Daydreaming

dd

Daydreaming || Written by Vi || Starring EXO-K Baekhyun | SNSD Taeyeon | OC HyunTae|| Rated for Teen || Romance, Family || Disclaimer: I just borrow the cast || Note: inspired by anime ‘Clannad After Story’ but I did modification. Sorry for bad fanfic and story. Baekhyun’s pov

*****

Keluargaku bahagia.

Tiap pagi istriku bangun dan memasakkanku sarapan pagi , akupun terus memandangi istriku yang cantik jelita itu dengan tenang ketika ia memasak. Ia memasak sambil menyenandungkan sebuah lagu yang indah , meski hanya sebuah lagu simple tapi dengan suaranya yang sangat indah itu kurasa lagu tersebut menjadi bagus.

Setelah ia selesai memasak , ia berjalan sambil membawa piring yang berisi makanan buatannya. Harum. Dan tampak lezat !

“Selamat pagi, silahkan nikmati makanannya,” katanya lembut sambil menyunggingkan sebuah senyum saat meletakkan piring berisi makanan tersebut.

Menu pagi ini , roti panggang dan telur dadar. Sederhana tetapi dengan adanya dirinya disampingku aku tetap semangat untuk melahap habis makanan ini. Saat aku tengah asyik melahap makananku tiba-tiba kudengar pintu kamar yang berada di dekat kamarku dibuka oleh seseorang. Kutoleh kearah pintu itu dan dapat kulihat seorang anak perempuan berambut hitam pendek tengah mengusap matanya yang masih mengantuk lalu berjalan menuju meja makan dengan gontai.

“Pagi,” katanya datar. Aku dan istriku terkekeh kecil menyaksikan ekspresi datar anak itu. Ia adalah HyunTae , Kim HyunTae, anakku.

“Aku mau makan, apa sarapan hari ini ?” tanyanya sambil berjalan menaiki kursi yang cukup tinggi baginya itu. Kubantu anak itu sedikit hingga ia bisa duduk diatas kursi itu seperti diriku. Istriku yang berambut hitam panjang itu berjalan menuju anak itu sambil membawa sepiring untuknya.

“Ini dia sarapannya ! Cepat dimakan ya lalu berangkat ke sekolah,” suruhnya sambil tersenyum manis. HyunTae mengangguk pelan sambil melahap sarapannya dengan lucu, saking gemasnya kuusap kepalanya.

“Lucu sekali.”

*****

“Ayah,” panggil seseorang. Kukerjapkan mataku beberapa kali dan menoleh kearah sumber suara tersebut , tampak seorang anak kecil yang lucu tengah membawa boneka teddy bear coklat.

Melihat anak itu, kudenguskan nafasku dan bertanya, “ya ?”

Anak itu diam saja dan menatapku aneh — seperti penuh dengan ketakutan. Apa wajahku begitu menyeramkan ?

“Apa ada sesuatu di wajah ayah ?” tanyaku pelan padanya. Ia menunjukkan boneka teddy bearnya padaku dan berkata, “boneka Hyuntae rusak. Tolong jahitkan, ayah.”

Aku terkekeh dan berkata, “suruh saja ibumu. Bukankah ia pandai menjahit ?” Anak itu tampak tersentak kaget namun sesaat kemudian ia menghela nafas pelan dengan tatapan aneh. “Ibu kan sudah tidak bersama kita lagi, ia sudah pergi.” Ucapan anakku yang bernama Hyuntae itu mengagetkanku. Oh iya, aku hanya ‘daydreaming‘ , ini selalu saja terjadi setelah ia pergi, setelah Taeyeon pergi. Aku selalu membayangkan bagaimana nasib keluargaku kalau saja Taeyeon tidak pergi setelah kecelakaan tersebut.

“Lagi-lagi ayah membayangkan kisah nasib keluarga kita kalau kecelakaan itu tak terjadi,” cibir Hyuntae sambil mengerucutkan bibirnya. Aku tertawa dan mengusap rambutnya pelan, aku mendekatinya dan berkata, “maaf, ayah tak bisa memperbaikinya, ayah tak bisa menjahit.”

“Tapi Hyuntae ingin ini tidak rusak lagi,” tegasnya.

Aku menghela nafas dan mendekatinya, “maaf , kita beli baru saja ya.”

Namun, Hyuntae menggeleng kuat-kuat , sepertinya ia menolak ide itu mentah-mentah. Mengapa hari ini ia begitu keras kepala ?

“Tapi ini .. Ini hadiah terakhir dari ibu, kalau beli baru berarti Hyuntae akan melupakan kenangan yang disimpan pada boneka ini,” jelas Hyuntae lirih. Aku tersentak kaget, benar juga, ini boneka pertama dan terakhir dari Taeyeon pada Hyuntae. Kalau aku membeli baru berarti aku juga akan kehilangan kenangan  saat Taeyeon memberi Hyuntae boneka kesukaaannya untuk pertama kalinya.

“Maaf, ayah lupa, akan ayah bawakan ke tantemu nanti ya untuk dibenarkan, ayah tak bisa menjahit.” Hyuntae mengangguk pelan sambil menyodorkan bonekanya padaku lalu berlari ke kamar. BLAM. Pintu kamarnya pun tertutup rapat.

Kualihkan pandanganku yang awalnya tertuju kearah pintu itu ke boneka teddy bear yang ada di tanganku. Saat aku melihat boneka ini, aku langsung kembali teringat senyuman Taeyeon saat ia berhasil membelikan barang yang sungguh-sungguh Hyuntae inginkan untuk pertama kalinya.

“Aku sangat merindukanmu. Aku tak pernah menyangka bahwa kau memilih untuk menolongku saat aku nyaris tertabrak mobil dan malah membiarkan dirimu yang tertabrak. Tak seharusnya kau lakukan itu kalau kau tahu bahwa dirimu itu sebenarnya lemah, kau lemah tapi kau memilih untuk menolongku yang kuat. Seharusnya aku yang melindungimu agar keluarga kita masih bisa bersama,” batinku pelan karena aku yakin dengan tubuhku yang kuat ini setidaknya aku masih bisa bertahan saat kecelakaan itu.

“Tapi kurasa kecelakaan itu membuktikan bahwa kau benar-benar mencintaiku sehingga kau rela membiarkan dirimu yang lemah itu melindungiku tanpa berpikir dua kali,” gumamku pelan sambil menoleh kearah meja ruang TV dimana ada foto Taeyeon terpajang disana. Senyuman Taeyeon di foto itu tampak manis , aku rindu dengannya, aku rindu mendengarnya mengatakan bahwa ia mencintaiku dan aku berkata aku mencintainya padanya langsung.

“I love you, Taeyeon.”

END

Mian gaje, intinya Baekhyun itu daydreaming ttg kehidupannya andai Taeyeon masih hidup , pls komen ya !

36 thoughts on “Daydreaming

  1. Jiahh… Kenapa tiba2 meninggal Taeyeonnya:v Tapi epepnya bagus tapi lebih bagus kalo taengnya ga meninggal(?) mati suri gitu*plak :d

  2. Ternyata Taeng udah pergi ‘jauh’ yah? Jadi sedih ngebayanginnya. Cinta Taeng terhadap Baekhyun ternyata harus ditunjukkan dengan sebuah pengorbanan yang besar dan mengarukan. Bisa gak kira kira Taeng datengin Baek lagi biar hati Baek ama anak mereka sedikit senang?#banyakngarep!-____-

    Ayo Vi,semangat terus bikin ffnya. Ganba!!!😀

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s