[Freelance] Somebody Else (Chapter 2)

somebodyelse-evelynatalya

Judul: Somebody Else

 

Author : @evelynatalya

 

Genre : Romance, Angst

 

Rating : T

 

Length : Chapter

 

Main Cast:

Jessica Jung
Park Chanyeol  (EXO K)
Wu Yi Fan / Kris Wu (EXO M)
Cho Hyunyoung (Rainbow)

 

Support Cast : Juniel, Taecyeon (2PM), EXO Member , SNSD Member

 

Disclaimer : Pertama tama di chapter 2 ini aku mau bilang gomawo buat kalian yang udah mau baca fanfiction ini apalagi buat kalian yang menghargai karyaku dengan cara memberi comment, thank you semua comment kalian berarti maaf ya ga bisa aku balas satu satu J kedua aku mau minta maaf karena ketidak ketelitian aku aku ga sadar masih ada nama lain selain Jessica, Kris, Chanyeol maaf banget kalo buat kalian ga nyaman, well ff ini pertamanya bukan exosica tapi karena aku krisica shipper jadi aku berganti haluan permak ff ini abis abisan . fanfiction ini sedikit terinspirasi dari beberapa drama. Oia maaf juga ya kalo kata katanya ribet atau belum bagus, ga sesuai harapan kalian aku udah coba sebagus mungkin tapi ini udah mentok, hahaha. Karena di chapter sebelumnya comment ga sesuai target , aku harap di chpter 2 lebih banyak tapi kalo tetap responnya tetep ga bagus aku ga akan lanjut fanfiction ini disini. Sorry.maaf banyak ngomong, selamat membaca jangan lupa tinggalin komentar , setiap komentar dari kalian membantu banget. (:

Jam Istirahat

Kris POV

Bel istirahat para murid mulai berhamburan, kecuali Jessica kurasa ia tak pernah beranjak dari kelas kecuali pulang sekolah

” Kajja” ajak Kai yang jalan mendahului, kulihat Jessica berdiri dan berlari keluar kelas

” Kau duluan saja” ujarku pada Kai dan mulai menyusul Jessica, aku berjalan dengan santai agar tak terlihat seperti aku membututi Jessica, biarpun berjalan santai aku masih bisa mengimbangi dan mengawasi Jessica dari belakang

Setiba di lantai satu, Jessica mempercepat larinya ia sangat tergesa gesa semakin membuatku penasaran apa yang membuat yeoja ini keluar kelas dan begitu terburu buru,
Ia berhenti di lapangan dekat basecampku, Jessica batuk batuk , batuknya terdengar kasar dan cukup parah beberapa kali ia berjongkok memegang dadanya

Batuk ? Jessica kesini hanya untuk batuk? Bahkan untuk batuk saja ia harus ke belakang sekolah, yeoja ini benar benar luar biasa. Batinku

Other Side

Thriller dan GLAM seperti biasa berkumpul di kantin sekedar untuk makan dan mengobrol bersama

” Kris dimana? ” tanya Hyunyoung

” Entah, dia pergi kemana ” jawab Kai sambil menyeruput Jus Mangganya

” Aku merasa aneh dengan Kris ” celoteh Taeyeon asal

Hyunyoung yang mendengar nama Kris seperti terhipnotis tidak fokus pada makananya dan memilih menatap Taeyeon heran karena ia memang tak mengerti maksud ucapan Taeyeon, ” aneh bagaimana?” tanya Hyunyoung hati hati

” Oh iya kemarin kau langsung pulang kan? ” tambah Sooyoung

” Kemarin Kris menolong Jessica lagi, ia benar benar marah sampai hampir mencekik Tiffany” cerita Taeyeon

” Dan kalian tau, setiap hari dia selalu memperhatikan Jessica”

” Kris jatuh cinta pada wanita aneh itu? ” gumam Tao tak percaya

” Bukankah itu Kris?” tunjuk Chen pada seorang namja bertubuh tinggi yang baru saja membeli minuman dan pergi begitu saja

Hyunyoung terdiam mencerna setiap omongan sahabatnya tentang Kris, ucapan yang menyakiti hatinya mematahkan harapan pada Kris, ketakutan semakin nyata, tidak disangka yeoja yang bisa memikat hati Kris adalah yeoja yang tak sepadan dengannya, yeoja yang selalu ia rendahkan

Kris kembali ke kelas, disana ia sudah mendapati Jessica duduk manis lagi di kursinya, hanya ada mereka berdua di kelas ini, tanpa ancang ancang Kris menarik kursi tepat di depan Jessica, tak lupa ia menyodorkan Jessica sebuah kotak bekal yang diberikan Hyunyoung dan sebotol air putih , Jessica melihat pemberian Kris dengan tatapan ragu

