[Freelance] Bad Boy (Chapter 2)

Bad Boyff

Author+Design&Storyline : Ainun Azzahra / ainun.azzahra@yahoo.com

Title : “Bad Boy” – Chapter 2(Two)

Main Cast :

–           Seo Joohyun a.k.a Seohyun “SNSD”

–          KAI a.k.a Kim Jongin “EXO-K”

–          Im Yoona “SNSD”

–          Suho a.k.a Kim Joonmyeon “EXO-K”

Supporting Cast :

–          Member EXO-K

–          Some people of member SNSD

Genre : Romance , Sad , Schoolife , Friendship , Action .

Length : Chaptered

A/N : Part 2 datang..!! siapa yang nunggu? Siapa? Siapa? Siapa?#???# Pemberitahuan sebelum baca ff kedua ini , karena mungkin masih ada yang ngebayangin style-nya Kai itu kayak gimana . Jadi rambutnya Kai itu ya..yang ada di poster>.< #nahan ketawa# . Posterku datar banget gak ada ekspresinya , liat deh muka Suho , Yoona , Kai sama Seohyun . All of them is flat #nahan ketawa lagi# . Oke oke , langsung aja .

Happy Reading^^

“Bi , aku tidak tahu harus melakukan apa lagi..hiks..hiks..” Seohyun mengusap air matanya , ditatapnya wajah seorang wanita berusiakan 50 tahunan . Wanita itu juga tampak menahan tangis , Seohyun , dia tidak tahu harus melakukan apa . Dia bohong jika dia tak rindu pada Yoona , EXO , termasuk Seoul tersendiri . Tapi kota itu sangat menyakitkan , sampai sekarang ia juga ‘belum bisa’ melupakan sosok Kim Jongin yang sudah pergi dari hidupnya .

“Seohyun-ah.. kau sudah terlalu lama mengubur rasa sakitmu , benar apa yang dikatakan pria yang kau temui semalam , kau harus pergi dan menemui mereka..” Kata wanita itu . Namun Seohyun masih bingung , entah kenapa nasihat-nasihat dari orang lain tak pernah masuk kedalam hatinya , dia hanya bisa mendengar , tapi tak bisa memahami .

“Tapi bi.. aku benar-benar tidak kuat..” Tangan Seohyun memegang dadanya . Disana , terdapat banyak goresan luka pahit serta kenangan indah , yang bimbang harus pergi atau menetap di posisi seperti itu “Hatiku terlalu sakit kalau harus menguak masa-masa itu..”

***

Yoona mengubah ekspresinya menjadi datar saat Seohyun bertanya padanya ‘jika Kai dan Suho bersamaan menembakmu bagaimana?’ pertanyaan itu setengah mati Seohyun tanyakan karena mereka kelihatan—seperti—berperang untuk mendapat Im Yoona .

“Hyun , kau bercanda? Bukankah kemarin aku sudah bilang kalau yang menyukaiku itu Kim Suho , dan bukan Kai” Sahut Yoona masih dengan wajah dan nada yang flat . Apa Seohyun segitu polosnya?

Sedangkan Seohyun tidak mau menceritakan kejadian kemarin pada Yoona . Biar saja Yoona tahu fakta itu nanti . Yang pasti menurut firasat Seohyun , kedua sahabat itu memang sama-sama menyukai Yoona “Eghm , begini ya Hyun.. , Aku itu belum kenal mereka lama , sebelumnya aku hanya dekat dengan Dio Karena dia pernah mendukungku menjadi ketua osis , tapi..Kai? Kau bilang Kai menyukaiku? Aku itu bukan tipenya sama sekali , bahkan dia sangat dingin padaku Hyun . Jadi mana mungkin Kai menyukaiku?” Jelasnya panjang lebar .

“Mungkin saja eonni” Seohyun membalasnya dengan kedikan bahu .

Yoona mendesis sekaligus masih bingung . Sudah sebulan dan sudah sangat sering Seohyun membahas tentang Kai dan Suho . Topik pembicaraan ini selalu menjadi nomor satu bagi Seohyun . Untuk Yoona? Hal ini cukup membosankan “Hyun , jangan-jangan kau yang menyukai Kai , hayoooo?” Yoona menunjuk wajah Seohyun dengan telunjuknya .

