[Freelance] I’ll Protect You, Kim Taeyeon (Chapter 1)

i'll protect you, kim teyeon

Title : I’ll Protect You, Kim Taeyeon (Chapter 1)

Author : Idcha_24

Length : Chapter

Rating : PG-15

Genre : Angst, Romance

Main Cast : Taeyeon SNSD, Sehun EXO

Other Cast : –

A/N : Hai readers, ini pertama kalinya saya bergabung di blog exoshidae. Kali ini saya ingin mencoba post ff yang sedikit absurt(?)-__-  tapi ini murni pemikiran dan imajinasi saya sendiri. Semoga readers suka ya, jangan lupa tinggalkan komentar. Gomawo^^

Warning Typo!

NB: FF ini juga saya post di blog saya exotaengfanfics.blogspot.com

I’ll Protect You, Kim Taeyeon

 

Seorang yeoja dengan nafas yang tersengal-sengal dan menangis ketakutan tiba-tiba saja membuat kaget Sehun yang tengah bersantai berdiri di depan pintu gerbang rumahnya.

“Tolong, tolong sembunyikan aku sekarang sebelum dia menemukanku dan menangkapku, tolong aku.”, yeoja itu memohon-mohon pada Sehun dengan sangat ketakutan.

“Menyembunyikanmu? Kau siapa dan apa yang kau maksud, aku tidak mengerti.”, Sehun tampak sangat kebingungan.

“Cepat bawa aku bersembunyi, aku akan menjelaskannya nanti. Cepatlah tolong aku.”

Yeoja itu benar-benar sangat ketakutan, wajahnya memucat dan badannya sudah sangat lemas. Sehun benar-benar dibuat bingung dan panik. Ia mencoba melihat sekeliling dan mencari tempat yang aman untuk bersembunyi. Segera Ia menarik kuat kedua tangan yeoja itu dan bersembunyi di balik pohon besar yang terletak tak jauh dari tempat mereka berdiri. Tak lama kemudian terdengar suara yang sangat keras seperti meneriakkan nama yeoja itu, suara itu terdengar begitu kerasnya dan membuat yeoja itu menangis lirih ketakutan serambi memeluk Sehun erat.

“Taeyeon! dimana kau bersembunyi? Keluar sekarang!”

“Taeyeon! Taeyeon!”

Suara itu terdengar cukup lama. Namun tak lama kemudian suara itu semakin menjauh dari tempat Sehun dan yeoja itu bersembunyi. Setelah dirasa cukup aman dan suara itu sudah tak lagi terdengar, Sehun dan yeoja itu segera keluar dari tempat persembunyiannya dan menenangkan diri dengan duduk di atas sebuah batu besar yang terletak di depan rumah Sehun. Yeoja itu terus saja menangis dan menundukkan kepalanya ke bawah.

“Apakah orang tadi meneriakkan namamu? Siapa dia, kenapa kau begitu ketakutan?”, ucap Sehun. Yeoja itu kemudian menatap Sehun dengan sedikit mencoba tersenyum dan menghapus air matanya.

“Ne, Taeyeon adalah namaku. dan dia adalah ayahku, dia akan menjualku pada lelaki hidung belang. Aku benar-benar takut padanya.”

“Menjualmu? Bahkan dia ayahmu sendiri. Apa dia setega itu ingin menjual  anaknya sendiri?”, Sehun menggelengkan kepala tidak percaya.

“Sejak eomma meninggal, ayah berubah. Ia sudah tidak peduli lagi dengan anaknya. Ia bahkan sibuk mencari kebahagiaannya sendiri, mabuk-mabukan, berjudi, bahkan bermain wanita. Aku bahkan tidak pernah menyangka dia akan setega itu padaku.”, Taeyeon tak bisa lagi menahan air matanya. Ia meneteskan kembali air matanya setelah menceritakan hal itu pada Sehun.

“Apa setelah ini kau akan kembali pulang?”

“Ne, aku akan pulang setelah keadaan benar-benar sudah membaik. Kami hanya tinggal berdua dan aku harus merawat dan mengurusi ayahku.”

“Kau benar-benar anak yang berbakti.”, ucap Sehun tersenyum dan mengusap rambut Taeyeon yang terurai hingga Taeyeon berhenti menangis dan tersenyum lebar serambi menatap Sehun.

