[Ficlet] Falling In Love

falling-in-love-asriwljng

Title : Falling In Love

Author : asriwljng

Length : Ficlet(1.324 words)

Rating : General

Genre : Sad, Friendship

Main Cast :

–          Jessica Jung

–          Kris Wu

Other Cast : Find it by your self^^

Disclaimer : FF ini asli punyaku, jika ada kesamaan alur cerita dengan FF lain itu karna tidak kesengajaan.

BEWARE OF THE TYPO(S), GUYS!

***

Author POV

Jatuh cinta itu memabukkan, apa lagi jika bertahan sampai bertahun – tahun. Padahal, orang yang kita cintai seseorang yang biasa saja, namun susah di dapatkan. Kenapa kita bisa bertahan? Semuanya karna cinta, cinta, dan cinta. Tapi, sakitkah hati kalian jika tidak bisa  menyatakan perasaan kalian pada seseorang yang kalian cinta?

Jessica Jung, gadis cantik berbadan kecil ini sudah memendam rasa cintanya pada lelaki yang berketurunan China-Kanada yang bernama Kris Wu atau Wu Yifan. Cintanya benar – benar tulus pada Kris, dan sampai setahun dia memendam perasaannya. Teman – temannya juga tidak tahu kalau Jessica menyukai Kris, dia sangat memendam perasaannya, kan?

Sempat Jessica berhenti menyukai Kris, karna tahu yang sebenarnya tentang sifat asli Kris. Sifatnya yang sangat tidak bisa diatur, bodoh, dan bengal. Namun lama kelamaan, dia menyukai Kris lagi, sampai sekarang. Lebih dari satu tahun.

Dan Jessica merasa seperti mendapat kupon belanja yang unlimited, setelah kenaikkan kelas menjadi kelas 2 di SMA, dia dan Kris beberapa kali sering melakukan eye contact, namun dengan cepat Jessica mengalihkan pandangannya dari Kris, agar teman – temannya tidak tahu kalau dia sedang menatap Kris.

***

“Bagaimana kalau kita bermain truth or dare?” usul Yuri. Dia mengambil duduk tepat disamping Jessica dengan beberapa makanan ringan yang sudah berada di tangannya setelah kembali dari kantin bersama dengan Tiffany. Semua mengangguk, termasuk Jessica.

“Aku akan memutar pensil ini, jika ujung dari pensil ini berhenti dan menunjuk salah satu dari kalian, kalian harus memilih Truth atau Dare.” Jelas Yuri lalu mulai memutar pensil kayu miliknya. Taeyeon, Tiffany, Hyoyeon, Jessica, dan Yuri merasakan jantung mereka yang berdebar, takut terpilih oleh pensil ini. Dan akhirnya ujung pensil ini berhenti dan menunjuk pada Hyoyeon.

Truth or Dare?” tanya mereka semua dengan kompak.

Dare!” jawab Hyoyeon percaya diri. Taeyeon, Tiffany, Jessica, dan Yuri mulai memamerkan smirk milik mereka masing – masing. Mendadak saja Hyoyeon menjadi tidak percaya diri setelah melihat smirk dari teman – temannya.

“Berlari 2 kali putaran di lapangan sekolah. Sekarang juga. Bagaimana?” kata Taeyeon sambil menahan tawanya. Tiffany, Jessica, dan Yuri bahkan kini sudah tertawa terbahak – bahak karna dare dari Taeyeon yang ia berikan untuk Hyoyeon.

“Baiklah!” ucap Hyoyeon lalu berdiri dari duduknya, berjalan keluar dari kelas dan mulai melaksanakan dare dari Taeyeon. Semua siswa kini memperhatikan Hyoyeon yang sedang berlari mengelilingi lapangan dengan pandangan yang aneh, bahkan ada yang juga menahan tawanya karna melihat Hyoyeon. Hyoyeon hanya menundukkan kepalanya dengan malu selama dia berlari.

“Selesai! Kalian menyebalkan!” Hyoyeon berucap dengan kesal lalu berjalan mendahului teman – temannya masuk ke dalam kelas.

“Lanjutkan permainan ini.” Ucap Hyoyeon sambil meneguk air mineral yang sudah ia bawa sendiri dari rumanya.

