[Freelance] Like a Sun (Chapter 1)

1235448_524263770983288_847263472_n

Title : Like A Sun

Author: BaekYeon

Length : TwoShoot
Genre : angst sad romance

Main Cast Kim Hyoyeon Kim Jong In
Other Cast* Choi Sooyoung

Pairing* HyoKai

Disclaimer*Cast disini hanya milik tuhan, agency, orang tua serta fansnya. Saya hanya meminjam namanya untuk dijadikan inspirasi pada FF ini. Jalan cerita FF ini asli dari pikiran saya.

Author Note*

Annyeong ! saya author NewBi ^_^ FF ini terinspirasi dari beberapa FF jadi kemungkinan banyak adegan yg mirip eitsss, jangan berpikir saya plangiat ! ini FF semuanya dan bahasanya asli pemikiran saya bukan hadil Copas !! Happy Reading

 

Summary:

Aku tidak pernah memintamu untuk balas mencintaiku. Seperti matahari yang ikhlas menerangi bumi tanpa harus bumi membalas kebaikannya. Hanya cukup menganggapku ada disisimu, disebelahmu. Bisa ? “

 

***

Hyoyeon POV

 

Jika aku bisa meluapkan semua rasa sakit yang ada dihatiku, bahkan bisa membencinya, mungkin aku sudah pergi meninggalkannya sejak rasa ini terpatri dan membencinya sedari dulu. Namun hanya dialah orang yang tak bisa kubenci. Karena aku mencintainya. Separah apapun dia menyakitiku, baik fisik maupun batinku aku takkan bisa membencinya atau memungkiri bahwa aku mencintainya.

 

Kim Jong In ..

 

Namanya melekat kuat dihatiku, diotakku. Bagai anggrek yang selalu menempel pada pohon inangnya, layaknya itulah aku. Aku akan selalu ada untuknya, bergantung padanya. Aku tak  bisa hidup tanpanya. Cintaku tak pernah padam untuknya. Dirinya bagai oksigen yang harus kuhirup setiap detiknya.

 

2 tahun sudah aku menunggu untuk hatinya. Ternyata hatinya memang tak pernah terbuka untukku. Gadis yang hampir 3 tahun ini menyandang status sebagai istrinya. Ia selalu bersikap dingin padaku dan tak mau terbuka padaku.

 

Tak pernah sekalipun aku berniat untuk mengakhiri hubungan ini atau meninggalkannya. Aku selalu bersyukur ketika mengingat Kai oppa adalah suamiku. Suami sah ku. Alasanku tak pernah berniat untuk mengakhiri hubungan ini atau meninggalkannya adalah karena aku mencintainya dan aku pernah berjanji pada Tuhan untuk tak pernah meninggalkannya walau dalam keadaan sakit dan sehat, kaya – miskin, ataupun susah dan senang.

 

Aku tahu Kai oppa hanya menganggap janji suci itu sebagai setitik debu. Debu yang membuat harinya tak bermakna. Dan pernikahan ini hanya sebagai status semata. Namun aku janji, aku janji akan membuatnya bahagia walau itu membuatku merasa tersakiti.

 

Aku tak pernah memintanya untuk membalas perasaanku ini, aku hanya ingin ia menganggapku ada. Menganggapku sebagai gadis yang mencintainya. Seperti matahari yang ikhlas membagi cahayanya untuk bumi sampai kapanpun tanpa mengharap imbalan sepeserpun dari bumi.

 

Tak layak ia disalahkan dalam kisah ini. Sejujurnya perasaan bodohku inilah yang salah. Bukan dirinya. Dan .. Inilah kisah cintaku. Kisah cintaku yang entah akan berakhir sempurna seperti putri2 dalam kisah dongeng atau berakhir menyedihkan.

 

“ Oppa .. “ Panggilku pada Kai oppa.

 

“ Hem ? “ Jawab Kai oppa sekenanya karena dia masih sibuk membaca korannya.

 

“ Aku .. Emmh, bolehkah aku bekerja ? Aku merasa sangat kesepian karena sendiri “ Ucapku hati2.

 

“ Terserah kau saja “ Ujar Kai oppa dan langsung berlalu pergi.

 

Hhh, Kai oppa memang dingin padaku. Namun aku bisa memakluminya karena pernikahan kami yang tak wajar ini. Pernikahan yang tanpa didasari oleh cinta melainkan perjodohan.

 

***

Seminggu kemudian ..