Seohyun langsung menghempas telunjuk Yoona dan menyahut “Ahni! Dan bukankah eonni sudah tahu kalau aku mencap mereka sebagai pria liar? Aku tidak menyukai pria seperti mereka!”

“Hmm? Benarkah? hati-hati loooh~ jangan terlalu benci , bisa jadi kau jatuh cinta nanti! Kwak!” Rasanya menggoda Seohyun begitu asik . Wajah gadis itu sangat cute jika marah .

Eonni..!!!”

***

Jongin memasuki perpustakaan sekolah dengan keadaan setengah sadar . Dia baru saja bangun tidur dari aula basket dan ketika keluar dia tak sengaja melihat Seohyun sedang membaca buku di perpustakaan . Tidak tahu apa yang membuat dirinya tertarik untuk masuk ke perpustakaan , tapi melihat Seohyun frustasi yang terus menyikap rambutnya ke belakang membuat Kai ingin membantunya .

“Pakai ini” Jongin mengulurkan sebuah jepit berwarna ungu pada Seohyun . Seohyun yang sedari tadi sibuk membaca buku spontan mengadahkan wajahnya dan menjatuhkan bukunya karena terkejut “Mian! Mian! A..aku tidak bermaksud mengejutkanmu Seohyun-ssi , maafkan aku” Jongin mengambil buku Seohyun yang terjatuh dan menaruhnya diatas meja .

“Dilarang bersisik di perpustakaan!” Bentak sang penjaga , Hwang Tiffany . Jongin dan Seohyun sama-sama membungkuk .

Aigoo..apa aku begitu menakutkan bagimu Hyun?” Ucap Jongin dengan suara pelan . Seohyun menundukan wajahnya , benar , Jongin agak menakutkan “Maaf ya? kau mau memaafkan aku kan?” Senyum yang tak kabur dari wajah manisnya membuat Seohyun kembali merasakan apa yang ia alami waktu itu . Kupu-kupu yang menggerogoti perutnya , serta jantung Seohyun yang mulai tak terkontrol .

Seohyun meneguk salivanya kuat-kuat , berhadapan dengan siapa dia sekarang ini? Pria bernama Kai yang berlaku aneh , berpenampilan preman , dan mengapa dia terus menerus ada disaat Seohyun sedang mengalami masa tenangnya? .

“Hyun?” Panggil Kai yang melihat Seohyun telah lama membisu “Hmm yasudah , kurasa aku memang mengganggumu . Maaf ya Hyun? Permisi..” Tak mau membuat Seohyun semakin ketakutan ada baiknya jika Kai pergi dari perpus . Sementara si gadis mengambil jepitan yang yang sengaja Jongin tinggalkan di meja .

Para member exo tengah berkumpul di taman belakang sekolah . Terlihat disana Suho dan yang lain asik berbincang dan sesekali mereka tertawa . Tiba-tiba salah satu anggota dari geng tersebut mendekat ke bangku taman menghampiri lima orang dari mereka , yang tak lain adalah Kim Jongin .

Hyung~! Darimana saja kau?” Tanya si maknae , Oh Sehun yang pertama menyadari kedatangan Jongin .

Yang lainnya ikut menoleh “Wuah! Kai-ah! apa kau tertidur lagi supaya bisa men-skip pelajaran Choi songsaenim?” Tebak Chanyeol , pria ini memang terbilang cukup dekat dengan Kai . Jadi dia sudah tahu kebiasaan temannya itu .

Jongin tersenyum tipis lalu mengalihkan pandangannya pada Suho , entah itu senyuman apa tapi Suho mengernyit bingung dan coba berfikir . Apa yang telah terjadi dengan anak itu?-pikir Suho semakin bingung ketika Jongin duduk dan tidak menjawab teguran dari Sehun dan Chanyeol .

Baekhyun menggaruk kepalanya yang tidak gatal “Dia kenapa?”

