[Freelance] I Know…

I Know... poster

Title
I Know..

 

Author
L’Cloud

 

Length
Ficlet

 

Rating
PG 13+

 

Genre
Romance

School Life

 

Main Cast
Kim Taeyeon

Xiumin

 

Disclaimer
The storyline is made by my self. The casts are owned by God, their parents, and their selves.

 

Author Note

So many typos. Sorry for annoying story…

Thanks for read.

****

Taeyeon POV

Apa dia tahu? Apa lelaki itu tahu bahwa aku menyukainya? Tapi ia menghindariku. Kau tahu, menghindariku!

Namanya Xiumin, seorang siswa keturunan China. Adik kelasku. Kelas 1 di sebuah SMA di Seoul. Dan dia, populer.

Namaku Taeyeon, seorang siswi keturunan Korea asli. Tak memiliki barang setetespun darah China, Amerika, Inggris, atau yang lainnya. Kelas 3 di sebuah SMA di Seoul. Geek. Dan, tidak populer. Termasuk gerombolan siswa-siswi terbuang. But at least, aku bisa melukis.

Ah kau tahu, iya, lelaki yang selalu bersama Luhan itu, dia sangat populer. Tapi aku cukup bersyukur dia tak sepopuler Luhan. Meskipun, sebenarnya kata ‘tak sepopuler’ itu tak benar-benar menggambarkan jumlah siswi-siswi yang mengidolakannya. Mulai dari kelas 1, kelas 2, dan tentu saja yang seperti aku, kelas 3. Jumlahnya mengintimidasi.

Aku benar-benar gila! Aku selalu mencari celah ke manapun aku bisa bertemu dengannya. Di kantin, di perpustakaan, bahkan di pelataran parkir sekolah. Aku selalu mencari celah untuk melihatnya. Tidak. Tidak benar-benar melihatnya, karena, setiap kali ia ada di dekatku, aku justru…. tak bisa menatap ke arahnya. Hanya sekelebat, terkadang aku mencuri pandang darinya. Ah, keberadaannya di dekatku saja, sudah membuatku sangat… Bahagia.

Tapi sepertinya dia mulai menyadarinya.

Dia selalu melihat ke arahku dengan cara yang dingin. Hanya perasaanku sajakah?

Tapi ia juga mulai menghindari tempat-tempat di mana aku mungkin bisa bertemu dengannya. Ya Tuhan, bagaimana ini? Sepertinya dia tahu aku menyukainya!!!

 

Xiumin POV

Aku tahu dia menyukaiku. Aku tahu gadis itu menyukaiku. Maka dari itu aku mengindarinya. Yea, kalian tahu, aku menghindarinya!

Namanya Kim Taeyeon. Keturunan Korea asli. Kakak kelasku. Kelas 3 di sebuah SMA di Seoul. Dan dia, tidak populer. Yang lebih parah, dia termasuk gerombolan siswa-siswi terbuang.

Namanku Xiumin, seorang siswa keturunan China murni. Tak memiliki barang setetespun darah Korea. Kelas 1 di sebuah SMA di Seoul. Dan aku, populer. Sangat populer.

Ah kau tahu, gadis yang selalu bersama Lee Sun Kyu itu, dia sangat aneh. Meskipun dia tak seaneh Sun kyu, tapi kata ‘tak seaneh’ itu tak benar-benar menggambarkan keanehannya. Dia pendek, bersuara nyaring, rambut yang dikucir dua, kacamata tebal yang tidak chic, dia benar-benar seorang GEEK!! Yea kau bisa melihat? Tumpukan buku di tangannya itu mungkin lebih tinggi dari tubuhnya!

Dia benar-benar gila! Seperti sasaeng fans! Dia selalu mencari celah ke manapun dia bisa bertemu denganku. Di kantin, di perpustakaan, bahkan di pelataran parkir sekolah. Dia selalu mencari celah untuk melihatku. Tidak. Tidak benar-benar melihatku, karena, setiap kali aku ada di dekatnya, dia justru bertingkah seolah aku tak ada. Meskipun hanya sekelebat, tapi, menyadari dia mencuri-curi pandang ke arahku. Terlebih teman-temannya yang aneh itu selalu menggodanya sembari menatap ke arahku. Keberadaannya di dekatku, benar-benar membuatku, GILA.