” Untukmu, makanlah ” Kris mulai memecahkan keheningan di antara mereka berdua

Jessica tak bergeming, ia terus menatap pemberian lelaki berwajah sangar itu, ” makan atau aku yang memaksa Tiffany and the genk menyuapimu” ucap namja sangar itu ketus , aura di sekitarnya menjadi ramai dan tegang, para murid yang berlalu lalang mulai berhenti dan menyaksikan pemandangan yang tak biasa itu

Perlahan Jessica mulai menyentuh pemberian Kris , ia meneguk air putih lebih dulu baru membuka kotak bekal lengkap dengan sendoknya dan mulai memakan , Kris hanya tersenyum tipis memperhatikan setiap gerakan Jessica

Keadaan di luar semakin berisik dan ramai, para murid kelas 12 – 1 mulai berdatangan ke dalam kelas karena waktu istirahat memang tidak lama lagi,

” Yak ! Sekyaa” teriak Suho , Kris tahu sahabatnya datang tapi itu tak membuat Kris berniat melepas pandangannya dari Jessica sedetik pun, sampai akhirnya Chanyeol datang. Kris yang menyadari itu hanya mendesis tak senang, melipat kedua tangannya dan menarik kursi agar lebih dekat dengan Jessica

” Maaf, mengambil ciuman pertamamu kemarin , aku sangat menikmatinya ” seru Kris lantang, seketika mengubah atmosfer di sekitarnya , setiap pasang telinga yang mendengarnya pasti tak percaya

Jessica membulatkan matanya mendengar pembicaraan Kris yang tidak tahu tempat itu, acara makannya terhenti lagi lagi menjadi pembicaraan satu sekolah nantinya

” Kris kau mencium Jessica? ” teriak Kai tak percaya

” Yap” jawab Kris bangga

Jessica dan Kris berciuman? Bagaimana bisa? Apa mereka diam diam berpacaran?” Hanya itu yang ada di benak Chanyeol saat ini

Hyunyoung mengepal kedua tangannya, air mata menggenang di ujung matanya tapi dengan susah payah ia menahannya
” Brengsek kau kris” ucapnya pelan dengan susah payah, Taeyeon , Chen dan Tao yang mendengar itu cukup terkejut, tak mengerti kenapa ia terlihat sangat terpukul dan menderita melihat Kris dan Jessica, Hyunyoung menghapus air matanya yang tak tertahan lagi dan berlari keluar.

Keadaan semakin rumit, Kris tahu Hyunyoung berlari dan menangis melihatnya bersama Jessica tapi Kris tak mau ambil pusing karena hal itu, menurutnya ia tak melakukan apapun yang membuat Hyunyoung sakit hati

——-

” Mwo? Kris menciummu? ” suara melengking Taeyeon membuat seisi ruangan yang sedang sibuk dengan kegiatan masing masing menatap Hyunyoung dan Taeyeon yang curhat berdua

” Kau menyukainya? ” tanya Sooyoung lembut , Hyunyoung mengangguk lemah

” Kau menyukainya karena dia pernah menciummu?” celoteh Kai asal

” Si pervert itu ” Tao menggeleng kepalanya , entah bagaimana lagi menghadapi sikap mesum Kris yang selalu mencium yeoja sembarangan

” Kau salah Hyunyoung kalau menyukainya, kau tau kan kasusnya dengan Jihyun yang membuat Kris pindah ke sekolah kita? Dia itu seorang player berciuman dan tidur dengan wanita biasa untuknya ” jelas Suho berharap dapat mengubah perasaan Hyunyoung dengan cepat

” Taeyeon dan Sooyoung pernah merasakan hal yang sama denganmu” gumam Chen

Hyunyoung yang mendengar itu menatap Taeyeon dan Sooyoung bergantian meminta penjelasan dari mereka berdua, memang Hyunyoung masih baru bergaul dengan Thriller sejak setahun terakhir jadi ia tidak terlalu mengenal para sahabat barunya

” Baiklah, benar yang dikatakan Chen.. Aku juga pernah menyukai Kris sebelum dengan Kai, lebih parah darimu, Taeyeon juga.. Kami bahkan bertengkar memperebutkannya dulu ”

Hyunyoung sudah biasa mendengar hal hal buruk tentang Kris, tapi telinganya seolah tuli, hatinya membatu tak bisa menerima kenyataan parah tentang Kris, jatuh cinta pada orang yang salah

                                                                          ——–
Pagi hari Chanyeol berjalan menuju sekolahnya sudah tak terlalu jauh, ia memperhatikan seorang yeoja bertubuh pendek berambut coklat tua yang sangat familiar baginya, entah apa yang merasuki Chanyeol ia mensejajarkan langkahnya dengan Jessica

