[Freelance] Dancing is My Life!

Dancing Is My Life HyoKai

Title: Dancing Is My Life.

Author: aureliachandra1707

Length: One-shoot.

Rating: General.

Main Cast: Hyoyeon (SNSD), Kai ( EXO )

Other Cast: Eunhyuk ( Super Junior )

Genre:Friendship,Romance(just little)

Pair: Hyo-Kai.

Type: Oneshoot

Disclaimer: Jadi-nya FF ini karna inspirasi yang telah diberikan pada author. FF murni karya saya.FF milik saya,kalo Castnya…punya tubuh mereka masing-masing. Jika kalian menemukan kesamaan nama,kejadian, ataupun yang lainnya itu hanyalah sebuah kebetulan semata. DON’T BE PLAGIATOR AND SILENT READER!!!

 

Hai!Hai!Hai! kembali lagi sama saya, author yang masih amatir ><

Kali ini saya kembali membawa one-shoot. Ini One-shoot lama yang saya post ulang di blog ini dengan cast yang berbeda ^^

 

Well, saya sangat bangga dengan hasil OS ini saat saya menyelesaikannya. Hehehe.

Dulu, saya selalu mendapatkan ilham untuk menulis FF saat saya gak bisa tidur hahaha LOL.

 

Well, ada beberapa nama di FF ini yang saya ambil dari novel berjudul ‘Beautiful Mistake’ just the name ok?! Not the story!. Jika kalian bertanya kenapa di FF ini banyak bahasa inggisnya, karna saya cinta bahasa inggris >,<

 

Lastly, This One-shoot is already posted at http://koreanfanfictland.wordpress.com with HyoHyuk as the Main Cast.

~ ~ ~

Sunday, 8:30 PM Winner Dance, Seoul, South Korea

 

Hyoyeon pOv

 

Great! Nice Dance Kim Hyoyeon! Terus berlatih ok?! besok kita bertemu lagi disini pukul 4 sore.”

“Gomawoyo..Ne..Baiklah..”

Aku baru saja berlatih dance karna minggu depan aku akan mengikuti kompetisi dance tingkat international, Karna itulah aku tau kalau aku benar-benar harus berlatih keras agar aku bisa menjadi juara dan mendapat pengakuan diseluruh dunia.

 

Sebelumnya perkenalkan, namaku Kim Hyoyeon. Aku sudah lulus kuliah, aku berkerja part-time di sebuah café coklat panas yang bernama ’Chokotéro’ . Café coklat asli jepang yang baru saja membuka cabang di korea selatan. Aku berkerja hanya sampai pukul 2 siang, setelah itu aku ke tempat kursus dance di Winners Dance, ya..tentu saja untuk memperdalam ke mampuanku.

 

2 minggu yang lalu, Eunhyuk seongsaengim -guru yang juga sering menjadi partner dance ku- mengatakan pada ku bahwa aku diminta untuk mengikuti kompetisi dance tingkat international untuk para junior dancer (dancer yang masih muda). Dan saat mengetahui hal itu aku langsung loncat kegirangan, Sungguh aku sangat senang karna impian ku selama ini bisa segera menjadi kenyataan! meskipun aku tau ini tak akan mudah, tapi aku selalu yakin kalau aku pasti bisa menang!.

 

Monday, 7:00 AM Chokotéro, Seoul, South Korea

 

Hari ini aku diminta untuk datang lebih pagi karna ada acara yang akan di adakan di café ini. dan aku diminta untuk mendekorasi café ini.

“Memangnya acara apa yang akan dilaksanakan di café coklat panas?” tanya ku sambil memasang dekorasi didinding café.

Pre-Release sebuah buku yang bercerita tentang kisah cinta di café coklat. itu yang ku tau.” jawab yuri salah satu teman ku yang juga berkerja disini.

Aneh menurutku, kenapa orang melakukan pre-release buku di café coklat? meskipun bukunya tentang café coklat tapi tetap saja sedikit aneh.

 

setelah sekiranya 1 jam acara berlangsung, akhirnya acara pun selesai, saat orang-orang yang datang untuk melihat acara pre-release itu keluar dari café, keadaan café kembali seperti biasanya, Tak begitu banyak pengunjung di café ini.

