[Freelance] Leave Me Alone (Chapter 2)

leave me alone jakljdkas

Author : Rn (purpleblue05.wordpress.com)
Length : Chapter [1 of ?]
Rating : PG-13
Genre : Sad, romance, school-life
Main Cast : Kim Taeyeon | Oh Se Hun
Other Cast :
Tiffany [snsd]
Jessica [snsd]
Chanyeol [exo-k]
Suho [exo-k]
D.O [exo-k]
Luhan [exo-m]
Tao [exo-m]
Disclaimer : All the cast not belong to me. The story and the plot is Mine. The storyline really from my own thoughts. So, no copy-paste, don’t bash, don’t be a siders.
Author Note : Halo readers! Ini udah jadi ff kedua yang aku kirim di exoshidae fanfic. Semoga lebih baik lagi. Sorry for bad poster and bad fanfic.

Also posted in http://www.purpleblue05.wordpress.com

-Leave Me Alone-

            Taeyeon yang bisa dibilang seseorang yang dapat memimpin atau mengendalikan sesuatu dengan baik, segera mendapat kepercayaan untuk mengatur lomba penyaluran bakat para mahasiswa, yang tiap tahun diadakan di universitasnya. Ia di beri kebebasan untuk memilih siapa saja yang berhak mengikuti lomba tersebut melalui audisi.

“Taeyeon..” kata salah satu wanita paruh baya yang menghampiri taeyeon di kelas.

“Ne ?” tanya taeyeon yang langsung mengalihkan padangannya ke arah wanita tadi.

“Aku ingin kau yang mengatur pentas seni tahun ini. Aku ingin kau memilih siapa-siapa saja yang akan mengisi acara nanti. Kau bisa lakukan itu, taeyeon ?” kata wanita itu.

“Hmm… Ne.”

“Baiklah. Kuharap kau dapat segera membuat daftar nama-nama yang ikut, dan segera menempelnya di mading. Jangan lupa sebelumnya lakukan audisi.” Kata wanita itu lagi.

“Ne. Aku akan segera menyelesaikannya.” Jawab taeyeon lalu pergi meninggalkan dosennya itu.

“Satu lagi, kau harus ikut. Kau tidak perlu audisi, kami sudah tau kemampuanmu.” Kata dosennya lagi.

“Ooo.. ne, gomawo.” Kata taeyeon sambil tersenyum.

Taeyeon yang telah diberi tugas tersebut, segera melakukan audisi. Oleh karena itu sebelumnya ia terlebih dahulu menempelkan sebuah kertas di mading sekolah. Sebagai informasi untuk seluruh mahasiswa mengenai lomba tersebut.

Dalam sekejap, semua orang yang menyaksikan taeyeon menempel kertas tersebut segera mengerumuni area dimana taeyeon berdiri. Semuanya cukup penasaran dengan apa yang dikatakan di kertas tersebut. Begitupula dengan ke enam namja yakni sehun, tao, luhan, kyungsoo,suho, dan chanyeol.

“Cukup menarik.” Kata sehun datar.

“Kau ingin ikut sehun-ah ? kau ahli dalam hal dance. Ikutlah aku jamin kau akan lolos.” Kata kyungsoo, yang tiba-tiba datang sambil menepuk pundak kiri sehun yang membuat sehun menoleh kearah nya.

“Hmm… baiklah.” Kata sehun singkat.

Mengingat pendaftaran audisi dilakukan oleh taeyeon. Sehun yang berniat untuk ikut, segera menghampiri taeyeon dan meninggalkan kerumunan orang-orang yang berkumpul di sekitar area mading.

Setelah mencari, akhirnya sehun melihat taeyeon yang tengah berjalan menyusuri koridor. Dengan cepat ia memanggil taeyeon.

“Taeyeon noona!” teriak sehun.

