[Freelance] I’m Not Your Sasaeng Fans! (2/2)

i'M NOT YOUR SASAENG FANS

Title:

I’m Not Your Sasaeng Fans! [2/2]

Author:

BaeKyungie~

Length:

Chaptered

Rating:

PG-15

Genre:

Happy , Drama , Hurt

Main Cast:

-Byun BaekHyun

 -Kim TaeYeon

Support Cast:

-Byun BaekBom

-Park Hankyung (OC)

Pairing:

BaekYeon

Disclaimer:

“Kau benar , aku terlalu pengecut untuk merasakan cinta!”

Semua cerita yang tertulis disini 100% berasal dari jerih payah , fantasi dan inspirasiku ^0^ so please DONT BE  PLAGIATOR and Silent Readers ^o^

 

=

=

 

Author POV

 

Taeyeon berjalan keluar dari gedung sambil menembus ratusan tamu undangan yang begitu banyak , ramput gelombangnya melambai lambai ria seirama dengan jalan kakinya

“Aish , Jinjja menyebalkan si Lay , masa aku disuruh pulang sendiri? mengenal seoul saja aku belum bisa” Taeyeon ber Monolog sambil duduk disalah satu kursi dekat parkiran

“aku bahkan lupa membawa jaket-ku” Taeyeon merutuk dirinya sambil mengusap ngusap lengannya seperti meminta kehangatan . Harusnya ia sekarang duduk manis di Mobil milik Lay sambil menatap jalanan kota Seoul sambil tersenyum , tapi semua berbalik fakta

 

Taeyeon mengambil HP-nya lalu mulai membuka Google street , mungkin bisa membantunya kembali ke Apartemen , begitu argumennya

Saking sibuknya ia mengacak ngacak google street ia tak sadar bahwa sepasang jaket sudah menggantung pas di pundak maskulinnya .

“Kenapa tiba-tiba begitu hangat” Taeyeon membatin sambil terus mengusap sana sini layar HP tersebut

“Apakah begitu caramu berterima kasih , heuh?” sebuah suara berat nan halus menegurnya , Taeyeon menjengitkan alisnya lalu menatap orang itu

 

“B-Baekhyun?” Taeyeon memastikan lalu mengarahkan HP-nya kewajah baekhyun . kebetulan parkiran itu terlihat gelap , apalagi ditambah penyamaran Baekhyun yang terkesan seperti orang hendak ke pemakaman

Baekhyun menatapnya datar “Liat pundakmu”

Taeyeon menyentuh pundaknya , sebuah Jaket wol tersampir sempurna dipundaknya

“eoh , ini punya siapa?” Taeyeon mengangkat Jaket wol ungu itu

“Punyaku untukmu pabbo” Baekhyun memakaikan Jaket wol itu pada Taeyeon

Taeyeon hanya bisa diam

Baekhyun mengangkat satu alisnya lalu menarik pergelangan Taeyeon tapi kali ini lebih lembut

“kuantar kau pulang” Baekhyun bersuara sambil membuka pintu Mobil

“M-mwo? Aku saja tidak mengenalmu” Taeyeon mengelak lalu menepis pelan tangan BaekHyun

“Hey bersyukurlah kau diantar oleh seorang artis” cibir Baekhyun

“Hah yasudah! aku bisa pulang sendiri kok!” Taeyeon membalas sambil meninggalkan Baekhyun walaupun sedetik kemudian ia merasa menyesal karena ia sadar mengenal seoul saja belum (-_-”

“YA YA tunggu aku” Baekhyun menarik (lagi) tangan Taeyeon “Kumohon biarkanku mengantarmu”

“Hhhh.. baiklah , jangan apa – apakanku” Taeyeon menunjuk jidat Baekhyun

“Ne”

 

==

 

Baekhyun POV

 

Yeoja aneh itu sukses membuatku tertarik , bagaimana tidak dengan postur tubuh kecil , vokal yang bagus serta senyumannya yang menawan , Aku ingat dengan tepat 2 hari yang lalu aku menabraknya saat aku kabur dari pengawasan manajer ku .

Teringat jelas bahkan saat aku menyuruhnya keluar karena aku mengira dia sasaeng fans-ku . habisnya dandanan dia saat itu berbeda sekali dengan yang kutemui 2 hari yang lalu , rambut hitamnya dibuat pirang . serta matanya diberi eyeliner tipis.

