[Freelance] My Three Idiots (Special)

Poster 5

Title            : My Three Idiot

Author        : Kam Ha Moon | @tslykam

Main Casts :    – Im Yoona

– Oh Sehun

– Lee Taemin

– Xi Luhan

Other Casts :   – Krystal as Im Krystal/Yoona’s sister

– Minho as Im Minho/Yoona’s dad

– Kwon Yuri as Yoona’s mom

– and other SM artist

Genre         : Life, Sad, Friendship, Family, Romance

Rating        : G or maybe T

Length        : Multichapter

Disclaimer  : Semua casts milik SM dan orangtuanya masing-masing. Mohon maaf kalau ada kesamaan judul, cast, atau cerita. Cerita ini murni ide saya sendiri.

Note           : Annyeonghaseyo, Kam Ha Moon imnida. I’m newbie and this is my very first fanfiction. The main casts is my ultimate bias kkkk~ Sorry for bad poster. Hope you like it, Enjoy!

*jangan lupa komen chingu ^^

*bold flashback

My Three Idiots

.   .   .

Persahabatan, cinta, keluarga. Siapa yang harus mengalah?

 

Kringnggg.. Suara handphone menyadarkan Yoona dari lamunannya.

 

‘Sehun? Kenapa dia menelfonku?’ batin Yoona.

 

“Ekheem ekhemm” Yoona membenarkan suaranya agar tidak terdengar habis menangis.

 

“Yeoboseyo?” jawab Yoona pelan.

“Noona! Cepat pulang! Luhan dan Taemin hyung kecelakaan! Kami ada dirumah Taemin hyung sekarang!” ucap Sehun dengan suara parau yang terdengar sangat panik.

 

“APa kau bilang?!”

 

Author pov

Yoona berlari dengan sekuat tenaganya, dia sudah tidak peduli lagi pada beberapa pejalan kaki yang tidak sengaja ia tabrak, dia juga tidak peduli dengan dinginnya salju sore itu, air matanya sudah tidak dapat dibendung lagi dia terlihat sangat kacau, begitu sampai didepan rumah Taemin, Yoona menghentikan langkahnya, dia terlalu takut untuk sekedar membuka gerbang rumah Taemin, perlahan dia mengatur nafasnya, mencoba untuk tidak menangis dan terlihat kuat dihadapan yang lainnya.

“Huuufhhh” Yoona menghembuskan nafasnya pelan.

Perlahan dia membuka gerbang rumah Taemin dan melangkahkan kakinya, difikirannya kini adalah seperti apa keadaan Luhan dan Taemin sekarang, dia benar-benar takut, begitu sampai didepan pintu Yoona lagi-lagi menghentikan langkahnya, dia mendengar suara tangis Krystal dari luar, tanpa pikir panjang dia nekat membuka pintu rumah Taemin.

“Krystal? Jinki harabeoji?” ucap Yoona begitu melihat isi rumah Taemin dan tidak menemukan orang yang ingin dia lihat saat ini.

Eonnieeee” teriak Krystal sambil berhambur kedalam pelukan Yoona.

“Ba-ba-gaimana keadaan Taemin dan Luhan oppa? Dimana mereka?” tanya Yoona tanpa membalas pelukan Krystal.

Eonnie duduklah dulu” jawab Krystal lemah.

Shireo! Cepat beritahu aku dimana mereka? Harabeoji dimana mereka?!” tanya Yoona panik.

“Yoona-ya, mereka dilarikan ke rumah sakit, kondisi mereka terlalu parah, akhirnya Sehun memutuskan untuk membawa mereka ke rumah sakit, duduklah dulu, kita tunggu kabar dari Sehun” ucap Jinki harabeoji sambil mengelus rambut Yoona memberikan sedikit ketenangan.

“Tapi aku khawatir hiks aku sangat khawatir harabeoji, aku ingin melihat mereka” ucap Yoona lirih.

