[Freelance] My Three Idiots (Chapter 6)

Poster 5

Title            : My Three Idiot

Author        : Kam Ha Moon | @tslykam

Main Casts :    – Im Yoona

– Oh Sehun

– Lee Taemin

– Xi Luhan

Other Casts :   – Krystal as Im Krystal/Yoona’s sister

– Minho as Im Minho/Yoona’s dad

– Kwon Yuri as Yoona’s mom

– and other SM artist

Genre         : Life, Sad, Friendship, Family, Romance

Rating        : G or maybe T

Length        : Multichapter

Disclaimer  : Semua casts milik SM dan orangtuanya masing-masing. Mohon maaf kalau ada kesamaan judul, cast, atau cerita. Cerita ini murni ide saya sendiri.

Note           : Annyeonghaseyo, Kam Ha Moon imnida. I’m newbie and this is my very first fanfiction. The main casts is my ultimate bias kkkk~ Sorry for bad poster. Hope you like it, Enjoy!

*jangan lupa komen chingu ^^

*bold flashback

 

My Three Idiots

.   .   .

Persahabatan, cinta, keluarga. Siapa yang harus mengalah?

 

Yoona pov

 

Sudah 3 hari aku dan Krystal tidak sekolah, syukurlah keadaan Krystal membaik sangat cepat, hari ini bahkan dengan semangatnya dia ingin pergi sekolah, sebenarnya aku sedikit ragu, tapi melihat wajahnya yang benar-benar bersemangat akupun mengizinkannya, mengingat sebentar lagi ujian, dan kami sudah ketinggalan banyak sekali materi. Hari ini aku Krystal dan Taemin berangkat bersama menggunakan bus, biasanya Luhan oppa dan Sehun menjemput kami, tapi katanya mobil Luhan oppa rusak dan sekarang berada di bengkel.

 

“Krystal-ah, memangnya kau benar-benar sudah sehat?” tanya Taemin membuka pembicaraan.

“Sudah oppa” Krystal masih tetap saja dingin dan cuek, kecuali pada Sehun dan Luhan oppa.

“Oh keurae” jawab Taemin singkat, aku benar-benar tidak enak pada Taemin, perilaku Krystal ternyata masih belum berubah.

 

“Yoona, bisakah pulang sekolah kita bicara sebentar? Ada hal penting yang harus aku beritahukan padamu” ucap Taemin tiba-tiba. Kenapa perasaanku tidak enak ya.

Ne? Penting sekali ya memangnya? Baiklah. Dimana?”

“Hmmm ditaman sungai Han saja ya, aku tunggu kau disana sekitar jam 1, otte?”

“Oh? Neeee” semoga saja ini bukan hal yang buruk.

.  .  .

 

Akhirnya kami sampai disekolah, kulihat Sehun dan Luhan oppa sudah menunggu digerbang, kamipun menghampiri mereka.

“Kalian sudah lama menunggu?” tanyaku tanpa basa-basi.

“Baru saja kok” jawab Luhan oppa singkat “Krystal-ah kau benar-benar sehat?” lanjutnya, hahaha tenang Im Yoona, apa kau cemburu? Huhhhh.

Ne oppa aku sudah sehat, kalian semua jangan terlalu khawatir” jawab Krystal riang.

 

Sehun pov

Apa? Percaya diri sekali dia dasar yeoja aneh.

 

Kajja Sehunnie kita ke kelas, sekarang pelajaran Jessica sonsaengnim” ajaknya sambil menggandeng lenganku, dan berani-beraninya dia memanggilku ‘Sehunnie’ aaahhh risih sekali, tapi masa aku harus menolaknya didepan Yoona Noona, hah mengalah sajalah.

Ne” jawabku sesingkat mungkin. “Kita duluan yaaaa” ucap Krystal sedikit berteriak.

Ne” jawab Yoona Noona, Taemin hyung dan Luhan hyung bersamaan.

 

Semua yang kuduga benar, sekarang semua mata tertuju pada kami berdua, bagaimana tidak? Sepanjang koridor Krystal terus menggandeng tanganku erat, sabar Oh Sehun.

 

Huh akhirnya sampai dikelas, setidaknya dia melepaskan gandengannya, tidak mungkin kan dia duduk sambil menggandeng tanganku, daaann seperti biasa, pelajaran bahasa Inggris memang sangat membosankan, lebih baik aku tidur saja ah. Aku menelungkupkan kepalaku dimeja, uhh keras sekali, tapi lumayan lah dari pada harus mendengarkan Jessica sonsaengnim.

