[Freelance] Another Love (Chapter 9)

another love new

Tittle : Another Love

Author : Crisi Lee

Length : Chaptered

Genre : Angst.Hurt. Romance ( little bit ). Friendship

Rate : PG 13

Main cast :

-Im Yoona

-Jessica Jung

-Kris Wu

-Oh Sehun

Disclaimer : Semua cast diatas hanya saya pinjam. Cerita ini murni fiktif dan berasal dari imajinasi saya sendiri. Sorry for typo and bad fanfic. Don’t like don’t read. hope you like it and happy reading all.

a/n : chapter ini special kris-sica moment.

-Prev Story-

~Setelah mendapatkan alamat apartemen Jessica dari yuri, yoona segera bergegas pergi kesana. Ia sebenarnya masih belum tahu apa yang akan ia lakukan sesampainya di tempat itu, namun nalurinya mengatakan yoona harus kesana. Setidaknya untuk memastikan sesuatu. Apakah sehun sudah mengatakan tentang hubungan yoona dan kris yang sebenarnya atau belum~

-Another love chap 9-

            Yoona masih tidak berniat untuk mengetuk pintu di hadapannya. Ia resah, sebenarnya perasaan takut lebih mendominasi didalam dirinya, namun takut karena apa ia pun belum tahu. Yoona terdiam cukup lama sebelum akhirnya ia mengetuk pintu dihadapannya. Cukup lama ia menunggu hingga akhirnya sosok cantik Jessica muncul di balik pintu. “yoona~ssi?” pekik Jessica terkejut saat melihat gadis dihadapannya. Yoona hanya bisa tersenyum canggung. Jessica akhirnya mempersilahkan yoona masuk dan meminta yoona untuk duduk sementara ia membuatkan minuman untuk dirinya dan yoona.

            “jadi, apa yang membuatmu datang menemuiku yoona~ssi?” Tanya Jessica saat ia telah menyuguhkan segelas orange juice pada yoona. “eung..aku ingin melihat keadaan sunbae, apa sunbae baik-baik saja?”. Jessica mengerutkan keningnya. “apa sehun mengatakan sesuatu tentang keadaanku pada mu?” “ani..eum, aku tidak melihat sunbae dua hari ini dikampus. Jadi aku pikir mungkin sunbae sakit. Lagipula saat aku sakit waktu itu sunbae menjengukku dengan sehun oppa. Jadi aku pikir-” “terima kasih yoona~ssi, kau sudah mengkhawatirkan aku. Tapi aku baik-baik saja.” Jessica memotong ucapan yoona. “tapi aku senang kau berkunjung kemari” Jessica tersenyum lembut pada yoona. Yoona ikut tersenyum. “yoona~ssi, aku boleh bertanya sesuatu?” “ne, tentu saja sunbae” “apa terjadi sesuatu antara kau dan sehun?” yoona terkejut, ini dia, batinnya. “apa maksud sunbae?” “aku pikir terjadi sesuatu antara kau dan sehun, sehun seperti tidak baik-baik saja akhir-akhir ini.” “apa sehun oppa mengatakan sesuatu pada sunbae?” Jessica menggeleng. “aku harap kau tidak menyakiti sehun yoona.” Yoona terdiam, ia sudah melakukannya. “kau mungkin tidak nyaman dengan kedekatanku dan sehun. tapi aku mohon percayalah, tidak pernah ada hubungan selain sahabat antara aku dan sehun. aku akui aku memang sempat mencintai sehun, namun sehun tidak pernah memiliki perasaan yang sama dengan ku. Hanya ada satu gadis yang dicintai sehun, dan kita sama-sama tahu siapa gadis itu.” Yoona hanya mampu menundukan kepalanya. Ia bingung harus berkata apa. “yoona..kau tidak akan menjauhi sehun karena aku mengatakan aku mencintainya kan?” yoona menggeleng. “terima kasih..” ucap Jessica, ada nada kelegaan saat ia mengucapkan itu. Lama yoona dan Jessica terdiam, tidak ada satupun yang mau membuka pembicaraan.

            “aku terlalu naïf dengan berfikir bahwa sehun telah lama bersama dengan ku. Dan dengan berjalannya waktu mungkin ia juga akan merasakan perasaan yang sama denganku karena kami telah terbiasa bersama. Aku tidak pernah berfikir jika suatu saat nanti akan ada wanita lain yang akan membuat sehun jatuh cinta. Aku terlalu yakin jika sehun tidak akan mengalami hal itu, sampai kau datang yoona. Dan mengambil semua perhatian sehun dari ku.” Jessica berkata sambil menatap langsung ke mata coklat milik yoona.