“Hyoyeon-ah, kau bisa pulang lebih cepat dari biasanya jika kau mau..” ucap Kai-san. Nama aslinya Akai Fukue. tapi kami semua memanggilnya Kai-san karna dia orang jepang asli.

“Eh? tumben. Waeyo?” tanya ku.

“Karna kau sudah masuk lebih pagi. Kau bisa pulang pukul 11 siang jika kau mau.”

”Ne…Gomawo Kai-san^^”

Aku langsung kembali menuju dapur dan menyiapkan bahan-bahan dan juga barang-barang  yang nanti akan di gunakan.

 

Kulihat jam, dan sudah pukul 11 lewat 15 menit. aku sudah bisa pulang sekarang!. aku langsung mencari Kai-san untuk izin pulang. setelah menemukannya aku langsung bicara padanya.

”Kai-san, aku pulang sekarang ya? boleh kan?”

”Ya.. silahkan, tapi besok tetap masuk pukul 10 pulang jam 2! jangan lupa.”

”Iya-iya! aku pergi dulu annyeong~” aku langsung melesat keluar dari café.

 

Monday, 12:00 AM Winners Dance, Seoul, South Korea

 

            Hari ini aku memang janjian dengan Eunhyuk seongsaengnim pukul 4 sore, tapi kupikir tak ada salahnya jika aku berlatih sendiri disini. aku mulai memutar lagu yang memang sudah ku putuskan untuk memilih lagu ini yang akan mengiringi dance ku saat kompetisi nanti.

 

Monday, 12:00 AM Stars Dance, Brazil, South America

 

Kai POV

 

“Kai,hari ini kau harus berlatih lagi karna ada gerakan tambahan yang diberikan oleh koreografer.” ucap Steffen.

”Ya…” jawabku datar.

 

Sebentar lagi aku akan mengikuti kompetisi dance tingkat internasional, dan aku diminta untuk menjadi perwakilan dari Star dance. meskipun ini berarti aku akan bersaingan dengan negara asli ku sendiri… aku akan tetap berjuang untuk memenangkan kompetisi ini.

 

Nama ku Kim Jong In, hanya saja disini aku selalu dipanggil Kai. aku asli korea selatan, tapi begitu selesai kuliah aku langsung terbang kesini mengikuti ayah ku yang juga berkerja disini. Tadinya aku tidak mau, tapi setelah ayah-ku mengatakan kalau disini ada tempat kursus dance aku langsung menerimanya. ya…begitulah aku sangat mencintai dance!

Aku tidak berkerja, bukan karna tak ada tempat yang mau menerima ku, tapi karna aku memilih untuk serius dalam memperlajari dance lebih dalam lagi. Star Dance adalah tempat dimana aku kursus dance, dan Steffen adalah salah satu temanku yang juga mengikuti kursus ini. Disini aku diajari oleh seorang koreografer yang bernama Jonathan Steve, tapi aku lebih sering memanggilnya Mr.Jonat, dan apa kalian tau apa yang terjadi jika aku memanggilnya Mr.Jonat? dia langsung mendaratkat jitakan dikepala ku lalu berkata,

”Namaku itu Jonathan Steve! kenapa kau memanggil ku Mr.Donat?”

Lucu bukan? ya..dia selalu marah karna masalah pendengarannya sendiri, aku rasa dia memang memilik masalah serius pada pendengarnnya.. hahaha. tapi kemampuan dance-nya tak bisa dianggap remeh, dia koreografer yang handal.

 

Sudah sekitar… 3 jam aku berlatih sendiri disini, karna aku berlatih dengan Mr.Jonat pukul 4 nanti, masih satu jam lagi. dari pada aku tak tau harus melakukan apa.. lebih baik aku melakukan pemanasan sendiri.

”Annyeong Kai-ah^^” suara yoona menghentikan aktifitasku. Yonna juga berasal dari korea.

”Sedang apa kau disini? ini kelas pria, cepat kembali kekelas mu..” ucap ku sedikit mengusir, jujur saja, yoona sering sekali datang dan mengganggu latihan ku.

”Kenapa kau selalu bersikap dingin padaku?”

”Aku harus serius latihan! lebih baik kau pergi dan jangan ganggu aku!”

”Aku datang bukan untuk menggangu mu, tapi untuk menemani mu latihan.. tidak bolehkah aku melihat mu latihan sebentar?”