” joheun achimieyo Jessica – ssi ” sapa Chanyeol memamerkan senyum terbaiknya saat tepat di samping Jessica , Jessica menatap lelaki berpostur tinggi itu sebentar ia tak membalas ucapan Chanyeol sebagai gantinya Jessica hanya sedikit membungkuk dan tersenyum semanis mungkin pada Chanyeol, senyum yang mampu membuat semua lelaki jatuh cinta padanya

” Gwiyoe” batin Chanyeol terus meresapi senyuman manis Jessica, ia memalingkan wajahnya karena tiba tiba wajah Juniel muncul dalam bayangannya

Tanpa sadar mereka terus berjalan mulai memasuki wilayah sekolah, Jessica memperlabat langkah kakinya menyuruh Chanyeol meninggalkannya atau berjalan terpisah, tapi namja ini tak mengerti Chanyeol malah mempersepit jarak di antara mereka , Chanyeol tak mau ambil pusing dengan tatapan tatapan para murid lain baginya berteman dengan Jessica bukan hal yang salah

” Jessica – ssi bertemanlah denganku ” permintaan konyol keluar dari mulut Chanyeol, ia sendiri tak mengerti tiba tiba hal bodoh itu keluar sendiri dari mulutnya tanpa bisa dikendalikan, mata mereka saling bertemu dan bertatapan cukup lama
Kris yang baru mau masuk kelas sudah disuguhi pemandangan yang ia benci , raut wajahnya berubah semakin sangar dan menakutkan

” Jangan menghalangi jalanku” ujar Kris ketus dan sengaja menabrak bahu Chanyeol , Chanyeol tak memikirkan sikap kasar Kris , pikirannya hanya berkutat pada jawaban yang belum di berikan Jessica
Jessica mengangguk gugup, senyum Chanyeol mengembang seakan Jessica menerima pengakuan cintanya

Semenjak saat itu hubungan Chanyeol dan Jessica lebih dekat, walau Jessica belum mau bicara dengan Chanyeol ia lebih memilih tersenyum tipis untuk Chanyeol , di saat yang bersamaan hubungan Chanyeol dan Juniel belum juga membaik, ia seperti melupakan Juniel karena kehadiran Jessica , berita kedekatan Chanyeol dan Jessica tengah hangat menjadi perbincangan di sekolah berhari hari mengganti berita Kris yang mencium Jessica seakan hilang ditelan

Di sisi lain Kris kesal melihat kedekatan mereka berdua , ia sendiri tak mengerti apa yang dirasakannya tapi dirinya terlalu munafik untuk mengaku bahwa ia cemburu dengan Chanyeol baginya ini hanya perasaan tidak suka atau risih, sikapnya menjadi uring uringan tak karuan , tanpa Kris sadari Hyunyoung sedang marah padanya Kris terlalu tidak peduli dan tidak peka dengan sikap dingin Hyunyoung

” Kau disini ” sapa Suho saat Kris baru masuk dan membanting pintu kasar

” Ne ” jawab Kris malas dan berjalan ke arah Hyunyoung, semua yang di basecamp memperhatikan Kris penasaran apa yang akan Kris lakukan

Kris melempar kotak bekal yang diberikan Hyunyoung beberapa hari lalu dan bersandar malas di sebelah Kai, Hyunyoung menatapnya dengan tatapan marah, hatinya memanas bukan meminta maaf dan sadar atas kesalahannya namja ini malah kasar padanya , ia sangat marah pada Kris , semakin lama menatap Kris yang asik merokok membuat Hyunyoung semakin kesal, tanpa pikir panjang ia berjalan mengambil rokok Kris dan menginjak nginjaknya tepat di depan mata Kris

” Dimana otakmu Kris? ” sinis Hyunyoung

” Maumu dimana? ” jawab Kris santai

Hyunyoung tak bisa menahan amarahnya lagi, namja di hadapannya ini benar benar tak mengerti seberapa sakit hatinya Hyunyoung dengan perbuatan Kris

” KAU TAHU AKU BELAJAR MASAK DAN KAU ORANG PERTAMA YANG KUBERI MAKANANKU, TIDAK TAEYEON, TIDAK SOOYOUNG KAI SUHO ATAU TAO, ITU KAU KRIS, TAPI APA YANG KAU LAKUKAN MEMBERIKAN MAKANAN ITU PADA JESSICA, KAU TAK MENGHARGAI USAHAKU ? WAEYO KAU MENYUKAI JESSICA? ”

” Jangan berlebihan Hyunyoung, aku sudah memakan masakanmu sebelumnya ” jawab Kris santai

” KAU KETERLALUAN ”

Air mata perlahan mengalir di pipi Hyunyoung, isakannya terdengar jelas seisi ruangan, Taeyeon, Sooyoung dan Sunny berusaha menenangkan Hyunyoung, tapi hatinya terlalu sakit, tak dapat menghentikan tangisannya itu

