[Freelance] Drabble Compilation 6 EXOShidae (Special Colaboration Nam ft. Ace Babies)

Title: 6 Drabble Compilation

Author: Nam feat. Ace Babies

Main Cast: Seo Joo Hyun SNSD || Xi Lu Han EXO
Kim Hyo Yeon SNSD || Zhang Yi Xing EXO
Kim Tae Yeon SNSD || Byun Baek Hyun EXO || Do Kyung Soo EXO
Jung Soo Yeon SNSD || Wu Yi Fan EXO
Choi Soo Young SNSD || Park Chan Yeol EXO
Hwang Mi Young SNSD || Oh Se Hoon EXO

Supporting Cast: Kim Joon Myun EXO || Kim Jong Dae EXO || Lee Sun Kyu SNSD
Lee Dong Hae SUJU || Shim Chang Min TVXQ

Genre: Romance || Triangle Love || Marriage Life
Friendship || Hurt || other.. find by yourself v(’-‘)

Length: Drabble Compilation EXOSHIDAE

Pairing: SeoHan || HyoLay || BaekKyungYeon
KrisSica || ChanSoo || HunFany

Rating: PG+17

A/N: [Nam ft. Ace Babies] annyeong EXOSHIDAE shipper~
[Nam] Nam balik lagi nih.. kali ini bawa fanfic drabble compilation
disini maaf bangeet yah kalau pairing nya kurang kalian sukai🙂
mian juga karena aku hanya buat 6 member SNSD doang, soalnya mereka bias aku di SNSD
dan otak aku lagi buntu ide -.-
kebanyakan bacon mending cuss
happy reading~ don’t bash if you not like this pairing! kamsa ^^
ini adalah FF pertama aku yang dikolaborasikan dengan anak sawah /lirik Kia/
[Ace Babies] aku cuma bikin yang SeoHan sama BaekYeonKyung doang :3

~ Sweet Kiss || SeoHan ~

Seohyun masih belum bisa pulang ke rumahnya karena pekerjaannya di kantor sangat menumpuk. Sebenarnya, dia ingin sekali menyiapkan makan malam untuk suaminya Luhan. Tapi, beginilah wanita pekerja. Pulang malam setiap harinya. Seohyun sebenarnya tidak ingin bekerja tapi Luhanlah justru yang memaksa. Katanya sih agar Seohyun tidak terlalu monoton. Huft~ lelaki macam apa Luhan itu? Biasanya lelaki itu menginginkan sang istri bekerja di rumah sebagai ibu rumah tangga untuk melayani suaminya. Lah? Coba lihat Luhan! Dia malah menyuruh Seohyun untuk bekerja. Hash~ kalau saja Seohyun tidak mencintai Luhan lebih mungkin dia sudah menendang Luhan dari hidupnya. Tapi itu tidak mungkin karena mereka berdua saling mencintai.

“kau masih banyak pekerjaan ne?”

Tiba-tiba saja terdengar suara seorang namja membuyarkan lamunan Seohyun. Nampaknya Seohyun mengenali suara itu. Seohyun pun menoleh ke arah pintu kantornya dan benar saja, disana berdiri seorang namja berperawakan cukup ideal. Luhan sang suami.

“kenapa kau datang ke kantorku?” tanya Seohyun.

“wae? Aku rindu padamu yeobo” ucap Luhan sembari mendekati Seohyun.

“aku juga.. tapi pekerjaan ini benar-benar banyak” ucap Seohyun sembari membereskan dokumen-dokumen yang berhamburan di mejanya.

“biar aku bantu” ucap Luhan.

“tidak usah~” ucap Seohyun lembut.

“ha~ kenapa kau menolak pertolonganku?” ucap Luhan kesal sembari melipat kedua tangannya di depan dadanya.

“aku tidak ingin membuat orang lain masuk ke dalam dunia kesibukan ini” ucap Seohyun masih bertengger untuk membereskan dokumen-dokumen di mejanya.

“hh”

Luhan hanya menghela nafas kasar.

“apa kau sudah makan?” tanya Seohyun.

“belum” ucap Luhan.