“Sudahlah eonnie tenang dulu, kemari duduk disini, akan aku bawakan minum” ucap Krystal sambil menarik Yoona untuk duduk di sofa.

Keadaan hening sekarang, Krystal sudah terlihat tenang, begitu juga dengan Jinki yang memang sedari tadi menunjukkan wajah tenangnya, kecuali untuk Yoona, airmata masih setia menetes membasahi wajah khawatirnya, belum lagi dia selalu memandangi telefon rumah Taemin, berharap secepatnya Sehun memberikan kabar pada mereka.

.           .           .

2 jam sudah berlalu dan Sehun belum juga memberikan kabar.

Harabeoji, aku akan menyusul mereka, mereka pergi ke rumah sakit mana?” tanya Yoona memecah keheningan.

“Kita juga tidak tahu eonnie, Sehun cepat-cepat pergi tanpa memberi tahu kita” Krystal angkat bicara.

“Ahh jinjja, lalu bagaimana ini?! Apa kita akan terus diam seperti ini huh? Harabeoji aku mohon lakukan sesuatu”

“Yoona-ya lebih ba-“ belum selesai Jinki berbicara, sebuah suara yang sedari tadi mereka tunggu akhirnya berbunyi.

Kringgg… Yoona langsung berlari kearah telfon dan mengangkatnya.

“Krystal-ah? Kita sudah si-” ucap suara disebrang sana.

“Oh Sehun, bagaimana keadaan Taemin dan Luhan oppa? Mereka baik-baik saja? Kalian di rumah sakit mana? Aku akan kesana!” ucap Yoona bertubi-tubi.

“Oh? Yoona Noona? Tenang dulu Noona, d-d-dokter bilang keadaan mereka benar-benar parah, tapi mereka belum bisa dijenguk Noona, bisa berikan telfon ini pada Krystal?”

“Ya! Apa kau sedang bercanda sekarang?! Cepat beritahu aku dimana kalian sekarang?!”

Eonnie! Bisakah kau lebih tenang?” ucap Krystal sambil merebut telfon dari genggaman Yoona.

“Sehun, bagaimana?” tanya Krystal pada Sehun.

“……………….”

“Sekarang?”

“……………….”

“Baiklah kita akan datang”

Klikk . Krystal menutup telfon dan langsung mengarahkan wajahnya pada Jinki. Setelah mendapat anggukan dari Jinki, Krystal langsung menarik Yoona keluar rumah.

“Ya! Kita mau kemana?” tanya Yoona heran.

“Sudah eonnie ikut saja dulu, Sehun minta kita bertemu ditaman sungai Han” jawab Krystal sambil masih menarik Yoona.

“Apa ada suatu hal yang penting?” tanya Yoona lagi.

“Sudahlah! Ikut saja dulu eonnie!” jawab Krystal kesal.

Akhirnya Yoona hanya mengikuti Krystal dengan pasrah, apapun yang terjadi yang penting dia bertemu dengan Sehun dan mengetahui kabar Taemin dan Luhan.

Setelah berjalan cukup jauh akhirnya mereka sampai di  taman sungai Han, dengan cepat Yoona mengedarkan matanya berharap menemukan Sehun, namun anehnya keadaan taman sangat sepi saat itu, dia tidak menemukan siapapun disana, hanya hamparan salju dimana-mana.

“Mana Sehun?” tanya Yoona pada Krystal yang sedari tadi diam.

“Aku tidak tau, duduk saja dulu, aku akan mencarinya”

“Kenapa? Aku juga akan ikut mencarinya!”

Eonnie! Kau ini bawel sekali! Tunggulah sebentar, duduk dulu disini!” teriak Krystal kesal.

Akhirnya Yoona mengalah dan duduk dibangku favoritnya.

Yoona mengeratkan jaketnya, hari sudah semakin malam sedangkan Krystal dan Sehun belum juga datang, Yoona mulai khawatir, dia tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi.

