Because .. In The Summer [Chap 2/END]

becauseinthesummer-

Because.. In The Summer [Chapter 2/END]

Written by Vi

Starring SNSD Yuri| EXO-K Sehun| SNSD Sooyoung | EXO-M Luhan

Rated for Teen

Family |Friendship

.

.

Disclaimer: I just borrow the cast

Note: inspired by other ff,manga, anime, japanese drama, and my imagination

Sorry for bad fanfic and story

*****

TENG TENG

Bel pulang sekolah berbunyi, Sooyoung tengah berjalan keluar dari sekolahnya dan tiba-tiba ponselnya berbunyi.

DRRTT

“Siapa ya ?” gumam Sooyoung. Matanya langsung terbuka lebar saat mengetahui bahwa sepupunya yang bernama Krystal Jung itu menelpon sekali lagi.

“Ya ? Ada apa Krystal ?” tanya Sooyoung sambil menghentikan langkahnya agar ia bisa terfokus dengan telponnya.

“Apa ? Ia sudah sadar ?” tanya Sooyoung kaget sambil membekap mulutnya sendiri karena kaget mendengar kabar menggembirakan dari Krystal.

“Baguslah, aku akan segera kesana, tunggu disana Krystal , terus jaga Sehun sampai aku tiba disana bersama kakaknya,” perintah Sooyoung. Iapun mengakhiri sambungan telponnya lalu matanya tertuju pada Yuri yang tengah berjalan keluar dari sekolah bersama dengan Luhan yang merupakan sahabatnya itu.

“Unnie ! Tunggu sebentar !” seru Sooyoung sambil berlari menghampiri Yuri. Yuri menatap Sooyoung tajam dan berniat meninggalkan gadis berambut hitam itu namun tangan Luhan menahannya.

“Luhan ?” tanya Yuri heran. Luhan menggeleng, ia tak mau membuat Sooyoung terus merasa kecewa karena ia tak pernah bisa menceritakan kenyataan pada Yuri. “Apa lagi , Choi Sooyoung ?” tanya Yuri dengan tatapan penuh kebencian. Sooyoung terdiam sejenak, agak ragu untuk berbicara namun setelah ia mengumpulkan keberanian, akhirnya ia mulai berbicara.

“Aku mau mengajak unnie ke rumah sakit, ada yang harus kutunjukkan unnie,” kata Sooyoung. Yuri hanya diam sampai akhirnya Luhan membuka mulut, “baiklah, kita akan pergi. Yuri kau harus ikut, jangan terus membenci seseorang tanpa mengetahui kenyataan.”

“Memangnya kau tahu kenyataannya Luhan ?” tanya Yuri sinis.

Luhan tertawa dan menggeleng, “tapi aku ingin tahu kenyataannya,  Yuri.”

Akhirnya, Yuri memilih untuk ikut bersama Sooyoung dengan paksaan dari Luhan. Sepanjang perjalanan menuju rumah sakit, Yuri terus memandang Sooyoung dengan tatapan tidak suka dan berusaha menahan emosinya. Mau tidak mau , ia terpaksa diajak ke rumah sakit untuk mendengar kenyataan dari Sooyoung.

*****

Sesampainya mereka di rumah sakit, Sooyoung, Yuri, dan Luhan berjalan menuju sebuah ruangan di lantai 2. Diluar ruangan ada sesosok gadis berambut merah panjang tengah berdiri sambil bersandar ke dinding dan melipat tangannya. Sooyoung berlari dan menyapa gadis itu, “Krystal ! Bagaimana ?”

“Ia telah sadar,” kata Krystal sambil tersenyum lega. Sooyoung menghembuskan nafas lega dan berbalik menatap Yuri dan Luhan.

“Aku akan menceritakan apa yang terjadi,” kata Sooyoung pelan karena ia merinding melihat tatapan sinis dari Yuri yang ditujukan padanya.

“Jadi, saat musim panas waktu itu, aku dan Sehun sedang berangkat ke tempat liburan. Mobil kita mengalami kecelakaan di tengah perjalanan, lukaku tidak begitu parah namun Sehun cukup parah. Dan kenyataan yang sebenarnya adalah .. Sehun masih hidup. Ia hanya koma di rumah sakit ini dan sepupuku yang kebetulan sedang libur membantuku menjaganya, aku terus menanyakan kabar mengenai keadaan Sehun dan aku berpikir kalau Sehun sudah sadar aku akan membawanya kepada kakaknya. Dan sekarang aku membawa kalian kemari karena Sehun telah sadar,” jelas Sooyoung sambil menundukkan kepalanya karena ia agak ketakutan melihat tatapan Yuri.

Yuri yang sedari tadi menatap penuh kebencian pun melembutkan tatapan matanya, ia tak menyangka bahwa beginilah kenyataannya.

“Yuri-ya, kau terlalu egois pada pendapatmu sendiri sehingga kau tak mau mendengar cerita orang lain. JIka kau mendengarnya dari dulu, pasti kau akan sering melihat wajah adikmu itu,” kata Luhan lembut sambil mengusap rambut Yuri. Yuri mengepalkan tangannya dan mengayunkannya di udara, Sooyoung pikir Yuri akan menamparnya namun tanpa ia sangka, Yuri malah menepuknya di pundak.

“Kau benar-benar telah menolong adikku dan membantu adikku, kau pasti juga membayar biaya rumah sakit ini kan ?” tanya Yuri sambil mengulum sebuah senyuman.

