[Freelance] My Boy

s,kn

 

Title: My Boy

Author : BaekYeon

Length : Drabble (1075 words)

Rating: PG 13

Genre : Romance
Main Cast : Choi Sooyoung

Park Chanyeol
Other Cast: Kim Jong In

Pairing : ChanSoo Couple

Disclaimer: semua cast milik Tuhan. Saya hanya meminjam namanya untuk membuat FF ini ^^
Author Note: Annyeong readers!! Kita ketemu lagi/? Mianhae buat FF yang jelek ini TT^TT

Happy reading gusy ^^ jangan  lupa tinggalkan jejaknya yah

 

Creator pov#

Hari ini genap sudah perjuangan sooyoung untuk mendapatkan seorang park chanyeol. Semua perjuangannya akan ia pertaruhkan hari ini. Ia bertekat untuk menyatakan cintanya pada seorang PARK CHANYEOL. Ia berjalan melewati koridor sekolah dengan hati hati alias gugup karena ia akan menemui chanyeol. Chanyeol adalah sunbaenya disekolah. Karena chanyeol sudah kelas 12 makanya ia bertekad untuk menyatakan cintanya sebelum terlambat.”Hoi choi sooyoung! Kau sedang apa?” sooyoung kaget dan langsung mengalihkan pandangan. Ternyata itu adalah Kim Jong in.

“Ya! Bagaimana kau ini! Kalau aku jantungan disini bagaimna?” bentak sooyoung sambil menjitak kepala Jong In. “awh appo! Kau ini”kata jong in sambil mencubit pipi chubby sooyoung “ekhm” terdengar suara deheman dari depan, sooyoung kaget karena yg berdehem itu adalah PARK CHANYEOL “ah, maafkan aku kalau sudah mengganggu kalian” sooyoung menjadi tercengang mendengar perkataan itu, bukan! Bukan karena perkataanya! Tetapi karena nada dan tatapan sendunya terhadap sooyoung.

 

Sooyoung yg meliat chanyeol menjauh pun lari meninggalkan Jong In dan mengejar chanyeol.

“hosh…hosh… chanyeol sunbae ” panggil sooyoung  “ah, wae sooyoung-ah? Kau ada perlu dengan ku?” dengan cepat sooyoung menghampiri chanyeol “sunbae, sunbae ada acara sebentar sore?” Tanya sooyoung “ah,ani. Wae?” jawaban yang diharapkan sooyoung. Ia tersenyum sambil menatap mata chanyeol “bisakah kau menemuiku sebentar sore disekolah?” Tanya sooyoung (lagi) “ah,mianaku tak bisa. Aku takut Jong In cemburu terhadapku” sooyoung tak percaya bahwa chanyeol mengira dia berpacaran dengan Jong In sarap itu “ah, ani! Aku dan dia tidak berpacaran. Aku dan dia hanya sekedar teman” jawab sooyoung cepat “baiklah! Kutunggu kau disekolah jam 4 sore.” Jawab chanyeol sambil melangkah pergi. Sooyoung hanya bisa tersenyum senang “mudah-mudahan ini berhasil sesuai dengan rencana ku” kata sooyoung sambil berlari kea rah kelas. Tak berbeda dengan chanyeol. Ia tersenyum lebar “ada apa dengan ku? Ah sudahlah! Aku sudah jatuh cinta padanya semenjak dulu! Ah tidak aku mencintainya ”kata chanyeol sambil memegang dadanya “tapi apa yg akan dilakukannya nanti sore ya?” batin chanyeol sambal senyam senyum sendiri “yak! Chanyeol! Sejak kapan kau jadi orang gila? Senyam senyum sendiri” perkataan tersebut berhasil  membuat pipi mulus chanyeol memerah, dia langsung berlari cepat kekelasnya karena malu. “hosh.. hosh… hamper saja.” Ucap chanyeol sambil terduduk/? Di kursi kelasnya.

 

>>>

At school. 3.59 AM

Sooyoung sudah menunggu chanyeol, tapi ia rasa ia datang terlalu cepat sehingga ia memutuskan untuk menunggu lebih lama lagi “sooyung-ah” sooyung kenal dengn suara itu, dengan senyum yang lebar ia memalingkan wajahnya kesumber suara “sunbae” teriak sooyoung semangat. Sooyoung gugup saat chanyeol sudah berada di sampingnya “ada apa? Apakah ada sesuatu yang ingin kau bicarakan?” pertanyaan yang membuat sooyoung jauh lebih guggup dari pada tadi.