            “sunbae..maaf-” “aku, yang sebelumnya selalu menjadi prioritas sehun merasa tersisih saat sehun lebih mengutamakanmu. Jujur aku akui aku sempat membencimu yoona..tapi apa yang aku bisa? Sehun telah memilih untuk mencintaimu. Apa aku harus berubah menjadi wanita jahat dengan terus menahannya disisiku? Aku tidak akan bersikap seegois itu. Aku menyayangi sehun. aku tidak ingin ia tersakiti saat bersamaku. Untuk itu aku lebih memilih untuk melepaskan perasaan ini.” Yoona tiba-tiba merasa takut. Tidak..tidak boleh, bukan seperti ini yang ia inginkan. Ia tidak ingin Jessica menyerah. Jessica tidak boleh melepaskan sehun. Jessica harus bisa bersama sehun agar kris berhenti mendekati Jessica. Agar kris menjadi miliknya, Batin yoona. “sunbae..aku mohon jangan seperti ini, aku pikir sunbae salah paham..” “salah paham?” Jessica mengerutkan dahinya. “i..iya, aku..tidak pernah menyukai sehun oppa..”ucap yoona terbata-bata. Jessica membelalakan matanya. Apa? Jadi selama ini sehun mengalami cinta sepihak? Hanya sehun yang mencintai yoona? Jessica berkata dalam hati. “apa maksudmu yoona?” Jessica memandang yoona sinis. “maafkan aku sunbae, tapi bisakah sunbae tidak menjauhi sehun oppa? Maksudku—” ucapan yoona terpotong oleh Jessica, “tentu saja aku tidak akan menjauhi sehun, yoona!” “maksud ku..sunbae harus terus bersama sehun oppa, aku fikir sehun oppa hanya sedang terbawa suasana.” “kau tidak mengerti sehun, yoona! Tidak bisa kah kau lihat ketulusannya? Apa kau sungguh-sungguh tidak bisa membedakan mana cinta dan mana yang terbawa suasana?” Jessica menatap yoona kesal.

            Bukannya membalas ucapan Jessica, yoona malah menangis dihadapan sunbaenya itu. Jessica terkejut dengan reaksi yoona. Ia bingung. mengapa yoona menangis, apa ucapanku tadi sangat kasar? Apa aku mengatakan kata-kata yang menyakiti hatinya? Jessica bertanya –tanya dalam hatinya. melihat yoona yang tak juga menghentikan isak tangisnya, Jessica kemudian berpindah duduk disamping yoona. Ia mengelus punggung yoona lembut, berharap yoona mau menghentikan tangisnya. “maafkan aku, sungguh..maafkan aku..” yoona berbisik. Namun masih bisa didengar oleh Jessica. “aku tidak bisa membalas perasaan sehun oppa sunbae..sehun oppa begitu baik. Jika saja aku bisa memilih ingin mencintai siapa, pasti aku akan memilih untuk mencintai sehun oppa yang begitu baik. Tapi aku tidak bisa, aku mencintai orang lain..maafkan aku,” yoona berkata lirih, masih sambil terisak. Ia kini menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Jessica terdiam, yoona mungkin benar. Kita tidak pernah bisa memilih ingin mencintai siapa. Ia mungkin salah karena terlalu memojokkan yoona tadi. Ia harusnya mengerti karena ia juga tidak bisa menahan perasaannya pada sehun, dulu. Ya..dulu, sebelum sehun menyadarkannya. Tapi tetap saja Jessica merasa yoona sungguh jahat karena terus memberi harapan pada sehun.