 

“ Kim Hyoyeon – ssi, ini CV anda saya kembalikan. Anda kami terima bekerja disini. Anda mulai bisa bekerja besok “ Ucap seorang namja sembari memberikan selembar map berwarna coklat padaku.

 

“ Gamsahamnida, pak .. Saya janji akan bekerja dengan giat disini “ Balasku sembari menerima map itu.

 

“ Ne, ah .. Panggil saja saya Shim sajangnim. Dengan panggilan “ pak “ sepertinya saya terdengar sangat tua, ya ? “

 

“ Ah, jwesonghamnida, pak .. Emmh.. maksud saya Shim sajangnim “

 

“ Ne, gwenchana .. “

 

Aku senang sekali dapat diterima di perusahaan ini. Namun aku takkan melupakan begitusaja kewajibanku sebagai Seorang istri.

 

***

Malamnya ..

 

Hari ini aku dan Kai oppa makan malam bersama. Seperti biasa, tak ada topik yang dapat kami bicarakan. Hanya suara dentingan garpu dan sendok yang mengiringi makan malam kami ini.

 

“ Bagaimana dengan lamaranmu ? “ Tanya Kai oppa padaku.

 

Aaa, Tuhan .. Sungguh .. Aku senang sekali dia berkata seperti itu padaku.

 

“ Nde ?? “

 

“ Ah, Aniya .. “ Kata Kai oppa sambil menggeleng dan meneguk cepat air putihnya.

 

“ Aku .. Diterima oppa “

 

“ Nde ?? Emm, baguslah. Yasudah, kau lanjutkan saja acara makanmu .. “

 

“ Ne oppa “

 

Aku tak dapat menyembunyikan semburat maluku saat Kai oppa melanjutkan makan malamnya. Walau hanya sepatah – dua kata, aku senang sekali karena dia perhatian padaku .. Kuharap, ini tak berlangsung sementara.

 

***

7 bulan kemudian ..

 

Tak terasa, 7 bulan sudah aku bekerja di perusahaan Shim sajangnim. Menjadi sekretarisnya. Entah kenapa siang ini ia mengajakku makan siang berdua. Biasanya yang akan mengajakku makan siang bersama hanyalah Yoona dan Tiffany – keduanya sahabatku semenjak aku masuk kedalam perusahaan Shim sajangnim- . Namun hari ini mereka berdua menolak makan siang denganku dan malah menyuruhku menerima ajakan Shim sajangnim untuk makan siang berdua dengannya. Benar2 aneh –‘.

 

“ Duduk disini saja ya, Hyo – ssi .. ? “

 

“ Emm, ne .. “

 

Aku mendudukkan diriku didepan Shim sajangnim.

 

“ Hyo – ssi .. Sebenarnya ada suatu hal yang ingin kuucapkan padamu semenjak kita pertamakali bertemu “

 

“ Emm, ne ? Katakan saja, sajangnim .. “

 

Tiba2 saja Shim sajangnim menggenggam erat kedua tanganku. Aku pun segera menarik tanganku dan tersenyum kikuk padanya.

 

“ Hyo – ssi, maafkan aku jika aku lancang ataupun membuatmu kaget dengan pengakuanku namun .. Ya, a .. aku .. aku .. aku mencintaimu, Hyo – ssi .. Kau mau jadi yeojachinguku ? “

 

Aku terbelalak mendengar pengakuannya.

 

“ Sajangnim .. Mianhae sebelumnya tapi .. “

 

“ Tapi aku .. aku sudah memiliki seorang suami, sajangnim “ Lanjutku.

 

“ Tapi Hyo – ssi, kau tak pernah menceritakannya padaku “

 

“ Ya, aku minta maaf karena belum pernah menceritakannya pada anda namun .. Saya benar2 tak bisa meninggalkannya dan saya benar2 mencintainya “

 

“ Saya bersedia jika anda memecat anda sebagai sekretaris namun saya tak bisa menerima jika anda menyuruh saya meninggalkan dan mencampakkan suami saya demi anda “ Tambahku

 

***

Kai POV

 

Michidorok neol wonhago isHyo yeah

Dan haruhado neo eobsi an doeneun nan oh~ baby

I hold you in my arms ojik geu saranghae simjangi ttwineun geol

Nan jeomjeom sumi makhyeowa ireoda jukkesHyo, I want you baby ..  ♪

 

Ponselku berdering.

 

“ Sooyoung ? “ Gumamku setelah melihat ID penelfonku.