“Hey , jangan bengong” Taeyeon menjentikkan jari nya

Aku tersenyum miring “Aniyo hanya memikirkan sesuatu”

Taeyeon hanya menggedikan bahunya sambil memajukan bibir bawahnya

“Bagaimana jika kita ke Coffe Love?” aku mengajak Taeyeon , hitung hitung PDKT dengannya

“Eum” ia bergumam sambil melihat jam tangan silver yang melingkar pas di Lengan maskulinnya “baiklah” ia memustuskan

 

==

“Aku mau Cappucino saja” Taeyeon memutuskan apa yang ingin dipesannya

“Aku Vanilla Latte saja” Aku ikut berkomentar

Setelah pelayan itu pergi suasana hening menyelimuti kami

“Kau darimana Yeoja Aneh?” Aku berusaha mencairkan suasana

“Apa kau bilang? aneh? Oke biar kujelaskan namaku Kim Taeyeon lahir tahun 1991 anak pemilik Kim Corp dan Presiden Direktur di K Cirle salah satu Sub perusahaan Kim Corp aku memiliki adik yang bernama Kim Jongin , aku bertempat tinggal di Vu Male street , Roma , Italia . oke? puas?” Taeyeon menjelaskan panjang lebar

“Whoa , perjalanan hidup yang menarik” kekehku berusaha berkomentar terbesit rasa kagum , bagaimana tidak , dia berumur sama denganku tapi sudah mampu menjadi presdir di suatu perusahaan

“Tentu” ucapnya bangga “bagaimana denganmu?”

“aku?ehm , Byun Baekhyun penyanyi solo asuhan SM entertaiment yang baru didebutkan 3 bulan yang lalu”

“Penyanyi? Hahahahah” Heh ? Dia meneratawaiku.

“Apa yang kau maksud Ny. Kim?”

“Suara jelek masa dijadikan penyayi , konyol!” Taeyeon mengejekku sambil memilin rambut pirangnya

“Heh? Kau meragukanku?” aku merasa kesal karena ditantang oleh yeoja yang tidak tahu asal usulnya , yaa meskipun aku sudah tau sedikit informasinya

“sedikit”

“Kurasa kau bahkan memiliki suara yang jelek pula”  aku balas menyindir

taeyeon yang sedang asik memilin rambutnya membelalakan matanya “Mwo?”

Aku tersenyum miring

Taeyeon mengerucutkan bibirnya , ia bangkit lalu berjalan kearah panggung  , kebetulan di Coffe Love ini disediakan panggung , hitung hitung menghibur pengunjung kedai ini

“Dia ngapain?” Batinku bingung

Terlihat Taeyeon sibuk berbisik bisik dengan salah satu Namja bertubuh tinggi berperawakan cantik dengan senyuman menawan

Membuatku iri saja

HAH ?! iri ?!

Kau bahkan baru mengenalnya barusan ..

==

Taeyeon POV

Namja aneh datang di kehidupanku , bahkan aku baru mengenalnya setengah jam yang lalu , tepatnya saat ia memberikan Sweater bulu itu . Jujur saja dia itu tampan , dan sekarang ia berusaha menipuku bahwa dia adalah artis . Bukan hanya itu dia juga menghinaku dengan mengatakan suaraku jelek . Oh tak tahukah dia saat aku SMA aku selalu memenangkan kontes menyanyi se Seoul ?  Menjengkelkan bukan pria ini?

Aku bangkit berdiri lalu naik keatas podium . Kebetulan di Coffe Love Ini disediakan panggung untuk menghibur pengunjung. Aku berbicara sebentar dengan namja ber name tag “Xiao Lu” . oh dia cukup cute kalau bisa kukatakan .

“Boleh ku bernyanyi disini?” Aku bertanya pelan

si Namja tersenyum sumringah “Silahkan  , kebetulan aku sedang malas bernyayi disini”

“Kau penyayi cafe?” aku balas bertanya sambil meraih Mic

“Ne , aku penyanyi sekaligus pelayan disini” ia mengangguk “Mau nyanyi lagu apa?”

“Ehm , bagaimana EXO-Don’t Go ? itu lagu kesukaanku”

“Jinjja? Sama sepertiku’ Dia terkekeh .

