My Brother

my-brother1

My Brother

Ulil L.A Present

∞ Sad, family, angst ‖ G ∞

Starring Jessica Jung of GG & DO KyungSoo of EXO-K

Poster : Crussialines / highschollgraphics.wordpress.com

Disclaimer : FF ini 100% murni dari Ulil. Maaf bila ada kesamaan dengan FF lain. FF ini terinspirasi dari beberapa hal, ex: FF, kartun, dll. Hope you like it guys 😉 ..

Enjoy..

Happy Reading ^_^

“ Aku tak pernah malu memiliki seorang namdongsaeng sepertimu. Bahkan aku sangat bangga menunjukanmu pada dunia, “ Inilah namdongsaengku.”. Ya.. Kau mungkin berbeda dengan anak normal lainnya. Kau begitu “Special”. Dengan segala kekurangan mu, kau mengajariku banyak hal, mulai dari rasa menyayangi, mengasihi satu sama lain, saling membantu, dan masih banyak lagi. Bahkan aku belaja arti “Cinta” yang sesungguhnya dari mu. I always love you forever, my brother…”

Jung KyungSoo.

Sebuah nama yang akan selalu ku ingat sampai akhir hayatku.

Tingkah laku mu yang lucu, suara tawa mu, tangismu sampai saat ini masih membayang – bayangi sudut-sudut rumah ini.

Aku melihat sejenak kearah ruang keluarga, disana terdapat foto ku dan KyungSoo ketika libur musim panas tahun lalu.

Aku kembali teringat betapa lucunya dirimu saat melihat seekor bintang laut, “ Noona lihatlah! Patrick benar-benar ada! Dia bukan hanya ada di dalam TV bersama Spongebob! ”

Kau begitu polos, KyungSoo-ah…

Aku kembali melihat sudut disetiap ruang di rumah ini. Aku terkikik geli saat melihat mu mengangis ketika sedang bermain petak umpet,

“ Hiks.. Hiks.. Noona.. Eodisseoyo?”

Aku keluar dari tempat persembunyianku dan KyungSoo langsung memelukku

GREP

“ Hiks.. Hiks.. Noona kau kemana saja? Hiks..”

“ Hey hey jagoan, kenapa kau menangis eoh? Apa kau terjatuh?”

KyungSoo menggeleng

“Mwo? Lalu apa yang mem..”

“ Tadi aku takut. Karena tiba-tiba noona tidak ada di belakang ku, aku takut noona hilang..hiks..”

Tes..

Aku ingat, kau tak pernah bermain petak umpet sebelumnya, bahkan kau tidak memiliki teman. Hanye karena ya.. keterbelakangan mental.

Apa kau tahu KyungSoo-ah? Hati noona-mu ini berdesir ketika kau begitu mengkhawatirkanku. Mungkin bagi kau kata-kata itu tidak berarti apa-apa bahkan kau tidak paham betul apa maksudnya.

Semua kenangan itu menjadi sebuah flashback yang akan sulit untuk dilupakan.

“ Apa kau tahu, rumah ini menjadi sangat sepi tanpamu KyungSoo-ah..”

“Eomma, apa tadi eomma makan terlalu banyak sehingga perut eomma  jadi buncit seperti itu?” tanya Jessica kecil dengan polosnya

“Kkk.. anak eomma ini ada-ada saja. Di dalam sini, sedang ada adikmu. Jika dia sudah lahir nanti kau harus menyayangin dan melindunginya ne Sica-ah?” ingat eomma Jessica

“ Mwo? Dongsaeng? Waah.. Dongsaeng nya namja atau yeoja eomma?” girang Jessica

“ Tunggulah beberapa bulan lagi sayang.. Kkk..”jawab eomma Jessica diselingi canda

Jessica hanya bisa merenggut mendengar jawaban sang eomma.

Cklek..

“ Dok, bagaimana keadaan istri dan anak saya?” tanya appa Jessica gelisah

Dokter itu hanya bisa menghembuskan nafas nya.

“ Mianhae Tn.Jung, Ny.Jung tidak dapat diselamatkan. Pendarahan yang dialami Ny.Jung sangat banyak yang menyebabkan Ny.Jung kehabisan banyak darah. Tapi bayinya dapat kami selamatkan.”