Dio mengedikan bahunya “Ntahlah”

***

Hari ini gadis itu benar-benar sial . Sudah dimarahi guru IPA karena lupa mengerjakan tugas makalah yang ditugaskan 3 hari lalu karena Seohyun terlalu sibuk dengan beberapa hal . Ia dihukum untuk mengerjakan makalah itu selama sehari , dan untuk kedua kalinya Seohyun harus pulang telat . Operasi bus berhenti pukul 9 , dan Seohyun masih duduk di halte bus sambil sesekali melirik jam tangannya . Jam 09.30 , dia tak mau berjalan sendiri kerumah karena keadaan malam yang sudah menciutkan nyali Seohyun terlebih dahulu .

BRRRRMMMM!!!!

Seohyun terlonjak kaget saat sebuah motor ninja berhenti di halte yang sedang ia renungi . Lebih mengejutkannya lagi , saat orang yang mengendarai motor tersebut membuka helm-nya . Sosok pria yang sangat Seohyun tahu , dan tak salah lagi bahwa pria itu adalah Kim Jongin , atau Kai . Seohyun meremas roknya karena ketakutan .

“Hyun , kau belum pulang?” Inilah pertanyaan yang Seohyun takuti , dia takut kalau Kai harus sampai menawarkannya pulang .

“B..belum” Jawabnya lirih , bahkan lebih mirip seperti gumaman .

“Kenapa?” Terlihat raut kecemasan dari wajah Jongin .

Kau tidak perlu tahu!-Umpat Seo Joohyun .

“Hyun , sebaiknya kuantar kau pulang sebelum kau mati kedinginan disini” Dan apa yang Seohyun takutkan kini terjadi . Jongin menawarkanya pulang bersama . Sementara Seohyun terus merutuki nasibnya karena lupa dengan tugas makalah . Kalau ia kerjakan dia tak akan terlambat pulang , ada disini dan bertemu Kim Jongin .

Terimakasih , tapi aku lebih baik mati kedinginan disini daripada harus pulang bersamamu! . Seohyun ingin sekali menyeburkan kalimat tersebut pada Kai , tapi kenapa mulutnya terasa terkunci rapat .

“Di Korea operasi bus berhenti pukul 9 malam , dan sekarang sudah lewat 15 menit , apa kau mau menginap di halte sampai besok pagi?” Seohyun juga tidak mau melakukan hal itu , apalagi sampai membuat kakeknya cemas . Tapi ia sudah terlanjur mengatakan hal tadi , mau taruh dimana muka Seohyun?

“Tenang saja.. , aku bersumpah tidak akan melakukan hal apapun padamu selain mengantarkanmu pulang” Jongin melakukan ‘V’ style sambil tersenyum .

Seohyun masih menimbang-nimbang tawaran Kai , tak lama kemudian ia membungkuk “Sunbae , mohon bantuannya..”

Haish..sst sst sst! Jangan panggil aku dengan embel-embel seperti itu , dan kurasa kau sudah tahu alasannya . Panggil saja aku Jongin , Kim Jongin” Jari telunjuk Jongin ia tempelkan di bibirnya sendiri sambil terkekeh . Seohyun menunduk malu “Ayo cepat naik” Seohyun duduk dengan posisi menyamping karena dia menggunakan rok . Tangan Seohyun perlahan meraih seragam Kim Jongin , ditatapnya seragam lusuh itu dan ia sedikit terganggu dengan kibasan angin yang membuat bau alkohol di tubuh Jongin menyebar .

“Badanku bau ya?” Ucap Kai dengan kikikan kecil . Bagaimana bisa Jongin tahu? Apa pria itu mempunyai telepati? “Aku akan menyeimbangkan kecepatannya supaya kau bisa menjaga jarak dengan tubuhku Hyun” Cengkraman Seohyun melemah dan berganti langsung memegangi perutnya yang sakit . Kenapa kupu-kupu ini selalu datang saat dirinya ada bersama Jongin? Tidak tahukah Seohyun sangat tersiksa dengan perasaan seperti ini? Membingungkan . “Hyun , alamat rumahmu dimana?” Ucap Jongin agak berteriak .

“D..di Seoul Land City nomor tujuh” Sahut Seohyun pelan , namun masih terdengar oleh Jongin . Dan Kai hanya tersenyum tanpa mengucapkan sepatah kata lagi .