            “apa sehun tau kau mencintai orang lain?” Tanya Jessica saat tangis yoona mulai reda. Yoona menganggukan kepala sebagai jawabannya. Jessica memandang yoona tak percaya, ia benar-benar tak habis fikir dengan sehun. “sejak kapan?” Tanya Jessica akhirnya. Yoona tidak menjawab pertanyaan Jessica, membuat gadis disampingnya mendecak kesal. “sejak kapan sehun tahu jika kau menyukai pria lain?” jesica mengulangi pertanyaannya. Berharap yoona akan menjawab pertanyaan itu. Namun, yoona hanya menggelengkan kepalanya. Dan hal itu semakin membuat Jessica kesal. “aku tidak tahu sejak kapan sehun oppa mengetahui kalau aku mencintai pria lain, tapi saat kita pulang dari lotte world, ia mengatakan padaku jika ia tahu tentang perasaanku yang sebenarnya.” Jessica masih terdiam, menunggu ucapan yoona selanjutnya. “aku merasa bersalah sunbae, sehun oppa terlalu baik. Aku tidak pantas untuk ia cintai..aku mohon, sunbae harus terus bersama sehun oppa.” Ucap yoona sambil memandang Jessica penuh harap. Jessica hanya diam, ia masih mencerna kata-kata yang diucapkan oleh yoona. Haruskah aku terus mempertahankan perasaan ini pada sehun? Tanya Jessica dalam hati. Melihat Jessica yang bimbang membuat yoona sedikit menaikan sudut bibirnya. Ia tersenyum, namun samar. Sangat samar hingga Jessica tak menyadari senyum yoona itu. Senyum puas karena telah berhasil mempengaruhi Jessica. Yoona akhirnya berpamitan pada Jessica. Jessica hanya menganggukan kepalanya tanpa berniat mengantarkan yoona sampai kedepan pintu apartemennya. Ia masih memikirkan ucapan yoona tadi. Ia benar-benar mengkhawatirkan perasaan sehun sekarang. Tapi, bagaimana mungkin ia terus bertahan sedangkan sehun sudah memintanya untuk pergi, pergi mencari pria lain yang sehun yakin bisa membahagiakan Jessica.

^^^^

            Ketukan dipintu apartemen Jessica membuatnya harus terbangun dari tidur panjangnya. Jessica menatap kearah jam yang berada dinakas samping tempat tidurnya, pukul 08.00 dan ini masih terlalu pagi bagi Jessica untuk bangun. Ia mengumpat kesal sambil berjalan kearah pintu apartemennya karena seseorang dibalik pintu sana nampak tak sabar untuk dibukakan pintu. Jessica bahkan tidak memperhatikan penampilannya, gaun tidur tipis yang lumayan..err..menggoda jika tidak ingin disebut terlalu seksi dengan rambut berantakan khas orang yang baru bangun tidur. Ia lalu membuka pintu tanpa melihat intercom terlebih dahulu.

            Jessica masih menguap dan tidak menyadari siapa yang ada dihadapannya kini. Sedangkan lelaki tersebut, kris wu sudah memamerkan senyum mesumnya. Sungguh berkah yang tidak diduga oleh kris, melihat Jessica dengan pakaian tidur seperti sekarang ini. Jessica yang akhirnya menyadari keadaan dan melihat wajah kris yang sedang tersenyum mesum dihadapannya langsung membelalakan matanya. Tanpa pikir panjang ia langsung menutup pintu apartemennya, oh..tidak, mungkin kata membanting lebih tepat. Kris hanya bisa tertawa keras-keras dibalik pintu tersebut. Sedangkan Jessica, ia langsung berlari ke kamar mandi yang ada didalam kamarnya, ia lalu bercermin. Dan saat melihat bagaimana rupanya, ia langsung menepuk-nepuk pipinya sambil sesekali menjambak rambutnya sambil menggumamkan kata bodoh beberapa kali.

            Akhirnya, setelah selesai merapikan diri dan memakai pakaian yang layak, Jessica membukakan pintu untuk kris. gadis itu yakin kris masih menunggu dibalik pintu itu walaupun tadi Jessica meninggalkannya begitu lama. “huh..” kris mendesah saat Jessica membukakan pintu untuknya. “maaf karena membiarkan mu menunggu terlalu lama..” ucap Jessica yang menyangka kris kesal karena terlalu lama menunggu. “eh? Bukan itu..kenapa kau mengganti bajumu? Aku tidak keberatan melihatmu dengan pakaian tadi..” ucap kris sambil tersenyum, lagi-lagi mesum. Jessica hanya menatap sebal kearah kris, lalu memukul kepala pria itu dengan bantal sofa. Kris hanya cengegesan saja saat Jessica melakukan itu.

            “sekarang katakan, apa yang membuatmu datang kemari pagi-pagi seperti ini?” kris bukannya menjawab, ia malah menyodorkan selembar kertas pada Jessica. Jessica menerimanya walau masih nampak kebingungan di wajahnya. Ia pun membuka lipatan kertas itu, saat membacanya, ia menatap kertas itu dan kris secara bergantian. Ia yakin dengan sangat kali ini, kris benar-benar tidak waras.