”Cih… kalau kau tidak mau pergi, biar aku yang pergi!” aku langsung mengambil tas-ku dan membawanya keluar dari kelas dance ku.

 

Sunday, 5:00 PM. German, Europe

 

Author POV

 

Hari ini adalah hari pelaksanaan kompetisi tingkat nasional yang hanya diikuti oleh junior dancer saja. Kompetisi di lakukan di salah satu panggung terbuka yang ada di jerman. Para peserta yang berasal dari berbagai negara pun sudah berkumpul di tempat akan dilaksakannya kompetisi ini.

”Berusaha lah yang terbaik Kim-Hyoyeon! kau pasti bisa!” batin hyoyeon sambil memejamkan kedua matanya.

 

Dukk!

Tiba-tiba ada yang menabrak hyoyeon, hyoyeon pun langsung mengambil tasnya yang terjatuh.

Sorry…Are you alright?” tanya seorang pria yang tadi menabrak hyoyeon.

No problem, I’m fine..” jawab hyoyeon sambil berdiri.

Are you from South Korea?” tanya namja itu.

Oh, Yes…” jawab hyoyeon singkat.

“Siapa namamu nona?”

hyoyeon kaget karna tiba-tiba pria itu berbicara menggunakan bahasa korea dengan lancar. ”Kim Hyoyeon, Kau dari Korea selatan juga?”

“Aku dari Brazil, tapi asli orang Korea selatan…nama ku Kim Jong In, atau kau bisa memanggil ku Kai.” namja yang bernama Kai itu tersenyum.

“Senang berkenalan dengan mu Kai-ssi. Nama mu sama seperti pemiliki café tempat ku bekerja.” hyoyeon balik tersenyum.

Kai tertawa kecil.“Kau sudah makan? aku lapar, kau mau tidak menemani ku makan?”

”Dengan senang hati^^”

 

Hyoyeon dan Kai pun langsung mencari restaurant terdekat dan makan disana. setelah mereka selesai makan, mereka langsung kembali ketempat kompetisi dan bersiap-siap untuk tampil.

”Berjuang, dan lakukan yang terbaik ya nona Kim?”

”Iya, kau juga ya Kai-ssi?”

Mereka tersenyum dan langsung menuju ke arah masing-masing.

 

Tak lama kemudian, kompetisi pun dimulai, hyoyeon mendapatkan nomor urut 12 sementara Kai nomor 8.

Next…Number 6” teriak sang MC

Mendengar sudah sampai nomor 6, Kai langsung mencari kaset yang akan memutarkan lagu yang akan menjadi pengiring tariannya.

”Dimana? Kenapa tidak ada? jelas-jelas tadi kaset itu sudah ku masukan!” ucap Kai dalam bahasa korea. Karna Kai bicara bahasa korea tak banyak orang yang mengerti apa yang dibicarakannya.

”Waeyo Kai-ssi? kau terlihat panik?” tanya hyoyeon lembut.

”Kasetku..hilang..” Kai mendecak kesal.

“Memangnya lagu apa yang akan mengiri tarian mu?”

”Move Like Jagger”

”Aku rasa aku membawa kaset lagu Move Like Jagger, tunggu sebentar ya..”

 

Hyoyeon langsung berlari ketempat ia meletakkan tasnya dan membongkar isi tasnya itu, setelah menemukan Kaset yang ia cari hyoyeon langsung berlari kembali ketempat Kai.

”Syukurlah, aku membawanya..Ini kau pakai ini saja” hyoyeon memberikan kaset itu pada Kai.

”Kau tidak memakainya? memangnya lagu apa yang kau gunakan?”

”Tidak, Please Don’t Stop The Music. aku suka lagu itu, jadi sejak awal aku sudah merencanakan akan menggunakannya” Hyoyeon tersenyum.

Next..Number 7” Suara MC terdengar.

”Sebentar lagi giliranku, aku harus bersiap-siap!” Kai langsung merapikan pakaiannya dan berjalan mendekat ke panggung. tapi suara hyoyeon membuatnya berhenti.

”Berjuanglah! Semoga Sukses!” teriak hyoyeon penuh senyum.

Kai hanya mengangkat jempol dan balik tersenyum.

 

Tibalah giliran Kai, Kai langsung naik ke atas panggung, setelah memperkenalkan dirinya secara singkat ia langsung memulai tariannya.