 

Sooyoung adalah yeojachinguku. Dia resmi menjadi yeojachinguku semenjak kami duduk di kelas 2 SMU. Hingga sekarang, hubungan kami tetap berjalan meski dia tahu aku telah memiliki Seorang istri. Aku begitu mencintainya. Sooyoung lebih berharga dibanding apapun.

 

Aku segera memencet tombol berwarna hijau di ponselku.

 

“ Yoboseo, Young – ah ? “

 

“ Oppa .. Bogoshippo. Emm, sehari tak bertemu denganmu rasanya seperti satu tahun .. Aku ingin bertemu denganmuuuu .. “ Rajuknya manja.

 

“ Hahaha, jeongmal ? Aku juga merindukanmu, jagiya .. Kau lama sekali menengok orangtuamu. Kau ingin bertemu denganku dimana ? “

 

“ Bagaimana kalau di restaurant black ? Kita sudah lama tak kesana kan ? Aku menunggumu disana oppa “

 

“ Ne, Youngie ku sayangggg .. Tunggu oppa yaa .. “

 

“ Yeayyy .. ! Gomawo oppa, saranghaeyo .. muach3 .. “

 

“ Nado saranghae jagiya, muacchh .. “

 

KLIK!

Aku pun memutus telefonnya.

Kebetulan jam makan siangku dimulai dari sekarang, aku segera menyambar kunci mobilku dan langsung mengendarai mobilku menuju Restaurant Black.

 

***

 

Sesampainya di restaurant aku segera menempatkan diriku. Ternyata Sooyoung belum juga datang. Tak sengaja, aku melihat sosok seorang wanita yang mirip sekali dengan Hyoyeon. Dan ..

BINGO!

Dia memang Hyoyeon. Dan siapa lelaki didepannya ? Aku memang bisa melihatnya karena dia memunggungiku. Aku pun berusaha mendengarkan percakapannya dengan lelaki itu.

 

“ Hyo – ssi .. Sebenarnya ada suatu hal yang ingin kuucapkan padamu semenjak kita pertamakali bertemu “

 

“ Emm, ne ? Katakan saja, sajangnim .. “

 

Tiba2 saja lelaki itu menggenggam kedua tangan Hyoyeon. Hyoyeon yang –mungkin- risih segera menarik tangannya.

 

“ Hyo – ssi, maafkan aku jika aku lancang ataupun membuatmu kaget dengan pengakuanku namun .. Ya, a .. aku .. aku .. aku mencintaimu, Hyo – ssi .. Kau mau jadi yeojachinguku ? “

 

Aku terbelalak mendengar lelaki itu. Siapa dia ? Berani2nya mengakui cintanya pada istriku. Aku memang sama sekali tak mencintai Hyoyeon, namun dia ISTRIKU. Dan dia MILIKKU.

 

“ Sajangnim .. Mianhae sebelumnya tapi .. “

 

“ Tapi aku .. aku sudah memiliki Seorang suami, sajangnim “ Lanjut Hyoyeon.

 

“ Tapi Hyo – ssi, kau tak pernah menceritakannya padaku “

 

Jadi, selama ini Hyoyeon tak pernah menceritakan tentang diriku pada lelaki itu ?

 

“ Ya, aku minta maaf karena belum pernah menceritakannya pada anda namun .. Saya benar2 tak bisa meninggalkannya dan saya benar2 mencintainya “

 

“ Saya bersedia jika anda memecat anda sebagai sekretaris namun saya tak bisa menerima jika anda menyuruh saya meninggalkan dan mencampakkan suami saya demi anda “ Ucap Hyoyeon lagi.

 

Percakapan mereka hening sejenak.

 

“ Suami saya .. Dialah yang terbaik. Saya merasa, sayalah wanita yang paling beruntung ketika dipinang olehnya. Dia .. Dia sangat setia pada saya dan selalu mencintai saya apa adanya. Dia lelaki yang sempurna “ Kata Hyoyeon.

 

Hyoyeon ..

Dia berani berbohong demi mempertahankanku ? Dan selama ini dia mencintaiku ?

 

“ OPPA !! “ Seru suara Seorang gadis yang amat kukenal. Sooyoung!

 

Karena teriakan Sooyoung yang begitu kencang Hyoyeon tak sengaja menoleh ke arahnya. Sooyoung pun membalas tatapan Hyoyeon. Senyuman Sooyoung mengembang begitu saja.

 

“ Hyoyeon – ah .. “

 

TBC

11 thoughts on “[Freelance] Like a Sun (Chapter 1)

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s