[Freelance] Romantic Princess

Romantic Princessff

Author+Design&Storyline : Ainun Azzahra / ainun.azzahra@yahoo.com

Title : “Romantic Princess” – Oneshoot

Main Cast : Jessica Jung “SNSD” and Byun Baekhyun “EXO-K”

Supporting Cast : Find it by yourself J

Genre : Fluff , Romance , Comedy .

Length : Oneshoot .

A/N : Haihaihai^^ kali ini aku membawa BaekSic couple:D yang shipper mereka tunjuk tangaaaan!!!!!#abaikan# . Semoga kalian suka yaJ aku dapet ide cerita ini dari beberapa komik manga yang aku koleksi._. mian kalau ada typo atau hal yang dipaksakanJ so ,

Happy Reading^^

 

“Yul , tolong gulungkan rambutku yang bagian belakang dong . Aku tidak bisa melakukannya sendiri” Pinta gadis berambut blonde , Jessica Jung atau yang lebih akrab disapa dengan nama Jung Soyeon “Digulung seperti model Carly ya , soalnya Kris sunbae suka model seperti itu” Ucapnya lagi .

“Kris sunbae si kapten basket? Bukanya kemarin kau kencan dengan Luhan sunbae si ketua osis?” Tanya Yuri salah satu sahabat Soyeon sambil menggulung rambut belakang Jessica . Ia tak tahu kenapa Soyeon sangat suka bergonta-ganti pasangan kencan setiap harinya . Mungkin hampir 1 siswa pria telah ia kencani .

“Ehehehe ngomong-ngomong besok aku kencan dengan Jongin sunbae lho~” Soyeon menaruh kedua telapak tangannya di kedua pipinya seraya tersenyum senang .

Mwo? Jongin sunbae? Kim Jongin sunbae? Kim Jongin sunbae si pewaris perusahaan Kim Company?” Yuri mengulang nama yang ia dengar dari Soyeon , memastikan bahwa ia tak salah dengar “Kya , Soyeon-ah! Jangan bermain-main dengan banyak pria , bagaimana kalau kau pacaran saja huh? Bahkan waktu smp hampir semua pria mengaggumimu , kau juga mendapat banyak surat cinta kan?” Usul Yuri . Semoga saja anak itu mau mendengarnya .

Soyeon langsung menunjukan sebuah smirk “Aku tidak suka terikat dengan satu orang saja . Habis , percintaan seperti sebuah permainan bukan? Kita harus membaca gerak-gerik dan pikiran lawan , juga mencari tahu apa dia terikat dengan kita . Amazing right?”

“Memangnya tidak apa-apa? Kau tidak akan tahu apa yang ak—Kya! Kau dengar tidak sih?!” Teriak Yuri ketika Jessica sudah memakai sepatu untuk segera pergi dari rumah , Yuri hanya bisa menghela nafas melihat tingkah sahabatnya itu .

***

“Maaf sunbae aku terlambat..” Lirih Jessica agak sedikit ngos-ngosan . Dia membungkukan tubuhnya 90 derajat .

Pria yang dipanggil sunbae , yang tak lain adalah Kris Wu terkekeh pelan “Tidak apa-apa , aku belum lama menunggu kok . Lagipula.. aku senang kau lari untuk menemuiku” Kris menyebar senyuman mematikannya .

“Habis..aku ingin cepat-cepat bertemu sunbae..” Soyeon mengedipkan sebelah matanya .

Sebenarnya aku bersembunyi di balik gedung dan baru berlari ketika sunbae sudah datang .

Cowok memang naïf.. kkkk~

 

Gyut~

 

Kris meraih pinggul Soyeon untuk lebih mendekat kearah dirinya . Ditatapnya penampilan Soyeon hari ini . Dia nampak cantik , bahkan 99% mendekati boneka Barbie . Tak salah jika banyak pria yang ingin sekali berkencan dengan Soyeon “Jessie-ah , model rambutmu hari ini sangat manis”

Seketika pipi Jessica merah padam , ia menoleh kearah Kris dengan sebuah senyuman hingga memperlihatkan gigi-gigi indahnya . Kemudian mereka berjalan masuk ke sebuah taman bermain yang terkenal di Korea , Lotte World .

