New Students ? [Chap 3]

new-students_vi_melurmutia

New Students ? [Chap 3]

Written by Vi

Starring SNSD Sooyoung | EXO-M Kris | EXO-K Sehun

Rated for Teen

Romance | Friendship

.

.

Disclaimer: I just borrow the cast

Note: inspired by other ff, manga, anime, japanese drama,  and my imagination

Sorry for bad fanfic and story

Poster by MelurMutia @ cafeposterart.wordpress.com

*****

Tak butuh waktu lama, Kris, Sehun, dan Sooyoung telah sampai di sekolah mereka. Ketiga orang itu berjalan menuju kelas mereka, beberapa orang tampak terkagum-kagum saat melihat Sooyoung sedang berbicara dengan Sehun, namun sayangnya tak ada yang memperhatikan bahwa keduanya berbicara dalam bahasa Jepang. Semua orang mengira bahwa Sooyoung sudah pandai berbahasa Inggris sehingga ia menjadi akrab dengan Sehun.

“Pagi !” sapa Sooyoung ceria sambil membuka pintu kelasnya lebar-lebar. Setelah berjalan masuk, bukannya mencari temannya seperti biasa tetapi ia malah kembali sibuk berbicara dengan Sehun. Beberapa murid sekelas Sooyoung membulatkan mulut mereka seperti bentuk huruf ‘O’, mereka tampak kagum pada kepandaian Sooyoung mengajak Sehun berbicara sehingga tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang memandang mereka dengan tatapan kesalnya atau dapat dibilang cemburu.

“Hey, Sooyoung-ssi,” panggil Seohyun sambil memandang kearah Sooyoung. Sooyoung menghentikan kegiatan berbicaranya dengan Sehun lalu menoleh kearah Seohyun. “Ada apa ?” tanya Sooyoung.

Seohyun pun menyuruh Sooyoung untuk berjalan kearahnya dan Sooyoung pun mendekati ketua kelasnya itu, “ya ?” tanya Sooyoung.

“Kau bisa berbicara dalam bahasa Inggris ?” bisik Seohyun pada Sooyoung. Sooyoung menggelengkan kepalanya, “aku berbicara dengannya dalam bahasa Jepang, ia bisa bahasa Jepang sementara Kris tidak bisa,” jawab Sooyoung datar.

Seohyun tertawa kecil dan berkata, “aisshh kau ini membuat satu sekolah gempar saja. Satu sekolah mengira bahwa kau bisa berbahasa Inggris.” Sooyoung mencibir dan berkata, “jangan mengejekku, Seo JooHyun !”

“Sooyoung, apa yang kau lakukan disana ?” tanya Sehun dengan bahasa Jepangnya yang sukses membuat satu kelas melongo, karena di kelas ini tak ada yang tahu bahwa Sehun bisa berbahasa Jepang selain Kris dan Sooyoung.

“Ah, tidak apa-apa. Hmm, mari kita lanjutkan pembicaraan kita yang tertunda,” kata Sooyoung sambil tertawa kecil lalu berjalan kearah Sehun dengan raut wajah ceria. Sementara Sehun merasa senang karena bisa dekat dengan salah satu murid di sekolah Korea ini pun dengan riangnya mengangguk. Ia tak menyangka bahwa ia bisa berkomunikasi dengan teman sekelasnya apalagi yang cantik seperti Sooyoung ini.

Kris yang sedari tadi terabaikan pun terdiam dan melipat tangannya selagi ia duduk. Sepasang matanya melirik kearah 2 orang yang tengah berbincang tanpa memperdulikan dirinya.

“Sehun,” panggil Kris pada adiknya yang tengah duduk di samping Sooyoung itu, Sehun pun menoleh dan berkata, “yes ? What is it , brother ?”

Sehun pun berjalan kearah Kris dan Kris pun berbisik pada Sehun, “hmm, do you have a spare time in the weekend later ?”

Well, yeah. What is it ?” jawab Sehun terhadap pertanyaan Kris yang ditujukan padanya.

Please teach me Japanese,” bisik Kris malu. Tentu saja ia malu, dirinya yang terkenal pandai berbahasa di keluarganya malah meminta adiknya mengajarinya bahasa Jepang. Sehun menganga dan iapun mengangguk mengerti.

I see, you want to talk with her, aren’t you ? Well, I’ll teach you later in the weekend,” kata Sehun sambil tersenyum kecil dan berjalan kembali kearah Sooyoung. Lalu iapun sibuk berbincang-bincang lagi. Kris yang belum sempat menjawab pertanyaan Sehun pun memerah malu, ia tak habis pikir bagaimana adiknya yang polos itu bisa tahu bahwa ia ingin berbicara dengan Sooyoung.

*****

Setelah 2 jam pelajaran, Kris, Sehun , dan Sooyoung pun berjalan ke kafe bersama. Meski mereka bersama namun sepertinya Kris masih terabaikan seperti tadi pagi.

Saat mereka melewati koridor, ada beberapa murid perempuan yang berbisik-bisik mengenai kedekatan Sooyoung pada 2 orang murid baru yang tampan itu. Mereka iri melihat Sooyoung yang mampu berbahasa Jepang sehingga bisa berbicara dengan Sehun. Namun sepertinya rasa iri itu menghilang saat idola di sekolah mereka yang bernama Kai itu lewat di depan mereka bersama dengan idola sekolah lainnya yaitu Suho. Para gadis itupun teralihkan pada ketampanan kedua lelaki Korea itu.

Sementara itu, Kris, Sehun, dan Sooyoung telah sampai ke kafe sekolah, merekapun mencari tempat duduk namun sepertinya seluruh tempat duduk di kafe itu telah penuh.