Sekarang giliran Hyoyeon yang memutar pensil itu, semua berdebar. Masih takut kalau selanjutnya adalah mereka yang akan terpilih. Jessica menghela nafas, ternyata pensil itu berhenti dan menunjuk padanya. Jessica mengalihkan pandangannya dari pensil itu, saat dia melihat ke pojok kelas, tak sengaja matanya bertemu dengan mata Kris. Ingin rasanya Jessica berteriak saat itu juga karna senang.

Truth or dare?” ucap mereka semua dengan kompak. Jessica berpikir dahulu, lalu dia menjawab, “Truth.

Taeyeon, Tiffany, Hyoyeon, dan Yuri mendesah kecewa karna pilihan yang Jessica pilih bukanlah dare. Semua mulai memikirkan pertanyaan apa yang akan mereka berikan pada Jessica, butuh 5 menit untuk mereka menyiapkan pertanyaan untuk Jessica.

“Aku bingung apa yang akan ku tanyakan pada Jessica.” Ucap Tiffany frustasi. Semua mengangguk menyutujui pernyataan Tiffany. Jessica menunjukkan senyuman kemenangan kepada mereka semua.

“Aku ada! Siapa lelaki yang kau suka? Di kelas ini, mungkin?” ucap Hyoyeon yang membuat Jessica terbatuk saat sedang meminum minuman sodanya. Jessica mengerang kesakitan karna tersedak oleh air soda yang tajam itu.

“T-tidak ada.” Ucap Jessica pelan. Rasanya saat Hyoyeon menanyakan pertanyaan tadi, Jessica merasa seperti di kekang oleh beribu – ribu bodyguard yang berbadan besar dan mempunyai wajah yang menakutkan.

“Tidak ada?” tanya mereka semua memastikan. Jessica hanya mengangguk pelan dan meminum lagi minuman soda miliknya tadi. Semua melanjutkan permainannya, sebelum Jessica memutar pensilnya, dia sengaja melirik ketempat dimana Kris duduk bersama teman  – temannya yang lain. Dan sialnya, Kris juga sedang menatap Jessica.

***

Jessica berjalan bersama teman – temannya yang lain menuju halte bus yang berada di depan sekolah mereka, 5 menit mereka menunggu bus tujuan mereka datang, dan akhirnya bus itu datang dan mereka semua masuk kedalam bus itu. Suasana bus yang masih sepi itu menyisakan banyak tempat duduk yang tersisa. Mereka mengambil duduk paling belakang yang berderet. Jessica mengambil duduk di dekat kaca jendela bus ini.

“Yul, kau tahu? Sedari tadi Kai memperhatikan mu saat kita sedang bermain truth or dare.” Ucap Tiffany meledek Yuri. Taeyeon, Jessica, dan Hyoyeon juga sudah mulai meledek Yuri.

“Diamlah, aku sudah tidak suka lagi dengannya!” jawab Yuri kesal. Jessica tertawa mendengar jawaban Yuri yang terkesan memaksakan untuk mengatakan perkataan Yuri tadi.

“Kau bohong saja. Kami semua tau kok kau masih menyukainya, hahaha.” Ucap Jessica meledek Yuri. Semua tertawa mendengar ucapan Jessica dan semakin meledek Yuri sampai membuat gadis itu kesal karna sikap teman – temannya yang sangat menyebalkan menurutnya.

“Hei, kalian tahu tidak? Sunny ternyata menyukai Kris!” ucap Taeyeon setelah selesai meledek Yuri. Hati Jessica mendadak sakit saat mendengar perkataan Taeyeon tadi, rasanya seperti ada batu yang sangat berat menimpa hatinya. Jessica hanya diam sambil menatap Taeyeon menunggu ucapan selanjutnya yang akan Taeyeon lontarkan.

“Oh, pantas saja dia belakangan ini suka bertingkah genit pada Kris. Betul, kan?” kata Yuri dan semuanya mengangguk mendengar perkataan Yuri. Jessica ikut mengangguk, membenarkan ucapan Yuri. Jessica juga tahu kalau belakangan ini Sunny suka bertingkah genit pada Kris agar lelaki itu dapat memperhatikannya.

“Kau tahu dari siapa?” tanya Jessica pada Taeyeon.

“Seohyun. Sebenarnya aku tak sengaja mendengar ucapan Seohyun saat menunggu Tiffany keluar dari toilet.” Jawab Taeyeon sambil mengangguk – anggukkan kepalanya untuk meyakinkan jawabannya kepada teman – temannya yang lain.