“Oh ya Taeyeon, namaku Sehun. Jika kau membutuhkan bantuan, panggil saja aku.”

“Ne Sehun, terimakasih karna kau telah menyelamatkanku tadi. Aku tidak tau bagaimana jadinya diriku jika tidak ada kau.”, Sehun hanya tertawa kecil mendengarnya dan menatap Taeyeon dengan senyum manisnya.

SKIP

 

Sebuah tamparan mendarat tepat di pipi kiri Taeyeon. Tatapan tajam sang ayah pun membuat Taeyeon menunduk ketakutan.

“Kemana saja kau Taeyeon? kenapa kau melarikan diri hah?!”, ayah Taeyeon pun terlihat sangat marah dengannya, hingga Taeyeon benar-benar tak berani menjawabnya.

“Kenapa kau diam Taeyeon? Jawab!!”, teriak ayah Taeyeon begitu keras.

“Taeyeon pergi ayah, Taeyeon tidak mau melayani lelaki itu. Taeyeon tidak ingin merusak masa depan Taeyeon.”, jawab Taeyeon dengan menangis.

“Apa? Masa depan? Apa yang akan kau harapkan dari masa depanmu Taeyeon? apa?! Bukankah kau senang jika melihat orang tuamu bahagia, apa kau lupa?”

“Ne ayah, tapi bukan begini caranya.”

“Lalu apa Taeyeon? apa?”

“Berhentilah ayah. Berhentilah memperlakukan Taeyeon seperti ini, eomma pasti akan kecewa melihat ayah berubah kejam seperti ini pada Taeyeon.”

“Tutup mulutmu Taeyeon. Jika kau ingin melihat ayahmu bahagia, turuti perintah ayah dan jangan pernah sekali-kali kau membantah, mengerti?”, Taeyeon hanya bisa menundukkan kepala dan menangisi perlakuan ayahnya. Ia benar-benar sudah bingung, dengan cara apa lagi Ia bisa menyadarkan ayahnya itu.

 

I’ll Protect You, Kim Taeyeon

 

Taeyeon yang sedang mengikuti pelajaran di sekolahnya tiba-tiba dikejutkan dengan kedatangan ayahnya. Ayahnya menyeretnya keluar dari kelas dan memaksa Taeyeon untuk ikut bersama ayahnya. Taeyeon mencoba menolak berkali-kali, tapi ayahnya benar-benar tidak memperdulikan Taeyeon, Ia terus saja menyeret tangan Taeyeon. Hingga sesampainya di gerbang sekolah, sebuah mobil mencegatnya dan membuat ayah Taeyeon menghentikan langkahnya.

“Hentikan! Lepaskan Taeyeon!”

“Sehun?”, ternyata pemilik mobil itu adalah Sehun.

“Siapa kau? Beraninya kau menyuruhku melepaskan tangan putriku sendiri.”, ucap ayah Taeyeon.

“Ajusshi tidak perlu tau siapa saya, yang saya mau ajusshi berikan Taeyeon pada saya.”

“Berani sekali kau, apa maumu hah?”

“Berapa banyak orang itu membayar ajusshi hingga ajusshi berani memberikan Taeyeon padanya?”

“Untuk apa kau bertanya seperti itu? Apa kau akan membayarnya lebih dari orang itu?”

“Ne. Terimalah ini, saya rasa ini lebih dari cukup untuk ajusshi.”, ucap Sehun serambi menyerahkan selembar cek berisikan nominal uang.

“Bahkan ini sangatlah lebih. Ambilah Taeyeon, lakukan apa yang ingin kau lakukan padanya.”

Ayah Taeyeon lalu melepaskan tangan Taeyeon dan menyerahkannya pada Sehun. Sedangkan Taeyeon hanya bisa menangis mendengar ayahnya berkata seperti itu. Tidak lama kemudian, ayah Taeyeon pergi meninggalkan Sehun dan Taeyeon.

“Sudahlah, berhentilah menangis. Kau sudah aman denganku, ayahmu sudah tak lagi mengganggumu.”, ucap Sehun lalu menghapus air mata di pipi Taeyeon.