Selang beberapa menit akhirnya mereka sampai di rumah Seo Joohyun , Jongin memandangi rumah itu cukup lama hingga Seohyun memandanginya heran “J..Jongin oppa , ini tidak seberapa tapi kumohon ambilah” Seohyun menjulurkan beberapa lembar uang .

Jongin langsung tersadar dari lamunannya “H..huh? aish..kau ini , mengantarkanmu pulang saja aku sudah sangat senang Hyun”

Seohyun terdiam , Jongin tak seburuk yang ia kira . Buktinya? Seohyun bisa sampai rumah dengan selamat dan pria itu tidak meminta imbalannya “Terimakasih..,sekali lagi terimakasih..” Katanya seraya membungkuk 90 derajat .

“Sama-sama , kalau begitu aku pamit . Anyeong” Kai menginjak gas dan beranjak pergi dari kawasan elit perumahan Seohyun . Setelah memastikan Jongin pergi , Seohyun melangkahkan kakinya masuk ke rumah .

“Seohyun-ah? Kenapa baru pulang? Siapa yang mengantarmu kemari?” Suara kakek Seohyun mengusik kesunyian malam .

Seohyun menggeleng sambil tersenyum “Aku tidak kenapa-kenapa kok , aku diantar teman kemari , jangan cemas kek”

***

Baekhyun , Chanyeol dan Yoona sedang mendiskusikan susunan acara apresiasi seni yang akan datang lusa nanti . Kebetulan Seohyun sedang tidak ada disana . Jongin yang baru datang ke tempat nongkrong bisa melihat Suho yang tak henti-hentinya memandangi Yoona yang sedang bercengkrama dengan Baekhyun dan Chanyeol .

“Tumben sekali kau sudah datang!” Sapa Dio yang tampak melihat Jongin memegang tas ransel di sebelah pundaknya . Jongin hanya cengengesan mendengar ucapan sahabatnya tersebut , tak lupa high five dengan ChanBaek juga sedikit menyapa Yoona . Barulah dia mendekati sang leader Kim Suho yang masih tak menyadari kehadiran Kim Jongin .

“Astaga.. sadarlah hyung! Percuma 1 tahun kau berdiam disini hanya dengan memandangi gadis itu , apa yang akan kau dapat? Menggenggam tangannya saja tak akan bisa” Ejek Jongin . Suho atau Joonmyeon yang sedang asik terhipnotis seketika tersadar .

Haish..! kau membuyarkan lamunanku bodoh!”

Sehun yang berada disamping Sehun melapor “Dia sudah seperti itu sejak Yoona noona datang hyung , Dio saja sampai kesal karena Suho tidak menjawab perkataanya”

“Benarkah? aigoo..Heh lelaki bodoh , kuberitahu satu hal ya” Dia pastikan jarak mereka dengan Yoona cukup untuk meredam suara mereka dari pendengaran Yoona. Beruntung sekali banyak mahasiswa yang kelayaban di sekitar sini sehingga suasana jadi berisik “Menurutku Yoona suka tipe cowok yang romantis dan berani mengungkapkan perasaanya secara mengejutkan , dan kau tahu kan tipe itu ada di siapa?” Jongin menaik-turunkan alisnya .

Suho bertopang dagu sambil terdiam sesaat , lalu tiba-tiba ia melotot kearah Jongin “Xi..Luhan”

“Kudengar sih dia akan menembak Yoona , tapi tidak tahu kapan dan dimana-nya hyung” Goda Jongin seraya mengangkat bahu .

Haish…!! Kau tahu darimana?!” Sahut Suho frustasi namun masih bisa mengontrol suaranya .

“Ck , tentu saja si tukang gosip Chen Chen . Siapa lagi?” Nada bicara Jongin sengaja ia horrorkan supaya otak Suho semakin tersudut .

“Makanya hyung , cepatlah tembak gadis itu , walaupun dia hobae kita tapi dia termasuk primadona di sekolah” Ucap Dio yang ikut bergabung dengan pembicaraan Jongin dan Suho .