WOW! He look so cool!”

He so handsome and also really good at dance!

Ucap beberapa wanita yang terpukau atas penampilan Kai.

“Dia terlihat lebih tampan jika menari..” gumam hyoyeon.

Selesai sudah penampilan Kai, setelah membungkukan badan Kai langsung turun dari panggung.

”Bagaimana penampilan ku? Buruk ya?” tanya Kai pada hyoyeon, karna hyoyeon masih berdiri di tempat yang sama.

Very good I think.. Kau terlihat keren saat menari”

“Sungguh? Terima kasih..” Kai mengambil botolnya, hendak meminum air didalamnya tapi menghentikan aktifitasnya. “Apa? Tadi kau bilang apa nona Kim?”

“Tidak. aku tak mengucapkan apapun” elak hyoyeon “entah apa jadinya jika dia mendengar ucapan-ku..” batin hyoyeon.

Next.. Number 10” lagi-lagi suara MC terdengar.

“Aku harus bersiap-siap..” hyoyeon langsung berjalan.

“Kau mau kemana nona Kim?”

“Sebentar lagi giliranku Kai-ssi.”

”Kau juga harus berjuang ok?! FIGHTING!” Kai mengeraskan suaranya pada akhir kalimat.

”YA! Suara mu!” bentak hyoyeon. karna teriakan Kai membuat para peserta lain melihat ke arah mereka.

 

Hyoyeon langsung kembali ketempatnya dan menyiapkan kaset-nya, lalu memberikan sedikit make-up pada wajahnya dan mendekat ke panggung.

”Berjuang lah Kim Hyoyeon! I know you can do it!” batin Kai.

Next… Number 12” Tibalah giliran hyoyeon. hyoyeon langsung naik ke atas panggung.

Hello all! My name is Kim Hyoyeon. I’m from South Korea. Nice to meet you all ^^” hyoyeon memperkenalkan dirinya secara singkat. lalu terdengar suara music, Hyoyeon pun mulai menggerakan badannya.

She is a beautiful lady, and she will be a good dancer” ucap salah satu perserta.

“Aigooo… Kenapa dia terlihat begitu cantik dan menawan? Dia benar-benar terlihat berbeda saat sedang menari, gadis yang unik” batin Kai, dan tanpa ia sadari, dia tersenyum.

 

Tak lama kemudian, hyoyeon turun dari panggung dan langsung mengambil sebotol air dari dalam tasnya, saat ia hendak meminum airnya ada yang menepuk bahunya.

Good Dance Kim Hyoyeon!

“Eunhyuk seongsaengnim? bagaimana kau bisa disini?”

“Partner dance-ku ikut lomba mana mungkin aku tak datang menyaksikannya?”

 

Kai yang hendak menghampiri hyoyeon, terkejut saat melihat hyoyeon bersama seorang pria sedang asik bicara. Kai terdiam, dia berfikir bagaimana sebaiknya, dia harus menghampiri hyoyeon atau tidak.

“Kau harus menghampirinya Jong In!” ujar Kai pelan pada dirinya sendiri.

I don’t know you really good at dance Mrs. Kim..” ucap Kai dan membuat hyoyeon dan juga Eunhyuk menjadi diam.

Thanks Kai-ssi.” hyoyeon tersenyum.

“Dia..teman mu hyo?” tanya Eunhyuk.

”Aku lupa memperkenalkan kalian berdua” hyoyeon menepuk dahinya sendiri. ” Kai-ssi, ini Eunhyuk dia guru plus partner dance ku di korea. Eunhyuk seongsaengnim, ini Kai salah satu perwakilan dari brazil tapi asli korea selatan” lanjutnya.

Kai dan Eunhyuk pun langsung membukan badan kepada satu sama lain secara bergantian.

”Sudah dulu ya.. aku akan menemui mu lagi nanti jika kompetisi ini sudah selesai.” Eunhyuk langsung berjalan.

”Sampai berjumpa nanti seongsaengnim” teriak hyoyeon. Eunhyuk hanya melambaikan tangannya.

”Kau begitu dekat dengannya..” ucap Kai dengan nada sedikit seperti orang cemburu mungkin?.

”Tidak juga, hanya sebatas guru dan murid saja.” hyoyeon langsung meminum air dibotolnya dan meletakkannya kembali ke dalam tas. ”Bagaimana kalau kita duduk disana, sambil menunggu kompetisi ini selesai?”