Kai dan yang lain menyuruh Kris menghampiri Hyunyoung untuk menenangkan tangisan Hyunyoung yang semakin menjadi jadi, Kris yang tak tahan di paksa semua sahabatnya mendekati Hyunyoung menempatkan tangannya di puncak kepala Hyunyoung, dengan cepat ia menepis tangan Kris kasar

” Jangan pernah menyentuhku lagi Wu Yi Fan ” ucapnya penuh penegasan

” Aku tak pernah menyentuhmu”

” Kau bahkan menciumku”

Kris tertawa sebentar dan sedetik kemudian mengambil dua langkah mempersingkat jarak di antara mereka berdua

” Dan kau menganggap itu serius? ”

Hyunyoung terdiam termakan kata katanya sendiri, maksud hati menjebak dan membuat Kris malu tapi dengan mudah Kris membalikan keadaan

” Come on Cho Hyunyoung, mencium wanita tidak perlu pakai cinta ” sindir Kris tajam

Hyunyoung menggelengkan kepalanya tak percaya, dari awal ia sudah tahu Kris memang seperti ini ia tak pernah serius dengan wanita, tapi entah hatinya masih terus membatu.

Other’s side

Juniel dan Chanyeol saling berhadapan , Juniel menatap kekasihnya dengan tatapan sendu berbeda dengan Chanyeol yang memilih melihat ke arah berlawanan, tak ada canda, tawa , dan kehangatan seperti biasa, yang ada hanyalah rasa tak nyaman dan merasa asing satu sama lain

” Aku banyak mendengar beritamu dan Jessica sunbae akhir akhir ini ” ucap Juniel perlahan

” kau masih tak percaya padaku? ”

” Awalnya aku mengerti saat kau menolongnya, tapi berita kau dengannya membuatku tak nyaman. Bukan aku tak percaya padamu oppa hanya saja ”

” Kau meragukanku? ” potong Chanyeol
Juniel tersenyum hambar, memaksakan senyumnya, Chanyeol bahkan tak mau menatapnya, membuat Juniel semakin terluka

” Aku tak menyukainya oppa ” gumam Juniel berusaha menormalkan suaranya, tapi bisa terdengar jelas oleh Chanyeol suara kekasihnya parau

” Aku juga tak menyukaimu yang seperti ini, kekanak kanakan , egois , arogan, kasar ”

” kita… berpisah saja oppa ” tatapan mata Juniel memelas, untuk pertama kali Chanyeol menatapnya setelah sekian lama membuang muka pada Juniel , seolah tak percaya apa yang baru dikatakan Juniel

” …..”

” Tidak bisa ”

” Aku lelah denganmu, kau tak mendengarkanku? Melakukan hal hal yang jelas aku tak suka, hentikan semua ini oppa”

” AKU TIDAK MAU CHOI JUN HEE ” bentak Chanyeol matanya memerah wajahnya menakutkan,

Chanyeol mendekati Juniel menggengam tangannya erat, tanpa menghiraukan isakan Juniel karena pegangan tangannya yang sangat erat seakan mau mematahkan tangan kekasihnya, Chanyeol menarik Juniel dalam pelukannya , memeluk gadis itu sangat erat sampai Juniel sesak dibuatnya

” Mianhae ”

” …..”

” Aku tak bisa berpisah denganmu Juniel, aku mencintaimu”

Juniel terdiam ia begitu menikmati kehangatan Chanyeol, namja yang ia rindukan, tapi perasaanya tak tentu hatinya terluka karena Chanyeol sendiri tapi disisi lain ia masih terlalu mencintai namjanya

” Lupakan hari ini, lupakan kau meminta putus dariku dan kita tata hubungan kita berdua”

Juniel menggeleng kepalanya kuat, tanda penolakan Chanyeol, matanya membesar menatap Juniel dengan tatapan tidak percaya

” Meskipun kau berusaha, aku tahu kau tidak akan berubah”

” Maafkan aku Juniel – ah , aku tidak akan melakukannya lagi ”

” Tidak ”

” Dengarkan aku Choi Jun Hee aku bersumpah sekarang padamu, aku tak akan dekat dekat dengan Jessica , aku tak akan mempedulikannya lagi jika ada yang menggangunya aku tidak akan menolongnya lagi, aku tidak akan bicara dengannya lagi.. Kalau perlu aku pindah tempat duduk jauh jauh darinya , kau ingin aku bagaimana lagi? Aku akan melakukannya untukmu percayalah padaku kali ini ” Chanyeol terus memegang tangan Juniel seraya mengguncang guncang tubuh mungil itu

” Baiklah, aku harap kau tidak akan mengecewakan aku lagi ” senyum Juniel mengembang dan memeluk kembali namjachingunya

