New Students [Chap 4]

new-students_vi_melurmutia

New Students ? [Chap 4]

Written by Vi

Starring SNSD Sooyoung | EXO-M Kris | EXO-K Sehun

Rated for Teen

Romance | Friendship

.

.

Disclaimer: I just borrow the cast

Note: inspired by other ff, manga, anime, japanese drama,  and my imagination

Sorry for bad fanfic and story

Poster by MelurMutia @ cafeposterart.wordpress.com

*****

Keesokkan harinya, seperti biasa Sooyoung berjalan ke sekolahnya dan menikmati pagi harinya yang baginya selalu indah itu dengan penuh semangat. Ia berjalan dengan santai sementara petugas di sekolahnya belum membunyikan bel tanda kelas telah dimulai. Ia melirik kearah jam tangan bermerek miliknya yang ia pasangkan di tangannya. Masih jam 6 , kira-kira itulah yang Sooyoung pikirkan sekarang.

“Ooy ! Sooyoung !” Suara yang familiar itu terdengar di telinga Sooyoung. Sooyoung menolehkan kepalanya ke belakang dimana suara familiar tersebut bersumber. Ia pun melihat 2 orang lelaki tengah berjalan kearahnya, yang satunya berlari sedangkan yang satunya berjalan dengan style khasnya –cool–.

“Sehun ? Kris ? Apa rumah kalian dekat sini ?” tanya Sooyoung pada Sehun dengan bahasa Jepang. Sehun menganggukkan kepalanya dan menunjukkan salah satu rumah mewah bercat putih , yang ia akui sebagai rumahnya.

“Ah, rumahmu disitu ? Tak kusangka bahwa rumah kita ternyata memang berdekatan,” kata Sooyoung sambil tersenyum dan menepuk tangannya ceria.

“Soo, siap untuk kelas bahasa Inggris mu hari ini ?” tanya Sehun. Sooyoung menganggukkan kepalanya cepat tanda bahwa ia siap untuk belajar bahasa Inggris, ia sudah bertekad untuk tidak menyerah sesulit apapun pelajarannya nanti.

“Baguslah, aku akan menyemangatimu. Dan setelah kutanya pada ani kemarin, ia bilang ia juga menyemangatimu,” kata Sehun sambil menoleh sekilas kearah kakaknya. Sooyoung terdiam dan menunduk, entah mengapa setelah Sehun berkata bahwa Kris juga menyemangatinya, ia merasa gugup. Ia pikir, Kris tidak menyemangatinya sama sekali.

“Ah, terima kasih sudah menyemangatiku, kalian berdua,” kata Sooyoung malu-malu. Sehun mengangguk cepat lalu mengusap rambut Sooyoung dengan cerianya. Ketiga orang berkaki jenjang itu pun melangkah ke sekolah dengan penuh senyuman.

*****

“Seohyun !” sapa Sooyoung ketika ia sudah sampai di kelasnya. Ia buru-buru menghampiri ketua kelasnya itu. Seohyun pun menoleh kearah Sooyoung dengan tatapan yang seolah berkata ‘apa’

“Seohyun, kelas bahasa Inggrisnya sehabis pulang sekolah kan ?” kata Sooyoung. Seohyun terdiam sebentar untuk sekedar mengingat aktivitas siswa-siswi di kelasnya. Iapun kemudian mengangguk.

“Wah, baguslah ! Ketua kelas ini memang bisa diandalkan,” kata Sooyoung sambil tersenyum ceria. Seohyun menghela nafas malas ketika Sooyoung berlompatan di dekat mejanya.

“Memangnya mengapa kau bilang baguslah ?” tanya Seohyun heran.

“Tidak, aku hanya khawatir jika aku salah mengingat jadwal kelas bahasa Inggris yang telah diberikan oleh guru,” kata Sooyoung sambil menempatkan dirinya di kursi sebelah Seohyun.

“Hey, kalau sudah mendaftar seperti ini, kau harus serius lho ya. Setahuku nilai bahasa Inggrismu tidak seberapa bagus ketika aku melihat daftar nilai kelas ini,” kata Seohyun malas sambil terus memperhatikan buku jurnal kelas 9-B yang dibawanya itu.

“Tentu saja aku akan serius, aku ingin meningkatkan nilai bahasa Inggrisku dan juga aku makin semangat belajar bahasa Inggris karena 2 orang murid baru itu. Aku ingin akrab dengan mereka, sepertinya mereka orang yang mengasyikkan,” kata Sooyoung sambil membayangkan sosok kedua lelaki itu.

Seohyun tertawa mendengar alasan Sooyoung. Sementara itu, diam-diam 2 orang lelaki yang merupakan murid baru itupun tersenyum kecil mendengar alasan yang disebutkan Sooyoung, keduanya berpikiran yang sama yaitu ‘ternyata ia ingin dekat denganku..’

*****

Tak butuh waktu lama, waktu istirahat telah datang. Sooyoung yang baru saja menyelesaikan tugasnya pun membalikkan kepalanya setelah tugas tulis nya selesai, ia terkejut mendapati kelas sudah kosong, terlebih Kris dan Sehun tak menunggunya. Sooyoung menggigit bibirnya dengan kesal, kesal pada 2 orang temannya itu.

“Huff, kemana sih mereka ?” sahut Sooyoung setengah berteriak.

Sementara itu..