”Boleh saja..”

Hyoyeon tersenyum dan langsung menarik tangan Kai.

 

Kai POV

 

Aku tidak tau apa yang terjadi pada ku, ini pertemuan pertama kami, tapi… aku merasa kesal setiap kali ada namja yang mendekatinya dan terlihat begitu akrab. Apa aku merasakan apa yang disebut dengan cinta pada pandang pertama?

”Mungkinkah aku menyukai mu nona Kim?” batin ku sambil memandang wajah hyoyeon.

”Ada apa? kenapa kau melihat ku seperti itu? apa ada sesuatu diwajah ku?”

”Tidak, tidak ada apa-apa, hanya ingin saja melihat wajah cantik mu saja..” aku menunjukan senyum ku.

“Kau ini bisa saja Kai-ssi..” dia pun langsung kembali fokus pada peserta yang tampil. “Setelah kompetisi ini… kita tak akan bertemu lagi..” samar-samar kudengar ucapnya.

”Apa?” tanya ku.

”Iya, kita tinggal di negara yang berbeda. jadi… kompetisi ini aku menjadi tempat kita bertemu dan berpisah bukan?” ucapnya sambil tetap fokus pada penampilan di atas panggung.

 

Aku terdiam,benar juga apa yang dikatakannya. Kami tinggal di negara yang berbeda, jadi pasti setelah kompetisi ini, kami tak akan bisa bertemu lagi. kecuali jika kami memang sangat beruntung dan kembali mengikuti kompetisi tingkat international yang sama.

Aku baru saja merasa bahagia karna ada seorang wanita yang mempunyai banyak kemiripan denganku, dan aku baru saja merasakan perasaan yang berbeda dengan yang kurasakan pada wanita manapun. dan inikah akhir cerita cinta ku? hanya bisa bertemu dan bersama selama 1 malam? lalu berpisah untuk selamanya?

”Aku senang bisa bertemu dengan mu Kai-ssi.. aku harap suatu saat nanti kita bisa menjadi partner dance..” ucapannya membuyarkan segala lamunanku, dan kulihat dia menundukan kepalanya. apakah dia menangis?

”Aku juga sangat senang bisa bertemu dan kenal dengan wanita seperti mu nona Kim. jika suatu saat nanti aku kembali ke korea.. dimana aku bisa mencari mu?”

”Benarkah? kau akan kembali ke korea?” dia langsung menatapku dengan penuh senyum. senyuman yang indah.

”Aku tidak berjanji, tapi masih ada kemungkinan.”

”Kau bisa mencari ku di Winners Dance. itu tempat kursus dance ku. atau kau juga bisa mencari ku di café coklat panas, namanya Chokotéro.”

”Kau berkerja di café coklat panas? di kota apa? Seoul kan?” tanya ku pura-pura polos. sebenarnya aku tau itu di seoul karna dulu aku juga kursus di Winners Dance.

”Iya, ya..hitung-hitung untuk menambah uang.tentu saja di Seoul! kau ini” lagi-lagi kulihat dia tersenyum. senyumannya membuat ku sulit untuk berpisah dengannya.

 

Hyoyeon POV

 

”Aku berharap kau benar-benar akan kembali lagi ke korea Kai -ssi, aku tak tau kenapa, tapi yang jelas akan berat bagi ku berpisah dengan mu.” batinku.

 

Malam ini mungkin akan menjadi malam yang berkesan untukku, aku bisa mengikuti kompetisi dance tingkat internasional untuk pertama kalinya dan bertemu dengan namja seperti Kai-ssi. malam ini aku merasa sangat bahagia.

 

Hanya 1 malam, ya..hanya 1 malam aku bisa berbincang-bincang dengannya. setelah benar-benar merasa nyaman di sampingnnya.. aku baru menyadari kalau hanya malam ini lah kami bersama. ini memang sulit untuk ku, tapi… mau bagaimana lagi, ini sudah menjadi takdir, cepat atau lambat sebuah pertemuan pasti berakhir dengan perpisahan bukan?

”Sudahlah nona Kim! jangan pikirkan soal perpisahan kita terus menerus! jalani saja dulu malam ini, baru besok kau menangis!” kata-kata Kai benar-benar seperti menyindirku. tapi.. bagimana dia bisa tau kalau aku memikirkan soal perpisahan aku dan dia?

