[Drabble] Oracle?

oracle

Title

Oracle?

Author

Fadila Setsuji

Genre

Romance,Supranatural(?),School life

Length

Drabble

MainCast

Chen | Sunny

Support Cast

Xiumin | Hyoyeon

Note

Ini FF versi Sunny Chen. Versi aslinya itu ber-cast Tiffany-Sehun,judulnya Say Hello to Love. Yang pengen baca versi FannySehun,silahkan mampir ke blog aku. Oh iya, mian yah judulnya nggak nyambung ama ceritanya.

WP aku : HimawariSky Blog

~Happy Reading~

=Oracle?=

“Sunny-ah… Ramalanmu tepat!”

Yeoja pemilik nama Sunny itu terlonjak kaget ketika sesosok namja bertubuh jangkung menghampirinya dan kemudian mencondongkan posisi tubuhnya hingga posisi wajahnya dan si pria jangkung itu kini sejajar

“M-Mwo?!”

Sunny lantas memandang namja itu dengan dahi mengerut. Sedangkan namja itu… Malah menampakkan lengkungan lebar di wajahnya sehingga deretan ‘benda putih’ berjejer yang menancap kuat pada ‘langit langit’ mulutnya terekspos(?)

#Tuk

“Babo!”Ujar namja itu sambil mengetuk pelan kepala milik Sunny “Kau lupa? Aku kan kerumahmu dua hari yang lalu dan kau memberiku mantr-”

#HMP

Sunny dengan cepat membekap mulut namja jangkung itu dan dengan sedikit bersusah payah Sunny menariknya keluar dari ruang bernama kelas itu

“YAK! KAU…”

Sunny mencubit kuat pinggang sang namja itu, membuat si pemiliknya mengerang karena efek sakit dari cubitan tersebut

“AW! Sunny… Mianhae”

“Itu hukuman untukmu, Xiumin !”

“Aigo! Cubitanmu itu sakit sekali~~”

Namja yang dia -Sunny- panggil Xiumin itu terus mengelus pinggangnya. Itu dilakukannya untuk meredakan rasa sakit yang masih terasa pada pinggangnya

“Hahaha, rasakan. Itu akibatnya jika kau berani membocorkan ‘rahasia’ ku”

“Ya~ Harusnya tak perlu kau rahasiakan kemampuanmu dalam meramal. Kita bisa saja membuka konsultasi dan bisa mendadak kaya dengan kemam-”

#Buk

Langsung saja Xiumin menerima ‘imbalan’ karena mulut besarnya dan juga atas  pemikiran konyolnya untuk menggunakan ‘rahasia’ Sunny itu sebagai peluang usaha. Sebuah tinju yang kali ini jauh lebih terasa ‘efeknya’ dilayangkan tepat di perut datar namja itu

“APPO,SUNNY-AH!!!”

.

.

.

“Rasakan itu, Xiumin babo”

Sunny, yeoja itu mengerucutkan bibir mungilnya sambil mendengus. Tak ketinggalan, tangannya dilipat diatas dada.

“Hey noona peramal”

Tiga kata yang baru saja tertangkap oleh indera pendengar Sunny, sontak membuat namja itu mengedarkan pandangan ke sekeliling. Dia-Sunny- terus mencari asal suara tersebut

“Aku disini”

Bola hitam pada netra Sunny kini terfokus pada sesosok raga bernyawa yang kini tengah berdiri dengan posisi tubuh menyandar pada dinding

“CHEN???!!!”

= Oracle?=

“MWO? KAU BERTEMU… CHEN?”

Xiumin terbelalak ketika Sunny menyebutkan nama Chen. Dan dilihatnya Sunny yang mengangguk lemah sambil memeluk bantal miliknya.

“Xiumin… Bagaimana ini?”

“Molla”

“Aish! Jawaban macam apa itu?!”

Sunny menggunakan bantal itu untuk memukuli tubuh Xiumin, membuat namja itu mengerang

“YAK! MANA AKU TAHU… LAGIPULA DIA KAN HANYA SALAH SATU PELANGGANMU DULU!”

Sunny terhentak dengan ucapan Xiumin barusan. Yeoja itu kini diam dan menunduk

“Ya~~ Kenapa kau takut sekali bertemu dia? Toh juga kan dia-”

#Drrtt

Terdengar getaran yang ternyata bersumber dari handphone milik Xiumin. Dengan cepat, namja itu menyambar handphone miliknya karena dia tahu Sunny akan segera ‘bergerak’ mengambil handphonennya jika dia tidak cepat

“Eoh, Annyeong Hyo-ah…”

Xiumin lantas bangkit dari duduknya dan kini tengah sibuk bercakap cakap dengan gadis bernama Hyoyeon. Singkat cerita, Hyoyeon adalah gadis yang disukai Xiumin dan Sunny meramal pria chubby itu akan menjadi lebih dekat dengan Hyoyeon nantinya.

