[Chapter 1] Is It Okay? — Stranger? LuYoon Ver.

isitokay_luyoon

By Heerinssi

[Chapter 1] Is it okay?

Im Yoona | Xi Luhan | Kahi Park as Yoona’ Mom [OC]

Sad | Angst | Hurt | Romance | Family | Life

All Rated

Disclaimer : Fanfic ini terinspirasi dari sebuah komik jepang. The casts are belong to God and Their Parents.

Baca juga versi yang lain  SuFany | BaekYeon | KriSica | SooYeol

Orang bilang bahwa kecambah yang baru tumbuh adalah yang paling bergizi.

“Selamat datang, sayang.” Suara wanita itu terdengar begitu lembut. Yoona tersenyum ke arahnya dan membalas sapaannya.

“Hey, mom!” Yoona melepaskan  sepatunya dan menggantinya dengan sendal rumah berwarna birukesayangannya. Ia berjalan menghampiri ibunya dan

“Yoong, perkenalkan. Dia adalah Xi Luhan, ia akan tinggal bersama kita untuk sementara.” Wanita itu memperkenalkan Yoona dengan pria yang sama sekali tidak ia kenali.

“Hah?” Yoona membelalakkan matanya. Bisa-bisanya ibunya membawa pria yang tidak ia kenal sama sekali ke rumahnya dan membiarkannya tinggal bersama. Padahal ayahnya baru saja meninggal 8 tahun yang lalu karena kecelakaan.

“Kenapa mom tidak bilang kepadaku dulu?” tanya Yoona sambil menunjuk pria yang bernama Xi Luhan itu.

“Ya, mom memang belum memberitahumu, Yoong.”

“Tapi mom—“

“Tenanglah, sayang. Luhan ini adalah junior di tempat mom bekerja.” Jelas ibunya.

“Tapi belum lama ini aku dipecat dari tempatku bekerja. Mencari pekerjaan sangatlah susah. Aku juga tidak punya uang untuk menyewa apartemen.” Sahut pria itu.

“Jadi, kau meminta mom untuk menyingkirkan pria malang ini?” tanya ibunya.

“Bukan begitu!” Yoona meletakkan kedua tangannya di samping pinggangnya.

“Ngh.. “ erang Luhan, “Tolonglah terima ini.” Pria itu menyodorkan sekotak kecambah.

“Apa ini? Kecambah?” tanya Yoona heran.

“Aku yang menanamnya,” jelas pria itu sambil tersenyum, “Bisa dimakan mentah-mentah. Silakan coba!”

‘Pria yang aneh.’ Gumam Yoona sambil menaikkan alisnya sebelah. Yoona segera menarik tangan ibunya dan membawanya menjauh dari pria tersebut.

“Apa mom serius akan membiarkan dia tinggal bersama kita?” tanya Yoona.

“Iya. Dia hanya tinggal sampai dia menemukan pekerjaan yang baru.” Jawab Ibunya.

“Tapi—“

“Tenang saja. Dia tidak berbahaya, kok.” Tambah Ibunya.

“Bukan itu masalahnya!”

“Dia benar-benar kasihan. Dia tidak punya apa-apa.” Ucap Ibunya yang bersikap simpati tersebut.

“Terserah mom saja! Aku mau pergi!” bentak Taeyeon sambil berlari keluar rumah.

“Tunggu Yoona!” teriak Ibunya, “Dasar anak itu.” Ocehnya.

“Noona.. Tidak mengejarnya?” tanya Luhan.

“Biarkan saja. Paling ia hanya pergi ke taman dekat sini.”

Yoona’s side

Ayahku meninggal 8 tahun yang lalu. Saat ayah masih hidup, kami bertiga hidup bahagia.

Flashback

Saat itu aku sedang bermain ayunan dan ditemani oleh mom dan ayah

“Yoona sayang! Jangan terlalu tinggi, kau bisa terjatuh!” teriak pria yang merupakan ayahnya.

“Ayo sayang! Lebih tinggi lagi!” sedangkan ibunya sama sekali tidak takut anaknya terjatuh dan menyuruhnya mengayunkan lebih kencang.

Flashback End

‘Ibu.. Sepertinya ingin mengganti ayah dengan pria itu.’

Aku mengayunkan ayunan yang sedang kududuki agar lebih kencang. Hanya disinilah aku bisa menghibur diri. Tempat dimana dulu begitu indah saat ayah masih hidup.

Aku merasa diriku melayang dan akan mendarat di antara bebatuan dan tanah yang sudah menungguku. Mungkin aku mengayunkan ayunan ini terlalu kencang.

Dug!

“Yoona!” aku mendengar suara seorang pria menyebut namaku.

Saat aku membuka matan ternyata aku telah terjatuh dan menindih pria yang bernama Xi Luhan tersebut.

“Aduh—“ ringisnya kemudian ia memegang wajahku dengan kedua tangannya yang besar, “Kau tidak apa-apa, Yoong?” tanya pria tersebut.

“Ke— Kenapa kau bisa ada disini?” aku berusaha bangkit dan berjalan mundur beberapa centi.

“Ngh, ini salahku. Lagian ibumu mencemaskanmu dirumah.” Jawab Luhan.

“Mana mungkin dia cemas!? Buatnya aku hanyalah beban!” aku membentaknya dan menepis tangannya yang memegang tanganku dengan kasar. “Dia selalu semaunya! Dia membawamu tanpa membicarakannya terlebih dahulu denganku! Setiap ada acara dan pertandingan di sekolahku ia tidak pernah datang! Alasannya hanyalah pekerjaan, pekerjaan, dan pekerjaan!” aku merasa air mata telah menggenangi pelupuk mataku, “Waktu ayah kecelakaan, dia juga lebih mementingkan pekerjaan! Ayah.. Bahkan tidak bisa melihatnya untuk yang terakhir kali!” aku membiarkan air mataku terjatuh, dapat kurasakan tangan miliknya merangkul pundakku.

Aku sedih. Aku memperlihatkan kelemahanku dihadapan laki-laki yang sama sekali tidak kukenal. Tapi.. Kehangatan yang memancar dari tubuhnya begitu hangat.

“Ayo kita pulang.” Ucapnya pelan.

TBC

Hay! Ini ff yang keberapa aku lupa(?) #plakk hihi. Tapi semoga kalian suka sama ff ini ya >< Ini terinspirasi bener-bener dari sebuah komik. Ceritanya bagus dan mengesankan ;;; Silakan comment ya  Maaf juga kalau ada typo ^^ RCL please.

19 thoughts on “[Chapter 1] Is It Okay? — Stranger? LuYoon Ver.

  1. Yoong kenapa? Apa ada masalah sama ibunya? Sabar ya Yoong eonni. Trus jangan galak galak sama Luhan. Ekekekek next thor. Ceritanya menarik. Aku jadi penasaran

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s