”Benar juga… yang penting saat ini kita masih bisa bertemu!” aku berusaha tersenyum dan langsung mengalihkan pandangan ke panggung.

 

Sunday, 10:00 PM. German, Europe

 

Semua peserta sudah selesai tampil, dan tibalah saat yang paling mendebarkan.. pengumuman.Seluruh peserta diminta naik ke atas panggung.

 

Aku memejamkan mataku sambil berdoa, berharap aku bisa menjadi salah satu pemenang, tiba-tiba saja kurasakan ada tangan hangat yang menyentuh tangan ku. aku langsung membuka mataku dan melihat ke arah tangan ku.Kai-ssi? kupikir tadi dia sudah pergi entah kemana, kenapa tiba-tiba disampingku dan… menggenggam tangan ku?

”Jangan gugup seperti itu, aku jadi merasa gugup juga!” ucapnya.

Aku hanya tertawa kecil lalu kembali fokus mendengarkan ucapan juri.

”Kami semua tau, kalian sudah berusaha dengan baik, dan tak bisa dipungkiri kalau kalian memang benar-benar memilik bakat dance yang luar biasa” ucap salah satu juri dengan bahasa inggris. “Tapi ini tetaplah sebuah kompetisi, yang akan memilih siapa yang menjadi pemenang dan siapa yang akan kalah. tapi bagi kalian yang kalah tetap lah berjuang dan tingkatkan lagi kemampuan kalian” lanjut juri itu. aduh… aku semakin gugup..

”Saya, akan mengumungkan pemenangnya, untuk peserta yang mendapatkan posisi harapan-2 atau juara ke-5 adalah… nomor 9, Yuki Akihara!” ucap juri lainya masih dengan bahasa inggris karna bahasa inggris adalah bahasa international. ”Selanjutnya harapan-1 atau juara ke-4 diraih oleh… nomor 8, Kai!”

Tunggu dulu… nomor 8? Kai juara ke 4! dia hebat.

Congrats!” ucap ku penuh senyum padanya.

Dia tersenyum dan langsung melangkah maju.

”Juara ke-3 diraih oleh…… nomor 12, Kim Hyoyeon!”

 

Nama ku…. namaku disebut! Yay!!! aku juara ke-3!! terima kasih tuhan!!! tanpa aku sadari air mataku menetes, sungguh aku senang bukan main! aku pun langsung melangkah maju dan berdiri di samping Kai-ssi.

”Jangan menangis disaat seperti ini..” ujarnya sambil sedikit menyikut perut ku.

Aku hanya bisa tersenyum sambil berusaha menahan tangisanku.

Mungkin karna aku terlalu banyak bersyukur dan berterima kasih pada tuhan, sehingga aku tak mendengar siapa juara ke-2nya, tau-tau sudah ada orang yang berdiri disampingku.

”Dan inilah yang paling mendebarkan! juara utama kita adalah……nomor 32! Étienne Ravel! Selamat!!!!” teriak juri itu lagi. dan suara tepuk tangan pun terdengar semakin meriah.

Tak lama kemudian kompetisi ini pun, resmi telah selesai.

 

Author POV

 

Saat kompetisi sudah selesai, banyak orang yang bubar dari tempat diadakanya kompetisi ini, tak hanya para penonton, tetapi juga para peserta termasuk Kai dan juga hyoyeon yang berjalan berdampingan.

”Bagaimana Hyo? hasilnya memuaskan tidak?” tanya Eunhyuk, sukses membuat hyoyeon kaget.

”Tidak bisakah seongsangnim tidak muncul tiba-tiba seperti itu?” hyoyeon mendengus kesal. ”Ya….cukup memuaskan… tapi masih kurang.. aku masih harus banyak belajar.” hyoyeon tersenyum pada Eunhyuk.

”Hey! Eunhyuk, kau mau ikut kami makan tidak?” tanya seorang pria yang nampak seumuran dengan Eunhyuk berteriak.

”Iya.. tunggu dulu.” teriak Eunhyuk. ”Cepat nyatakan cinta mu sebelum terlambat…” bisik Eunhyuk pada hyoyeon.