Sehun terus saja berteriak memanggil taeyeon, namun taeyeon sama sekali tidak berbalik ke arahnya, hingga dia harus mengerjar taeyeon. Keduanya bertemu tepat dimana taeyeon berhenti. Dan itu cukup membuat seorang sehun kelelahan.

“kau tau aku lelah mengejarmu dari tadi.” Kata sehun sambil terus menerus menghela nafasnya.

“Mianhae.” Kata taeyeon singkat.

“Kau tidak merasa bersalah ?” kata sehun sambil menaikkan salah satu alisnya.

“Ani, lagipula suara mu terlalu kecil, aku tidak mendengarnya.” Kata taeyeon lagi.

“Yasudah, terserah kau saja.” Kata sehun.

“apa ada maksud lain kau menemuiku ? atau sekedar ingin marah seperti sekarang ?” kata taeyeon.

“Hmm… baiklah, aku ingin mengikuti lomba itu.” Jawab sehun.

“Jeongmal ? memangnya kau bisa apa ?” kata taeyeon.

“Lihat saja nanti.” Kata sehun sambil pergi meninggalkan taeyeon.

“Tunggu.” Kata taeyeon sambil menahan sehun untuk pergi.

“Siapa namamu ?” tanya taeyeon.

“Astaga, kau tidak namaku ?! kemana saja kau ?!” kata sehun kesal.

“Nama lengkapmu, maksudku.” Kata taeyeon sambil menghela nafas panjang.

“tulis saja sehun, lagipula hanya aku yang memiliki nama itu.” Kata sehun.

“Ne. Audisi akan dimulai besok.” Kata taeyeon.

“Aku tau itu.” Kata sehun yang langsung pergi meninggalkan taeyeon.

Kring..kring…

Bel masuk berbunyi, tanda bahwa seluruh mahasiswa harus memasuki kelas. Tak butuh waktu lama, koridor yang awalnya ramai, kini benar-benar sepi dan sunyi.

-o0o-

            Hentakan atau ketukan high heels seorang wanita mulai terdengar dari arah pintu. Lama kelamaan suara tadi semakin terdengar. Sontak suara itu membuat seluruh orang yang berada di dalam kelas, memperbaiki posisi mereka, kembali duduk ke tempat mereka masing-masing, dan membiarkan mulut mereka tertutup rapat, karena mengetahui bahwa dosen mereka yang hendak mengajar di kelas mereka sangatlah galak. Mereka tidak habis pikir apa yang akan mereka dapatkan, apabila dosennya itu masuk ke dalam kelas, sambil melihat suasana kelas yang seperti pasar (?)

Setelah wanita tadi memasuki kelas, pembelajaran pun dimulai. Seluruh mahasiswa yang berada di dalam kelas tersebut langsung memfokuskan pandangan mereka ke arah papan tulis, tidak dengan taeyeon ia terlalu sibuk dengan nama-nama peserta audisi yang ingin mengikuti lomba penyaluran bakat tadi. Karena saking sibuk dengan apa yang dia lakukan, dosennya langsung memarahinya.

“Ya taeyeon!!! Perhatikan kesini!” bentak dosennya.

“Mian, aku sedang mengerjakan laporan lomba yang akan dilaksanakan beberapa hari kedepan.” Kata taeyeon sambil menundukkan kepalanya.

“Ini bukan waktunya untuk mengerjakan itu!!” kata dosennya lagi.

“Ne.” Kata taeyeon gugup.

Taeyeon pun memfokuskan pandangannya ke papan tulis yang pada waktu itu benar-benar dipenuhi dengan rumus-rumus matematika, yang dia tau akan membuat semua orang yang melihatnya benar-benar kebingungan dan ingin cepat-cepat keluar dari kelas itu.

-o0o-

            Setelah cukup lama belajar akhirnya waktu istirahat pun tiba. Seluruh murid tampak memenuhi kantin. Begitupula dengan sehun, luhan, tao, chanyeol, kyungsoo, dan suho. Mereka tampak melahap makanan mereka masing-masing, sambil sesekali berbagi cerita satu sama lain di sela-sela waktu makan mereka.