Jessica yang masih berusia 4 tahun saat itu masih belum mengerti apa-apa.

Appa  Jessica mengalami depresi yang cukup parah. Bahkan appa Jessica sempat hampir membunuh anak bungsunya (read: KyungSoo) karena ia berpikiran bahwa istrinya tidak akan meninggal jika tidak melahirkan anak itu.

Ditambah dengan keadaan KyungSoo yang memiliki keterbelakangan mental.

Jessica selalu ingat oleh pesan eommanya, ia akan selalu menyayagi dan melindungi namdongsaengnya. Bagaimana pun kondisinya..

Jessica dan KyungSoo sendiri terpaut jarak umur 4 tahun. Selama ini hanya Jessica lah orang yang benar-benar menyayangi KyungSoo. Semua keluarga besar Jung tak pernah mengharapkan kehadiran KyungSoo –jika tahu akan seperti ini-.

Pernah, waktu itu Jessica mengajak KyungSoo bermain di taman. Mereka sedang bermain lempar bola. Karena Jessica terlalu kencang melempar bola sehingga bola itu melambung kearah  jalan. KyungSoo ingin mengambilnya dan hanya tertuju pada bola itu hingga tidak melihat sekitarnya..

Jder!

KyungSoo terlempar sejauh 100 meter dari taman tersebut.

“ KyungSoo! ” jerit Jessica

Jessica hanya bisa menangis sambil meminta bantuan.

Keadaan KyungSoo semakin memburuk akibat benturan di kepala bagian belakang nya. Jessica hanya bisa merutuki kebodohannya. Seharusnya tadi dia yang mengambil bola itu dalah hati Jessica.

“ Hhh.. Kenapa tidak mati saja eoh dongsaeng mu itu? Merepotkan sekali.” kata salah satu ahjumma Jessica

Rasanya Jessica ingin sekali merobek mulut ahjummanya yang mengatai KyungSoo seperti itu.

Kejadian itu terjadi tepat 15 tahun yang lalu..

Pabo! Pabo! Pabo! Sica-ah..

Maafkan noona mu yang bodoh ini KyungSoo..

KyungSoo-ah.. Apa kah kau sudah bertemu dengan eomma disana? Kalau sudah, noona titip salam ne untuk eomma.

Tes..

Air mata ku tak terbendung lagi.. Oh God.. kenapa semua ini harus seperti ini?

KyungSoo-ah.. Kenapa dunia tak adil huh?

Kau bahkan belum pernah merasakan kebahagia sekalipun…

Jika saja noona bisa menggantikan posisi mu pasti akan noona lakukan untukmu..

Ahh..

Apakah disana kau mendapatkan yeoja yang cantik KyungSoo-ah?

“ KyungSoo-ah apa yang sedang kau tulis dibuku itu? Sepertinya kau sangat bersemangat sekali..”

Tak ada jawaban dari KyungSoo, aku pun terpaksa mencuri-mencuri pandang ke arah buku milik KyungSoo itu..

` Park  Ha Rin Park Ha Rin Park Ha Rin `

“ Park Ha Rin? Nugu?” tanya ku dalam hati

“ KyungSoo-ah.. Park Ha Rin nugu?” tanya ku lembut

“ Dia yeoja yang sangat cantik noona, KyungSoo menyukainya.. KyungSoo menyukainya..” jawab nya disertai dengan senyuman manis di wajahnya

Aku tersenyum mengiyakan. Aku paham..

Saat ini KyungSoo sedang merasakan Jatuh Cinta..

Bahkan kau juga baru pertama kali merasakan sebuah Jatuh Cinta.

“ Noona, apa KyungSoo ini jelek?” tanya KyungSoo dengan wajah yang sembab, aku yakin sepertinya ada yang tidak beres dengan namdongsaeng ku ini

“ KyungSoo-ah waegeurrae? Apa terjadi sesuatu?” tanya ku sambil memeluknya

“ Ha Rin bilang pada ku, bahwa KyungSoo tidak pantas dengan Ha Rin, KyungSoo hanyalah seorang laki-laki yang cacat mental..”

DEG!

Sakit sekali hati ini mendengar ada orang yang dengan beraninya menjelek-jelekan namdongsaeng ku itu.. Bisa kupastikan namja yang akan menjadi namjachingu Ha Rin kelak tidak lebih baik dari KyungSoo..

