Only One – YulKris Version

only-one_vi_melurmutia

Only One – YulKris Ver

Written by Vi

Starring SNSD Yuri | EXO-M Kris

Rated for Teen

Romance | Fluff | Friendship

.

.

Disclaimer: I just borrow the cast

Note: inspired by other ff, manga, anime, japanese drama, and my imagination but mostly from a japanese anime

Sorry for bad fanfic and story

Poster by MelurMutia @ cafeposterart.wordpress.com

*****

 

“Hahaha !” Lagi-lagi suara tawa Kris bersama dengan 3 orang gadis terdengar di kelas 12-B yang sepi itu. Yuri melirik kearah Kris yang bersama dengan 3 orang gadis itu dengan tatapan sinisnya, ia sangat kesal melihat Kris dikerumuni oleh gadis-gadis yang menurutnya lebih cantik daripada dirinya itu. Meski dirinya yang merupakan teman Kris semasa kecil tapi Kris bahkan jarang sekali memperlakukannya seperti itu, namun ia sendiri heran mengapa beberapa gadis lain iri melihat kedekatannya dengan Kris yang baginya biasa-biasa saja.

“Huh, ia tak pernah berubah ya. Selalu saja suka mendekati gadis lain, padahal kan ada aku yang bisa menemaninya,” gumam Yuri kesal sambil mencibir dan menopang dagunya dengan tangannya. Sementara Kris asyik bermain dengan gadis-gadis itu , ia menyempatkan diri untuk melirik kearah Yuri dan tertawa kecil melihat tingkahnya yang lucu.

Yuri terus memandang Kris yang sibuk sendiri dengan gadis itu. Tiba-tiba ia melihat Kris berbisik pada ketiga gadis itu setelah salah satu dari mereka menanyai Kris sesuatu dengan cara berbisik padanya. Yuri semakin merasa panas dalam hatinya karena dengan cara berbisik seperti itu, Kris tampak sedang menyembunyikan sesuatu dari Yuri, padahal kan yang sudah berteman lama dengan Kris adalah Yuri.

“Huff, disini tidak enak,” batin Yuri sambil berdiri dan berjalan keluar kelas sambil membawa buku bacaan miliknya. Ia berdiri disamping pintu kelas dan bersandara disitu kemudian membaca bukunya. Beberapa orang yang melewati Yuri tampak berbisik-bisik, kebanyakan dari mereka adalah gadis yang pernah Kris  dekati. Yuri semakin tidak mengerti dengan situasi seperti ini.

“Gadis itu tidak tahu bahwa Kris hanya menyukainya ya ?” Yuri mampu mendengar ucapan salah satu murid yang berjalan melewatinya. Iapun kebingungan namun ia berusaha untuk tidak peduli. Tapi bisikan-bisikan yang dapat di dengar oleh Yuri dari orang yang melewatinya mampu membuat Yuri mengerti bahwa Kris sedang menyukai seseorang.

“Hmm, Kris menyukainya ? Siapa orang yang dimaksud itu ?” gumam Yuri sambil menegakkan tubuhnya dan menutup buku bacaannya lalu kembali ke kelas.

Di kelas, Yuri dapat melihat Kris  telah duduk di bangku sebelah bangku miliknya. Yuri yang memang selama ini tidak diberitahu oleh Kris tentang seseorang yang sahabatnya itu sukai pun berniat menanyakannya meski ia harus mendesak lelaki itu, ia merasa agak kecewa pada Kris yang tak menceritakan ini padanya padahal ia adalah sahabat Kris.

“Kris!” Yuri menyebutkan nama lelaki itu lalu menghentakkan tangannya di meja belajar milik Kris. Kris tersentak kaget melihat perlakuan Yuri yang begitu mendadak ini.

“A-apa ?” tanya Kris gugup.

“Mengapa aku tidak tahu bahwa kau menyukai seorang gadis ? Aku kan sahabatmu .. Mengapa kau tak bisa mempercayaiku ? Kau kan sudah mengenalku cukup lama,” kata Yuri kesal namun tersirat kekecewaan pada nada bicara Yuri. Kris bisa menyimpulkan bahwa Yuri kecewa padanya yang tak menceritakan mengenai hal yang sudah ia beritahukan pada banyak orang.

Gomennasai, aku tak pernah menceritakannya karena aku malu,” kata Kris jujur sambil menundukkan kepalanya. Yuri pun membulatkan mulutnya heran, malu ? Jarang sekali Kris merasakannya.

“Mengapa malu ?” tanya Yuri. Kris mendongakkan kepalanya untuk melihat Yuri yang kini tengah berdiri, “kau tahu sendirikan bahwa aku malu untuk mengungkapkan perasaanku pada orang yang kusukai ? Aku kan sudah mengatakannya. Dan aku tidak menceritakannya padamu karena jika aku menceritakannya itu kan sama saja dengan aku mengungkapkan perasaanku pada seseorang yang kusukai,” kata Kris. Yuri  terdiam, iapun tersentak kaget saat ia telah mencerna maksud ucapan Kris, “apa maksudmu , kau ..”

“Aku mencintaimu, Yuri,” kata Kris  sambil menunduk malu , wajahnya yang memerah malu ia sembunyikan. Yuri masih tak berkutik steelah mendengar pernyataan Kris, kemudian ia membuang muka, “ah, kau bercanda kan. Lagipula aku sering melihatmu bersama dengan gadis lain,” kata Yuri.

“Mereka hanya teman, aku kan memang selalu dekat dengan banyak orang tetapi diantara semua gadis itu aku mencintaimu. Mungkin ini aneh karena aku tidak begitu sering menjahilimu seperti aku memperlakukan orang lain, tetapi aku .. Tak berani menjahilimu karena jantungku selalu berdebar lebih kencang dari biasanya kalau dekat denganmu,” kata Kris pelan. Yuri terdiam, dirinya yang sudah lama mengenal Kris pun tahu bahwa sahabatnya ini tak bercanda.

“Ah , be-begitukah ? Kurasa aku pun juga merasakan perasaan yang dinamakan cinta itu padamu Kris, aku iri pada kedekatanmu dengan gadis lain,” kata Yuri malu-malu. Kris tersenyum dan mengusap rambut Yuri pelan.

“Aku .. Saat mendengar pernyataanmu barusan aku merasa bahagia karena aku tidak bertepuk sebelah tangan, tapi kurasa untuk sekarang kita bersahabat dulu saja karena aku ingin fokus pada sekolah dulu,” kata Yuri. Kris mengangguk mengerti dan tersenyum.

“Baiklah.”

END

Mian gaje, gak ada sequel karena aku sibuk :( pls komen ya !

//

40 thoughts on “Only One – YulKris Version

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s