“Cih,dasar menggelikan. Bisa bisanya Hyoyeon jatuh cinta pada si kepala telur itu. Jika jadi Hyoyeon, aku…”

Belum sempat Sunny melanjutkan ucapannya, sebuah bantal sukses menimpuknya. Tentu saja, Xiumin yang melakukannya

“YAK!”

“DIAMLAH, AKU SEDANG MENGOBROL”

“ISH!”

Sunny beranjak dari duduknya dan kemudian melempar kembali bantal itu hingga mengenai punggung namja tersebut

“ISH,KAU…”

#Braak

Baru saja Xiumin akan menimpuki Sunny, yeoja itu telah kabur(?) dari kamarnya

.

.

.

“APPA…”

“Diamlah Sunny… Apa sedang meramal”

“AKKHH!!!”

#BRAK

Sunny berteriak kesal dan lantas membanting pintu dengan keras

= Oracle? =

Sepanjang jalan menuju sekolah, gadis pemilik nama Sunny itu terus saja mengumpat dirinya sendiri. Tentu saja alasannya adalah karena kemampuan meramalnya itu. Jika hanya Xiumin mungkin dia takkan risau, tapi… Kini ada Chen yang juga tahu mengenai rahasianya itu.

“AISH… KENAPA CHEN BISA BERADA DI SEKOLAHKU? DIA KAN…”

#Tuk

Sunny mengerang ketika dirasakannya sebuah benda mengenai kepalanya. Benda yang kemudian diketahuinya adalah sebuah kamus itu meninggalkan efek sakit pada kepalanya-tepatnya pada bagian buku itu mengenainya-

“YAK,APP-”

Kini tak ada yang mampu diucapkan yeoja itu ketika dilihatnya sosok yang sejak kemarin membuatnya ‘pusing’ itu kini berdiri tepat di hadapannya. Chen

“Appo?”Tanya Chen dengan seulas senyum sarkastisnya(?)

“KAU…”

“Ya~~ Kenapa galak sekali? Berbaiklah padaku mulai sekarang”

“Cih, untuk apa?”

“Untuk rahasiamu…”

Chen, namja itu  mendekatkan bibirnya tepat di dekat daun telinga Sunny. Namja itu kemudian membisikkan sesuatu yang membuat Sunny mendengus

“Gadis peramal”

= Oracle? =

Sejak dia mengetahui tentang Chen yang akan menjadi calon siswa baru di sekolahnya, Sunny tak henti hentinya mencemaskan keamanan ‘rahasia’ miliknya. Dan anehnya, Sunny tak dapat meramalkan sesuatu mengenai Chen. Hal itu semakin membuat Sunny bingung

Beberapa harinya, dia mencoba menghindari Chen untuk mencari tahu penyebab dirinya tak dapat meramal apapun mengenai namja itu. Akhirnya terpikirkan olehnya untuk mencoba mendatangi makam leluhurnya.

“Nenek… Tolong aku…” >.<

Sunny terus saja bermohon di depan kubur leluhurnya, dan telah menghabiskan waktu selama kurang lebih dua jam hanya untuk meminta ‘ilham’

“Jebal, tolong cucumu ini…”

Tes tes.terdengar rintik hujan yang semakin turun dengan deras,membuat yeoja itu kelabakan. Dia-Sunny- berniat untuk segera pergi,namun tiba tiba saja dirasakannya sakit yang amat menyiksa pada pergelangan kakinya. Membuat yeoja itu tak dapat kemanapun

“Ya~~ Siapapun… Tolong aku…”

Apa ini ‘jawaban’ dari sang leluhur? Apa ini bagian dari kesialan dalam lembaran kisah masa mudanya? Atau… Ini adalah…

“NOONA!!!”

Sebuah seruan terdengar diantara suara hujan yang turun. Samar, Sunny menangkap suara derap langkah kaki yang semakin mendekatinya

Tepat disaat pemilik langkah kaki yang didengarnya itu begitu dekat, tubuh Sunny ambruk dan dirasanya semua menjadi gelap

.

.

.

“Noona… Gwenchanayo?”

Sunny berkali kali mengerjap sambil memijat dahinya. Diamatinya ruangan yang sama sekali belum pernah dilihatnya itu. Dan alangkah terkejutnya Sunny ketika dilihatnya sosok Chen yang kini berada di hadapannya

“K-KAU?”

