adikku, Krystal sedang berada di Korea. Aku dan Eunji melanjutkan pendidikan ke New York.

Sekarang, aku tinggal sendirian di apartment yang dekat dengan universitas ku. Beberapa minggu lalu, Eunji telah pulang ke Korea karena ada urusan disana.

Di dalam sini, aku hanya bisa membaca, menonton, dan juga… belajar tentunya. Apa kalian tau, disini sangatlah bosan. Seandainya aku ikut dengan Eunji ke Korea, aku pasti tak akan merasakan kesepian seperti ini.

Jam menunjukkan pukul 6 pagi. Kini, aku telah siap dengan menyandeng tas kecil di tangan kanan dan memegang buku di tangan kiri. Rasanya senang sekali. Hari pertama masuk, eoohh… begitu menyenangkan!

Aku segera melangkahkan kakiku ke lift dan memencet tombol disamping pintu lift tersebut.

Tapi, tunggu… aku merasakan hembusan nafas seseorang dari belakang. Oh Tuhan, aku mulai gemetar. Aku yakin hanya aku sendiri yang sedang berada di lift ini.

Penasaran, aku pun membalikkan badanku pelan dan mendapati seorang pria dengan jas yang rapih sedang berdiri dibelakangku sambil berdiri tegap. Fyuh~ kukira apa…

Hello” Sapaku lalu tersenyum kearahnya. Ia hanya diam tak merespon. Matanya kelihatannya tertuju pada angka di atas pintu lift ini. Tiba tiba, lift itu berhenti dan dengan cepatnya pria itu keluar. Membuatku diam mematung. Apa dia tidak menganggap aku manusia?

“Cih.. Pria dingin” Aku lalu keluar dari lift sambil menggenggam buku pelajaran di tanganku. Siap menuju halte bus

Hurry up! Hurry!

Tap!

Akhirnya, kedua kakiku masuk kedalam bus yang menuju ke New York University yang tak lain adalah sekolahku.

Aku pun menyandarkan tubuhku didekat jendela bus. Melihat pemandangan kota New York pada pagi hari.Tapi, entah kenapa aku tidak merasa nyaman. Aku terus merasakan hembusan angin dari bahuku. Aku mencoba menoleh dan…

LAGI LAGI! Pria berjas putih itu berdiri tepat di sampingku. Apa mungkin… dia ini sedang mengikutiku sampai sini? Tidak tidak. Untuk apa ia mengikutiku, buang buang waktu.

Excuse me” Aku pun mengadahkan mataku kearahnya. Ia masih menghadap kedepan dan terus diam seribu bahasa. Apa orang ini tuli, atau bisu? Aku semakin tidak tahan dengan orang ini

“Aish! Jinjja. Kau ini apa? Apa kau manusia?” Akhirnya, aku mengeluarkan semua kekesalanku dengan bahasa Korea agar tidak diketahui oleh orang lain.

Tapi, anehnya saat aku berkata begitu, ia menatapku dengan tatapan penuh amarah. Mataku membelalak kaget. Apa mungkin… orang ini…

“Apa kau bilang?” Benar! Dia orang Korea. Dan itu, membuat aku semakin takut. Aish, kau bodoh, Jessica Jung. Seharusnya kau tidak mengatakan Apa kau manusia tadi. Bodoh bodoh!

“Ma.. maafkan aku” Aku menundukan wajahku malu.

“Diam. Semua orang memperhatikan kita, pabo”

Mendengar itu, aku pun mengangkat wajahku dan mendapati beberapa pasang mata telah melekat kearah kami berdua. Aku memilih diam tidak berbicara daripada dilihat orang orang seperti ini. Memalukan!

Jessica POV. End

Bus berhenti tepat di halte sekolah Jessica. Ia pun turun dari bus dan diikuti oleh pria tadi.

“Kau… kenapa kau turun?” Tanya Jessica sambil mengangkat satu alisnya dan menatap pria itu bingung. “Aku?” Tanyanya

“Ya. Kau” Ulang Jessica. Pria itu lalu mengambil langkah pelan menuju Jessica. “Aku… sekolah disini!” Ujarnya lalu pergi berlalu dan meninggalkan Jessica. “Sekolah? Disini? Tidak mungkin” Jessica mengerdikkan bahunya dan berbalik masuk ke dalam sekolah itu.