“omona~ jinjja? Ya sudah! Ayo kita ke kantin kantorku!” ucap Seohyun yang akan mengambil mantelnya tapi cengkraman tangan Luhan memberhentikan langkahnya.

“wae?” tanya Seohyun sembari menatap Luhan.

“aku tidak ingin makan disana” ucap Luhan.

“geurae?”

“aku ingin kita makan di rumah” ucap Luhan sembari menggenggam lengan Seohyun sembari menatap dalam mata Seohyun.

Seohyun sedikit gugup. Tidak biasanya Luhan berbuat se-romantis ini padanya.

“ayolah~” ucap Luhan sembari mengedipkan sebelah matanya.

Seohyun hanya mengangguk.

“yeah! Kajja!” seru Luhan. Dia pun menarik lengan Seohyun untuk keluar dari perusahaan dimana Seohyun bekerja.

“silahkan naik Ny. Xi~” ucap Luhan sembari membukakan pintu mobil miliknya.

“hm..”

Seohyun hanya terkekeh.

Luhan pun segera menjalankan mobilnya menuju rumahnya bersama Seohyun.

“oh ya.. Suho masih ada di rumah kita?” tanya Seohyun. Suho itu adiknya.

“ne..” ucap Luhan masih terfokus dengan jalanan.

CKIIITT

“aw~” ringis Seohyun ketika jidatnya mengenai depan mobil.

“omo~ gwaenchanha?” tanya Luhan panik.

“gwaenchanha” ucap Seohyun.

“omona~ jidatmu berdarah Hyunnie..” ucap Luhan. Tapi dihatinya dia mempunyai ide jahil.

“jinjja?” tanya Seohyun panik.

“ne..”

Luhan pun mendekatkan wajahnya ke wajah Seohyun. Seohyun bingung, sebenarnya Luhan ingin melakukan apa?

Tanpa terasa, bibir Seohyun dan Luhan sudah menempel. Seohyun hanya dapat membulatkan matanya. Luhan hanya tersenyum ditengah ciumannya bersama Seohyun. Luhan melumat, menghisap dan semakin memperdalam ciumannya pada Seohyun. Seohyun pun menikmatinya dengan cara membalas ciuman Luhan.

DIT DIT

Bunyi klakson terus menggema di jalan tersebut. Sedangkan Luhan maupun Seohyun hanya mengacuhkannya.

‘yes you are my baby baby baby..’

Telepon genggam Luhan berbunyi.

“ah~ kenapa menganggu sekali sih?” kesal Luhan yang sudah melepaskan tautan bibirnya pada bibir Seohyun.

“kau ini! Cepat angkat teleponnya!” ucap Seohyun.

“hh~ yeobseyo?…. eoh?… ne!”

“nugu?” tanya Seohyun.

“bukan siapa-siapa” ucap Luhan diiringi seringaiannya. Seohyun semakin bingung.

CHU~

Luhan kembali mencium Seohyun ganas. Bunyi klakson di belakang kendaraan Luhan pun kembali menggema.

~ Honey Bunny Sweetie || HyoLay ~

“honey!!” teriak Lay.

Hyoyeon yang sedang meracik bumbu di dapur langsung berlari kecil menuju ruang depan.

“waeyo bunny?” tanya Hyoyeon.

“kemarilah..” ucap Lay.

Hyoyeon hanya terdiam.

“kemarilah honey..” ucap Lay sekali lagi.

Hyoyeon pun mendekat ke arah sang suami yang sedang terduduk di sofa ruang utama rumahnya.

“waeyo?” tanya Hyoyeon.

“apa rasanya sudah pas?” tanya Lay.

“rasa? Maksudnya?” tanya Hyoyeon.

“aish~” gerutu Lay. Aha! Terbesitlah ide jahil Lay di pikirannya.

Lay memegang lengan Hyoyeon. Hyoyeon semakin bingung.

CHU~

Lay melumat bibir Hyoyeon lalu melepaskannya.

“ini sudah pas” ucap Lay sembari tersenyum.

Hyoyeon bingung. Pas? Apa yang pas?

“masakanmu… masakanmu bumbunya sudah pas” ucap Lay.