“ah, aku hanya ingin mengatakan 1 kata” jawab sooyoung sambil menunduk karena dia tak berani menatap mata chanyeol, ia takut jika ia menatap chanyeol ia akan lebih gugup lagi “sebelum kau mengatakan 1 kata itu! Ijinkan aku mengatakan sesuatu. Bisa?”  sooyoung berpikir keras, apa yang akan dikatakan oleh chanyeol kepadanya. Apakah sebuah sindiran atau apalah “kau masih ingat kejadian 2 tahun lalu?” sooyoung mengerutkan dahi.ia sama sekali tidak mengingatkejadian 2 tahun lalu yang menyangkut dengan chanyeol

“baiklah, aku akan menceritakannya padamu.  Saat itu aku menjadi panitia mos yak an?” sooyoung mengingat hal itu karena awal sukanya terhadap seorang park chanyeol. “n..ne” jawab sooyoung gugup. Walau chanyeol terlihat santai ternyata chanyeo sedang gugup. “kau tahu? Aku ingin menjadi panitia mos hanya karena ingin mengerjai anak anak mos” tawa chanyeol. Sooyoung yang mendengar dan melihat chanyeo tertawa pun senang, karena menurutnya melihat chanyeol tertawa adalah kebahagiaannya. “tapi setelah aku menemukan seorang yeoja yang sangat sangat baik dan cantik periang aku mulai membatalkan niatku untuk mengerjai anak anak mos” lanjut chanyeol saat ia berhenti tertawa. Sooyoung bertanya-tanya siapakah yeoja yang beruntung itu, hatinya sakit saat mendengar semua itu “aku ingin menyatakan cintaku padanya sooyoung-ah”

Tes…

Air mata sooyoung jatuh, ia teralu sakit mendengar itu semua. Sooyoung langsung berlari sekencang mungkin. Chanyeol yang kaget melihat sooyoung menangis dan berari meninggalkannya, chanyeol dengan cepat berlari mengejar sooyoung.

Grep#efek aneh –“

Chanyeol menarik tangan sooyoung dan langsung memeluknya “wae sooyoung-ah” Tanya chanyeol yang tetap memeluk sooyoung. Sooyoung kaget dengan perilaku chanyeol, ia tambah terisak karena ia merasa dipermainkan oleh seorang park chanyeol “uljima sooyoung-ah” ucap chanyeol kembali “sooyoung melepas pelukannya “sunbae, kau tahu? Aku mengundang mu kesini karena aku ingin mengatakn ini SARANGHAE” setelah berkata demikian sooyoung berlari meninggalkan chanyeo yang berdiri mematung. Jantung keduanya sudah tak terkontrol. Sooyoung berlari dengan wajah merahnya, chanyeol hanya bisa diam mematung detik berikunya chanyel tersadar dan tak mau menyia-nyiakan kesempatan itu dan berlari mengejar sooyoung. “sooyoung-ah! Nado saranghae” teriak chanyeo keras, sangat keras. Sooyoung berhenti berlari dan memandang chanyeol. “sunbae? Apa aku tidak salah dengar? Aish!” sooyoung terlalu lama berpikir. Ia tidak sadar bahwa chanyeol sudah dekat dengannya

~~Chu~~

Chanyeol mencium sekilas pipi sooyoung “sun..sunbae… apa yg kau lakukan?” Tanya sooyoung

“aku menciummu chagi.” Sooyoung semakin kaget dengan ucapan chanyeol “sunbae, mengapa kau memanggilku chagi?”

“jgn berpura pura bodoh. Kau baru saja menembakku dan aku menerimamu”

Sooyoung sangat senang, tapi “awh!! Appo” ternyata sooyoung yang menjitak kepala chanyeol “kenapa kau menjitakku chagi?” ringis chanyeol sambil memegangi kepalanya yang dijitak sooyoung “ah, mianhae sunbae.tapi kurasa tidak baik kalau yeoja yang menembak seorang namja” jelas sooyoung sambil mengembungkan pipinya, chanyeol hanya mampu tertawa “aku mengerti maksudmu choi sooyoung” sooyoung kaget. Dari mana chanyeol mengetahui namanya “kau tahu dari mana nama panjangku?” Tanya sooyoung dengan nada memihak/? “ah, itu karena aku menyukaimu semenjak dulu” kata chanyeol. “lalu bagaimana dengan wanita yang tadi kau bicarakan” sooyoung kembali menunduk sedih “ah, kau berlari karena itu? Hahahah….” Chanyeol tertawa terbahak-bahak /? “kau ini, kenapa kau tertawa.”  Sooyoung kembali menjitak kepala chanyeol “awh, ya! Itu salahmu sendiri. Aku belum selesai cerita kau usdah lari” chanyeol kembali tertawa “ja…jadi… wanita itu siapa?”

“wanita itu kau babo!” setelah megatatakan itu chanyeol berlutut dan menggenggam tangan sooyoung

“would you be my girl friend?” Tanya chanyeol, sooyoung menitikan air mata. Ia rasa perjuangannya selama ini tidak sia sia. Karena seorang park chanyeol akan jadi miliknya “ne!” jawab sooyoung senang

Chanyeol bangkit dan langsung memeluk erat sooyoung “I love you choi sooyoung” kata chanyeol “I love you too park chanyeol”

~Fin

 

 

 

10 thoughts on “[Freelance] My Boy

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s