[Freelance] I Love My Brother and I Love You Too

Title : I Love My Brother and I Love You Too

Author : MaknaeYena

Length : Oneshoot

Rating : PG -15

Genre : Romance, sad

Main Cast : Hyoyeon , Luhan, Sehun

Other Cast : Yoona

Pairing : HyoHan and HyoHun

Disclaimer : cast punya tuhan dan orangtuanya but this story is mine and don’t be siders

Author Note : mian kalo ffnya absurd karena ini pertama kali bikin ff

Hyo pov

Matahari membangunkanku dari tidur lelap ku bersama nampyeonku yang beda 2 bulan dariku Sehun, tiba2 memori 4 tahun yang lalu terngiang kembali dikepalaku. Seharusnya bukan dia sekarang yang ada disampingku tapi kakaknya.

_FLASHBACK_

Hyo pov

” Oppa ” panggilku ketika melihat mereka berdua sudah ada di depan studio tari.

” Hey, hyo ” kata mereka berdua. Mereka berdua adalah oppaku. Yang pertama adalah Luhan oppa, dia adalah kakak dari sehun oppa dia 1 tahun lebih tua daripada aku, tapi dia mempunyai baby face, mangkanya banyak yeoja yang menyukainya termasuk aku, tapi mungkin dia tidak pernah menyukaiku #poorhyo. Yang ke2, Sehun oppa dia adlah adik dari luhan oppa, dia 2 bulan lebih tua daripada ku, dan dia orangnya jahil dan menyebalkan tapi dia juga mempunyai muka yang lucu dan imut.

” Hey, kenapa hanya diluar ? ” Tanyaku riang karena sekarang kita hanya diam saja di depan studio.

” Kita sepertinya kecepetan hyo-ah, ini baru jam 9 ” kata luhan oppa.

” Kalau begitu, bagaimana kalau kita ke cafe yang baru dibuka itu” usul sehun oppa.

” Aku setuju ” kataku dan luhan oppa barengan.

” Baiklah kalau begitu, ayo ” ajak sehun oppa.

Hyo pov end

Author pov

Mereka bertiga pun berjalan menuju cafe itu, setelah mereka selesai makan. Mereka bertiga pun jalan-jalan sebentar ke sungai Han.

” Ayo kita duduk dulu, aku capek ” kata Hyo sambil menunjuk bangku besar di dekat sungai han.

” Ne, ayo ” kata HunHan.

” Aku ingin bilang sesuatu kepada kalian ber2 ” kata sehun tiba2.

” Apa ? ” Kata hyo dan luhan.

” Bagaimana kalau kita ber3 mengalami cinta segitiga ? Siapa yang kau pilih hyo-ah ? ” Kata sehun,

jujur luhan dan hyoyeon pun kaget mendengar perkataan dari sehun ‘ apa dia tau, kalau aku suka dengannya ‘ pikr hyo dan luhan.

” Aku tidak tahu ” jawab hyo, jujur didalam hatinya sudah pasti dia memilih luhan, tapi tidak mungkin dia bilang itu di hadapan mereka berdua.

” Hmm.. Kenapa harus berbicara seperti itu, lebih baik kita bersenang-senang” lanjut Hyo.

Setelah mereka ber3 bercanda-canda di sungai han mereka kembali lagi ke studio menari. Setelah beberapa jam pun, akhirnya latihan pun selesai, karena rumah mereka searah mereka akhirnya pulang bersama.

Author pov end

Luhan pov

Aku duduk di balkon kamarku, sambil menatap langit yang gelap dan bintang. Aku tiba2 mengingat perkataan sehun di sungai han itu. Apakah dia tau bahwa aku menyukai hyoyeon. Jujur aku sudah lama menyukai hyoyeon, dari pertama kali kami bertemu, tapi aku tidak pernah berani menyatakannya karena aku takut hyoyeon menolakku. Jadi aku selalu memendam perasaanku ini, tapi sepertinya sehun juga menyukai hyoyeon, tiba2

” Hey hyung, memikirkan apa kau? Daritadi ku ketuk2 pintumu, kau tidak menjawab ” kata sehun.

” Oh mian, aku tidak memikirkan apa2 ” kataku bohong.

” Oh, kau besok menyiapkan apa untuk hyoyeon ? ” Katanya tiba2.

