Twins’ Hurt Feelings

twins-hurt-feelings_vi_melurmutia

Twins’ Hurt Feelings

Written by Vi

Starring SNSD Yuri | EXO-K Sehun | Oh Junghun [OC] as Sehun’s twin

Rated for General

Friendship | Brothership *persaudaraan*| Romance

.

.

Disclaimer: I just borrow the cast

Note: inspired and having a similar storyline as Ouran High School Host Club Live Action Episode 6

Poster by MelurMutia @ cafeposterart.wordpress.com

*****

“Semuanya , apa kalian ingin menebak mana yang Sehun ?” tanya Junghun dan Sehun bersamaan. Sehun dan Junghun adalah saudara kembar, keduanya ingin sekali dengan mudahnya dibedakan oleh orang-orang namun bagaimanapun yang namanya kembar itu sulit dibedakan apabila kalian tidak mengenal mereka dengan betul-betul.

“Mau !” seru fangirl-fangirl saudara kembar itu. Memang mereka memiliki banyak fangirl di sekolah, mereka terkenal dengan wajah tampan mereka dan bakat mereka dalam bermain basket.

“Baiklah, kita mulai ya !” seru Sehun dan Junghun. Mereka menyamakan style rambut mereka agar menjadi sama dan merekapun bertukar tempat –awalnya Sehun di kanan dan Junghun di kiri– beberapa kali hingga para fangirl itu kebingungan untuk mengikuti kecepatan pertukaran tempat mereka.

“Nah sekarang, mana yang Sehun ?” tanya keduanya sambil mengedipkan sebelah mata mereka. Para fangirl itu terdiam dan berbisik-bisik mereka berdiskusi bersama teman yang berdiri di sebelah mereka dan itu membuat Sehun dan Junghun tertawa kecil melihatnya.

“Hmm, sudah kami putuskan bahwa yang sebelah kiri adalah Sehun dan yang di sebelah kanan adalah Junghun,” seru salah satu fangirl itu sambil menunjuk kearah mereka saat menyebutkan namanya. Sehun dan Junghun tertawa kecil hingga akhirnya mereka mendengar seseorang berkata, “salah, yang benar adalah Sehun di sebelah kanan dan Junghun di sebelah kiri.”

Sehun dan Junghun sontak melihat kearah gadis yang mengatakan kalimat barusan. Yuri.

“Apa aku benar ?” tanya Yuri yang merupakan sahabat mereka itu. Sehun dan Junghun tersenyum dan berjalan mengikuti Yuri yang tengah berjalan di koridor kelas mereka berdua. “Yuri..”

“Apa ?” tanya Yuri malas saat Sehun memanggil namanya.

“Bolehkah kami bermain ke rumahmu ?” tanya Junghun dan Sehun bersamaan. Yuri menghentikan langkahnya dan berbalik menghadap keduanya, “TI–DAK.” Sehun dan Junghun mendengus kecewa saat mendengar ucapan yang terlontar dari mulut Yuri.

“Mengapa tidak boleh ?” tanya Sehun memelas.

“Kalian yang nakal ini pasti akan menertawakan rumahku yang kecil. Pokoknya kalian tidak boleh ke rumahku !” kata Yuri tegas. Yuri pun melengos pergi dari Sehun dan Junghun sampai akhirnya ada beberapa fangirl Sehun dan Junghun yang mengerumuni Yuri.

Yuri merasa terjepit diantara kerumunan itu, namun keinginannya untuk keluar terhenti begitu saja sampai ia mendengar pertanyaan dari seorang fangirl Sehun dan Junghun, “Yuri-san, bagaimana kau bisa membedakan mereka ?”

“Iya, bagaimana caranya ? Beritahu kami !” seru para fangirl saudara kembar itu bersamaan dengan wajah memelas mereka. Yuri mengangguk mengerti terhadap keinginan mereka dan berkata, “hmm, begini.. Kalau Sehun itu perkataan ataupun tindakannya lebih kejam 10 % daripada Junghun. Junghun lebih tenang daripada Sehun dan lebih dewasa.”