Hyoyeon hanya mengangguk polos. Hyoyeon pun berniat kembali ke dapur tapi Lay masih saja memegang lengan Hyoyeon.

“bunny~ tolong lepaskan genggamanmu” ucap Hyoyeon lembut.

Lay hanya menggeleng bak anak kecil yang tidak mau ditinggalkan orangtuanya.

“jangan terus urusi masakanmu itu honey~” ucap Lay.

Hyoyeon hanya dapat menggeleng lalu dia menjawab, “kalau kau tidak makan, nanti kau sakit”.

“biar saja aku sakit karena aku kelaparan, tapi aku tidak mau sakit karena kau tidak pernah memperhatikanku” ucap Lay memasang wajah sesedih mungkin.

“aku memperhatikanmu dengan cara memberikanmu makanan, bunny~” ucap Hyoyeon dingin.

Sebenarnya Hyoyeon ingin sekali memperhatikan Lay, tapi.. pernikahan ini kan karena perjodohan. Hati Hyoyeon masih berada di tempat lain.

“Hyo.. aku tahu alasanmu tidak pernah memperhatikanku..”

Hyoyeon pun menatap Lay.

“hatimu masih berada di tempat lain kan?”

GLEK

Kenapa Lay bisa mengetahuinya?—pikir Hyoyeon.

“tenang saja.. aku tidak akan marah.. aku akan membuatmu ah tidak! Maksudku, aku akan membuat hatimu itu berpindah ke tempatku.. hatiku” ucap Lay sembari berdiri menghadap Hyoyeon.

Hyoyeon hanya diam. Apa yang harus dia perbuat?

Tanpa terasa, Lay sudah memeluk Hyoyeon erat. Air mata Hyoyeon tidak dapat terbendung lagi yang akhirnya harus meluncur di pipinya dan itu pasti mengenai pakaian Lay.

“hiks..”

Hyoyeon tidak dapat menahan suara itu. Suara tangisannya.

“aku akan menjagamu untuk selamanya Hyo.. aku akan selalu menjaga hatimu untuk selamanya agar kau tidak selalu terpuruk dalam kesedihan” ucap Lay lembut sembari mengelus rambut Hyoyeon pelan. Hyoyeon semakin terisak di dalam pelukan Lay.

Lay pun melepaskan kontak bersama Hyoyeon dan mengecup dahi Hyoyeon lembut.

“oh ya, apa masakanmu sudah matang honey?” tanya Lay.

Hyoyeon langsung membulatkan matanya dan berlari kecil menuju dapur dengan tergesa-gesa. Lay pun mengikuti Hyoyeon berjalan ke dapur.

“fuuh~ untung saja” ucap Hyoyeon ketika melihat masakannya yang belum terlalu matang.

“waeyo? Apa sudah matang?” tanya Lay sembari memeluk Hyoyeon dari belakang.

“sebentar lagi” ucap Hyoyeon.

“hm..”

“em.. aku harus coba sekali lagi” ucap Hyoyeon. Dia pun menyendokkan kaldu sayuran yang sedang dimasaknya satu sendok makan.

“hm.. sepertinya kurang garam dan lada” ucap Hyoyeon. Tanpa aba-aba, Lay langsung membalikkan tubuh Hyoyeon dan mencium Hyoyeon. Hyoyeon hanya dapat menikmatinya.

“bukankah ini sudah enak?” ucap Lay sembari tersenyum manis.

“he em..” ucap Hyoyeon sembari menganggukan kepalanya pelan.

Hyoyeon pun mematikan kompor dan segera menuangkan sedikit sup itu ke mangkuk kecil untuknya juga Lay.

“bisakah kau membantuku?” ucap Hyoyeon.

Lay melihat ke arah Hyoyeon dan segera mengangguk.

Mereka pun duduk di kursi meja makan yang letaknya tak jauh dari dapur dan ruang utama. Lay menggeser kursinya ke dekat Hyoyeon.

“waeyo?” heran Hyoyeon.

“aku ingin kau menyuapiku” ucap Lay.

“ha~ dasar manja!” ucap Hyoyeon diiringi tawa kecilnya.