” Eh? Hyoyeon. Memang besok ada apa? ” Tanyaku.

” Apa kau lupa ! Besok adalah ulang tahunnya ! ” Katanya.

Aku menepuk jidatku sendiri, bagaimana aku melupakan ulang tahun gadis yang kucintai. Pabo Luhan.

” Kau sendiri apa? ” Tanyaku.

” Aku akan membelikannnya sepatu, kan dia sangat suka sekali menari ” jawabnya.

” Oh ” kataku.

” Kalau begitu aku kembali ke kamar dulu ya, hyung ” katanya sambil keluar.

Hmm… Apa yang harus aku kasih ke hyoyeon ya ? Bagaimana kalau aku mengasihnya kalung, bukankah dia bilang dia suka kalung. Ah, aku kasih dia kalung aja.

Luhan pov end

Author pov

Matahari pun mulai terbit secara perlahan, burung2 pun mulai berkicauan. Tapi ada 1 namja yang masih betah sekali di kasurnya yaitu luhan.

Krrringggg…. Alarm pun berbunyi.

” Hmm… Baru jam 7 pagi ” kata luhan,

namja manis itupun langsung memasuki kamar mandi untuk mandi #yaiyalah mandi masa makan*abaikan. ” Karena ini masih pagi, lebih baik aku membeli kalung dulu untuk hyoyeon ” kata luhan. Dia pun pergi ke mall untuk membeli kalung itu.

” Aku pilih yang mana ya? ” Kata luhan bingung.

” Permisi tuan, apa ada yang bisa saya bantu? ” Kata seorang pelayan.

” Aku mencari kalung tapi aku bingung ingin pilih yang mana ” jawab luhan.

” Kalau anda mau tuan, ditoko ini menyediakan kalung berbentuk huruf ” kta pelayan tadi.

” Jinjja ? Aku bisa melihat itu ” kata luhan. Setelah 15 menit melihat-lihat.

” Baiklah, aku pilih yang ini saja ” kata luhan.

” Oh baiklah ” kata pelayan itu, luhan memilih kalung hati ditengak-tengahnya ada inisial LH yang berarti Luhan & Hyoyeon. Setelah selesai membeli kalung luhan langsung pergi ke rumah hyoyeon. Sesampainya dirumah hyoyeon, luhan langsung memencet bel

TING~~ TONG ~~

Keluarlaah yeoja cantik yang daritadi ditunggu oleh namja itu.

” Annyeong hyo ” sapa luhan.

” Ah, annyeong oppa. Sedang apa kau kesini? ” Tanya hyo.

” Ah, apakah kau sedang sibuk sekarang? ” Tanya luhan.

” Tidak oppa, waeyo ? ” Jawab hyo.

” Bagaimana, kalau kita pergi ke cafe lalu berjalan-jalan? ” Tanya luhan.

“Ah baiklah, aku ganti baju dulu ne ” jawab hyo.

Author pov end

Luhan pov

Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya yeoja yang kutunggu-tunggu keluar juga. Dia lebih cantik dengan memakai pakaian casual seperti itu.

” Ayo oppa, aku sudah selesai ” katanya semangat.

” Ne, ayo ” kataku tak kalah semangat. Lalu kami pergi ke cafe yang kemarin kita kunjungi yang bernama love cafe.

” Hmm… Hyo, ini untukmu ” kataku sambil menyerahkan kotak kecil yang berisi kalung itu.

” Oh, khamsa oppa. Tapi ini untuk apa ? ” Tanyanya.

” Apa kau lupa ? Sekarang adalah hari ulang tahunmu ” kataku. Dia terlihat sedikit terkekeh karena lupa dengan hari lahirnya dia.

” Hmm… Hyo ” panggilku.

” Wae oppa ? ” Tanyanya. Aku menatap matanya dan berkata.

” Saengil chukkae hamnida hyo-ah dan Saranghae ” kataku dan membuatnya terkejut.

” Apa ? Kau mencintaiku ? ” Tanyanya tidak percaya.

” Ne, hyo-ah. Saranghae ” kataku sekali lagi.

” Nado saranghae oppa ” katanya pelan tapi masih bisa kudengar.

” Jadi mulai sekarang kita pacaran ? ” Tanyaku kepadanya. Dia menjawab hanya dengan anggukan tapi sudah membuatku yakin bahwa dia juga tulus mencintaiku. Aku pun mulai menggenggam tanganya dia hanya tersenyum kepadaku.

