[Freelance] My Three Idiots (Chapter 5)

My Three Idiots (Chapter 5)

Poster 5

Title            : My Three Idiot

Author        : Kam Ha Moon | @tslykam

Main Casts :    – Im Yoona

– Oh Sehun

– Lee Taemin

– Xi Luhan

Other Casts :   – Krystal as Im Krystal/Yoona’s sister

– Minho as Im Minho/Yoona’s dad

– Kwon Yuri as Yoona’s mom

– and other SM artist

Genre         : Life, Sad, Friendship, Family, Romance

Rating        : G or maybe T

Length        : Multichapter

Disclaimer  : Semua casts milik SM dan orangtuanya masing-masing. Mohon maaf kalau ada kesamaan judul, cast, atau cerita. Cerita ini murni ide saya sendiri.

Note           : Annyeonghaseyo, Kam Ha Moon imnida. I’m newbie and this is my very first fanfiction. The main casts is my ultimate bias kkkk~ Sorry for bad poster. Hope you like it, Enjoy!

*jangan lupa komen chingu ^^

*bold flashback

 

My Three Idiots

.   .   .

Persahabatan, cinta, keluarga. Siapa yang harus mengalah?

 

Yoona pov

 

Aku terbangun karena merasakan sesuatu yang lembut menyentuh keningku, seingatku sebelum aku tidur, aku berada disamping Taemin. A-apa yang dia lakukan? Apa baru saja dia mencium keningku? dan apa ini? Sepanjang malam aku tidur dibahunya?

“Ah.. Taeminnie maaf aku semalaman tidur dibahumu hehe pasti pegal ya. Mian” ucapku sambil nyengir.

“Ne? Ah ti-tidak apa-apa” jawab Taemin gugup.

“Kau kenapa gugup begitu Taeminna?” tanyaku pura-pura tidak tahu, sepertinya Taemin benar-benar mencium keningku, apa maksudnya dia melakukan itu, ingin sekali aku bertanya, tapiii “Ani, aku tidak gugup haha Yoona aku pulang dulu sebentar ya, aku harus mandi, annyeong” ucap Taemin sambil bergegas keluar dari rumahku, apa sebenarnya yang terjadi padanya ya, aneh sekali, dan kenapa juga aku senang dicium olehnya, bukankah seharusnya aku marah? Eh tunggu dulu, Krystal!

 

“Krystal-ah kau sudah bangun?” ucapku begitu sampai dikamarnya, seketika aku lupa tentang kejadian tadi.

“Sudah eonnie, sebenarnya aku tidak bisa tidur, kepalaku sakit sekali eonnie” jawab Krystal sangat lemah.

Jinjja?! Bagaimana ini, sebentar eonnie ambilkan obat dulu ya Krystal-ah” ucapku sambil mengelus rambutnya pelan.

Setelah meminum obat akhirnya Krystal bisa tertidur, hari ini aku memilih bolos kerja, aku harus menjaga Krystal, untung saja Sooyoung mau mengganti jadwalku, tapi resikonya, minggu depan aku harus kerja lembur, tak apalah yang penting aku bisa menjaga Krystal sesuai dengan janjiku pada eomma.

 

Luhan pov

 

Hari ini aku dan Sehun akan mengunjungi Krystal lagi, sebenarnya aku yang mengajak Sehun mengunjungi Krystal, entah kenapa aku sangat khawatir padanya, semalam saja aku tidak bisa tidur.

 

Flashback on

Hyung, aku ingin bertanya sesuatu” ucap Sehun serius.

“Ada apa Sehunna?”

“Apa kau menyukai Krystal?” ucap Sehun membuat Luhan sedikit terenyak.

“A-Apa maksudmu Sehunna?” jawab Luhan gugup.

“Hmm aneh saja hyung, tiba-tiba kau jadi sangat peduli pada Krystal, apa kau jatuh cinta tiba-tiba?” tanya Sehun polos.

“Hahaha apa kau cemburu Sehunna?”