“aaaaa” intrupsi Hyoyeon agar Lay membuka mulutnya.

Satu suapan sudah masuk ke mulut Lay. Suapan itu pun sepertinya sudah habis.

“em.. aku ingin memberimu hadiah karena sudah mau menyuapiku” ucap Lay.

“apa itu?” tanya Hyoyeon.

CUP

Dengan cepat kilat Lay mengecup pipi kanan, kiri dan bibir Hyoyeon. Tapi saat di bagian bibir, Lay malah memperlama kecupannya yang berubah menjadi ciuman manis.

“menyebalkan” desis Hyoyeon ketika Lay melepaskan ciumannya pada bibir Hyoyeon.

Lay hanya tersenyum penuh kemenangan.

~ The Secret || BaekKyungYeon ~

“Baekki!” teriak Taeyeon yang diketahui adalah sahabat dekat Baekhyun, namja yang sangat terkenal di kalangan mahasiswi di Universitas Seoul.

Baekhyun pun menoleh ke belakang dan.. Taeyeon.

“waeyo?” tanya Baekhyun dingin ketika Taeyeon sudah ada di sampingnya.

“kenapa kau dingin begitu?” tanya Taeyeon.

“hh.. bukankah aku sudah mengirimimu pesan elektronik tadi malam?” tanya Baekhyun dingin sembari menatap kosong jalanan.

“oh.. kau tidak serius kan soal itu?” tanya Taeyeon. Dia benar-benar tidak percaya dengan semua kalimat yang Baekhyun dituliskan di pesan tersebut.

“aku serius” ucap Baekhyun dingin.

JDER

Taeyeon sedikit mundur. Baekhyun tidak peduli, dia terus berjalan menjauhi Taeyeon. Taeyeon hanya dapat menahan air matanya yang sudah menggenang di pelupuk matanya.

PUK

“K-kyungsoo?” kaget Taeyeon.

“kau kenapa?” tanya Kyungsoo.

“ak-aku.. Baekhyun… hiks”

Taeyeon segera memeluk Kyungsoo sahabatnya juga. Kyungsoo sedikit bingung, tapi dia segera mengerti apa yang akan diucapkan Taeyeon. Baekhyun, dia sudah mengetahuinya.

FLASHBACK ON

CHU~

Tak sengaja Kyungsoo melewati kelas Baekhyun dan dia sedikit terkejut melihat pemandangan yang dia lihat sekarang. Baekhyun sahabatnya sedang berciuman dengan Sunny adiknya sendiri. Kyungsoo tahu, Taeyeon menyukai Baekhyun.

“Sun!” bentak Kyungsoo pada Sunny. Sunny pun mendorong Baekhyun.

PLAK

“oppa~” ringis Sunny setelah sebuah tamparan mendarat tepat di pipi kirinya.

“kenapa kau mau saja huh?!” bentak Kyungsoo.

“hei Kyungsoo.. kenapa kau sakiti Sunny huh?!” bentak Baekhyun.

“Sun.. kau tahu kan.. Taeyeon menyukai Baekhyun!” ucap Kyungsoo.

“aku tahu itu oppa.. aku tidak sengaja.. mianhaeyo oppa~” ucap Sunny lirih.

“apa katamu? Taeyeon menyukaiku? Hh.. jinjjayo! Aku menyukai adikmu kau puas?!” teriak Baekhyun.

“oppa~” ucap Sunny menahan lengan Kyungsoo agar Kyungsoo tidak menonjok Baekhyun.

“awas saja kau Byun Baek Hyun!”

FLASHBACK OFF

“hiks..”

“tenanglah Taeyeon..”

“mana mungkin aku bisa tenang jika.. Baekhyun tidak ingin lagi melihat wajahku! Kenapa dia mengetahui bahwa aku menyukainya Kyungsoo?!” teriak Taeyeon tak karuan.

“apa.. kau yang memberitahunya?” tanya Taeyeon.

Kyungsoo hanya mengangguk lemah.

“kau! Bukankah kau berjanji padaku agar menjaga rahasia ini?!” teriak Taeyeon.