Luhan pov end

Hyo pov

Aku tidak percaya ternyata oppa luhan menyukai ku juga, sekarang kita sedang berjalan-jalan sambil berpegangan tangan dan sesekali kita berselca ria. Aku menikmati masa2 ini sampai kapan pun aku tidak akan pernah melupakan moment2 ini.

Hyo pov end

»Skip, setelah mereka 3 bulan berpacaran.

Luhan pov

Hari ini tepatnya adalah 3 bulan aku dan hyo berpacaran, banyak moment2 yang tidak pernah aku lupakan. Nanti aku akan bertemu dia di cafe love biasa, dimana ditempat itu adalah tempat kita menyatakan cinta satu sama lain.

” Hyung ” panggil sehun sambil memasuki kamarku. ”

Ada apa kau kesini ? ” Kataku.

” Aku ingin bertanya ”

“Bertanya apa ? ”

” Apa kau tau, barang kesukaan hyoyeon ? ” Tanyanya.

” Untuk apa ? ” Tanyaku penasaran.

” Hari ini aku ingin menyatakan cinta kepadanya ! ” Katanya tegas yang membuat ku kaget sekali, jujur memang 3 bulan aku dan hyo jadian. Kita tidak pernah memberi tahu siapapun termasuk Sehun. Apa yang harus aku lakukan apa aku harus mengkasih tau hubungan ku dan hyo.

” Hah ? Aku tidak tahu ! ” Kataku bohong.

” Oh, kalo begitu. Aku pergi dulu ya ” katanya, lalu tiba2 aku melihat dia kehilangan keseimbangan dan dia hampir terjatuh aku langsung menolongnya, dia terlihat sekali memegang dadanya yang kesakitan, jujur ini sudah seminggu sehun seperti ini tapi aku tidak pernah tau dia kenapa. Kalau aku bertanya dia pasti hanya bilang penyakit asmanya kambuh.

” Sehun-ah, kau tidak apa2 ? ” Tanyaku panik.

” Aku tidak apa2, hyung ! ” Jawabnya.

” Baiklah, aku bantu kau ke kamar mu ” kataku sambil membantunya berdiri dan membantu dia ke kamar. Setelah aku lihat dia sudah tertidur, tiba2 appa memanggilku.

” Luhan ” panggil appa, dari halaman belakang.

” Ne, appa ” kataku, sambil duduk di kursi.

” Ada yang appa ingin sampaikan kepadamu ! ” Kata appa.

” Apa ?, appa ” tanyaku.

” Kau tau kenapa seminggu ini sehun selalu kesakitan dibagian dadanya ? ” Tanya appa padaku.

” Tidak appa ” kataku.

” Sebenarnya, jantung dia sudah lemah luhan-ah, dia mengalami penyakit jantung, dimana jantung dia tidak kuat untuk bertahan lebih lama. Appa sudah mencari donor jantung yang cocok tapi tidak ada yang cocok dan kata dokter kebanyakan yang mempunyai jantung yang sama adalah kakaknya sendiri. Jadi, kalau kau mau. Apakah kau mau mendonorkan jantungmu ? ” Tanya appa. Aku langsung pergi meninggalkan appa di halaman belakang dan pergi kekamarku.

Aku memikirkan perkataan appa tadi, aku harus bagaimana kalau aku mendonorkan jantungku, artinya aku akan meninggalkan keluargaku dan yeoja yang sangat kucintai hyoyeon, tapi kalau aku tidak mendonorkan jantungku. Aku adalah kakak yang sangat jahat karena senang di atas penderitaan orang lain. Akhirnya setelah aku berpikir-pikir lagi, aku akan mendonorkan jantungku untuk sehun, toh sehun juga menyukai hyoyeon. Jadi aku percaya sehun akan sangat menjaga hyoyeon. Karena aku mencintai adikku dan aku mencintai hyoyeon juga. Aku langsung menelpon hyoyeon untuk bertemu dan dia menjawab ‘iya’. Aku langsung bersiap-siap.

