A Wish

wish

A Wish

Written by Vi

Starring SNSD Sunny | EXO-M Luhan

Rated for Teen

Romance | Sad | Drama

.

.

Disclaimer: I just borrow the cast

Note: inspired by Manga and Anime’s Couple : SasuSaku from Naruto. But I did story modification. And the storyline is similar to Naruto (SasuSaku’s scene) and Rockin’ Heaven manga :)

Sorry for bad fanfic and story

Published in YoongEXO and SEA & F with other casts

*****

“Lu.. Bangunlah..” batin Sunny lirih sambil mengusap matanya yang mengeluarkan air mata itu beberapa kali. Beberapa hari ini matanya terus sembab karena tiap hari ia harus menangis melihat keadaan Luhan yang tidak sadar juga setelah kecelakaan sepulangnya dari rumah Sunny. Sunny memang mengundang Luhan ke rumahnya hari itu.

Sunny menggenggam tangan Luhan dan mengusapnya beberapa kali berharap ia dapat menggerakan tangannya sebagai tanda bahwa ia telah bangun dari pingsannya setelah kecelakaan itu.

“Luhan..” Semakin lama, suara Sunny semakin melemah. Ia khawatir apabila Luhan tak bisa bangun lagi.

Tiba-tiba tangan Luhan yang digenggam oleh Sunny bergerak. Sunny tersenyum kemudian terus menyemangati Luhan untuk bangun, “ayo Lu ! Bangunlah !”

Akhirnya Luhan pun membuka matanya sambil sesekali mengerjapkannya. Pandangan lelaki itu masih agak kabur sehingga akhirnya ia mengusap matanya dan yang ia lihat adalah ekspresi khawatir Sunny.

“Sunny ?” Luhan pun duduk dan menatap Sunny  sendu. Sunny tersenyum melihat keadaan Luhan, iapun bergegas memeluk lelaki itu dengan penuh cinta. Ia menangis di pelukan Luhan, Luhan membiarkan gadis itu memeluknya sampai ia puas.

“Untunglah kau telah bangun.. Aku sangat khawatir padamu,” bisik Sunny lirih di sela-sela tangisannya. Luhan hanya bisa diam di pelukan Sunny yang hangat baginya itu.

*****

Setelah dokter kembali memeriksa Luhan.  Akhirnya , Luhan diperbolehkan pulang ke rumahnya, ia belum boleh begitu banyak bergerak namun bukan berarti Luhan harus berdiam diri di ranjangnya sepanjang hari, ia juga diperbolehkan keluar untuk sekedar mencari angin segar.

Karena mendengar ucapan dokter, Sunny berniat membawa Luhan mencari angin segar malam itu. Keduanya berjalan menuju taman dengan langkah yang tidak tergesa-gesa karena Sunny tahu bahwa kondisi Luhan sekarang masih kurang baik.

“Luhan ! Lihat ! Kau ingat tempat ini kan ?” tanya Sunny ceria. Senyuman manisnya terpampang jelas diwajahnya. Wajahnya yang berseri-seri itu dibalas dengan wajah sedih dari Luhan.

“Lu ?” tanya Sunny saat menyadari raut wajah Luhan yang berbeda dengan raut wajahnya.

“Eh ? Ya ?” tanya Luhan terbata-bata karena terkejut melihat tatapan intens yang Sunny tujukan padanya.

“Apa ada sesuatu yang menganggu pikiranmu ? Apa ada masalah ?” tanya Sunny khawatir sambil berjalan mendekati Luhan. “Apa kau masih kelelahan ?” tanya Sunny sekali lagi dan Luhan menyangkal semua itu.

“Tapi tatapanmu itu seolah-olah menyiratkan bahwa kau memiliki masalah.” Sunny berkata dengan khawatir sambil menghentikan langkahnya sementara Luhan masih berjalan menjauhi Sunny sampai akhirnya ia juga menghentikan langkahnya.

“Kita putus saja, Sunny,” kata Luhan lirih. Sunny nyaris tak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar namun setelah berkali-kali ia berusaha membuktikan bahwa itu mimpi , itu semua tak berguna karena itulah kenyataan yang dihadapinya sekarang.