“tapi Taeng..”

“cukup! Aku benci kau Kyungsoo! Niga mibda!” teriak Taeyeon sembari berlari menjauh dari Kyungsoo.

“Taeng.. mianhae saranghae~” gumam Kyungsoo.

~ Ssst.. || KrisSica ~

Kris masih saja bertengger pada kertas ulangan di mejanya.

“Kris~” panggil Sica pelan.

Kris hanya dapat menghela nafas lalu kembali fokus pada kertas ujiannya.

“Kris~”

Kris pun membuang nafasnya kasar.

“waeyo?” ucap Kris ketika berbalik ke belakang.

“kau tahu rumus soal nomor 3 ini? Tolong bantu aku Kris~” ucap Sica sembari membuat aegyo.

“aku tidak bisa” ucap Kris dingin sembari berbalik kembali menghadap lurus ke depan.

PUK PUK

“yak!” teriak Kris.

Ups! Ini kan ujian guru killer Mr. Jong Dae.

“ada apa Kris-ssi? Kau stress karena ujian yang ku berikan sulit?” tanya Mr. Jong Dae sinis.

“em.. bu-bukan” jawab Kris gugup.

“geurae?”

“aku hanya meluapkan amarahku karena aku salah menjawab soal” ucap Kris berbohong. Padahal dia berteriak karena Sica terus menganggunya.

“ya sudah! Cepat selesaikan ujian kalian! Waktunya tinggal 10 menit lagi” ucap Mr. Jong Dae.

10 menit kemudian..

TENG TENG

“baiklah.. ujian kali ini selesai… silahkan istirahat dan bawa kertas ujian kalian ke meja saya” ucap Mr. Jong Dae.

“ha~ bagaimana ini?” panik Sica.

Kris sebenarnya merasa kasihan melihat temannya sekaligus orang yang dia cintai ada dalam bahaya tapi.. apa yang harus dia lakukan? Apa dia harus menukarkan kertas ulangannya? Ah~ itu tidak mungkin!

“Kris-ssi? Sooyeon-ssi?” panggil Mr. Jong Dae.

Kris dan Sica pun berdiri untuk menyerahkan kertas ujian mereka.

“hah~ kenapa kau tidak mau memberitahuku Kris?!” kesal Sica.

“mianhae.. aku juga lupa rumus soal itu” ucap Kris.

“ha~ bukankah kau ini pintar?” tanya Sica.

“ne.. tapi kan, wajar saja jika orang pintar juga pernah lupa” ucap Kris.

Sica hanya mendengus kesal.

“awasssss!!” teriak seseorang dari arah belakang Sica.

Kris melihat Donghae sedang bermain skate board dan Kris tahu bahwa Donghae itu payah.

GREP

Kris menangkap Sica dan tanpa sengaja Kris mencium dahi Sica. Sica hanya membulatkan matanya merasakan perilaku Kris padanya.

“omona~ gwaenchanha?” tanya Seohyun kekasih Luhan adik Donghae.

“eh? Oh… ne” ucap Sica gugup setelah melepaskan kontaknya bersama Kris.

“beritahu oppamu itu Seo!” ucap Kris.

“eh? Mianhae.. ish~ Hae—ppa..” ucap Seohyun sembari menyusul Donghae yang sudah tersungkur di koridor kelas XII.

“em.. gomawo” ucap Sica malu-malu. Kris hanya menggaruk tengkuknya menahan malu.

CHU~

Tiba-tiba saja Kris mencium Sica.

“eoh?” kaget Sica setelah Kris melepas ciumannya pada Sica.

“sssstt.. saranghaeyo Sooyeon~” ucap Kris.

Sica hanya tersenyum.

“nado..” balas Sica.

~ Campmates || ChanSoo ~

Siang harinya..

“MWO? Satu tenda dengan Chanyeol?” teriak Sooyoung tepat di telinga Changmin kakaknya.

“waeyo? Kau gugup huh jika harus satu tenda dengan kecenganmu?” goda Changmin.

“ish.. bukankah masih ada orang lain huh?” teriak Sooyoung.