Dilewatinya taman indah di sekolah itu. Ada beberapa mahasiswa yang sedang duduk belajar bersama teman temannya di bawah pohon. Jessica yang melihatnya teringat tentang sekolahnya dulu yang ada di Korea.

Tanpa sadar, Jessica menabrak seseorang. “I’m Sorry” Ucapnya lalu mengangkat buku buku milik orang itu yang terjatuh di tanah tadi. Ia lalu memberikan buku itu pada orang yang ia tabrak tadi dan sekali lagi membungkuk minta maaf.

Tapi, orang itu malah menyodorkan tangannya, membuat Jessica mengangkat satu alisnya bingung “Lets be friend with me. My name is Tiffany Hwang. Call me Fany. Nice to meet you

“Tiffany…Hwang? Apa kau juga orang Korea?” Tanya Jessica dengan bahasa Korea. “Oh, bagaimana kau bisa mengetahuinya? Ahh, ya aku orang Korea” Jawab Tiffany sambil melemparkan senyuman indah kepada Jessica

Lalu, mereka berdua sepakat untuk berjalan menuju kelas. “Sudah berapa lama kau sekolah disini?” Tanya Jessica

“Mungkin.. sudah 1 tahun” Jawab Tiffany, masih dengan senyuman indahnya. “Wah! Kau pasti orang yang sudah banyak mengenal sekolah ini” Kagum Jessica. Tiffany teringat satu pertanyaan yang belum ia lontarkan pada Jessica. “Namamu?”

“Oh ya… Jessica, Jessica Jung. Hmm, panggil saja aku Sica” Mendengar itu, Tiffany mengangguk mengerti.

“Kau mengambil jurusan apa?” Tanya Tiffany. “Biologi, kelasku 3-2” Jawab Jessica. Tiffany mengangguk lagi.

“Aku tidak pernah melihatmu sebelumnya disini” Ujar Jessica. Ia lalu memandang Tiffany.

“Aku baru pulang dari Korea” Balasnya sambil tersenyum pada Jessica

“Sejak kapan kau sekolah disini?” Tanya Tiffany pada Jessica. “Hari ini” Jawab Jessica singkat.

Di perjalanan menuju kelas, seorang pria berpapasan dengan Tiffany. “Hello, Fany” Katanya sambil menunjukkan senyum kecil pada Tiffany.

Jessica hanya menatap orang itu dengan penuh selidik. ‘Bukankah ini orang yang tadi?’ Batin Jessica sambil terus memerhatikan pria itu

“Oh, kau!” Tiba tiba, pria yang sedang Jessica tatap itu mengarahkan jari telunjuknya tepat kearah Jessica. Jessica kaget bukan main. Bagaimana bisa ia tidak kaget, pria itu tiba tiba menunjuknya sembari berteriak, grr.

“Tiffany, why are you be friends with this girl?” Tanya pria itu pada Tiffany. “Aku… hanya mengajaknya berteman. Memangnya kenapa?” Tanya Tiffany dengan bahasa Korea.

“Eh? Kau juga bisa bahasa Korea?” Tiffany tersenyum mendengar pria itu bertanya.

“Sica, ini temanku, Kris. Dia adalah ketua kelas di kelas 3-2 jurusan biologi” Jelas Tiffany. Jessica hanya mengangguk. Ia terus memperhatikan pria yang bernama Kris itu. Rasanya… ia pernah bertemu orang ini sebelumnya. Bukan di lift atau bus, tapi… di masa lalu nya.

Firasat Jessica mengatakan itu. Jessica merasa ia pernah bertemu orang ini. Ia berusaha mencoba mengingat siapa orang ini dulu. Rasa penasarannya sudah memuncak.

FLASHBACK

California, 1996

“Kris Oppa! Aku mau melihatnya!” Teriak seorang gadis kecil. Gadis itu berlari menuju kearah anak laki laki yang sedang duduk diatas bukit itu. Anak itu membalikkan badannya dan tersenyum pada gadis kecil yang umurnya sekitar 6 tahun itu. Gadis itu lalu duduk di samping anak laki laki yang sedari tadi sudah duduk di situ.

Mereka memandangi matahari yang mulai terbenam dari bukit itu. Indah sekali. Burung burung beterbangan menuju rumah mereka. Menambah kesan indah pada saat itu

“Jessie, aku mungkin akan berpisah denganmu” Anak laki laki itu menatap sang gadis kecil dalam. Matanya berkaca.