Tiba-tiba seseorang dari arah belakang menutup mata Yoona menggunakan kain.

“Ya! Siapa kau?! Jangan macam-macam, lepaskan ikatan ini atau aku akan berteriak” ancam Yoona sambil mencoba membuka penutup matanya.

Namun orang itu tidak menjawab, dia malah menggiring Yoona berjalan menjauhi bangku itu.

“Ya apa yang kau lakukannn?!!!” ucap Yoona berontak.

“Yaaaa! Lepaskan! Atau aku akan menghajarmu!”

“Yaaaaaaa!” teriak Yoona geram.

Namun tiba-tiba mereka berhenti, dan orang itu membuka penutup mata Yoona sambil berbisik.

“Happy Birthday Im Yoona”

Begitu Yoona membuka matanya….

“HAPPY BIRTHDAAAYY!!!!”

Dia melihat Taemin Sehun dan Krystal sedang berdiri dihadapannya sambil berteriak mengucapkan selamat ulangtahun untuknya. Krystal memegang sebuah cheesecake kesukaan Yoona, Sehun meniup terompet sedangkan Taemin menyanyikan lagu happy birthday sambil memainkan gitar.

Yoona hanya mampu menutup mulutnya, jujur dia tidak sanggup berbicara apapun, air mata sudah menggenang dipelupuk matanya. Tiba-tiba seseorang dari arah belakang mengalungkan sebuah kalung berbentuk rusa.

Chuuu~ orang itu mencium pipi Yoona.

“Happy birthday Im Yoona, maaf membuatmu khawatir” bisiknya.

“Luhan oppaaa!” ucap Yoona sambil langsung memeluk Luhan.

Tak perlu menunggu lama ternyata Yoona sudah menangis dipelukan Luhan.

“Kita tidak dipeluk?” tanya Taemin cemberut.

“Lee Taemin! Menyebalkan! Hiksss hiksss kalian menyebalkan!” ucap Yoona sambil berganti memeluk Taemin.

“Hahahahahhaaaa” yang lain hanya tertawa.

“Hahaha maafkan aku Yoong, happy birthday” ucap Taemin mengelus rambut Yoona.

Lalu mereka semua saling berpelukan.

“Jadi kalian membohongiku?! Jadi kalian tidak kecelakaan?” tanya Yoona sambil menghapus airmatanya kesal.

“Hahaha iyaa Noona, ini semua ide Taemin dan Luhan hyung, aku bahkan disuruh bersikap dingin padamu” jawab Sehun.

“Iya, aku juga dipaksa membohongimu eonnie” ucap Krystal geleng-geleng.

“Yaaaa! Kalian menyebalkan! Aku benar-benar khawatir!”

“Hahaha sudahlah Yoong, lebih baik cepat tiup lilinnya sebelum meleleh” ucap Taemin sambil tertawa.

“Huuffhh malah tertawa, baiklah!” jawab Yoona.

“Yoong~” Luhan tiba-tiba memegang pundak Yoona.

Ne?”

“Jangan lupa untuk membuat permintaan” ucap Luhan sambil tersenyum.

“Ahhh! Ne oppa J ” balas Yoona.

Yoona pov

Aku menutup mataku, perlahan aku berdoa didalam hati.

‘Tuhan, aku sungguh bahagia, tolong jangan buat semua ini berakhir, aku ingin selamanya seperti ini, aku mohon apapun yang terjadi jangan pisahkan mereka dariku, kini mereka adalah hidupku, mereka adalah segalanya untukku, aku mencintai mereka semua, aku mencinta Krystal, aku mencintai Sehun, Taemin, dan Luhan oppa. Tuhan, tolong berikan segala yang terbaik untukku,  jika memang aku dan mereka hanya ditakdirkan sebagai sahabat, maka buatlah persahabatan ini abadi selamanya, tapi jika memang aku ditakdirkan dengan salah satu dari mereka, maka dekatkanlah aku dengan orang itu’

Aku membuka mataku dan aku benar-benar kaget saat melihat Krystal sudah berganti menjadi Taemin. Mungkinkah, ini jawaban dari Tuhan?