 

“Yaaa! Oh Sehun! Bangun!” teriak Jessica sonsaengnim.

“Oh? N-n-ne son-saengnim” jawabku kaget sambil merapikan rambutku.

“Berani-beraninya you tidur saat pelajaranku! Get out!!!!!!!” aaaahh suaranya nyaring sekali haissshhh mentang-mentang guru bahasa Inggris apa bicaranya harus campuran begitu?

Ne sonsaengnim maafkan saya” ucapku sambil membungkukan badan. Hmm ada manfaatnya juga ya diusir dari kelas haha sekarang aku kemana yaa.

 

“Sehunnnn!” teriak seorang yeoja dari arah belakang. Hah? Krystal?

“Kenapa kau mengikutiku?” tanyaku dengan wajah heran.

“Aku tadi bilang pada Jessica sonsaengnim, kalau aku ingin menemanimu dihukum hehehe” jawabnya nyengir.

“Apa?!! Kenapa? Aku tidak usah ditemani Krystal-ah sudah sana kembali ke kelas, kau kan sudah banyak ketinggalan pelajaran” jawabku dengan sangat lembut, sebenarnya aku sedang menahan marah sekarang, tapi lagi-lagi aku ingat kata-kata Yoona Noona.

“Tidak apa-apa Sehunna, bagaimana kalau kita ke kantin? Kajja” ucap Krystal sambil menarik lenganku, hah apa-apaan ini aku kesal sekali, semoga saja dikantin tidak ada anak-anak tukang gosip, kalau tidak, matilah aku -_-

 

“Oyyy Oh Sehun!” teriak Chanyeol begitu kami memasuki kantin. Kulihat Baekhyun dan Tao berbisik-bisik, aku tau mereka membicarakan aku, dasar tukang gosip.

“Ka-kalian berpacaran?” tanya Baekhyun tanpa basa-basi.

“Tidak” jawabku cepat.

“Lalu itu kenapa tanganmu…..cieeee, aku yakin kau sedang pdkt ya?” ejek Chanyeol. Krystal pun melepaskan lengannya sambil tersenyum malu, hmmm dia tidak jelek juga sebenarnya, eh! Apa ini tidak-tidak, sadarlah Oh Sehun!

 

…….

Setelah menghabiskan makanan, kami pun lanjut mengobrol dengan Baekhyun Chanyeol dan Tao, tadi memang kami memutuskan untuk duduk bergabung bersama mereka, dari pada aku hanya berdua? Itu akan menjadi gosip yang lebih hot lagi.

“Hey kalian, ngomong-ngomong kenapa tidak pacaran saja? Kalian cocok kok” ucap Tao tiba-tiba, dasar menyebalkan, apa tidak ada bahan pembicaraan lain? Kulirik Krystal, dia hanya menunduk dan tersenyum malu.

 

“Apa yang kau bicarakan Zitao, kau mau aku pukul dengan jurus yang kau ajarkan padaku huh?” seperti biasa, aku memang pintar mengalihkan pembicaraan haha.

“Hhahahahahah Oh Sehun kau pikir aku takut? Aku yang mengajarkanmu tentu saja aku yang lebih hebat, lagipula kau baru belajar sekali sudah berani-beraninya berkata begitu padaku hahhaa” ejek namja bermata panda itu.

“Ya baiklah aku mengaku kalah, dasar panda Tao” balasku sambil menjulurkan lidah.

 

“Tunggu dulu! Oh Sehun kau belajar bela diri? Yang benar saja?!” teriak Chanyeol tepat dihadapanku, beginilah dia selalu berlebihan, dan lagi kenapa semua orang kaget mendengarnya, apa belajar bela diri adalah hal yang aneh? -_-

 

“Hahaha kau tau kenapa? Untuk melindungi Yoona Noona” jawabku bercanda, sebenarnya aku tidak bercanda sih hehe.

“Apa? Berani-beraninya kau!”

“Kenapa Chanyeola? Yoona Noona pasti akan memilihku hahahha”

“AAAhhhh tidak-tidak, Tao aku juga mau belajar beladiri” rengek Chanyeol pada Tao, aisshh mukanya tidak pantas melakukan hal-hal imut seperti itu.

“Tidak boleh! Hanya boleh aku!”

“Ya! Diam!”

“Yaaaa!”

“Mwo? Yaaa!”

“Aissh neo!”