Suara musik mulai mengalun pelan dari piano hitam pekat hasil dentingan jari lentik LuHan di tuts piano

” Jogeuman nalgaetjit neol hyanghan ikkeullim naege ttaraora sonjitan geot gataseo
Aejeolhan nunbitgwa mueonui iyagi gaseume hoeoriga morachideon geunal bam

Omyohan geudaeui moseube neogseul noko hanappunin yeonghoneul ppaetgigo
Geudaeui momjise wanjeonhi chwihaeseo sum swineun geotjocha ijeobeorin nainde
Walcheucheoreom sappunhi anja nuneul ttel su eobseo siseoni jayeonseure georeummada neol ttaragajanha

Nal annaehaejwo
Yeah geudaega salgo inneun gose nado hamkke deryeogajwo
Oh, sesangui kkeuchirado dwittaragal teni
Budi nae siyaeseo beoseonaji marajwo achimi wado sarajiji marajwo oh
Kkumeul kkuneun georeum geudaen namanui areumdaun nabi

Oh, woo-hoo-hoo oh yeah- woo-hoo-hoo yeah woo-hoo-hoo

 

==

Baekhyun POV

Astaga suara nyanyiannya , membuatku terdiam sesaat . Oke kuakui suasanya terlalu bagus , bahkan rasanya suaraku jauh dibawahnya .  suara gemuruh tepuk tangan memenuhi coffe love . Taeyeon turun dari podium lalu meatapku remeh .

“Bagaimana pertunjukkannya Baekhyun?” dia bertanya padaku

“Errr Lumayan” ucapku

 

Taeyeon celingak celingukan “Mana pelayannya? serasaku ia belum mengantar pesanan”

“Tunggu sajalah” kataku bersandar sambil mengeluarkan iPhone merah milikku . aku hendak menekan icon Browser di Menu Utama , tapi aku salah mengusap , jadinya aku menekan icon Camera

“Perfect Timing” pikirku karena kamera tepat menuju kearah Taeyeon yang terlihat sibuk dengan kukuh kukunya

Klik

“Hasil yang memuaskan” batinku sambil menjadikan Wallpaper HP

“Jeogiyo .. ini pesanan anda” sebuah suara menginterupsi ku

“Xiao Lu?” Taeyeon tersenyum cerah pada Namja yang tadi sempat membuatku errr… iri.

“hai , namamu siapa? kurasa aku belum mengenalmu” Xiao Lu nama namja itu meletakkan pesanan kami

“Taeyeon Kim Imnida” ucap Taeyeon ia bangkit lalu bungkuk pada Namja itu , ia menatapku aku mengerti maksud tatapannya , kalau diterjemahkan artinya mungkin seperti ini “Berdiri dan perkenalkan dirimu!”

“Hyungseok Jung Imnida” aku memperkenalkan diriku dengan nama samaran , aku takut ia mengenaliku sebagai artis

Taeyeon mengerutkan keningnya , aku sedikit memberikan kode padanya .

“Bagaimana kalau kita berjalan jalan sehabis ini Taeyeon?” Lu mengajak Taeyeon

“Tidak bisa! Aku sudah bersamanya” ucapku spontan

“Eh? Baiklah , kapan kapan saja , Anneyeonggi Haseyeo” Lu tersenyum pada Taeyeon . Taeyeon terlihat membalas senyumannya . Ia kemudian melotot padaku sambil memonyongkan bibir pinknya

“Kau merusak Love at First Sight ku Baekhyun” ia mengaduk ngaduk Cappucinonya kasar

Aku terdiam “Bagaimana denganku?” ucapku spontan

“Molla” jawabnya malas “APA YANG KAU TANYAKAN TADI ?” Seakan tersadar dari mimpi buruknya Taeyeon bertanya kembali apa yang barusan kukatakan

“A-Aniyo” hekangku

==

Usai mengunjungi Coffe Love aku berencana mengunjungi Sungai Han tentunya bersama Taeyeon , kebetulan saja schedule ku sedang kosong hingga besok .

“Kita kemana Baekhyun?” Taeyeon bertanya padaku

“Ke Sungah Han”

“Jinjja? Sudah lama aku ingin kesana , uwaa ><” dia berteriak kesenangan , sunggguh aku tak kuasa menahan senyumanku melihat tingkahnya terlalu polos

“Tapi ini sudah malam” Ia mengubah raut wajahnya

“Tidak apa apa , justru semakin malam , semakin romantis” Godaku

Taeyeon cuma mendecakkan lidahnya .

