New Students ? – Chap 7

newstudeents

New Students ? [Chap 7]

Written by Vi

Starring SNSD Sooyoung | EXO-M Kris | EXO-K Sehun

Rated for Teen

Romance | Friendship | Brothership

.

.

Disclaimer: I just borrow the cast

Note: inspired by other ff, manga, anime, japanese drama,  and my imagination

Sorry for bad fanfic and story

*****

Setelah ucapan mereka kemarin, akhirnya hubungan Kris dan Sehun menjadi semakin renggang. Memang sih semua bukan salah Sooyoung, itu juga salah mereka karena tak ada yang mau mengalah. Tapi mau bagaimana lagi, keegoisan merekalah yang membuat segalanya menjadi jauh lebih kacau dari yang mereka kira.

Morning guys !” sapa Sooyoung makin mahir dalam bahasa Inggris. Kris dan Sehun hanya dapat tercengang melihat pesatnya perkembangan Sooyoung dalam bidang bahasa Inggris yang awalnya sama sekali tak dipahaminya.

How’s your lesson yesterday ?” tanya Kris dan Sehun berbarengan sehingga menimbulkan pertengkaran sengit dengan tatapan tajam mereka pada satu sama lain.

“Uh, everything goes really well, thanks to you guys that I feel someone support me in this things. Anyway, will you guys help me on my homework ? There’s a lot of assignments that I should finish for Monday’s class,” kata Sooyoung. Kris dan Sehun melongo. Tak menyangka Sooyoung memang pandai berbahasa.

“Kau sangat berkembang !” seru Sehun dengan bahasa Jepangnya sambil mearngkul Sooyoung. Sooyoung mengangguk sambil tersenyum hingga menunjukkan giginya yang putih. Kris tersenyum dan dalam hatinya ia bertekad untuk tidak kalah pada Sehun.

Good job,” kata Kris sambil mengusap rambut Sooyoung lembut. Sooyoung mengangguk dengan semburat merah di wajahnya seperti biasa dimana kini membuat Sehun semakin yakin bahwa yang disukai Sooyoung adalah Kris bukan dirinya.

“Doesn’t mean that I’m going to lose in a hard way.” Smirk sinis berkembang di bibir Sehun. Ia terus menyunggingkan smirk sampai tiba di sekolah karena sepanjang perjalanan, Kris dan Sooyoung semakin akrab saja dengan keahlian bahasa Inggris Sooyoung.

*****

Sooyoung POV

Aku tersenyum lebar dengan lega saat aku akhirnya bisa mengakrabkan diri pada Kris. Aku tak pernah menyangka bahwa aku mampu mengucapkan bahasa ini. Bahkan anggota keluargaku saja terkejut saat mendengar bahasa Inggrisku.

“Sehun, would you mind to help me with my homework now ?” tanyaku sambil mengulum sebuah senyuman ceria. Sehun , dengan mata berbinar-binar mengangguk , ia memang sahabat yang baik dan membuatku ingin mengusilinya suatu saat nanti.

Hey, maybe you also need my help , can I help you ? At least a little bit ?” tanya Kris. Tawaran dari lelaki jangkung ini benar-benar membuatku gugup, jujur saja aku mengaguminya, ia selalu stay cool dengan wajah dinginnya dan aku yakin bahwa ia orang yang tidak sembarangan bertindak , selain itu ia juga tampak sangat pintar.

“Apa ini kesempatanku untuk mendekatinya ? Bisakah aku setidaknya berteman dengannya ?” gumamku. Aku memandang kearah Kris yang berdiri di dekatku yang tengah meletakkan tasku di atas meja kemudian mengangguk, “gomen , kurasa aku akan bersama Kris untuk sekarang Sehun,” kataku kecewa.

author POV

“Ah begitukah ? Baiklah,” jawab Sehun sambil mengangguk mengerti dan menggaruk kepalanya yang tak gatal. Sooyoung menoleh kearah Kris sekali lagi setelah meminta maaf pada Sehun dan berkata, “let’s go , Kris ! We’ll finish my homework at the park.”

Kris mengangguk dan tangannya ditarik oleh Sooyoung. Diam-diam Kris melirik kearah Sehun dan menyunggingkan smirk atas kekalahan Sehun. Beberapa murid bertanya-tanya saat melihat smirk di wajah Kris pada Sehun, mereka berpikir bahwa ada masalah diantara Kris dan Sehun.