“Lu , kau bercanda kan ?” tanya Sunny ragu karena setahunya Luhan yang dingin seperti ini jarang sekali bercanda.

“Siapa bilang aku bercanda , aku serius. Kata Sehun benar , selama ini yang terus mengkhawatirkanku adalah dirimu dan aku sama sekali tak memperdulikanmu. Kita tak bersikap seperti sepasang kekasih dan itu membuat orang-orang berpikir bahwa kita hanya bercanda mengenai hubungan kita. Maka itu, aku ingin kita putus karena aku yakin kau pasti tidak akan merasa bahagia jika bersamaku,” jelas Luhan pelan. Seohyun terdiam, angin berhembus semakin kencang dan itu menyebabkan dirinya sedikit gemetar.

Diam-diam tanpa sepengetahuan Luhan, Sunny menangis, air mata mengalir dari matanya. Ia berusaha sebaik mungkin agar isak tangisnya tak dapat didengar oleh Luhan. Namun jujur saja, ia tak sanggup terus berpura-pura di belakang Luhan bahwa kini ia tak sedang menangis, akhirnya isak tangisnya pun terdengar oleh Luhan.

“Hiks.. Hikss..” Luhan yang mendengar isak tangis Sunny hanya terdiam dan mengingat kembali memori-memori yang ada di otaknya ketika ia sedang bersama Sunny.Ia sadar bahwa Sehun benar karena memang Sunny yang terus mengkhawatirkannya dan dirinya tidak memperhatikan Sunny.

“Lihat .. Bahkan .. Kau menangis karena diriku.. Aku tak pantas untukmu,” kata Luhan lirih. Sunny menghentikan isak tangisnya dan mengusap air matanya namun air matanya masih terus mengalir.

Gomen , aku tahu aku justru membuatmu merasa bersalah karena aku menangis. Tapi aku ingin jujur padamu bahwa aku tidak mau kau tinggalkan, jadi tolong jangan akhiri hubungan ini,” kata Sunny tanpa melihat kearah Luhan , ia tak mau tangisannya makin menjadi-jadi mengingat kenangannya bersama Luhan.

“Tolong tetaplah bersamaku, aku tak merasa terbebani untuk terus mengkhawatirkanmu, maka itu aku selalu mengkhawatirkanmu. Aku mengkhawatirkanmu karena aku mencintaimu.” Luhan yang mendengar pernyataan Sunny pun berbalik arah dan berjalan menuju Sunny. Ia mengenggam kedua tangan Sunny dan berkata, “aku ingin putus, kita akhiri hubungan ini.”

Sunny awalnya ingin menyela ucapan Luhan lagi tetapi Luhan tak mengizinkannya dan ia sudah berjalan meninggalkan Sunny di belakang. Luhan sudah berjalan pulang.

“Luuuuu !” teriak Sunny yang tak dihiraukan oleh Luhan.

Sunny mencoba untuk menahan tangisnya , bibirnya ia gigit kuat-kuat agar suara isak tangisnya tak terdengar namun setelah ia benar-benar memastikan bahwa Luhan telah menghilang dari pandangannya. Iapun berhenti menahan tangisnya dan menangis dengan kencang.

“Padahal , aku baru saja ingin mengungkapkan harapanku padanya agar ia tidak meninggalkanku. Tapi ia sudah pergi terlebih dulu. Aku .. Tak dapat mengungkapkan harapanku..” batin Sunny sambil terus menangis.

“Satu harapan yang tak dapat kuungkapkan padanya.. Aku tak ingin ia meninggalkanku..”

END

Mian gaje, hanya ficlet selingan :( lagi sibuk dan gak sempat buat ff My Bestfriend’s Heartbreak, pls komen ya !

18 thoughts on “A Wish

  1. Daebak>< 'ngena' banget T.T cast nya sunny pula<3 aku seneng deh author Vi suka buat ff yg cast nya sunny :3 jarang bgt soalnya hwhw

  2. aigooo….luhan jahat bgt sih ma sunny eonni???
    kenapa harus putus lu???knpa gk coba bwt jadi kekasih yg lebih baik ja???hiksss..hiksss
    thor banyakin ff yang cast’y sunny eonni ya…soal’y dikit bgt yg cast’y eonni di sini…

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s