==

“Bagaimana menurutmu?” Tanyaku pelan ketika kami sampai di Sungah Han

Molto affascinante” Taeyeon menjawab menggunakan bahasa Italia

“Apa artinya?”

“sangat menawan” ia menoleh lalu tersenyum manis padaku

Dia merentangkan kedua tangannya berusaha memeluk angin yang ada , rambut cokelatnya melambai lambaia searah angin .

GREB

Aku memeluk tubuh kecilnya

“B-Baekhyun?”

 

==

Taeyeon POV

Ahh .. Sungai Han … sudah lama aku ingin berkunjung disini , Tempat dimana aku menyendiri dengan Headset dan buku-ku . Tempat dimana aku me-relax-kan tubuhku , dan juga tempat dimana aku berkelahi dengan seorang Namja

Flashback

Taeyeon yang saat itu berumur 15 tahun berjalan di tepian sungai Han , jangan salah diumurnya yang masih muda seperti itu dia sudah menginjak kelas 3 SMA , seharusnya sekarang ia kelas 1 SMA namun kecerdasan membuatnya lupa akan umurnya

“Huh , Miyoung eonni harusnya tau , aku kan benci dijodohkan! ia malah menjodohkanku dengan Wu YiFan! Huh!” Taeyeon menendang batu batu kecil di tepian sungai Han

“Berisik!” suara berat menginterupsi Taeyeon

Taeyeon mengadahkan kepalanya keatas lalu menatap Namja itu dengan tatapan sebal “Apa urusanmu? ini kan tempat umum”

“Hey anak SMA! Kau itu membuat keributan disini tau!” Namja itu mendekat

“Anak SMP sepertinya” Taeyeon berpikir sebentar karena melihat seragamnya

“Wajahmu tidak cocok dengan pakaianmu , kau cocoknya mengenakan ini” Namja itu mengoceh sambil menarik seragamnya , mungkin maksudnya agar taeyeon lebih pantas mengenakan seragam sekolah ketimbang seragam SMA

“Apa urusanmu?” Taeyeon bangkit lalu meninggalkan namja itu

Flashback END

GREBB

Seseorang memelukku dari belakang

“B-Baekhyun?”

“Tubuhmu kecil dan hangat sekali” ia berbisik padaku , dapat kurasakan deru panas nafasnya disekitar leherku

Aku menundukan wajahku . Malu? . Sudah pasti .

Baekhyun melepaskan pelukannya “Jadi? sampai kapan kita disini Nona Kim?”

“Ya Ya Baiklah kita pulang” aku menggerutu kecil

==

“Jadi ini apartemenmu?” Baekhyun celingak celinguk melihat Kamar apartemen Taeyeon

“Ya ,, begitulah” ucapku malas

“Harusnya kau mengecat kamar ini sedikit” celetuk Baekhyun

“Apa urusanmu?”

“Kalian memang mirip” celoteh Baekhyun sambil membongkar isi kulkas Taeyeon . Oh.. dia memang tidak tahu malu . dasar artis!

“Mirip ? maksudnya ?”

“Mirip Yeoja kecil yang memaksakan diri menggunakan seragam SMA” balasnya sambil menuangkan susu kental manis di gelas kaca .

Aku mengerutkan kening.

BREZAT

“Kyaaa!! Lampu matiiii” pekikku berlari tanpa tahu arah

GREBB

seseorang memelukku lagi dan sudah pasti , tangan besar dan jari lentik itu milik Baekhyun ia mendekap tubuhku kuat . “Tenanglah” bisiknya

Aku berusaha menarik nafasku dalam dalam berusaha menetralkan detak jantungku .

“Duduk disini dan mari berpelukan hingga pagi” canda Baekhyun sambil mendudukan diriku diatas sofa

“YA! NEO !” Taeyeon menoyor jidat baekhyun . beruntungnya saat ini lampu sedang mati jadi Baekhyun tidak bisa melihat rona wajah taeyeon .