Cara jitu mengobati patah hati ala Kris Wu (dari berbagai sumber)

  1. Jalan-jalan ke pantai, menikmati makan siang di tepi pantai dan melihat sunset bersama kris wu.
  2. Pergi nonton film romantic bersama kris, dilanjutkan dengan candle light dinner.
  3. Pergi ke lotte world bersama kris wu, tanpa sehun dan yoona (yang ini untuk mengganti kencan yang sempat gagal dulu)
  4. Pergi bersepeda di taman sambil menikmati bunga sakura musim semi.
  5. Melakukan semua keinginan Jessica jung agar ia bisa belajar mencintai kris wu

“apa kau sudah tidak waras?” Tanya Jessica sambil meletakkan telunjuknya di pelipis kanan kris. kris hanya tersenyum mendapati reaksi Jessica, “bukankah kau bertanya cara mengobati patah hati padaku?” “tapi ini lebih terlihat seperti kita akan kencan kris..” Jessica mendesah frustasi. Kris lagi-lagi tersenyum, lalu mencubit kedua pipi Jessica gemas. “mengapa kau begitu menggemaskan sica..tentu saja ini cara yang paling tepat mengobati patah hati..” Jessica memutar bola matanya sebal. “ayo..jangan buang waktu, kita akan segera ke pantai..” tanpa menunggu persetujuan Jessica, kris langsung menarik lengan gadis itu dan membawanya ke luar apartemen Jessica, menuju kearah mobil ferrarinya terparkir.

            Tak lama mobil kris segera pergi meninggalkan kawasan apartemen Jessica dan menuju kearah Pantai Gyeongpo yang berada di dekat Kota Gangwon-do sekitar 2-3 jam dari seoul. Selama perjalanan, Jessica hanya diam tak berniat untuk mengajak kris berbicara, ia kesal dengan kris yang selalu mengambil keputusan sendiri tanpa meminta persetujuannya. Akhirnya, karena Jessica merasa bosan, ia pun memejamkan matanya. Lama kelamaan mulai terdengan helaan nafas teratur dari bangku disamping kris, Jessica ternyata telah masuk ke alam mimpinya. Kris kemudian menepi sebentar, menurunkan bangku Jessica agar gadis itu bisa tertidur lebih nyaman, lalu ia pun mengusap kepala Jessica lembut dan mulai kembali melanjutkan perjalanannya.

            Setelah 2 jam lamanya akhirnya kris dan Jessica tiba dipantai Gyeongpo. Pasir putih yang indah sudah menanti mereka. Kris menoleh kearah Jessica, namun gadis itu nampak masih menikmati tidurnya. Kris tersenyum kecil, lalu mendekatkan dirinya pada Jessica. Mengamati wajah gadis itu dari dekat. Kris tersenyum, ia tidak ingin mengganggu tidur Jessica, ia masih terus berlama-lama memandangi wajah cantik Jessica sampai tak sadar jika Jessica sudah menggerak-gerakkan matanya. Jessica terbangun dan hanya bisa terpaku saat mendapati wajah kris berada tepat didepan wajahnya. Ia pun mengedipkan matanya, 1 kali..kris pun mengikuti mengedipkan matanya, 2 kali..kris mengikuti kembali, 3 kali..dan akhirnya Jessica mendorong tubuh kris keras karena ia merasakan pipinya memanas saat berada sedekat itu dengan kris. “kau..apa yang ingin kau lakukan padaku?” Jessica bertanya sambil menyipitkan kedua matanya. Kris tersenyum mesum, “hanya ingin membangunkan putri tidur..” katanya sambil terkekeh dan memandangi bibir Jessica. Jessica buru-buru menutup bibirnya dengan tangan, dan hal itu semakin membuat kris tertawa geli. Merasa bahwa kris sedang mengerjainya, akhirnya Jessica pun memukul kepala kris dan keluar dari mobil itu.