“Kenapa Yoong? Ayo tiup” ucap Taemin padaku.

Huffhh. Aku meniup lilin itu pelan.

“Yaaayyyy!!!!” mereka semua berteriak dan Sehun meniupkan terompet sangat kencang.

“Ayo-ayo duduk disini! Kita makan kuenya” ajak Luhan oppa sambil menyiapkan tikar anti air.

Kami pun menikmati malam yang indah itu dengan bahagia, duduk dipinggir sungai Han dengan berhiaskan lilin, cahaya bulan dan salju yang mulai turun membuat suasana semakin romantis, meskipun kita memang berlima disini.

Noona! Apa permintaanmu tadi?” tanya Sehun.

“Hmm tentu saja itu rahasia!” jawabku mengejek.

“Ahhh pelit” balasnya sambil mengerucutkan bibir.

“Yoong, aku harap kau bertambah dewasa, jangan kekanak-kanakan lagi” ucap Luhan oppa sambil memegang tanganku, aku harap tak ada yang melihat pipiku saat ini.

“He he ne, terimakasih oppa” jawabku tiba-tiba gugup.

“Haaaahhh! Sudah sudah ayo makan kuenya” ucap Sehun dengan nada kesal, aneh sekali.

Taemin juga sedari tadi hanya diam, anehh.

“Wahh lilin sebentar lagi habis, aku harus pergi ke supermarket, ada yang ingin kalian titip?” ucap Luhan oppa.

“Aku ikut saja oppa! Banyak yang ingin aku beli!” teriak Krystal antusias.

Jujur saja aku cemburu, baru saja aku ingin ikut tapi Krystal sudah mendahului, aku sadar sekarang perasaanku pada Luhan oppa sudah berubah menjadi cinta, belum lagi saat Luhan oppa mencium pipiku tadi, jantungku berdetak 1juta kali lebih cepat. Ini benar-benar bukan cinta kepada seorang kakak, tapi cinta pada seorang Xi Luhan, sebagai namja.

Author pov

Setelah Luhan dan Krystal pergi, keadaan menjadi hening, anehnya Yoona tiba-tiba bad mood, belum lagi Taemin dan Sehun yang ternyata sudah bad mood sejak tadi saat melihat Luhan mencium pipi Yoona, apalagi Sehun, dia sangat sangat bad mood karena Yoona tidak memeluknya tadi.

“Sehunna, maukah kau menolongku? Tolong jemput Kai di stasiun, dia sudah sampai” ucap Taemin yang sedari tadi diam.

“Yeeeeee?! Kenapa tidak kau sajaa hyung?” Sehun balik bertanya.

“Ayolah tolong aku, aku lelah”

“ISSSSHHHH JINJJAA. Mana kunci mobilnya?!!!” Sehun akhirnya mengalah.

“Hahaha jangan cemberut begitu Sehunna, kau jadi jelek” ucap Yoona sambil mencubit pipi Sehun.

“He heh eheehe iya noona baiklah, aku pergi yaaaa annyeong noonaaaaa…” ucap Sehun tiba-tiba bersemangat.

Annyeong hyung” ucap Sehun singkat pada Taemin.

Setelah Sehun pergi, Yoona dan Taemin tidak mengatakan apapun, mereka terlalu sibuk dengan pikiran masing-masing.

“Tunggu dulu! Jemput Kai? Kai? Nugu?” tanya Yoona memecah keheningan.

“Dia adikku Yoong, masa kau lupa” jawab Taemin sambil menggelengkan kepalanya.