Jongin melebarkan kakinya lalu berucap “Sekarang kalian tahu kan kenapa aku sudah datang? Si Chen Chen itukan satu kelas denganku dan ya..di kelas barusan aku pura-pura memakai earphone , padahal sebenarnya tidak . Jadi saat mereka bergosip aku dengar deh . Cepatlah ambil langkah hyung.. , selangkah itu jarak yang tidak terlalu jauh bagi Luhan si pria flower boy

“Tapi bagaimana..?!” Serunya resah , otaknya sudah benar-benar tumpul dan tersudut .

“Eghm” Deham Jongin “Yoona-ssi!”

“Ya?” Yoona menoleh dan berhenti sejenak dari kesibukannya bersama Baekhyun dan Chanyeol .

“Bisa tolong tambah susunan acaranya?” Pinta Jongin .

Yoona mendelik bingung “Bisa.., tapi kenapa aku harus melakukan itu?”

“Kami akan bernyanyi” Jawab Jongin menahan tawa .

“Menyanyi? Maksudnya seperti boyband? Ah..itusih sudah banyak” Yoona mengibaskan tangannya , menolak pernyataan Jongin halus .

Boyband? Itu bukan gaya kita Yoona-ssi! Salah satu teman kita akan menyanyikan lagu buatannya , kita tidak tahu harus mengapresiasikan lagu itu dimana lagi” Jongin berucap dengan nada memelas .

Aresso aresso” Yoona terkekeh , Suho masih menatap wajah Kai dengan pandangan curiga “Siapa namanya? Akan kucatat sekarang”

Jongin menunjuk seseorang di belakang dengan jempolnya “Suho , Kim Suho”

Lantas Suho berdiri karena tidak terima Jongin berlaku seenaknya seperti itu “YA! kapan aku bila—Mmmphh!!!”

“Biarkan saja dia Yoon , sudah dicatat belum?” Chanyeol dan Baekhyun bekerja sama membekap mulut Suho , sepertinya dua anak ini memang ingin membalas dendam .

“S..sudah” Jawabnya kikuk lalu berpamitan pergi dari kumpulan geng exo . Untung saja Yoona ketua osis , kalau tidak masalah ini akan menjadi repot .

Setelah Yoona berlalu Baekhyun dan Chanyeol melepas bekapan mereka , Suho yang geram langsung menyiapkan sebuah pukulan untuk Jongin “Apa yang akan kau lakukan huh?! Kau ingin mempermalukanku di depan umum?!”

“Wow! Keep calm hyung , percayalah denganku sekarang , dan semua nasibmu akan berubah. Kemarilah akan kukasih susunan rencana , jadi begini…”

***

Lusa kemudian seluruh anggota osis sibuk dengan tugasnya masing-masing . Ada yang menerima tamu , menghidangkan cemilan , sampai membantu mengatur lampu sorot . Jongin dan kawan-kawan tampak sedang berkumpul di dekat pintu aula , lalu Jongin membisikan sesuatu pada Joonmyeon “Hyung , kau sudah tahu kan? Yang harus kau lakukan adalah..”

“Iya iya! Aku sudah tahu , berhentilah bicara!” Suho merasakan tangannya berkeringat dingin .

Chanyeol , Baekhyun menepuk pundak teman-temannya sambil ber-high five “Acara akan segera dimulai”

“Semangat hyung!” Seru Sehun .

“Pasti” Baekhyun mengacungkan jempolnya .

Sementara Seohyun sedang menyemangati Yoona supaya tidak gugup saat membawakan acara nanti . Jongin memandanginya dari kejauhan , dan Seohyun sadar akan itu lalu membalasnya dengan membungkuk .

“Seohyun-ssi! Aku juga mau diberi semangat olehmu~” Kata Chanyeol sambil menggunakan aegyo .

Seohyun tersenyum kikuk “S..semangat sunbae

“Asik!! Ayo hyung kita cepat naik ke panggung” Chanyeol mendorong tubuh Baekhyun untuk segera cepat naik karena jalan Baekhyun sangatlah lamban .