Sehun menghentikan langkahnya saat mendengar ucapan Yuri sedangkan Junghun ? Ia malah mentertawakan saudara kembarnya yang lebih tua darinya 1 menit itu.

“Hey.. Hey.. Aku hanya ingin jujur terhadap orang lain mengenai diriku yang sebenarnya ya.. Kalau kau mengenal kami pasti kau tak akan berkata seperti itu !” sahut Sehun pada Yuri. Yuri membulatkan matanya mendengar ucapan Sehun, “hey.. Sehun.. Kau memang lebih kejam 10% dariku kok.”

Mendengar ejekan yang dilontarkan oleh Junghun. Sehun pun mendengus kesal dan mendorong saudaranya hingga terjatuh, karena kesal, Junghun berdiri dan juga balas mendorong Sehun sampai akhirnya mereka menabrak kepala sekolah yang sedang melewati koridor itu dengan santainya.

BRUK

Kepala sekolah yang sudah cukup berumur itu terdorong jatuh hingga barang yang dibawanya terjatuh juga. Sehun , Junghun, Yuri, dan para fangirl saudara kembar itu membulatkan mata dan mulut mereka kaget,

“Hey ! Hentikan semua ini ! Dan kau, Oh Sehun , kau yang lebih tua dari Junghun seharusnya kau lebih memperhatikan adikmu ! Bersikaplah lebih bertanggung jawab !” seru kepala sekolah itu, Yuri keluar dari kerumunan itu, bermaksud melindungi Junghun yang dikira kepala sekolah sebagai Oh Sehun itu.

“Tapi.. Ia bukan–” sebelum Yuri selesai berkata-kata, ia sudah disela oleh kepala sekolah itu.

“Jangan membelanya !” teriak kepala sekolah itu lalu berjalan pergi dari koridor itu. Yuri memandang Junghun khawatir karena kini Junghun tertunduk sambil mengepalkan tangannya.

Junghun menolehkan kepalanya kearah Sehun dan berteriak, “tapi.. Aku Junghun dan ia Sehun !”

“Seharusnya jika kau tidak terima dianggap diriku kau angkat bicara bukannya malah diam seperti itu,” kata Sehun dengan nada sedikit mengejek. “Aku tak mau dikira sebagai dirimu lagi !”

Junghun berlari meninggalkan Sehun dan Sehun pun berjalan kearah yang berbeda dengan Junghun. Yuri semakin khawatir dengan keadaan ini sampai akhirnya Kris menghampirinya, Kris adalah teman saudara kembar itu dan Yuri , Kris sudah mengenal saudara kembar itu cukup lama sementara ia baru mengenal Yuri saat Yuri pindah ke sekolah ini.

“Mereka .. Benar-benar merasakan rasa sakit itu,” kata Kris pelan. Yuri menolehkan kepalanya dengan tatapan bingung.

“Maksudmu ?”

“Mereka kembali merasakan rasa sedih itu tiap kali ada yang menjawab dengan jawaban yang salah saat mereka mencoba untuk membuat orang-orang menebak yang mana Sehun dan yang mana yang Junghun. Sebenarnya, mereka tidak mau dibedakan oleh orang hanya dengan style rambut mereka yang berbeda. Mereka ingin orang-orang mengenal mengenai diri mereka sendiri, saat SMP juga begitu, mereka menyakiti hati perempuan yang menyatakan cintanya pada salah satu dari mereka hanya karena perempuan itu tak sanggup membedakan mereka. Mereka benar-benar orang yang tertutup , mereka hanya mau berbagi cerita dengan saudara mereka sendiri,” jelas Kris. Yuri menundukkan kepalanya saat ia kembali membayangkan kejadian tadi. Ia tahu bagaimana sakitnya perasaan saudara kembar itu, ia tahu bagaimana sakitnya Junghun saat dikira  sebagai Sehun. Yuri juga tahu bagaimana sakitnya Sehun saat kepala sekolah tadi menyebutkan namanya tapi malah menunjuk kearah Junghun.

