[Freelance] Leave Me Alone (Chapter 1)

AEFIJOASK

Author : Rn (purpleblue05.wordpress.com)
Length : Chapter [1 of ?]
Rating : PG-13
Genre : Sad, romance, school-life
Main Cast : Kim Taeyeon | Oh Se Hun
Other Cast :
Tiffany [snsd]
Jessica [snsd]
Chanyeol [exo-k]
Suho [exo-k]
D.O [exo-k]
Luhan [exo-m]
Tao [exo-m]
Pairing : Oh Sehun – Kim Taeyeon
Disclaimer : All the cast not belong to me. The story and the plot is Mine. The storyline really from my own thoughts. So, no copy-paste, don’t bash, don’t be a siders.
Author Note : Halo readers! Ini udah jadi ff kedua yang aku kirim di exoshidae fanfic. Semoga lebih baik lagi. Sorry for bad poster and bad fanfic.

Also posted in http://www.purpleblue05.wordpress.com

Warning : Typo-_-!

Happy Reading😀

-Leave Me Alone-

            Kim Taeyeon, sosok sunbae di salah satu universitas terkenal di seoul tengah melewati koridor yang pada waktu itu tengah dipadati oleh seluruh mahasiswa dan mahasiswi. Taeyeon yang terbilang cantik, cerdas, dan dan baik telah membuat semua namja yang berada di koridor itu langsung mengarahkan lebih tepatnya memfokuskan pandangan mereka pada sosok Taeyeon. Begitupula dengan ke-5 sahabat seorang namja bernama Oh Se Hun. Kelima sahabatnya adalah Luhan, suho, chanyeol, tao, dan kyungsoo yang secara langsung menatap taeyeon tanpa berkedip sedikitpun.

“Semakin hari taeyeon noona makin cantik saja.” Kata luhan dengan pandangan yang tetap fokus pada taeyeon.

“Tentu saja, yeojachinguku itu pasti selalu cantik tiap hari nya.” Kata suho.

“Yeojachingumu ?! sejak kapan kau menjadi kekasih dari taeyeon noona ?” kata kyungsoo yang langsung menatap suho kaget.

“Aniya.. hahaha. Tapi aku yakin suatu saat nanti dia akan menjadi yeojachinguku.” Kata suho dengan percaya diri.

“Dia pasti menjadi milikku.” Seru tao.

“Milikku!” kata chanyeol, luhan, dan suho serentak.

Sehun yang melihat kelima temannya itu hanya bisa menghela nafas panjang.

‘seperti anak kecil saja mereka’ batin sehun.

Taeyeon yang sedari tadi menyadari bahwa kelima namja tadi –luhan,suho,chanyeol,kyungsoo,tao- terus memperhatikannya hanya bisa memasang ekspresi penuh kebingungan ketika lewat dihadapan ke-6 namja tadi.

“Annyeonghaseyo taeyeon noona!” seru suho.

“Annyeonghaseyo.” Kata taeyeon datar lalu pergi meninggalkan ke-6 namja tadi.

“ahh, dia membalas sapaanku.” Seru suho sambil melompat kegirangan.

‘Hanya kebetulan.’ Batin tao sambil menampakkan smirk nya.

-o0o-

Setelah melakukan proses belajar selama 4 jam. Tibalah waktu istirahat, seperti biasanya semua siswa pasti memilih untuk mengahabiskan waktu istirahat mereka di kantin. Begitupula dengan luhan, suho, chanyeol, kyungsoo, tao, dan sehun. Ketika sedang melahap makanan mereka masing-masing, nampak dari pintu masuk kantin 3 orang yeoja tengah memasuki kantin. Ketiga yeoja itu adalah taeyeon, tiffany, dan jessica, mereka termasuk sunbae dari ke-6 namja tadi –luhan, suho, chanyeol, suho, sehun, kyungsoo-

“Ahh, kenapa taeyeon noona harus datang ke kantin? Kalau begini makananku tidak akan habis,karena terlalu sibuk memperhatikannya.” Sahut Kyungsoo.

“Astaga, dia datang ?!” kata chanyeol sambil menepuk dahinya.

“Kalian terlalu berlebihan.” Kata sehun secara tiba-tiba tetap dengan nada suara datar.

Teman-teman sehun yang mendengar perkataan sehun secara serentak mengalihkan pandangan mereka ke arah sehun dan menatapnya heran.