“Gomawo Sehun. Lalu apa yang harus aku lakukan untuk mengganti seluruh uang yang kau keluarkan untuk ayahku?”, Sehun tertawa kecil mendengarnya.

“Aku bukan lelaki hidung belang Taeyeon. Apa kau mau menemaniku? Eomma memintaku berbelanja keperluan dapur, tapi aku sama sekali tidak mengerti dengan hal seperti itu. Apa kau mau membantuku?”

Taeyeon hanya menganggukkan kepala dan tersenyum menerima ajakan Sehun. Tak lama kemudian mereka segera bergegas pergi menuju sebuah pasar untuk berbelanja.

 

Sesampainya di pasar, Sehun dan Taeyeon segera berbelanja keperluan dapur yang eomma Sehun sudah tuliskan di selembar kertas. Sudah hampir satu jam mereka berada di pasar dan sepertinya mereka pun sudah mendapatkan semua yang eomma Sehun tuliskan. Segera Sehun dan Taeyeon membawa belanjaan mereka ke mobil dan kembali ke rumah Sehun. Tak lama kemudian sampailah mereka berdua di rumah Sehun.

“Taeyeon ayo turun. Ikutlah denganku, aku akan mengenalkanmu pada eomma.”, pinta Sehun, namun Taeyeon hanya menggelengkan kepala.

“Kau tidak mau Taeyeon? ayolah, eommaku orang yang baik, dia tidak akan menggigitmu.”, ucap Sehun dengan sedikit tertawa.

“Tapi aku malu Sehun. Lebih baik aku di sini saja.”

Sehun tidak memperdulikan apa yang Taeyeon katakan. Segera Ia meraih tangan Taeyeon untuk turun dari mobil dan ikut dengannya masuk ke dalam rumah.

 

“eomma, ini pesanannya. Sehun sudah membelikannya semua.”, ucap Sehun serambi menaruh keranjang sayurnya di atas meja dapur.

“Sehun, siapa yeoja di sampingmu itu?”, tanya eomma Sehun serambi memperhatikan Taeyeon. Taeyeon hanya tersenyum dan sesekali menundukan kepalanya.

“Namanya Taeyeon, dia yang telah membantuku berbelanja di pasar tadi.”

“Apakah dia yeojachingumu?”

“Yeojachinguku? Ah aniya.”

“Bersabarlah, tidak akan lama lagi.”, ucap eomma Sehun dengan tertawa kecil.

“Apa maksud eomma?”

“Ah sudahlah, kau akan tau nanti.”

“Taeyeon, apakah kau mau menemani ajhumma memasak?”, tanya eomma Sehun.

“Ne, ajhumma.”

Taeyeon lalu menganggukkan kepala dan segera membantu eomma Sehun memasak di dapur. Tidak butuh waktu lama, nampaknya Taeyeon mulai akrab dengan eomma Sehun. Sehun yang melihatnya dari kejauhan hanya bisa tersenyum manis dan merasa senang dapat melihat Taeyeon tertawa lepas dengan eommanya.

Hembusan angin malam yang begitu segar di luar rumah membuat Sehun ingin rasanya menenangkan dirinya sejenak dengan duduk di taman depan rumahnya. Tak lama kemudian Taeyeon datang dengan membawa sepiring kue yang Ia buat bersama eomma Sehun tadi.

“Sehun, apakah kau mau mencoba kue buatanku?”, ucap Taeyeon. Sehun lalu mengambil satu kue dan memakannya, setelah itu Ia menatap Taeyeon dengan senyumnya.

“Taeyeon, kue buatanmu sangatlah enak.”

“Jinjja? Ah gomawo Sehun.”

“Kau pintar sekali memasak Taeyeon.”

“Dari kecil eommalah yang selalu mengajariku memasak, dan….”

“dan apakah kau merindukannya?”, lanjut Sehun.

Taeyeon tertunduk, dan menangis mengingat masa-masa bersama eommanya dulu sebelum meninggal. Sehun tak tega melihat Taeyeon terus saja bersedih. Perlahan Ia meraih pundak Taeyeon dan memeluknya dengan lembut.

 

-TBC-

Advertisements

45 thoughts on “[Freelance] I’ll Protect You, Kim Taeyeon (Chapter 1)

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s