Percintaan memang seharusnya seperti ini , bagus dan sempurna!

Sejak kecil aku memperoleh keuntungan berkat wajah ini . Aku juga populer dikalangan anak pria . Sebaliknya , siswi di sekolah pada mencemooh dan menindasku .

Tapi setiap hari aku berusaha untuk menjaga kulit dan penampilan . Habis.. sudah susah payah dilahirkan cantik begini kalau dipoles dengan baik maka aku akan menjadi putri percintaan^^

***

Bel sekolah sudah berdering 5 menit yang lalu , para murid SM High School telah memasuki kelasnya masing-masing . Begitupun Soyeon , ia tengah asik mengobrol dengan Yuri yang duduk di sebelah kirinya .

Tak lama Choi songsaenim datang . Coba tebak , Jessica pernah mengencani guru ini atau tidak? asal kalian tahu , dia tak hanya populer dikalangan murid saja , tapi juga populer di kalangan guru berkelamin—pria—listen to me , a male teacher .

“Baik anak-anak , kelas kita kedatangan murid baru pindahan dari Busan . Namanya.. eh? Siapa namamu haksaeng?” Choi songasenim menengok kearah murid baru tersebut .

“Namaku Byun Baekhyun , salam kenal” Pria bernama Baekhyun itu mengumbar senyum paling paling mematikannnya . Bahkan lebih mematikan dari seorang kapten tim basket , ketua osis , dan Choi Songsaenim sendiri .

Dan coba lihat ekspresi Jung Soyeon sekarang . Matanya tak beralih dari pria tersebut . Pria dengan surai hitam , hidung mancung , suara berat , jari-jari yang indah , pria ini terlihat menampilkan 2 sisi berbeda . Hot and Cold .

“Mejamu ada di sebelah Jung Soyeon , silahkan duduk”  Tangan Choi songsaenim menunjuk kearah meja paling belakang . Deretan Suho , Yuri , Jessica dan tentunya Byun Baekhyun .

Jessica tersenyum manis saat Baekhyun sudah duduk disampingnya “Hai namaku Jung Soyeon , salam kenal” Baekhyun menanggapi ucapan Soyeon dengan senyum yang juga paling paling manis . Soyeon mengadahkan kepalanya keatas , memandang langit-langit kelasnya .

Tunggu , Seulas senyum terlintas di bibir Jessica . Bola matanya bergerak ke kanan melirik Baekhyun yang sedang serius memerhatikan penjelasan Choi songsaenim .

Sudah kuputuskan!

“Eghm , cheogi.. , hari minggu besok mau main?” Bisik Soyeon sepelan mungkin .

***

On Sunday..

Seperti biasa Soyeon berlari menghampiri Baekhyun yang sudah mematung di gedung Lotte World . Kalian tahu kan? Jessica akan selalu melakukan ini pada pria yang sedang berkencan dengannya “Baekhyun-ssi , maaf aku terlambat , sudah menunggu lama?” Selelah apapun Soyeon , dia berusaha mengumbar sebuah senyum .

“Iya” Jawab Baekhyun singkat . Wajah pria itu berubah menjadi sedikit masam . Soyeon yang mendengar hal tersebut menjadi sedikit kikuk .

Baekhyun ternyata orang yang peduli waktu.. . Taktik ini tidak ampuh untuk orang yang selalu tepat waktu . Umpat Jessica .

Tatapan Baekhyun beralih pada penampilan gadis di sampingnya . Sebuah topi , jaket , rok mini dan sepatu kets . Beda dengan penampilang yang sering ia pakai selagi berkencan dengan beberapa siswa di sekolah “Soyeon-ssi , gaya berpakaianmu sporty ya . Karena di sekolah image-mu feminim sekali , kukira kalau berpakaian bebas gayamu juga akan feminim” Ucap Baekhyun sambil berjalan .

