Right Beside Me – Prolog : Unexpected Reunion

20131127-220920.jpg

Right Beside Me || Written by Vi || Starring SNSD Tiffany | EXO-K Chanyeol || Rated for Teen || Romance , Friendship || Disclaimer : I just borrow the cast || Note : inspired by other ff, manga , anime, japanese drama, my imagination. Sorry for bad fanfic and story. Poster by g.lin at cafeposterart.wordpress.com.

*****

Tiffany POV

Akhirnya setelah aku menyelesaikan studiku di bidang sastra aku bisa juga meraih impianku !

Aku selalu bermimpi bahwa hari seperti ini akan datang , hari dimana aku bisa menjadi seorang penulis novel yang karyanya akan dibaca oleh banyak orang. Aku berharap aku tidak berhenti di tengah saat menulis naskahnya.

Kini aku tengah terduduk di pinggir kolam renang sambil menyaksikan banyak orang tengah berenang di dalamnya. Aku berharap bahwa inspirasi untuk novelku akan datang disini. Sebenarnya aku datang ke kolam renang hanya untuk mencari inspirasi untuk novel, bagiku kolam renang adalah tempat dimana aku dapat banyak berimajinasi , terlebih pada hari sepi seperti hari ini. Caraku untuk mendapatkan inspirasi adalah untuk mencelupkan kedua kakiku kedalam air dan memandang ke awan, memang cara yang aneh, tapi semua orang pasti memiliki cara mencari inspirasi yang berbeda-beda kan ?

Saat kutatap keatas langit, langitnya tampak begitu indah seperti biasanya. Beruntung kolam renang yang kukunjungi hari ini bukanlah kolam renang yang tertutup sehingga aku tak bisa memandang langit.

PLOK

“Hey , apa anda tidak mau masuk ke kolam renang ?” tanya penjaga kolam renang. Wajahnya agak sulit dilihat sebab poninya itu agak menutup wajahnya dan ia juga mengenakan topi. Tapi wajah itu .. Rasanya familiar dan pernah kulihat di suatu tempat.

“Ah , maaf , apa saya menganggu ?” tanyaku sambil memutar tubuhku sedikit agar bisa berbicara dengannya lebih nyaman tanpa harus mengeluarkan kakiku dari dalam air.

“Bukannya begitu sih, hanya saja , saya penasaran dengan anda yang hanya duduk di pinggiran kolam renang sambil memandang kearah langit. Kurasa tak ada orang yang mengunjungi kolam renang hanya untuk melakukan itu kecuali anda. Saya juga tidak tahu sih kalau saat saya tidak menjaga disini ada yang seperti anda juga,” jelasnya. Suara beratnya, familiar sekali ! Kalau aku merasa familiar terhadap suara beratnya itu berarti aku pernah berbicara dengannya.

“Ah begitukah ?” kataku sambil tersenyum. Akupun mengeluarkan kakiku dari kolam renang dan berdiri, aku berniat melihat wajahnya.

“Anda tidak harus keluar dari kolam renang kok ! Silahkan saja kalau anda tidak mau berenang,” katanya cepat. Mungkin ia berpikir aku berdiri karena ditegur olehnya, tapi sebenarnya aku ingin membuka topinya dan melihat wajahnya. Saat aku sudah menegakkan tubuhku, aku dapat merasa bahwa kakiku yang basah ini kehilangan keseimbangan , akupun berusaha mengembalikan keseimbanganku namun aku malah limbung dan terjatuh ke kolam renang.

BYUR !

Aku yang sebenarnya tak bisa berenang inipun buru-buru meminta tolong. Dapat kulihat penjaga kolam renang itu buru-buru masuk ke kolam dan menolongku. Ia menarik tanganku dan menggendongku ala bridal-style yang sukses membuatku merasa gugup.

Namun tak ada waktu untuk memikirkan rasa gugup itu, yang penting aku selamat. Setelah aku keluar dari kolam renang aku terbatuk-batuk dan beberapa petugas kolam renang membawakan handuk untukku.

“Anda baik-baik saja ?” tanyanya.

Akupun menghela nafas pelan dan mengangguk. Tiba-tiba ia melepas topinya yang agak basah karena menolongku tadi dan menyibak poninya. Benar saja , aku kenal dengannya ! Ia Park Chanyeol ! Cinta pertamaku saat SMP dulu !