“Kau pingsan dan kubawa kerumahku”

“M-MWO???”

Sunny mengamati satu persatu tubuhnya, hingga…

“BA-BAJUKU… KENAPA…”

Mendengar ucapan Sunny, Chen lantas menjauhkan diri dari Sunny. Namja itu berbalik memunggungi Sunny dan menggaruki tengkuknya

“Mi…Mian…”Ucap namja itu dengan gugup, membuat Sunny menatapnya-tepatnya punggungnya- dengan dahi mengerut

“M-mwo?”

“Bajumu… Aku tidak melihatnya, sungguh…. Aku yang….”

Chen lantas berbalik dan menatap Sunny dengan tetap menggaruki tengkuknya. Wajahnya menggambarkan betapa gugupnya namja itu sekarang. Dan Sunny akhirnya…

“J-JADI KAU…”

“Ish, kan sudah kubilang….”

Namja itu-Chen- menggantungkan kata katanya untuk sejenak. Terus saja menggaruki tengkuknya, membuat Sunny kini merasa kesal sekaligus malu

“Aku tidak melihat…”

#Bruk

Chen merasakan tendangan pada bagian punggungnya hingga membuatnya sukses merasakan dinginnya lantai kayu kamarnya itu.

“YA!”

“Mwo? Kau- AKH”

Sunny mengerang sambil memegangi pergelangan kakinya. Membuat Chen bangkit dan segera menghampirinya

“Ya… Gwenchana?”

“Yak! Kakiku sakit,bagaimana bisa ak-”

Tubuh yeoja itu kini membatu. Matanya terbelalak ketika di dapatinya wajah Chen yang begitu dekat. Dengan kelopak mata namja itu… yang menutup dan… terasa sentuhan yang amat lembut oleh yeoja itu, tepat…Pada bibirnya

.

.

.

“Y-ya…Kenapa kau…menciumku?”

“Apa harus kau menanyaiku alasannya?”

“Tentu!”

“Kau kan peramal”

“tapi…Aku tak bisa melihat gambaran apapun…Jika itu tentangmu”

“Eum…Jadi benar kata Lee ajjushi”

“mwo?”

“Peramal takkan pernah bisa membaca takdir orang yang dicintanya”

“MWO?”

“Jadi…Artinya, kita saling mencintai”

“ANDWAE!”

“Ya~ Jangan mengelak. Harusnya kau senang”

“Jangan menasehatiku,dasar bocah!”

“Aku memang bocah…Tapi aku bocah yang merebut cintamu,bukan?”

“Terserah”

Pada akhirnya percakapan atau mungkin lebih tepatnya perdebatan antara sang peramal dan ‘cintanya’ itu berakhir dengan keduanya yang kini tengah duduk diantara rerumputan bukit sambil menikmati pemandangan sungai Han di malam hari…

“Saranghae…”

“Jangan sembarang bicara”

“Katakan balasannya, kenapa malah mengomel?”

“Berisik”

=Oracle?=

Another Day…(?)

Sunny yang baru saja masuk ke dalam kelas dibuat terkejut dengan keadaan kelasnya yang kini dipenuhi keributan

“Ya~ Ini ada apa?”

“SUNNY-AH~~~”

Sunny,yeoja itu mengerutkan dahinya ketika beberapa pasang mata kini menampilkan puppy eyes di hadapannya. Menggelikan

“Mwo? Kalian ken-”

“RAMAL KAMI!!!”

Dan sepertinya… Sang peramal muda itu kini harus menyibukkan diri dengan meramal. Rahasianya sebagai peramal hilang sudah….

“CHEN…XIUMIN!!! KUBUNUH KALIAN!!!”

Tawa kedua pria pemilik nama yang baru saja diserukan Sunny itu meledak. Sontak keduanya ber high-five ala namja

Dan author… Sudahlah.Tak perlu membahas orang yang tengah sibuk menuliskan kata kata terakhir ini ^^ #readers : “miss nyempil!”

=END=

Cuap cuat bacotnya author sableng

FF ini ceritanya memang absurd banget. Dan aku sadar banget, karena plotnya nggak fokus pada ide (?) ceritanya. Selain itu, banyak lagi kesalahan yang membuat FF ini akhirnya jadi…ya itu,Aneh!

Problem di sekolah yang muncul setelah penerimaan rapor kemarin jujur mempengaruhi aku belakangan ini. Tapi… Aku tetap berusaha untuk merampungkan FF ini meskipun pada akhirnya terkesan ‘memaksa’ dan jadinya,yah…Kayak yang kalian baca

Kok jadi curhat gini?

😀

Advertisements

7 thoughts on “[Drabble] Oracle?

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s