Untuk itulah aku menghindarinya.

Membuatnya merasa tak nyaman karna aku menatapnya dengan dingin.

Sepertinya dia sudah menyadari bahwa aku tak suka ia ada di dekatku. Sepertinya ia juga mulai paham bahwa ia harus mengambil jarak dariku. Sepertinya ia mulai mengerti bahwa dia adalah orang paling aneh di antara jajaran fansku. Yea, fan yang paling tak kuharapkan. Dia.

 

Taeyeon POV

Aku tahu, aku harus mengambil jarak yang lebih lebar darinya. Dia pasti sangat terganggu dengan kehadiranku. Kau tahu, sebenarnya aku kasihan saat tahu bahwa ternyata ia dijadikan bahan olok-olokan karna ada satu fannya yang aneh sepertiku. Aku tak tega melihatnya seperti itu. Ia tak seharusnya diperlakukan seperti itu.

Dia pasti ingin kabur ke dunia di mana tak ada aku di dalamnya. Jujur, aku merasa bersalah. Bisakah aku membayar kesalahanku?

Aku akan menjauhinya. Aku akan menghindarinya. Aku tak rela bila ia yang menghindariku. Bagaimana bisa ia harus bersusah-susah menghindariku hanya karna aku yang bersikap seperti sasaeng? Jadi biarkan aku saja yang harus bersusah-susah menghindarinya. Biarkan aku saja.

Tapi, bagaimana ini, mengapa kami jadi lebih sering bertemu tanpa sengaja?!!!

 

Xiumin POV

Dia menghindariku? Sepertinya begitu. Ia tak lagi mencuri pandang dariku meskipun aku ada di dekatnya. Ia tak lagi menunggu kedatanganku di depan sekolah secara sembunyi-sembunyi. Ia tak lagi pulang setelah aku pulang. Bel berbunyi dan ia akan menghilang tanpa jejak.

Aku tahu, aku merindukannya.

Aku rindu keberadaanya yang aneh itu. Yang dengan malu-malu mencuri pandang dariku. Lucu, sangat imut. Sasaeng fan yang cute.

Bagaimana ini, sepertinya aku jadi mulai mencari keberadaannya?!

****

Taeyeon POV

Ia menatapku dengan tatapan itu. Tatapan yang sedikit tak bisa diartikan. Bagaimana ini? Sekolah sudah begitu sepi, dan huja menjebak kami. Ia pasti berfikir aku mengikutinya. Ya Tuhan, ia pasti tak nyaman kini. Ia pasti merutuki keberadaanku.

Astaga apa yang ia lakukan? Ia berjalan ke arahku?! Apa yang harus kulakukan?! Bagaiamana bila ia memintaku untuk menjauhinya? Aku harus menjawab seperti apa?

 

Xiumin POV

Kami terjebak hujan di sekolah berdua!! Apa yang harus kulakukan? Sepertinya dia tak nyaman dan ketakutan? Apa yang harus kulakukan?!

Entah kenapa kakiku berjalan ke arahnya. Dan bahkan kini kami sudah berhadap-hadapan. Tak satupun dari kami ayng berbicara. Ia menunduk penuh rasa takut.

“Maafkan aku. Aku tahu kau pasti tak nyaman karna punya fan seperti aku. Kau pasti membenciku bukan? Aku tahu hal itu, jadi maafkan aku! Aku akan berusaha menghindarimu dengan lebih keras!”,suara ketakutan itu muncul dari bibirnya.

Aku tersenyum menahan tawa. Ia benar-benar cute. Dan ia, cantik. Hanya kacamatanya yang aneh itu benar-benar mengganggu.

Aku berjalan melaluinya kemudian berhenti dengan cool membelakanginya.

“Aku tahu, aku tahu kau menyukaiku. Aku juga tahu kau menghindariku. Aku tahu semuanya. Tapi, aku akan menunggumu sore ini, jam 5, di Mouse and Rabbit. Noona harus datang.”,kemudian aku melanjutkan langkahku menembus hujan yang untungnya mulai berhenti.

****

END~

Sebenernya ini semifiction karna setengah dari cerita ini aku adopsi dari kisahku sendiri. Tentu saja yang bagian ngenesnya. Bukan so sweetnya. Ehehehe.. =_=v

38 thoughts on “[Freelance] I Know…

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s