[Freelance] Vengeance (Chapter 1)

Vengeance Poster
Title:
 Vengeance

Cast: Im Yoona, Xi Luhan, Victoria Song

Other cast: Other member SNSD, Other member EXO, etc

Genre: Horror, dll

Length: Multichapter

Author: Yoohwanhee

Disclaimer: Cast bukan milikku.

NB: Yoohoo! Hello hello hello. Aku bawa Fanfiction horror nih. Satu chapter itu kemungkinan bakal pendek. Maaf ya kalo ga memuaskan ato ga tegang. Oh ya, liat introduce nya Yoona, Victoria, sama Luhan ya! Di Vengeance Introduction

Happy Reading

.

.

.

<VENGEANCE>

“Bye, Yuri-ah” Pamit yeoja yang baru saja selesai mengerjakan tugas nya. “Hm, bye” Respon Yuri, sahabat yeoja tadi. Yeoja yang bernama Yoona itu pun keluar dari kelas lalu langsung membuka tasnya. Seperti sedang mencari sesuatu

Chajadda!” Gumam Yoona. Ternyata, barang yang dicari adalah handphone nya. Ia lalu menekan nomor, lalu menempatkan handphone nya tepat pada telinganya

“Yeoboseo, oppa” Ucap Yoona sambil berjalan menuju koridor. “Aku sudah keluar. Ada yang ingin aku berikan padamu. Hmm, annyeongSaranghaeyo oppa

Selesai bertelpon, yeoja itu lalu menuju loker nya. Ia lalu membuka dan mengambil sesuatu yang dibungkusi oleh tas coklat kecil. Tertulis ‘Untuk Luhan Oppa’ di bagian atas tas kecil itu. Jika diamati lagi, ada sesuatu yang tertulis di bawah tas kecil itu, ‘LuYoon Couple’ 

Tapi, sedari tadi Yoona merasa aneh sejak ia keluar dari kelas. Ia merasa sedang dimata matai. Yoona lalu mengadahkan pandangannya kekiri dan kekanan. Mencari tau siapa yang sedang berada di belakangnya.

“Mungkin hanya perasaanku saja” Gumamnya sambil mengunci lokernya. Ia lalu berjalan kearah taman kampus.

Disamping itu, seorang yeoja yang memakai masker hitam yang berada di semak semak dekat koridor pun berdiri sambil mengeluarkan maskernya. Ia lalu menghembuskan nafas lega. Untung saja Yoona tidak melihatnya tadi

“Kau akan mati, Im Yoona. Lihat saja” Ucap yeoja itu sambil berlalu meninggalkan semak semak itu

<VENGEANCE>

“Luhan Oppa!” Panggil Yoona. Dengan sangat bersemangat, ia berlari kearah Luhan yang sedang berjalan bersama teman temannya.

“Oh, tidak seperti biasanya, Yoona menunggumu di taman, Luhan-ah” Ucap Sehun diiringi senyum nya. Luhan terkekeh, begitupun Yoona. Kyungsoo, Sehun, dan Lay yang ada di samping Luhan ikut terkekeh pelan melihat tingkah Luhan dan Yoona yang seolah olah menandakan mereka berdua itu malu saat ini.

“Kalau begitu, kami pergi dulu” Pamit Lay sambil melambaikan tangan pada Yoona dan Luhan, diikuti Kyungsoo dan Sehun.

“Nikmati waktu berdua kalian” Teriak Kyungsoo. Hal itu membuat Yoona dan Luhan malu. Seperti nya wajah keduanya mulai memerah seperti tomat matang.

“Ah, batta! Oppa…” Panggil Yoona. Luhan lalu mengadahkan pandangannya pada Yoona dengan mata penuh tanda tanya. “Ada yang ingin ku berikan padamu” Kata Yoona “Tapi, aku akan memberikannya nanti. Kau harus membukanya saat kau akan pulang” Sambung Yoona.

“Kalau begitu, kita pulang saja. Agar aku bisa membuka hadiah itu” Ajak Luhan sambil menarik tangan Yoona lalu berlari menuju gerbang kampus.

<VENGEANCE>

“Ah, oppa” Panggil Yoona

“Hm?” Respon Luhan. “Aku akan pergi ke toko buku sebentar. Aku ingin membeli buku komik” Kata Yoona.

“Oppa pulanglah. Mungkin aku akan pulang ke rumah sekitar jam 4 sore. Kalau aku sudah sampai di rumah, aku akan segera menelponmu, aku janji” Sambungnya. Luhan lalu mengangguk mengerti.

“Kau sudah berjanji, Yoona. Awas kau lupa akan janjimu” Ujar Luhan sambil tertawa pelan. “Tidak akan” Jawab Yoona.

“Kalau begitu, aku pergi dulu. Sampai nanti” Pamit Luhan lalu pergi membelakangi Yoona.

Yoona melambaikan tangan dengan penuh semangat. Ia lalu berbalik dan bermaksud pergi ke toko buku.

“Hmpph… hmpphh”

Tiba tiba, seseorang membungkam mulut Yoona dengan kain. Sepertinya kain itu ada semacam bius, sampai sampai Yoona tidak bisa bernafas. Badannya melemas. Ia ingin meminta pertolongan Luhan, tapi, mulutnya seperti dikunci untuk tidak berbicara satu kata pun, bahkan satu huruf pun.

Di saat itu, Luhan teringat hadiahnya. Hadiahnya belum Yoona berikan. Maka dari itu, ia bermaksud berbalik dan meminta hadiahnya.

Tapi, saat Luhan berbalik, ia begitu kaget. Ia mendapati Yoona telah dibungkam mulutnya dengan sebuah kain berbius. Parahnya lagi, Yoona sekarang sudah sangat jauh dengannya.

“Yoona!! Yoona!” Panggil Luhan sambil berlari mengejar Yoona yang di bungkam mulutnya dengan kain. Ia terus menerus mengejar yeoja itu. Yeojachingunya sendiri itu ditangkap oleh seseorang yang tidak dikenalinya.

“To….. lo..tolong… aku…. Lu.. Luha…Luhan-ah” Kata Yoona terbata bata. Ia masih tidak bisa bernafas karena mulutnya di bungkam dengan kain berbius. Tapi sayang, namja yang dipanggil nya itu tidak dapat mendengar ucapannya. Luhan sekarang begitu jauh dengannya.

TBC

Mian para readers tercinta, di chapter 1 ini belum ada bagian horror nya. Gimana Yoona nya belom mati sih (Astagfirulloh. Bukan bermaksud meminta Yoona mati ni yee) Maaf juga ya kalo chapter 1 nya kependekan. Wkwkwk. Kebanyakan minta maaf ane. Yaudah, RCL aja yah… Jangan lupa baca Vengeance Introductionnya di blog aku. Link : http://yoohwanheeblog.wordpress.com/2013/10/25/vengeance-yoona-luhan-and-victoria-introduction/

 

Advertisements

12 thoughts on “[Freelance] Vengeance (Chapter 1)

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s