Hyoyeon hanya menatap punggung Eunhyuk yang semakin menjauh dengan bingung, dan setelah sukses mencerna kalimat Eunhyuk,hyoyeon langsung berteriak ”YA!”

Eunhyuk yang mendengar teriak hyoyeon hanya mengangkat tangannya yang membentuk peace.

Hyoyeon hanya tersenyum, dan kembali berjalan bersama Kai. Setelah cukup lama berjalan Kai melihat ada café disekitar sana dan langsung menarik tangan hyoyeon tanpa bertanya.

 

Sunday, 10:45 PM, Café, German, Europe

 

Hening, itulah yang terjadi diantara hyoyeon dan juga Kai. keduanya menyadari kalau saat-saat mereka bersama tinggal sedikit,tiba-tiba turun hujan dan membuat keduanya menatap ke arah jendela.

”Sungguh, aku tidak menyangka aku dikalahkan seorang wanita seperti mu…” ucap Kai mencoba mencairkan suasana.

”Aku juga tidak menyangka, aku bisa mengalahkan pria dengan kemampuan dance yang tidak bisa dianggap remeh seperti mu”

Kedua saling menatap satu sama lain, lalu tertawa bersamaan.

”Nona Kim, aku tidak tau apa yang aku rasakan. tapi sungguh sulit bagi ku berpisah denganmu, meskipun baru beberapa jam kita saling kenal… tapi rasannya sudah seperti.. bertahun-tahun aku mengenalmu..”

”…” hyoyeon hanya tersenyum, lalu meminum isi gelasnya.

”Aku ingin kau tau, aku….Mencintai mu nona Kim. meskipun aku tau sangat kecil kemungkinan bagi kita untuk bersama… tapi aku hanya ingin kau tau perasaan ku” Kai tersenyum pahit, lalu memandang kearah jendela.

Hyoyeon masih terdiam sambil terdiam melihat Kai. hyoyeon menghela nafasnya. ”Aku juga ingin kau tau, bahwa aku juga sangat-sangat sulit bagi untuk berpisah denganmu. dan satu lagi….Aku rasa aku juga merasakan hal yang sama dengan mu Kai-ssi”

Kali ini gantian Kai yang menatap hyoyeon, mencari kebohongan dimata hyoyeon, tapi ia tak menemukannya. ”Ya…aku tau ini memang terdengar aneh atau mungkin mustahil untuk dilakukan. tapi…aku harap kau mau menungguku kembali ke Korea…” ucap Kai ragu.

”Tanpa kau suruh pun…. aku pasti akan menunggu mu kembali..” hyoyeon menunjukan senyumannya pada Kai.

”Kau…serius? kau benar-benar akan menungguku? kau tidak bercandakan kim hyoyeon?”

”Aku serius tuan Kim.. tapi akan lain cerita jika kau tak kunjung kembali hingga aku mati nanti..”

”YA!” semua mata pengunjung langsung menatap ke arah Kai, karna dirinya berteriak sambil berdiri. ”Apa maksudmu mu ha? kau akan meninggalkan ku sendiri? disaat aku sudah kembali, aku harus kehilangan mu? begitu maksudmu?”

”Aish.. kau ini sudahlah duduk dulu” hyoyeon langsung menarik tangan Kai menyuruhnya untuk duduk. ”Aku akan setia menunggu mu, mau itu  5 tahun lagi,10 tahun lagi. tapi aku tak akan menunggu mu jika kau kembali 100 tahun lagi!”

”Kau gila? mana mungkin aku membiarkan orang yang kucintai menungguku sampai 100 tahun?”

Hyoyeon hanya terkekeh melihat tingkah Kai.

 

3 years ago…

 

Wednesday, 10:30 AM Winners Dance, Seoul, South Korea

 

Tiga tahun sudah berlalu, Kini hyoyeon sudah menjadi salah satu guru di Winners Dance. dia sudah tak lagi berkerja di Chokotéro, tetapi ia masih sering datang kesana untuk menikmati beberapa gelas coklat panas.

”Hyoyeon seongsangnim!” terdengar suara manis dari seorang yeoja.

”Jeong Eun-ah.. kenapa kau bisa disini?” tanya hyoyeon sambil berbalik menatap yeoja yang bernama Jeong Eun itu.

”Aku hanya ingin memberikan ini pada seongsaengnim..” jeong eun menyodorkan sebuah kotak kecil pada hyoyeon.