“ KyungSoo dengarkan noona. Kau ini seorang pria yang tampan, kau bahkan jauh lebih pantas mendapatkan yeoja yang lebih baik daripada Ha Rin..”

KyungSoo hanya menganggukan kepalanya tanda mengerti.

Noona selalu berdoa agar kau mendapatkan yeoja yang sangat cantik di surga sana KyungSoo-ah..

“ Appa akan pergi kemana?” tanya Jessica

“ Sudah kau urus saja namdongsaeng mu yang cacat itu.” Jawab acuh Tn.Jung

“ Appa! Bisakah appa bersikap sama terhadap ku dan KyungSoo?! KyungSoo juga anak appa.” Marah Jessica kepada Tn.Jung

“ Ciih.. anak bodoh seperti dia apa yang harus diharapkan? Sudahlah appa pergi dulu.” Tn.Jung langsung pergi meninggalkan Jessica

KyungSoo melihatnya…

“ Sampai saat ini noona masih bingung. Hati mu itu terbuat dari apa sebenarnya? Sudah berulang kali bahkan ratusan kali kau disakiti oleh orang lain tapi lihat kau selalu berbuat baik keapda orang tersebut.”

Aku mulai berjalan ke arah kamar KyungSoo. Kamar itu tampak sepi, namun tertata rapih. Di dalam kamar itu banyak sekali barang-barang koleksian KyungSoo dan sebuah kotak..

Kotak?

Hey kotak apa ini? Bahkan aku baru pertamakali melihatnya

Ku coba buka tutup kotak itu dengan perlahan..

Surat?

Dengan heran ku lihat satu persatu surat-surat itu..

DEG!

Bukankah ini surat-surat yang pernah KyungSoo tulis untuk appa –dulu-?

Be..berarti..

KyungSoo memungut kembali surat-surat yang telah dibuang appa itu dari tempat sampah.

Tes..

Tes..

“ KyungSoo-ah.. Hiks..”

Benar bukan yang kukatakan? Dunia ini memang tidak adil!

Appa sendiri saja tidak pernah mau merawat KyungSoo. Ya Tuhan.. Kenapa nasib namdongsaeng ku itu begitu malang?

“ Noona apa KyungSoo ini nakal? Sehingga appa begitu membenci KyungSoo?”

Aku terdiam sejenak. Aku bingung harus menjawab apa pada KyungSoo.

“ Apakah appa akan menyukai KyungSoo apabila KyungSoo sudah tidak nakal lagi?”

“ Walaupun begitu KyungSoo tidak akan pernah membenci appa, bukankah kita harus saling menyayangi satu sama lain?”

Air mataku tak terbendungkan lagi.

Aku tak menyangka, KyungSoo akan mengucapkan kata-kata seperti itu.

Aku hampir saja melupakan hari ini. Ya.. hari ini tepat satu bulan KyungSoo meninggal.

Dengan kejadian yang begitu cepat…

“ Noona bagaimana kalau kita pergi ke taman hari ini?”

“ Taman? Hmm.. boleh juga. Baiklah.. kajja.”

Di taman

“ KyungSoo-ah kita duduk di bangku itu saja ne?”

“ Apakah noona lelah? Baiklah..”

Aku hanya tersenyum

“ Apakah kau haus hm..?” tanya ku

KyungSoo hanya mengangguk

“ Tunggulah disini sebentar, noona akan membelikan mu lemon tea bukankah kau menyukainya?”

KyungSoo tersenyum riang menanggapinya. Segera ku menyebrang jalan untuk membeli lemon tea itu.

.

.

“ Tara!! Satu gelas lemon tea untuk namdongsaeng noona tercinta. Silahkan diminum..”

“ Gomawo noona.. Apakah noona ingin mencicipinya? KyungSoo sayang noona..”

“ Haha ne.. noona juga menyayangi mu. Sudah lemon tea itu khusus buat mu.”

Selang beberapa detik, KyungSoo melihat kearah sebrang jalan. Ia melihat sebuah mesin yang dapat mengeuarkan sebuah benda bewarna putih..

“ Noona, bukankah kau menyukai benda itu?” tunjuk KyungSoo

Ku ikuti arah telunjuknya..