“Benarkah? gayaku selalu seperti ini kok hehehe” Soyeon menggaruk tengkuk lehernya yang tidak gatal . For real , aku sudah mengecek semua kesukaan Baekhyun . Infor pertama , suka gadis berpakaian sporty .

Baekhyun menghentikan langkahnya , tangannya menepuk puncak kepala Soyeon “Padahal aku berharap kau akan memakai pakaian yang feminim , sayang sekali ya”

“E..eh?” Soyeon langsung menggenggam tas ranselnya dan berlari ke suatu tempat . Sementara Baekhyun memandangi kepergian Jessica dengan setengah bingung .

10 menit kemudian…

“Baekhyun-ssi” Soyeon mendekat ke tubuh pria yang tingginya 173 cm tersebut . Ditariknya ujung baju Baekhyun supaya orang itu menoleh “Bagaimana? Kau suka?” Baekhyun mengangguk singkat  melihat penampilan baru Soyeon yang lebih feminim“Mmm..ini kemarin aku membuat kue , kau mau menerimanya?” Kata Jessica menjulurkan kotak berwarna biru . Info kedua , suka makanan yang manis-manis .

“Aku tidak bisa makan makanan yang manis-manis , maaf”

Soyeon menghela nafas berat , lagi-lagi aku keliru , hhh..sepertinya dugaanku benar.. ada yang aneh “O..oh.. kudengar kau suka makanan yang manis-manis” Sahut Jessica tertunduk , genggaman terhadap kotak itu juga sedikit melemas .

Tiba-tiba Baekhyun menutup rongga mulutnya , terdengar jelas bahwa ia sedang berusaha menahan tawa “Mian mian , habis aku merasa lucu . Sebab Jung Soyeon bertindak seperti yang aku harapkan . Aku bohong kok , sebenarnya aku suka sekali makanan yang manis” Baekhyun semakin berusaha menahan gelak tawanya .

“H..hah?” Ini membuat Jessica sangat bingung . Dia tidak mengerti apa yang Baekhyun ucapkan . Apa pria ini sedang berusaha menggodanya? Tapi ini tidak lucu .

“Lagipula Jung Soyeon sepertinya bukan tipe yang suka memasak . Ini..bukan buatanmu kan?” Baekhyun mengambil kotak yang masih digenggam oleh Jessica “Aku sudah terbiasa mendapat kue dari para gadis , jadi bisa membedakannya . Aku bisa tahu kue buatan sendiri atau tidak” Mata Baekhyun terus meneliti kue tersebut .

Jessica yang merasa dipermainkan mengambil kotak kuenya paksa “Berikan!” Apa-apaan dia? Ingin mempermainkanku huh? Dia belum tahu siapa aku? Aku adalah putri percintaan , dan tidak seharunya dia berurusan denganku! . Umpat Jessica diikuti lubang hidung yang melebar .

Dengan tiba-tiba juga Baekhyun mendekatkan bibirnya ke daun telinga Soyeon “Soyeon-ssi , kau sama sepertiku bukan? Tipe yang menganggap percintaan sebagai sebuah permainan . Begitu kubilang aku suka cewek feminim , kau langsung merubah penampilanmu . Makanya kau berusaha menyesuaikan diri menjadi tipe yang disukai pasanganmu”  Lalu Baekhyun menjauhkan dirinya dari sosok Jung Soyeon beberapa meter “Kau itu gampang ditebak, rasanya aku jadi ingin tertawa” Ucapnya sambil tersenyum penuh smirk .

“N..ng.. k..kau berani?!” Kelima jari Soyeon mengepal kuat , siap menonjok pipi mulus Baekhyun “Akan kubocorkan sifatmu yang sebenarnya!”

Baekhyun menanggapi Soyeon dengan wajah yang masih terlihat tenang “ Bukankah aku juga tahu sifatmu yang sebenarnya? Kalau kau membocorkan , maka kau sendiri yang akan pusing . Mmm..karena kita sama , kita berteman ya!” Baekhyun berjalan pergi sambil melambaikan tangan .

