New Students ? – Chap 8

poster-vi-new-students1

New Students || Written by Vi || Starring SNSD Sooyoung | EXO-M Kris || EXO-K Sehun || Rated for Teen || Romance, Friendship, Brothership || Disclaimer: I just borrow the cast || Note: inspired by other ff, manga, anime, japanese drama, my imagination. Sorry for bad fanfic and story. Poster by jungninja @ HSG. No Plagiarism ! Seriously, this is the hardest chaptered fanfiction that I’ve ever write since the theme is about a transfer students from America that can’t really speak Korean -_- I must remember a lot of Korean / Japanese / English language -_-

*****

Keesokan harinya, Sehun dan Kris tengah berada di rumah mewah mereka. Kedua orangtua mereka telah berangkat kerja sejak pagi tadi. Mereka di rumah karena memang libur.

You asked me to teach you Japanese yesterday right ? Well, let’s get started,” kata Sehun sambil membawa setumpuk buku. Kris diam dan memandangi buku-buku itu, dalam hati ia terkejut, ia tak sanggup kalau ia disuruh membaca buku dalam bahasa Jepang itu.

Well, this is Japanese textbook that I have when I learned Japanese 2 years ago, now you must get started with the basic vocabulary.” Sehun benar-benar bertingkah layaknya guru. Jarang sekali kalau mereka sedang belajar Sehun yang akan menjadi guru, biasanya kan Kris.

Kris membuka buku yang berisi kosakata bahasa Jepang. Banyak sekali kata-kata yang tercantum disana dan itu membuat Kris pusing membacanya. Ia tak mengerti sama sekali.

I’m really proud to have a talented little brother like you, you‘ve known all of this words , right ?” kata Kris sambil menggelengkan kepalanya. Sehun menggeleng dan berkata, “nope, not really. I’m bringing someone to teach you Japanese today. I’ve call her. And , she is on the way here.”

Kris mengerutkan dahinya, Sehun membawa seseorang untuk membantunya mengajari bahasa Jepang ? Siapa gerangan orang itu ? Terlebih , Sehun menggunakan kata ‘her’ dan bukan ‘him’ yang mengartikan bahwa yang akan mengajarinya nanti adalah seorang gadis.

TING TONG

Bel rumah mewah mereka berbunyi menandakan bahwa ada seseorang yang datang.

I guess she had arrived,” kata Sehun sambil melompat berdiri dari duduknya dan berlari keluar. Ia berniat membukakan pintu gerbang rumahnya agar seseorang itu bisa masuk.

Hey, Kris !” sapanya saat ia masuk kedalam rumah mewah dua kakak-beradik itu.

Y-you ? Choi Sooyoung ?” Kris menunjuk orang tersebut dengan terkejut. Sehun yang ikut berjalan masuk bersama Sooyoung terkekeh ceria. Ia tak menyangka yang akan mengajarinya adalah Sooyoung.

Sooyoung mengangguk saat Kris menunjuknya, iapun buru-buru berjalan kesamping Kris meski dengan agak malu-malu. Iapun membuka buku teks yang tertumpuk di meja ruang tamu milik Kris dan Sehun.

Sehun told me that you’re going to learn Japanese for me. That’s why I came by to help him teach you,” jelas Sooyoung. Kris menoleh kearah Sehun yang tersenyum polos dan menatap adiknya tajam. Tak menyangka bahwa Sehun akan mengatakan segalanya dengan jujur pada Sooyoung.

You said that we must be fair about ‘that’ stuff, that’s why I brought you a teacher so we can be equal from now on,” ungkap Sehun sambil memasang tampang jahilnya. Kris menghela nafas kesal dan menggeram pelan.

That’s not what I really mean,” gumam Kris kesal. Sooyoung pun tersenyum dan menolehkan kepalanya kearah Kris, ia berkata, “let’s start !”

Sooyoung menjelaskan beberapa kosakata pada Kris dan Kris mendengarnya dengan teliti. Mereka terus belajar sehingga beberapa saat sudah lewat. Sehun yang sedari tadi tidak mengajari ataupun belajar bahasa Jepang, hanya bersantai dan memakan snack yang kebetulan ada di lemari dapur. Ia memperhatikan wajah Sooyoung saat mengajar. Ia bisa melihat kebahagiaan di wajah Sooyoung saat mengajari Kris, juga senyuman Sooyoung seperti tak dibuat-buat, bahkan terkadang saat melihat Kris tengah mengerjakan soal, Sooyoung tersipu malu melihatnya. Ekspresi Sooyoung yang terus berubah dari bahagia menjadi malu itu benar-benar bisa menjadi bukti mengenai perasaan Sooyoung pada Kris.

I think she does have a ‘crush’ on him,” batin Sehun sambil menghembuskan nafas pelan dengan kecewa. Ia merasa seperti menjadi penganggu diantara mereka saat melihat mereka tengah bersenang-senang seperti itu. Ia yakin bahwa kalau dirinya mengajak Sooyoung berbicara pasti nanti seulas senyuman di wajahnya itu akan menghilang. Ia tak mau senyuman itu menghilang.

She is enjoying this. Do I need to go out from here to make her happy for being together with brother ? But if I give them time, then I might be hurt in the end. But .. Hmm.. In fact, what I really want to see is Sooyoung being happy with the one she loves , and I don’t want to be hurt either, that’s why I tried my best to win her heart so no one will be hurt in the end. Again , I think she won’t be able to change her heart is her feelings to brother is somehow obvious now, first love can’t be forgotten easily,” pikir Sehun sambil tersenyum miris. Iapun menghela nafas kecil tanpa sepengetahuan keduanya –karena mereka sedang asyik belajar bahasa Jepang –. Iapun berjalan keluar dari rumah perlahan agar tidak menganggu kenyamanan mereka.