                                                                                  ——-

Keesokan harinya Chanyeol dan Juniel berangkat bersama , Chanyeol menggandeng erat tangan Juniel seakan takut kehilangannya, ia juga mengantar Juniel sampai ke depan kelasnya

” Belajar yang benar Choi Jun Hee ” ucap Chanyeol di depan pintu kelas, membungkukan sedikit badannya dan mencium pipi kekasihnya, pipi Juniel menjadi merah merona malu dan senang karena kekasihnya menciumnya di depan umum

Setelah mengantar Juniel, Chanyeol masuk ke kelasnya dan berjalan ke kursinya, langkahnya sedikit tak tenang dan lambat karena matanya dan Jessica bertemu sehingga yeoja itu tersenyum manis pada Chanyeol, ia tak bisa lagi membalas senyuman Jessica seperti biasa , telinga dan otaknya mencatat  jelas setiap ucapan dan tangisan Juniel kemarin, sedetik kemudian Chanyeol membuang muka dan duduk di samping Baekhyun

” Kenapa kau di sini bodoh? ” tanya Baekhyun heran karena Chanyeol tak duduk di tempatnya

” Aku ingin pindah tempat duduk ”

” Waeyo? Bukannya kau senang duduk di sebelah Jessica”

” Sial kau, Juniel marah dan aku tak mau menyakitinya ”

“Ah i see ”

Kris yang datang terlambat terkejut karena Chanyeol pindah dari tempat duduknya , kemarin mereka saling tersenyum dan tiba tiba Chanyeol pindah tempat duduk. Apa mereka bertengkar? tanya Kris dalam hati

Sepulang Sekolah

Sekolah sudah mulai sepi, Jessica hanya seorang diri di kelas karena ia memang sengaja ingin pulang sore, Jessica mulai menuruni anak tangga yang membawanya ke depan sekolah, ia memperhatikan seorang namja di depan sekolah berdiri menunggu hujan berhenti , kemudian ia melangkah mendekati namja bertubuh jangkung itu

” Chanyeol – ssi annyeonghaseyo” panggil Jessica ikut berdiri di samping Chanyeol, Chanyeol memutar pandangannya mencari suara yang memanggilnya tadi

” Jessica ” batinnya terkejut , yeoja yang sudah berhasil ia jauhi selama seminggu terakhir, muncul tiba tiba dan parahnya Jessica mulai bicara dengannya , Chanyeol tak bisa mengatur rasa keterjutannya sampai ia mundur berapa langkah menjauhi Jessica

Jessica tertunduk, kecewa karena namja pertama yang mengajaknya berteman, namja yang pertama ia anggap berbeda dari yang lain menjauhinya , jarak di antara mereka semakin nyata karena Chanyeol lebih memilih berlari di tengah hujan daripada harus tinggal berdua dengan Jessica

” Jessica – ssi bertemanlah denganku”

” Jessica – ssi bertemanlah denganku”

” Jessica – ssi bertemanlah denganku”

Kata itu terus berputar di pikiran Jessica,  membuat suasana hatinya tidak bisa di ekspresikan lagi sedih, kecewa, marah rasanya ingin pulang ke rumah dan menangis sejadi jadinyaa

———-
Kris menikmati makan siangnya di kantin bersama dengan sahabatnya , suasana ramai dan penuh canda tawa sehingga mereka selalu menjadi pusat perhatian di kantin , suasana begitu hangat kecuali Kris dan Hyunyoung sejak mereka bertengkar sampai saat ini mereka seperti orang yang tak saling kenal, apalagi berbicara dan menatap satu sama lain pun mereka enggan

Kris masih terus keras kepala dengan pikirannya kalau ia benar dan tidak melakukan sesuatu yang salah pada Hyunyoung, begitu juga dengan Hyunyoung ia masih menunggu Kris untuk meminta maaf padanya

Next three days

Jessica melangkahkan kakinya saat jam istirahat menuju kantin untuk pertama kalinya karena tenggorokannya sedang tidak baik, ia terpaksa harus membeli minum. semua murid bergosip ria , menertawai dan merendahkan dirinya tapi gadis berambut coklat tua ini tak pernah peduli batinnya sudah biasa menerima semua ini

” Itu Jessica? ” tanya Chen melihat seorang yeoja berjalan menuju kantin dengan dikerumuni banyak murid di belakangnya

Seperti magnet saat mendengar nama Jessica, Kris menghentikan acara makan siangnya cukup mengundang perhatian Kris untuk apa Jessica datang ke kantin, Jessica baru saja melewatinya tapi itu tak membuat Kris melepaskan tatapan pada Jessica , ia mengantri di antrian kantin karena kantin memang sangat ramai sekarang , sampai Kris tak sadar seluruh sahabatnya menatap heran dan jijik