***

“Akkkh!!!! Sebal! Sebal! Sebal! Bagaimana bisa aku tidak menyadari watak asli Baekhyun? Kalau begini akan kubuat anak-anak cewek di sekolah tidak mendekatinya!”

Pelajaran olahraga..

Soyeon mengendap-ngendap ke ruang ganti pria untuk menemui Byun Baekhyun . Pria itu baru saja memasuki ruang ganti dan sedang meminum sebotol air . Lantas Jessica langsung menghampiri Baekhyun sambil menenteng selembar handuk “Baekhyun-ssi , ini handuk untukmu..”

“O..oh? makasih”

Istirahat siang…

Di kantin setiap harinya Baekhyun hanya duduk sendiri . Dan kesempatan itu diambil oleh Soyeon . Dengan langkah cepat ia duduk berhadapan dengan Baekhyun dan langsung menyuapkan sesendok makan siang “aaa..buka mulutmu..” Baekhyun terus mengedip-ngedipkan kedua matanya tanpa merespon perlakuan Soyeon .

Pulang sekolah…

“Baekhyun-ssi!!!” Panggil Jessica dari kejauhan . Mendengar suara lantang Jessica Baekhyun mendesah lemas . Sudah sehari penuh gadis aneh itu mengikuti Baekhyun kemana-mana , bahkan tak segan memasuki ruang ganti pria yang sudah terconteng tulisan ‘siswi dilarang masuk’ . Apa gadis itu buta huruf? “Baekhyun-ssi! Ayo pulang bersama!”

“Apa?!”

***

Saat itu bel masuk belum berbunyi . Entah kenapa ada dua gadis yang tiba-tiba mengampiri Soyeon ke mejanya . Jessica mengadahkan kepala menatap kedua gadis tersebut heran “Kya , Soyeon-ssi , apa kau berpacaran dengan Byun Baekhyun?”

“E..eh? bukan berpacaran sih.. mungkin berteman baik” Jawab Soyeon sambil terkekeh . Kedua teman itu saling berpandangan , kemudian mereka mengangguk serempak . Pikiran mereka sama , seorang Jung Soyeon tidak mungkin berpacaran .

 

Asik~ strategiku berhasil~

 

“Tapi..Baekhyun itu keren dan baik ya” Gumam salah satu dari mereka , Kim Taeyeon “Beberapa hari yang lalu dia mengobati lukaku”

Gadis satunya lagi terbelalak kaget “Benarkah? haish..jangan berbohong..!”

“Kya , itu benar! Untuk apa aku berbohong?”

Sementara Soyeon mendengar ucapan mereka hanya bisa mendengus kesal “Kasihan kasihan kasihan.. kalian sudah tertipu oleh penampilannya” Geleng Soyeon .

“Hm? Bukannya kau yang selalu seperti itu?” Sahut Taeyeon dengan nada mengejek .

“YAK! AKU TIDAK SEPARAH ITU!!!” Ucapnya tidak terima sambil mencekik leher Taeyeon dan menggoyangkannya kesana-kemari .

 

Cklek

 

Soyeon melepas cekikannya dan menatap kearah pintu . Taeyeon terus memegangi lehernya yang memerah karena cekikan Soyeon barusan “Astaga , leherku serasa ingin putus..” Bisiknya pada Tiffany .

“Maaf , salah satu yang bertugas piket hari tolong bantu bawa data” Kata Dio salah satu muird kelas 11-B .

Mata Soyeon beralih pada jadwal piket yang tertempel di dinding kelas . Tiba-tiba kedua matanya membulat melihat nama Baekhyun tercantum disana . Baekhyun yang dari tadi duduk langsung berdiri mendekati Soyeon , dia mendekatkan telingannya ke mulut anak itu “Apa? Kau serius? Jadi Jung Soyeon-ssi yang bantu? Wah..terimakasih ya!” Ucap Baekhyun tiba-tiba . Soyeon menaikkan alisnya mendengar ucapan Baekhyun , namun tak lama Baekhyun berbisik “Pem-ba-lasan

NDE?!”