“Eghm , tes tes tes satu dua tiga” Cek Yoona seraya mengetuk kepala mic “Selamat pagi semuanya! Bagaimana kabar kalian hari ini? Aku Im Yoona dan mereka berdua partner mc-ku , Byun Baekhyun dan Park Chanyeol”

Anyeonghasaeyo urineun ChanBaek Himnida..!!!” Teriak kedua soulmate itu bersamaan .

Semua tamu undangan tertawa melihat bakat mc Chanyeol dan Baekhyun , termasuk Seohyun , dua pria itu punya sisi lucu yang tak pernah Seohyun duga . Sesekali juga Jongin mengintip senyuman Seohyun dari pintu aula . Baru kali ini ia bisa melihat Seohyun tertawa setelah sekian lama melihat pribadinya yang begitu dingin dan pendiam .

“Wuah..~ kalian merasa panas tidak? kurasa pengatur suhu disini sudah rusak karena sebentar lagi aka nada penampilan yang paling hot , benarkah Chanyeol?” Serunya sambil menengok kearah Chanyeol .

“Ya yang dikatakan Bacon itu benar , penampilan selanjutnya ini akan membuat kalian terkejut! Mmm..mungkinkah ada balon udara yang meledak di sekitar sini? Atau..”

Yoona memotong pembicaraan Chanyeol “Aigoo~ anak itu cerewet sekali , setuju tidak? langsung saja kita panggilkan…” Rongga mulut Yoona terkunci melihat daftar acara , dan ia terlalu gugup untuk menyebut peserta selanjutnya . Tapi tidak mau memperpanjang waktu ia kuatkan memegang microphone lalu berkata “Kita panggilkan! Kim Su-Ho!”

“Whoaaaa!!!!!” Jongin bersorak tak lupa dengan tepuk tangan yang meriah , Dio dan Sehun juga ikut bertepuk tangan walau sebenarnya mereka ingin tertawa ngakak melihat wajah Suho yang serasa dikejar hantu .

“Kim Suho? dimana Kim Suho?” Panggil Chanyeol sambil menahan kekehan . Semua penonton saling melirik ke sudut-sudut aula mencari pria yang bernama Kim Suho . Yoona menatap Suho yang hanya mematung di pintu aula dan tidak melangkahkan kakinya sedikitpun , perasaanya akan benar-benar kecewa jika Suho memang tak benar-benar jadi bernyanyi .

Baekhyun yang mulai tidak tahan dengan tingkah Suho mengambil tindakan cepat “Para hadirin sekalian , bagaimana kalau kita panggil namja tuli itu bersama-sama? Hana..dul..set!”

“KIM SUHO! KIM SUHO! KIM SUHO!” Seru para tamu .

Jongin sudah tidak kuat lagi menahan tawanya karena wajah Suho kini benar-benar memerah . Pertama , karena Yoona yang menyambutnya untuk naik keatas panggung . Kedua , Yoona menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan . Dan ketiga , Baekhyun bodoh mempermalukan dirinya “Hyung , kalau kau tidak bertindak sekarang maka harapanmu bisa mendapatkan seorang Im Yoona akan musnah” Bisik Jongin .

Ucapan itu cukup membuat darah Suho mendesir kuat . Kata hatinya mendorong untuk mengikuti ucapan pria yang lebih muda darinya . Dalam hitungan ketiga ia mulai melangkahkan kaki berjalan naik ke atas panggung . Tamu yang tadi memang melihat ada wajah pria itu di ruangan ini berbisik-bisik .

“Akhirnya namja tuli ini kelu…ah..baik baik , Suho-ya! apa yang akan kau tampilkan hari ini?” Chanyeol tidak melanjutkan beberapa ucapannya tadi karena Suho keburu melotot .

“Menyanyi” Jawab Suho seraya memandangi Yoona yang membuang muka .

Jjinjja? Kudengar katanya ini lagu buatanmu? Boleh beri tahu kami judulnya apa Suho-ssi?” Baekhyun bertanya .

