Shy

20131026-153724.jpg

Shy – Drabble || Written by Vi || Starring SNSD Hyoyeon | EXO-K Kai || Rated for Teen || Romance || Disclaimer: I just borrow the cast || Note: inspired by an anime and my imagination. All are Hyo’s POV. Sorry for bad fanfic and story

*****

Aku hanyalah seorang gadis pemalu yang mencintai sesosok lelaki tampan dan berharap dicintai kembali olehnya. Aku tidak secantik gadis lainnya, aku hanya gadis biasa yang tidak populer di sekolahku tapi mencintai lelaki populer dan tampan di sekolahku. Apa aku terlalu banyak bermimpi bahwa aku sanggup mengungkapkan perasaanku ? Tapi aku selalu jujur kan ? Apa sebenarnya aku tak bisa mengungkapkan perasaanku karena .. Malu?

Lagi-lagi aku melihat sesosok lelaki berambut hitam memasuki kelas, tiap harinya memang begitu, aku berpura bermain ponsel di depan kelas padahal sebenarnya aku menunggu kedatangan sosok lelaki itu.. Kim Jongin alias Kai.

“Kai telah datang,” pikirku sambil mengulum sebuah senyuman lalu mematikan ponselku dan berjalan memasuki kelas. Saat aku memasuki kelas aku dapat melihat begitu banyak murid perempuan mengelilingi Kai. Bagiku pemandangan menyesakkan itu sudah biasa, menyesakkan karena Kai meladeni mereka semua dan melakukan ‘fanservice’ pada mereka semua. Aku tak pernah sekalipun mendekati Kai seperti murid-murid tersebut .. Bukannya tak mau tapi tak bisa.. Aku tak bisa karena tiap kali bersama Kai aku merasa malu, kalau mendekatinya seperti itu saja aku tak bisa maka bagaimana bisa aku mengungkapkan perasaanku ?

“Kai ! Mainlah denganku !” sorakan mengesalkan dari beberapa gadis itu membuatku tidak nyaman. Mereka berisik dan menganggu. Aku menghela nafas pelan lalu duduk di kursiku sambil menopang daguku dengan kedua tanganku lemas.

“Sudahlah ! Aku keluar dulu ya ! Aku ingin main bola,” kata Kai sambil mengedipkan sebelah matanya pada gadis-gadis yang mengejarnya itu dan berjalan keluar. Aku melihat Kai sendirian di depan pintu lalu berjalan kearah tangga. Sendirian ? Kesempatan bagus untuk sekedar berjalan dengannya. Aku buru-buru berdiri dan berjalan keluar kelas dengan cepat. Kurasa caranya mengungkapkan perasaanku adalah melawan rasa malu.

Melihat Kai masih di tangga, akupun berjalan ke tangga itu dan Kai menatapku. Ah ! Lagi-lagi aku merasa malu, apalagi aku tak yakin penampilanku di depan Kai sekarang cukup manis.

“Hyoyeon,” panggil Kai dengan sebuah senyuman. Aku menolehkan kepalaku dan berusaha bersikap natural.

“Y-ya , Kai ?” jawabku.

“Mengapa kau memelankan langkahmu saat berada di dekatku ? Apa aku berhenti di tempat yang tidak tepat ya ?” tanya Kai. Ia memang sedang membaca majalah dinding yang terletak di daerah dinding tangga.

“Bukan !”

“Lalu ? Ada apa ?” tanya Kai. Mengapa lelaki yang kusukai ini suka sekali mencampuri urusan orang lain sih ?

“Bukan apa-apa. T-tadi .. Kudengar kau mau main bola , aku ingin melihatmu bermain sepak bola,” ungkapku. Setidaknya aku berhasil mengungkapkan sebagian perasaanku padanya. Hanya sebagian.

“Oh, kau mau ? Baiklah, ayo kita ke lapangan bersama,” kata Kai. Entahlah ini fanservice atau bukan tapi rasanya senyuman Kai itu tulus sekali. Terlebih ia meraih tanganku dengan lembut pula.

“Ya.”

Kalau sekarang aku sudah berhasil mengungkapkan sebagian dari perasaanku padanya , barangkali lain kali aku bisa melawan rasa malu lebih dari ini dan mengungkapan seluruh perasaanku pada lelaki ini ?

END

Mian gaje, pls komen ya !

16 thoughts on “Shy

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s