Saat aku sedang bercanda dengan Chanyeol tiba-tiba Krystal bangkit dari duduknya, oiya aku bahkan lupa kalau Krystal ada disini.

“Aku ke toilet dulu ya” ucapnya singkat, kenapa wajahnya murung sekali ya? Ah terserah dia lah.

Ne” jawabku singkat.

 

Krystal pov

‘Apa? Untuk melindungi Yoona eonnie? Apa Sehun menyukai Yoona eonnie?’ batinku sambil menatap wajahku dicermin kamar mandi. Tiba-tiba Tiffany Sunny dan Victoria masuk dan menyudutkanku ditembok, ada apa lagi ini?

 

“Ya! Krystal Jung! Kau sekarang sudah berani-beraninya ya dekati Sehun” ucap Tiffany sambil mengenggam tanganku sangat keras.

“Apa maksudmu Tiffany?”

“Heh berhenti berpura-pura bodoh! Atau kau memang benar-benar bodoh hah? Kau itu Cuma yeoja sombong Krystal sayang, jangan berani-berani dekati Sehunku, arrachi?” balas Tiffany sambil mengelus pipiku.

“Sehunmu? Hahaha Tiffany, bahkan Sehun tidak pernah mau mengobrol denganmu, dan kau sebut dia itu Sehunmu?” jawabku dingin. Aku lihat wajah Sunny dan Victoria kaget, dan Tiffany? Sepertinya dia marah hahah aku tidak peduli.

“Kau mengejekku Jung?” Hah? Panggilan macam apa itu? Menyebalkan.

“Lepaskan tanganku atau-“

“Atau apa hah?” potong Tiffany sambil menjambak rambutku, aku benar-benar tidak terima, tentu saja aku membalasnya, aku benar-benar berantakan sekarang, bagaimana tidak? Aku dijambak oleh tiga orang, tapi aku tidak akan menyerah, mau ditaruh dimana mukaku kalau aku menyerah.

 

Lama-lama aku merasa kelelahan, aku tau aku belum sembuh total, tubuhku semakin terjatuh kelantai. “Hentikan!”

 

“Sehunn” ucap Tiffany sambil merapikan rambutnya.

“Apa yang kalian lakukan?!!” Hah! Sehun marah? Hahah sepertinya ini kesempatan yang bagus, lebih baik aku pura-pura menangis sekarang.

“Ti-tidak Sehunnie. Ya! Krystal kenapa kau tiba-tiba menangis hah?” ucap Tiffany sambil menarik tanganku kasar.

“Lepaskan dia, dan pergi dari sini!” bentak Sehun sambil melepaskan tangan Tiffany yang tadi mencengkram tanganku, sepertinya aktingku berhasil hahhaa mereka pun pergi dengan keadaan kusut, uhh tau rasa kalian hahaha.

“Krystal-ah gwencanha?” ucapnya lembut sambil berjongkok dihadapanku, ya Tuhan dia tampan sekaliiiiii.

Ne hiks hiks aku tidak apa-apa”

“Ayo berdiri dan rapikan rambutmu” ucapnya sambil menarik lenganku lembut, huaaaaaaa sungguh aku senang sekali ahahahahhaha. Setelah merapikan semuanya, aku dan Sehun kembali ke kelas, dan Sehun? Dia merangkul bahuku hahaha aku bahagia sekali sungguhhh.

 

Yoona pov

 

Sekarang sedang tidak guru, kabarnya sih Leeteuk sonsaengnim sedang sakit encok, hah aneh-aneh saja, tiba-tiba Luhan oppa menghampiriku.

 

“Yoona-ya dari pada diam dikelas bagaimana kalau kita ke taman saja?” ajak Luhan oppa.

“Oh? ne kajja oppa

 

“Wah musim gugur sebentar lagi akan berakhir, kita tidak liburan oppa?” ucapku memulai pembicaraan.

“Hey apa kau lupa? Krystal kan sedang sakit, masa kita liburan?”

“Eh? Iya kau benar oppa

“Yoona-ya hmmm aku ingin berbicara sesuatu, tapi ini sedikit memalukan hehe” ucap Luhan oppa sambil menggaruk tengkuknya.

“Ada apa oppa?” Ya Tuhan ada apalagi dengan jantungku.

“Ehmm sebenarnya emm bagaimana yaaa” jawabnya gugup.

“Ey ada apa oppa?”