“Judulnya.. Superhero..” Kalau sampai rencana Jongin tidak berhasil , dan malah mempermalukannya , hari ini juga Suho bersumpah Jongin akan mati mengenaskan . Yoona , Baekhyun dan Chanyeol turun dari panggung dan duduk di kursi kru . Suho mengambil mic lalu mendekatkan mic itu ke bibirnya “Lagu ini sudah lama kutulis sejak gadis itu menjadi murid disini , kuharapa dia menyukainya . Im Yoona”

Yoona menolehkan kepalanya keatas panggung , apa dia tidak salah dengar? Seorang Kim Joonmyeon berani melakukan hal ini? Bukankah dia orang yang pemalu? .

Sedangkan Seohyun mencuri pandang kearah Jongin , wajahnya biasa saja . Bahkan tak ada kesan cemburu dari sorot mata Jongin , malah dia tertawa bersama Dio dan Sehun seraya menyaksikan muka Suho yang memerah .

I know I always had a heavy heart
I will always put it on my guard
And I never thought of you
Should I’ve stuck to you like glue

Every time we went through the pain
I left you going all insane
Girl I should have thought of you
I should have seen your point of view

Oh I could try to explain
(It wouldn’t mean a thing)
I could take all the blame
(It wouldn’t mean a thing)

And it’s better late than never baby
You know I’ve been next to you lately
Now I want it how it was before

I know it may be late now
And I know that I’m taking over
But I’m here and I’m a super hero
And I can save you

Baby I know you can forget the things I’ve done
I know I’ve been away
But I can save you now

Oh but I can save you now

Oh

I was really dumb where did I go
When did I have a plan on the show
I should have been around for you
Instead I got you feeling blue

Oh I could try to explain
(It wouldn’t mean a thing)
I could take all the blame
(It wouldn’t mean a thing)

And it’s better late than never baby
You know I’ve been next to you lately
Now I want it how it was before

I know it may be late now
And I know that I’m taking over
But I’m here and I’m a super hero
And I can save you

Baby I know you can forget the things I’ve done
I know I’ve been away
But I can save you now

Wanna talk to you
Can you hear the sound
Tell me what to do
This time I’m all yours

You know I didn’t meant it
And I never thought to hurt you girl
Why I can’t put this right
I’ll be yours now

I know it may be late now
And I know that I’m taking over
But I’m here and I’m a super hero
And I can save you

Baby I know you can forget the things I’ve done
I know I’ve been away
But I can save you now

Oh but I can save you now

Oh~

Seluruh pasang mata yang menyaksikan Suho bernyanyi berdecak kagum , belum ada yang menyambut dengan sebuah applause , dan membuat Suho menggaruk tengkuk lehernya yang tidak gatal . Jongin juga sempat terkejut bahwa Suho mampu melakukan setengah rencana yang ia buat “Whoaa!!! Kim Suho!!! penampilanmu sangat keren..!!!!” Teriak Kim Jongin . Seohyun bangkit dari tempat duduk dan memberikan applause untuk Suho lalu diikuti oleh seluruh penonton .

Yoona tersenyum senang sambil mengacungkan jempolnya , Suho oppa , kau yang terbaik .

Suho membungkuk lalu turun dari atas panggung dengan keadaan shock karena baru saja Yoona tersenyum sangat cantik padanya . Saking shock-nya ia tak mampu menopang tubuhnya sendiri ,

BRUK!

“Oh Tuhan! Kim Suho!”

To be continued .

Ahahahahahaha>.< akhir yang aneh-_-“ bayangin ajadeh Suho pingsan karena shock ngeliat death smile Yoona , aku sih bakal ngakak banget-_-“ oh ya lagu superhero tadi itu ceritanya buatan si Suho ya , kalau aslinya dari Lunafly (bagusnya sih sambil dengerin lagunya) . Awalnya gak tahu kenapa mau mainin exo itu jadi cowok-cowok badung , tapi gapapakan aku ubah image mereka? Jangan marah ya._. terutama untuk fanbase exo-m , maaf aku gak bermaksud menyudutkan Chen oppa ataupun Luhan oppa , aku suka mereka berdua kok^^ satu lagi , karena aku udah kelas 9 jadi kemungkinan aku bakal sering late post/\#miaaaaan..!!!# tapi aku tetep butuh komentar kalian ya supaya ff ini terselesaikan dengan baik:D Gomawo sudah bacaJ

48 thoughts on “[Freelance] Bad Boy (Chapter 2)

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s