“C-Chanyeol-ssi ?” kataku gagap sambil menunjuknya. Iapun tampak kebingungan namun sesaat kemudian ia terbelalak.

“Oh ! Tiffany ya ?” katanya ceria. Ia masih ceria seperti biasanya ya.

“Sudah kuduga kau adalah orang yang kukenal tadinya. Kau tak banyak berubah ya,” kataku sambil tersenyum kecil. Kurasakan rasa gugup seperti biasanya, aku selalu seperti ini saat bersama Chanyeol.

Chanyeol tertawa dan menepuk pundakku akrab, “aku masih tampak muda ya ?”

Atmosfir diantara kami yang tadinya tampak formal dan penuh kesopanan pun berubah menjadi atmosfir yang ceria dan akrab. Ini sungguh-sungguh reuni yang tak terduga ! Dan oh ! Bahagianya saat menyadari bahwa Chanyeol menggendongku ala bridal-style tadi !

“Kau masih tak bisa berenang ya ? Kalau begitu mengapa kau kemari ?” tanya Chanyeol setengah meledek. Aku jadi teringat saat dulu ia meledekku untuk pertama kalinya.

Aku tersipu malu dan menjawabnya, “aku sudah menjadi penulis novel. Dan aku kemari untuk mencari inspirasi. Duduk sambil mencelupkan kaki kedalam air dan memandang ke langit adalah styleku untuk mencari inspirasi.”

Chanyeol mengangguk mengerti seolah ia sangat memahami apa yang barusan kukatakan padanya.

“Sebentar lagi shift menjagaku selesai dan diperbolehkan pulang , apa kau mau ke tea shop denganku ? Aku tidak memaksa, aku hanya menawarkanmu,” ajak Chanyeol lembut. Inilah sikap Chanyeol yang kurang kusukai, sikapnya yang selalu lembut padaku itu justru yang membuatku ragu mengenai apa ia menyukaiku atau tertarik padaku. Jelas-jelas kalau seorang lelaki yang ingin akrab dengan gadis kesukaannya pasti mereka akan menjahili atau meledekinya kan ? Aku jarang sekali diledeki oleh Chanyeol, dihitung-hitung hanya sekitar 4-5 kali hingga sekarang. Tapi kalau meledeki Sunny atau Yuri begitu , ia sering sekali melakukannya, sehari bisa sampai 6-7 kali. Rasanya hubunganku dengan Chanyeol itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan hubungan Chanyeol dengan Sunny atau Yuri. Karena saking seringnya Chanyeol meledeki 2 gadis itu, banyak desas-desus di sekolahku dulu bahwa Chanyeol menyukai satu diantara 2 gadis itu, hal itulah yang membuatku makin patah semangat.

“Park Chanyeol, gantian shift, kau boleh pulang,” seru sesosok lelaki pada Chanyeol. Chanyeol mengangguk dan menggandengku.

“Ayo kita ke tea shop !” ajaknya ceria. Aku mengangguk.

Sebelum ke tea shop, ia menyempatkan diri untuk mengambil barangnya yang dititipkan di ruang petugas terlebih dahulu lalu ia mengajakku ke tea shop tujuan kami.

Wah, kini kami hanya berdua, tak ada orang lain yang menemani reuni kami ! Pasti reuni ini akan jadi reuni yang menyenangkan !

To be continued

Prolog ini kyknya banyak ceritain masa lalu ChanFany ya hubungan mereka itu. Mian ya , ini masih perkenalan tentang tokoh-tokohnya. Mian gaje, pls komen ya !

31 thoughts on “Right Beside Me – Prolog : Unexpected Reunion

  1. Pingback: Right Beside Me — 1st Part: The Feelings That Coming Back | EXOShiDae Fanfiction

  2. Pingback: Right Beside Me — 2nd Part : What Upset Me | EXOShiDae Fanfiction

  3. Pingback: Right Beside Me — 3rd Part : Messed Up Plan | EXOShiDae Fanfiction

  4. Pingback: Right Beside Me — 4th Part : Meeting With Her Parents | EXOShiDae Fanfiction

  5. Pingback: Right Beside Me — 5th Part : Misunderstanding | EXOShiDae Fanfiction

  6. Pingback: Right Beside Me — 6th Part : Confession Time | EXOShiDae Fanfiction

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s