“Ehmm mungkinkah aku menyukai Krystal?” kalian tahu tajamnya pedang? Sekarang hatiku terasa tertusuk olah beratus-ratus pedang, sakit sungguh sakit, aku tidak mampu berbicara apa-apa, kumohon Yoona jangan menangis.

“Oh? A-aku tidak tahu oppa ha-ha” ucapku sambil berusaha menahan tangis.

“Aku juga masih belum yakin sih, makanya aku bertanya padamu karena aku tidak mengerti, bagaimana caranya meyakinkan perasaanku Yoona-ya?”

“Cukup pejamkan mata dan lihatlah, siapa yang ada dibayanganmu, itulah orang yang benar-benar oppa sukai. Oppa sepertinya aku harus ke kelas lagi, aku baru ingat ada tugas yang belum dikejakan selama aku tidak sekolah, annyeong” ucapku sambil berlari, kudengar Luhan oppa memanggilku, tapi aku tak peduli, ini mungkin telihat aneh, tapi sungguh aku tidak kuat terus berada disini, aku sadar sekarang, bahwa aku menyukai Luhan oppa.

 

Author pov

 

Semua murid telah pulang ke rumah masing-masing, kali ini Yoona memutuskan untuk buru-buru pulang sendiri, dia tidak ingin berbicara dengan siapapun, hatinya benar-benar sedang tidak karuan. Apalagi begitu sampai dirumah dia melihat mobil Luhan didepan gerbang, dia memutuskan untuk bersembunyi dan mengintip.

 

“Terimakasih Luhan oppa, Sehun, aku masuk dulu ya”

‘Krystal? Jadi Luhan oppa dan Sehun mengantar Krystal? Bukankah mobil Luhan oppa rusak?’ batin Yoona.

KRING.. Tiba-tiba handphone Yoona berbunyi, tapi Yoona sama sekali tidak mengangkatnya, dia malah mematikan handphonenya dan berjalan menuju rumah, dia benar-benar sedang tidak ingin berbicara dengan siapapun.

 

Yoona pov

 

Baru saja aku memegang pintu, tiba-tiba terdengar suara teriakan dari dalam.

“Untuk apa kamu bertanya seperti itu hah?!” teriak suara namja yang sangat kukenali, namja yang selama 3 hari ini tidak pulang kerumah, ya itu suara appa.

“Aku hanya bertanya, apa appa tau bagaimana keadaanku? Aku pingsan dan harus masuk rumah sakit, appa tau siapa yang membayar? Yoona eonnie!! Appa benar-benar keterlaluan!” Krystal menangis? Apa yang sebenarnya terjadi?

Saat aku membuka pintu.

PLAKKK. Appa menampar Krystal.

 

Appaaa!!!” teriakku sambil menghampiri Krystal yang terduduk dilantai sambil memeluknya.

“Apa yang appa lakukan?!! Krystal sedang tidak sehat appa! Kenapa appa kasar sekali!!! KENAPA APPA?!” teriakku tepat didepan wajahnya, sungguh emosiku sedang meledak sekarang.

 

PLAK, tanpa pikir panjang appa melayangkan tamparannya padaku, tidak sekali, tapi berkali-kali, aku hanya bisa diam dan menangis, aku tidak tau harus berbuat apa. Appa terus memukuliku, bahkan sekarang appa mengambil payung dan memukuli tubuhku menggunakan payung itu, aku tahu appa sedang mabuk, aku tidak bisa melawannya.

Appa hiks hentikan hiks aku mohon” ucap Krystal lemah sambil memegang kaki appa.

“Diam kau! Kau sama-sama bodohnya dengan dia!” bentak appa sambil menendang Krystal.

 

‘Maafkan eonnie Krystal, maaf  eonnie terlalu lemah untuk melindungimu’ batinku sambil terus menangis, sungguh sekujur tubuhku sangat sakit sekarang. Appa melempar payung sangat keras tepat mengenai tanganku, appa mengambil jaketnya dan beranjak pergi lagi.

 

Appa, diluar sedang hujan” ucapku lemah, tapi appa sama sekali tidak mendengarku, ya aku memang masih peduli padanya, bagaimanapun dia adalah appaku.

Eonnie!” Krystal memeluku sambil menangis “Eonnie maafkan aku hiks hiks, eonnie mulutmu berdarah, ayo ke kamar biar aku obati eonnie” Krystal memapahku menuju kamar, dia mengobati lukaku, dia terus menemaniku sampai malam, hujan masih turun dan appa belum kembali kerumah, aku masih menggunakan seragam, tentu saja lengan pendek dan rok mini ini membuat lukaku terlihat, semakin malam semakin jelas memar-memar ditubuhku, aku tau ini membuat Krystal khawatir.