“ Popcorn? Ne.. waeyo?” tanya ku bingung

“Aku akan membelikannya untuk noona. Tadi noona telah membelikanku segelas lemon tea.” Jawabnya yakin

“ Noona sedang tidak menginginkannya..”

“ Tidak. KyungSoo akan tetap membelikannya untuk noona. Noona tunggulah sebentar disini.”

KyungSoo pun langsung melesat pergi. Aku tahu sifat KyungSoo lainnya.. ambisius.

Kepalaku sedikit kutengokan kearah kanan untuk melihat sungai disana. Pemandangan di sungai itu sang..

Jder!

.

.

.

“ KYUNGSOO!”

Segera ku berlari ke tengah jalan. Kepalanya mengeluarkan banyak darah. Tak lama ambulance pun datang.

Selama di perjalanan aku selalu menggenggam tangan KyungSoo. Entah kekuatan darimana KyungSoo membuka matanya perlahan.

“ No..noona.. Kyu..KyungSoo b..baik-ba..baik saja..Mi..mianhae pop..popcorn nya han..hancur terlin..lindas oleh mo..mobil. Kyu..KyungSoo say..sayang no..noona.. Go..goma..wo untuk..k semua..nya noona..”

Perlahan genggaman tangan KyungSoo mulai mengendur..

“ KyungSoo-ah.. hey jagoan.. bangunlah. Sebentar lagi kau akan sampai di rumah sakit. Bertahanlah sayang..”air mataku mulai berjatuhan

Dan benar saja..

Sesampainya di rumah sakit tak ada yang bisa dilakukan lagi. KyungSoo meninggal dalam perjalanan. KyungSoo kehabisan banyak darah.

Aku memang bukan noona yang baik! Bodoh! Kenapa aku membiarkan KyungSoo menyebrang sendiri di jalan tadi?! Tidakkah kejadian 15 tahun sudah cukup dijadikan bahan pembelajaran?!

Pabo! Pabo! KyungSoo-ah.. bangunlah..

Tes..

“ KyungSoo-ah? Sedang apa kau disana? Apa kau sudah makan hm?” tanya ku sesampainya di makan KyungSoo

“ Sampai saat ini noona masih tidak bisa percaya bahwa kau terlah pergi.. meninggalkan noona sendiri disini. Mianhae..maafkan noona mu ini yang lalai menjagamu..”

Tes..

Tes..

KyungSoo-ah.. Noona selalu berdoa agar kau mendapatkan kehidupan yang bahagia di surga sana, lebih tentram, penuh dengan kasih sayang..

Kau tidak akan merasakan sakit lagi sayang..

Mau kah kau menjaga satu tempat untuk noona kelak? Kkk ..

Tungulah noona KyungSoo..

Sarangahae nae namdongsaeng..

Jung KyungSoo.. He is my brother, my brother is very special..

~~~ END ~~~

Hey readers! Apa kabar semuanya?

Maaf ya Ulil baru bisa post FF sekarang lagi sibuk soalnya hehehe, blog Ulil sediri aja sampai terbengkalai..

Gimana menurut kalian FF ini? Maaf ya banya typo, cerita membingungkan, alur kecepatan, ngga jelas deh pokoknya #peace Ulil harap kalian paham dengan maksud FF ini..

Ulil harap kalian suka hehehe, ah iya RCL jangan lupa ya 😉

Ok.

Keep Smile 🙂

Advertisements

27 thoughts on “My Brother

  1. ah… nangis thor ㅠ_ㅠ

    jadi inget di twitter ada yg ngepost -imajinasi- reaksi kyungsoo pas baca ff “kenapa aku selalu menjadi orang yg sakit-sakitan atau keterbelakangan mental?” hehehe lucu

    okey, ditunggu ff mu yg lainnya thor^^

  2. daebak thor,,, gomawo buat ff.nya
    sedih banget pas baca sampai gak bisa nahan untuk gak nangis karna terharu dan menyentuh perasaan banget,,
    ff.nya banyak mengandung nilai moral
    ditunggu karya-karya selanjutnya

  3. Pingback: My Brother [English Version] | VLAwer World

  4. hiks..hiks…,,sedihnya nasib d.o disini
    bagus bgt thor ceritanya,,jadi terharu ni
    thor buat lagi dong ff yg main castnya itu d.o
    di tunggu karya-karya lainnya (n_n)

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s