            Jessica tersenyum senang saat melihat pantai indah dihadapannya. Kakinya yang menginjak pasir putih menjadi sensasi tersendiri bagi Jessica. Namun saat melihat wajah kris yang menyebalkan –tersenyum, oh, tidak..lebih tepatnya menampilkan evil smirk- dan itu  membuat jantung Jessica bekerja lebih cepat dari biasanya, Jessica langsung memasang wajah tidak suka. Ia mempout bibirnya lucu. “orang aneh mana yang pergi ke pantai saat sedang musim semi? Harusnya kita itu ke pantai saat musim panas kris..” “memangnya kenapa kalau kita kemari saat musim semi?” “aku jadi tidak bisa berjemur..” jawab jessica cepat, tanpa menghiraukan akibat dari ucapannya. Kris tersenyum mesum –lagi-. “wah..baiklah, musim panas nanti kita akan datang kemari lagi, agar kau bisa berjemur..aku tidak keberatan jika kau memintaku untuk mengoleskan sunblock..” kris mengedipkan sebelah matanya pada Jessica. Jessica langsung menoyor kepala kris, “jangan bermimpi, akan aku pastikan itu tidak akan pernah terjadi.” Kris hanya terkekeh dan tersenyum menyebalkan.. “kita lihat saja nanti.” Ucapnya kemudian.

            Jessica tidak lagi menghiraukan ucapan terakhir kris. ia lebih memilih untuk berlari kecil ke tepi pantai. Bertelanjang kaki dan menikmati sensasi kakinya bersentuhan langsung dengan pasir putih. Sesekali ia terlihat berlari-lari kecil mengejar ombak, dan tertawa lepas saat ombak menerjangnya dan membuat bajunya basah. Kris tersenyum melihat pemandangan dihadapannya. Sesederhana inikah jatuh cinta? Bahkan hanya dengan melihat orang yang kita sukai tersenyum saja hati ku terasa hangat? Kris berkata dalam hati. Kris yang tidak menyadari bahwa sedari tadi jessic memanggilnya tersadar saat Jessica sudah meneriakkan namanya dengan wajah kesal. “kris..!!! ayo kemari,” jessica berteriak lagi. Tanpa pikir panjang kris segera berlari menghampiri Jessica dan menyipratkan air ke wajah  gadis cantik itu. “ya..!!” Jessica pura-pura marah, melihat kris yang langsung lari membuat Jessica langsung mengejarnya. Dan terjadilah adegan kejar-kejaran. Sesekali mereka berhenti dan saling menyipratkan air satu-sama lain. Menyadari jika baju mereka telah sangat basah, akhirnya kris mengambil inisiatif utuk menghentikan kegiatan mereka itu dan mengajak Jessica duduk di tepi pantai.

            “kau tahu kris, sepertinya ke pantai disaat musim semi seperti ,ini bukanlah ide yang buruk..” Jessica berbicara saat mereka telah duduk di tepi pantai. Kris menarik sebelah sudut bibirnya, “hei..ideku tidak pernah gagal nona..” Jessica menganggukkan kepalanya, setuju dengan ucapan kris barusan. “lalu, setelah ini apa yang akan kita lakukan?” kris tidak menjawab pertanyaan Jessica, pria itu malah menarik lengan Jessica dan membuat Jessica harus terbangun lalu ia membawa Jessica ke sebuah rumah peristirahatan yang letaknya tak jauh dari tempat mereka duduk tadi. Melihat kris menariknya ke sebuah rumah yang nampak sepi, otak Jessica segera mengirimkan sinyal waspada pada tubuhnya. Jessica langsung berhenti dan menatap kris takut.