Tiga orang namja segera berlari dan berdiri di belakang Jessica, mereka tersenyum penuh arti , Kris yang melihat itu bisa merasa aura negatif dengan ketiga pemuda yang tak ia kenali, benar saja firasatnya benar seorang dari mereka tiba tiba memegang paha Jessica, Kris yang melihat itu secara langsung tak tinggal diam ia berlari menghampiri namja yang berani menyentuh Jessica dan menghajarnya tanpa rasa kasihan

Keadaan kantin menjadi semakin ramai dan ribut berita Kris menghajar hoobaenya sendiri sudah tersebar membuat kantin semakin ramai karena semua murid berlomba lomba untuk melihat pemukulan namja bernama Choi Minho secara langsung, Jessica hanya berdiri bodoh dengan tatapan kosong, ketika semua orang di sekitarnya berusaha memisahkan mereka Jessica berdiri dengan tatapan kosong, otaknya tak bisa berpikir tubuhnya seakan tak berguna.

Cukup lama bergulat Kris dan Minho menghentikan perkelahiannya karena Kang songsaenim dan guru guru lain muncul menyiram mereka dengan air,  terkejut mereka berhenti saling memukul satu sama lain kesempatan itu di manfaatkan seluruh guru untuk menyeret mereka berdua ke ruang guru

” Apa lagi kali ini Kris?” Geram Kang songsaenim meminta penjelasan dari Kris

” Aku tidak tahu songsaenim, tiba tiba ia memukuliku ”

” Kau obati dulu lukamu Choi Minho, dan kau Kris.. jelaskan semuanya padaku ” ancam Kang songsaenim penuh penekanan

Minho segera keluar dari ruang Kang songsaenim, Kris tetap dalam diamnya tak ada niat menjawab atau menjelaskan semuanya pada guru yang sangat ia benci, bahkan mengatakan kebenaran juga ia masih terlihat bersalah

” Bicaralah Wu Yi Fan, sebelum kesabaranku habis , kau itu murid baru banyak tingkah jangan sampai nasibmu disini sama seperti di sekolah sekolahmu sebelumnya, aku akan memanggil orang tuamu ” bentak Kang songsaenim menggebrak meja

” Kau tidak jadi memanggil orang tuaku kemarin ” tantang Kris, ia baru ingat ternyata Kang songsaenim tidak jadi memanggil orang tua nya terkait scandalnya dengan Jessica , kasusnya pun hilang begitu saja , kang songsaenim juga bersikap seperti biasa padanya

” Itu semua karena Jessica, dia yang memintaku ” bentak Kang songsaenim, ia terlihat sangat sangat frustasi terbukti karena pria paruh baya ini menghela nafas kasar berkali kali

” Maksudmu? ” tanya Kris penasaran

Flashback

Setelah Kris keluar, Jessica tetap terdiam menatap kedua sepatunya seakan sepatu itu adalah nyawanya sampai ia tak melepas pandangan dari barang berharganya sedetikpun

” Aku akan memanggil orang tua Kris , agar Kris menyesal dan meminta maaf padamu, sudah cukup hukuman baginya kan Jessica?”

Jessica masih terdiam

” Baiklah, kurasa kau sangat marah padanya …. Kau ingin Kris pindah dari kelasmu?”

Jessica tetap diam

” Itu pun tak cukup untukmu, hmmm baiklah aku akan bertemu dengan orang tua Kris dan mengeluarkan Kris dari sekolah ini, kuharap itu cukup ”

Jessica menggeleng cepat tanda penolakan keras darinya

” Tidak cukup juga?” tanya Kang songsaenim frustasi lalu mengusap wajahnya kasar

” A….a….a….a ” ucap Jessica dengan terbata bata , suaranya seperti tersendat di tenggorokannya

” Kenapa Jessica? ” tanya songsaenim lembut

” Ja…jan…ngan menghukum Kris songsaenim, a..ku tahu dia tidak bermaksud melakukan ini padaku ” Jessica menyelesaikan ucapannya dengan cepat dan pelan

” Ne? ”

” Kris orang baik songsaenim”

Flashback end

” Apa yang di lakukan Jessica songsaenim?” tanya Kris penasaran setengah mati dengan apa yang dilakukan Jessica sampai membuat guru tergalak di sekolah ini tidak jadi menghukumnya

” Diam ! ”

” Songsaenim ” rayu Kris

” Dia menyelamatkanmu intinya, dia itu gadis yang baik jadi berhenti mengganggu Jessica ”

” Aku tahu ”

” Dan ini surat untuk orang tuamu, istirahatlah beberapa hari ini, kau bisa keluar sekarang ” perintah Kang songsaenim memberinya surat “skorsingnya,