***

“Dasar licik , tangan langsingku ini bisa patah kalau membawa buku sebanyak tadi! Pria sinting yang tidak punya otak!” Dumal Soyeon kesal ketika di kelas “Dan lagi-lagi aku sendiri di kelas untuk mengerjakan jurnalis , errrghh..”

 

Cklek

Jessica sontak menutup mulutnya ketika Baekhyun sudah ada di depan pintu . Semoga Baekhyun tak dengar ataupun dia mempunyai gangguan telinga 1 menit . Apa jadinya jika Baekhyun mendengar hal tadi? Mungkin ada perang dunia ketiga , mungkin .

Baekhyun melangkah mendekati Soyeon yang duduk manis , dia menatap wajah Jessica dengan jarak yang terbilang cukup dekat . Dipandanginya yeoja itu hingga salah tingkah “A..apa? apa yang kau lakukan?” Tanya Soyeon canggung .

“Sudah selesai?” Bola mata Baekhyun lurus menatap bola mata lawan bicaranya .

“S..sudah” Jawab Jessica masih dengan nada yang bergetar .

“Bagus , yuk!” Seketika Baekhyun menarik lengan Soyeon memaksa untuk mengikutinya . Entah kemana Baekhyun akan membawa yeoja itu , yang jelas jantung Jessica hampir copot karena saking terkejut .

Beberapa menit kemudian..

 “Yaa.. , eghm eghm , kenapa harus makan ramyun?” Lirih Jessica , ditatapnya ramyun tersebut dengan pandangan bete .

“Kau tidak tahu ya? ramyun disini enak sekali” Ucap Baekhyun sambil menyuap ramyunnya .

Memang kelihatan enak sih , tapi…

“Hei” Panggil Baekhyun , ia mempause mengangkat sesumpit ramyun dan memandang yeoja itu bingung . Kenapa dia tidak mau makan? Padahal ramyun-nya tidak terlalu panas “Kau tidak mau makan?”

“T..tidak!”

Ck , habis , kalau ada yang melihat gadis tercantik di sekolah sedang makan ramyun di warung makan jelek begini kan..

Soyeon meniup poninya lalu menghela nafas . Dia meneliti setiap sudut ruangan warung ramyun tersebut .

“Soyeon-ssi , kau selalu begitu peduli dengan pendapat orang-orang di sekitarmu , apa tidak lelah?” Baekhyun menaruh sumpitnya dan berhenti makan . Melihat Soyeon yang merasa sangat risih dengan keadaan warung ini , membuat selera makan Baekhyun menghilang seketika “Aku tahu watak aslimu , jadi bersikaplah jujur . Setidaknya saat sedang bersamaku . Kalau memang suka , bilang saja suka” Baekhyun menyunggutkan smirk khas-nya .

Haish.. apa boleh buat? Karena kau sudah berkata begitu aku makan!” Soyeon mengambil sebuah sumpit dan langsung melahap mie ramyun tersebut .

Dasar orang tidak jujur kkkk—umpat Baekhyun .

***

Sepulang dari warung ramyun barusan Baekhyun dan Soyeon mampir ke sebuah taman di dekat sungai Han . Mereka terlihat lebih baik dibandingkan hari-hari sebelumnya . Begitupun Soyeon , dia mulai banyak mengalami sedikit perubahaan saat bersama dengan Baekhyun .

“Sifatmu kadang aneh ya , kadang dingin..kadang baik..” Kritik Baekhyun sambil meminum minuman kaleng .

“Heh , bukannya kau juga seperti itu?” Soyeon agak tertunduk dengan ekspresi kesal . Kenapa namja itu tidak instropeksi dirinya sendiri? Memangnya dia tidak begitu?