“Ahaa! Benar! Aku ingat sekarang! Wajar kalau aku lupa, dulu aku melihat Kai saat dia berumur 4 bulan, itu juga hanya 1 kali, mana mungkin aku ingat” jawab Yoona sambil menggembungkan pipinya.

“Hahaha arraseo” ucap Taemin sambil mencubit pipi Yoona pelan.

“Hmmm yoong….aku…minta maaf” lanjut Taemin.

“Eoh? Untuk apa?” tanya Yoona tak mengerti.

“Maaf, mungkin selama ini aku terkesan menghindarimu, tapi…aku punya alasan untuk itu Yoong”

“Apa maksudmu Taemin?”

“Jujur, aku memang berusaha menghindarimu, tapi itu karena aku tidak ingin semakin dekat denganmu Yoong, karena sebentar lagi…aku akan pindah” jawab Taemin sambil menundukkan kepalanya.

“A-a-apa maksudmu? Bisakah kau jelaskan?! Apa maksudmu Lee Taemin?” tanya Yoona mulai panik.

“Yoong dengar dulu, lusa aku akan pindah ke Busan, orang tuaku menyuruhku untuk melanjutkan bisnis disana, sementara itu Kai akan pindah kesini untuk melanjutkan sekolah sekaligus menjaga Jinki harabeoji, maaf jika selama ini aku menyembunyikannya Yoong, aku hanya tidak ingin kau sedih, aku tidak ingin melihat air matamu”

“Ta-tapi, Lee Taemin, aku tidak bisa jauh darimu, aku mohon jangan tinggalkan aku” ucap Yoona yang tanpa sadar sudah meneteskan air matanya.

“Jangan menangis Yoong aku mohon” ucap Taemin sambil menghapus air mata Yoona.

“Aku memang akan tinggal di Busan, tapi Busan itu dekat Yoong, aku bisa mengunjungimu kapan saja, aku janji” lanjutnya.

“Lee Taemin…hiks hiks..kau..jahat” ucap Yoona disela-sela tangisannya.

“Maafkan aku Yoong, aku menyayangimu”

Taemin mengangkat pelan wajah Yoona sambil menghapus air mata yang terus mengalir di wajah cantiknya, Taemin menarik Yoona kedalam pelukannya, setidaknya hanya inilah yang bisa dia lakukan untuk Yoona, dia tidak bisa menolak permintaan kedua orangtuanya, karena sebenarnya, ada sesuatu yang menanti Taemin di Busan, selain bisnis keluarganya.

Tanpa mereka ketahui ada dua orang lelaki yang melihat mereka dari kejauhan, salah satu diantara mereka mengepalkan tangannya keras, dan yang satunya lagi hanya memandang temannya yang terlihat sedang sangat marah itu.

TBC

 

Chap special ulangtahun Yoona sudah beres! Hehe maaf ya stok ide lagi menipis, jadi maaf kalau ceritanya makin geje. Belakangan ini author sibuk banget, ga tau bisa beresin ff ini atau engga L tapi makasih yaaa komen kalian bikin author semangat, semoga bisa author selesaiin. Makasih yaaa yang udah baca dari awal ^^ /hug. Jangan lupa vote pairing hehe

 

@tslykam

30 thoughts on “[Freelance] My Three Idiots (Special)

  1. Hmmmm#mikir ampe kriting jg masih bngung
    nie endingny jd luyoon,seyoon,apa yoonmin?
    Haish!!#bngung
    pi bgian kejutn.ny kurang greget thor
    dah bsa ktebak dr awal
    pi te2p bgus k0k ff.ny
    fighting chingu!
    Lnjtn.ny jgn lma2!

  2. yey berarti next chap bakal ada kai..
    omo… yoona ama kai atau sehun aja chingu.. kasian tuh klw ama luhan kykx bertepuk sebelah tangan karna krystal nempel mulu ama luhan.. hwaiting buat kelanjutannya. yoonkai jjang seyoon jjang

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s