“hey kalian mengikuti lomba itu ?” kata chanyeol tiba-tiba.

“aniya.” Kata tao singkat, lalu kembali melahap makanannya.

“Aku ikut.” Kata kyungsoo.

“kau bisa apa ?” kata chanyeol.

“kau tidak tau aku memiliki suara yang bagus ?” kata kyungsoo lagi.

“ani, setauku suara mu sangatlah buruk.” Kata chanyeol meremehkan perkataan kyungsoo.

“Ya!! Daripada kau ?! kau bisa apa ?” kata kyungsoo mulai kesal.

“aniya, aku tidak ikut.” Kata chanyeol sambil menahan tawanya.

Kyungsoo melipat kedua tangannya, menampakkan ekspresi kesalnya, yang membuat chanyeol hanya bisa tertawa melihatnya.

-o0o-

Keesokan harinya… #alurnya kecepetan lagi. Hehehe😀

Hari ini merupakan hari untuk melaksanakan audisi siapa-siapa saja yang akan mengikuti penyaluran bakat tadi. Cukup banyak yang mengikuti lomba tersebut.

Seorang namja tengah memasuki ruangan audisi, dengan baju kaos serta celana jeans, dan tatanan rambut yang rapi, dengan tampang yang cukup gugup akhirnya, ia memulai aksinya (?) namja itu –kyungsoo- segera bernyanyi. Seiring dengan alunan musik, berbagai lantunan kata ia nyanyikan dengan baik. Rasa gugup cukup menguasai dirinya, lantaran khawatir tidak akan lolos, dan pada saat itu hanya ada dia dan taeyeon. Yeoja yang dia sukai. Suara nya yang merdu, cukup membuat taeyeon takjub.

“Penampilan yang bagus. Kau lolos.” Kata taeyeon, lalu memanggil peserta berikutnya.

“Jeongmal ? gomawo noona, gomawo.” Kata kyungsoo gembira, lalu pergi meninggalkan ruangan tersebut.

Mengingat taeyeon hanya menangani audisi sendiri, hal ini pastinya benar-benar membuat taeyeon kelelahan. Apalagi peserta audisi sangatlah banyak. Setelah menyeleksi beberapa orang setelah kyungsoo. Masuklah seorang namja dengan atasan baju tanpa lengan, celana jeans, dan topi yang menutupi sebagian rambutnya itu. Namja tadi adalah sehun. Setelah diperbolehkan untuk menunjukkan bakatnya, akhirnya ia pun mulai menari seiring dengan alunan musik. Taeyeon yang melihatnya benar-benar kagum. Sampai-sampai ia sama sekali tidak berkedip sediktpun, karena itu ia sampai tidak sadar bahwa sehun telah selesai menampilkan bakatnya. Sehun yang melihat taeyeon, segera mendekat ke arah taeyeon, menempatkan (?) wajah nya tepat di depan wajah taeyeon sambil melambaikan tangannya tepat di depan wajah taeyeon dan sesekali menepuk pelan pipi taeyeon. Karena tepukan tadi, akhirnya taeyeon tersadar dari lamunannya.

“Bagaimana penampilanku ? apakah aku lolos ?” tanya sehun.

“E-ee, ne. Kau lolos.” Kata taeyeon gugup.

“Gomawo.” Kata sehun lalu pergi meninggalkan ruangan itu.

‘penampilan yang bagus’ batin taeyeon.

Setelah sehun tampil, akhirnya taeyeon kembali menyeleksi peserta lainnya. Saking banyaknya peserta ia tak sadar bahwa sekarang sudah waktunya pulang. Seharian ia habiskan untuk menyeleksi para peserta. Taeyeon pun segera bergegas untuk pulang. Ia berjalan ke arah bus stop, apalagi kalau bukan untuk menunggu bus.