”Apa ini? ini untuk ku? dari mana kau mendapatkannya?”

”Tadi ada seorang namja tampan yang datang, lalu menanyakan seongsaenim. lalu dia menintipkan ini dan menyuruhku memberikanya pada mu”

”Ah…baiklah,Gomawoyo Jeong Eun”

”Cheonma.. aku pergi dulu ya seongsaengnim” yeoja itu pun langsung pergi meninggalkan hyoyeon

Hyoyeon terdiam sambil membolak-balikan kotak kecil itu,”Tak ada nama pengirimnya” gumam hyoyeon pelan.

Hyoyeon langsung membuka kotak itu perlahan, hyoyeon menaikan sebelah alisnya karna bingung dengan isi kotak itu.

”Hanya sebuah surat, tapi… kenapa di bungkus dengan kotak cincin?” batin hyoyeon.

Hyoyeon pun langsung membuka surat itu dan membacanya.

 

Aku sudah kembali nona Kim!

Temui aku di Chokotéro sekarang!

Aku merindukan mu nona Kim!!!

 

            Hyoyeon masih terdiam, lalu terbesit di otaknya tentang Kai, karna hanya Kai-lah yang selalu memanggilnya dengan sebutan nona Kim, dan dia lah orang satu-satunya yang berjanji akan kembali.

 

Wednesday, 10:50 AM, Chokotéro, Seoul, South Korea

 

Karna letak yang tidak terlalu jauh, hyoyeon memutuskan untuk berlari dari Winners Dance ke Chokotéro. dan saat sudah sampai disana hyoyeon langsung masuk dan mencari sosok eunhyuk.

 

Hyoyeon melihat kesekeliling café, tapi ia tak mendapati sosok Kai di café itu. hyoyeon menghembuskan nafasnya hendak kembali ke Winners Dance, tapi ia langsung mengurungkan niat-nya saat mendapati sosok Kai yang baru saja keluar dari kamar mandi.

Hyoyeon menangis tetapi terlihat senyuman kebahagiaan yang terlukis indah di wajahnya.Hyoyeon pun berlari menghampiri sosok Kai dan langsung memeluk tubuh namja yang di cintainya itu.

Kai terlihat bingung dengan apa yang terjadi, karna diirnya masih belum menyadari bahwa sosok yeoja yang memeluknya adalah hyoyeon.

I miss you very much Kai-ssi!” ucap hyoyeon di tengah isakkannya..

Setelah mendengar suara hyoyeon, Kai pun langsung tersenyum dan balik memeluk hyoyeon.

I miss you too Mrs. Kim

“Berjanjilah kau tak akan meninggalkan ku lagi! Kai-ssi”

”Berjanjilah mulai sekarang kau akan memanggilku Chagi!” Kai menunjukan senyuman-nya

Hyoyeon melepaskan pelukannya dan langsung memukul pelan dada eunhyuk.

Kai menunjukan senyuman terindah yang ia miliki ”I love you, Saranghaeyo”

”Nado saranghaeyo” Hyoyeon kembali memeluk Kai.

 

Kai POV

 

Aku tak pernah menyangka, ternyata hal yang kusukai bisa menuntun ku kepada sosok yang selama ini aku cari, ya… sosok yang akan menjadi pendamping hidupku.

Aku tak pernah menyangka, kebersamaan kami selama semalam bisa membuat rasa cinta tumbuh dihatiku, dan membuat ku merasakan cinta pada pandangan pertama.

Aku berjanji, aku akan selalu mencintai mu,menyayangi mu, dan melindung mu nona Kim!

Aku berjanji, aku hanya akan memberikan rasa sayangku yang tulus, rasa cinta ku yang besar, dan rasa rinduku yang berlebihan ini hanya untuk mu. Kim Hyoyeon.

 

The End…

 

A/N: Selesai sudah oneshoot ini…

Gimana? On-shoot ini dapet respon positif pas di post dengan main cast HyoHyuk.

Gimana kalo dengan main cast HyoKai? ^^

Author cinta kalian selama kalian mencintai FF author!!! Kkk~~

Ayo~~ Tinggalin komentar kalian ya ^^

 

Sebagai penutup, Let’s Visit my blog all ^^~

http://junghapassion.wordpress.com

5 thoughts on “[Freelance] Dancing is My Life!

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s