“Jangan mengalihkan pembicaraanku hyung, jawab duluu.” Ucap Sehun kesal.

“Emmmm…..Sepertinya begitu Sehunna, ah tidak-tidak bukan seperti itu, aku juga tidak mengerti, tiba-tiba saja setiap melihat wajahnya aku merasa khawatir, aku merasa harus melindunginya Sehunna, tapi kau jangan bilang siapa-siapa dulu ya” jawab Luhan pelan.

“Benarkah? Wah aku tidak menyangka hyung, iya aku tidak akan bilang-bilang”

“Kau tidak cemburu kan Sehunna?”

“Tentu saja tidak hyung hahaha”

 

Flashback off

Sehun pov

 

“Wah hyung, mentang-mentang kau menyukai Krystal, jadi kita harus tiap hari menjenguknya? Ini kan hari minggu hyung” aku mengeluh sambil menguap, jujur kalau dirumah itu tidak ada Yoona Noona aku malas sekali pergi kesana, padahal hari ini aku bisa tidur seharian.

 

“Sttt jangan bahas-bahas itu Sehunna dan jangan berbicara bahwa aku menyukai krystal, akukan sudah bilang aku sendiri tak mengerti tentang perasaanku. Jangan sampai kau keceplosan dan membicarakan ini di depan oranglain!”

 

“Memangnya kalau orang lain tau kenapa hyung? Kau kan tidak salah, Krystal kan yeoja

“Ey tentu saja, tapi aku sendiri masih bingung pada perasaanku Sehunna, aku menyayanginya sebagai adik atau sebagai yeoja

 

Wah pikiran macam itu? Luhan hyung yang biasanya bijak kenapa jadi plin plan begini.

Hyung, kuingatkan ya, jangan mempermainkan perasaan yeoja hyung” ucapku dengan nada mengejek.

“Wah sejak kapan Oh Sehun jadi bijak begini? Hahahaha”

“Sejak aku juga mengenal cinta hyung

 

Tunggu! Apa yang aku bicarakan! Cinta? Cinta apa Oh Sehun pabo?!

Jinjja? Kau jatuh cinta? Pada siapa? Sejak kapan? Apa aku mengenalnya?” tanya Luhan hyung bertubi-tubi.

“Iya hyung, aku mencintai hyung hahahahaha” candaku sambil tertawa sekencang-kencangnya, berharap bisa mengalihkan pembicaraan.

“Ya! Oh Sehun! Aku masih normal! Sana jauh-jauh dariku!” hahaha untung saja Luhan hyung teralihkan, tentu saja mana mungkin aku menyukai namja, dasar Luhan hyung lama-lama pabo juga seperti Yoona Noona.

 

“Aiiyy hyunnnggg” godaku, hahahaha menjahili Luhan hyung ternyata asik juga.

“Yakkk! Oh Sehun diaamm!”

Hyuunnngg

“Yaaaakkkk!!!”

 

Taemin pov

 

Sesampainya dirumah aku langsung mandi dan sarapan, ya Tuhan bahuku pegal sekali bagaimana ini uhhhh.

 

KRINGG, Handphoneku berbunyi, oh ternyata telefon dari eomma, aku memang tinggal bersama kakekku Lee Jinki dirumah ini, eomma dan appaku bekerja di Busan, adikku juga tinggal disana, karena aku sekolah di Seoul International Art School dan karena kakekku tidak ada yang mengurus, jadi aku harus tetap tinggal di sini, oh iya aku hampir lupa kalau eomma menelefonku, cepat-cepat aku tekan tombol hijau.

 

Yeoboseyo

“………..”

Ne? Secepat itukah eomma?”

“………..”

“Tapi aku belum siap eomma, masih banyak yang harus kuurus disini, lalu bagaimana dengan kakek dan sekolahku?”

“……….”

Eomma bisakah berikan aku lebih banyak waktu? Aku mohon eomma

“……….”