Sudah cukup lama taeyeon menunggu, namun bus belum sama sekali muncul. Tiba-tiba berhenti sebuah mobil dihadapan taeyeon, pemilik mobil tersebut pun segera menurunkan kaca mobilnya. Setelah kaca mobilnya sudah benar-benar tidak menutupi dirinya, ia pun melihat ke arah luar, lebih tepatnya ke arah taeyeon.

“Noona, tidak pulang ? noona, sedang menunggu bus ?” kata sehun, namja tadi.

“Ne. Wae ?” tanya taeyeon.

“Aku tau noona kelelahan, lebih baik ikutlah bersamaku, lagipula ini sudah hampir malam.” Tawar sehun pada taeyeon untuk kedua kalinya setelah beberapa hari yang lalu.

“Baiklah.” Kata taeyeon yang memasuki pintu mobil sehun.

“Kajja!” kata sehun.

Selama perjalanan, keduanya diam, tidak ada yang dapat mencairkan suasana. Taeyeon yang merasa tidak nyaman, segera berkata.

“penampilanmu tadi bagus.” Kata taeyeon.

“gomawo.” Kata sehun tetap fokus menyetir.

Setelah 2 kalimat tadi, suasana kembali canggung. Dan itu bertahan hingga taeyeon sampai di depan rumahnya.

“Sudah sampai.” Kata sehun.

“Gomawo.” Kata taeyeon sambil tersenyum.

Sehun yang melihat senyuman taeyeon, tiba-tiba merasa begitu senang, seperti ada yang terjadi pada dirinya saat itu.

-o0o-

            Nampak seorang yeoja tengah memasuki practice room universitasnya. Ya, yeoja itu adalah taeyeon. Pagi ini ia ingin berlatih menyanyi untuk lomba penyaluran bakat tadi. Tanpa disadari didalam ruangan tersebut terdapat seorang namja yang tengah melatih bakat dance nya. Siapa lagi kalau bukan sehun. Taeyeon yang melihatnya pun duduk di 1 kursi yang terdapat di practice room. Menyaksikan bakat sehun. Entah kenapa taeyeon benar-benar kagum, dan tidak bisa berpaling dari apa yang ia lihat sekarang. Melihat sehun seperti sekarang ini cukup membuatnya tersenyum.

Setelah lama, melakukan latihan, sehun pun beristirahat, kagetlah dia setelah melihat taeyeon tengah duduk yang nampaknya sejak tadi telah datang. Dengan cepat ia menghampiri taeyeon.

“Untuk apa kau kesini ?” tanya sehun.

“Aku pun ingin latihan. Memangnya ini ruanganmu ?!” kata taeyeon.

“Ooo..” kata sehun sambil mengangguk pelan.

“Kau mengikuti lomba itu ?” tanya sehun lagi.

“Ne. Aku ikut.” Kata taeyeon.

“Kau ingin melakukan apa ?”

“Hanya bernyanyi.”

Sehun merespon perkataan taeyeon dengan kembali mengangguk.

-o0o-

Malam pun tiba, pada waktu inilah lomba tadi akan dimulai. Cukup meriah acara malam itu. Suara-suara para mahasiswa cukup membuat suasana semakin ramai.

Lomba pun dimulai, untuk mengawali lomba, taeyeon dipersilahkan untuk tampil pertama. Suaranya yang merdu benar-benar membuat pandangan tertuju padanya, hanya padanya. Begitupun sehun, ia terus menatap taeyeon lekat, tanpa sedikitpun berpaling. Setelah beberapa menit menampilkan bakatnya. Taeyeon pun menuruni tangga backstage. Ketika sedang menuruni tangga, tidak sengaja tubuh bertabrakan dengan tubuh seorang namja –sehun-. Semua itu terjadi, karena setelah taeyeon tampil, sehun lah yang akan menampilkan bakatnya setelah itu, mungkin karena terburu-buru ia tidak sengaja menabrak taeyeon. Tabrakan yang kuat, membuat taeyeon merasa kesakitan tepat pada bagian kakinya, sehun yang melihat taeyeon meringis kesakitan, dalam sekejap benar-benar merasa bersalah.