“Sehun-ah!” kata luhan

“Ne ?” kata sehun datar.

“Aku bingung denganmu, ketika kami sedang membicarakan soal taeyeon noona, kau hanya diam. dan tidak ada respon sama sekali. Kau tidak menyukainya ?” Kata luhan sambil menaikkan satu alisnya.

“Aniya..” kata sehun singkat.

“Jeongmal ? banyak namja yang menyukainya sehun-ah!” kata luhan lagi.

“Jadi, apabila banyak namja yang menyukainya, aku juga harus menyukainya ? tidak kan?” kata sehun sambil membuang muka. Teman-teman sehun yang mendengar jawaban sehun hanya bisa kaget.

“Dasar namja aneh!” seru luhan.

“Apa katamu ? namja aneh ? kau yang aneh, sudah tau banyak yang menyukai taeyeon noona, masih saja terus mengejarnya. Kau ditolak, baru kau rasakan. ” kata sehun kesal.

“Terserah kau saja.” Kata luhan kesal.

Di sisi lain, taeyeon, jessica, dan tiffany yang baru saja memasuki kantin, tengah mencari tempat duduk untuk mereka bertiga. Sayangnya, semua tempat telah diduduki oleh seluruh murid. Setelah mengedarkan pandangan mereka, akhirnya mereka mendapat 3 kursi kosong. Dan benar saja 3 kursi kosong itu, berada di meja yang saat ini dipadati oleh para namja yakni luhan, suho, sehun, chanyeol, kyugsoo, dan tao, mau tidak mau taeyeon, tiffany, dan jessica harus duduk bersama ke-6 namja tadi. Daripada mereka tidak makan sama sekali.

“Permisi.” Kata tiffany.

Luhan, chanyeol, suho, kyungsoo, tao yang tengah melahap makanan mereka tiba-tiba terkaget melihat taeyeon, tiffany, dan jessica yang menghampiri meja mereka, tapi tidak dengan sehun. Sehun tetap sibuk dengan urusannya sendiri, tanpa sedikitpun merespon kedatangan taeyeon dan teman-temannya.

“Hey, bolehkan kami duduk disini ? tidak ada lagi tempat kosong di kantin ini, hanya disini saja.” kata taeyeon.

“e-ee.. ne taeyeon noona. Kau boleh duduk disini.” Kata chanyeol gugup.

“mwo ? kau hanya memperbolehkan taeyeon yang duduk disini ? kami ?”  kata jessica tiba-tiba.

“Aniya, kalian juga boleh sunbae.” Kata kyungsoo.

“Gomawo.” Kata taeyeon, jessica, dan tiffany.

“Ne, cheonmaneyo.” Kata ke-6 namja tadi kecuali sehun. Sehun tetap saja sibuk dengan apa yang dilakukannya saat ini.

“Taeyeon noona, silahkan duduk disini.” Kata tao menawarkan taeyeon untuk duduk disampingnya.

“Disini saja noona.” Kata suho sambil menyuruh chanyeol yang ada disampingnya untuk pindah.

“Pindah kau.” Kata suho pada chanyeol sambil mendorong tubuh chanyeol perlahan.

“Tidak usah, aku disini saja.” Kata taeyeon lalu duduk disamping sehun.

Sehun hanya diam. Tetap sibuk dengan dirinya sendiri.

‘kau beruntung sekali sehun’ batin kyungsoo sambil membuang muka.

-o0o-

@ Taeyeon house

Sepulang dari sekolah, taeyeon langsung masuk kedalam kamarnya. Mengganti pakaiannya, membersihkan diri. Lalu merebahkan tubuhnya di atas tempat tidurnya sambil memainkan ponselnya. Tiba-tiba saja taeyeon terdiam sejenak, aktivitasnya tiba-tiba terhenti. Karena dipikirannya tiba-tiba terlintas 6 sosok namja yang tadi satu meja dengannya saat istirahat.

‘Namja-namja aneh!’ batin taeyeon.

‘Tapi yang satu itu……………..’

‘nama dia siapa ?’

-o0o-

            Seorang namja tinggi tengah melewati koridor kampus yang pada waktu itu tengah dipadati oleh seluruh mahasiswa(i) kampus. Dengan tas yang dibiarkan menggantung (?) di salah satu bahunya, serta jaket yang berada di pundak kanannya, dengan santai ia melewati koridor. Tanpa disadari ada seseorang yang memanggilnya, karena mendengar teriakan tersebut namja itu segera mengedarkan pandangannya, dan mencari sumber suara tadi. Setelah melihat orang yang memanggilnya, ia pun menghampiri orang itu.