Kris keluar dari ruangan songsaenim, seperti biasa jika ada masalah ia selalu disambut oleh seluruh sahabatnya, baru maju 3 langkah tiba tiba Kai memukul kepala Kris dengan keras, hingga membuat Kris yang kesal bertambah kesal, tapi ia cukup dewasa untuk memaklumi serangan Kai tanpa alasan itu

” Yak michyeoseo ” bentak Kai

Kris tak mau ambil pusing dengan ucapan Kai, atau tanggapan dingin para sahabatnya yang semakin merusak mood , ia berjalan ke basecamp setelah mengambil tas di kelas karena di usir dari sekolah, seperti biasa ia mengambil rokok yang setia menemaninya di saat saat yang menyulitkan

” Kris kau gila ” bentak Chen dan sahabatnya di ambang pintu lalu mereka semua berdiri mengelilingi Kris, ia sedikit penasaran kenapa semua menatapnya dengan tatapan marah dan kesal, terutama Chen biasanya namja ini selalu tenang , jarang berekasi

” Kau tahu siapa yang baru kau pukuli?

” Kau mau mati?”

” Apa yang dilakukan Minho sampai kau memukulinya seperti itu? ”

Kris bertubi tubi di serang pertanyaan dan amarah sahabatnya , ia berusaha tenang tak mau memperkeruh suasana hatinya yang sudah kacau

” Apa ini karena yeoja sialan itu? ” Selidik Hyunyoung

Satu pertanyaan yang berhasil menghancurkan pertahanan Kris agar tidak terpancing emosi, jantungnya sedikit bereaksi , hatinya tak terima Jessica dibicarakan seperti itu

” Minho hanya berdiri di belakang Jessica, kau cemburu lalu menghajar Minho dengan membabi buta” sungut Suho

” DIA MENYENTUH JESSICAKU ” sentak Kris menggema di seluruh ruangan, amarah mulai menguasai dirinya, pikirannya tak jernih lagi meluapkan semua kekesalan hari ini

” KALIAN TIDAK TAHU APA YANG DILAKUKAN NAMJA BRENGSEK ITU KAN ?” sentak Kris menatap tajam sahabatnya bergantian

” Kau hanya parno Kris, lagipula kalau Jessica di apa apakan dengan Minho dia pasti berteriak” balas Tao

” Aku semakin aneh dengan tingkahmu, jangan bilang kau ” lanjut Taeyeon ucapannya terhenti karena Sooyoung menutup paksa mulutnya, Taeyeon berhenti meronta beruntung Sooyoung bertindak cepat melihat Kris mengepal kuat tangannya, tatapan tajam raut wajah menyeramkan , semua yang melihat bagaimana menakutkannya seorang Kris Wu pasti langsung terdiam dan takut di buatnya

” Kau mungkin salah lihat Kris” sanggah Kai dengan lembut , berusaha meredakan emosi Kris 5 tahun berteman dengan Kris membuat Kai sangat hafal semua sifat namja berwajah sangar itu, semua sikap buruknya semua hal hal menakutkan yang bisa dilakukan Kris saat emosi mengendalikannya, ia tidak mau melihat Kris marah boleh dibilang Kai bukan lawan yang seimbang untuk Kris

” Mataku masih berfungsi dengan sangat baik ” Kris menurunkan nada bicaranya, tetapi masih terdengar menyeramkan

” Baiklah , mungkin kami salah” ucap Suho pasrah

” Tidak ” bantah Hyunyoung

” Hentikan Hyunyoung ” perintah Tao lelah dengan perdebatan mereka semua

” Kau bahkan melihatnya secara langsung hyunyoung, kau mengelak pun kenyataannya kau melihat namja itu menyentuh Jessica – ku ”

“Jessica – ku” sudah dua kali Kris mengatakan itu tepat di telinga Hyunyoung, kata kata yang sangat bermakna , kata kata yang selalu di mimpikan gadis bertubuh mungil itu, hatinya sesak tubuhnya melemah

” A..a..aku” dan kini Hyunyoung mulai kehilangan kemampuan bicaranya di hadapan Kris

” Kau menyukaiku? ” tanya Kris, tanpa memandang yeoja yang berada tepat di belakangnya

Hyunyoung semakin dibuat speechless dengan pernyataan Kris membuatnya semakin terpaku di tepat dengan susah payah menelan salivanya sendiri

” Diam berarti iya? ” tanya Kris lagi, kini ia memutar tubuhnya menatap Hyunyoung yang bodoh tanpa ekspresi

” Aku sudah mengetahuinya sejak lama Cho Hyunyoung – ssi, kau tidak perlu terkejut selama ini aku kira aku salah paham tapi ternyata tidak, caramu menatapku dan pandanganmu yang terus terfokus padaku membenarkan dugaanku”