“Yuri unnie ? Kau sudah tidak marah ?” tanya Sooyoung kaget. Yuri menggeleng dan berkata, “terima kasih sudah membantu dan merawat adikku selama ini, aku sangat senang karena adikku bisa memiliki teman sebaik ini. Adikku tak salah menilai dirimu, kau memang anak yang baik.”

Sooyoung menghela nafas lega dan berkata, “mianhae, aku baru menceritakannya sekarang. Aku takut kalau unnie akan marah padaku lebih dari ini.”

“Tidak apa-apa,” kata Yuri sambil tersenyum. Luhan dan Krystal memandangi kedua gadis yang seperti kakak beradik itu dengan senyuman puas.

“Unnie, silahkan melihat Sehun sekarang. Sehun sudah sadar, dan kata Krystal , dokter juga sudah memeriksanya,” kata Sooyoung sambil menunjuk ruangan yang ditempati Sehun. Yuri mengangguk dan membuka pintu ruangan itu, ia tersenyum bahagia melihat Sehun terbaring dengan mata terbuka, lelaki itu mengerjapkan matanya beberapa kali kemudian berkata, “noona ?”

“Sehun  ! Noona sangat merindukanmu !” seru Yuri sambil berlari kecil kearah adiknya kemudian memeluk adiknya itu dengan penuh rasa bahagia.

Sehun  tersenyum dalam pelukan kakaknya. Yuri pun melepaskan pelukan yang penuh kerinduan itu saat Sooyoung mendekati Sehun.

“Sehun-ah, baguslah kau sudah sadar aku khawatir padamu. Bahkan Yuri unnie nyaris benar-benar membenciku kalau saja aku tidak membawanya kemari hari ini. Aku sangat senang karena kau ternyata sudah melewati masa koma-mu, Sehun-ah,” kata Sooyoung lirih sambil mengusap tangan Sehun dengan lembut yang sukses membuat wajah Sehun memunculkan semburat merah. Yuri tahu mengapa wajah Sehun memerah, itu karena Sehun memang sudah menyukai Sooyoung sejak dulu.

“Oh iya, Luhan oppa juga datang hari ini,” kata Sooyoung sambil menunjuk kearah Luhan. Luhan tersenyum dan mengusap rambut Sehun layaknya adik dengan pelan, “baguslah kau sudah sadar, Yuri sangat khawatir padamu.”

“Keke ~ gomawo hyung. Bagaimana hubunganmu dengan Yuri noona ?” tanya Sehun.  Luhan dan Yuri bertatapan kemudian wajah mereka memerah, “kami bersahabat kok,” jawab Yuri sambil mencibir.

“Kalau begitu mengapa wajah noona memerah ?” tanya Sehun. Yuri melipat tangannya kemudian berekspresi kesal, “karena kau menanyakan hal aneh seperti itu,” jawab Yuri.

“Aku senang sekali karena keadaannya kembali ceria seperti ini,” kata Sooyoung pelan namun dapat di dengar oleh orang-orang di ruangan itu.

“Eh ? Kenapa ?” tanya Yuri bingung.

“Setelah kecelakaan itu, Yuri unnie tampak membenciku dan kami tak bisa bercanda dengan gembira seperti ini. Maka itu aku sangat bahagia sekarang karena suasananya kembali menyenangkan,” jelas Sooyoung sambil tersenyum.

Semuapun menatap Sooyoung dengan senyuman terpampang di wajah mereka, memang mereka semua merindukan masa-masa menyenangkan ini.

*****

Beberapa bulan kemudian ..

Sehun sudah kembali masuk sekolah, semua teman-temannya tampak merindukan Sehun dan menanyakan mengapa Sehun tidak masuk sekolah selama itu.

Sooyoung, Yuri, dan Luhan yang berangkat ke sekolah bersama dengan Sehun itupun tersenyum melihat Sehun kembali ke sekolahnya. Mereka merasa senang karena dapat kembali melihat senyuman Sehun setelah berapa lama tak melihatnya.

“Aku sangat senang karena usahaku merawat Sehun tidak sia-sia, Sehun bisa kembali masuk ke sekolah lagi,” kata Sooyoung sambil terus memandangi Sehun.

Yuri yang mendengar ucapan Sooyoung pun menoleh kearah gadis itu, ia masih merasa bersalah telah membencinya.

“Mianhae, aku sudah membencimu. Kurasa aku bisa kembali menganggapmu seperti adikku sendiri setelah melihat usahamu merawat adikku,” kata Yuri penuh penyesalan.

“Haha ~ tidak apa-apa, sekarang semua sudah kembali seperti semula kan ? Kita berempat adalah sahabat yang sudah seperti keluarga ! Iya kan ?” seru Sooyoung ceria sambil berlari menghampiri Sehun. Yuri dan Luhan pun tersenyum, “iya , kita semua seperti keluarga. Benar kan Yuri ?” kata Luhan. Yuri terdiam dan berusaha menyembunyikan semburat merahnya karena yang ia lihat barusan adalah senyuman Luhan yang sangat tampan, iapun mengangguk pelan.

END

Mian gaje, disini lebih nunjukkin Friendshipnya ya bukan romance :) mungkin ada sedikit romance diantara BaekSeo dan KyungSica (?), pls komen ya !

 

10 thoughts on “Because .. In The Summer [Chap 2/END]

  1. Yahh ,, mau d.gmnain lg kllo emng author’x cma bsa bkin ky’ gtuh ??
    Bt , ituh .. Yul-Han sama Soo-Hun saling suka kann ?🙂 (ngarep!!)^^
    D.tggu karyamu Ϋά̲̣̥ηġ lain , thor🙂 keep spirit , okay ?

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s