“sehun-ah!” teriak suho.

Di sisi lain, taeyeon yang sedang duduk bersama tiffany dan jessica pun mendengar teriakan tersebut.

“oo.. jadi dia sehun. Nama yang bagus.” Batin taeyeon.

Kring..kring..

Tiba-tiba bel tanda masuk pun berbunyi, dengan cepat koridor yang awalnya ramai, kini benar-benar sepi. Dikarenakan seluruh mahasiswa(i) telah memasuki kelas masing-masing.

-o0o-

            Setelah melakukan pembelajaran seperti biasa. Akhirnya bel kembali berbunyi, sebagai tanda untuk seluruh murid, bahwa mereka dipersilahkan untuk beristirahat. Untuk kebanyakan murid, mereka pasti akan memilih untuk menghabiskan waktu mereka di kantin. Tapi pada hari itu, sehun dan taeyeon memilih untuk tidak berada di kantin. Sehun memilih untuk mendengar musik di koridor, sedangkan taeyeon memilih untuk membaca di perpustakaan.

Ketika sedang menyusuri koridor, tiba-tiba penglihatan taeyeon perlahan memudar (?) tak disangka tiba-tiba tubuhnya terjatuh tepat diatas lantai koridor. Sehun yang sedang asik mendengar musik, tiba-tiba kaget melihat kejadian tersebut. Dengan cepat ia menghampiri taeyeon, dan membawa taeyeon ke UKS.

Sesaimpainya di uks, sehun segera merebahkan tubuh taeyeon di atas tempat tidur yang telah disediakan. Setelah itu sehun memilih untuk menunggu hingga taeyeon sadar sambil kembali mendengar musik.

Setelah menunggu sekian lamanya, akhirnya taeyeon sadar. Sehun yang menyadari itu, segera menghampiri taeyeon.

“Kau sudah sadar ? kau sudah merasa lebih baik ? kenapa kau tiba-tiba pingsan begitu saja ?” kata sehun datar.

“Berisik! Aku baru saja bangun, sudah kau tanya ini itu.” Kata taeyeon kesal.

“Mianhae. Kalau begitu jawab salah satu pertanyaanku.” Kata sehun.

“Ne. Tadi aku tidak sarapan, aku juga sedang tidak selera makan.” Kata taeyeon.

“Bagaimana kalau aku temani kau ke kantin. Lebih baik kau makan dulu. Daripada kau pingsan lagi, kau mau ?” kata sehun.

“Tak usah.” Kata taeyeon singkat.

“kau yakin ? yasudah.. kalau begitu aku pergi dulu.” Kata sehun sambil perlahan meninggalkan taeyeon.

“tunggu.” Kata taeyeon sambil menahan tangan sehun.

“baiklah. Temani aku.” Kata taeyeon lagi.

“Kajja!” kata sehun.

Setelah beberapa menit kemudian, sampailah mereka di kantin sekolah. Mereka segera mencari tempat untuk tempat mereka duduk. Setelah mendapatkannya, duduk lah mereka di kursi tersebut berhadapan.

“kau ingin makan apa ?” kata sehun.

“terserah.” Jawab taeyeon singkat.

“kalau begitu kau ambil saja sendiri.” Kata sehun datar.

Mendengar jawaban sehun, taeyeon langsung menatap sehun dengan tajam.

“kau sebenarnya, niat menolongku apa tidak ?!” bentak taeyeon.

“Hmm… baiklah.. akan ku ambilkan.” kata sehun dingin.

Setelah membawa makanan yang hendak taeyeon makan. Sehun kembali sibuk dengan apa yang dilakukannya sebelumnya. Hingga akhirnya, taeyeon yang merasa tidak nyaman dengan keadaan itu, segera membuka pembicaraan antar keduanya.

“kau tidak sadar, sejak tadi teman-temanmu lebih tepatnya teman-temanmu yang aneh  itu sedang memperhatikan kita ?” kata taeyeon, yang menyadari bahwa luhan, suho, chanyeol, tao, dan kyungsoo yang terus memperhatikannya bersama sehun.

“lalu kenapa ? eh, apa yang kau bilang ? aneh ? kenapa kau menyebut mereka aneh ?” tanya sehun.