“Hmm..” Baekhyun menarik nafas dan membuangnya “Mungkin.. karena sejak dulu orang menilaiku dari penampilan saja , mereka seenaknya menaruh harapan padaku , begitu di kecewakan mereka langsung bersikap dingin . Makanya.. sejak awal aku tidak memperlihatkan sifat asliku , aku lebih merasa ringan jika berpura-pura”

Soyeon terus menyimak ucapan Baekhyun tanpa sadar bahwa namja itu sudah pergi 10 menit yang lalu . Soyeon merasa bahwa ia sepemikiran dengan Baekhyun , memang lelah bersikap pura-pura , tapi akan lebih lelah jika bersifat asli . Soyeon menggigit bibir bawahnya ,

Aku ingin tahu lebih banyak tentang Byun Baekhyun..

Aku ingin..

Lebih sering bersamanya..

Tiba-tiba sesuatu terlintas di otaknya , ada yang tidak beres . Kenapa ini? “Tunggu , jangan-jangan…” Beberapa menit ia terdiam dan mencoba berfikir . Kenapa hatinya memiliki berbagai macam perasaan? Kenapa dia mengumpat hal tadi? “Apa jangan-jangan..

Ini cinta?”

***

Yuri menepuk pundak Soyeon . Gadis itu sudah seharian merenung di kamar karena hari ini adalah hari minggu . Sekolah libur , itu artinya tak ada jumpa antar Soyeon dan Baekhyun selama sehari . Mungkin ini terlalu berlebihan , tapi jika ini dialami oleh kita yang sedang jatuh cinta? Bukankah itu awam huh?

Apa yang Baekhyun lakukan?

Seperti apa gadis idamannya?

Apa ada gadis yang Baekhyun suka?

Atau , bagaimana pendapatnya tentang aku?

Semua itu ada di fikiran Jung Soyeon . Penuh dengan titik pusat Byun Baekhyun . Ia takut jika Baekhyun sedang bersama gadis lain , dia bukan tipe idaman , ada yang Baekhyun suka disekolah , atau juga kesan tentang dirinya jelek . Pertanyaan-pertanyaan itu tersumbat dan susah untuk dikeluarkan dari otak Jessica .

KYA..!!! ini seperti bukan diriku..!!!” Soyeon mengacak-ngacak rambutnya frustasi . Bagaimana tidak? sosok Soyeon adalah gadis dingin yang menganggap percintaan adalah sebuah teka-teki atau permainan . Namun kini ia jatuh kedalam permainannya sendiri dan terjebak . Ia malah jatuh cinta pada pria yang tadinya ingin ia permainkan .

Yuri yang masih terkejut terus mengedip-ngedipkan matanya dan menatap tubuh Soyeon kikuk “Kyaa.. , Jung Soyeon , ada apa denganmu?”

***

Jessica terus menggenggam tas ranselnya kuat-kuat . Bahkan saat melewati koridor sekolah kepalanya sedikit tertunduk “Apa yang harus kulakukan? Apa sebaiknya aku menyatakan perasaanku pada Byun Baekhyun?” Gumamnya sekecil mungkin , tapi tiba-tiba ia menggeleng “Ah..tidak tidak , aku kan putri percintaan , harga diriku bisa hancur kalau aku yang menyatakan cinta”

 

“………….”

 

Tap—

 

Langkah Soyeon spontan berhenti ketika menyadari ada pemandangan menarik disana , tepat di depan matanya . Seorang Byun Baekhyun tengah berdiri memandang ke seorang yeoja , sayangnya yeoja itu bukan Soyeon , melainkan yeoja yang menunduk sambil menjulurkan sebuah amplop kecil pada Baekhyun “A..aku.. aku menyukaimu , ini tolong dibaca!”

Oh no.. what should I do? I will never ever give Baekhyun for everyone! . Soyeon mempercepat langkahnya , melingkarkan pergelangan tangannya pada Baekhyun “Anyeong Baekhyun-ssi..~” Ucapnya seraya meringis .