Luhan pov end

Hyo pov

Tadi oppa luhan menelfonku bahwa kita akan bertemuan di cafe love, aku langsung menjawab iya. Tidak terasa hubungan kita ber2 sudah 3 bulan, walaupun diam2. Aku langsung mengambil jaketku dan kunci mobil, aku langsung melaju ke cafe love itu. Sesampainya disana aku melihat luhan oppa tapi tidak sendiri melainkan bersama yeoja lain, kuakui dia memang cantik dan lebih tinggi daripada ku.

” Oppa ” panggilku lirih dan menahan bulir2 ini tidak jatuh dari mataku.

” Hey hyo ” jawabnya tanpa menatapku.

” Siapa dia oppa ? ” Tanyaku sambil menunjuk yeoja yang disebelahnya itu.

” Oh dia, dia adalah yeojachinguku. Cantik bukan ? ” Tanyanya tanpa melihatku sama sekali.

” Oh jadi selama ini kalian berdua pacaran, dan sebelum kau yang memutuskan ku duluan. Kita PUTUS dan chukkae untuk kalian berdua ” kataku dengan air mata yang sudah jatuh ini. Aku langsung masuk kemobil ku dan tidak tahu ingin kemana .

Hyo pov end

Luhan pov

Maafkan ku hyo, pasti kau berpikir aku adalah nappeun namja tapi ini adalah jalan yang baik untuk kita. Semoga kau bahagia bersama sehun nanti.

Luhan pov end

Author pov

Setelah seminggu mereka putus, hyoyeon tidak mau keluar rumah dan menemui siapapun kecuali orangtuanya, sampai dia tidak tahu kalau HunHan sudah pergi ke china untuk operasi jantung. Tiba2 hp sang yeoja cantik itu berbunyi bertanda ada sms masuk.

From: xxxxxx

Temui aku di cafe love ini penting, jeballl..

Gadis itupun berpikir siapa dia, karena tidak biasanya hanya nomor saja. Akhirnya karena ini penting dia memutuskan untuk pergi ke cafe itu, lalu dia mengambil jaket dan kunci mobilnya lalu pergi ke cafe itu. Sesampainya disana sudah ada seorang yeoja yang menunggunya.

” Kau bukankah pacarnyaa luhan oppa ? Untuk apa kau bertemu denganku ? ” Tanya yeoja itu yang tak lain Hyoyeon.

” Hyo-ssi dengarkan aku dulu, pertama aku bukanlah pacarnya luhan oppa aku hanya teman kuliahnya. Dan kenalkan namaku im yoona imnida ” kata yeoja yang bernama yoona.

” Lalu kenapa waktu itu, luhan oppa bilang kau adalah pacarnya ? ” Tanya hyo.

” Itu supaya kau memutuskannya ” kta yoona.

“ Untuk apa ? ” Tanya hyo.

” 2 minggu yang lalu sehun oppa mempunyai penyakit jantung, dan harus ada yang mendonorkan jantungnya untuk oppa sehun, appa mereka sudah mencari pendonor yang jantungnya cocok tapi appa mereka tidak menemukan yang cocok dan satu-satunya jalan adalah menggunakan jantungnya oppa luhan dan setelah tau sehun oppa menyukaimu oppa luhan memutuskan mendonorkan jantungnya karena dia tahu kau pasti akan bahagia dengan sehun oppa ” jelas yoona. Tak terasa air mata itupun sudah jatuh membasahi mata gadis cantik itu.

” Sekarang dimana aku bisa menemuinya ? ” Tanya hyo.

” Sudah terlambat. Mereka sudah pergi ke china untuk operasi ” kata yoona. Hyoyeon menyesal telah membuat luhan kecewa, dia meretuki kebodohannyaa karena tidak sadar bahwa luhan sangat mencintainya.

_FLASHBACK OFF_

Tak terasa air mataku jatuh ketika mengingat memori itu.

” Chagi, kenapa kau menangis ? ” Tanya sehun oppa kepadaku.

” Aku tidak apa2 oppa, aku hanya senang saja tuhan memberi ku keluarga seperti ini ” jawab ku bohong.

” Aku juga senang karena mempunyai istri sepertimu dan hyohun gadis kecil yang cantik sepertimu ” katanya sambil mencium bibirku sekilas, lalu berlari ke kamar mandi. Aku memang tidak seutuhnya mencintaimu oppa tapi aku berjanji akan belajar mencintaimu walaupun hati ini sudah seutuhnya untuk luhan oppa.

END

5 thoughts on “[Freelance] I Love My Brother and I Love You Too

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s