***

Jessica membuka pintu kamarnya dengan lemas, jujur saja Jessica selama perjalanan masih memikirkan perkataan Taeyeon tentang Sunny yang menyukai Kris. Pikirannya hanya terfokus pada itu saja, tidak ada yang lain.

Tanpa sadar, Jessica meneteskan airmatanya yang sudah ia tahan sedari tadi. Suara isakan tangisnya memenuhi seisi kamarnya. Beruntung tidak ada yang mendengar karna orang tua dan adiknya sedang tidak berada di rumah. Jessica menghempaskan tasnya dengan kasar ke lantai dingin kamarnya ini, lalu membanting tubuhnya ke kasur empuk miliknya.

Jessica memutar ingatannya pada tahun lalu, saat untuk pertama kalinya dia berbicara pada Kris saat Kris meminjam sesuatu darinya. Demi Tuhan, saat itu tangan Jessica bergetar dan sedikit dingin karna gugup. Berlebihan sekali, kan?

Dan saat dia sedang mendapat jam tambahan dari guru Kimianya. Dan saat itu dia di tempati untuk duduk bersama Kris oleh guru Kimianya. Selama duduk bersama Kris, hatinya berdebar tak karuan, tangannya juga dingin karna gugup. Saat itu juga Jessica ingin sekali berteriak bahwa dia sangat senang.

Namun itu hanya kisah dari mereka yang sangat sangat biasa. Jujur saja, Jessica saat baru pertama kali suka dengan Kris dia ingin sekali menjalin hubungan dengan Kris. Tapi itu sangat mustahil karna mengingat Kris yang tidak ingin berpacaran, bukan untuk fokus terhadap pelajaran. Namun karna kisah masa lalunya yang sampai sekarang Jessica tidak tahu dan ingin sekali mencari tahu apa penyebabnya.

Jessica terus menangis seperti orang bodoh karna menangisi orang yang tentu belum pernah menangisinya, bahkan memikirkan dirinya saja mungkin tidak pernah. Jessica mengusap airmatanya dengan kasar menggunakan punggung tangannya. Jessica berjalan menuju kamar mandi yang berada di kamarnya. Mengganti seragam sekolahnya menjadi pakaian santai, lalu mencuci mukanya yang sembab sehabis menangis tadi.

Jessica melihat pantulan wajahnya yang sangat menyedihkan di cerimin besar ini. Jessica meringis karna melihat wajahnya sekarang ini, sangat sangat menyedihkan. Bahkan Jessica tidak ingin melihat wajahnya sendiri, terlalu memalukan menurutnya.

Jessica kembali berbaring di tempat tidurnya. Memikirkan tentang bagaimana kalau dia masih tetap menyukai Kris yang mungkin tidak akan pernah menjadi miliknya. Sedih membayangkannya, Jessica bahkan ingin menangis lagi.

Jessica tersenyum miris, lalu menetapkan hatinya untuk berpindah hati ke lelaki lain yang mungkin bisa saja menjadi miliknya. Jessica kini benar – benar sudah meyakinkan hatinya untuk berhenti menyukai Kris lagi, berhenti untuk menyukai lelaki dingin yang memiliki tatapan yang sangat tajam yang memiliki kisah masa lalu yang kurang bagus untuk di kenang.

END

Timpuk aja timpuk aku kawaaaaan!-__- Ini cerita paling absurd yang pernah aku buat selama menjadi author hahahahahahaaaaaa. Fanfict ini cuman di buat 2 jam loh :’D

Dan sebenernya ini /cough/ kisah asli aku /cough/ Jadi ya maksudnya bikin fanfict ini mau nyalurin perasaan aku yang selama ini aku pendam ke kalian, biar kalian ngerasain jadi aku gimana HAHAHAHA😉 Tapi ada beberapa scene yang aku tambah, kaya pas sica nangis itu sebenernya di real aku ngga nangis ahahahahaha, ngapain amat nangis gara2 cowo-_-

Oh ya, ini juga ada beberapa notice untuk kalian yang ngikutin ff aku yang ‘Why?’ klik disini untuk baca noticenya.

Comment ditunggu guys!mwaaaah!

24 thoughts on “[Ficlet] Falling In Love

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s