“aku tidak suka dengan sikap mereka yang terlalu berlebihan padaku. Salah satu dari mereka pun sudah menyatakan perasaannnya padaku. Namun ku tolak.” Kata taeyeon.

“Siapa dia ?” kata sehun penasaran.

“Luhan.” Kata taeyeon.

“mwo ? alasan kau menolaknya ?” tanya sehun.

“di gugup menyampaikan perasaannya padaku.”

“Hubungannya ?” tanya sehun lagi.

“Maksudku, didepanku saja mereka sudah gugup, sudah takut, bagaimana apabila mereka harus melindungi ku ?” kata taeyeon.

Sehun hanya merespon taeyeon dengan anggukan pelan.

“Noona, aku duluan. Ada yang harus kukerjakan.” Kata sehun berbohong. Ia ingin pergi karena ia menyadari bahwa kelima temannya sudah keluar dari kantin, ada yang ingin dia tanyakan pada kelima temannya itu.

“Hahaha.. kenapa tiba-tiba kau memanggilku dengan sebutan noona ?” kata taeyeon.

“apakah itu salah ?” kata sehun datar.

“Aniya.”

“Baiklah aku duluan.” Kata sehun sembari berjalan meninggalkan taeyeon.

-o0o-

            Sehun yang berniat menghampiri kelima temannya tepatnya luhan, segera mencari kelima temannya itu. Setelah mencari beberapa waktu lamanya, penglihatan sehun tiba-tiba menangkap 5 sosok namja yang tengah asik bercerita satu sama lain. Sehun segera menghampiri kelima namja tadi.

“Kalian sedang apa ?” kata sehun tiba-tiba.

Kelimanya tidak merespon sama sekali, mereka hanya menatap sehun tajam.

“wae ?” tanya sehun bingung.

Mereka kembali tidak merespon pertanyaan sehun.

“Hmm.. daripada aku menunggu kalian untuk merespon pertanyaanku. Ada yang ingin aku bicarakan.”

“Luhan-ah!” kata sehun pada luhan.

“Ne ?” kata luhan datar.

“Kau sudah menyatakan perasaanmu pada taeyeon noona ? dan kau ditolak ? hahaha.. sudah kubilang.” Kata sehun sambil menahan tawanya.

“Hm.. ne. Kau tau alasannya ?”

“Ne. Aku tau.” Jawab sehun.

“Jeongmal ? kenapa dia menolakku ?” kata luhan.

“aku tidak akan memberitahumu.” Ledek sehun.

Luhan hanya menghela nafas panjang, lalu membuang muka.

-o0o-

            Akhirnya seluruh murid dipersilahkan untuk pulang. Taeyeon yang terbiasa pulang menaiki bus. Segera menunggu bus datang. Ketika sudah menunggu cukup lama, tiba-tiba berhenti sebuah mobil dihadapannya. Orang yang menaiki mobil tersebut segera menurunkan kaca mobilnya. Dan benar saja, yang sedang mengendarai mobil tersebut adalah sehun.

“Noona, kau tidak pulang ?” kata sehun pada taeyeon.

“aku sedang menunggu bus.” Kata taeyeon.

“Bagaimana kalau kau ikut denganku. Nanti aku akan mengatarmu.” Kata sehun.

“Hmm.. baiklah.”

“Kajja!”

Tak ada satupun yang mampu mencairkan suasana. Suasana canggung saat itu terus bertahan hingga keduanya sampai tepat di depan rumah taeyeon.

“Sampai.” Kata sehun.

“Gomawo.” Kata taeyeon singkat.

Tiba-tiba sehun menahan tangan taeyeon, hingga membuat keduanya saling bertatapan.

“Kau hampir melupakan ini.” Kata sehun sambil mengambil ponsel taeyeon, yang sempat di keluarkan taeyeon pada saat mobill sehun melaju.

“Oo.. ne. Gomawo.” Kata taeyeon lagi.

-TBC-

Gimana readers ? Bagaimana pendapat kalian ? Mohon di comment, agar chapter selanjutnya dapat lebih baik lagi🙂

33 thoughts on “[Freelance] Leave Me Alone (Chapter 1)

  1. kasian luhan .. *wkwk
    sehun dirimu selalu bangga dgn wajah datar -_-
    kerenn ceritanyaa .. cepet update yaaa !!
    KEEP WRITING !!

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s