            “ma..mau apa kita kesini?” Tanya Jessica terbata-bata. Kris mengerutkan keningnya, melihat Jessica yang nampak gugup dan ketakutan membuat kris ingin menggodanya. Ia lalu mendekatkan dirinya pada Jessica. Jessica yang gugup malah tidak bisa bergerak sama sekali, ia hany bisa diam terpaku menatap kris yang menampilkan evil smirk andalannya. “ja..jangan mendekat kris.. Jessica menahahan dada kris saat lelaki itu telah sampai dihadapannya. Kris menatap tajam ke manik mata Jessica, membuat gadis itu risih. Jessica pun menolehkan wajahnya kesamping, namun kris memegang dagunya, mengarahkan wajah Jessica kembali menghadap kris. wajah kris semakin mendekat, dan Jessica hanya biusa menutup mata menunggu hal selanjutnya yang akan di lakukan kris. kris tersenyum samar, dalam hati ia sudah tertawa geli melihat ekspresi Jessica. Ia lalu menoyor kepala gadis itu, membuat Jessica membuka kembali matanya. “ekspresi apa itu tadi? Sepertinya kau ingin sekali aku melakukan hal yang iya-iya pada mu..” kris tertawa geli melihat jessica. Sial..aku pikir ia  dia akan menciumku tadi, maki jessica dalam hati. “jangan berfikir yang aneh-aneh, aku hanya tidak ingin gadis yang kusayangi sakit gara-gara memakai baju yang basah di cuaca seperti ini.”. blush..kata-kata kris barusan malah membuat pipi Jessica memerah. Kris yang melihat pipi Jessica memerah langsung panic. Ia pikir Jessica mulai demam. “lihatlah wajah mu sudah seperti kepiting rebus, ayo cepat masuk..kau bisa mengganti bajumu didalam.” Tanpa mendengar bantahan Jessica kris langsung menarik lembut lengan Jessica menuju sebuah kamar yang ada di rumah tersebut. ia lalu membuka lemari dan memberikan sebuah dress berwarna peach pada Jessica. “i..ini..” “itu baju yoona, aku rasa ukuran tubuh kalian sama. Pakailah..ia tidak akan marah” “jadi rumah ini milik keluargamu?” kris menganggukan kepalanya. “apa kau dan yoona sering kemari bersama?” kris hanya mengangkat bahunya acuh. “aku jarang datang ketempat ini, kalau yoona aku tidak tahu.” Kris lalu meninggalkan Jessica sendirian dikamar itu. Dalam hati Jessica bertanya-tanya mengapa kris seperti tidak suka ia menanyakan tentang yoona.

            Hari mulai menjelang siang, Jessica mulai memegangi perutnya yang terasa lapar. Ia pun keluar dari kamar tadi dan menemukan kris sedang memasak makanan dan mulai menatanya di meja makan. “aku tidak tahu jika kau bisa memasak..’ ucap Jessica lalu duduk disalah satu kursi meja makan. Kris tersenyum, “banyak hal yang belum kau tahu tentang aku nona jung, tapi kau akan bisa mengetahuinya saat kau sudah menjadi kekasihku nanti..” kris mengedipkan sebelah matanya, lalu menyimpan makanan penutup, sebuah pudding. Jessica tidak bisa membalas ucapan kris, entahlah..ia kini bingung karena sepertinya jantungnya bekerja lebih cepat. Kris yang mengira Jessica diam karena marah kemudian mencoba mencairkan suasana dengan mengajak Jessica untuk mulai menikmati makan siang mereka. “maafkan aku karena tidak bisa menepati janji untuk makan ditepi pantai..sepertinya udara diluar agak dingin walaupun sekarang sudah masuk musim semi.”. Jessica menganggukan kepalanya. Bagaimanapun, semua yang dilakukan hari ini oleh kris untuknya sudah sangat membuat ia bahagia. Sore harinya saat langit mulai senja, kris membawa Jessica kembali ketepi pantai. Dalam suasana hening mereka menikmati sunset hari itu. Jessica terus saja mengucapkan kalimat kekagumannya pada pemandangan dihadapannya. Kris yang duduk disebelah Jessica hanya tersenyum melihat reaksi Jessica. Mengapa ada gadis yang begitu menggemaskan seperti ini..pikir kris. “kau suka?” “eum..sangat! terima kasih untuk hari ini kris..” Jessica tersenyum sangaaat..lembut pada kris. kris terpana melihat gadis didepannya. Wajah Jessica terkena cahaya sunset dan senyuman gadis itu membuat kris tidak dapat berfikir dengan jernih. Tiba-tiba kris mendekatkan wajahnya ke wajah Jessica dan mencium bibir jessica lembut. Jessica yang syok dengan perlakuan kris hanya bisa mengedip-ngedipkan matanya tanpa mampu membalas ciuman kris. tak lama kris pun melepaskan tautan bibir mereka. Mata Jessica dan kris bertemu, lama mereka bertatapan hingga akhirnya Jessica memutus kontak mata mereka. “a..aku..ingin pulang kris,” jawab Jessica lirih. Tanpa berkata apapun, kris lalu berjalan mendahului Jessica menuju mobilnya. Jessica lalu mengerang dalam hati..kenapa ia nampak marah, bukankah seharusnya aku yang marah..dasar pria aneh!