“hei hei.. yeoja yang mengikuti kemah basket kali ini hanya kau saja, Soo” ucap Changmin.

“hash~ terserah!” teriak Sooyoung.

Changmin hanya tersenyum penuh kemenangan.

Malam harinya..

“annyeong Soo~” sapa Chanyeol.

“hm..”

“kenapa kau begitu dingin?” tanya Chanyeol.

“waeyo? Apa salah?” ucap Sooyoung.

“salah besar” ucap Chanyeol.

“terserah” ucap Sooyoung dingin. Dia pun membuat tenda yang akan ditempati olehnya dan Chanyeol.

“baiklah.. silahkan kalian beristirahat karena besok kita akan sangat lelah jadi.. jaga kondisi kalian.. terimakasih”

“ish! menyebalkan” desis Sooyoung.

SRAT

“ladies first” ucap Chanyeol yang masih saja menampangkan senyuman manisnya pada Sooyoung.

Tanpa berkata ‘gomawo’, Sooyoung memasuki tenda dan segera membaringkan tubuhnya disusul Chanyeol.

“Soo..” panggil Chanyeol.

“hm..”

“kau.. sudah punya namjachingu tidak?” tanya Chanyeol hati-hati.

GLEK

Sooyoung berpikir keras. Jika memberitahu Chanyeol bahwa dia belum mempunyai namjachingu sekali pun pasti sangat memalukan tapi jika berbohong.. itu lebih memalukan. Hash~ lebih baik memberitahukan yang pertama saja.

“aku belum pernah berpacaran” ucap Sooyoung pelan.

“jinjja?” tanya Chanyeol tak percaya hingga yang awalnya tubuhnya berbaring sekarang menjadi terduduk.

“kenapa kau sangat berlebihan?” ucap Sooyoung sinis.

“wuoh~ aku sangat tidak percaya.. yeoja sepertimu tidak pernah berpacaran sekali pun” ucap Chanyeol.

“wae? Kau ingin menghinaku eoh?!” ucap Sooyoung bernada sedikit tinggi (?).

“ani! Aku hanya tidak percaya saja.. yeoja baik hati dan cantik sepertimu tidak pernah berpacaran, itu adalah hal yang aneh” ucap Chanyeol yang sontak membuat pipi Sooyoung bersemu.

Chanyeol menatap ke atas, Sooyoung pun mengikuti arah tatapan Chanyeol.

“kenapa kau melihat ke atas?” tanya Sooyoung.

“hm? Aku hanya senang saja” ucap Chanyeol sembari tersenyum.

Sooyoung mengerutkan dahinya. Senang?

“aku senang karena aku menjadi campmates mu” ucap Chanyeol yang tanpa diketahui sudah mendekatkan wajahnya ke wajah Sooyoung.

CHU~

“saranghae Shim Soo Young..” ucap Chanyeol setelah mengecup dahi Sooyoung.

Sooyoung hanya diam.

“ha~ aku ngantuk sekali..” ucap Chanyeol.

Dia pun kembali berbaring dan segera memejamkan matanya.

“saranghae? Nado saranghae my campmates” gumam Sooyoung.

~ Fanboy || HunFany ~

‘Yeah.. EXO and TTS~ MAMA and Twinkle
Yeongweonhi fall in love everybody hand’s up!’

Suara itu, itu adalah suara Sehun. Lebih tepatnya Oh Se Hoon. Dia adalah salah satu maknae di EXO, sebuah grup yang beranggotakan 12 orang lelaki asal Korea Selatan.

TaeTiSeo. Malam itu, 4 member EXO yang terpilih bersama sub-unit SNSD yaitu TaeTiSeo menyanyikan sebuah lagu dari Usher di atas panggung SMTOWN. Tak disangka, semua member TaeTiSeo sangat menikmati lagu itu karena mereka langsung merasa jatuh cinta pada 3 member EXO. Taeyeon jatuh cinta pada Kyungsoo atau yang akrab dipanggil D.O. Seohyun sang maknae menyukai Luhan. Dan yang terakhir adalah Tiffany yang menyukai maknae EXO yaitu Sehun.