Sesampainya Kris dan Sooyoung di taman, keduanya menghempaskan tubuh mereka ke rerumputan yang nyaman dan menikmati udara yang sejuk. Sooyoung membuka buku catatannya dimana pr-nya tertulis disana.

Please help me,” kata Sooyoung malu karena ia tak dapat mengerjakan soal yang mudah seperti itu, Kris tertawa kecil dan membaca tiap-tiap soal yang tercatat disitu, Sooyoung diam-diam menatapnya kagum, angin berhembus pelan membuat daun-daun jatuh secara perlahan dan membuat suasana menjadi lebih .. Romantis.

“Aku mengaguminya, ia benar-benar terlihat pintar,” batin Sooyoung sambil berusaha mengatur detak jantungnya yang makin kencang tiap kali ia memandang Kris. Meski begitu ia tak yakin bahwa ini cinta.

“Apa ini hanya rasa kagum atau aku memang menyukainya ?” gumam Sooyoung lirih. Kris tersenyum dan mengembalikan buku tulis Sooyoung, “biar kujelaskan ya.”

Diam-diam sesosok lelaki berambut pirang melihat Kris dan Sooyoung dengan tatapan sendu. Sehun. Ia tersenyum miris melihat pemandangan di depannya, sudah tampak jelas bahwa Sooyoung menyukai Kris membuat hatinya sakit.

“Mereka juga tampak pantas bersama..”

*****

Setelah Kris dan Sooyoung mengerjakan pr — lebih tepatnya Kris hanya sekedar membantu Sooyoung– mereka pun kembali ke kelas saat bel berbunyi dan menghabiskan 2 jam pelajaran di kelas sampai akhirnya jam istirahat telah tiba.

Sooyoung berjalan di sepanjang koridor bersama dengan 2 orang lelaki di samping kanan dan kirinya. Kris dan Sehun masih bersikap dingin pada satu sama lain yang membuat Sooyoung heran dengan tingkah keduanya. Ia tak yakin apa yang terjadi tapi yang jelas ia tak ingin persaudaraan mereka rusak hanya karena suatu masalah yang tak kunjung diselesaikan.

“Kris, Sehun. What’s happening between both of you ? Why are you so quiet and don’t talk to each other since today ?” tanya Sooyoung khawatir sambil menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya untuk memandang keduanya yang berjalan di sampingnya sebelumnya.

Nothing.” Keduanya berkata seperti itu sambil menggelengkan kepalanya kompak. Mereka hanya tak ingin gadis yang mereka sukai itu khawatir pada mereka, mereka hanya tak mau membuat gadis itu terbebani.

Sooyoung masih ragu dengan pernyataan keduanya namun ia sudah percaya pada kedua teman barunya itu, maka ia berjalan meninggalkan mereka dengan ceria seperti biasanya di belakangnya sambil berkata, “if there’s something that I could help, just tell me and I’ll help.”

Perkataan Sooyoung yang disertai dengan sebuah kedipan itu membuat Sehun dan Kris merasa detak jantung mereka berdebar kencang dan wajah mereka memerah. Keduanya pun berjalan mengejar Sooyoung, Sehun berlari sambil menepuk pundak Sooyoung sementara Kris ? Seperti biasa, dengan cool-nya ia berjalan kearah Sooyoung, postur tubuh Kris saat berjalan juga sukses membuat Sooyoung makin mengaguminya.

“Ia keren sekali..”

Sooyoung , Kris, dan Sehun pun sampai ke kafe sekolah. Ketiganya berjalan mengantri untuk mengambil makanan sampai akhirnya ketua kelas Sooyoung , Kris, dan Sehun datang menghampiri mereka.

“Hey, kalian !” seru Seohyun –si ketua kelas–

“Seohyun ?”

“Haha.. Sooyoung ! Bagaimana ? Apa ada perkembangan dalam bahasa Inggrismu ?” tanya Seohyun ceria, ia menggunakan bahasa Jepang agar Sooyoung bisa lebih mengerti apa yang diucapkannya.

“Tentu saja ia bisa,” jawab Sehun akan pertanyaan Seohyun. Seohyun terkejut saat Sehun menjawabnya dengan pasti dan yakin , saat mengucapkannya pun tatapan Sehun memiliki sorot mata tajam tanda bahwa ia kesal dengan pertanyaan Seohyun yang seolah mengejek Sooyoung.