Only for this time, I’ll get lose, brother, but next time I won’t.” Yang ia inginkan adalah senyuman Sooyoung. Itu saja. Maka itu ia biarkan keduanya bersenang-senang untuk sekarang.

*****

Setelah cukup lama belajar, Sooyoung dan Kris beristirahat. Sooyoung menoleh kearah Kris dan berkata, “bagaimana ?” dalam bahasa Jepang tentunya.

“A-aku sudah lumayan bisa,” jawab Kris kaku –juga dalam bahasa Jepang.

“Akhirnya kau bisa juga !” sorak Sooyoung ceria. Namun ia merasa ada yang kurang di ruangan itu, rasanya terlalu sepi untuk ukuran mereka bertiga.

“O-ohya ! Mana Sehun ?” seru Sooyoung heboh.

Kris menoleh ke kanan dan ke kiri. Ia tak menemukan adiknya dimanapun. Ia mulai panik.

“Sehun ! Where are you ? Just come out already ! It’s not funny ! Don’t try to play hide-and-seek with me !” seru Kris keras. Sooyoung pun juga memanggil nama Sehun, ia menyadari bahwa Sehun tak ada di dalam rumah. Iapun berlari keluar dan berteriak, “Sehun !”

“E-eh ?” Sooyoung terkejut saat mendapati sesosok lelaki berambut pirang tengah duduk di depan pintu rumahnya sambil mendengarkan lagu dengan headsetnya dan menutup matanya seolah merasa nyaman dalam posisinya.

“Sehun !” teriak Kris di dalam rumah. Sooyoung pun menyadari kepanikan Kris, iapun berseru, “Kris, Sehun is right here !” Kris pun mendengar teriakan Sooyoung. Iapun berlari menghampiri gadis itu dan melihat kearah yang gadis itu tunjukkan.

Oh, what’s he doing right here ?” geram Kris pelan sambil berjongkok dan menggoyangkan adiknya itu.

Hey, wake up already !” Sehun yang merasakan guncangan di tubuhnya pun membuka matanya perlahan dan mendapati kedua orang itu tengah menatapinya khawatir.

This couple looks pretty good together ..” batin Sehun yang masih belum benar-benar terbangun. Namun saat ia menyadari bahwa mereka adalah Kris dan Sooyoung. Iapun terkejut dan melepaskan headsetnya lalu mengerjapkan matanya kebingungan.

“Mengapa kau ada disini ?” tanya Sooyoung dalam bahasa Jepangnya. Sehun terdiam dan menggeleng, ia ingat tujuannya untuk berada diluar, untuk membiarkan mereka berdua bersenang-senang untuk sekali ini.

“Eh ? Tidak aku hanya sekedar mencari angin diluar tapi malah berakhir ketiduran karena nyaman sekali,” jelas Sehun sambil tertawa palsu. Sooyoung tidak menyadari kebohongan Sehun dan hanya bisa mengangguk mengerti.

“Ayo masuk,” ajak Sooyoung sambil membantu Sehun berdiri dengan menarik tangannya. Kris terlihat agak tidak suka atau cemburu, ia iri dengan Sehun yang bisa berpegangan tangan dengan Sooyoung.

“Ya,” kata Sehun malu-malu.

Mereka bertiga masuk kedalam rumah mewah itu lagi dan Sooyoung pun teringat akan sesuatu.

“Ohya , besok kan Hari Minggu , apa kalian mau pergi ke taman bermain denganku ? Ada taman bermain yang baru buka lho , besok akan kujemput kalian !” seru Sooyoung ceria dalam Bahasa Jepang. Lantas Kris yang sudah lumayan bisa bahasa Jepang itu serta adiknya yang sudah bisa berbahasa Jepang itu menjawab, “aku mau ikut !”

Sehun terkejut dengan perkembangan Kris yang drastis dalam bahasa Jepang, Kris yang awalnya tak bisa bahasa Jepang sama sekali bisa menjawab pertanyaan Sooyoung sekarang.

“Baguslah, besok kujemput ya,” kata Sooyoung. Ia mengambil tasnya dan beres-beres sebelum ia pulang.

“Aku pulang ya, sampai jumpa besok , Kris ! Sehun !” pamit Sooyoung sambil berjalan keluar dari rumah mewah itu dan melambaikan tangannya. Ia pun diantar oleh kedua kakak beradik itu sampai ke pintu gerbang.

Sesaat setelah pintu gerbang ditutup, Sehun kembali menghela nafas kecewa, rasanya dengan mengajari Kris bahasa Jepang malah membuatnya semakin susah. Kalau sudah begini ia semakin yakin bahwa kelak Kris yang akan bersama Sooyoung.

“Mengapa rasanya kalau sudah seperti ini aku malah ingin menyerah ya ? Hanya karena aku ingin membiarkan Sooyoung bahagia dengan yang disukainya apa aku harus menyerah ?” gumam Sehun lirih sambil menunduk sedih.

Kris dapat melihat ekspresi sedih di wajah Sehun, ia hanya bisa menghela nafas pelan dan membuat ekspresi sedih di wajahnya.

Do I have to let Sehun get Sooyoung ? I mean .. He get even sadder and sadder everyday,” batin Kris sambil melihati Sehun diam-diam. Ia khawatir pada keadaan adiknya apalagi setelah adiknya keluar begitu saja tanpa sepengetahuannya saat ia dan Sooyoung belajar bahasa Jepang.

Do I have to give up ?” batin kedua kakak beradik itu.

To be continued

Mian gaje, telat update lagi -_- bener2 gak sempat , pls komen ya !

29 thoughts on “New Students ? – Chap 8

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s