^^^^^

Day 2—

            Keesokan harinya, setelah pulang bekerja kris sudah berdiri didepan pintu apartemen Jessica. Sebelumnya pria itu telah menghubungi Jessica dan mengingatkan gadis itu tentang rencana kedua kris yaitu mengajak Jessica nonton bersama. Kris tak perlu menunggu lama seperti biasanya bila ia berkunjung kemari, karena saat ia mengetuk pintu tak lama Jessica sudah berdiri dihadapannya dengan tampilan casual, celana jins dan blous putih yang menampakkan lekuk tubuh indahnya. Kris menampilkan senyum terbaiknya pada Jessica. “kita berangkat sekarang?” Jessica lalu menganggukkan kepalanya sebagai ucapan dari pertanyaan kris.

            Mobil sport Ferrari hitam milik kris nampak berhenti disebuah mall ternama di seoul. Jessica turun terlebih dahulu untuk membeli tiket sedangkan kris menuju basemen untuk memakirkan mobilnya. Setelah selesai, kris segera menyusul Jessica kedalam dan menemukan gadis itu sedang menunggu diantrian popcorn. “sudah dapat tiketnya?” Tanya kris saat Jessica telah berdiri disampingnya sambil membawa popcorn ukuran besar. Jessica mengeluarkan dua lembar tiket dari saku jins nya. Kris mengerutkan dahinya, ‘bukankah kita akan nonton film romantic?” Jessica menggeleng, “aku ingin nonton film horror..” ucap Jessica polos. Kris berharap ia dapat menghilang sekarang juga. Menonton film horror sama saja dengan bunuh diri bagi kris. pria itu sangat takut dengan hantu.

            Tak lama terdengar panggilan bahwa pintu teather film yang mereka tonton sudah terbuka dan mereka dipersilahkan untuk masuk. Kris merasakan kegugupan yang luar biasa, sedangkan Jessica yang terlalu excited untuk menonton film horror bahkan tidak memperhatikan raut wajah kris yang mendadak pucat. Dan disinilah kris sekarang, duduk disebelah Jessica sambil mengelap keringat yang sudah muncul didahinya. Filmnya bahkan belum mulai kris, demi tuhan mengapa kau sudah ketakutan setengah mati seperti ini..maki kris pada dirinya sendiri dalam hati. Lampu bioskop mulai dimatikan, tanda film akan segera dimulai, kris makin terlihat resah, adegan pertama di buka oleh kemunculan hantu wanita yang tiba-tiba. Kris yang terkejut langsung memeluk erat lengan Jessica. Badannya kini mulai gemetar. Ia bahkan tak mau membuka matanya. Jessica yang kaget langsung melihat kearah kris dan terkejut melihat lelaki disampingnya gemetar sambil menutup mata dan memeluk lengannya. Jessica tertawa geli..ternyata kris takut film horror.

            2 jam terlama dalam hidup kris, sekaligus 2 jam paling menakutkan dalam hidupnya akhirnya berakhir juga. Sepanjang film di putar tak sekalipun kris membuka matanya. Mengintip saja ia enggan. Ia bahkan tak melepaskan pelukannya pada lengan Jessica. Jessica hanya bisa tertawa melihat kelakuan ajaib kris, dan entah mengapa itu terlihat manis bagi Jessica mengetahui sisi kris yang lain. Kris hanya diam sepanjang perjalanan menuju restoran yang akan mereka jadikan tempat untuk dinner. Ia terlalu malu, oh..ia juga merasa begitu bodoh sekarang. Ia tidak bisa membayangkan apa yang ada dipikiran Jessica saat ini. Benar-benar hari yang buruk, batin kris.