Lagu itu pun selesai dinyanyikan oleh mereka. Mereka pun turun dari atas panggung menuju back stage.

“eonni, apa kalian haus?” tanya Seohyun pada FanyYeon.

“em.. aku lapar” ucap Taeyeon.

“hash~ kau selalu lapar Yeon..” ucap Tiffany diiringi tawa kecil Seohyun.

“kalau Tiffany eonni haus tidak?” tanya Seohyun pada Tiffany.

Tiffany hanya mengangguk.

“ya sudah.. aku ingin mengambil minuman dulu” ucap Seohyun.

“aku ikut..” ucap Taeyeon.

“fuuh~ mereka ini” gumam Tiffany melihat tingkah Seohyun dan Taeyeon yang sepertinya bertukar jiwa. Seohyun bertingkah bagai Leader dan Taeyeon bertingkah bagai Maknae. Aneh.

“annyeong~”

Tiffany langsung menoleh dan… Oh Se Hoon?

Tiffany langsung gemetar. Dia gugup? Tentu saja. Sehun, namja yang sekarang menyapanya ini adalah orang yang menjadi cinta pada pandangan pertamanya pada saat di atas panggung tadi.

“noona..”

“eh? Oh.. annyeong Sehun~” balas Tiffany.

“noona kenapa melamun?” tanya Sehun.

“ani.. aku hanya sedang berpikir” jawab Tiffany asal.

“oh… oh ya noona!”

Tiffany langsung melihat Sehun.

“waeyo?” tanya Tiffany.

“Seohyun noona mana?” tanya Sehun.

JDER

Seohyun? Hash~ harusnya dia tidak berharap lebih. Tiffany tahu bahwa hampir semua member EXO dimulai dari Suho, Kris, Baekhyun, Luhan, Kai, Kyungsoo, Chanyeol, Tao dan.. Sehun merupakan fanboy Seohyun. Semua artis SM bahkan mengetahui hal itu.

“dia sedang mengambilkanku minuman” ucap Tiffany.

“oh…”

Tiffany hanya menghela nafasnya. Di dalam hatinya dia memaki Seohyun. Kenapa Seohyun selalu mempunyai banyak sekali fanboy? Bahkan, senior-seniornya di SM pun menjadi fanboy Seohyun. Dimulai dari Changmin, Yunho, Leeteuk, Donghae, Yesung, Henry, dan banyak lagi. Artis luar SM pun banyak menyukai Seohyun. Dimulai dari Junsu, Chansung, Jaebum, Jinwoon, dan masiiiihhh banyak lagi.

“eh ada Sehun eoh?” ucap Taeyeon yang sudah memegang beberapa makanan ringan ditangannya yang diikuti Seohyun yang membawa 1 botol air putih dan 2 gelas jus anggur.

“annyeong~” sapa Sehun pada Taeyeon dan Seohyun sembari tersenyum.

“annyeong~” balas Taeyeon dan Seohyun.

“mau minum atau mau makanan saja?” tanya Taeyeon sembari menyodorkan makanan yang dibawa olehnya.

Sehun pun mengambil sedikit makanan ringan yang disodorkan Taeyeon.

Tiffany membuang nafas kasar.

“waeyo eonni?” tanya Seohyun melihat Tiffany yang selalu membuang nafas kasar.

“eobseo!” jawab Tiffany ketus.

Seohyun, Taeyeon dan Sehun pun terus mengobrol tanpa memperdulikan kehadiran Tiffany.

“aku juga ingin menjadikan kau sebagai fanboy ku Oh Sehun” gumam Tiffany.

THE END

[Ace Babies] Yang SeoHan, HyoLay, KrisSica sama ChanSoo happy ending🙂
[Nam] yang BaekKyungYeon sama HunFany sad ending huhu😥
[Nam ft. Ace Babies] kajja komen, like, kritik, saran dan lain-lain ^^
but.. don’t bash! Peringatan ini berlaku bagi siapapun oke😉
kamsahamnida~ *BOW berkali-kali*

24 thoughts on “[Freelance] Drabble Compilation 6 EXOShidae (Special Colaboration Nam ft. Ace Babies)

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s