Kris dan Sehun yang memang keluar dari kelas duluan meninggalkan Sooyoung di kelas sendirian karena ia masih menyelesaikan tugasnya pun kini tengah terduduk di taman sekolah. Keduanya terdiam tanpa ada niat untuk membuka pembicaraan di suasana yang canggung ini.

Brother , do you think Sooyoung is an interesting girl ? I think she is interesting, she is attractive too. Am I right ?” kata Sehun yang mencairkan suasana canggung ini. Kris pun tersadar dari lamunannya dan tersentak kemudian menoleh kearah Sehun dan menganggukkan kepalanya.

“Yeah, I also think that she is attractive,” kata Kris jujur. Ini pertama kalinya keduanya merasakan perasaan kesal di hati mereka disaat mereka mengatakan seseorang menarik secara bersamaan. Padahal meski mereka berbicara begitu mengenai teman masa kecil mereka yang bernama Jessica itu , mereka tak merasa ada perasaan kesal di hati mereka seperti ini.

“But, brother. Do you know what kind of feelings is this ? A feelings when someone is jealous, when someone’s heart is beating faster than usual ? I feel that kind of feelings to Sooyoung but I don’t know what is that feelings,” kata Sehun pelan. Kris terkejut mendengar penuturan Sehun. Iapun menolehkan kepalanya pada Sehun dan membulatkan matanya kaget, ia tak menyangka bahwa adiknya sendiri bisa merasakan perasaan seperti itu pada Sooyoung seperti dirinya.

Sorry, you need to find out about it by yourself, Sehun,” kata Kris lirih. Ia bukannya tidak tahu perasaan apa itu tetapi ia hanya tak mau hubungannya dengan adiknya renggang hanya karena perasaan mereka pada Sooyoung. Perasaan mereka pada Sooyoung itu sama, perasaan cinta. Kris merasa malang pada dirinya dan adiknya karena berakhir mencintai orang yang sama meski ada banyak gadis lain di dunia ini.

Tiba-tiba Kris dan Sehun merasakan rasa sakit di telinga mereka, mereka pun menoleh ke belakang untuk melihat siapa yang menjewer telinga mereka.

“Sooyoung ?” sahut keduanya.

“Kalian meninggalkanku di kelas sendirian ya ? Beraninya kalian ! ” kata Sooyoung kesal sambil melepaskan tangannya yang menjewer telinga Kris dan Sehun hingga telinga keduanya memerah.

“Kami tak bermaksud meninggalkanmu, kami hanya jenuh di kelas,” kata Sehun dengan bahasa Jepangnya.

“Oh, hmm. Sebenarnya aku punya permintaan pada kalian,” kata Sooyoung pelan sambil menundukkan kepalanya malu.

“Apa ?” tanya Sehun.

“Aku baru saja bertanya pada Seohyun bagaimanakah kegiatan di kelas bahasa Inggris nanti dan katanya akan ada banyak PR. Maka dari itu, bisakah sesekali kalian membantuku mengerjakan PR ? Aku khawatir jika aku tak bisa mengerti maksud bahasa Inggrisnya,” kata Sooyoung dengan perasaan malu.

Sehun dan Kris terdiam dan tertawa kecil melihat ekspresi Sooyoung. “Kami akan berusaha mengajarimu, Sooyoung. Tenanglah,” kata Sehun sambil menepuk pundak Sooyoung.

Sooyoung mengangguk semangat dan tersenyum, ia merasa agak tenang mendengar pernyataan Sehun.

*****

Sooyoung merasa jam sekolah berjalan dengan cepat karena sekarang saja sudah jam pulang sekolah. Iapun bergegas memasuki ruang kelas bahasa Inggris.

Mianhae, aku telat ya sepertinya ?” tanya Sooyoung ketika ia memasuki kelas bahasa Inggris dimana kelasnya sudah dipenuhi oleh begitu banyak murid-murid di dalamnya.

“Oh tidak, pelajarannya baru saja mau dimulai,” kata guru yang mengajar kelas bahasa Inggris itu.

Sooyoung menghembuskan nafas lega karena itu artinya ia tidak ketinggalan satupun materi yanga akan diajarkan oleh guru berambut pirang ini. Sooyoung tersenyum semakin ceria saat matanya menangkap sosok 2 orang dibalik pintu kelas bahasa Inggris yang memiliki sedikit bagian kaca di tengahnya sehingga ia dapat melihat mata kedua lelaki yang ia ketahui sebagai Kris dan Sehun itu.

Ganbatte !” Kira-kira kata itulah yang disebutkan oleh Sehun, Sooyoung tersenyum melihatnya, namun pada saat itu pula ia dapat melihat Kris berkata, “semangat !” dalam bahasa Korea. Sooyoung pun tersenyum kecil saat Kris berusaha menggunakan bahasa Korea yang tidak begitu dipahami baginya. Sooyoung merasa senang karena 2 orang murid baru yang ingin ia dekati berusaha untuk menggunakan bahasa yang ia bisa untuk menyemangatinya, selain itu ia juga senang karena bukan hanya dirinya yang berusaha untuk mendekati mereka tetapi mereka juga berusaha untuk bisa berkomunikasi dengan dirinya.

Gomawo, Kris , Sehun.”

To be continued

Mian gaje, aku lagi malas ngetik ff akhir2 ini jadi mungkin hasilnya kurang maksimal ._., pls komen ya !

//

36 thoughts on “New Students [Chap 4]

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s