Ne gomawo eomma, secepatnya akan kukabari lagi”

“………”

Ne annyeonghaseyo

 

Huh sudah kuduga waktunya akan tiba, aku harus memanfaatkan waktu yang tersisa, aku harus membahagiakan Yoona.

 

Yoona pov

 

“Oh kalian sudah datang? Ayo-ayo masuk” sambutku pada Sehun dan Luhan oppa.

“Yoona-ya, boleh aku keatas? Aku ingin melihat Krystal”

Apa? Baru saja datang Luhan oppa langsung mencemaskan Krystal? Jadi tujuannya kesini untuk itu? Oh tentu saja hahaha.

Ne oppa, tapi pelan-pelan ya dia baru saja tidur” ucapku berusaha tersenyum.

Ne” jawab Luhan oppa singkat, akupun menghembuskan nafas perlahan, aku bahkan lupa kalau disini juga ada Sehun.

“Ooo Sehunna ayo duduk, mau minum apa?”

Noona, apa Noona sedang memikirkan sesuatu?” Hah Sehunku ini selalu saja bisa membaca pikiranku.

Ani Sehunna, aku baik-baik saja, aku hanya masih khawatir tentang Krystal” sebenarnya aku memang mengkhawatirkan Krystal, tapi yang aku pikirkan sekarang bukan itu.

“Tenang Noona, jangan khawatir aku yakin dia baik-baik saja kok. Noona aku mau es krim” jawab Sehun dengan nada manja, hahaha dasar anak ini.

“Tapi es krim disini habis Sehunna, kajja kita beli ke supermarket” ajakku sambil menarik lengannya.

Ne kajja Noonaaa!!” jawab Sehun penuh semangat, haha mungkin berjalan-jalan sebentar akan menyenangkan.

 

Kami menikmati udara siang ini, sekarang musim gugur, jadi cuaca siang tidak panas seperti biasanya, angin berhembus dengan kencangnya, kuhirup nafas sebanyak-banyaknya, hah semoga semua permasalahan ini akan segera berakhir.

“Hey Noona jangan melamun” ucap Sehun sambil menggembungkan pipinya.

“Hahaha iya-iya Sehunna, aku tidak melamun, aku hanya menikmati pemandangan”

“Ah Noona bohong lagi -_- sebagai hukumannya, Noona yang bayar es krimnya ya hahhaa wlee” Apa? Dia tau aku berbohong? Apa dia punya indra keenam? Ahhah dasar ada-ada saja, dia berlari masuk supermarket seperti anak kecil yang ingin membeli permen.

 

Beginilah Sehun, setelah sampai disupermarket dia akan sibuk sendiri memilih makanan dan minuman. Akupun berkeliling mencari camilan untuk persediaan dirumah, wah akhirnya aku menemukan kue ini, hahaha ini adalah kue yang sering eomma beli dulu, aku benar-benar merindukan eomma, tapi sayang kuenya tinggal satu, apa kualitasnya masih bagus ya? Saat aku akan mengambilnya, tiba-tiba sebuah tangan menyentuh tanganku.

“Eh maaf  nona, saya tidak maksud menyentuh tangan anda, sekali lagi maaf” ucap seorang namja sambil membungkukan badannya, tunggu dulu, namja ini? Namja mirip Taemin yang waktu itu berkunjung ke cafe, namja yang smirknya sangatt uuhhhh keren.

Ne tidak apa-apa. Anda yang waktu itu berkunjung ke cafe tempat saya bekerja ya?” Im Yoona pabo, mana mungkin dia mengingatnya -_-

“Oh?! Oh ya saya ingat hahah. Anda mau membeli kue ini? Silahkan saja, saya akan beli yang lain” ucap namja itu ramah hahah ternyata dia masih ingat padaku.

“Benar tidak apa-apa? Kalau anda mau silahkan saja”

“Hahaha tidak-tidak, ladies first” Wah bahkan saat tertawa dia semakin keren, aigoo ada apa dengan jantungku.