            Melihat kris yang tak kunjung berbicara bahkan sampai mereka telah selesai dinner mau tak mau membuat Jessica jengah. Ia merasa kris marah padanya karena dari tadi kris tidak mau melihat kearahnya. Sampai saat ini pun, saat kris dan Jessica sudah sampai didepan parkiran apartemen Jessica, kris tetap tak mau menatap wajah Jessica dan entah mengapa itu membuat hati Jessica terasa sakit. Merasa Jessica tidak juga turun dari mobilnya, akhirnya kris menolehkan kepalanya kearah Jessica, dan kris sangat terkejut saat melihat Jessica menundukan kepalanya dengan rambut tergerai kedepan. Tiba-tiba kris merasa ngeri, ia teringat kembali dengan hantu wanita di film horror tadi. Ia pun mulai mengarah kan telunjuknya ke lengan Jessica, mengetuk-ngetukkan jarinya. Namun Jessica hanya diam, dan masih menundukkan kepalanya. Kris bertambah ngeri..lalu ia mulai menepuk pundak Jessica, Jessica pun menolehkan kepalanya perlahan-lahan. Kris lansung menjerit saat melihat ekspresi Jessica, gadis itu dengan rambut panjang terurai dan mata sayu yang sedikit kemerahan. “omo..kau membuatku terkejut..” ucap kris gusar. Bukannya menjawab, Jessica malah menangis tersedu-sedu. Kris yang bingung berusaha untuk menghentikan tangis Jessica. “kau jahat..apa kau marah padaku? Mengapa dari tadi hanya diam saja, huaaaa..” Jessica memukul-mukul dada kris. kris yang bingung kemudian menangkap kedua lengan Jessica yang sedari tadi memukulinya. Jessica seketika terdiam, wajah kris hanya berada 5 cm didepannya. Kris pun sama, hanya terdiam dan masiih tidak ingin melepas tangannya juga tatapannya dari Jessica. 1 detik..2 detik..3 detik..mereka masih terus saling bertatapan. Jessica tiba-tiba merasa udara disekitarnya sangat panas, wajahnya sudah mulai memerah, debaran jantungnya pun semakin cepat. Kris kemudian perlahan-lahan mendekatkan wajahnya kearah Jessica, semakin dekat..dan Jessica secara tak sadar menutup kedua matanya. Kris tersenyum kecil, ia kemudian bergerak kesamping kiri Jessica dan membukakan seat belt Jessica.

            Merasa tidak merasakan sesuatu pada dirinya, akhirnya Jessica membuka kedua matanya. Ia memanyunkan bibirnya saat melihat wajah kris yang seakan sedang mengejeknya. “mengapa kau menutup kedua matamu nona jung?” Jessica tergagap, bingung ingin memberikan jawaban seperti apa pada kris. kris hanya tersenyum lalu membukakan pintu mobil untuk Jessica. “sudah malam, istirahatlah..” ucapnya lembut. Jessica yang masih kesal langsung turun dari mobil kris tanpa mengucapkan apapun, setelah beberapa langkah akhirnya Jessica berhenti karena lengannya ditahan oleh kris. pria itu menatap Jessica lembut kemudian mengecup kening Jessica, membuat Jessica hanya bisa diam terpaku. “tidur yang nyenyak princess..besok aku akan menjemputmu.” Kris lalu pergi setelah menepuk puncak kepala Jessica lembut. Dan entah mengapa setelah kepergian kris, Jessica tidak bisa berhenti tersenyum. Ia merasa ada yang aneh dengan dirinya. “aku pasti sudah gila..”racaunya.

            Seorang gadis nampak memperhatikan semua yang Jessica dan kris lakukan tadi dari balik kemudinya. Melihat perlakuan kris pada Jessica membuat hatinya sakit, tak terasa air mata jatuh di kedua pipinya. Ia lagi-lagi menepuk-nepuk dadanya yang terasa sesak. “aku tidak akan biarkan kau merebut kris oppaku!!” ia berteriak marah sambil memukul setir mobilnya.

Tbc..

Mian…buat yoona dan sehun shipper karena part ini emang khusus buat moment kris-sica. Thanks buat yang masih mau kasih support buat ff gaje ini. Don’t forget buat RCL yah..

53 thoughts on “[Freelance] Another Love (Chapter 9)

  1. Hai author… maaf banget ya aku baru komen, habisnya ff yg author bikin bagus banget, jadi bikin penasaran baca part2 secara langsung..
    ff ini bagus bgt thor, kisahnya sedih banget😥 kisahnya sama kyk yg aku alamin *curcol*
    Pokoknya author jjang

  2. Suka bngt sm part ini bnyk sweet moment krissica ny hehe
    Smoga endingny memuaskan n happy bagi kedua belah pihak y Thor (yoonhun krissica)
    Lanjut terus Thor! Jgn lama2 y? Penasaran ini hehe
    Fighting juseyoong~

  3. Yak yak yak yak!!! Jangan biarkan yoona mengahancurkan krissica!!!
    Udah sm sehun aja kenapa sih?
    Next jgn lama” thor, dan jgn berhenti ditengah jalan🙂

  4. Yoona sama sehun aja jd nya. Banyakin moment sehun yoona ya…
    Jgn lama ya thor chap brkut nya.
    Aku suka sama cerita nya.
    Terutama cast nya yoona sehun
    Ditunggu sljut nya.

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s