“Sooyoung !” seru seorang gadis berambut hitam sambil melambaikan tangannya kearah Sooyoung, Seohyun.

“Duduklah bersamaku ! Kebetulan disini ada 4 kursi !” sahut Seohyun. Sooyoung pun tersenyum dan mengajak Sehun untuk ke tempat Seohyun lalu Sehun mengajak Kris. Ketiganya pun duduk dengan Seohyun. Sooyoung duduk bersebelahan dengan Kris sedangkan di depan Sooyoung ada Sehun lalu Sehun duduk di sebelah Seohyun.

“Aku mau mengambil makanan dulu ya,” kata Sooyoung pada Seohyun. Seohyun mengangguk lalu Kris berkata, “I’ll take the lunch for you, Sehun.”

“No, I’ll take it, you just need to sit , brother,” kata Sehun menolak lalu mendorong Kris pelan ke tempat duduk, setelah yakin bahwa Kris telah duduk di posisinya, iapun bergegas berjalan ke tempat pengambilan makanan.

Kris menghela nafas kasar saat melihat Sehun menghampiri Sooyoung dengan cerianya. Seohyun memperhatikan sikap Kris yang tampak lesu, iapun tersenyum dan berkata, “what is it ?”

“Ah, no, nothing,” kata Kris gugup. Ia khawatir bahwa Seohyun akan mengetahui bahwa ia iri dengan kedekatan Sehun dan Sooyoung, namun tanpa ia ketahui sebenarnya Seohyun sudah mengetahuinya terlebih dahulu.

You’re jealous with their relationship , right ?” kata Seohyun. Ia memang terbiasa kalau melihat ekspresi wajah seseorang yang iri pada suatu hubungan antara orang yang ingin mereka dekati dengan orang lain karena banyak orang yang merupakan teman Seohyun pernah mengalaminya.

Ah, h-how do you know ?” kata Kris kaget. Seohyun pun tertawa kecil dan berkata, “I’ve seen those expression before.”

Kris tersenyum kecil kemudian berkata, “I wish that I can talk to her. But, I cannot speak any language that she is good at.

But , did you know ? She wants to take English course because she wants to talk to you, she just registered yesterday,” kata Seohyun. Kris terdiam, tanpa ia sadari wajahnya memerah malu. Ia pikir Sooyoung hanya mau berbicara pada Sehun saja tapi tak tahunya, ia juga mau berbicara dengan Kris sampai-sampai ia masuk ke kelas bahasa Inggris.

This is yours, brother,” kata Sehun sambil menyodorkan sebuah nampan berisikan makanan yang dibawanya, Kris pun tersenyum dan berkata, “thanks.

Mereka berempat pun melahap makanan mereka dengan ceria, namun disela-sela keceriaan itu, Kris melirik kearah Sooyoung dan tersenyum simpul setelah mengingat ucapan Seohyun tadi. Ia tak tahu bahwa Sooyoung berusaha begitu kerasnya untuk berbicara padanya.

*****

Hari itu dilewati seperti biasanya oleh Sooyoung, namun bedanya kini ia pulang bersama dengan 2 orang lelaki yang berasal dari Amerika dan jika ditanya mengenai kedekatannya pada kedua lelaki itu, tentu saja ia lebih dekat dengan Sehun karena ia tak bisa berbahasa Inggris.

“Sehun,” bisik Sooyoung. Sehun menoleh dan menatap Sooyoung dengan tatapan yang seolah berkata, ‘apa ?’. Sooyoung terdiam sejenak dan berbisik, “kau tahu kan bahwa pada hari pertama kau dan Kris masuk ke sekolah , aku mengajukan diri untuk mengikuti kelas bahasa Inggris besok ?”

Sehun mengangguk menjawab ucapan Sooyoung. “Apa kau pikir aku sanggup belajar bahasa Inggris dan bisa berbicara dengan Kris ?” tanya Sooyoung ragu. Sehun terdiam dan memasang ekspresi datar saat mendengar Sooyoung menyebutkan nama yang familiar itu, Kris. Entah mengapa ada perasaan cemburu di hatinya kalau Sooyoung berusaha belajar bahasa Inggris agar bisa berbicara dengan Kris.

“Kupikir kau pasti bisa.” Bagaimanapun Sehun tentu saja harus menyemangati Sooyoung karena ia tak mau membuat Sooyoung patah semangat.

“Baiklah, aku akan berusaha. Bisakah besok kau menungguku sampai kelas bahasa Inggrisku selesai ?” tanya Sooyoung dengan aegyo di wajahnya. Sehun berpikir sejenak dan berkata, “baiklah.”

Sooyoung pun bersorak gembira lalu merangkul Sehun dengan akrab. Kris melihatnya, melihat Sooyoung memeluk Sehun. Ia dapat merasakan rasa iri atau cemburu di hatinya.

“Mengapa aku merasa tak rela gadis itu memeluk adikku ?”

To be continued

Mian gaje, pls komen ya !

Advertisements

53 thoughts on “New Students ? [Chap 3]

  1. waah perkembangan hubungan soohun pesat juga, dua kaka adik ngerebutin satu cewe nih, tapi ending nya sooyoung sama kris aja ya thor?

  2. Yaampun soohun makin deket aja :3
    Cie bang kris cemburu ya? Wkw sabar ya bang! XD
    Gatau kenapa seneng liat sehun sooyoung deket gitu :3
    Lanjutannya ditunggu ya, jangan lama lama fighting uhyeaaah(?) ‘-‘

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s