“Kau sedang apa? Kelasnya sudah mau dimulai” Sahut Baekhyun datar . Yeoja yang menjadi obat nyamuk di perbincangan mereka terhelak kaget . Kaget karena secara tiba-tiba Jessica menggelayutkan tangannya manja pada Baekhyun . Sepertinya kata orang-orang benar.. mereka berpacaran..

“Ma..maaf.. , aku tidak tahu kalau kalian berdua pacaran..” Yeoja itu langsung berlari dan mengurungkan niatnya .

“E..eh! tunggu! Hei!” Panggil Baekhyun tapi yeoja itu tidak peduli .

Sementara Soyeon terus memasang wajah innocent-nya sambil menatap Baekhyun “Baekhyun-ssi?”

“……………”

Tak lama kemudian Baekhyun memalingkan wajahnya menghadap Jessica . Ditatapnya gadis itu penuh kekesalan “Kau tahu anak itu sudah mengeluarkan keberanian sebesar apa untuk menulis surat cinta?!” Bentak Baekhyun , dia amat kecewa denga perilaku Soyeon barusan .

“Habis..” Soyeon tak mampu memalingkan tatapannya dari wajah tampan milik Baekhyun . Walau terlihat jelas pelupuk matanya sedang menampung air mata . aku juga menyukaimu..

“Mungkin kau menganggapnya enteng , tapi.. , aku bermaksud menanggapi anak yang serius memberikan perasaannya padaku dengan hati yang jujur” Baekhyun mengucapkannya dengan nada cukup dingin . Lalu kaki kanannya melangkah perlahan dan menggumam sesuatu “Orang yang mempermainkan perasaan orang lain sepertimu mungkin tidak akan mengerti” Dan hal itu dapat didengar jelas , bahkan sangat jelas oleh telinga Soyeon . Hatinya serasa ditusuk ketika Baekhyun mengucapkan ‘mempermainkan perasaan orang lain’ . Apa Jessica segitu jahatnya?

***

Jessica melempar tas-nya gusar ke lantai . Ia membaringkan tubuhnya ke kasur dan menatap langit-langit . Apa setelah ini Baekhyun akan membencinya? Yang dilakukannya selama ini memang sedikit tidak memiliki prikemanusiaan , beda dengan kdrt yang selalu menyakiti organ fisik , Soyeon sudah lebih dari 10 kali menyakiti organ paling serius dalam kehidupan , yaitu hati .

Dengan langkah ragu ia berjalan menuju meja rias dan membuka laci yang berisikan berpuluh-puluh amplop . Soyeon duduk dan meraih salah satu dari mereka lalu membacanya , dan terus membacanya hingga surat itu habis .

Ucapanmu benar.. , selama ini aku membuang semua surat cinta tanpa pernah membacanya . Aku membuangnya disini , menyekap berbagai macam perasaan yang mereka tuangkan untukku , aku memberi mereka harapan tapi aku juga menjatuhkan harapan mereka .

Aku benar-benar bodoh . Aku tidak tahu apa itu cinta , tapi aku telah mempermainkannya . Selalu menganggap bahwa cinta adalah permainan dan aku adalah puteri yang memenangkan permainan tersebut .

***

“Sekian pemberitahuan dari ketua osis” Kata Xi Luhan di altar pidato . Hari ini seluruh murid SM High School dikumpulkan di aula karena mereka akan disuruh berpasitipasi dalam kelulusan sunbae kelas 12 di sekolah .

Soyeon yang merasa sangat sedih karena percuma ia duduk di sebelah Baekhyun , pria itu tak menghiraukan keberadaanya , pura-pura tidak sadar bahwa dari tadi Soyeon terus memandangnya sayu . Hatinya begitu bergejolak , ingin meluapkan kekesalan dan terjun dari lantai 30 , tapi itu percuma.. dirinya akan lebih mengenaskan karena ‘untuk selamanya’ dia tidak dapat melihat Baekhyun .

“Selanjutnya..”