 

Eonnie, kita ke dokter saja ya eonnie, aku mohon”

“Tidak usah Krystal-ah, ini hanya memar, pergi ke dokter pun tidak ada gunanya.” Jawabku lembut.

“Tentu saja ada eonnie, aku mohon” ucap Krystal sambil menangis, aku tidak sanggup menolaknya.

“Baiklah, tapi jangan menangis lagi ya”

“Ne, kalau begitu aku telfon Luhan oppa dulu ya”

“Tunggu dulu, jangan Luhan oppa

“Kenapa eonnie?”

“Rumahnya terlalu jauh, telfon Taemin saja Krystal-ah” sebenarnya aku hanya tidak ingin Luhan oppa melihat keadaanku.

“Oh baiklah. Tapi aku tidak punya nomornya eonnie, aku pakai handphone eonnie saja ya” ucap Krystal sambil menyalakan handphoneku, aku baru ingat kalau sedari pulang sekolah tadi aku mematikan handphoneku.

“OH? eonnie, ada 12 panggilan tak terjawab, juga ada 5 sms dari Taemin” Apa? Ya Tuhan! Aku bodoh sekali! Aku lupa kalau aku mempunyai janji dengan Taemin, segera kuambil handphoneku dan membaca smsnya.

 

12.00 PM

From : Taeminnie ^^

Yoona-ya jangan lupa ya, jam 1 di taman sungai Han😀

 

01.00 KST

From : Taeminnie ^^

Yoona-ya aku sudah sampai, kau dimana? Kenapa telfonku tidak diangkat?

 

02.30 KST

From : Taeminnie ^^

Yoona kau tidak lupa kan? Aku masih menunggumu, dibangku biasa ya J

 

04.00 KST

From : Taeminnie ^^

Yoona-ya apa terjadi sesuatu padamu? Kenapa handphonemu mati?

 

06.00 KST

From : Taeminnie ^^

Yoona-ya aku benar-benar khawatir, ada apa denganmu? Aku tidak bisa ke rumahmu, disini hujan deras sekali.

 

‘Taeminnnn maafkan aku’ batinku sambil menangis.

 

Author pov

 

Bagaimana nasib Taemin yang sudah berjam-jam menunggu Yoona?

 

Dan apakah yang akan disampaikan oleh Taemin pada Yoona?

 

TBC

Gyaa akhirnya di post juga hehe oiya sekali lagi maaf ya yang kurang suka sama jalan ceritanya, maaf juga buat yang minta banyak luyoon moment, ini cerita udah author bikin sampe chap 10 jadi ga akan ada yang dirubah lagi, tapi untuk chapter 10 dan selanjutnya author bakal ikutin saran kalian ko, jadi ikutin aja dulu ceritanya ya, author pengen bikin yang agak beda hehe maaf yaaa semoga sukaaa J don’t bash okay? Author mau bikin yoong menderita dulu disini.

 

Maaf kalau ada typo kkk

Author masih tetep bingung nih sama pairingnya, jangan lupa tinggalin jejak ya.

Gomawo ~

@tslykam ^^

 

35 thoughts on “[Freelance] My Three Idiots (Chapter 6)

  1. \(´▽`)/ akhirnya dilannjut juga eon

    Krystal ssi argggg ƪ(°͡▿▿▿▿▿▿°”)͡ƪ
    Eonnie tbcnya nganggu tuh TT^TT
    Jangan sampai luhan suka sama krystal*baca mantra*
    Pairingnya luyoon /yoonhun pliss (O̴̴̴̴̯͡ .̮ O̴̴̴̴̯͡)

    Next chapter ditunggu ya eon,klok bisa sih cepat dipublish eon kekekkk~^^

    Hwaiting eon’-‘)9

  2. Sedih bacanya… Disini yoona ngebatin banget ya #sotoy appanya galak amat lagi.. Trus dia juga lagi risau ama hatinya.. Fighting thor..

  3. LuYoon , Thor!!!!!!
    LuYoon Jjang!
    Aku setuju kalo yoong eon dibuat menderita, kalo bisa dibuat menderita-menderita semenderitanya #DigolokYoonAddict

    author, fighting!!

  4. Poor Yoona dan krystal😥 appa mereka jahat banget sampe gebukin yoona segitunya. Taemin juga kasihan menunggu lama di sungai han. Next yah~

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s