Baekhyun cuma tersenyum “Bermain Truth Or Dare yuk!” ajaknya

“Sebaiknya aku mengambil lilin dulu” aku bangkit namun tanganku ditahan oleh Baekhyun

“Biarkan seperti ini saja” pintanya . aku mengangguk lalu duduk berhadapan dengannya

Baekhyun mengeluarkan Handphonenya lalu emmutarnya.

Kena kau Baekhyun , batin Taeyeon ketika ujung HP itu mengenai tempurung lutut Baekhyun

“Truth” ucap Baekhyun

“Siapa cinta pertamamu?”

“Seorang yeoja cantik , saat aku duduk di kelas 3 SMP ternyata dia kelas 2 SMA ! sungguh muka nya terlalu muda untuk dikatakan anak SMA ! awalnya aku menyangka dia anak SD !” celoteh Baekhyun

Taeyeon tersenyum mencibir.

Astaga aku kena , batin Taeyeon

“Truth” bisikku

“Apakah kau menyukai namja cantik itu?” tanyanya sambil menekankan kata ITU

“Siapa?”

“Xiao Lu”

“Tidak”

“Jinjja?”

“Ne , lagipula aku hanya tertarik dengan wajahnya” balasku

“Kau pernah jatuh cinta?”

“tidak”

“Woah! Hebattt” heboh Baekhyun.

Taeyeon memutar lagi ponsel Baekhyun

“Wohoo! Kau lagi Ny. Kim”  ledek Baekhyun

“aku sudah bosan dengan Truth , Dare sajalah” pinta Taeyeon

“Kau yakin? Tidak akan menyesal kan?” Baekhyun tersenyum miring

“Eh? kalau begitu truth saja” ucap ku cepat . takut takut saja ia merencanakan yang aneh aneh

“Kata pertama selalu dipakai dalam Kamus Besar Bahasa Korea , Taeyeon” kata baekhyun

“Err… Baiklah” ucapku pasrah

“Cium aku!” Baekhyun berseru cepat

“M-mwoo?”

“Tepatnya di bibir”

“Maldo Andwae!!” bentakku

“Pengecut!”

Oke aku paling benci jika seseorang mengatakan padaku bahwa aku Pengecut ! Aku sensitif dengan kata itu ! Sungguh kata kata yang memuakkan!

“Aku bukan pengecut Byun Baekhyun” ucapku dengan nada bergetar

“kalau begitu buktikan”

Aku meraih pipinya lalu kukecup pelan bibirnya . Oh bibir namja ini terlalu manis . Astaga? apa yang kau pikirkan? ini first kiss ku bukan? Baru saja aku hendak melepaskan pertautan kami karena aku takut terjadisesuatu yang tidak diinginkan , Baekhyun malah seduktif memainkan bibirku TANGANNYA MENDORONG SEDIKIT LEHERKU BERUSAHA MEMPERRDALAM CIUMAN.

“cukup” ucapku pelan

Baekhyun melepaskannya lalu menggarukan kepalanya yang tidak gatal “Mianhae’

“Hm” ucapku pelan aku memutarnya lagi

“Aku lagi” batin Taeyeon Kesal ,

“Mungkin besok saja baru aku memberi tahu Dare-nya aku sudah ngantuk” Baekhyun menguap

” Kau sudah ngantuk ? Pulang sana” usir Taeyeon

“ijinkan aku tidur disini” pinta Baekhyun dengan agyeo , aaduh namja ini . Batin Taeyeon

“Biarkan aku perpikir dulu” Taeyeon menyembunyikan kedua wajahnya diantara kedua lututnya , berusaha mencari jalan keluar yang tepat

 

==

Author POV

Taeyeon bangun karena suara perpaduan bunyi jendela dan angin menyeruak masuk di gendang telinganya , matanya mengerjap ngerjap berusaha memaksimalkan Intensitas cahaya yang masuk si iris hazelnya .