Tiba-tiba Soyeon bangkit dan berjalan kedepan dengan tatapan dingin , aku tidak ingin kehilangan sesuatu yang berharga! Karena bersikap keras kepala seperti ini! . Ia mengambil microphone sambil menutup matanya . Soyeon tahu ini tidak waras , tapi hatinya tidak bisa berbohong kalau ia takut kehilangan Byun Baekhyun .

“Aku.. HARUS JUJUR DAN MENGELUARKAN SEMUANYA! KEPADA SEMUA ORANG DI SEKOLAH INI YANG MENYUKAI BYUN BAEKHYUN , AKU , JUNG SOYEON MURID DARI KELAS 11-B , SAMA SEKALI TIDAK BERPACARAN DENGAN BYUN BAEKHYUN! AKU CUMA MENYUKAI BAEKHYUN , DAN BERTINGKAH SEENAKNYA”

Kedua mata Baekhyun membelakak mendengar Jessica menyebut namanya sebanyak 1..2..3..kali . Dan lebih parahnya lagi , jantungya seakan ingin berhenti ketika Soyeon berkata bahwa ia menyukainya “MAKANYA AKU TIDAK PEDULI KALAU ADA ANAK YANG MENYUKAI BAEKHYUN MENYERANGKU . TAPI , PERASAANKU INI JUGA SUNGGUH-SUNGGUH!!!! DAN AKU TIDAK AKAN KALAH DARI KALIAN!!!!”

“haahhh..hahh..hahhh..” Soyeon merasakan bahwa kedua lututnya melemas karena terlalu banyak bergetar .

Setelah ini mungkin aku akan dikatai gadis pengganggu atau menyebalkan . Tapi aku tidak mau peduli , perasaan penting yang ingin kusampaikan untuk pertama kalinya ini…….

“Byun Baekhyun..?” Soyeon terus mengedip-ngedipkan matanya . Bukannya namja itu tadi sedang duduk? Kenapa tiba-tiba ada disini?

“Bodoh! Kenapa melakukan pernyataan cinta yang memalukan begitu sih?” Desis Baekhyun kesal dari bawah altar . Soyeon hanya dapat menunduk malu , dia malu untuk menatap wajah teman-temannya , terutama Baekhyun . “Tapi , aku senang dengan perasaan jujurmu itu”

Perkataan itu langsung membuat Soyeon mengadahkan kepala , dan melihat bahwa Baekhyun sedang tersenyum hangat . Soyeon membalasnya dengan sebuah smirk sambil turun dari altar “Bersiaplah , karena kau sudah mengalahkanku”

Baekhyun terkekeh pelan “Aku mengerti , tuan puteri” Lalu mereka berjalan bergandengan keluar dari ruang aula . Murid yang dari tadi hanya menjadi obat nyamuk memandang mereka dengan pandangan aneh , shock , bahkan ada yang sampai mangap .

 

-Pemenang dalam percintaan adalah orang yang bisa menyatakan suka^^-

The end~

 

Gimana? Bagus gak? Atau gaje?,- maaf , aku bikinnya sehari loh , cuman ngepostnya pas hari libur-_-kalau hari biasa aku gak boleh main laptop , ini juga diem-diem#kebiasaan# . Oke aku butuh komentar kalian ya^^ aku gak peduli kalian mau iseng kek , atau gak sengaja baca kek , atau emang niat baca pokoknya komentar:D jangan jadi silent readers, karena aku pernah ngalamin jadi silent readers beberapa saat dan sekarang aku ngerti rasanya gimana kalau ff kita ditinggalin gitu aja tanpa dikasih komentar:”(#menyesal# . so , don’t forget to leave a RCLJ .

 

 

38 thoughts on “[Freelance] Romantic Princess

  1. Agak GJ sih thor tapi aku ngerti alurnya kok!! Soalnya aku juga udah pernah baca komiknya heheheh!!! Jujur mirip banget kalimat sama alurnya tapi gak apa2 tetep semangat ya Thor!! Jjang…

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s