“Jadi, aku mohon… jika aku pergi, jangan tangisi aku dan jangan lupakan aku. Aku akan berjanji, akan kembali padamu jika takdir memutuskan aku untuk kembali bersamamu lagi” Matanya mulai menjatuhkan setitik air mata. Gadis kecil yang ada disampingnya pun ikut menangis.

“O…oppa. Oppa tidak boleh mengatakan hal yang tidak tidak oppa”

“Nanti, jika aku kembali lagi. Aku akan bermain denganmu sepanjang hari dan menghabiskan hari hariku denganmu selalu. Sampai kita besar nanti, aku akan terus bersamamu, aku janji” Anak itu terus menatap gadis yang disebelahnya dengan rasa sayang.

“Jika pertemuan adalah awal dari sebuah perpisahan, maka perpisahan adalah awal dari sebuah keindahan untuk pertemuan selanjutnya” Sambung anak itu.

“Oppa… sudah berjanji” Gadis kecil itu pun menyodorkan jari kelingking nya pada anak laki laki disampingnya. Mereka mengaitkan jari kelingking bertandakan bahwa mereka sudah berjanji.

FLASHBACK END

Akhirnya, Jessica dapat mengingat semuanya. Ya, Kris ini adalah cinta pertamanya.

Ceritanya begini…

Sejak dulu, keluarga Jessica dan Kris telah menjalin hubungan erat. Dari umur 3 tahun, Jessica dan Kris sudah di bersamakan. Bahkan, kedua orang tua Jessica dan Kris berniat untuk menjodohkan mereka nanti. Tapi sayang, Kris diajak tinggal di New York oleh kedua orang tuanya karena ada satu hal mendadak yang terjadi dan itu sangat penting sehingga Jessica dan Kris terpisah.

Setelah 16 tahun terpisah, takdir akhirnya mempertemukan mereka kembali. Tapi, kenapa Kris tidak bisa mengenali Jessica? Apa Kris sudah lupa janjinya dengan Jessica?

“Hey! Sica! Kau kenapa diam saja?” Tiba tiba, lamunan Jessica hilang dan Jessica sadar kembali. Untung saja Tiffany membuyarkan lamunan Jessica. Kalau tidak… Jessica akan melamun untuk selamanya (?)

“Ah..ti-tidak kok” Senyuman kecil terpampang di wajah Jessica. Seketika pandangannya berpindah pada Kris. Akhirnya mata mereka bertemu dan membuat semburat merah muncul di pipi Kris dan Jessica.

Kris ketahuan, sedang menatap Jessica. Ia langsung membuang muka kesembarang arah. Jessica yang melihatnya hanya terkekeh pelan.

“Aish, kalian berdua belum berkenalan. Kenalkan diri kalian sekarang, dihadapanku” perintah Tiffany. Kris dengan semangat mengulurkan tangannya kepada Jessica “Kris Wu imnida. Maafkan aku sudah bersikap dingin padamu tadi”

“Jessica Jung imnida. Seharusnya aku yang berminta maaf padamu. Aku sudah memperlakukanmu tidak baik”

“Tidak, aku yang harus minta maaf” “Aku yang bersalah, jadi maafkan aku”

Terjadilah perang maaf maaf-an diantara keduanya. Sampai akhirnya bel berbunyi…

Ting Tong!

“Ayo masuk” Panggil Tiffany lalu menarik tangan Jessica. Kris yang merasa dibiarkan pun mengikuti mereka dari belakang.

Ternyata Jessica sekelas dengan Tiffany dan Kris. Ia pun melangkahkan kakinya kekelas tersebut, Tiffany dan Kris lewat disamping nya dan duduk di tempat masing masing.

In this class, there is a student who is a new student here. Please introduce yourself” Jelas sang Mr. William, guru kelas tersebut. Ia lalu mempersilahkan Jessica untuk memperkenalkan dirinya. Jessica berjalan menuju Mr. William

My name is Jessica Jung. I’m student from Korea. I hope I can be friends with you all

Mr. William lalu menyuruh Jessica duduk “You might sit beside him” Kata Mr. William sambil menunjuk kursi yang berada di samping Kris.

Jessica berjalan pelan menuju kursi nya. Dengan mata yang selalu tertuju pada Kris, ia berjalan ke tempat duduknya.