“Aku mengerti bagaimana sakitnya perasaan mereka,” kata Yuri lirih. Kris tersenyum memandang Yuri dan berkata, “karena komentarmu itu, mereka jadi terlibat dalam pertengkaran seperti itu. Ini pertengkaran pertama mereka, maka itu, bantulah mereka untuk berbaikan.”

Kris mengusap rambut Yuri pelan dan meninggalkan gadis itu di koridor kelas sendirian. Yuri mengepalkan tangannya dan mengangkatnya , “baik, aku akan membuat mereka berbaikan.”

*****

Yuri berjalan di taman sekolah, ia berusaha mencari Junghun dan Sehun. Ia sudah mencari saudara kembar itu di perpustakaan, kafe sekolah, kelas, dan dimanapun tapi tak menemukan mereka, jadi satu-satunya tempat yang belum ia kunjungi adalah taman sekolah maka itu ia memutuskan untuk mencari mereka disini.

“Aku tak mau disalahkan lagi sebagai dirimu !” Terdengar suara yang familiar di telinga Yuri. Itu suara Junghun. Yuripun berlari ke sumber suara, ia menemukan kedua saudara kembar itu tengah bertengkar, mereka menarik kerah baju saudara mereka dan saling mengejek.

“Hentikan ! Hentikan , Sehun, Junghun !” seru Yuri sambil berlari mendekati mereka kemudian mendorong keduanya kearah yang berlawanan untuk memisahkan mereka.

“Kalian ! Jangan bertengkar hanya karena komentarku mengenai kalian. Sehun, jangan membiarkan emosimu meledak tanpa bisa kau kontrol. Dan, kau Junghun, bukankah Junghun adalah yang selalu bersikap lebih dewasa ? Jangan bertingkah kekanakan ! Jangan membesarkan masalah, yang kukatakan tadi itu , jangan terlalu di pikirkan. Lagipula, itu caraku untuk membedakan kalian, aku sudah mengenal kalian , aku tahu cara kalian bertindak dan bersikap maka itu aku bisa membedakan kalian. Seharusnya kalian itu merasa beruntung karena setidaknya aku masih bisa membedakan kalian kan ?” kata Yuri tegas. Sehun dan Junghun terdiam, keduanya saling berpandangan dan menghadap satu sama lain, “maaf, aku kekanakan, Junghun.”

“Maaf, aku juga malah menertawakanmu tadi, Sehun.”

Yuri tersenyum saat melihat Junghun dan Sehun meminta maaf, “bagus, kalau kalian begitu, aku akan membiarkan kalian ke rumahku.”

“Jujur saja, sebenarnya di sikap kalian itu banyak yang perlu diperbaiki, terutama Sehun. Sehun harus berhenti bersikap kekanakan dan harus lebih bisa mengontrol emosinya, tetapi meski sikap kalian akan sama nantinya aku tetap bisa membedakan kalian kok. Karena aku tahu ciri khas kalian masing-masing,” kata Yuri sambil tersenyum dan merangkul saudara kembar itu. Sehun dan Junghun pun juga tersenyum lebar.

Tiba-tiba Yuri melihat sosok Kris yang tersenyum kearahnya. Yuri pun buru-buru menghampiri Kris untuk memberitahu bahwa ia berhasil membuat saudara kembar itu berbaikan.

“Junghun, kurasa Yuri itu .. Benar-benar mengenal kami ya,” kata Sehun setengah berbisik pada Junghun. Junghun mengangguk setuju pada ucapan Sehun, “ya, ia berbeda dengan gadis lain.”

Tiba-tiba jantung saudara kembar itu berdebar kencang saat mereka memandang Yuri dari kejauhan, mereka berdua menatap Yuri penuh arti.

END

Mian gaje, intinya Yuri itu bisa bedain Sehun dan Junghun karena Yuri tahu ciri khas mereka masing2🙂 pls komen ya !

34 thoughts on “Twins’ Hurt Feelings

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s