“Mianhae, mianhae.” Kata sehun sambil membantu taeyeon untuk berdiri.

“Gwaenchana.” Kata taeyeon.

“lebih baik aku antar kau ke uks. Aku tidak tega melihat orang kesakitan karenaku.”

“Tak usah. Lagipula saat ini kaulah yang tampil. Tidak apa-apa kau tidak mengikuti lomba itu ?” tanya taeyeon.

“Tak apa. Soal lomba, kau tidak usah memikirkannya.” Kata sehun sambil menuntun taeyeon ke uks.

Setelah jalan menyusuri koridor yang cukup gelap, sampailah mereka di uks sekolah. Dengan cepat sehun segera mengobati luka taeyeon, dan membiarkan taeyeon berbaring sebentar. Tanpa disadari taeyeon yang tengah berbaring, tiba-tiba tertidur. Sehun yang melihatnya hanya bisa tersenyum, seperti ada yang ia rasakan saat itu, dekat jantungnya berdetak tidak karuan.

Setelah cukup lama tertidur, taeyeon pun kembali terbangun, dan segera menoleh ke arah kini dan kanannya, didapatinya sehun yang tengah duduk sambil memainkan ponselnya.

“Hey, lebih kita kembali ke aula.” Kata taeyeon.

“Ne. Kajja! Sebentar, kaki mu sudah lebih baikan ?” kata sehun.

“Ne.” Kata taeyeon.

Sehun dan taeyeon pun jalan bersama, hingga mereka sampai di aula. Setelah sampai mereka pun segera mencari tempat. Cukup lama mereka ternyata meninggalkan aula, tanpa disadari sekarang adalah waktunya untuk pengumuman hasil lomba tadi.

“and the winner is KIM TAEYEON!” seru MC yang membawa acara lomba tadi.

Mendengar pengumuman tersebut, refleks sehun langsung memeluk taeyeon.

“selamat atas kemenanganmu noona, selamat.” Kata sehun gembira.

Taeyeon yang kaget akan tindakan sehun, hanya bisa diam. entah mengapa ia merasa nyaman bersama sehun.

“Sehun-ah…” kata taeyeon pelan.

“ne ? e-ee, mianhae noona, aku tidak bermaksud….” kata sehun.

“Gwaenchana.” Kata taeyeon sambil tersenyum pada sehun dan sehun pun membalas senyuman taeyeon.

Acara telah berakhir, seluruh orang-orang yang datang pada acara tadi dipersilahkan untuk pulang.

-o0o-

            Entah kenapa sehun yang semalam menemani taeyeon ke uks, tidak sengaja memeluk taeyeon, kini membuat keduanya menjadi dekat. Mereka terlihat sering bersama. Sehun dan taeyeon yang menyadari bahwa ada sesuatu yang terjadi pada mereka tiap keduanya bertemu, kini seakan-akan memiliki perasaan satu sama lain.

Sehun yang tengah duduk di koridor, segera mengeluarkan ponselnya dari saku celananya. Dengan cepat ia mengirim pesan ke taeyeon. Menyuruh taeyeon untuk menemuinya.

To : Taeyeon

Kau bisa temui aku di taman sekolah sekarang ? kau tidak perlu tau untuk apa. Jawab saja ya atau tidak.

From : Taeyeon

Baiklah.

Taeyeon yang mendapat pesan dari sehun segera mengarah ke taman sekolah. Setelah sampai didapatilah sehun yang tengah duduk di kursi taman.

“Hey.” Kata taeyeon mengagetkan sehun dari belakang.

“Ahh, kau ini, membuatku kaget saja.” Kata sehun yang kaget akan kedatangan taeyeon.

“Ada apa kau memanggilku kesini ?” kata taeyeon lagi.

“Duduk.” Kata sehun sambil menyuruh taeyeon duduk disampingnya.