Ting Tong!

Bel istirahat berbunyi. Semua siswa keluar dengan tertib. Ada yang menuju kantin, taman, dan halaman belakang sekolah.

Di lapangan basket, terlihat Jessica yang sedang berdiri ditengah tengah lapangan itu. Ia menggenggam sesuatu.

Kris yang tak sengaja lewat di depan lapangan itu melihat Jessica. Ia lalu berjalan kearah Jessica

“Jessica” Panggil Kris. Jessica masih berdiri membelakangi Kris dengan sesuatu di genggamannya. “Apa yang kau lakukan disini?” Tanya Kris lalu menyentuh bahu Jessica. Tiba tiba saja, Jessica menepis tangan Kris kasar.

Kris kaget melihat tingkah Jessica seperti itu. Bukankah tadi di kelas ia hanya berdiam diri sambil senyum senyum? Ada apa dengan Jessica?

“Aku akan membantumu, aku janji”

“Janji? Apa itu janji?” Tanya Jessica sinis. Kris menatap Jessica bingung. Apa yang terjadi dengannya?, pikir Kris

Kris menghembuskan nafasnya pelan “Janji? Janji adalah ucapan yang menyatakan kesediaan dan kesanggupan untuk berbuat” Jawab Kris

“Lalu, kenapa kau mengingkari janjimu”

Kris membelalak. Apa yang sedang dibicarakan gadis didepannya ini?

“Ma-maksudmu?”

Jessica membalikkan badannya dan menatap Kris. Ternyata, ia sedang menangis. Dengan raut wajah yang sangat menyedihkan, membuat Kris ingin melangkah kearah Jessica lebih dekat

“Kau kenapa? Apa yang membuatmu menangis?” Tanya Kris. Jessica hanya membuang wajahnya kearah lain dan menghembuskan nafasnya kasar.

“Aku kenapa? Apa yang membuatku menangis? Begitu kah pertanyaanmu tadi?” Jessica kembali menatap Kris dengan mata yang masih menitikkan setetes air mata. Kris hanya bisa diam melihat tingkah Jessica

“Kaulah yang membuatku menangis. Kenapa kau ingkari janjimu? Itu perbuatan yang salah. Bahkan sangat salah” Air mata berdesakkan (?) ingin keluar dari pelupuk mata Jessica

“Tidak ingatkah kau padaku? Aku Jessica. Jessica Jung. Teman masa kecilmu, bahkan cinta pertamamu” Oops! Jessica menyebutnya sebagai cinta pertama? Itu memalukan.

Sepertinya tidak bagi seorang Jessica, ia ingin semuanya kembali seperti semula jadi ia mengucapkan itu demi bersatu kembali dengan Kris.

Kris yang melihatnya terdiam seribu bahasa sambil mencoba mengingat kembali kenangan 16 tahun itu.

YAP! Akhirnya Kris dapat mengingat semuanya dengan sempurna. Ia ingat ketika ia bermain dengan Jessica di pantai, dia ingat ketika ia tak sengaja mencium pipi Jessica, dan soal janji itu, dia mengingatnya.

Hatinya berteriak untuk segera meminta maaf pada Jessica. Ia merasa sangat bersalah. Ia harus meminta maaf pada Jessica sekarang. Tepat pada detik ini

“Maafkan aku” Tiba tiba wajah Jessica menghadap kearahnya dan menatap nya dalam.

“Aku mengaku telah mengingkari janjiku” Ia lalu memasang tampang bersalah. “Aku tidak akan melakukannya lagi, Jessie” Ucap Kris sambil meraih tubuh Jessica ke dekapannya.

“Saat jarak memisahkan kita, satu yang perlu kau percayai dariku, kan ku jaga cinta ini hanya untukmu, Kris” Ujar Jessica sambil mengeratkan pelukan itu.

‘Berada dipelukanmu itu mengajarkanku apa arti kenyamanan yang sempurna’ Batin Jessica.

TBC

Annyeonghaseyo~ Gimana FF nya? Bagus gak?

Aku buatnya buru buru sih. Jadi, gak apa apa ya kalo pendek. Tapi kayaknya ini ga pendek deh. Ini sekitar 2000-an kata loh.

Yaudah, RCL aja yah~ Daaddaaahhh.. Bye ^^

19 thoughts on “[Freelance] Love Block – Beginners Lovers (Chapter 1)

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s