Calm down, aku tak bermaksud mengejek. Aku hanya menanyakan keadaannya,” kata Seohyun sambil tersenyum kecil. Sehun mendengus kesal dan membuang wajah, Seohyun tertawa kecil melihat tingkah Sehun yang tampak protektif terhadap Sooyoung.

“Sepertinya ia menyukai Sooyoung ya ? Apa Sooyoung tak menyadari sikap protektifnya itu ?” gumam Seohyun sambil meletakkan salah satu tangannya di depan bibirnya untuk menahan tawanya melihat keakraban Sooyoung dengan kedua murid baru ini, setahunya Sooyoung tak pernah seakrab ini dengan murid baru. Biasanya juga setelah akrab , Sooyoung akan berpaling pada temannya yang lain tapi ini tidak.

Lelaki berambut coklat yang berdiri di depan Seohyun hanya bisa menggeram kesal. Ia menyesal ia tak belajar bahasa Jepang dulu karena ia tak bisa mendengar percakapan barusan, Sehun kelihatan protektif pada Sooyoung tapi ia tak tahu apa yang diucapkan Seohyun pada Sooyoung, ia juga ingin melindungi gadis yang disukainya itu.

“Apa dengan semua yang terjadi saat ini, Sehun masih mau mengajariku bahasa Jepang ?” gumam Kris , si lelaki berambut coklat.

*****

Setelah melewati satu hari lagi di sekolah, Kris , Sooyoung, dan Sehun pulang bersama karena hari ini tak ada kelas bahasa Inggris untuk Sooyoung.

Anyway, thanks Kris. You helped me a lot for my English lesson’s homework. I’m really happy to have you helping me,” kata Sooyoung yang membuat Sehun cemburu. Pernyataan Sooyoung itu seolah mengungkapkan bahwa ia senang memiliki Kris bersamanya, bahkan Sehun belum pernah mendengarkan kata-kata itu diucapkan oleh Sooyoung padanya.

Does this mean .. I’ve lost ? No .. No ! This doesn’t mean that I’m going to give up !” tekad Sehun dalam hati. Kris menghela nafas pelan dan berkata, “you only happy to have me ? Don’t you also feel happy to have Sehun ?

Sehun terkejut mendengar ucapan Kris yang sungguh di luar dugaannya, ia berpikir bahwa Kris akan diam-diam mengatainya sudah kalah dengannya atau semacamnya. Tapi ternyata tidak. Entah apa yang dipikirkannya, Sehun tidak tahu.

Of course. I feel really happy to have both of you !” kata Sooyoung ceria sambil merangkul keduanya.

Kris dan Sehun tersenyum dalam rangkulan Sooyoung, tak menyangka bahwa mereka berdua akan dirangkul oleh Sooyoung sekaligus. Sooyoung pun melepaskan rangkulannya dan berseru, “my home is here. I’m going to go now ! See you tomorrow !

Kedua kakak-beradik itu menganggukkan kepala mereka sambil melambaikan tangan mereka pada Sooyoung yang menjauh dan memasuki rumahnya. Sehun pun menoleh dengan tatapan tajamnya pada Kris, “what’s your point to be so kind to me like that ? Did you said to me that we’re rival from now on ?” tanya Sehun.

Even a rival need to help each other. We maybe a rival for Sooyoung’s love but we’re also brothers. Don’t hate each other just because of love, at least we need to help each other. Hmm, actually to make us fair, maybe you should also teach me for Japanese, to make a rivalry exciting , we should make it fair right ? So you should teach me how to speak Japanese , so I can speak Japanese with Sooyoung too,” jelas Kris panjang lebar. Sehun terdiam, bagaimanapun kata Kris benar, mereka masih kakak-beradik. Mereka memang rival untuk cinta Sooyoung tapi kalau diluar permasalahan itu mereka masih saudara.

Maybe you’re right,” kata Sehun sambil tersenyum. Mereka berdua pun berjalan pulang bersama.

Teach me Japanese tomorrow..”

To be continued

Mian gaje, mungkin chapter ff ini banyak ._. jadi mian 😦 pls komen ya !

GratitudeGratitude is an emotion.

Advertisements

36 thoughts on “New Students ? – Chap 7

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s