“Aku menyukaimu, kau mau menjadi yeojachinguku ?” kata sehun tanpa rasa gugup sedikitpun.

“mwo ?!” kata taeyeon kaget.

“Kau tidak mendengarnya ? aku menyukaimu, kau mau menjadi yeojachinguku ?”

“hanya menyukaiku ? yasudah kau menjadi pengagum ku saja, kalau kau hanya menyukaiku.”

“Aniya, aku mencintaimu. Kau mau menjadi yeojachinguku ?” tanya sehun lagi.

Taeyeon mencoba untuk berpikir, walaupun sebenarnya ia sudah tau jawaban itu perasaan sehun padanya. Tiba-tiba pandangannya menangkap sosok tiffany, dengan cepat ia memanggil tiffany untuk menghampirinya.

“Fany-ah!” teriak taeyeon.

Orang yang dipanggil segera menoleh ke arah sumber suara, dan segera menghampiri pemilik suara tadi.

“wae ?” kata tiffany.

“sini.” Kata taeyeon yang langsung berbisik di telinga tiffany.

“Sehun menyatakan perasaannya padaku, dia sedang menunggu jawabannya, dan aku ingin kau yang memberi tau nya, ajak dia ke kantin, dan beri tau dia disana.” Kata taeyeon.

“Hmm. Ne.” Kata tiffany.

“Sehun..” kata tiffany.

“Wae ?” kata sehun.

“Temani aku ke kantin. Tidak ada kata menolak, kau harus menemaniku.” Kata tiffany yang langsung menarik tangan sehun.

“Tapi.. tapii…” kata sehun yang masih heran dengan tindakan keduanya. Taeyeon yang melihatnya hanya bisa tertawa.

“Ikut saja.” Kata tiffany dan langsung membawa sehun ke arah kantin. Mau tidak mau sehun pun mengikuti kemauan tiffany.

-o0o-

Sesampainya di kantin, tiffany dan sehun segera duduk di salah satu meja.

“Kau ingin tau jawaban atas perasaanmu pada taeyeon ?” kata tiffany sambil menahan tawanya.

“Tentu saja.” Kata sehun.

“Dia menerimamu.” Kata tiffany.

“Jeongmal ?” kata sehun kaget.

Tiffany mengangguk, sehun yang melihatnya segera berlari mencari taeyeon di taman, tanpa memperdulikan tiffany.

Setelah sampai di taman sekolah, benar saja taeyeon masih ada disana. Dengan cepat sehun menghampiri taeyeon dari arah belakang, dan langsung memeluk taeyeon karena saking bahagianya.

“Gomawo noona.” Kata sehun sambil terus memeluk taeyeon.

Taeyeon hanya tersenyum.

-TBC-

Gimana readers chapter 2 nya ? semoga lebih baik lagi. Untuk chapter 3 nya, mian aku bakal lama ngirim chapter 3 nya . Bocoran aja di chapter 3 moment seyeon bakal aku banyakin, dan di chapter 4 atau 3 bakal ada permasalahan antar keduanya. Gomawo^^

19 thoughts on “[Freelance] Leave Me Alone (Chapter 2)

  1. Please jgn Baekhyunnie namdongsaeng my baby biased(?) gua yg thor T_T.
    Siapa aja org ke 3nya mau Luhan?kris?suho?yeoli terserah. Msalahnya gua Ini Bunnies ngk rela klw baekhyun kaga sma taeng.Okaiabaikansaja

    HWAITAENG thor ditunggu Part selanjutnya~

  2. Please jgn Baekhyunnie namdongsaeng my baby biased(?) gua ya thor T_T.
    Siapa aja org ke 3nya mau Luhan?kris?suho?yeoli terserah. Msalahnya gua Ini Bunnies ngk rela klw baekhyun kaga sma taeng.Okaiabaikansaja

    HWAITAENG thor ditunggu Part selanjutnya~

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s