“Ba-baiklah te-terima kasih” kenapa aku jadi gugup begini, hah aku harus cepat-cepat pergi lagi.

“Baiklah permisi” ucapku sambil membungkukan badan dan langsung pergi, mungkin aku sedikit tidak sopan, tapi aku benar-benar tidak tahan dengan keadaan jantung yang seperti ini, aneh sekali -_-

Noona beli apa saja? Kenapa lama sekaliiiii?” ucap Sehun yang sudah menunggu dikasir sambil menghentak-hentakan kakinya.

“Hehehe mian Sehunna, yang penting aku yang bayar kaann?” ejekku pada Sehun.

“Hahaha benar juga, yasudah ayo Noona cepat aku ingin makan es krim itu” Ahhaah pergi bersama seorang Oh Sehun memang benar-benar terasa seperti membawa anak -_-

“Sudah beres, kajja!”

“Yeaay, mana es krimnya Noona?”

“Ini ambil sendiri” ucapku sambil menyerahkan kantung belanja pada Sehun, dasar anak manja. Sepanjang perjalanan kami mengobrol sambil memakan es krim, hahah wajah Sehun lucu sekali, seketika aku lupa tentang semua permasalahanku haha terimakasih Oh Sehun.

 

Luhan pov

 

Lama-lama menunggu Krystal bangun bosan juga, lebih baik aku turun, tapi kenapa dibawah sepi begini ya? Kemana Yoona dan Sehun?

“Yoona-ya, Sehunna” panggilku sedikit berteriak.

“Sepertinya mereka pergi” jawabku pada diriku sendiri -_- kenapa perasaanku tidak tenang yaa, aneh sekali.

 

“Kami pulang!!” Teriak Yoona dan Sehun sambil membuka pintu, wajah Yoona terlihat cerah sekali, berbeda dengan saat aku datang tadi, apa yang baru saja mereka lakukan? Dan ohhh!! Perasaan ini datang lagi, apa ini? Mungkinkah aku cemburu? Huh aku bahkan tidak mengerti tentang perasaanku sendiri, sungguh membingungkan.

 

“Kalian darimana saja?” tanyaku sambil melipat kedua tangan seperti seorang ayah yang bertanya pada anak-anaknya.

“Kami dari supermarket hyung, nih kami beli es krim, tapi kami tidak beli buat hyung heheh” ucap Sehun sambil memamerkan es krim rainbownya (keinget rambut Sehun yang unyu).

“Iya maaf oppa, es krimnya sudah habis” jawab Yoona singkat sambil berjalan menuju dapur membawa belanjaannya, Yoona dingin padaku? Atau hanya perasaanku saja?

 

Taemin pov

 

Aku harus mempersiapkan semuanya, kata-kata dan juga hati, bagaimana caraku menyampaikannya pada Yoona? Aku benar-benar bingung, waktuku benar-benar tidak banyak.

 

Author pov

Apa yang sebenarnya terjadi pada Taemin?

 

Dan siapakah yang sebenarnya disukai oleh Luhan? Apa benar dia cemburu?

 

TBC

 

Gyaa akhirnya di post juga hehe oiya sekali lagi maaf ya yang kurang suka sama jalan ceritanya, maaf juga buat yang minta banyak luyoon moment, ini cerita udah author bikin sampe chap 10 jadi ga akan ada yang dirubah lagi, tapi untuk chapter 10 dan selanjutnya author bakal ikutin saran kalian ko, jadi ikutin aja dulu ceritanya ya, author pengen bikin yang agak beda hehe maaf yaaa semoga sukaaa J don’t bash okay? Author mau bikin yoong menderita dulu disini.

 

Maaf kalau ada typo kkk, maaf juga kalau part ini kependekan.

Author masih tetep bingung nih sama pairingnya, jangan lupa tinggalin jejak ya.

Gomawo ~

@tslykam ^^

 

 

43 thoughts on “[Freelance] My Three Idiots (Chapter 5)

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s