” Aku juga tahu kau menyukai Jessica ” serang Hyunyoung cepat

” Lalu? Aku menyukainya atau tidak itu hidupku dan urusanku, kau tidak perlu peduli dan ikut campur urusanku dan juga aku tidak akan menyuruhmu berhenti menyukaiku, perasaanmu milikmu aku tidak bisa melakukan apapun ” lanjut Kris dingin, tatapannya masih menakutkan, sedetik kemudia ia berjalan keluar dan menutup pintu kasar

                                                                            ————
Jam menunjukan pukul 5 sore tapi murid kelas 12 – 1 masih berada di dalam kelas dengan wajah wajah masam dan malas karena pelajaran tambahan yang memang di wajibkan bagi murid tahun terakhir ini, tidak ada yang berani membolos terutama pelajaran matematika Kang songsaenim wali kelas mereka, kecuali Kris yang masih di skorsing , sudah hari ketiga ia dihukum oleh gurunya, dan besok adalah hari terakhirnya bebas di rumah

” Pelajaran hari ini selesai, kalian boleh pulang ” pamit Kang songsaenim berjalan keluar kelas, para murid pun mulai berhamburan keluar kelas

Seperti biasa Jessica menunggu kelas kosong baru ia keluar kelas, sosok Chanyeol muncul tiba tiba di depannya tanpa menyadari keberadaan Jessica di belakangnya, namja itu sedang bercanda di telefon dengan Juniel wajahnya terlihat bahagia , tapi wajah Chanyeol tiba tiba berubah , senyumnya hilang wajahnya mendadak menjadi dingin ketika Chanyeol menoleh ke belakang dan mata mereka saling bertemu

Dengan cepat Chanyeol berjalan cepat menyusuri tangga, tapi langkahnya terhenti mendapati hujan lebat membasahi kota Seoul, suara petir menyambar beberapa kali menghentikan niatnya untuk menerobos di tengah hujan Chanyeol masih menyanyangi tubuhnya

” Ige ” Jessica mengeluarkan payung dari tas dan menyodorkannya pada Chanyeol

” Ige ” ucap Jessica lagi maju selangkah mendekati Chanyeol

” Chanyeol – ssi? ”

Chanyeol masih terbengong mendengar suara Jessica,  Chanyeol kembali terbengong saat tangannya di tarik paksa oleh Jessica untuk memegang payung milik Jessica, sesaat Chanyeol sadar dari lamunannya, melihat Jessica membuatnya marah dan kesal, seperti memo pengingat saat saat Juniel meminta putus karena yeoja yang ia tolong ini

” Jangan bicara padaku lagi Jessica – ssi ”

” Bukankah kita teman Chanyeol – ssi?”

” Kita bukan teman, lupakan ucapanku kemarin jangan bicara padaku lagi jangan tersenyum padaku lagi, aku membencimu Jessica.. Aku membencimu, aku muak melihatmu, melihat tingkahmu melihatmu di samping saja membuat aku marah pada diriku sendiri, aku kesal, aku menyesal pernah menolongmu dulu ” bentak Chanyeol

” Henti.. ”

Jessica tak sanggup melanjutkan kata katanya, dia menunduk dan mulai menangis , rasa sakit dan sesak memenuhi hatinya, terlalu sakit hingga ia tidak bisa menahan kesedihannya seperti biasa

Chanyeol langsung diam melihat Jessica menangis karena ucapannya, bahu Jessica naik turun cukup menunjukan bahwa kata katanya tadi terlalu menyakitkan bagi seorang yeoja yang biasanya kuat ini , rasa bersalah mulai menghantuinya

” Jess ” panggil Chanyeol ragu

” …. ”

” Hentikan Jessica Jung, jangan buat aku merasa bersalah denganmu, jangan buat aku meminta maaf padamu, kau sendiri yang membuatku seperti ini , aku mohon dengan sangat Jessica berhenti membayang bayangiku, aku tarik semua ucapanku padamu kemarin anggap kita ….”

“mianhamnida, mianhamnida, mianhamnida, mianhamnida , mianhamnida Chanyeol – ssi ” potong Jessica menghentikan ucapan Chanyeol, gadis itu membungkuk sembilan puluh derajat meminta maaf pada Chanyeol, belum sempat menjawab Jessica melewati Chanyeol dan berjalan menerjang hujan

I’m walking in the rain

This is the only thing I can do

Endlessly walking in the rain

I want to wash everything away in this rain

 

TBC

Jangan lupa tinggalin komentar seudah baca, thank you (:

Lanjut tidaknya ff ini tergantung kalian, tergantung seberapa banyak yang suka dan commentnya  J

12 thoughts on “[Freelance] Somebody Else (Chapter 2)

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s