“aku lupa menutup jendela dapur sepertinya” gumam Taeyeon hendak bangun tetapi tersadar sebuah tangan mengalung di pinggangnya

“YAK! BYUNTAE YADONG ! KAU APAKAN AKU HAH ?!” Taeyeon menjerit histeris seperti baru saja melihat Zhoumi Super Junior – Idolanya”

“YAK YAK Nona Kim ! Masih pagi” Baekhyun dengan santainya bangun lalu duduk bersandar di kepala kasur

“selamat pagi~” sapa Baekhyun dengan manisnya seperti lupa kesalahannya

BUGH

“YAK NEO! SADAR TIDAK! KAU MEMPERKOSAIKU KAN? HAH BYUNTAE !! ARGHHHH” Taeyeon memukul Baekhyun bertubi-tubi dengan bantal

“YAKK AMPUN!!” mohon Baekhyun

BRUK

“ARGH”

Taeyeon jatuh ke lantai berkeramik hijau lumut itu dengan tidak etisnya sedangkan Baekhyun ikut terjatuh karena sebelum jatuh Taeyeon memegang lengannya

Taeyeon meringis pelan lalu membuka “KYAA KAU LAGI” Taeyeon yang kaget hendak bangun dan

CHU~

Taeyeon harusnya sadar Baekhyun sedang berada diatasnya , otomatis jika ia terbangun , hanya akan ada 2 kemungkinan: Pertama , dahi mereka saling bertemu dan Kedua bibir mereka akan bertemu . Dan ternyata Dewa neptunus memilih kemungkinan yang kedua

“Second Kiss , hm?” Baekhyun tersenyum setan.

“Kau kenapa bisa tidur di ranjangku hah?”

“Ketiduran” sahut Baekhyun polos

Taeyeon bangun lalu memasang wajah dingin “Mandi sana”

“Tapi bajuku?”

“Sebentar kubelikan , sana mandi” ujar Taeyeon sambil menyodorkan handuk .

 

=

“Hari ini kau mau kemana?” Baekhyun bertanya pada taeyeon ketika mobil birunya berjalan di areal kota seoul .

“Temani aku ke Bandara?” Ucap taeyeon

“M-mwo ? Kau mau kemana?” Baekhyun terlonjak kaget mendengar alasan taeyeon

“Membeli tiket , besok aku harus pulang” tukas Taeyeon

Baekhyun menepikan mobilnya lalu menatap taeyeon “Kau ingin kembali ke Roma?”

“Ya”

“Aku ingin menagih Dare-ku” Baekhyun tersenyum puas

“Apa?”

“Jangan pernah kembali ke Roma tetaplah berada di Seoul dan jadi kekasihku”

“Tidak ! kau sudah berusaha membuatku malu karena Ciuman kemarin dan sekarang kau memaksaku untuk tetap disini? tidak Baekhyun!” tolak Taeyeon

“KAU HARUS MEMBAYAR DARE-MU TAEYEON !!! KAU PERNAH BILANG PADAKU KAN KAU ITU BUKAN YEOJA PENGECUT” Bentak Baekhyun

“YA! TAPI AKU JUGA PUNYA KEHIDUPAN!! KAU HARUS TAU ITU !! KAU BUKAN SIAPA SIAPAKU !! KAU HANYALAH ARTIS SOMBONG YANG TIBA TIBA MENUDUHKU SASAENG FANS DAN SEKARANG KAU MEMINTAKU UNTUK MENJADI KEKASIHKU” Taeyeon terengah engah karena amarahnya sudah mencapai klimaksnya

“YAA!! AKU TERTARIK PADAMU KARENA KAU MIRIP DENGAN YEOJA YANG KUCARI SELAMA INI ITU SAJA” Baekhyun menatap bengis Taeyeon

Taeyeon turun dari mobil biru itu lalu berteriak “JIKA YEOJA ITU BUKAN AKU BAGAIMANA HAH?!”

Taeyeon memberhentikan sebuah taxi lalu masuk kedalamnya

sedeangkan baekhyun membuang nafasnya kasar “Aku termakan emosi lagi” batinnya .

“Saranghae Kim Taeyeon..”

END ._.V

 

 

HAHH ??? GANTUNG SEKALI KAN ??😄 , MAAF INI OTAK AUTHOR KONSLET GEGARA NONTON MISTER TUKUL(?) #APALAHINI

JADI INTISARI CERITA INI BAEKHYUN ORANGNYA EGOIS !!😄😄

OKE MAAF JIKA FF INI NGEGANTUNG SANGAT ._.V
AUTHOR JANJI BUAT SEQUELNYA ~ ~ ;A;

DONT FORGET TO RCL ;3

 

DAN AUTHOR PASTIKAN SEQUELNYA HAPPY ENDING X3

 

 

28 thoughts on “[Freelance] I’m Not Your Sasaeng Fans! (2/2)

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s